Anda di halaman 1dari 3

GEOTECH RECOMMENDATION FOR NOSE DESIGN

Dalam design suatu dinding tambang khususnya untuk sebuah bentukan Nose harus memperhatikan kaidah mekanika batuan/tanah dimana batuan mempunyai sifat yang memiliki daya tekan tinggi namun mempunyai nilai tarikan yang rendah. Bentukan dari sebuah Nose merupakan pertemuan 2 tekanan sebesar dari sisi dan sebesar dari sisi lainnya sehingga pada bagian Nose merupakan zone yang berpotensi me-release-kan energi sehingga berpotensi terhadap longsoran. Hal ini akan dipercepat jika daerah Nose mempunyai pore water pressure yang tinggi dan structure yang dipping searah dengan slope namun mempunyai sudut yang lebih kecil (daylight). o

Unconfinment stress on this area

compression stress

Causing failure or tend to failure

compression stress
Illustrated by supandi.supandi@indobara.com

Ilustrasi bentukan Nose dan hubungan dengan potensi failure akibat stress yang ada

Akibat adanya potensi failure pada sebuah Nose maka perlu dibuat suatu desain dinding tambang yang memperhatikan kaidah geo-mekanik untuk menghindari atau meminimalkan potensi failure. Dalam memudahkan perhitungan dikenalkan beberapa istilah berkenaan dengan bentukan Nose

NOSE Shape

Tan
CHORD

Tan

RISE
Illustrated by supandi.supandi@indobara.com

Beberapa istilah Chord Length : Merupakan garis lurus yang menunjukan titik terjauh dengan dimana kedua titik tersebut merupakan awal dari bentukan Nose Rise : Merupakan jarak terjauh nose terhadap garis chord. CALCULATION AND RECOMMENDATION Untuk menghindari atau meminimalkan potensi longsoran yang ada dalam sebuah dinding dengan bentukan Nose maka perlu dilakukan perhitungan berdasarkan kaidah geo-mekanik, dengan rumus sepeerti di bawah ;

Ratio =

Rise Chord Length

Dimana untuk memenuhi kestabilan lereng ada beberapa parameter yang harus dipenuhi, yaitu untuk nilai ratio tidak boleh lebih dari 0.3, karena untuk Nose yang mempunyai nilai

lebih dari 0.3 tekanan tangensial akan lebih berkembang dan memungkinkan material tertarik keluar dan lepas dari satuan batuannya dan jika ini terjadi maka longsoranlah yang terjadi.
Contoh Perhitungan; Data : Ratio = 0.3 Rise = 10m Berapa panjang Cord length yang harus dibuat?

Ratio

Rise 10 10 ------------ 0.3 = -------- Chord length = = 33.3m Cordlength Chordlength 0.3

Jadi untuk rise 10m kita harus mendesain Chord length 33.3m

Contoh kejadian Failure pada sebuah Nose