Anda di halaman 1dari 5

Statin Statin merupakan inhibitor kompetitif dari HMG-CoA reduktase, efek utamanya penurunan kadar LDL, melalui gugus

mirip asam mevalonat yang menghambat HMG-CoA reduktase secara kompetitif melalui penghambatan produk. Obat Simvastatin Efficacy Cara Kerja : Inhibitor HMG-CoA reduktase, menghambat kecepatan biosintesis kolesterol dengan cara penghambatan kompetitif HMG-CoA reduktase. Merupakan statin terkuat, pasien yang menerima dosis maksimum mengalami penurunan LDL 35-45% dan penurunan yang sama pada TG, pada dosis yang sama, simvastatin juga meningkatkan kadar HDL dan apoA-I lebih dari obat statin lainnya. Safety Efek Samping : 1-10% Konstipasi, infeksi traktus respiratori bagian atas, flatulens, peningkatan transaminase <1% Myalgia, myopati, rabdomyosis, nyeri perut Indikasi : hiperkolesterolemia, hipertrigliseridemia, disbetalipoproteinemia KI : hipersensitif terhadap simvastatin, liver disease aktif, atau peningkatan transaminase, Suitability Tersedia di Indonesia Kerjanya dapat menurunkan risiko kardiovaskular pada pasien dengan diabetes mellitus tipe 2. Dapat mengurangi insiden CHD fatal dan non fatal, stroke, dan mortalitas total Dikontraindikasikan pada ibu hamil dan menyusui Dapat meningkatkan kepatuhan pasien karena diminum hanya sehari sekali setiap malam Dapat meningkatkan Dosis BSO Lain Dosis maksimal : Sediaan : 80 mg sehari Dosis lazim : 1 dd 5-10 mg setiap malam Terapi awal, 1020 mg peroral per hari setiap malam Lama terapi : 4 minggu tablet BSO lain : Harga Dus 30 tab 10 mg Rp 14.700,-

Merupakan prodrug dan didalam hati diubah menjadi bentuk asam hidroksi yang aktif. Efek maksimum 4-6 Fluvastatin minggu Cara Kerja : Inhibitor HMG-CoA reduktase, menghambat kecepatan biosintesis kolesterol dengan cara penghambatan kompetitif HMG-CoA reduktase. Merupakan statin yang baru diizinkan, merupakan senyawa sintetis total samping asam heptanoat yang membentuk analog struktur senyawa antara HMG Co-A. Diberikan dalam bentuk aktif

penggunaan bersama dengan inhibitor CYP3A4 (itraconazole, eritromisin, siklosporin, dll) ES : dyspepsia, mual, insomnia, nyeri perut, sakit kepala, gejala GI minor, kadar transaminase meningkat, hipersensitif, namun jarang. KI : penyakit hati aktif atau peningkatan transaminase serum persisten yang tidak hamil, menyusui, wanita dalam masa subur. I : tambahan diet untuk mengurangi kadar kolesterol total, LDL,

level HbA1c Hati-hati pada pengguna alcohol, pasien gagal ginjal

Jarang tersedia di Indonesia, belum tersedia obat generic, hanya obat paten. Perhatian pada pasien dengan riwayat penyakit liver atau peminum alcohol, myalgia difus yang tidak dapat diterangkan, kelemahan otot dan kadar keratin fosfokinase meningkat. Tidak direkomendasikan pada insufisiensi ginjal berat

Dosis maksimum Sediaan : 80 mg/hari Dosis lazim : 1 dd 20-40 mg hs Dosis awal 20 mg atau 40 mg. Harus diminum sebelum tidur kapsul dan tablet

4x7 kaps 40 mg Rp. 309.515 4x7 tab XL 80 mg Rp. 387.980

yang mengandung rantai diketahui sebabnya, ibu

sebagai garam natrium dan hampir seluruhnya diabsorpsi. Onset 3-4 minggu Waktu paruh <3 jam

apoB dan TG dan meningkatkan HDL pada pasien dengan hiperkolesterolemia primer dan dyslipidemia gabungan, memperlambat progresivitas aterosklerosis koroner pada pasien dengan hiperkolesterolemia primer dan penyakit jantung koroner. I : menurunkan kolesterol Dapat mengurangi total dalam kolesterol LDL KI : hipersensitif terhadap simvastatin, liver disease aktif, atau peningkatan transaminase, penggunaan bersamaan dengan inhibitor insiden CHD fatal dan non fatal, stroke, dan mortalitas total. Perhatian pada pasien dengan riwayat penyakit liver atau peminum alcohol, hindari pemakaian bersamaan dengan

Lovastatin

Diberikan sebagai prodrug dan didalam hati diubah menjadi bentuk asam hidroksi yang aktif. Waktu paruh 4 jam. Onset : 3 hari Durasi : 4-6 minggu Maksimum efek : 4-6 minggu

Dosis awal 20 mg. Dianjurkan dikonsumsi saat makan malam. Namun untuk menghindari lupa dapat dikonsumsi sebelum tidur.

Sediaan tablet, kaplet

Dus 3x10 tab Rp. 132.00,-

CYP3A4 (itrakonazol, ketokonazol, eritromisin, klaritromisin, dll) ES : flatulens, nyeri perut, konstipasi, diare, myalgia, mual, dyspepsia, lemah, pandangan kabur, rash, pusing, hepatotoksik, Pravastatin Diberikan dalam bentuk aktif asam -hidroksi sebagai garam natrium, dan 34% dosis oral diabsorpsi. rabdomyolisis I : hiperkolesterolemia, hipertrigliseridemia, disbetalipoproteinemia KI : penyakit hati, hamil, dan menyusui ES : ruam kulit, myalgia, sakit kepala

siklosporin, hati-hati pada pasien rabdomyolisis, resiko miopati.

Dosis dapat ditingkatkan setiap 3-6 minggu hingga maksimum 80mg/hari.

Dapat mengurangi insiden CHD fatal dan non fatal, stroke, dan mortalitas total. Hanya tersedia obat paten. Perhatian pada pasien gagal ginjal setelah rabdomiolisis Pada penderita gangguan ginjal harus dipantau terus kadar kreatininnya.

Dosis awal 10mg Terdapat atau 20 mg yang dapat ditingkatkan hingga 40 mg. Obat harus diminum sebelum tidur. Dosis maksimum Sediaan 80 mg sehari Dosis awal 10 mg. tablet sediaan tablet, kapsul dan kaplet

Tab 10 mg x 3 x 10 Rp. 217.500,-

Atorvastatin

Diberikan sebagai garam kalsium. Mempunyai waktu paruh yang lama.

I : untuk mengurangi kadar kolesterol total, LDL, apoB dan TG dan meningkatkan HDL pada

3x10 tab 10 mg Rp. 330.000,- ; 3x10 tab 20

Efektifitas sama seperti simvastatin, dapat menurunkan trigliserida, menurunkan kadar LDL sekitar 25% pada pasien hiperkolesterolemia familial homozigot yang diobati dengan 80mg.

pasien dengan hiperkolesterolemia dan hiperlipidemia KI : penderita gangguan ginjal, hipersensitif, penyakit hati, ibu hamil, dan menyusui ES : sakit kepala, mual, insomnia, miopati, myalgia, ruam kulit, hipoglikemia

Diet, olahraga dan penurunan BB diperlukan agar mendapat hasil yang optimum, dapat meningkatkan kreatin fosfokinase dan transaminase.

Dapat diminum kapan saja dalam sehari karena mempunyai waktu paruh yang lama

mg Rp. 330.000,- ; 40 mg Rp. 330.000,- ;

Sumber Goodman & Gillman Medscape, statin ISO