P. 1
TUPOKSI KKP Kelas I Tanjung Priok Tahun 2009

TUPOKSI KKP Kelas I Tanjung Priok Tahun 2009

|Views: 2,499|Likes:
Dipublikasikan oleh adminkkptanjungpriok
TUPOKSI KKP Kelas I Tanjung Priok Tahun 2009 sesuai dengan PERMENKES RI Nomor 356/MENKES/PER/IV/2008
TUPOKSI KKP Kelas I Tanjung Priok Tahun 2009 sesuai dengan PERMENKES RI Nomor 356/MENKES/PER/IV/2008

More info:

Published by: adminkkptanjungpriok on Jun 23, 2009
Hak Cipta:Public Domain

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/07/2012

pdf

text

original

1

STRUKTUR ORGANISASI KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS I (sesuai dengan PERMENKES No.356/MENKES/PER/IV/2008)

KEPALA

Bagian Tata Usaha

Subbagian Keuangan dan Umum

Subbagian Program dan Laporan

BIDANG PENGENDALIAN KAR.SE

BIDANG PRL

BIDANG UK&LW

Seksi Pengendalian Karantina

Seksi Surveilans Epidemiologi

Seksi Pengendalian Vektor dan Binatang Penular Penyakit

Seksi Sanitasi dan Dampak Risiko Lingkungan

Seksi Pencegahan dan Pelayanan Kesehatan

Seksi Kesehatan Matra dan Lintas Wilayah

INSTALASI

KELOMPOK JAFUNG

WILAYAH KERJA 2

TUPOKSI KANTOR KESEHATAN PELABUHAN
KKP mempunyai tugas melaksanakan pencegahan masuk dan keluarnya penyakit, penyakit, penyakit potensial wabah, surveilans wabah, epidemiologi, kekarantinaan, epidemiologi, kekarantinaan, pengendalian dampak kesehatan lingkungan, pelayanan lingkungan, kesehatan, kesehatan, pengawasan OMKABA serta pengamanan terhadap penyakit baru dan penyakit yang muncul kembali, bioterorisme, kembali, bioterorisme, unsur biologi, kimia dan pengamanan radiasi di biologi, wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas bandara, pelabuhan, batas darat negara. negara.
3

WILAYAH KERJA PELABUHAN TANJUNG PRIOK
PELABUHAN MUARA BARU PELABUHAN TANJUNG PRIOK PELABUHAN SUNDA KELAPA

PELABUHAN SUNDA MARUNDA

PELABUHAN KALIBARU

PELABUHAN MUARA ANGKE

4

STRUKTUR BAGIAN TATA USAHA

KEPALA

BAGIAN TATA USAHA

WILAYAH KERJA

SUBBAGIAN PROGRAM DAN LAPORAN

INSTALASI

SUBBAGIAN KEUANGAN DAN UMUM

KELOMPOK JAFUNG
5

STRUKTUR BIDANG PENGENDALIAN RISIKO LINGKUNGAN

KEPALA

BIDANG PENGENDALIAN RISIKO LINGKUNGAN SEKSI PENGENDALIAN VEKTOR DAN BINATANG PENULAR PENYAKIT SEKSI SANITASI DAN DAMPAK RISIKO LINGKUNGAN

WILAYAH KERJA

INSTALASI

KELOMPOK JAFUNG
6

TUGAS BIDANG PENGENDALIAN RISIKOLINGKUNGAN

Melaksanakan perencanaan, pemantauan, dan evaluasi serta penyusunan laporan di bidang pengendalian vektor dan dan binatang penular penyakit, pembinaan sanitasi lingkungan, jejaring kerja, kemitraan, kajian dan pengembangan teknologi, serta pendidikan dan pelatihan bidang pengendalian risiko lingkungan di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara.

7

FUNGSI BIDANG PENGENDALIAN RISIKOLINGKUNGAN
a. Pengawasan penyediaan air bersih, serta pengamanan makanan dan minuman b. Hygiene dan sanitasi lingkungan gedung/bangunan c. Pengawasan pencemaran udara, air, dan tanah d. Pemeriksaan dan pengawasan hygiene dan sanitasi kapal /alat transportasi lainnya di lingkungan pelabuhan e. Pemberantasan serangga penular penyakit, tikus dan pinjal di lingkungan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara f. Kajian dan pengembangan teknologi di bidang pengendalian risiko lingkungan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara g. Pendidikan dan pelatihan bidang pengendalian risiko lingkungan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat dan negara h. Pelaksanaan jejaring kerja dan kemitraan di bidang pengendalian risiko lingkungan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara i. Penyusunan laporan di bidang pengendalian risiko lingkungan

8

Bidang Pengendalian Risiko Lingkungan
Seksi Pengendalian Vektor dan Binatang Penular Penyakit Mempunyai tugas : 1. melakukan penyiapan bahan perencanaan, pemantauan, evaluasi, penyusunan laporan, dan 2. koordinasi pelaksanaan pemberantasan serangga penular penyakit, tikus, dan pinjal, 3. pengaman pestisida, kajian dan diseminasi informasi, 4. pengembangan jejaring kerja, kemitraan dan teknologi serta 5. pendidikan dan pelatihan bidang pengendalian vektor dan binatang penular penyakit di lingkungan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara. Seksi Sanitasi dan Dampak Risiko Lingkungan Mempunyai tugas :
1. melakukan penyiapan bahan, perencanaan, pemantauan, evaluasi, penyusunan laporan, dan 2. koordinasi pelaksanaan pengawasan penyediaan air bersih, serta pengamanan makanan dan minuman, 3. hygiene dan sanitasi kapal laut dan pesawat, 4. hygiene dan sanitasi gedung/bangunan, 5. pengawasan pencemaran udara, air, tanah, 6. kajian dan diseminasi informasi, 7. pengembangan jejaring kerja, kemitraan dan teknologi serta pendidikan dan pelatihan bidang sanitasi lingkungan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara.
9

PENGAWASAN PENYEDIAAN AIR BERSIH, SERTA PENGAMANAN MAKANAN DAN MINUMAN

10

HYGIENE DAN SANITASI LINGKUNGAN GEDUNG/BANGUNAN

11

PENGAWASAN PENCEMARAN UDARA, AIR, DAN TANAH

12

PEMERIKSAAN DAN PENGAWASAN HYGIENE DAN SANITASI KAPAL / ALAT TRANSPORTASI LAINNYA DI LINGKUNGAN PELABUHAN

13

PEMBERANTASAN SERANGGA PENULAR PENYAKIT, TIKUS DAN PINJAL DI LINGKUNGAN BANDARA, PELABUHAN, DAN LINTAS BATAS DARAT NEGARA

14

STRUKTUR BIDANG PENGENDALIAN KARANTINA DAN SURVEILANS EPIDEMIOLOGI

KEPALA

BIDANG PENGENDALIAN KARANTINA DAN SURVEILANS EPIDEMIOLOGI

WILAYAH KERJA

SEKSI PENGENDALIAN KARANTINA

INSTALASI

SEKSI SURVEILANS EPIDEMIOLOGI

KELOMPOK JAFUNG
15

TUGAS BIDANG PENGENDALIAN KARANTINA DAN SURVEILANS EPIDEMIOLOGI

Melaksanakan perencanaan dan evaluasi serta penyusunan laporan di bidang kekarantinaan, surveilans epidemiologi penyakit dan penyakit potensial wabah serta penyakit baru dan penyakit yang muncul kembali, pengawasan alat angkut dan muatannya, lalu lintas OMKABA, jejaring kerja, kemitraan, kajian, serta pengembangan teknologi, pendidikan dan pelatihan bidang kekarantinaan di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara
16

FUNGSI BIDANG PENGENDALIAN KARANTINA DAN SURVEILANS EPIDEMIOLOGI
a. kekarantinaan surveilans epidemiologi penyakit dan potensial wabah serta penyakit baru dan penyakit yang muncul kembali; b. kesiapsiagaan, pengkajian, serta advokasi penanggulangan KLB dan bencana/pasca bencana bidang kesehatan; c. pengawasan lalu lintas OMKABA ekspor dan impor serta alat angkut, termasuk muatannya; d. kajian dan diseminasi informasi kekarantinaan di wilayah kerja bandara, pelabuhan dan lintas batas darat negara; e. pendidikan dan pelatihan bidang kekarantinaan; f. pelaksanaan jejaring kerja dan kemitraan di bidang kekarantinaan; g. pelaksanaan pengembangan teknologi bidang kekarantinaan di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara; h. penyusunan laporan bidang pengendalian karantina dan surveilans epidemiologi. 17

BIDANG PENGENDALIAN KARANTINA DAN SURVEILANS EPIDEMIOLOGI Seksi Pengendalian Karantina
Mempunyai tugas : 1. melakukan penyiapan bahan perencanaan, pemantauan evaluasi, penyusunan laporan, dan 2. koordinasi pelaksanaan pemeriksaan dan sertifikasi OMKABA ekspor dan impor, 3. pengembangan, pengawasan dan tindakan kekarantinaan terhadap kapal, pesawat udara, dan alat transportasi lainnya, 4. penerbitan dokumen kesehatan kapal laut, pesawat udara, dan alat transportasi lainnya, pengangkutan orang sakit.jenazah, 5. kajian, pengembangan teknologi, serta 6. pendidikan dan pelatihan di bidang kekarantinaan

Seksi Surveilans Epidemiologi
Mempunyai tugas : 1. melakukan penyiapan bahan perencanaan, pemantauan, evaluasi, penyusunan laporan, dan 2. koordinasi pelaksanaan surveilans epidemiologi penyakit, penyakit potensial wabah, penyakit baru, dan penyakit yang muncul kembali, 3. jejaring kerja surveilans epidemiologi nasional/internasional, serta 4. kesiapsiagaan, pengkajian advokasi dan penaggulangan KLB, bencana/pasca bencana bidang kesehatan

18

STRUKTUR BIDANG UPAYA KESEHATAN DAN LINTAS WILAYAH

KEPALA

BIDANG
UPAYA KESEHATAN DAN LINTAS WILAYAH WILAYAH KERJA

SEKSI PENCEGAHAN DAN PELAYANAN KESEHATAN

INSTALASI

SEKSI KESEHATAN MATRA DAN LINTAS WILAYAH

KELOMPOK JAFUNG
19

TUGAS BIDANG UPAYA KESEHATAN DAN LINTAS WILAYAH

Melaksanakan perencanaan dan evaluasi serta penyusunan laporan di bidang pelayanan kesehatan terbatas, kesehatan haji, kesehatan kerja, kesehatan matra, vaksinasi internasional, pengembangan jejaring kerja, kemitraan, kajian dan teknologi, serta pendidikan dan pelatihan bidang upaya kesehatan pelabuhan d wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara
20

FUNGSI BIDANG UPAYA KESEHATAN DAN LINTAS WILAYAH
a. pelayanan kesehatan terbatas, rujukan dan gawat darurat medik di wilayah kerja bandara, pelabuhan dan lintas batas darat negara; b. pemeriksaan kesehatan haji, kesehatan kerja, kesehatan matra di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara; c. pengujian kesehatan nahkoda/pilot dan anak buah kapal/pesawat udara serta penjamah makanan; d. vaksinasi dan penerbitan sertifikat vaksinasi internasional; e. pelaksanaan jejaring kerja dan kemitraan di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara f. pengawasan pengangkutan orang sakit dan jenazah di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara, serta ketersediaan obat-obatan/peralatan P3K di kapal/pesawat udara/alat transportasi lainnya; g. kajian dan pengembangan teknologi serta pelatihan teknis bidang upaya kesehatan dan lintas wilayah; h. penyusunan laporan di bidang upaya kesehatan dan lintas wilayah.
21

BIDANG UPAYA KESEHATAN DAN LINTAS WILAYAH
Seksi Pencegahan dan Pelayanan Kesehatan
Mempunyai tugas : 1. melakukan penyiapan bahan perecanaan, pemantauan, evaluasi, penyusunan laporan, dan 2. koordinasi pelayanan pengujian kesehatan nahkoda, anak buah kapal dan penjamah makanan, 3. pengawasan persediaan obat/P3K di kapal/pesawat udara/alat transportasi lainnya, 4. kajian ergonomik, advokasi dan sosialisasi kesehatan kerja, pengembangan jejaring kerja, kemitraan dan teknologi, serta 5. pelatihan teknis bidang kesehatan kerja, kemitraan dan teknologi, serta pelatihan teknis bidang kesehatan kerja di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara.

Seksi Kesehatan Matra dan Lintas Wilayah
Mempunyai tugas : 1. melakukan penyiapan bahan perencanaan, pemantauan, evaluasi, penyusunan laporan, dan 2. koordinasi pelaksanaan vaksinasi dan penerbitan sertifikasi vaksinasi international (ICV), pengawasan pengangkutan orang sakit dan jenazah, kesehatan matra,kesehatan haji, perpindahan penduduk, 3. penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan terbatas, rujukan gawat darurat medik, 4. pengembangan jejaring kerja, kemitraan, dan teknologi, serta 5. pelatihan teknis bidang kesehatan matra di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara.
22

WILAYAH KERJA KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS I TANJUNG PRIOK
KEPALA

WILKER MUARA BARU WILKER SUNDA KELAPA WILKER MARUNDA WILKER KALIBARU WILKER

MUARA ANGKE
23

DASAR HUKUM
1) UU NO.1 TAHUN 1962 TTG KARANTINA LAUT 2) UU NO.4/84 TTG WABAH PENYAKIT MENULAR 3) UU NO.23 TAHUN 1992 TTG KESEHATAN

4) KEPMENHUB RI NO: KM 33 TGL 14 AGUSTUS 2003 TENTANG PEMBERLAKUKAN AMANDEMEN SOLAS 1974 TENTANG ISPS DI WILAYAH INDONESIA 5) INTERNATIONAL HEALTH REGULATION 2005
6) PERMENKES RI NOMOR : 356/MENKES/PER/IV/2008 , TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KKP

24

KEDUDUKAN & KLASIFIKASI
Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) adalah unit pelaksana teknis di lingkungan Departemen Kesehatan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan yang dipimpin oleh seorang Kepala. KKP di golongkan ke Kepala. dalam 3 kelas dan Tanjung Priok memiliki klasifikasi kelas I.

25

TUGAS KANTOR KESEHATAN PELABUHAN
Melaksanakan pencegahan masuk dan keluarnya penyakit, penyakit potensial penyakit, wabah, wabah, surveilans epidemiologi, epidemiologi, kekarantinaan, kekarantinaan, pengendalian dampak kesehatan lingkungan, lingkungan, pelayanan kesehatan, kesehatan, pengawasan OMKABA serta pengamanan terhadap penyakit baru dan penyakit yang muncul kembali, kembali, bioterorisme, bioterorisme, unsur biologi, biologi, kimia dan pengamanan radiasi di wilayah kerja bandara, pelabuhan, bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara. negara.
26

FUNGSI KANTOR KESEHATAN PELABUHAN
1. Pelaksanaan kekarantinaan; 2. Pelaksanaan pelayanan kesehatan; 3. Pelaksanaan pengendalian risiko lingkungan di bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara; 4. Pelaksanaan pengamatan penyakit, penyakit potensial wabah, penyakit baru, dan penyakit yang muncul kembali; 5. Pelaksanaan pengamanan radiasi pengion dan non pengion, biologi, dan kimia; 6. Pelaksanaan sentra/simpul jejaring surveilans epidemiologi sesuai penyakit yang berkaitan dengan lalu lintas nasional, regional, dan internasional; 7. Pelaksanaan, fasilitasi, dan advokasi kesiapsiagaan dan penaggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) dan bencana bidang kesehatan, serta kesehatan matra termasuk penyelenggaraan kesehatan haji dan perpindahan penduduk; 8. Pelaksanaan, fasilitasi, dan advokasi kesehatan kerja di lingkngan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara;
27

9. Pelaksanaan pemberian sertifikat kesehatan obat, makanan, kosmetika, dan alat kesehatan serta bahan adiktif (OMKABA) ekspor dan mengawasi persyaratan dokumen kesehatan OMKABA impor; 10.Pelaksanaan pengawasan kesehatan alat angkut dan muatannya; 11.Pelaksanaan pemberian pelayanan kesehatan di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara; 12.Pelaksanaan jejaring informasi dan teknologi bidang kesehatan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara; 13.Pelaksanaan jejaring kerja dan kemitraan bidang kesehatan di bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara; 14.Pelaksanaan kajian kekarantinaan, pengendalian risiko lingkungan, dan surveilans kesehatan pelabuhan 15.Pelaksanaan pelatihan teknis bidang kesehatan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara; 16.Pelaksanaan ketatausahaan dan kerumahtanggaan KKP.

28

FUNGSI POKOK KANTOR KESEHATAN PELABUHAN
1. PELAKSANAAN KEKARANTINAAN
Terhadap : Alat Angkut, daratan / Angkut, perairan pelabuhan, Masyarakat & pelabuhan, Lingkungan Pelabuhan Isinya (Manusia (Penumpang & ABK) dan barang

29

2. PELAKSANAAN KESEHATAN
Terhadap komunitas di Pelabuhan : orang yg berada di lingkungan Pelabuhan (penduduk, penduduk, pekerja, pekerja, penumpang ABK) Pengamatannya dalam bentuk Upaya Yankes : Dalam rangka deteksi dini penyakit & rujukan

30

3. PELAKSANAAN PENGENDALIAN RISIKO LINGKUNGAN

Terhadap penyediaan Air, vektor (nyamuk, Air, nyamuk, tikus, lalat), bangunan, tikus, lalat), bangunan, tempat penyediaan makanan dan minuman, sampah dan udara minuman,

31

4. PELAKS. PENGAMATAN PENY. KARANTINA DAN PENY. MENULAR POTENSIAL WABAH, WABAH, PENYAKIT BARU, DAN PENYAKIT YANG MUNCUL KEMBALI
Pengamatan kejadian penyakit yang terjadi di luar / dalam negeri melalui web site, media massa, laporan, dll
A

B

C

Pemberian Alert Card Pemberitahuan ke Unit Sarkes di Wil yg dituju

Symptomatic persons Asymptomatic persons

Identifikasi dini Melacak kontak
32

5. Pelaksanaan pengamanan radiasi pengion, dan non pengion, biologi dan kimia

33

6. PELAKSANAAN SENTRAL/SIMPUL JEJARING SURVEILANS EPIDEMIOLOGI SESUAI PENYAKIT YANG BERKAITAN DENGAN LALULINTAS INTERNASIONAL PP & PL

LS

KKP

INT. PORT

RS/BTKL/KKP LAIN
34

Lanjutan fungsi KKP
7. Pelaksanaan fasilitasi dan advokasi kesiapsiagaan & penanggulangan KLB dan bencana bid kes, serta kes. matra termasuk kes. haji dan perpindahan penduduk

Pembentukan Tim, Pelayanan kesehatan TKI, dll

35

8. PELAKSANAAN FASILITASI DAN ADVOKASI KESEHATAN KERJA DI LING. PELABUHAN, PELABUHAN, BANDARA, DAN LINTAS BATAS DARAT NEGARA Fasilitasi & advokasi : Penyelenggaraan pertemuan sosialisasi terhadap perusahaan guna pembinaan kesehatan kerja, dll kerja,
Penyelenggaraan pertemuan sosialisasi terhadap perusahaan guna pembinaan kesehatan kerja

36

9. Pelaksanaan pemberian sertifikat kes. OMKABA OMKABA ekspor dan mengawasi persyaratan dok. Kes. OMKABA impor OMKABA

Dokumen persyaratan OMKABA diperiksa Keabsahannya dan bila perlu dilakukan peninjauan lapangan serta Dilakukan pengambilan sampel untuk diperiksakan Ke lab. (BBTKL)

DIBERI SERTIFIKAT OMKABA

37

10. 10. Pelaksanaan pengawasan kesehatan alat angkut dan muatannya
Identifikasi faktor resiko terhadap kapal (Pemeriksaan Sanitasi & tanda2 kehidupan tikus di kapal, dll)

38

11. Pelaksanaan pemberian pelayanan kesehatan di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara

39

12.Pelaksanaan jejaring informasi dan jejaring teknologi bid. Kes, bandara, pelabuhan Kes, dan lintas batas darat negara
Pengembangan sistem informasi melalui web site, buletin & pengembangan LAN guna percepatan informasi tentang Kesehatan Pelabuhan

40

13. PELAKSANAAN JEJARING KERJA DAN KEMITRAAN BID. KES BANDARA, PELABUHAN, PELABUHAN, DAN LINTAS BATAS DARAT NEGARA
Kerjasama lintas sektor / program, terutama dg stake holder bid kes di pelabuhan (pengamanan makmin, makmin, kesehatan kerja, dll) kerja, dll)
ACARA PEMBUKAAN PERTEMUAN PENGELOLA TPM DALAM RANGKA PENGEMBANGAN KEMITRAAN DI PELABUHAN TANJUNG PRIOK ACARA PEMBUKAAN PERTEMUAN JEJARING KERJA DENGAN AGENTB PELAYARAN DI PELABUHAN TANJUNG PRIOK

41

14. PELAKSANAAN KAJIAN KEKARANTINAAN, PENGENDALIAN RISIKO LINGKUNGAN, DAN SURVEILANS KESEHATAN PELABUHAN Penyelenggaraan Kajian Pengendalian Risiko Lingkungan. Contoh PM Trap(PRIOK MOSQUITO TRAP)

42

15. PELAKSANAAN PELATIHAN TEKNIS BIDANG KESEHATAN BANDARA, PELABUHAN DAN LINTAS BATAS DARAT NEGARA
Penyelenggaraan pelatihan teknis terhadap pengelola / pelaksana program kesehatan pelabuhan, termasuk pihak swasta

PHOTO - PHOTO PELAKSANAANNYA PADA HALAMAN BERIKUT :
43

PELATIHAN & KAJIAN YANG DISELENGGARAKAN TAHUN 2006

ACARA PEMBUKAAN PELATIHAN PENJAMAH MAKANAN DI PELABUHAN TANJUNG PRIOK TAHUN 2006

ACARA PEMBUKAAN PELATIHAN KEKARANTINAAN SE KKP DI PELABUHAN TANJUNG PRIOK TAHUN 2006

ACARA PEMBUKAAN PELATIHAN PENGAWASAN PENYEDIAAN AIR BERSIH DI BOGOR TAHUN 2006

ACARA PELATIHAN KESEHATAN KERJA BAGI PRNGRLOLA PROGRAMDI LINGKUNGAN PELABUHAN DI BOGOR TAHUN 2006

PELATIHAN & KAJIAN YANG DISELENGGARAKAN TAHUN 2007

ACARA PELATIHAN FUMIGASI SE KKP INDONESIA DI BOGOR TAHUN 2007

ACARA PELATIHAN PENGENDALIAN VEKTOR DIPELABUHAN BOGOR TAHUN 2007

ACARA JEJARING DAN KEMITRAAN DENGAN PENGELOLA TPM DI BOGOR TAHUN 2007

ACARA PELATIHAN SURVBILANS EPIDEMILOGI BAGI PETUGAS KKP DI BOGOR TAHUN 2007

PELATIHAN & KAJIAN YANG DISELENGGARAKAN TAHUN 2008

PHOTO BERSAMA PELATIHAN HYGIENE SANITASI KAPAL KKP INDONESIA DI BOGOR TAHUN 2008

PHOTO BERSAMA PELATIHAN FUMIGASI KKP SE INDONESIA BOGOR TAHUN 2008

ACARA PELATIHAN HYGIENE SANITASI KAPAL KKP INDONESIA DI BOGOR TAHUN 2008

ACARA PELATIHAN FUMIGASI KKP SE INDONESIA BOGOR TAHUN 2008

16. PELAKSANAAN KETATA USAHAAN DAN KERUMAH TANGGAAN KKP Acara Pelepasan Pegawai yang memasuki masa Purna Bakti dan yg Mendapatkan Promosi, Sosialisasi Jabatan Fungsional, dll

Pelepasan dengan Bapak Fredy Usulangi thn 2007

Pelepasan dengan Bapak Sogir H.Siregar thn 2009

47

KKP

Jumlah : 48 KKP sesuai dengan Permenkes 356, Terdiri dari :

KKP KELAS I Sebanyak 7 KKP KKP KELAS II Sebanyak 21 KKP KKP KELAS III Sebanyak 20 KKP

48

(gambar di ambil dalam pelaksanaan latihan anti teroris dipelabuhan)

49

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->