Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN TRI WULAN I

Desember 2003 - Februari 2004

A. KEGIATAN DAN HASILNYA 1. Melakukan orientasi proyek dengan mengkaji berbagai dokumen yang relevan seperti: Project Appraisal Document (2001), Development Credit Agreement (2001), Project Implementation Plan (2001), Terms of Reference (TOR)

Konsultan Studi Efektivitas Pelaksanaan Proyek (2003), Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Pengembangan Perpustakaan Sekolah (2001) dan Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Pengembangan Perpustakaan Masyarakat (2001).
Pemahaman terhadap proyek ini dijadikan dasar untuk merancang studi efektivitas proyek, sebagaimana disain studi terlampir. 2. Penyelesaian Laporan Awal sesuai dengan waktu yang telah ditentukan dan telah melalui pembahasan dengan CPMU dan konsultan CPMU. Dalam Laporan Awal ini mencakup Identifikasi Efektivitas Proyek dan Rancangan Operasional Studi Efektivitas, namun dalam laporan ini belum merangkum pemikiran dari konsultan bidang kebijakan pendidikan dan bidang pengembangan perpustakaan, hal ini dikarenakan masih adanya kendala teknis perekrutan yang bersangkutan. 3. Pengumpulan base-line data ke tiga PPIU, yakni Sumatera Selatan pada tanggal 4-8 Desember 2003, Nusa Tenggara Barat tanggal 9-13 Desember 2003, dan Jawa Tengah tanggal 15-19 Desember 2003. Dimana hasil dari pelaksanaan ini tertuang dalam laporan Perjalanan Baseline secara terpisah dari laporan ini. 4. Penyusunan 3 jenis instrumen studi, dengan subyek Pengurus DLT, Tim Perpustakaan Sekolah, Tim Perpustakaan Masyarakat. Responden instrumen Perpustakaan Sekolah terdiri dari pengelola perpustakaan, guru kelas/guru mata pelajaran (bukan pengelola pula perpustakaan), perpustakaan siswa pengguna bukan perpustakaan, termasuk pengelola sekolah

penerima bantuan untuk mengetahui dampak (imbas) proyek sebagai


Laporan Triwulan Pertama Studi Efektivitas Proyek (Desember 2003 Februari 2004)

pendalaman informasi serta validasi. Dan untuk responden Perpustakaan Masyarakat bantuan. 5. Dari hasil diskusi dengan CPMU dan PPIU, disepakati bahwa tidak perlu ada uji coba instrumen karena instrumen studi lebih sebagai panduan atau pedoman pengumpulan data (diisi oleh enumerator, bukan oleh responden). Titik berat pengembangan instrumen adalah pada materi data yang diperlukan untuk mengukur efektivitas sebagaimana diminta oleh Bank Dunia (20 item), termasuk urut-urutan data disesuaikan dengan ukuran efektivitas yang diminta oleh Bank Dunia. terdiri dari pengelola perpustakaan, Anggota masyarakat pengguna perpustakaan dan pengelola perpustakaan masyarakat non-

B. PERMASALAHAN DAN PEMECAHANNYA 1. Dalam pengumpulan data Baseline di lapangan, persoalan yang dihadapi adalah Ketidakseragaman format pendataan yang dibuat oleh masing-masing PPIU. Hal ini diatasi dengan cara membuat format standar dalam pengolahan data yang dilakukan oleh kami. 2. Data Baseline Perpustakaan penerima bantuan baik itu perpustakaan sekolah maupun masyarakat di setiap kabupaten/kota tidak seluruhnya tersimpan dengan baik di DLT. 3. Dikarenakan belum cairnya DIP, maka pengambilan data di lapangan belum dapat dilaksanakan sesuai jadwal. Pengumpulan data akan dilakukan setelah dana tersebut cair.

C. RENCANA TINDAK LANJUT 1. Mempersiapkan rencana pengumpulan data ke sampel sasaran Studi Efektivitas, dengan menjalin koordinasi awal dengan PPIU dan DLT perihal sample yang akan diambil.

Laporan Triwulan Pertama Studi Efektivitas Proyek (Desember 2003 Februari 2004)

2. Melakukan pengarahan kepada enumerator tentang data yang diinginkan, termasuk sosialisasi instrumen, sehingga dapat dilakukan pendalaman lebih lanjut. 3. Menyusun rancangan deskripsi hasil studi efektivitas.

Demikian laporan ini disusun untuk dapat diperiksa dan digunakan sebagaimana mestinya dan kepada pihak-pihak yang berkepentingan harap maklum.

---JK---

Laporan Triwulan Pertama Studi Efektivitas Proyek (Desember 2003 Februari 2004)