Anda di halaman 1dari 15

AMENORE PRIMER DAN SEKUNDER

OLEH : Gustiayu Putri P 2011730138

DEFINISI AMENORE

Amenorea adalah keadaan tidak terjadinya menstruasi pada seorang wanita. Hal tersebut normal terjadi pada masa pubertas kehamilan dan menyusui dan setelah menopouse

Amenorea terbagi 2 : 1. Amenorea primer adalah tidak terjadinya menstruasi pada wanita usia 16 tahun dengan tanda-tanda seks sekunder atau wanita usia 14 tahun tanpa ditemukan tanda-tanda seks sekunder. 2. Amenorea sekunder adalah berhentinya haid setelah menarche atau pernah haid tapi berhenti berturut-turut selama 3 bulan,dapat pula diartikan tidak haid selama 6 bulan pada wanita yang sebelumnya haid teratur atau selama 12 bulan pada wanita yang haidnya teratur, dan bukan pada wanita hamil,menyusui,atau menopause

PENYEBAB AMENORE PRIMER


Kegagalan Gonad Disfungsi hipotalamus Agenesis Vagina dan obstruksi saluran keluar genitalia Sindroma Feminisasi testis

I. KEGAGALAN GONAD
Hipogonadisme Hipergonadotropik Tidak terjadi sintesis steroid akibat tidak adanya folikel ovarium Perkembangan payudara ( - ) akibat kadar estradiol rendah Penyebab : Sindroma Turner ( 45XO) adalah penyebab paling umum adanya amenorea primer (50 %)

II. DISFUNGSI HIPOTALAMUS


Hipogonadisme Hipogonadotropik estrogen sangat rendah dan etiologi dapat bersifat morfologis atau endokrinologis Penyebab: Sebagian besar memiliki etiologi serupa dengan penyebab amenorea sekunder. Kelainan pada SSP seperti tumor hipofisis atau hipotalamus dapat meningkatkan kadar prolaktin . Pelepasan GnRH yang tidak memadai akibat sintesis GnRH di Hipotalamus yang tak memadai atau kerusakan pada neurotransmiter SSP

III. AGENESIS VAGINA DAN OBSTRUKSI SALURAN KELUAR GENITALIA Dismenorea atau nyeri panggul menadakan adanya endometrium fungsional dengan obstruksi saluran keluar Penyebab : Agenesis vagina (sindroma Mayer Rokitansky Kuster Hauser ) terjadi pada 1 : 2500~10.000 anak perempuan. Kelainan ini disertai dengan kelainan ginjal (30%) , kelainan tulang rangka (12%). Varian lain: Hymen imperforata Septum vagina

IV. SINDROMA FEMINISASI TESTIS


Gambaran : insensitivitas androgen Penyebab : Pseudohermaphrodit yang memilki genitalia eskterna yang berlawanan dengan gonad ( testis , genotipe 46 XY namun memiliki fenotipe wanita).

PENYEBAB AMENORE SEKUNDER


Kelainan hipotalamus Kelainan hipofisis Kelainan ovarium Kelainan uterus

I. KELAINAN HIPOTALAMUS

Psikhogenik: Defisiensi/disfungsi GnRH Gangguan Prolaktin Inhibiting Factor (PIF) :hiperprolaktinemia. Hipertiroidisme Konsumsi obat-obatan (bisulfan, klorambusil, siklofosfamid, fenotiazin, pil kontrasepsi, hormon terapi) Gangguan psikis:stress dan Cemas

II. KELAINAN HIPOFISIS


Tumor hipofisis Adenoma laktotrop: Amenorea galaktorea atau hiperprolaktinemia Sindrom Sheehan :tidak efisiennya fungsi hipofisis Penyakit cushing sindrom akibat hipersekresi cortisol

III. KELAINAN OVARIUM


Sindrom ovarium Polysystic kegagalan ovarium prematur

IV.KELAINAN PADA UTERUS


Asherman`s syndrome Gambara n : sinekia intrauterin sehingga terjadi gangguan pertumbuhan endometrium normal dan peluruhannya Penyebab : kuretase uterus berlebihan atau proses tuberkulosis

GEJALA

Sakit kepala Galaktore (pembentukan air susu pada wanita yang tidak hamil dan tidak sedang menyusui) Gangguan penglihatan (pada tumor hipofisa) Penambahan berat badan yang berarti Vagina yang kering Hirsutisme (pertumbuhan rambut yang berlebihan, yang mengikuti pola pria)

DIAGNOSA
Pemeriksaan yang biasa dilakukan adalah :

A. Tes kehamilan B. Progestin withdrawal C. Biopsi endometrium D. Kadar prolaktin E. Kadar hormon (misalnya testosteron) F.Tes fungsi tiroid G. Kadar FSH (follicle stimulating hormone) LH (luteinizing hormone), TSH (thyroid stimulating hormone) H. CT scan kepala