Anda di halaman 1dari 22

Manajemen Investasi dan Portofolio

Property Investment

Manis Manja Group

Gratami Pardede (2009130054)

Mila Widyana Kalista (2009130182)


Annisa Aswan (2009130206) Octaviane Putri Larasati (2009130212) Okky Noviyandini (2009130223)

Kelas : A

Pendahuluan
Indonesia merupakan negara sedang berkembang ekonomi seimbang dan kokoh peningkatan kesejahteraan masyarakat pembangunan sarana dan prasarana fisik

Investasi merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Investasi yang berhubungan dengan kebutuhan tersebut adalah investor sektor properti. Keuntungan yang tinggi akan mendorong para investor untuk melakukan investasi Investasi di properti masih jadi pilihan utama kebanyakan orang, sebab orang beranggapan bahwa itu adalah salah satu cara terbaik untuk mengembangkan uang.

Pengertian Investasi
Investasi : suatu rangkaian tindakan menanamkan sejumlah dana dengan tujuan mendapatkan nilai tambah berupa keuntungan (return) dimasa yang akan datang.

Menurut Sharpe Et All (1993), investasi adalah mengorbankan asset yang dimiliki sekarang guna mendapatkan asset pada masa mendatang yang tentu saja dengan jumlah yang lebih besar. Jones (2004) mendefinisikan investasi sebagai komitmen menanamkan sejumlah dana pada satu atau lebih asset selama beberapa periode pada masa mendatang.

Pengertian Investasi
Reilly dan Brown, yang mengatakan bahwa investasi adalah komitmen mengikatkan asset saat ini untuk beberapa periode waktu ke masa depan guna mendapatkan penghasilan yang mampu mengkompensasi pengorbanan investor berupa:

1. Keterikatan asset pada waktu tertentu. 2. Tingkat inflasi. 3. Ketidaktentuan penghasilan pada masa mendatang.

Jenis Investasi
a.Tabungan di bank Dengan menyimpan uang di tabungan, maka akan mendapatkan suku bunga tertentu yang besarnya mengikuti kebijakan bank bersangkutan. b. Deposito di bank Produk deposito hampir sama dengan produk tabungan. Bedanya, dalam deposito tidak dapat mengambil uang kapanpun yang diinginkan, suku bunga deposito biasanya

lebih tinggi daripada suku bunga tabungan

Jenis Investasi
c. Saham
Saham adalah kepemilikan atas sebuah perusahaan. Keuntungan yang bisa didapat dari saham ada dua yaitu deviden dan capital gain. d. Properti Investasi dalam properti berarti investasi dalam bentuk tanah dan bangunan. e. Emas Emas adalah barang berharga yang paling diterima di seluruh dunia setelah mata uang asing. Harga emas akan mengikuti kenaikan nilai mata uang.

Jenis Investasi

f. Mata uang asing Investasi dalam mata uang asing lebih beresiko dibandingkan dengan

investasi dalam saham karena nilainya yang berfluktuatif


g. Obligasi Karena sifatnya yang hampir sama dengan deposito, maka agar lebih menarik investor suku bunga obligasi biasanya sedikit lebih tinggi dibanding suku bunga deposito.

Definisi properti investasi


Properti investasi adalah tanah, bangunan, atau bagian dari bangunan, atau keduanya, yang dikuasai oleh entitas untuk mendapat rental atau capital gain, atau kedua-duanya, dan tidak untuk : Digunakan dalam produksi atau penyediaan barang ataas jasa atau untuk tujuan administrative, atau Dijual dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Faktor yang Mempengaruhi Investasi di Properti


1. 2. 3. 4. 5. 6. Lokasi Harga Legalitas dan rencana pemerintah Waktu Pemilihan developer Smart Financing

Lokasi Lokasi haruslah di wilayah strategis dan didukung dengan faktor lain sesuai karakteristiknya Harga Untuk mendapatkan harga terbaik, lakukan survei dengan harga properti di kawasan sekitar sebagai perbandingan. Sebagai catatan, semakin bagus lokasinya biasanya semakin mahal harganya.

Legalitas dan rencana pemerintah Untuk berinvestasi perhatikan pula status tanah. Untuk itu, konsultasikan dengan notaris atau pejabat pembuat akta tanah sehingga membantu pengecekan

Waktu Membeli properti sebaiknya pada saat prelaunching atau launching karena harga masih relative murah. Dengan demikian jika Anda akan menjualnya kembali, Anda cepat mendapat keuntungan.
Pemilihan developer Pilih developer yang berkualitas. Ciricirinya: berpengalaman di bidang properti, punya karakter yang baik, latar belakang kekuatan ekonomi/punya kekuatan financial

Smart Financing Lakukan pembiayaan yang cerdas

Keuntungan berinvestasi di properti :


Harga properti cenderung naik, biasanya apabila dijual kembali akan memperoleh nilai yang berlipat-lipat. Nilai pertumbuhan asset properti biasanya di atas angka inflasi yang terjadi. Dapat dijadikan agunan untuk pinjaman dana ke bank atau pihak lainnya. Dapat menghasilkan passive income dengan disewakan atau dikontrakkan. Pembelian properti tidak harus selalu cash (tunai), tetapi bisa membeli dengan cara kredit (angsuran). Bunga pinjaman untuk pembelian rumah biasanya lebih murah daripada bunga untuk pinjaman usaha atau bunga kartu kredit. Membeli properti tidak harus menggunakan uang sendiri, tetapi dapat menggunakan dana orang lain.

Kerugian berinvestasi di properti Membutuhkan dana besar Kurang likuid Bukan investasi jangka pendek Tidak bisa dijual sebagian Proses penjualan yang relatif rumit Ada biaya pemeliharaan

Kegagalan investasi disebabkan oleh banyak hal, diantaranya Faktor bencana alam atau gempa Ditolaknya kredit Anda Susahnya cari pembeli atau penyewa Faktor keamanan dalam kepemilikan properti. Faktor surat-surat yang ada dan apakah properti tersebut termasuk dalam sengketa atau tidak. Jika masuk sengketa jangan sekalisekali anda masuk ke dalamnya. Faktor kerumitan hukum dan perijinan. Apabila disewakan, penyewa bisa saja telat membayar sewa, pindah tanpa memberitahu, atau bangunan yang rusak.

Langkah-Langkah Memulai Investasi di Properti


Terus belajar Banyak sumber informasi yang bisa Anda dapat untuk belajar tentang investasi properti misalnya dari buku buku, kursus, seminar, juga internet dan lain-lain. Bekerja samalah dengan agen penjual rumah atau broker properti Carilah seorang agen penjual rumah atau broker properti yang bersedia membantu Anda memahami lebih jauh tentang bisnis properti. Riset mengenai suku bunga, kenaikan harga properti, harga sewa Jika Anda mau menggunakan pembiayaan dari bank maka bandingkanlah suku bunga kredit bank yang satu dengan yang lain dan carilah yang paling kompetitif, cari pula asumsi kenaikan harga properti, dan harga sewa yang pantas untuk daerah tersebut.

Jenis-jenis Investasi di Properti

1. 2. 3. 4. 5.

Bangunan Kantor Komersial Properti Industri Pertokoan Bangunan Multi Guna Residensial

8 Kesalahan Umum dalam Berinvestasi Properti


1. 2. 3. 4. 5. 6. Tidak ada rencana tujuan yang jelas dan tertulis. Tidak mencari informasi dari pakar properti atau investor properti yang sukses. Membeli rumah sebagai investasi properti yang tidak menghasilkan cash flow positif. Membeli properti hanya sesuai keinginan anda dan bukan melihat keinginan calon pembeli atau penyewa di masa datang. Membeli properti yang murah tetapi di lokasi yang salah. Membeli rumah impian dan merenovasinya secara berlebihan ketika anda menikah.

7.

Membeli rumah di luar kemampuan keuangan.

8. Anda masih membayar cicilan uang rumah anda sampai anda pensiun.

Contoh Kasus
Beli investasi property Rp 100 juta, yang dibiayai oleh bank Rp 70 juta, sisanya yang Rp 30 juta memakai uang Anda sendiri. Maka ak kepemilikan Anda terhadap investasi senilai Rp 100 juta tadi adalah sebesar Rp 30 juta atau 30%nya. Hak kepemilikan akan bertambah nilainya karena adanya pembayaran cicilan hutang yang mengurangi kewajiban. Selain itu hak kepemilikan Anda juga bertambah karena nilai propertinya naik.

Penutup
Tiap propinsi membutuhkan pembangunan dalam bentuk sarana dan prasarana fisik untuk menunjang laju pertumbuhan perekonomian Investasi yang berhubungan dengan masalah permukiman adalah investasi sektor properti. Investasi di properti masih jadi pilihan utama kebanyakan orang, sebab orang beranggapan bahwa itu adalah salah satu cara terbaik untuk mengembangkan uang.

Thank You!

Beri Nilai