Anda di halaman 1dari 33

KELAINAN NEONATUS BERHUBUNGAN DENGAN KELAHIRAN & KEHAMILAN

PERINATOLOGI ILMU KESEHATAN ANAK

KELAINAN NEONATUS AKIBAT PENYAKIT IBU SELAMA HAMIL


Mekanisme : 1. Transmisi penyebab penyakit itu sendiri 2. Persalinan prematur 3. Keadaan yg akibatkan ggan fisiologi janin (homeostasis kimia, sistem enzim) 4. Gangguan pertukaran gas/makanan 5. Akibat tdk langsung dr obat yg diberikan kpd ibu

1. Toksemia gravidarum

Mortalitas & morbiditas tinggi pd neonatus Causa: tidak langsung dr penyakit ibu

Perubahan pd plasenta, hipertensi , kejang, & obata sedativum utk ibu

Ggan pd bayi dpt berupa: Kematian bayi dlm kandungan /prematuritas Gangguan oksigenasi janin akut atau kronik

kematian krn asfiksia, renjatan atau retardasi pertumbuhan intrauterin Depresi pernafasan atau withdrawal syndrome ok pemberian obat pada ibu Gejala lanjut pd neonatus: hipoglikemia, hipokalemia, hipertensi, edema
3

Penatalaksanaan neonatus pd Toxemia gravidarum:

Mempersiapkan alat resusitasi lengkap sblm bayi dilahirkan Observasi keadaan umum & melakukan pemeriksaan GD, kalsium serum segera stlh lahir

Pemberian minum adekuat sesuai tingkat gangguan gizinya


4

2. Penyakit jantung pada kehamilan


Prognosa janin: stadium penyakit ibu Faktor yg menentukan kelangsungan hidup janin:
Gagal jantung Anemia Kemungkinan infeksi pd ibu Jantung bawaan sianotik ibu prognosa buruk

Kehamilan sering berakhir dg: abortus, IUFD atau prematur Bila lahir hidup asfiksia atau retardasi pertumbuhan intrauterin

Causa: ok ggan pertukaran gas & makanan selama hamil

3. Pyelonefritis akut

Sering infeksi ok bakteri Gram (-) Patofisiologi:


Motilitas uterus abnormal Cenderung meningkatkan infeksi lokal/umum pada neonatus

Penatalaksanaan:
Pemberian antibiotika profilaksis stlh dilahirkan
6

3. Hipertiroidisme

Kelainan pd bayi: ok fktr tdk langsung terapi ibu Kemungkinan bayi lahir: goiter kongenital Penatalaksanaan: Tiroidektomi pd goiter berat
7

4. Diabetes Melitus
Mortalitas bayi tgt beratnya penyakit ibu selama hamil Mortalitas bayi dlm kandungan: 15 20%

Lahir hidup: a. Kelainan kongenital b. Gangguan cardiopulmonal: membran hyalin, apnu dll c. Gangguan neurologis ok ggan metabolik: hipoglikemia atau hipokalsemia tremor, jitierines, hiperiritabilitas, serangan apnu & kejang d. Ggan lain: hiperbilirubinemia 8

Penatalaksaan bayi dr ibu DM:

Memberikan masukan adekuat utk hindarkan hipoglikemia Observasi teratur: tanda vital, GD, kalsium, bilirubin Obat atau tindakan sedini mungkin sesuai kelainan yg ada

5. Penyakit Infeksi pada Kehamilan


a. Penyakit infeksi akut: Rubella: kelainan congenital mata, otak & jtg Sitomegalovirus: hiperbilirubinemia, kelainan SSP Toxoplasmosis: kelainan congenital Cocsacki virus, Herpes simpleks, Variola, Varicela Poliomyelitis, Hepatitis, Influenza: partus prematurus, abortus, ggan pertumbuhan janin, kelainan kongenital b. Penyakit Infeksi kronis: Tuberkulosis, lues, malaria: penularan kongenital

10

6. Penyakit dan keadaan lain

Penyakit/keadaan kronik pada ibu: Gangguan gizi, anemia kronik, hipertensi kronik, lupus eritemosus Gangguan pada janin: Mengganggu metabolisme fisiologis dan pertukaran gas janin Partus prematurus atau kelainan bayi kecil utk masa kehamilan (KMK)
11

KELAINAN NEONATUS AKIBAT KEADAAN TINDAKAN PERSALINAN

Causa: Trauma persalinan: tindakan persalinan Gangguan fisiologis persalinan: letak, ekstraksi vakum/forceps Tarikan atau tahanan ddg jalan lahir thd kepala bayi Indikasi penggunaan alat & pengalaman operator pengaruh pd prognosis
12

Kelainan neonatus krn tindakan persalinan:


1.

Kelainan perifer

a. Caput suksedaneum (chignon) Dpt pd lahir spontan; hilang 2 4 hr

b. Hematoma sefal Perdarahan subperiosteal: ok kerusakan jar periosteum krn tarikan atau tekanan jalan lahir/cunam Agak lama hilang: 1-3 bln Ggan luas dpt timbul anemia, hiperbilirubinemia
13

Caput succcedanum ok vakum

14

Perdarahan subaponeurosis: Perdarahan pd jar longgar yg dilalui vena emisaria Tanda: bengkak asimteris, batas tdk jelas, btk muka aneh, pitting edema

Komplikasi: Anemia, renjatan, hiperbillirubinemia


15

2. Kelainan sentral atau susunan saraf pusat

Iritasi serebral ok edema atau hipremia bbrp bagian otak Gejala: Iritable, high pitch cry, fotofobia Berat: merintih, kaku kuduk, kejang Perdarahan gangguan sirkulasi otak Ok trauma atau hipoksia Gejala neurologis: kesadaran menurun, muntah, kejang dll
16

Melahirkan kepala dengan forceps

17

Melahirkan kepala dengan vacum

18

19

3. Gangguan lain

Asfiksia neonatorum
Timbul tgt keadaan bayi saat persalinan & penggunaan alat Frekuensi: 10 20%

Perdarahan retina
Berhub erat dg asfiksia atau TTIK Kelainan sementara & hilang sendiri

Gangguan perifer lain


Laserasi kulit, fraktur tlg tengkorak, perdarahan subkonjungtiva Ggan sementara bila tdk ada kelainan lain
20

Kelahiran dengan sectio cesarea

Mortalitas & morbiditas lbh besar dibanding spontan, ok: Indikasi sectio bayi asfiksia sblm lahir

1)

2)
3) 4)

Anestesia pd ibu pengaruh pd bayi


Kemungkinan trauma saat operasi Resiko tinggi pd bayi: prematur, ketuban pecah lama, infeksi intrapartum
21

Kelahiran sungsang

Mortalitas & morbiditas: 3 kali dp spontan Ok trauma & hipoksia saat persalinan

Trauma: tu pd bayi besar kerusakan organ otak, medula spinalis, tlg ekstremitas, alat viscera (hati, limpa, kel adrenal)

22

Ekstraksi kaki pada sungsang

23

Kelahiran kepala pada sungsang

24

25

Kelainan neonatus pada kelahiran sungsang


a. Perdarahan intrakranial Ok moulage berlebihan atau terlalu cepat Pd disproporsi kepala dan jln lahir b. Kerusakan medula spinallis atau saraf perifer Pada ekstraksi atau fleksi kuat pdporos longitudinal bayi Kerusakan pd medula spinalis tgt lokasi kerusakan
Paresis inferior atau tetrapaparesis Fleksi kuat : ggan pleksus brachiallis C VII: paresis Erb Ggan C VII Th.1: paresis Klumpke

26

c. Kerusakan pada tulang/jaringan lain

Robekan otot sternokleidomesatoideus: ok fleksi lateral leher yg kuat Timbul hematom kalsifikasi tortikolis

Fraktur klavikula: pd kesulitan bahu lahir Fraktur femur: pd letak kaki bila ditarik kuat

Tindakan Mauriceau: ada perdarahan mukosa mulut? perdarahan tersembunyi anemia , renjatan Manipulasi saat keluarkan tubuh bayi: Kerusakan/perdarahan organ hati, limpa, kel

27

Kompresi tali pusat, kepala lahir terlambat: hipoksia asfiksia kerusakan serebral bila berat

Penatalaksaanaan bayi lahir sungsang: Vitamin K 1 2 mg hari I Bila perdarahan (+) dpt diberikan lagi
PD teliti; tu kepala tlg tengkorak, suruta, ubun2 besar/kcl, leher, klavikula, anggota gerak, gerak nafas, abdomen, refleks fisiologis Pemeriksaan lab rutin: Hb, retikulosit, hematokrit
28

Kelahiran bayi letak muka

Kelainan perifer; lasaerasi kulit muka, edema/hematom, ekimosis di muka Partus lama: Infeksi umum: penumonia aspirasi, enteritis, sepsis Asfiksia resusitasi aktif Terapi: tergantung komplikasi; bila diperlukan antibiotika profilaksis
29

KOMPLIKASI

LETAK LINTANG

Trauma ok versi dalam atau versi luar Fraktur atau luksasio: ok ekstraksi pd persalinan Ggan pd pleksus brakialis atau medula spinalis

Kelahiran bayi letak lintang


30

Conduplicatio

Evolusi spontan

31

KELAHIRAN KELAINAN NEONATUS


1. Kelainan tali pusat: Memiliki 1 arteri kelainan CV kongenital atau BBLR
2. Kelainan cairan amnion: Tanda ada kelainan neonatus Amnion nodosum: Disertai agenesis ginjal atau uropati obstruktif berat Oligohidramnion:
32

Polihidramnion Obstruksi sal cerna, kel saraf congenital (hidrosefalus, spina bifida) Kel congenital lain: trisomi, hidrops fetalis 3. Kelainan plasenta Plasenta multilobular: bayi asfiksia, anema, renjatan ok perdarahan intrauterin

33