Anda di halaman 1dari 40

GIZI USIA DEWASA

Saefudin, S.Gz

BATASAN
USIA
20 45 TAHUN DEWASA MULA / AWAL 46 59 TAHUN DEWASA MADYA

PSIKOLOGIS SOSEK
MATANG MAPAN

DEFINISI SEHAT
KEADAAN SEJAHTERA BADAN, JIWA & SOSIAL YANG MEMUNGKINKAN UNTUK HIDUP PRODUKTIF SECARA SOSIAL DAN EKONOMI

KEADAAN GIZI PADA USIA DEWASA MERUPAKAN MANIFESTASI DARI RANGKAIAN KEBIASAAN POLA KONSUMSI DAN ASUPAN GIZI PADA MASA SEBELUMNYA. KEADAAN GIZI USIA DEWASA MEMBERIKAN KONTRIBUSI BESAR TERHADAP KEADAAN GIZI SAAT LANJUT USIA

TUJUAN PEMBERIAN NUTRISI


UNTUK MENCAPAI SERTA MEMELIHARA STATUS GIZI OPTIMAL MENGHINDARI TERJADINYA / TIMBULNYA PENYAKIT KARENA KESALAHAN FAKTOR GIZI MEMPERSIAPKAN KEADAAN GIZI SAAT LANJUT USIA

HIDUP SEHAT
MAKAN MAKANAN BERGIZI DAN SEIMBANG BATASI ASUPAN KALORI, LEMAK, GULA DAN GARAM MINUM AIR SEDIKITNYA 2 LITER / 8 GELAS PER HARI BANYAK KONSUMSI SAYUR DAN BUAH (
BANYAK ANTI OKSIDAN )

JAGA DAN KONTROL BB OLAH RAGA TERATUR

POLA MAKAN TIDAK SEIMBANG


MAKAN TIDAK TERATUR KEBIASAAN NGEMIL MAKANAN SIAP SAJI & PENGARUH MEDIA MASA KONSUMSI TINGGI GULA, TINGGI LEMAK, TINGGI CHOLESTEROL DAN RENDAH SERAT

POLA MAKAN SALAH


TIDAK SUKA SAYUR DAN BUAH SUKA SAYUR DAN BUAH TANPA DISERTAI DENGAN ASUPAN PROT & KH YANG CUKUP ( DIET KETAT ) MAKAN SAYUR DAN BUAH DISERTAI DENGAN LAUK TETAPI JUMLAH > KEBUTUHAN

OLAH RAGA DAN AKTIVITAS FISIK

DISESUAIKAN DENGAN USIA DAN KEMAMPUAN FISIK FREKUENSI RUTIN - 1 JAM

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEADAAN NUTRISI


USIA
PADA MASA DEWASA MADYA AKTIVITAS MULAI MENURUN ANGKA METABOLISME BASAL LEBIH RENDAH DRI USIA DEWASA AWAL

FISIOLOGIS TUBUH
PADA MASA KEHAMILAN DAN MENYUSUI TERJADI PENINGKATAN KEBUTUHAN

AKTIVITAS
PENGUKURAN / PENGHITUNGAN KEBUTUHAN ENERGI DIDASARKAN ATAS PENGELUARAN ENERGI YANG KOMPONEN UTAMANYA BMR, DAN KEGIATAN FISIK SESUAI DENGAN TINGKATANNYA.

UKURAN TUBUH
PADA JENIS KEGIATAN YANG SAMA, ORANG YANG BESAR MEMERLUKAN LEBIH BANYAK ENERGI

BERAT BADAN
SANGAT MEMPENGARUHI KEBUTUHAN ENERGI
SANGAT SENSITIF TERHADAP KEADAAN PERUBAHAN STATUS GIZI PERHITUNGAN BB IDEAL
= (TB (CM) 100 ) 10% ( TB 100 ) * BROCCA

EX : R DENGAN TB 160 CM BBI = (160 100) 10% = ( 60 ) ( 6 ) = 54 Kg

BERAT BADAN IDEAL


TERGANTUNG DARI BESAR KERANGKA DAN KOMPOSISI TUBUH UNTUK JENIS KERANGKA DAN KOMPOSISI TUBUH BESAR TOLERANSI PENAMBAHAN 10% MASIH DALAM KATEGORI NORMAL UNTUK JENIS KERANGKA DAN KOMPOSISI TUBUH KECIL TOLERANSI PENGURANGAN 10% MASIH DALAM KATEGORI NORMAL

PENILAIAN IMT
RUMUS
BB

-------------TB (METER)

KATEGORI

< 17.0

< BB TK BERAT

17.0 18.5
> 18.5 25.0 > 25.0 27.0 > 27.0

< BB TK RINGAN
NORMAL > BB RINGAN > BB TINGKAT BERAT

EX
R DENGAN BB 45 Kg, DAN TB 165 Cm = 45 / (1,65) = 16.5 R MENGALAMI KEKURANGAN BB TINGKAT BERAT BILA R MENGINGINKAN BB NORMAL ( IMT 19.0) BB YANG HARUS DICAPAI ADALAH = (1.65) X 19.0 = 51.7 Kg

KEBUTUHAN
ENERGI
PENGHITUNGAN BERDASARKAN RATA-RATA BERAT BADAN STANDAR UNTUK MASING-MASING KEL UMUR RUMUS
( BB AKTUAL / BB STANDAR ) X AKG EX. R USIA 35 TH, BB 58 Kg BB STANDAR USIA 35 TH 62 Kg* ENERGI STANDAR USIA 35 TH 2800 KAL* PROTEIN STANDAR USIA 35 TH 55 Gr * * STANDAR AKG WIDYA KARYA PANGAN DAN GIZI

KEBUTUHAN ENERGI
= (58 / 62) X 2800 KAL = 2617 KAL ~ 2600 KAL

KEBUTUHAN PROTEIN
= (58 / 62) X 55 gr = 51,5 gr

KEBUTUHAN ENERGI
BERDASARKAN TEORI RELATIF BODY WEIGHT (RBW)

RUMUS
% RBW = {BB Kg / (TB Cm 100)} X 100%

TABEL RBW
% RBW
< 90 90 - 100 110 - < 120 120 130 130 140 > 140

KATEGORI KEB ENERGI


KURUS NORMAL GEMUK
OBESE RINGAN OBESE SEDANG BB X 40 60 KAL

BB X 30 KAL BB X 20 KAL
BERAT BADAN

X OBESE BERAT 10 15 KAL

Cara cepat
BMR : - laki-laki : 30 Kal x kg BB - perempuan : 25 Kal x kg BB

Kebutuhan energi : BMR x Aktifitas

Angka kelipatan BMR menurut aktivitas


Aktivitas
Sangat ringan Ringan Sedang Berat

Jenis Kelamin
Laki-laki 1,30 1,65 1,76 2,10 Perempuan 1,30 1,55 1,70 2,00

PROTEIN
10 15 % DARI KEBUTUHAN ENERGI TOTAL 0.8 1 Gr / Kg BB ZAT GIZI YANG PALING BANYAK DALAM TUBUH BAGIAN DARI SEMUA SEL HIDUP 1/5 DARI BB ORANG DEWASA SEMUA ENZIM MERUPAKAN PROTEIN

KARBOHIDRAT
60 70 % TOTAL ENERGI SEBAGAI SUMBER ENERGI UTAMA PEMBERI RASA MANIS PADA MAKANAN PENGHEMAT PROTEIN LEBIH BAIK SUMBER KH KOMPLEK

LEMAK
10 25 % DARI TOTAL ENERGI SEBAGAI SIMPANAN ENERGI PEMBERI RASA KENYANG LEBIH LAMA PEMBENTUK SUSUNAN TUBUH PELARUT BEBERAPA VIT

VITAMIN
ZAT ORGANIK KOMPLEK YANG DIBUTUHKAN TUBUH DALAM JUMLAH KECIL PENTING UNTUK MELAKUKAN FUNGSI METABOLIK UMUMNYA TIDAK DAPAT DIBENTUK OLEH TUBUH SEBAGAI PENGATUR PERTUMBUHAN MUDAH RUSAK LARUT LEMAK ATAU LARUT AIR

MINERAL
SEKITAR 6 % PADA TUBUH ORANG DEWASA DIPEROLEH DARI TANAH MANUSIA SEBAGAI KONSUMENTINGKAT AKHIR DIPEROLEH DARI PANGAN NABATI DAN HEWANI DUA GOLONGAN MAKRO ( Ca, P, K, Na, Cl, Mg, S ) DAN MIKRO

GIZI LANSIA

BATASAN
USIA 65 TH KEATAS INDONESIA : DIATAS 60 TH ( M. ALWI DAHLAN), USIA PENSIUN : 56 TH
TERJADI PERUBAHAN FISIOLOGIS : gerak dan kestabilan <, intelektual <, depresi, defisiensi imunologis, infeksi, konstipasi, malnutrisi, insomnia, fungsi panca indra<.

MASALAH TERKAIT DGN GIZI


Penyakit kronis : penyakit jantung, dm, hipertensi Depresi : nafsu makan < Kesehatan mulut< : asupan < Efek samping obat : keracunan, nafsu makan<, aspirin : iritasi lambung dan anemia Osteoporosis Anemia Defisiensi vitamin dan mineral

KEBUTUHAN ZAT GIZI


ENERGI : 1,4 - 1,8 BMR KH : 55 60% PROTEIN : 0,9 1,1 gr/ kg BB LEMAK : 20 30% VITAMIN SERAT

Cara Hidup lebih Baik :


Pola makan baik : menu menarik dan makan bersama. Perkuat daya tahan tubuh : kekebalan spt vitamin B, E dan Zn : makanan laut, sayuran, biji-bijian, margarin, minyak tumbuhan, daging tak berlemak. Cegah osteoporosis : sumber Ca dan Vit.D. Saluran cerna baik : sumber serat Jaga penglihatan : sumber anti oksidan

Kurangi resiko penyakit jantung : batasi konsumsi lemak dan natrium, sumber vit.B6, B12, Kalium, Kalsium, serat > Jaga sistem saraf dan ingatan : Vit B dan asam folat Pertahankan BB ideal : aktif, konsumsi makanan KH kompleks, rendah lemak Olah raga

Pengertian Geriartri
Adalah bidang spesialis ilmu kedokteran yang menangani penyakit usia lanjut yang multi patologi Proses menua adalah proses yang terus menerus ( berlanjut ) secara alamiah. Dari bayi hingga lansia Usia lanjut diatas 65 tahun disebut sebagai tahap geriatrik, karena biasanya masalah yang timbul banyak diwarnai oleh masalah penyakit usia lanjut

10 kebutuhan orang lanjut usia


1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. makanan cukup dan sehat Pakaian dan kelengkapannya Perumahan/ tempat tinggal Perawatan dan pengawasan kesehatan Bantuan praktis sehari-hari/ bantuan hukum Transportasi umum bagi lansia Kunjungan/ teman bicarar/ informasi

Continue
8. Rekreasi dan hiburan sehat 9. Rasa aman dan tentram 10. Bantuan alat-alat panca indera
Menurut Prof. Boedhi-darmojo minimal yang sangat penting adalah orang tua mendapatkan cukup perhatian

Kebutuhan gizi lanjut usia


Kebutuhan gizi seseorang dipengaruhi a. berat badan b. Usia c. Jenis kelamin d. Kondisi fisiologi e. Aktifitas f. Keadaan lingkungan

a. energi
40-49 tahun kebutuhan energi 5% < dewasa muda 50-59 tahun kebutuhan energi 10% < dewasa muda 60-69 tahun kebutuhan energi 20% < dewasa muda > 70 tahun kebutuhan energi 30% < dewasa muda

B. protein Kebutuhan protein 10-15 % dari total kalori/hari atau 0,8 -1,0 gr/kg BB

C. lemak menurut T. Collin Campbell ( 1993 ) untuk negara berkembang : mengkonsumsi lemak sebanyak 10-15% dari total kalori akan terhindar dari penyakit jantung

HomeWork
1. Hitunglah kebutuhan Gizi anda masing masing, berdasarkan berat badan dan tinggi badan, dll dengan cara cepat ! 2. Cari batasan lansia menurut para ahli !

Thanks for your attention

Anda mungkin juga menyukai