Anda di halaman 1dari 18

RENCANA MUTU PEMBELAJARAN

Nama Dosen Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Jumlah SKS Kelas / Semester Alokasi Waktu Pertemuan ke : Jaji Abdurrosyid, ST, MT : Teknik Sipil : : Tugas Irigasi dan Bangunan Air : 1 (Satu) : V (Lima) : 50 menit :1

I. Standar Kompetensi Mahasiswa memahami pengerjaan Tugas Jaringan Irigasi dan Bangunan-bangunan air pendukungnya.

II. Kompetensi Dasar Mampu mengikuti prosedur pengerjaan Tugas Irigasi dan Bangunan Air, dan bagian-bagian pokok yang harus dikerjakan.

III. Indikator Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan : Mahasiswa diharapkan dapat mempersiapkan data-data lapangan dan bahan referensi untuk mendesain suatu Irigasi dan Bangunan Air.

IV. Materi Ajar Penjelasan prosedur untuk mengikuti tugas. V. Metode / Strategi Pembelajaran 1. Ceramah dan diskusi : agar mahasiswa mampu memahami tugas-tugas yang harus dikerjakan. 2. Pemberian tugas secara berkelompok: agar mahasiswa mudah melakukan kegiatan pekerjaan rumah (home work) terhadap materi yang telah diajarkan dalam bentuk Tugas Besar Perencanaan dan Desain Irigasi - Bangunan Air. VI. Tahap Pembelajaran : A. Kegiatan Awal : 1. Menjelaskan tujuan materi kuliah Tugas Irigasi dan Bangunan Air. 2. Menjelaskan prosedur tugas. 3. Menjelaskan data-data yang urgen. B. Kegiatan Inti : 1. Menjelaskan Sistimatika tugas Irigasi dan Bangunan Air yang terdiri dari : a. Landasan teori perencanaan jaringan irigasi. b. Landasan teori perencanaan bangunan utama. c. Perencanaan jaringan irigasi. 1

d. Perencanaan bangunan utama. 2. Menjelaskan peta irigasi, rencana bangunan dan skema irigasi. C. Kegiatan Akhir : 1. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bertanya dan mengemukakan pendapatnya. 2. Memberikan tugas kepada mahasiswa berupa TUGAS BESAR yang berkesinambungan dari kuliah pertemuan pertama sampai pertemuan terakhir. 3. Membahas kesulitan-kesulitan Tugas Besar yang telah dikerjakan mahasiswa.

VII. Alat/ Bahan/ Sumber Belajar : A. Alat / Media : Papan tulis, kapur, spidol, OHP, Laptop, LCD. B. Bahan / Sumber Belajar : 1. Sudjarwadi, 1992, Dasar-dasar Teknik Irigasi, PAU Ilmu Teknik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. 2. Dirjen. Pengairan PU., 1986, Standar Perencanaan Irigasi, KP 01 07 , C.V. Galang Persada, Bandung. 3. Dit. Jen. Pengairan PU., 1986, Buku Petunjuk Perencanaan Irigasi, Bagian penunjang untuk Standar Perencanaan Irigasi, C.V. Galang Persada, Bandung. 4. Dirjen Pengairan, 1986, Standar Perencanaan Irigasi: Tipe Bangunan Irigasi dan Standar Bangunan Irigasi, BI-01 dan BI-02, C.V. Galang Persada, Bandung. 5. Dirjen Pendidikan Tinggi, 1997, Irigasi dan Bangunan Air, Gunadarma, Jakarta. 6. The Japanese Institute of Irrigation and Drainage (JIID), 1989, Headworks: Engineering Manual for Irrigation and Drainage, No.2, SSIMP-OECF, Japan.

VIII. Penilaian A. Teknik dan Instrumen Penilaian Keaktifan dan sumbangan materi mahasiswa dalam diskusi dinilai sebagai unsur Kd. B. Kriteria Penilaian
Na = 20.Kd + 50.Tw + 30.Tt 100

Keterangan : Na = Nilai akhir. Kd = Nilai keaktifan dan sumbangan materi dalam diskusi (rata-rata). Tw = Nilai tugas perencanaan dan tes wawancara (rata-rata). Tt = Nilai tes tertulis (rata-rata nilai ujian tengah dan akhir semester)..

RENCANA MUTU PEMBELAJARAN


2

Nama Dosen Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Jumlah SKS Kelas / Semester Alokasi Waktu Pertemuan ke

: Jaji Abdurrosyid, ST, MT : Teknik Sipil : : Tugas Irigasi dan Bangunan Air : 1 (Satu) : V (Lima) : 50 menit :2

I. Standar Kompetensi Mahasiswa mampu merencanakan lay-out Jaringan Irigasi dan Bangunan-bangunan air pendukungnya.

II. Kompetensi Dasar Mampu merencanakan lay-out pendukungnya.

Jaringan Irigasi dan Bangunan-bangunan air

III. Indikator Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan : 1. Mampu merencanakan dan mendesain lay-out system jaringan Irigasi. 2. Mampu merencanakan dan mendesain lay-out bangunan-bangunan penunjang.

IV. Materi Ajar Lay-out Jaringan Irigasi dan Bangunan-bangunan penunjang irigasi. V. Metode / Strategi Pembelajaran 1. Ceramah dan diskusi : agar mahasiswa mampu memahami tugas-tugas yang harus dikerjakan. 2. Pemberian tugas secara berkelompok: agar mahasiswa mudah melakukan kegiatan pekerjaan rumah (home work) terhadap materi yang telah diajarkan dalam bentuk Tugas Besar Perencanaan dan Desain Irigasi - Bangunan Air. VI. Tahap Pembelajaran : A. Kegiatan Awal : 1. Menjelaskan cakupan materi Lay-out Jaringan Irigasi dan Bangunan-bangunan penunjang irigasi. 2. Menjelaskan manfaat mempelajari Lay-out Jaringan Irigasi dan Bangunanbangunan penunjang irigasi. 3. Menjelaskan tujuan mempelajari Lay-out Jaringan Irigasi dan Bangunanbangunan penunjang irigasi. B. Kegiatan Inti : 1. Menjelaskan pengertian Lay-out Jaringan Irigasi dan Bangunan-bangunan penunjang irigasi. 2. Menjelaskan cara merencanakan dan mendesain Lay-out Jaringan Irigasi dan Bangunan-bangunan penunjang irigasi. 3

3. Menjelaskan dan memberikan contoh dari yang sudah ada tentang Lay-out Jaringan Irigasi dan Bangunan-bangunan penunjang irigasi. C. Kegiatan Akhir : 1. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bertanya dan mengemukakan pendapatnya. 2. Memberikan tugas kepada mahasiswa berupa TUGAS BESAR yang berkesinambungan dari kuliah pertemuan pertama sampai pertemuan terakhir. 3. Membahas kesulitan-kesulitan Tugas Besar yang telah dikerjakan mahasiswa.

VII. Alat/ Bahan/ Sumber Belajar : A. Alat / Media : Papan tulis, kapur, spidol, OHP, Laptop, LCD. B. Bahan / Sumber Belajar : 1. Sudjarwadi, 1992, Dasar-dasar Teknik Irigasi, PAU Ilmu Teknik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. 2. Dirjen. Pengairan PU., 1986, Standar Perencanaan Irigasi, KP 01 07 , C.V. Galang Persada, Bandung. 3. Dit. Jen. Pengairan PU., 1986, Buku Petunjuk Perencanaan Irigasi, Bagian penunjang untuk Standar Perencanaan Irigasi, C.V. Galang Persada, Bandung. 4. Dirjen Pengairan, 1986, Standar Perencanaan Irigasi: Tipe Bangunan Irigasi dan Standar Bangunan Irigasi, BI-01 dan BI-02, C.V. Galang Persada, Bandung. 5. Dirjen Pendidikan Tinggi, 1997, Irigasi dan Bangunan Air, Gunadarma, Jakarta. 6. The Japanese Institute of Irrigation and Drainage (JIID), 1989, Headworks: Engineering Manual for Irrigation and Drainage , No.2, SSIMP-OECF, Japan.

VIII. Penilaian A. Teknik dan Instrumen Penilaian Keaktifan dan sumbangan materi mahasiswa dalam diskusi dinilai sebagai unsur Kd. B. Kriteria Penilaian
Na = 20.Kd + 50.Tw + 30.Tt 100

Keterangan : Na = Nilai akhir. Kd = Nilai keaktifan dan sumbangan materi dalam diskusi (rata-rata). Tw = Nilai tugas perencanaan dan tes wawancara (rata-rata). Tt = Nilai tes tertulis (rata-rata nilai ujian tengah dan akhir semester)..

RENCANA MUTU PEMBELAJARAN


4

Nama Dosen Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Jumlah SKS Kelas / Semester Alokasi Waktu Pertemuan ke

: Jaji Abdurrosyid, ST, MT : Teknik Sipil : : Tugas Irigasi dan Bangunan Air : 1 (Satu) : V (Lima) : 100 menit : 3, 4

I. Standar Kompetensi Mahasiswa mampu merencanakan dan menghitung kebutuhan air untuk tanaman (ET); Curah hujan efektif untuk padi dan palawija.

II. Kompetensi Dasar Mahasiswa mampu merencanakan dan menghitung kebutuhan air untuk Tanaman.

III. Indikator Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan : 1. Mampu merencanakan dan menghitung kebutuhan air suatu tanaman. 2. Mampu menghitung curah hujan efektif untuk padi dan palawija.

IV. Materi Ajar Kebutuhan Air Untuk Tanaman dan Curah Hujan Efektif V. Metode / Strategi Pembelajaran 1. Ceramah dan diskusi : agar mahasiswa mampu memahami tugas-tugas yang harus dikerjakan. 2. Pemberian tugas secara berkelompok: agar mahasiswa mudah melakukan kegiatan pekerjaan rumah (home work) terhadap materi yang telah diajarkan dalam bentuk Tugas Besar Perencanaan dan Desain Irigasi - Bangunan Air. VI. Tahap Pembelajaran : A. Kegiatan Awal : 1. Menjelaskan cakupan materi Kebutuhan Air Untuk Tanaman dan Curah Hujan Efektif. 2. Menjelaskan manfaat mempelajari Kebutuhan Air Untuk Tanaman dan Curah Hujan Efektif. 3. Menjelaskan tujuan mempelajari Kebutuhan Air Untuk Tanaman dan Curah Hujan Efektif. B. Kegiatan Inti : 1. Menjelaskan cara merencanakan Kebutuhan Air Untuk Tanaman. 2. Menjelaskan cara merencanakan Curah hujan efektif untuk padi . 3. Menjelaskan cara merencanakan Curah hujan efektif untuk palawija. C. Kegiatan Akhir : 5

1. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bertanya dan mengemukakan pendapatnya. 2. Memberikan tugas kepada mahasiswa berupa TUGAS BESAR yang berkesinambungan dari kuliah pertemuan pertama sampai pertemuan terakhir. 3. Membahas kesulitan-kesulitan Tugas Besar yang telah dikerjakan mahasiswa.

VII. Alat/ Bahan/ Sumber Belajar : A. Alat / Media : Papan tulis, kapur, spidol, OHP, Laptop, LCD. B. Bahan / Sumber Belajar : 1. Sudjarwadi, 1992, Dasar-dasar Teknik Irigasi, PAU Ilmu Teknik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. 2. Dirjen. Pengairan PU., 1986, Standar Perencanaan Irigasi, KP 01 07 , C.V. Galang Persada, Bandung. 3. Dit. Jen. Pengairan PU., 1986, Buku Petunjuk Perencanaan Irigasi, Bagian penunjang untuk Standar Perencanaan Irigasi, C.V. Galang Persada, Bandung. 4. Dirjen Pengairan, 1986, Standar Perencanaan Irigasi: Tipe Bangunan Irigasi dan Standar Bangunan Irigasi, BI-01 dan BI-02, C.V. Galang Persada, Bandung. 5. Dirjen Pendidikan Tinggi, 1997, Irigasi dan Bangunan Air, Gunadarma, Jakarta. 6. Vaughn E. Hansen, dkk., 1992, Dasar-dasar dan Praktek Irigasi, ed.4, Pen. Erlangga, Jakarta.

VIII. Penilaian A. Teknik dan Instrumen Penilaian Keaktifan dan sumbangan materi mahasiswa dalam diskusi dinilai sebagai unsur Kd. B. Kriteria Penilaian
Na = 20.Kd + 50.Tw + 30.Tt 100

Keterangan : Na = Nilai akhir. Kd = Nilai keaktifan dan sumbangan materi dalam diskusi (rata-rata). Tw = Nilai tugas perencanaan dan tes wawancara (rata-rata). Tt = Nilai tes tertulis (rata-rata nilai ujian tengah dan akhir semester)..

RENCANA MUTU PEMBELAJARAN


6

Nama Dosen Program studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Jumlah SKS Kelas / Semester Alokasi Waktu Pertemuan ke

: Jaji Abdurrosyid, ST, MT : Teknik Sipil : : Tugas Irigasi dan Bangunan Air : 1 (Satu) : V (Lima) : 50 menit :5

I. Standar Kompetensi Mahasiswa mampu merencanakan dan menghitung kebutuhan air di areal usaha pertanian (NFR).

II. Kompetensi Dasar Mahasiswa mampu merencanakan dan menghitung kebutuhan air untuk areal usaha pertanian (Sawah).

III. Indikator Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan : Mampu merencanakan dan menghitung kebutuhan air di sawah.

IV. Materi Ajar Kebutuhan air di areal usaha pertanian (Net Field Requirment = NFR).

V. Metode / Strategi Pembelajaran 1. Ceramah dan diskusi : agar mahasiswa mampu memahami tugas-tugas yang harus dikerjakan. 2. Pemberian tugas secara berkelompok: agar mahasiswa mudah melakukan kegiatan pekerjaan rumah (home work) terhadap materi yang telah diajarkan dalam bentuk Tugas Besar Perencanaan dan Desain Irigasi - Bangunan Air. VI. Tahap Pembelajaran : A. Kegiatan Awal : 1. Menjelaskan cakupan materi Kebutuhan air di areal usaha pertanian (Net Field Requirment = NFR). 2. Menjelaskan manfaat mempelajari Kebutuhan air di areal usaha pertanian (Net Field Requirment = NFR). 3. Menjelaskan tujuan mempelajari Kebutuhan air di areal usaha pertanian (Net Field Requirment = NFR). B. Kegiatan Inti : 1. Menjelaskan cara merencanakan Kebutuhan air di areal usaha pertanian (sawah) untuk tiap-tiap bulan. . 2. Menjelaskan faktor-faktor yang diperlukan dalam merencanakan Kebutuhan air 7

di areal usaha pertanian (sawah). C. Kegiatan Akhir : 1. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bertanya dan mengemukakan pendapatnya. 2. Memberikan tugas kepada mahasiswa berupa TUGAS BESAR yang berkesinambungan dari kuliah pertemuan pertama sampai pertemuan terakhir. 3. Membahas kesulitan-kesulitan Tugas Besar yang telah dikerjakan mahasiswa.

VII. Alat/ Bahan/ Sumber Belajar : A. Alat / Media : Papan tulis, kapur, spidol, OHP, Laptop, LCD. B. Bahan / Sumber Belajar : 1. Sudjarwadi, 1992, Dasar-dasar Teknik Irigasi, PAU Ilmu Teknik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. 2. Dirjen. Pengairan PU., 1986, Standar Perencanaan Irigasi, KP 01 07 , C.V. Galang Persada, Bandung. 3. Dit. Jen. Pengairan PU., 1986, Buku Petunjuk Perencanaan Irigasi, Bagian penunjang untuk Standar Perencanaan Irigasi, C.V. Galang Persada, Bandung. 4. Dirjen Pengairan, 1986, Standar Perencanaan Irigasi: Tipe Bangunan Irigasi dan Standar Bangunan Irigasi, BI-01 dan BI-02, C.V. Galang Persada, Bandung. 5. Dirjen Pendidikan Tinggi, 1997, Irigasi dan Bangunan Air, Gunadarma, Jakarta. 6. Vaughn E. Hansen, dkk., 1992, Dasar-dasar dan Praktek Irigasi, ed.4, Pen. Erlangga, Jakarta.

VIII. Penilaian A. Teknik dan Instrumen Penilaian Keaktifan dan sumbangan materi mahasiswa dalam diskusi dinilai sebagai unsur Kd. B. Kriteria Penilaian
Na = 20.Kd + 50.Tw + 30.Tt 100

Keterangan : Na = Nilai akhir. Kd = Nilai keaktifan dan sumbangan materi dalam diskusi (rata-rata). Tw = Nilai tugas perencanaan dan tes wawancara (rata-rata). Tt = Nilai tes tertulis (rata-rata nilai ujian tengah dan akhir semester)..

RENCANA MUTU PEMBELAJARAN

Nama Dosen Program studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Jumlah SKS Kelas / Semester Alokasi Waktu Pertemuan ke

: Jaji Abdurrosyid, ST, MT : Teknik Sipil : : Tugas Irigasi dan Bangunan Air : 1 (Satu) : V (Lima) : 100 menit : 6, 7

I. Standar Kompetensi 1. Mahasiswa mampu merencanakan dan menghitung kebutuhan / kapasitas debit rencana masing-masing saluran; dan dimensi saluran.

II. Kompetensi Dasar Mampu merencanakan dan menghitung kebutuhan air /kapasitas debit rencana saluran Irigasi dan dimensinya. III. Indikator Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan : 1. Mampu merencanakan kapasitas debit saluran irigasi. 2. Mampu merencanakan dan menghitung dimensi saluran irigasi. 3. Mampu merencanakan dan menghitung alinemen tikungan saluran irigasi. IV. Materi Ajar Kebutuhan / kapasitas debit rencana masing-masing saluran; dan dimensi saluran.

V. Metode / Strategi Pembelajaran 1. Ceramah dan diskusi : agar mahasiswa mampu memahami tugas-tugas yang harus dikerjakan. 2. Pemberian tugas secara berkelompok: agar mahasiswa mudah melakukan kegiatan pekerjaan rumah (home work) terhadap materi yang telah diajarkan dalam bentuk Tugas Besar Perencanaan dan Desain Irigasi - Bangunan Air.

VI. Tahap Pembelajaran : A. Kegiatan Awal : 1. Menjelaskan cakupan materi Kebutuhan / kapasitas debit rencana masing-masing saluran; dan dimensi saluran. 2. Menjelaskan manfaat mempelajari Kebutuhan / kapasitas debit rencana masingmasing saluran; dan dimensi saluran. 3. Menjelaskan tujuan mempelajari Kebutuhan / kapasitas debit rencana masingmasing saluran; dan dimensi saluran. B. Kegiatan Inti : 1. Menjelaskan cara merencanakan dan menghitung Kebutuhan / kapasitas debit rencana masing-masing saluran irigasi. 9

2. Menjelaskan cara merencanakan dan menghitung dimensi saluran irigasi. 3. Menjelaskan cara merencanakan dan menghitung alinemen tikungan saluran irigasi. C. Kegiatan Akhir : 1. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bertanya dan mengemukakan pendapatnya. 2. Memberikan tugas kepada mahasiswa berupa TUGAS BESAR yang berkesinambungan dari kuliah pertemuan pertama sampai pertemuan terakhir. 3. Membahas kesulitan-kesulitan Tugas Besar yang telah dikerjakan mahasiswa.

VII. Alat/ Bahan/ Sumber Belajar : A. Alat / Media : Papan tulis, kapur, spidol, OHP, Laptop, LCD. B. Bahan / Sumber Belajar : 1. Sudjarwadi, 1992, Dasar-dasar Teknik Irigasi, PAU Ilmu Teknik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. 2. Dirjen. Pengairan PU., 1986, Standar Perencanaan Irigasi, KP 01 07 , C.V. Galang Persada, Bandung. 3. Dit. Jen. Pengairan PU., 1986, Buku Petunjuk Perencanaan Irigasi, Bagian penunjang untuk Standar Perencanaan Irigasi, C.V. Galang Persada, Bandung. 4. Dirjen Pengairan, 1986, Standar Perencanaan Irigasi: Tipe Bangunan Irigasi dan Standar Bangunan Irigasi, BI-01 dan BI-02, C.V. Galang Persada, Bandung. 5. Dirjen Pendidikan Tinggi, 1997, Irigasi dan Bangunan Air, Gunadarma, Jakarta. 6. Vaughn E. Hansen, dkk., 1992, Dasar-dasar dan Praktek Irigasi, ed.4, Pen. Erlangga, Jakarta.

VIII. Penilaian A. Teknik dan Instrumen Penilaian Keaktifan dan sumbangan materi mahasiswa dalam diskusi dinilai sebagai unsur Kd. B. Kriteria Penilaian
Na = 20.Kd + 50.Tw + 30.Tt 100

Keterangan : Na = Nilai akhir. Kd = Nilai keaktifan dan sumbangan materi dalam diskusi (rata-rata). Tw = Nilai tugas perencanaan dan tes wawancara (rata-rata). Tt = Nilai tes tertulis (rata-rata nilai ujian tengah dan akhir semester)..

RENCANA MUTU PEMBELAJARAN

10

Nama Dosen Program studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Jumlah SKS Kelas / Semester Alokasi Waktu Pertemuan ke

: Jaji Abdurrosyid, ST, MT : Teknik Sipil : : Tugas Irigasi dan Bangunan Air : 1 (Satu) : V (Lima) : 50 menit :8

I. Standar Kompetensi Mahasiswa mampu merencanakan dan mendesain bangunan Bagi dan Sadap, dan Alat Ukur Debit (discharge measurement).

II. Kompetensi Dasar Mampu merencanakan dan menghitung dimensi Bangunan Bagi dan Sadap. Mampu merencanakan dan menghitung dimensi Alat Ukur Debit.

III. Indikator Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan : 1. Mampu merencanakan dan mendesain Bangunan Bagi dan Sadap. 2. Mampu merencanakan dan mendesain Alat Ukur Debit untuk berbagi tipe.

IV. Materi Ajar Bangunan Bagi dan Sadap, dan Alat Ukur Debit (discharge- measurement)

V. Metode / Strategi Pembelajaran 1. Ceramah dan diskusi : agar mahasiswa mampu memahami tugas-tugas yang harus dikerjakan. 2. Pemberian tugas secara berkelompok: agar mahasiswa mudah melakukan kegiatan pekerjaan rumah (home work) terhadap materi yang telah diajarkan dalam bentuk Tugas Besar Perencanaan dan Desain Irigasi - Bangunan Air.

VI. Tahap Pembelajaran : A. Kegiatan Awal : 1. Menjelaskan cakupan materi Bangunan Bagi dan Sadap, dan Alat Ukur Debit. 2. Menjelaskan manfaat mempelajari Bangunan Bagi dan Sadap, dan Alat Ukur Debit (discharge- measurement) 3. Menjelaskan tujuan mempelajari Bangunan Bagi dan Sadap, dan Alat Ukur Debit (discharge- measurement) B. Kegiatan Inti : 1. Menjelaskan cara merencanakan dan menghitung Bangunan Bagi dan Sadap. 11

2. Menjelaskan cara merencanakan dan menghitung Pintu Sorong pada bangunan Bagi dan Sadap. 3. Menjelaskan cara merencanakan dan menghitung Alat Ukur Debit. C. Kegiatan Akhir : 1. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bertanya dan mengemukakan pendapatnya. 2. Memberikan tugas kepada mahasiswa berupa TUGAS BESAR yang berkesinambungan dari kuliah pertemuan pertama sampai pertemuan terakhir. 3. Membahas kesulitan-kesulitan Tugas Besar yang telah dikerjakan mahasiswa.

VII. Alat/ Bahan/ Sumber Belajar : A. Alat / Media : Papan tulis, kapur, spidol, OHP, Laptop, LCD. B. Bahan / Sumber Belajar : 1. Sudjarwadi, 1992, Dasar-dasar Teknik Irigasi, PAU Ilmu Teknik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. 2. Dirjen. Pengairan PU., 1986, Standar Perencanaan Irigasi, KP 01 07 , C.V. Galang Persada, Bandung. 3. Dit. Jen. Pengairan PU., 1986, Buku Petunjuk Perencanaan Irigasi, Bagian penunjang untuk Standar Perencanaan Irigasi, C.V. Galang Persada, Bandung. 4. Dirjen Pengairan, 1986, Standar Perencanaan Irigasi: Tipe Bangunan Irigasi dan Standar Bangunan Irigasi, BI-01 dan BI-02, C.V. Galang Persada, Bandung. 5. Dirjen Pendidikan Tinggi, 1997, Irigasi dan Bangunan Air, Gunadarma, Jakarta. 6. Vaughn E. Hansen, dkk., 1992, Dasar-dasar dan Praktek Irigasi, ed.4, Pen. Erlangga, Jakarta. 7. The Japanese Institute of Irrigation and Drainage (JIID), 1989, Headworks: Engineering Manual for Irrigation and Drainage, No.2, SSIMP-OECF, Japan.

VIII. Penilaian A. Teknik dan Instrumen Penilaian Keaktifan dan sumbangan materi mahasiswa dalam diskusi dinilai sebagai unsur Kd. B. Kriteria Penilaian
Na = 20.Kd + 50.Tw + 30.Tt 100

Keterangan : Na = Nilai akhir. Kd = Nilai keaktifan dan sumbangan materi dalam diskusi (rata-rata). Tw = Nilai tugas perencanaan dan tes wawancara (rata-rata). Tt = Nilai tes tertulis (rata-rata nilai ujian tengah dan akhir semester)..

RENCANA MUTU PEMBELAJARAN


12

Nama Dosen Program studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Jumlah SKS Kelas / Semester Alokasi Waktu Pertemuan ke

: Jaji Abdurrosyid, ST, MT : Teknik Sipil : : Tugas Irigasi dan Bangunan Air : 1 (Satu) : V (Lima) : 50 menit :9

I. Standar Kompetensi Mahasiswa mampu merencanakan dan mendesain Gorong-gorong (box culvert) dan Terjunan (drop structure).

II. Kompetensi Dasar Mampu merencanakan dan menghitung dimensi Gorong-gorong. Mampu merencanakan dan menghitung dimensi Terjunan. III. Indikator Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan : 1. Mampu merencanakan dan mendesain Gorong-gorong. 2. Mampu dan mendesain Terjunan. IV. Materi Ajar Gorong-gorong (box culvert) dan Terjunan (drop structure).

V. Metode / Strategi Pembelajaran 1. Ceramah dan diskusi : agar mahasiswa mampu memahami tugas-tugas yang harus dikerjakan. 2. Pemberian tugas secara berkelompok: agar mahasiswa mudah melakukan kegiatan pekerjaan rumah (home work) terhadap materi yang telah diajarkan dalam bentuk Tugas Besar Perencanaan dan Desain Irigasi - Bangunan Air.

VI. Tahap Pembelajaran : A. Kegiatan Awal : 1. Menjelaskan cakupan materi Gorong-gorong (box culvert) dan Terjunan (drop structure). 2. Menjelaskan manfaat mempelajari Gorong-gorong (box culvert) dan Terjunan (drop structure). 3. Menjelaskan tujuan mempelajari Gorong-gorong (box culvert) dan Terjunan (drop structure). B. Kegiatan Inti : 1. Menjelaskan cara merencanakan dan menghitung Gorong-gorong (box culvert). 2. Menjelaskan cara merencanakan dan menghitung Terjunan (drop structure).. 3. Menjelaskan faktor-faktor yang menentukan dalam perencanaan Gorong-gorong 13

(box culvert) dan Terjunan (drop structure). C. Kegiatan Akhir : 1. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bertanya dan mengemukakan pendapatnya. 2. Memberikan tugas kepada mahasiswa berupa TUGAS BESAR yang berkesinambungan dari kuliah pertemuan pertama sampai pertemuan terakhir. 3. Membahas kesulitan-kesulitan Tugas Besar yang telah dikerjakan mahasiswa.

VII. Alat/ Bahan/ Sumber Belajar : A. Alat / Media : Papan tulis, kapur, spidol, OHP, Laptop, LCD. B. Bahan / Sumber Belajar : 1. Sudjarwadi, 1992, Dasar-dasar Teknik Irigasi, PAU Ilmu Teknik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. 2. Dirjen. Pengairan PU., 1986, Standar Perencanaan Irigasi, KP 01 07 , C.V. Galang Persada, Bandung. 3. Dit. Jen. Pengairan PU., 1986, Buku Petunjuk Perencanaan Irigasi, Bagian penunjang untuk Standar Perencanaan Irigasi, C.V. Galang Persada, Bandung. 4. Dirjen Pengairan, 1986, Standar Perencanaan Irigasi: Tipe Bangunan Irigasi dan Standar Bangunan Irigasi, BI-01 dan BI-02, C.V. Galang Persada, Bandung. 5. Dirjen Pendidikan Tinggi, 1997, Irigasi dan Bangunan Air, Gunadarma, Jakarta. 6. Vaughn E. Hansen, dkk., 1992, Dasar-dasar dan Praktek Irigasi, ed.4, Pen. Erlangga, Jakarta. 7. The Japanese Institute of Irrigation and Drainage (JIID), 1989, Headworks: Engineering Manual for Irrigation and Drainage , No.2, SSIMP-OECF, Japan.

VIII. Penilaian A. Teknik dan Instrumen Penilaian Keaktifan dan sumbangan materi mahasiswa dalam diskusi dinilai sebagai unsur Kd. B. Kriteria Penilaian
Na = 20.Kd + 50.Tw + 30.Tt 100

Keterangan : Na = Nilai akhir. Kd = Nilai keaktifan dan sumbangan materi dalam diskusi (rata-rata). Tw = Nilai tugas perencanaan dan tes wawancara (rata-rata). Tt = Nilai tes tertulis (rata-rata nilai ujian tengah dan akhir semester)..

RENCANA MUTU PEMBELAJARAN

14

Nama Dosen Program studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Jumlah SKS Kelas / Semester Alokasi Waktu Pertemuan ke

: Jaji Abdurrosyid, ST, MT : Teknik Sipil : : Tugas Irigasi dan Bangunan Air : 1 (Satu) : V (Lima) : 50 menit : 10

I. Standar Kompetensi Mahasiswa mampu merencanakan dan mendesain Talang (flume) dan Sipon (siphon).

II. Kompetensi Dasar Mampu merencanakan dan menghitung dimensi Talang. Mampu merencanakan dan menghitung dimensi Sipon. III. Indikator Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan : 1. Mampu merencanakan dan mendesain Talang. 2. Mampu merencanakan dan mendesain Sipon. IV. Materi Ajar Talang (flume) dan Sipon (siphon).

V. Metode / Strategi Pembelajaran 1. Ceramah dan diskusi : agar mahasiswa mampu memahami tugas-tugas yang harus dikerjakan. 2. Pemberian tugas secara berkelompok: agar mahasiswa mudah melakukan kegiatan pekerjaan rumah (home work) terhadap materi yang telah diajarkan dalam bentuk Tugas Besar Perencanaan dan Desain Irigasi - Bangunan Air.

VI. Tahap Pembelajaran : A. Kegiatan Awal : 1. Menjelaskan cakupan materi Talang (flume) dan Sipon (siphon). 2. Menjelaskan manfaat mempelajari Talang (flume) dan Sipon (siphon). 3. Menjelaskan tujuan mempelajari Talang (flume) dan Sipon (siphon). B. Kegiatan Inti : 1. Menjelaskan cara merencanakan dan menghitung Talang (flume). 2. Menjelaskan cara merencanakan dan menghitung Sipon (siphon). 3. Menjelaskan faktor-faktor yang menentukan dalam perencanaan Talang (flume) dan Sipon (siphon). C. Kegiatan Akhir : 1. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bertanya dan mengemukakan 15

pendapatnya. 2. Memberikan tugas kepada mahasiswa berupa TUGAS BESAR yang berkesinambungan dari kuliah pertemuan pertama sampai pertemuan terakhir. 3. Membahas kesulitan-kesulitan Tugas Besar yang telah dikerjakan mahasiswa.

VII. Alat/ Bahan/ Sumber Belajar : A. Alat / Media : Papan tulis, kapur, spidol, OHP, Laptop, LCD. B. Bahan / Sumber Belajar : 1. Sudjarwadi, 1992, Dasar-dasar Teknik Irigasi, PAU Ilmu Teknik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. 2. Dirjen. Pengairan PU., 1986, Standar Perencanaan Irigasi, KP 01 07 , C.V. Galang Persada, Bandung. 3. Dit. Jen. Pengairan PU., 1986, Buku Petunjuk Perencanaan Irigasi, Bagian penunjang untuk Standar Perencanaan Irigasi, C.V. Galang Persada, Bandung. 4. Dirjen Pengairan, 1986, Standar Perencanaan Irigasi: Tipe Bangunan Irigasi dan Standar Bangunan Irigasi, BI-01 dan BI-02, C.V. Galang Persada, Bandung. 5. Dirjen Pendidikan Tinggi, 1997, Irigasi dan Bangunan Air, Gunadarma, Jakarta. 6. Vaughn E. Hansen, dkk., 1992, Dasar-dasar dan Praktek Irigasi, ed.4, Pen. Erlangga, Jakarta. 7. The Japanese Institute of Irrigation and Drainage (JIID), 1989, Headworks: Engineering Manual for Irrigation and Drainage, No.2, SSIMP-OECF, Japan.

VIII. Penilaian A. Teknik dan Instrumen Penilaian Keaktifan dan sumbangan materi mahasiswa dalam diskusi dinilai sebagai unsur Kd. B. Kriteria Penilaian
Na = 20.Kd + 50.Tw + 30.Tt 100

Keterangan : Na = Nilai akhir. Kd = Nilai keaktifan dan sumbangan materi dalam diskusi (rata-rata). Tw = Nilai tugas perencanaan dan tes wawancara (rata-rata). Tt = Nilai tes tertulis (rata-rata nilai ujian tengah dan akhir semester)..

RENCANA MUTU PEMBELAJARAN


Nama Dosen : Jaji Abdurrosyid, ST, MT 16

Program studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Jumlah SKS Kelas / Semester Alokasi Waktu Pertemuan ke

: Teknik Sipil : : Tugas Irigasi dan Bangunan Air : 1 (Satu) : V (Lima) : 200 menit : 11, 12, 13, 14

I. Standar Kompetensi Mahasiswa mampu merencanakan dan mendesain Bangunan Utama (head work)/ Bendung (weir) serta bangunan-bangunan penunjangnya seperti : bangunan pengambilan (intake structure), bangunan penguras (flushing structure atau sluice structure), dan kantong lumpur.

II. Kompetensi Dasar Mampu merencanakan dan menghitung Bangunan Utama.

III. Indikator Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan : 1. Mampu merencanakan dan mendesain Bendung (weir). 2. Mampu merencanakan dan mendesain Bangunan Pengambilan (intake structure). 3. Mampu merencanakan dan mendesain Bangunan Pembilas (sluice structure). 4. Mampu merencanakan dan mendesain Bangunan Kantong Lumpur.

IV. Materi Ajar Bangunan Utama (head work)/ Bendung (weir) V. Metode / Strategi Pembelajaran 1. Ceramah dan diskusi : agar mahasiswa mampu memahami tugas-tugas yang harus dikerjakan. 2. Pemberian tugas secara berkelompok: agar mahasiswa mudah melakukan kegiatan pekerjaan rumah (home work) terhadap materi yang telah diajarkan dalam bentuk Tugas Besar Perencanaan dan Desain Irigasi - Bangunan Air. VI. Tahap Pembelajaran : A. Kegiatan Awal : 1. Menjelaskan cakupan materi Bangunan Utama (head work)/ Bendung (weir) 2. Menjelaskan manfaat mempelajari Bangunan Utama (head work)/ Bendung (weir) 3. Menjelaskan tujuan mempelajari Bangunan Utama (head work)/ Bendung (weir) B. Kegiatan Inti : 1. Menjelaskan analisa hidraulika saluran terbuka pada daerah rencana Bendung. 2. Menjelaskan perencanaan dan perhitungan dimensi Bendung. 17

3. Menjelaskan perhitungan stabilitas Bendung. 4. Menjelaskan perencanaan dan perhitungan dimensi Bangunan Pengambilan. 5. Menjelaskan perencanaan dan perhitungan dimensi Bangunan Pembilas. 6. Menjelaskan perencanaan dan perhitungan dimensi Kantong Lumpur. C. Kegiatan Akhir : 1. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bertanya dan mengemukakan pendapatnya. 2. Memberikan tugas kepada mahasiswa berupa TUGAS BESAR yang berkesinambungan dari kuliah pertemuan pertama sampai pertemuan terakhir. 3. Membahas kesulitan-kesulitan Tugas Besar yang telah dikerjakan mahasiswa.

VII. Alat/ Bahan/ Sumber Belajar : A. Alat / Media : Papan tulis, kapur, spidol, OHP, Laptop, LCD. B. Bahan / Sumber Belajar : 1. Dirjen. Pengairan PU., 1986, Standar Perencanaan Irigasi, KP 01 07 , C.V. Galang Persada, Bandung. 2. Dit. Jen. Pengairan PU., 1986, Buku Petunjuk Perencanaan Irigasi, Bagian penunjang untuk Standar Perencanaan Irigasi, C.V. Galang Persada, Bandung. 3. Dirjen Pengairan, 1986, Standar Perencanaan Irigasi: Tipe Bangunan Irigasi dan Standar Bangunan Irigasi, BI-01 dan BI-02, C.V. Galang Persada, Bandung. 4. Dirjen Pendidikan Tinggi, 1997, Irigasi dan Bangunan Air, Gunadarma, Jakarta. 5. Vaughn E. Hansen, dkk., 1992, Dasar-dasar dan Praktek Irigasi, ed.4, Pen. Erlangga, Jakarta. 6. The Japanese Institute of Irrigation and Drainage (JIID), 1989, Headworks: Engineering Manual for Irrigation and Drainage, No.2, SSIMP-OECF, Japan.

VIII. Penilaian A. Teknik dan Instrumen Penilaian Keaktifan dan sumbangan materi mahasiswa dalam diskusi dinilai sebagai unsur Kd. B. Kriteria Penilaian
Na = 20.Kd + 50.Tw + 30.Tt 100

Keterangan : Na = Nilai akhir. Kd = Nilai keaktifan dan sumbangan materi dalam diskusi (rata-rata). Tw = Nilai tugas perencanaan dan tes wawancara (rata-rata). Tt = Nilai tes tertulis (rata-rata nilai ujian tengah dan akhir semester)..

18