Anda di halaman 1dari 2

Siapa yang menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, Allah akan mudahkan baginya dengan ilmu tersebut

jalan menuju surga. (HR. Muslim) Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

Siapa yang mempelajari ilmu yang seharusnya dipelajari dalam rangka mengharapkan wajah Allah, namun ternyata mempelajarinya karena ingin beroleh materi dari dunia ini, ia tidak akan mencium wangi surga pada hari kiamat. (HR. Abu Dawud1) Diriwayatkan dari Nabi Shallallahu alaihi wa sallam, beliau bersabda:

Siapa yang menuntut ilmu dengan tujuan untuk mendebat ulama, atau untuk debat kusir dengan orang-orang bodoh, atau untuk memalingkan wajah-wajah manusia kepadanya (agar manusia memandang dirinya), maka Allah akan memasukkannya ke dalam neraka. Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda dalam hadits yang shahih:

Siapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya, Allah akan faqihkan (pahamkan) dia dalam agamanya. (Muttafaqun alaihi) Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

. . : . : : : . . --: : : . :

Sesungguhnya Allah Tabaraka wa Taala pada hari kiamat nanti turun kepada hambahamba-Nya untuk memutuskan perkara di antara mereka. Maka yang pertama dipanggil adalah seseorang yang hafal Al-Qur`an, orang yang terbunuh di jalan Allah dan orang yang banyak hartanya. Allah berfirman kepada si pembaca Al-Qur`an, Bukankah telah Aku ajarkan kepadamu apa yang Aku turunkan kepada Rasul-Ku? Ya, wahai Rabbku, jawab si qari. Lalu apa yang engkau amalkan dari ilmu yang telah diajarkan kepadamu? tanya Allah. Ia menjawab, Aku menegakkannya (mengamalkannya) malam dan siang. Allah bersabda kepada si qari, Engkau dusta. Para malaikat pun berkata yang sama, Engkau dusta. Allah berfirman, Bahkan engkau ingin dikatakan, Fulan seorang ahli membaca Al-Qur`an dan sungguh orang-orang telah mengatakan seperti itu