Anda di halaman 1dari 42

Keterangan Philips MCD 139 B Sony Portable Audio Sony Micro HIFI CMT-NET33 Philips PET 702 Philips

MCM 149 Sony Micro HIFI CMT-BX3 Philips AZ 1037 Boombox Philips DVP 4050

Ref KK

Per Klien 31/12/2007 Dr Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp 530,550,000 267,750,000 129,675,000 204,000,000 141,600,000 231,000,000 247,500,000 21,000,000 1,773,075,000 ^

PARE Cr 71,250,000 15,000,000 86,250,000 ^ Rp - Rp Rp - Rp Rp - Rp Rp 24,000,000 Rp Rp - Rp Rp - Rp Rp - Rp Rp - Rp Rp 24,000,000 Rp ^

Per Audit 31/12/2007 Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp 530,550,000 267,750,000 58,425,000 228,000,000 141,600,000 216,000,000 247,500,000 21,000,000 1,710,825,000 ^

Klien

Dibuat oleh:

Diperiksa oleh:

PT ETSA
Skedul: Persediaan Tanggal:

Izkia
Tanggal: 1/1/2008

Deri Syafitra
1/1/2008

Pengambilan persediaan pada tanggal: Nama Barang Philips MCD 139 B Sony Portable Audio Sony Micro HIFI CMT-NET33 Philips PET 702 Philips MCM 149 Sony Micro HIFI CMT-BX3 Philips AZ 1037 Boombox Philips DVP 4050 Unit Fisik 272 170 41 95 118 72 275 28

Untuk lokasi di: Jumlah Kartu 262 170 91 85 118 77 275 28

Selisih 10 0 50 10 0 5 0 0

Catatan Barang konsinyasi Beli barang baru Cacat Belum ada memo

Kesimpulan: Pembelian dicatat secara wajar

Klien

Dibuat oleh:

Diperiksa oleh:

Indeks:

PT ETSA
Skedul: Perhitungan Fisik Persediaan Tanggal:

Izkia
1/1/2008

Deri Syafitra
Tanggal: 1/1/2008

FF 1
Tanggal: 1/1/2008

Keterangan PT Moon PT Sunny

Ref KK

Per Klien 31/12/2007 Dr Rp Rp Rp 279,750,000 Rp 151,500,000 Rp 431,250,000 Rp ^

PARE Cr - Rp - Rp - Rp ^ ^

Per Audit 31/12/2007 - Rp - Rp - Rp 279,750,000 151,500,000 431,250,000 ^

Klien

Dibuat oleh:

Diperiksa oleh:

PT ETSA
Skedul: Utang usaha Tanggal:

Izkia
Tanggal: 1/1/2008

Deri Syafitra
1/1/2008

Nama Pelanggan PT Moon PT Sunny

No

Alamat 1 Jl Mangga No 3 Jakarta 2 Jl Pisang No 2 Jakarta

Jumlah per Klien Hasil Konfirmasi Rp 279,750,000 CB Rp 151,500,000 RD Rp Rp

Perbedaan 56,250,000

Klien

Dibuat oleh:

Diperiksa oleh:

PT ETSA
Skedul: Daftar Konfirmasi dan pengeluaran Tanggal:

Izkia
Tanggal: 1/1/2008

Deri Syafitra
1/1/2008

Per Audit 31/12/2006 Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp

Catatan Pemeriksaan:

487,500,000 225,000,000 Jurnal yang disusun adalah: 121,500,000 197,625,000 (I) Beban lain-lain 135,000,000 Persediaan 231,000,000 232,875,000 (II) Utang Usaha 73,500,000 Pajak Masukan 1,704,000,000 Persediaan ^ (III) Persediaan Harga Pokok Penjualan

Rp

15,000,000 Rp 15,000,000

Rp

78,375,000 Rp 7,125,000 Rp 71,250,000

Rp

24,000,000 Rp 24,000,000

Indeks:

F
Tanggal: 1/1/2008

Klien

Dibuat oleh:

Diperiksa oleh:

Indeks:

PT ETSA
Skedul: Persediaan Tanggal:

Izkia
1/1/2008

Deri Syafitra
Tanggal: 1/1/2008

F
Tanggal: 1/1/2008

Tanggal 10/19/2007 11/16/2007 11/22/2007 12/11/2007 12/31/2007

No OP 00061 00069 00071 00081 00085

Nama Pelanggan PT SUNNY PT MOON PT SANSAN PT WAWA PT SUNNY

Jumlah Rp 172,475,000 Rp 132,825,000 Rp 4,125,000 Rp 16,500,000 Rp 78,375,000

Catatan pemeriksaan: Sample dipilih secara acak

Kesimpulan transaksi pembelian telah dilaksanakan dan disajikan secara wajar A Akurasi Matematika B Bukti Pendukung C Otorisasi D Posting kartu stok E Posting buku besar F Posting buku pembantu Klien Dibuat oleh: Diperiksa oleh: Indeks:

PT ETSA
Skedul: Uji Transaksi Pembelian Tanggal:

Izkia
1/1/2008

Deri Syafitra
Tanggal: 1/1/2008

TOC
Tanggal: 1/1/2008

Per Audit 31/12/2006 Rp Rp Rp ^

Catatan Pemeriksaan:

255,943,509 375,945,000 Pencatatan yang dilakukan telah sesuai dengan Prinsip akuntansi yang berlaku umum. 631,888,509

Indeks:

M1
Tanggal: 1/1/2008

Klien

Dibuat oleh:

Diperiksa oleh:

Indeks:

PT ETSA
Skedul: Persediaan Tanggal:

Izkia
1/1/2008

Deri Syafitra
Tanggal: 1/1/2008

M1
Tanggal: 1/1/2008

Pengeluaran setelah tgl neraca Tanggal pengiriman konfirmasi:

Rp Rp

279,750,000 Jlh Konfirm 30,000,000 Saldo menurut konfirm 1 Selisih yang dilaporkan Hasil konfirmasi: 1 Selisih dengan catatan klien Kembali melalui pos 0 Tidak kembali 0 Total utang usaha Total yang optimis 2

Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp

Jumlah (Rp) 279,750,000 223,500,000 (56,250,000) 431,250,000 -

Persentase (%) Persentase lalu (%) 64.86% 44.90% 51.82% -13.04 66.95% -10.85

Persentase yang dikirimkan terkadap total usaha.

Indeks:

MM1.1
Tanggal: 1/1/2008

PT ETSA
Skedul: Ringkasan konfirmasi positif utang

Izkia
Tanggal: 1/1/2008

Deri S
Tanggal: 1/1/2008

MM1.2
Tanggal: 1/1/2008

Indeks:

TOC 3
Tanggal: 1/1/2008

No. 1

Prosedur Audit Salah satu cara untuk meyakinkan nilai persediaan per tanggal neraca adalah dengan melakukan pengambilan persediaan (inventory taking) . Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengambilan persediaan: Pelajari instruksi perhitungan persediaan perusahaan dan nilai kelayakannya. Minta daftar posisi persediaan yang mencakup nama barang, lokasi, kualitas, dan harga per tanggal pengambilan persediaan. Sebelum kegiatan perhitungan dilakukan, periksa ketelitian pelaksanaan prosedur pisah batar (cut-off) untuk penerimaan dan pengiriman barang dengan mencatat. nomor terakhir dari Laporan Penerimaan Barang, Surat Jalan, dan Faktur Penjualan. Apabila selama pengambilan persediaan aktivitas berlangsung terus, pisahkan persediaan yang mungkin akan dikirim hari itu. Pastikan bahwa tidak ada pengiriman dan penerimaan setelah tanggal pisah batas berikut sertakan dalam penghitungan persediaan perusahaan tersebut. Lakukan observasi atas kegiatan penghitungan di seluruh gudang. Penghitungan dapat dilakukan secara sampling terutama untuk barang yang pokok (material) dan mahal. Waspada dengan penumpukan barang, kemungkinan adanya lubang dalam tumpukan, dan persediaan yang terlihat sudah rusak, tidak laku, atau kurang baik. Di samping itu, waspada juga terhadap barang-barang yang tidak termasuk dalam kategori persediaan. Bandingkan barang-barang yang dihitung /dilihat dengan saldo kartu gudang dan daftar persediaan menurut akuntansi. Pastikan bahwa semua instruksi dalam pengambilan persediaan telah dilaksanakan dengan baik. Apabila pengambilan persediaan dilakukan sebelum tanggal neraca, lakukan prosedur penarikan maju (trace forward) ke tanggal neraca, sedangkan apabila pengambilan persediaan dilakukan setelah tanggal neraca maka lakukan prosedur penarikan mundur (trace back) ke tanggal neraca dan buat kertas kerjanya. Uji penilaian harga persediaan dengan membandingkan pada faktur atau data lain dari pelanggan. Untuk itu, pilih barang yang bernilai material dalam daftar persediaan. Perhatikan kemungkinan perubahan sistem dari metode tahun lalu. Periksa semua penjumlahan dan perkalian dari daftar persediaan. Siapkan skedul utama. Minta daftar persediaan yang mencakup nama barang, kualitas, dan harga per tanggal neraca serta cocokkan dengan buku besar. Lakukan penelaah analitis (analytical review) untuk melihat kewajaran dari nilai persediaan, misalnya dengan adanya kelebihan persediaan yang disebabkan pembelian yang berlebihan, barang yang penjualannya lambat (slow moving) , atau usang (obsolete) . Pastikan bahwa barang dalam perjalanan telah dibukukan sesuai dengan statusnya yaitu syarat pembelian seperti pembelian franko gudang si penjual (FOB shipping point) atau pemebelian franko gudang si pembeli (FOB destination point) . Dapatkan konfirmasi untuk persediaan di luar kompleks perusahaan; pastikan juga

2 3 4 5 6 7

10 11 12

apakah ada bagian dari persediaan yang dijaminkan. Pelajari kecukupan pertanggungan asuransi. Yakinkan bahwa perusahaan telah mengadakan penyisihan yang cukup untuk barangbarang yang penjualannya lambat, usang, atau sisa (scrap) . Pelajari semua perjanjian pinjaman dengan kreditor. Perhatikan apakah ada persediaan yang dijadikan jaminan dalam rangka mendapatkan pinjaman dari kreditor. PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) - MASUKAN

Minta daftar pajak pertambahan nilai-masukan (VAT-in) yang meliputi informasi tanggal faktur pajak, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Nomor Pengusaha Kena Pajak (PKP), Dasar Pengenaan Pajak (DPP), dan besarnya PPN yang dipungut. Yakinkan bahwa semua pajak masukan telah didukung dengan bukti pajak, yang semuanya merupakan pajak masukan yang dapat dikreditkan sesuai dengan peraturan perpajakan. Pastikan bahwa pajak masukan tersebut telah dilaporkan/dikreditkan secara teratur dalam SPT Masa dan dikompensasikan dengan pajak keluaran. Apabila pajak keluaran lebih besar dari pajak masukan, pastikan bahwa kekurangan pembayaran tersebut telah dilunasi sesuai batas waktunya. Apabila ada perbedaan saldo bersih/pajak masukan dikurangi pajak keluaran antara buku besar dengan SPT masa, pelajarilah sebab-sebabnya terutama untuk saldo per tangga neraca. Pelajari semua surat koresponden dengan kantor pajak terutama untuk permohonan restitusi karena kelebihan pembayaran pajak masukan. Pastikan apakah semua permohonan tersebut disetujui dan bila ada faktur pajak yang tidak disetujui oleh kantor pajak pelajari sebab-sebabnya.

Klien

PT ETSA
Skedul: Persediaan dan Utang

Dikerjakan Oleh Indeks FF1

cara untuk meyakinkan nilai persediaan per tanggal neraca adalah lakukan pengambilan persediaan (inventory taking) . Hal-hal yang perlu an dalam pengambilan persediaan: Pelajari instruksi perhitungan persediaan perusahaan dan nilai kelayakannya. Minta daftar posisi persediaan yang mencakup nama barang, lokasi, kualitas, dan harga per tanggal pengambilan persediaan. Sebelum kegiatan perhitungan dilakukan, periksa ketelitian pelaksanaan prosedur pisah batar (cut-off) untuk penerimaan dan pengiriman barang dengan mencatat. nomor terakhir dari Laporan Penerimaan Barang, Surat Jalan, dan Faktur Penjualan. Apabila selama pengambilan persediaan aktivitas berlangsung terus, pisahkan persediaan yang mungkin akan dikirim hari itu. Pastikan bahwa tidak ada pengiriman dan penerimaan setelah tanggal pisah batas berikut sertakan dalam penghitungan persediaan perusahaan tersebut. Lakukan observasi atas kegiatan penghitungan di seluruh gudang. Penghitungan dapat dilakukan secara sampling terutama untuk barang yang pokok (material) dan Waspada dengan penumpukan barang, kemungkinan adanya lubang dalam tumpukan, dan persediaan yang terlihat sudah rusak, tidak laku, atau kurang baik. Di samping itu, waspada juga terhadap barang-barang yang tidak termasuk dalam kategori persediaan. Bandingkan barang-barang yang dihitung /dilihat dengan saldo kartu gudang dan daftar persediaan menurut akuntansi.

Pastikan bahwa semua instruksi dalam pengambilan persediaan telah dilaksanakan dengan baik. Apabila pengambilan persediaan dilakukan sebelum tanggal neraca, lakukan prosedur penarikan maju (trace forward) ke tanggal neraca, sedangkan apabila pengambilan persediaan dilakukan setelah tanggal neraca maka lakukan prosedur penarikan mundur (trace back) ke tanggal neraca dan buat kertas kerjanya. n harga persediaan dengan membandingkan pada faktur atau data lain dari Untuk itu, pilih barang yang bernilai material dalam daftar persediaan. kemungkinan perubahan sistem dari metode tahun lalu. mua penjumlahan dan perkalian dari daftar persediaan.

ar persediaan yang mencakup nama barang, kualitas, dan harga per tanggal a cocokkan dengan buku besar. enelaah analitis (analytical review) untuk melihat kewajaran dari nilai , misalnya dengan adanya kelebihan persediaan yang disebabkan pembelian bihan, barang yang penjualannya lambat (slow moving) , atau usang (obsolete) . ahwa barang dalam perjalanan telah dibukukan sesuai dengan statusnya t pembelian seperti pembelian franko gudang si penjual (FOB shipping point) belian franko gudang si pembeli (FOB destination point) . konfirmasi untuk persediaan di luar kompleks perusahaan; pastikan juga

a bagian dari persediaan yang dijaminkan. cukupan pertanggungan asuransi. ahwa perusahaan telah mengadakan penyisihan yang cukup untuk barangg penjualannya lambat, usang, atau sisa (scrap) . mua perjanjian pinjaman dengan kreditor. Perhatikan apakah ada persediaan kan jaminan dalam rangka mendapatkan pinjaman dari kreditor.

TAMBAHAN NILAI (PPN) - MASUKAN

ar pajak pertambahan nilai-masukan (VAT-in) yang meliputi informasi tanggal k, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Nomor Pengusaha Kena Pajak (PKP), enaan Pajak (DPP), dan besarnya PPN yang dipungut. ahwa semua pajak masukan telah didukung dengan bukti pajak, yang merupakan pajak masukan yang dapat dikreditkan sesuai dengan peraturan

ahwa pajak masukan tersebut telah dilaporkan/dikreditkan secara teratur Masa dan dikompensasikan dengan pajak keluaran. ak keluaran lebih besar dari pajak masukan, pastikan bahwa kekurangan an tersebut telah dilunasi sesuai batas waktunya. a perbedaan saldo bersih/pajak masukan dikurangi pajak keluaran antara dengan SPT masa, pelajarilah sebab-sebabnya terutama untuk saldo per

mua surat koresponden dengan kantor pajak terutama untuk permohonan rena kelebihan pembayaran pajak masukan. Pastikan apakah semua an tersebut disetujui dan bila ada faktur pajak yang tidak disetujui oleh ak pelajari sebab-sebabnya. Dibuat oleh: Izkia Tanggal: 31/12/2007

Diperiksa oleh:

31/12/2007

Dikerjakan Oleh Paraf

No

1 2 3

4 5 6 7

8 9 10

11 12 Klien

PT ETSA
Skedul: Persediaan dan Utang

Indeks Periode:

Prosedur Audit

Beban Pokok Penjualan Lakukan perbandingan setiap jenis dan struktur beban yang termasuk COGS dalam tahun yang diperiksa dengan tahun lalu. A klaifikasi beban yang dilakukan oleh perusahaan dan minta penjelasan bila ada perubahan yang material Hitung rasio dari COGS dan bandingkan dengan tahun lalu serta tulis kesimpulannya Yakinkan bahwa COGM dicatat berdasar perhitungan yang didukung bukti - bukti

Pemeriksaan Pembelian Bandingkan pembelian tahun berjalan dengan tahun lalu serta dapatkan penjelasan bila terdapat perbedaan yang material Lakukan pemeriksaan kebijakan dan prosedur pembelian dan retur pembelian, apakah ada penyimpangan (compliance test) lakukan pemeriksaan terhadap pembelian dari pihak yang mempunyai hubungan istimewa terutama untuk penetapan harga Lakukan pemeriksaan pembelian secara acak pada tahun berjalan dengan memperhatikan faktur pembelian baik jumlah, harg pembelian (purchase order) dan laporan penerimaan barang (Delivery Order) Sedangkan untuk retur pembelian, perhatikan memo debit baik jumlah maupun harga dengan mencocokkan pada pesanan p Periksa kebenaran perhitungan matematis pada faktur pembelian dan memo debit Periksa kebenaran PPN masukan atas pembelian barang/jasa kena pajak Lakukan pisah batas atas pembelian dan retur pembelian selama tujuh hari sebelum dan sesudah tanggal neraca dan yakinka > Catat nomor dan tanggal dari Laporan penerimaan barang dan bandingkan dengan yang tercatat di buku pembelian > Catat nomor dan tanggal dari Laporan pengiriman barang retur dan bandingkan dengan yang tercatat di buku retur pembel Apabila pembelian telah dicatat untuk barang yang masih berada pada gudang penjual maka periksa kontrak pembeliannya Buat kesimpulan dan komentar hasil pemeriksaan Klien

PT ETSA
Skedul: Persediaan dan Utang

Dikerjakan oleh Indeks Paraf ARP 1.3 ARP 1.3

ARP 1.3 TOC 3 ntuk penetapan harga beli dan jumlah transaksi untuk tahun berjalan TOC 3 v v

gal neraca dan yakinkan bahwa transaksi telah dicatat pada periode yang tepat buku pembelian t di buku retur pembelian ontrak pembeliannya F Diperiksa oleh: Indeks Dibuat oleh: Izkia Tanggal: 31/12/2007 31/12/2007 Periode:

Margaret dan Rekan ORDER PEMBELIAN 1 Apakah pembelian dilakukan: 1.1. Oleh pejabat/bagian khusus? Bagian Administrasi Pembelian 1.2. Yang terpisah dari Bagian: a. Akuntansi? b. Pembayaran? c. Penerimaan Barang? d. Penyimpanan? e. Pencatatan persediaan? 1.3. Dengan syarat yang menguntungkan (misalnya tender, pemasok terseleksi)? 2 Apakah order pembelian (purchase order): 2.1. Dibuat untuk semua pembelian? 2.2. Diotorisasi pejabat tertentu? 2.3. Diberi nomor urut tercetak?

Y = Ya

2.4. Tersimpan lengkap, termasuk yang dibatalkan? 2.5. Blanko tersimpan dengan baik?

2.6. Tembusan dikirimkan kepada: a. Bagian Akuntansi untuk dicocokkan dengan laporan penerimaan barang dan faktur? b. Bagian penerimaan barang sebagai otorisasi untuk menerima barang? Apakah pembelian dikoordinasi dengan:

3.1. Program Produksi? 3.2. Anggaran penjualan?

3.3. Batas persediaan minimum dan maksimum? 4 Apakah kebijaksanaan pembelian tidak dilakukan dengan memberikan keuntungan luar biasa kepada:

4.1. Penjual tertentu? 4.2. Relasi staf pembelian atau lainnya?

4.3. Suatu perusahaan di mana seorang staf mempunyai kepentingan? 4.4. Perusahaan afiliasi 5 Apakah harga penawaran penjual yang terdaftar (approved) ditinjau secara berkala, untuk memastikan bahwa selalu merupakan harga bersaing?

PENERIMAAN BARANG

Apakah terdapat bagian penerimaan barang yang terpisah dari: a. Bagian Pembelian?

b. Bagian akuntansi?

c. Bagian pembayaran? d. Bagian penyimpanan? e. Bagian pencatatan persediaan? 7 Apakah barang yang diterima disertai:

a. Surat jalan atau faktur dari pemasok?

b. Surat Ketetapan Pengangkut? 8 Apakah barang yang diterima diperiksa mengenali:

a. Kuantitas? b. Keadaan? c. Spesifikasi pembelian lainnya? d. Kecocokkan dengan order pembelian?

Klien

Dibuat Oleh: PT ETSA

Diperiksa Oleh:

Micha Skedul Tanggal: Pembelian dan Utang

Sunarno

Tanggal

14/12/2007

18/12/2007

A.

Kelemahan-kelemahan lain yang tidak tercantum pada pernyataan di atas: Catatan lain: Kesimpulan penilaian (Baik, Sedang, Buruk)? Revisi kesimpulan penilaian (lampirkan alasannya).

B. C.

D.

T = Tidak

TR = Tidak Relevan

Margaret dan Rekan

Penyimpanan dan Pengawasan Fisik 1. a. : Apakah persediaan : Dipisahkan atas kelompok 1) Bahan baku? 2) Barang dalam proses? 3) Barang jadi/dagang? 4) Bahan pembantu (supplies) dan suku cadang (sparepart)? b. Diatur secara rapi dan tertib? c. Tercegah dari :

1) Pencurian ? 2) Kerusakan? 3) Kebakaran, banjir dan risiko lainnya? d. Secara berkala dicocokan dengan kartu gudang ?

2. Apakah persediaan di bawah pengawasan seorang penjaga gudang atau orang tertentu lainnya ?

3. Apakah kecuali petugas gudang dilarang masuk ke gudang?

4. Apakah setiap pengeluaran barang jadi berdasarkan bukti penjualan tertulis?

5. Apakah setiap pengeluaran barang jadi/ barang dagang harus berdasarkan surant jalan (delivery order-DO) atau sejenisnya yang diotorisasi pejabat perusahaan yang berwenang? 6. Apakah terdapat pos-pos penjagaan yang mengawasi arus keluar masuk barang dengan efektif?

Pembukuan persediaan

7. Bila klien menggunakan sistem persediaan perpetual (perpetual inventory system): a. Apakah dibuat kartu persediaan untuk:

1) Bahan baku 2) Barang dalam proses?

3) Barang jadi/dagang?

4) BAhan pembantu dan suku cadang? b. Apakah kartu persediann tersebut dipegang oleh staf yang tidak menguasai persediaan secara fisik? c. Apakah total jumlah menurut kartu persediaan tersebut secara berkala dicocokan dengan akun control (buku besar persediaan)? d. Apakah saldo kartu persediaan dicocokan dengan e. Bila terdapat selisih, apakh diinvestigasi oleh orang yang tidak menguasai persediaan secara fisik atau pemegang kartu persediaan? f. Apakah penyesuaian (adjustment) atau selisih diotorisasi oleh petugas berwenag? 8. Bila digunakan sistem berkala periodic (periodic system), sebutkan prosedur

Stock Opname 9. Apakah yang mengawasi/melakukan perhitungan atau menyusun ikhtisar hasil perhitungan

a) Penguasaa secara fisik atas barang (penjaga gudang dan sebagainya) ? b) Pencatatan kartu persediaan?

10. Apakah dibuat instruksi tertulis untuk pelaksanaan stock opname dan dijelaskan kepada pelaksana stock opname? 11. Apakah dilakukan pisah batas (cut-off) atas penerimaan dan pengeluaran barang selama stock opname? 12. Apakah barang yang penjualan lambat (slow moving), using (obsolete), atau rusak telah dipisahkan? 13. Apakah hasil stock opname dicocokan dengan buku besar? 14. Apakah persediaan akhir dinilai secara konsisten dengan tahun sebelumnya? Sistem Pembiayaan

Indeks

Periode:

31/12/2007

15. Apabila terdapat sistem perhitungan biaya (costing sistem), apakah: a. Sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia? b. Cocok dengan produk? c. Terancang untuk mencegah pemborosan? d. Dicocokkan dengan laporan keuangan? e. Menggunakan biaya standar/kalkulasi di muka untuk disesuaikan dengan biaya yang sebenarnya? f. Varians yang timbul dibuat analisisnya?

16. Apakah hal-hal sebagai berikut dilaporkan segera kepada manajemen (untuk perbaikan/diambil keputusan) : a. Rencana kebutuhan?

b. Barang-barang yang penjualannya lambat? c. Barang yang using (obsolete)? d. Barang yang rusak? e. Kelebihan persediaan? f. Persediaan sisa (scrab)?

17. Apakah untuk persediaan berikut dikendalikan dengan baik dan dibukukan sebagaimana mestinya? a. Barang konsinyasi keluar (milik klien)? b. Barang konsinyasi yang diterima (milik perusahaan lain untuk dijualkan)? c. Barang dalam customer bounded warehouse atau broker's warehouse ? d. Barang pada kontraktor/subkontraktor? e. Bahan baku yang disediakan oleh pelanggan/pemesan (customersupplied materials )? f. Barang kemasan perusahaan yang dapat dikembalikan (returnable containers )? g. Barang kemasan? h. Per produk (by-product )? 18. Apakah barang-barang tersebut pada butir 16 secara fisik dipisahkan (bila mungkin dilakukan)? 19. Apakah jumlah rata-rata persediaan cukup dapat diterima untuk jenis usaha dan besarnya perusahaan? 20.Apakah produksi dilakukan berdasarkan: a. Pesanan (job order costing )? b. Produksi massa (process costing )? 21. Jika berdasarkan pesanan, apakah dibuat lembar pesanan (job order cost sheet) untuk setiap pesanan? 22. Apakah metode penilaian persediaan berdasarkan: a. Biaya: - Masuk pertama keluar pertama (FIFO) - Masuk terakhir keluar pertama (LIFO)

Rata-rata bergerak (moving average ) Rata-rata tertimbang (weighted average ) b. Biaya atau harga pasar yang lebih rendah (lower of cost or market ) c. Harga jual Klien PT ETSA Skedul Persediaan

A.

B. C.

D.

Y=ya

T=Tidak

TR= Tidak Relevan

V V V V

V V V

V V V

V V V V V V

Dibuat Oleh: Micha Tanggal: 14/12/2007

Diperiksa Oleh: Sunarno Tanggal 18/12/2007

Indeks Periode: 31/12/2007

Kelemahankelemahan lain yang tidak tercantum pada pernyataan di atas: Catatan lain: Kesimpulan penilaian (Baik, Sedang, Buruk)? Revisi kesimpulan penilaian (lampirkan alasannya).