Anda di halaman 1dari 4

SLB

Tanggal kunlap Kelompok :

Nama Mahasiswa : -

Fakultas Kedokteran Universitas Mataram 2013 I. Pendahuluan

Kunjungan lapangan mahasiswa Fakultas Kedokteran ke SLB merupakan suatu bentuk kegiatan dalam rangka pencapaian kompetensi mahasiswa pada blok indera, yakni pemahaman mengenai penyakit mata serta telinga, hidung dan tenggorokan (THT). Adapun tujuan kunjungan lapangan ke SLB ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan pengetahuan dan pengalaman dalam berhubungan sosial dengan masyarakat yang memiliki kebutuhan khusus. Dengan demikian diharapkan kunjungan lapangan mahasiswa kedokteran ke SLB dapat membantu meningkatkan solidaritas mahasiswa terhadap masyarakat berkebutuhan khusus dan dapat mengetahui berbagai macam penyakit mata dan THT.

II. Learning objectives 1. Mahasiswa dapat menjelaskan jenis kelainan mata dan THT yang ditemukan pada murid-murid SLB 2. Mahasiswa dapat menjelaskan dampak kelainan mata dan THT yang dialami oleh murid-murid terhadap diri sendiri, keluarga dan lingkungan/ komunitas 3. Mahasiswa dapat menjelaskan fasilitas khusus yang mendukung kerja dan mendukung proses belajar mengajar di SLB dan asal bantuan yang diperolehnya. 4. Mahasiswa dapat mengenal profil guru. 5. Mahasiswa dapat mengenal profil murid. 6. Mahasiswa dapat menjelaskan definisi low vision dan penanganan anak dengan low vision. 7. Mahasiswa dapat menjelaskan definisi sekolah inklusif dan dapat

menjelaskan pelaksanaannya di NTB. Melalui wawancara dapat diajukan beberapa pertanyaan sebagai berikut : 1. Wawancara dan observasi tentang fasilitas SLB, antara lain :

Bagaimana cara penerimaan murid? Setinggi jenjang pendidikan manakah yang telah dicapai murid SLB sampai saat ini?

Setinggi jenjang pendidikan manakah yang telah dicapai murid lulusan SLB ?

Apakah yang disebut sekolah inklusif?

2. Wawancara dengan guru : Bagaimana dan apa sajakah persyaratan bagi guru untuk dapat mengajar di SLB? Apakah perbedaan mengajar di SLB dengan disekolah biasa? Bagaimana dan apa sajakah persyaratan untuk diterima sebagai murid SLB?darimana asal anak didik?bagaimana keadaan sosial anak didik? Apakah sistem indera yang lain pada anak didik menjadi lebih peka karena tidak dapat melihat/mendengar? Apakah definisi low vision? Bagaimana penanganan anak dengan low vision?

3. Wawancara dengan murid tuna netra dan tuna rungu : Mengapa sampai terjadi gangguan penglihatan/pendengaran? Sudah berapa lama sekolah di SLB? Sebelum ke SLB apakah yang dikerjakan sehari-hari? Apakah indera yang lain menjadi lebih peka karena tidak dapat melihat/mendengar? Apakah dampak terbesar yang dirasakan oleh siswa sendiri dan keluarga akibat adanya kelainan pada mata/ telinga siswa?

Apakah kebutuhan paling mendasar yang dibutuhkan oleh siswa SLB agar dapat menjadi pribadi yang mandiri di kemudian hari?

Bagaimana tingkat kepuasan siswa dan keluarga terhadap pendidikan di SLB?

4. Pertanyaan-pertanyaan lain sesuai minat mahasiswa

III. Waktu pelaksanaan Kunjungan lapangan ke SLB akan dilaksanakan pada hari Sabtu mulai minggu pertama sampai minggu ketiga perkuliahan. Mahasiswa akan dibagi menjadi 8 kelompok dan akan dibimbing oleh petugas di SLB tersebut.

IV. Penugasan

Setelah melakukan kunjungan lapangan mahasiswa wajib membuat laporan kunjungan lapangan sesuai learning objectives yang ingin dicapai dan sesuai dengan format yang telah ditentukan dan laporan dikumpulkan langsung/ sesaat setelah mahasiswa selesai melakukan kunjungan tersebut.