P. 1
Alat Penukar Kalor

Alat Penukar Kalor

|Views: 31|Likes:
Dipublikasikan oleh Dery Rachmandani
perpindahan panas
perpindahan panas

More info:

Categories:Topics
Published by: Dery Rachmandani on Sep 11, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/18/2014

pdf

text

original

1

Tubular Exchanger Manufacturer Association

(TEMA) telah membuat standard untuk alat penukar
kalor tipe shell and tube

Standarisasi didasarkan atas rear, head and shell types Tipe shell E sering dipergunakan karena murah dan sederhana

2

NOMENKLATUR TEMA (Tubular Exchanger Manufacturer Assosiation)

3

•Tipe F memiliki two shell pass dipisahkan oleh longitudinal baffel.

•Tipe ini diaplikasi dimana aliran dibuat seri dengan harapan temperatur aliran panas masuk dekat dengan temperatur aliran dingin masuk
•Tipe akan menghasilkan hilang tekan yang cukup besar dengan perbandingan 8X dari tipe E
4

•Tipe ini dikenal sebagai split flow dengan adanya longitudinal baffle •Tipe ini dapat dipergunakan untuk perubahan phasa seperti reboiler tetapi umumnya dipergunakan tanpa terjadi perubahan phasa 5 .

•Tipe ini dikenal sebagai divided flow dengan 2 nossel umpan dengan 1 nossel keluaran •Tipe ini memiliki hilang tekanan yang rendah sekitar 1/8 dari tipe E sehingga tipe ini cocok diaplikasikan untuk prosesproses pada tekanan rendah seperti gas cooler dan kondensor 6 .

•Tipe ini dikenal sebagai cross flow antara aliran di tube dan shell tanpa adanya suatu baffel •Tipe ini memiliki hilang tekanan yang sangat kecil dan umumnya dipergunakan untuk gas-gas dan kondensasi uap pada tekanan rendah 7 .

ALAT PENUKAR KALOR TIPE FLOATING HEAD AES 8 .

ALAT PENUKAR KALOR TIPE FIXED TUBESHEET BEM 9 .

ALAT PENUKAR KALOR TIPE REMOVABLE U BUNDLE CFU 10 .

ALAT PENUKAR KALOR TIPE KETTLE BOILER AKT 11 .

bujur sangkar (90o) dan segi empat tak beraturan (45o) Pada susunan bujursangkar akan memberikan jarak lebih panjang antara tube sehingga akan  memudahkan dalam perawatan seperti pembersihan bagian shell 12 . Tube Layout adalah bentuk dari susunan tube  Bentuk-bentuk tersebut adalah segitiga sama sisi (30o).

Square and Rotated Square diutamakan utk fluida yang mudah membentuk fouling Pt = 1.25 Do 13 .

 Baffel adalah penghalang aliran untuk mendapatkan kondisi yang lebih turbulent sehingga perpindahan panas lebih intensif  Baffel juga berfungsi untuk mengurangi vibrasi yang terjadi pada tube-tube Baffel diklasifikasikan sebagai plate baffles  dan rod baffles 14 .

15 .

16 .

17 .

CUT BAFFLE Horizontal Cut Baffle Vertical Cut Baffle 18 .

   Diameter tube yang semakin kecil akan memberikan perpindahan panas yang semakin bagus tetapi memberikan hilang tekanan yang besar Tube yang panjang akan mengurangi biaya karena tube panjang akan memberikan diameter tube yang kecil sehingga diameter shell yang dipergunakan juga kecil Perbandingan antara panjang tube terhadap diameter shell sekitar 5-10 X untuk mendapatkan performasi perpindahan panas yang baik 19 .

20 .

21 .

TAHAPAN PERANCANGAN ALAT PENUKAR KALOR TIPE SHELL AND TUBE 22 .

23 .

24 .

25 .

26 .

27 .

P 28 .

29 .

30 .

31 .

32 .

33 .

34 .

35 .

36 .

37 .

38 .

39 .

40 .

41 .

42 .

43 .

44 .

45 .

46 .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->