Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang

)

Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia
Kerajaan Samudera Pasai
Pasai didirikan pada abad ke-11 oleh Meurah Khair. Kerajaan ini terletak dipesisir Timur Laut Aceh. Kerajaan ini merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia. Pendiri dan raja pertama Kerajaan Samudra Pasai adalah Meurah Khair. Ia bergelar Maharaja Mahmud Syah (10421078). Pengganti Meurah Khair adalah Maharaja Mansyur Syah dari tahun 1078-1133. Pengganti Maharaja Mansyur Syah adalah Maharaja Ghiyasyuddin Syah dari tahun 1133-1155.

Peta Lokasi Kerajaan Samudera Pasai Raja Kerajaan Samudra Pasai berikutnya adalah Meurah Noe yang bergelar Maharaja Nuruddin berkuasa dari tahun1155-1210. Raja ini dikenal juga dengan sebutan Tengku Samudra atau Sulthan Nazimuddin Al-Kamil. Sultan ini sebenarnya berasal dari Mesir yang ditugaskan sebagai laksamana untuk merebut pelabuhan di Gujarat. Raja ini tidak memiliki keturunan sehingga pada saat wafat, kerajaan Samudra Pasai dilanda kekacauan karena perebutan kekuasaan. Meurah Silu bergelar Sultan Malik-al Saleh (1285-1297). Meurah Silu adalah keturunan Raja Perlak (sekarang Malaysia) yang mendirikan dinasti kedua kerajaan Samudra Pasai. Pada masa pemerintahannya, system pemerintahan kerajaan dan angkatan perang laut dan darat sudah terstruktur rapi. Kerajaan mengalami kemakmuran, terutama setelah Pelabuhan Pasai dibuka. Hubungan Kerajaan Samudra Pasai dan Perlak berjalan harmonis. Meurah Silu memperkokoh hubungan ini dengan menikahi putri Ganggang Sari, anak Raja Perlak. Meurah Silu berhasil memperkuat pengaruh Kerajaan Samudra Pasai di pantai timur Aceh dan berkembang menjadi kerajaan perdagangan yang kuat di Selat Malaka. Raja-raja Samudra Pasai selanjutnya adalah Sultan Muhammad Malik Zahir (12971326), Sultan Mahmud Malik Zahir (1326-1345), Sultan Manshur Malik Zahir (1345-1346), dan Sultan Ahmad Malik Zahir (1346-1383). Raja selanjutnya adalah Sultan Zainal Abidin (1383-1405). Pada masa pemerintahannya, kekuasaan kerajaan meliputi daerah Kedah di Semenanjung Malaya. Sultan Zainal Abidin sangat aktif menyebarkan pengaruh Islam kepulau Jawa dan Sulawesi dengan mengirimkan ahli-ahli dakwah, seperti Maulana Malik Ibrahim dan Maulana Ishak.

Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia

1

Sebagaimana tercatat dalam sejarah. dan sejak saat itu. Samudera Pasai ditaklukkan oleh Majaphit. pada tahun 1360 M. Peta Lokasi Kerajaan Aceh Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Kerajaan Islam di Indonesia 2 . 1 Jumadil Awal 913 H (1511 M). kerajaan Pasai terus mengalami kemudunduran. kerajaan Aceh Darussalam telah berdiri dengan penguasa pertama Sultan Ali Mughayat Syah ah yang dinobatkan pada Ahad. menjelang berakhirnya abad ke-14 14 M.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peninggalan Sejarah Kerajaan Samudera Pasai Kerajaan Aceh Kerajaan Aceh berdiri menjelang keruntuhan Samudera Pasai. Diperkirakan.

Aceh Darussalam mencapai masa kejayaan di masa Sultan Iskandar Muda Johan Pahlawan Meukuta Alam (1590 1636). Secara berurutan. termasuk menaklukkan kerajaan Pasai. Portugis yang kewalahan menghadapi serangan Aceh banyak meninggalkan persenjataan. kerajaan-kerajaan kecil tersebut kemudian ia taklukkan dan masukkan ke dalam wilayah kerajaannya. Sejak saat itu. Kemenangan yang berturut-turut ini membawa keuntungan yang luar biasa. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 3 . Wilayah kekuasaan Aceh mencapi Pariaman wilayah pesisir Sumatra Barat. wilayah kerajaan Aceh ini hanya mencakup Banda Aceh dan Aceh Besar yang dipimpin oleh ayah Ali Mughayat Syah. Namun. kerajaan Aceh lebih dikenal dengan nama Aceh Darussalam dengan wilayah yang luas. karena itu. Mughayat Syah dikenal sangat anti pada Portugis. karena memang tidak sempat mereka bawa dalam gerak mundur pasukan. hasil dari penaklukan kerajaan-kerajaan kecil di sekitarnya. Mughayat juga menggempur Pidie. Pada masa Iskandar Muda. usaha Mughayat Syah untuk mengusir Portugis dari seluruh bumi Aceh dengan menaklukkan kerajaan kerajaan kecil yang sudah berada di bawah Portugis berjalan lancar. Perak diMalaka yang secara efektif bisa direbut dari portugis tahun 1575. sehingga Portugis mundur ke Aru. Pedir (di Pidie). Ketika benteng di Pasai telah dikuasai Aceh. Ketika Portugis mundur ke Pidie. Sejarah mencatat bahwa. Sultan Iskandar Muda Dalam sejarahnya.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Pada awalnya. Tak berapa lama. Aceh pernah mengirim utusan ke Turki Usmani dengan membawa hadiah. Kunjungan ini diterima oleh Khalifah Turki Usmani dan ia mengirim hadiah balasan berupa sebuah meriam dan penasehat militer untuk membantu memperkuat angkatan perang Aceh. Kerajaan Aceh pada masa itu juga memiliki hubungan diplomatik dengan dinasti Usmani di Turki. pasukan Aceh tidak memberikan kesempatan sama sekali pada Portugis. Aceh Darussalam menjadi satu-satunya kerajaan yang memiliki pengaruh besar di kawasan tersebut. Aru juga berhasil direbut oleh Aceh hingga akhirnya Portugis mundur ke Malaka. Daya (Aceh Barat Daya) dan Aru (di Sumatera Utara) sudah berada di bawah pengaruh kolonial Portugis. Portugis yang berada di daerah Daya ia gempur dan berhasil ia kalahkan. Pada masa itu. kerajaan-kerajaan kecil yang terdapat di Aceh dan pesisir timur Sumatera seperti Peurelak (di Aceh Timur). Ketika Mughayat Syah naih tahta menggantikan ayahnya. Portugis mundur ke Peurelak. . Saat itu. Inggris dan Belanda. Aceh merupakan salah satu pusat perdagangan yang sangat ramai di Asia Tenggara. untuk menghambat pengaruh Portugis. sekitar tahun 1511 M. ia berhasil memperkuat kekuatan dan mempersatukan wilayah Aceh dalam kekuasaannya. Peurelak kemudian juga diserang. Dengan jatuhnya Pasai pada tahun 1524 M. sehingga Portugis terpaksa mundur ke Pasai. Senjata-senjata inilah yang digunakan kembali oleh pasukan Mughayat untuk menggempur Portugis. terutama dari aspek persenjataan. Mughayat kemudian melanjutkan gempurannya dan berhasil merebut benteng Portugis di Pasai.

Daerah-daerah pesisir seperti Tuban dan Cirebon sudah mendapat pengaruh Islam. Dukungan daerah-daerah yang juga merupakan jalur perdagangan yang kuat ini sangat berpengaruh bagi pendirian Demak sebagai kerajaan Islam yang merdeka dari Majapahit. Peta Lokasi Kerajaan Demak Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 4 .Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peninggalan Sejarah Kerajaan Aceh Kerajaan Demak Berdirinya Kerajaan Demak dilatarbelakangi oleh melemahnya pemerintahan Kerajaan Majapahit atas daerah-daerah pesisir utara Jawa.

Arya Penangsang adalah Bupati Jipang (sekarang Bojonegoro) yang merasa lebih berhak atas tahta Kerajaan Demak. Arya Penagsang terbunuh sehingga tahta Kerajaan Demak jatuh ke tangan Jaka Tingkir. Perebutan tahta Kerajaan Demak ini terjadi antara Sunan Prawoto dengan Arya Penangsang. Jaka Tingkir mendapat dukungan dari para tetua Demak. Namun. Pada masa Kerajaan Malaka jatuh ke tangan Portugis tahun 1511.Walaupun sebenarnya sudah menjadi kerajaan baru. Jaka Tingkir menjadi raja Kerajaan Demak dengan gelar Sultan Hadiwijya. usaha itu tidak berhasil. Saudaranya. Setelah Raden Patah wafat pada tahun 1518. Pati Unus hanya memerintah tidak lebih dari tiga tahun. Raden Patah merasa berkewajiban untuk membantu. Untuk itu. Pada masa pemerintahannya juga dibangun Masjid Agung Demak yang dibantu oleh para wali dan sunan sahabat Demak. Pada masa pemerintahan Sultan Trenggono. Sultan Trenggono dilantik menjadi raja Demak oleh Sultan Gunung Jati. Pati Unus untuk menyerang Portugis di Malaka. Dalam perjalanannya ke Banten. Ia memerintah Demak dengan gelar Sultan Ahmad Abdul Arifin. Dalam pertempuran ini. Perebutan kekuasaan ini berkembang menjadi konflik berdarah dengan terbunuhnya Sunan Prawoto oleh Arya Penangsang.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Raden Patah Raden Patah adalah raja pertama Kerajaan Demak. Jatuhnya kerajaan Malaka berarti putusnya jalur perdagangan nasional. Fatahillah singgah di Cirebon untuk menemui Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati. dan beberapa daerah di Kalimantan. ia mengirimkan putrannya. Ia memerintah dari tahun 15001518. yaitu Ki Gede Pemanahan dan Ki Penjawi. Konflik berdarah ini akhirnya berkembang menjadi Perang Saudara. Ia wafat tahun 1521 dalam usahanya mengusir Portugis dari kerajaan Malaka. Arya Penangsang juga membunuh adik Sunan Prawoto. Sultan Trenggono. Kerajaan Demak mulai mengalami kemunduran karena terjadinya perebutan kekuasaan. Pengangkatan Raden Patah sebagai Raja Demak dipimpin oleh anggota wali lainnya. Sedayu. yaitu Pangeran Hadiri. Sultan Trenggono mengirim Fatahilallah ke Banten. Ia kemudian memindahan pusat kerajaan Demak ke daerah Pajang. Fatahillah kemudian dapat menaklukan Banten dan Pajajaran. akhirnya menjadi raja Demak ketiga dan merupakan raja Demak terbesar. Sultan Trenggono berkuasa di kerajaan Demak dari tahun 1521-1546. Sebagai tanda terima kasih kepada Ki Gede Pemanahan yang telah mendukungnya. Usaha Arya Penangsang menjadi Sultan Demak di halangi oleh Jaka Tingkir. menantu Sultan Trenggono. Sultan Hadiwijaya memberikan sebuah daerah Perdikan (otonom) yang disebut Mataram. Kerajaan Demak mencapai puncak kejayaannya dan agama Islam berkembang lebih luas lagi. Tuban. Pada masa pemerintahannya. Bersama-sama dengan pasukan Kesultanan Cirebon. ia digantikan oleh putranya Pati Unus. Raden Patah bergelar Senopati Jimbun Ngabdurahman Panembahan Palembang Sayidin Panatagama. Ki Gede Pemanahan kemudian menjadi penguasa Mataram dan di sebut Ki Gede Mataram. wilayah kerajaan Demak meliputi daerah Jepara. kerajaan Pajang masih mengklaim diri sebagai penerus Kerajaan Demak. Jambi. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 5 . Setelah wafatnya Sultan Trenggono pada tahun 1546. Palembang. Pada masa pemerintahan agama Islam mengalami perkembangan pesat.

Dengan demikian. Pada tahun 1524/1525. yakni Pangeran Benawa. Peninggalan Sejarah Kerajaan Demak Kerajaan Banten Kesultanan Banten berawal ketika Kesultanan Demak memperluas pengaruhnya ke daerah barat. Kemudian. Pajang menjadi bagian kekuasaan Kerajaan Mataram.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Sultan Hadiwijaya bukanlah digantikan oleh putranya. Pangeran Benawa sendiri diangkat sebagai penguasa daerah Jipang. Benawa menyerahkan hak kuasanya pada Sutawijaya secara simbolis melalui penyerahan pusaka Pajang pada Sutawijaya. Tamgara (Tangerang). dan mendirikan Kesultanan Banten yang berafiliasi ke Demak. Menurut sumber Portugis. Pada tahun 1588. sebelumnya Banten merupakan salah satu pelabuhan Kerajaan Sunda selain pelabuhan Pontang. pemerintahan Aria Pangiri di Pajang juga dikelilingi oleh para bekas pejabat Kerajaan Demak. putra Ki Ageng Mataram. Pangeran Benawan kurang puas dengan keputusan ini. melainkan putra Sunan Prawoto. untuk merebut kembali tahta Kerajaan Pajang. Peta Lokasi Kerajaan Banten Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 6 . Pangeran Benawa kemudian minta bantuan kepada Sutawijaya. Sunda Kalapa dan Cimanuk. Sunan Gunung Jati bersama pasukan Demak merebut pelabuhan Banten dari kerajaan Sunda. Sutawijaya dan Pangeran Benawan berhasil merebut kembali tahta Kerajaan Pajang. Aria Pangiri. Apalagi. Cigede.

Sultan Muhamad Syafiuddin dilucuti dan dipaksa turun takhta oleh Thomas Stamford Raffles.melakukan perjalanan ke Palembang pada masa Inggeris masuk ke Palembang.. dengan nama lengkap Sultan Muhammad Nazaruddin "Alamsyah" dikawal oleh empat Pengawal Kesultanan masing-masing bernama Ananta Kusuma.. Perang ini dimenangkan oleh Kerajaan Banten karena dibantu oleh para ulama (inilah Sejarah Bikinan Belanda).Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Anak dari Sunan Gunung Jati (Hasanudin) menikah dengan seorang putri dari Sultan Trenggono dan melahirkan dua orang anak.bukan untuk memerangi palembang tetapi menyambangi keluarga (Saudaranya yang bernama Ratu Siti Rodiah yang nikah dengan Sultan Mahmud Badaruddin II). Kerajaan Banten mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Abu Fatah Abdulfatah atau lebih dikenal dengan nama Sultan Ageng Tirtayasa. Peninggalan Sejarah Kerajaan Banten Kerajaan Ternate dan Tidore Kerajaan Ternate dan Tidore terletak di sebelah barat Pulau Halmahera. tepatnya pada 12 Maret 1682. Pangeran Jepara merasa berkuasa atas Kerajaan Banten daripada anak Maulana Yusuf yang bernama Maulana Muhammad karena Maulana Muhammad masih terlalu muda. Tragedi ini menjadi klimaks dari penghancuran Surasowan oleh GubernurJenderal Belanda. Wilayah kekuasaan kedua kerajaan ini meliputi Kepulauan Maluku dan sebagian Papua. Pada tahun itu. Herman William Daendels tahun 1808. Admiral kapal VOC di Batavia yang sedang berlabuh di Banten. Pelurusan Sejarah bahwa Sultan Muhammad bukan anak dari Maulana Yusuf tetapi anak ketiga dari Sultan Hasanuddin. Saat itu Pelabuhan Banten telah menjadi pelabuhan internasional sehingga perekonomian Banten maju pesat. Tanah Maluku yang kaya akan rempah-rempah menjadikannya terkenal di dunia Internasional dengan sebutan Spice Island. Kesultanan Banten dihapuskan tahun 1813 oleh pemerintah kolonial Inggris. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 7 . Akhirnya Kerajaan Jepara menyerang Kerajaan Banten. Pelurusan Sejarahbahwa Pangeran Sabakingkin atau Sultan Maulana Hasanuddin nikah dengan Putri Kintamani mempunyai Anak yang pertama bernama Yusuf Akbar (Maulana Yusuf). Nata Kusuma dan Jalaluddin pada saat itu Sultan Muhammad Nazaruddin yang bergelar Alamsyah berusia 19 tahun. seperti tertera dalam surat Sultan Haji kepada Mayor Issac de Saint Martin. Pada zaman pemerintahan Sultan Haji. pelurusan sejarah bahwa Anak Kedua Ratu Siti Rodiah kawin dengan Sultan Mahmud Badaruddin II Kesultanan Palembang Darussalam sedang anak ketiga Muhammad Nazaruddin (Sultan Maulana Muhammad Nazaruddin bergelar Alamsyah) Terjadi perebutan kekuasaan setelah Maulana Yusuf wafat (1570). Daeng. Wilayah kekuasaannya meliputi sisa kerajaan Sunda yang tidak direbut kesultanan Mataram dan serta wilayah yang sekarang menjadi provinsi Lampung. Maluku Utara. wilayah Lampung diserahkan kepada VOC. Piagam Bojong menunjukkan bahwa tahun 1500 hingga 1800 Masehi Lampung dikuasai oleh kesultanan Banten. Surat itu kemudian dikuatkan dengan surat perjanjian tanggal 22 Agustus 1682 yang membuat VOC memperoleh hak monopoli perdagangan lada di Lampung.

Sulawesi. serta Uli Siwa (persekutuan Sembilan) yaitu persekutuan antara sembilan bersaudara yang wilayahnya meliputi Pulau Tidore. Mindano dan Bima. Hal ini terjadi setelah para pedagang Eropa datang ke Maluku. setelah Portugis berhasil dipukul mundur dan pergi meninggalkan bentengnya di Ternate. Permintaan akan cengkeh dan Pala dari negara Eropa meningkat pesat. Bacan. Seram dan Ambon. Antara kedua persekutuan tersebut telah terjadi persaingan yang sangat tajam. Persekutuan-persekutuan tersebut adalah Uli Lima (Persekutuan Lima). Menurut Portugis. benteng tersebut berguna untuk melindungi Ternate dari Kerajaan Tidore. Pada tahun 1512. Dengan adanya kepentingan atas penguasa perdagangan terjadilah persekutuan daerah antara kerajaan. Keberhasilan pemerintahannya membuat Sultan Baabullah mendapat julukan Tuan dari Tujuh Pulau Dua Pulau. Bangsa Portugis bergerak ke Selatan dan Menaklukan Timor pada tahun 1578. Papua. sedangkan tahun 1521 bansa Spanyol datang ke Tidore. Wafatnya Sultan Hairun menyebabkan kebencian rakyat Maluku semakin besar. Sultan Baabullah yang menjadi Raja Ternate berikutnya dan memimpin perang melawan Portugis. Yaitu persekutuan antara lima saudara yang dipimpin oleh Ternate (yang meliputi Obi. Ternyata niat baik Sultan Hairun dimanfaatkan Portugis untuk menahannya di benteng tersebut.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peta Lokasi Kerajaan Ternate dan Tidore Pada abad ke 12 M. Ketidaksetujuan Sultan Hairun terhadap Portugis tidak berbentuk kekerasan. Keesokan harinya Sultan Hairun telah terbunuh hal ini terjadi pada tahun 1570. Pembangunan Benteng Soa Paolo mendapat perlawanan dan salah seorang yang menantang kehadiran kekuasaan militer Portugis tersebut yaitu Sultan Hairun. Sultan Baabullah kemudian memperluas kekuasaannya hingga Maluku. Seram dan Ambon. Setelah 10 tahun berada di Kerajaan Ternate. Namun hal tersebut hanyalah taktik Portugis agar mereka dapat tetap berdagang dan menguasai Ternate. Usaha ini menampakkan hasil pada tahun 1575. bangsa Portugis datang ke Ternate. Hal ini menyebabkan dibukannya perkebunan di daerah Pulau Buru. Beliau berkuasa di kerajaan Ternate sejak tahun 1559. Jahilolo atau Halmahera dan pulau-pulau di daerah itu sampai Papua. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 8 . sebaliknya Sultan Haitun bersedia berunding dengan Portugis di Benteng Sao Paolo. Sultan tidak ingin perekonomian dan pemerintahan kerajaan di kuasai oleh bangsa lain dan pendirian benteng tersebut dianggap menunjukkan niat buruk Portugis atas Ternate. bangsa Portugis mendirikan Benteng yang diberi nama Sao Paolo. Makyan.

Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peninggalan Sejarah Kerajaan Ternate dan Tidore Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Kerajaan Islam di Indonesia 9 .

Makassar berkembang menjadi kerajaan Islam.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Kerajaan Gowa dan Tallo Kerajaan Gowa dan Tallo adalah dua kerajaan yang terletak di Sulawesi Selatan dan saling berhubungan baik. Ia memimpin Makassar dari tahun 1591-1638. seorang penyiar islam dari Sumatra. Banyak orang mengetahuinya sebagai Kerajaan Makassar. Sultan Alauddin bernama asli Karaeng Ma ‘towaya Tumamenanga Ri Agamanna. yaitu Ruwu. Wajo. raja-raja raja Makassar belum memeluk agama Islam. Dibawah pemerintahan Sultan Hasanuddin. dan Bone. Kerajaan Makassar dipimpin oleh Muhammad Said 1639-1653. Setelah Sultan Alauddin wafat. Sultan Hasanuddin Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Kerajaan Islam di Indonesia 10 . beliau kemudian digantikan oleh Sultan Hasanuddin. Peta Lokasi Kerajaan Gowa dan Tallo Sultan Alauddin adalah Raja Makassar pertama yang memeluk agama Islam. Baru setelah datangnya Dato Ri Bandang. Oleh karena itu Sultan Hasanuddin harus menghadapi kekuatan armada VOC Belanda sebelum dapat menguasai Maluku. Sultan Hasanuddin juga berniat menjadikan Kerajaan Makassar sebagai penguasa tunggal di jalur perdagangan Indonesia bagian timur. Sebelumnya. Soppeng. Setelah Muhammad Said wafat. Beliau berkuasa sejak tahun 1653. Sebelum Seb abad ke16. Makassar sebenarnya adalah ibu kota Gowa yang juga disebut sebagai Ujungpandang. 1591 1638. Kerajaan Makassar berhasil menguasai mengua kerajaan-kerajaan kerajaan kecil di Sulawesi Selatan. 1639 3. Masa pemerintahannya merupakan masa gemilang kerajaan Makassar.

Aru Palaka bersedia membantu Belanda dengan syarat akan diberikan kemerdekan. Pasukan Kerajaan Makassar akhirnya bisa dipukul mundur oleh Belanda dan jalur perdagangan di kuasai oleh Belanda. Setelah Sultan Hasanuddin turun tahta pada tahun 1669. yaitu Arub(Tuan) Palaka. Belanda dapat mendirikan benteng Rotterdam di Makassar. Mapasomba putranya berusaha menggantikan kepemimpinan ayahnya dan meneruskan perjuangan perjuangan ayahnya melewan Belanda.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Belanda berusaha keras menghentikan serangan-serangan Kerajaan Makasar. Untuk itu Belanda bersekutu dengan Raja Bone. dengan bantuan Kerajaan Bone berhasil menekan Makassar untuk menyetujui perjanjian Bongaya. Perjanjian ini berisi tiga buah kesepakatan yaitu VOC mendapat hak monopoli dagang di Makassar. Makassar harus melepas daerah yang dikuasainya seta mengakui Aru Palaka sebagai Raja Bone. Peninggalan Sejarah Kerajaan Gowa dan Tallo Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 11 . Pada tahun 1667.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful