P. 1
Kerajaan+Kerajaan+Islam+Di+Indonesia

Kerajaan+Kerajaan+Islam+Di+Indonesia

|Views: 10|Likes:
Dipublikasikan oleh Enny Nur Rosniati

More info:

Published by: Enny Nur Rosniati on Sep 12, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/13/2014

pdf

text

original

Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang

)

Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia
Kerajaan Samudera Pasai
Pasai didirikan pada abad ke-11 oleh Meurah Khair. Kerajaan ini terletak dipesisir Timur Laut Aceh. Kerajaan ini merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia. Pendiri dan raja pertama Kerajaan Samudra Pasai adalah Meurah Khair. Ia bergelar Maharaja Mahmud Syah (10421078). Pengganti Meurah Khair adalah Maharaja Mansyur Syah dari tahun 1078-1133. Pengganti Maharaja Mansyur Syah adalah Maharaja Ghiyasyuddin Syah dari tahun 1133-1155.

Peta Lokasi Kerajaan Samudera Pasai Raja Kerajaan Samudra Pasai berikutnya adalah Meurah Noe yang bergelar Maharaja Nuruddin berkuasa dari tahun1155-1210. Raja ini dikenal juga dengan sebutan Tengku Samudra atau Sulthan Nazimuddin Al-Kamil. Sultan ini sebenarnya berasal dari Mesir yang ditugaskan sebagai laksamana untuk merebut pelabuhan di Gujarat. Raja ini tidak memiliki keturunan sehingga pada saat wafat, kerajaan Samudra Pasai dilanda kekacauan karena perebutan kekuasaan. Meurah Silu bergelar Sultan Malik-al Saleh (1285-1297). Meurah Silu adalah keturunan Raja Perlak (sekarang Malaysia) yang mendirikan dinasti kedua kerajaan Samudra Pasai. Pada masa pemerintahannya, system pemerintahan kerajaan dan angkatan perang laut dan darat sudah terstruktur rapi. Kerajaan mengalami kemakmuran, terutama setelah Pelabuhan Pasai dibuka. Hubungan Kerajaan Samudra Pasai dan Perlak berjalan harmonis. Meurah Silu memperkokoh hubungan ini dengan menikahi putri Ganggang Sari, anak Raja Perlak. Meurah Silu berhasil memperkuat pengaruh Kerajaan Samudra Pasai di pantai timur Aceh dan berkembang menjadi kerajaan perdagangan yang kuat di Selat Malaka. Raja-raja Samudra Pasai selanjutnya adalah Sultan Muhammad Malik Zahir (12971326), Sultan Mahmud Malik Zahir (1326-1345), Sultan Manshur Malik Zahir (1345-1346), dan Sultan Ahmad Malik Zahir (1346-1383). Raja selanjutnya adalah Sultan Zainal Abidin (1383-1405). Pada masa pemerintahannya, kekuasaan kerajaan meliputi daerah Kedah di Semenanjung Malaya. Sultan Zainal Abidin sangat aktif menyebarkan pengaruh Islam kepulau Jawa dan Sulawesi dengan mengirimkan ahli-ahli dakwah, seperti Maulana Malik Ibrahim dan Maulana Ishak.

Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia

1

1 Jumadil Awal 913 H (1511 M). menjelang berakhirnya abad ke-14 14 M. kerajaan Pasai terus mengalami kemudunduran. dan sejak saat itu. pada tahun 1360 M. Samudera Pasai ditaklukkan oleh Majaphit. kerajaan Aceh Darussalam telah berdiri dengan penguasa pertama Sultan Ali Mughayat Syah ah yang dinobatkan pada Ahad. Diperkirakan.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peninggalan Sejarah Kerajaan Samudera Pasai Kerajaan Aceh Kerajaan Aceh berdiri menjelang keruntuhan Samudera Pasai. Sebagaimana tercatat dalam sejarah. Peta Lokasi Kerajaan Aceh Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Kerajaan Islam di Indonesia 2 .

Portugis yang kewalahan menghadapi serangan Aceh banyak meninggalkan persenjataan. Aru juga berhasil direbut oleh Aceh hingga akhirnya Portugis mundur ke Malaka. Kemenangan yang berturut-turut ini membawa keuntungan yang luar biasa. Kerajaan Aceh pada masa itu juga memiliki hubungan diplomatik dengan dinasti Usmani di Turki. sekitar tahun 1511 M. Ketika benteng di Pasai telah dikuasai Aceh. Mughayat juga menggempur Pidie. ia berhasil memperkuat kekuatan dan mempersatukan wilayah Aceh dalam kekuasaannya. Tak berapa lama. Ketika Mughayat Syah naih tahta menggantikan ayahnya. Perak diMalaka yang secara efektif bisa direbut dari portugis tahun 1575. pasukan Aceh tidak memberikan kesempatan sama sekali pada Portugis. Senjata-senjata inilah yang digunakan kembali oleh pasukan Mughayat untuk menggempur Portugis. sehingga Portugis mundur ke Aru. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 3 . kerajaan-kerajaan kecil tersebut kemudian ia taklukkan dan masukkan ke dalam wilayah kerajaannya. sehingga Portugis terpaksa mundur ke Pasai. Secara berurutan. usaha Mughayat Syah untuk mengusir Portugis dari seluruh bumi Aceh dengan menaklukkan kerajaan kerajaan kecil yang sudah berada di bawah Portugis berjalan lancar. hasil dari penaklukan kerajaan-kerajaan kecil di sekitarnya. Ketika Portugis mundur ke Pidie. Mughayat kemudian melanjutkan gempurannya dan berhasil merebut benteng Portugis di Pasai. Aceh pernah mengirim utusan ke Turki Usmani dengan membawa hadiah. Peurelak kemudian juga diserang. Mughayat Syah dikenal sangat anti pada Portugis. Namun. Kunjungan ini diterima oleh Khalifah Turki Usmani dan ia mengirim hadiah balasan berupa sebuah meriam dan penasehat militer untuk membantu memperkuat angkatan perang Aceh.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Pada awalnya. terutama dari aspek persenjataan. Sejak saat itu. termasuk menaklukkan kerajaan Pasai. Pada masa Iskandar Muda. Pada masa itu. Pedir (di Pidie). Inggris dan Belanda. untuk menghambat pengaruh Portugis. Dengan jatuhnya Pasai pada tahun 1524 M. Aceh merupakan salah satu pusat perdagangan yang sangat ramai di Asia Tenggara. Aceh Darussalam mencapai masa kejayaan di masa Sultan Iskandar Muda Johan Pahlawan Meukuta Alam (1590 1636). Portugis yang berada di daerah Daya ia gempur dan berhasil ia kalahkan. wilayah kerajaan Aceh ini hanya mencakup Banda Aceh dan Aceh Besar yang dipimpin oleh ayah Ali Mughayat Syah. Saat itu. Sultan Iskandar Muda Dalam sejarahnya. Sejarah mencatat bahwa. Aceh Darussalam menjadi satu-satunya kerajaan yang memiliki pengaruh besar di kawasan tersebut. karena memang tidak sempat mereka bawa dalam gerak mundur pasukan. Daya (Aceh Barat Daya) dan Aru (di Sumatera Utara) sudah berada di bawah pengaruh kolonial Portugis. karena itu. kerajaan-kerajaan kecil yang terdapat di Aceh dan pesisir timur Sumatera seperti Peurelak (di Aceh Timur). . kerajaan Aceh lebih dikenal dengan nama Aceh Darussalam dengan wilayah yang luas. Wilayah kekuasaan Aceh mencapi Pariaman wilayah pesisir Sumatra Barat. Portugis mundur ke Peurelak.

Daerah-daerah pesisir seperti Tuban dan Cirebon sudah mendapat pengaruh Islam.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peninggalan Sejarah Kerajaan Aceh Kerajaan Demak Berdirinya Kerajaan Demak dilatarbelakangi oleh melemahnya pemerintahan Kerajaan Majapahit atas daerah-daerah pesisir utara Jawa. Peta Lokasi Kerajaan Demak Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 4 . Dukungan daerah-daerah yang juga merupakan jalur perdagangan yang kuat ini sangat berpengaruh bagi pendirian Demak sebagai kerajaan Islam yang merdeka dari Majapahit.

Konflik berdarah ini akhirnya berkembang menjadi Perang Saudara. Pada masa pemerintahannya. Perebutan kekuasaan ini berkembang menjadi konflik berdarah dengan terbunuhnya Sunan Prawoto oleh Arya Penangsang. Sultan Trenggono mengirim Fatahilallah ke Banten. Ia memerintah Demak dengan gelar Sultan Ahmad Abdul Arifin. Pati Unus untuk menyerang Portugis di Malaka. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 5 . Namun. Setelah Raden Patah wafat pada tahun 1518. Perebutan tahta Kerajaan Demak ini terjadi antara Sunan Prawoto dengan Arya Penangsang. Palembang. Pengangkatan Raden Patah sebagai Raja Demak dipimpin oleh anggota wali lainnya. Dalam perjalanannya ke Banten. Sedayu. Raden Patah merasa berkewajiban untuk membantu. Raden Patah bergelar Senopati Jimbun Ngabdurahman Panembahan Palembang Sayidin Panatagama. Jaka Tingkir menjadi raja Kerajaan Demak dengan gelar Sultan Hadiwijya.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Raden Patah Raden Patah adalah raja pertama Kerajaan Demak. Sebagai tanda terima kasih kepada Ki Gede Pemanahan yang telah mendukungnya. wilayah kerajaan Demak meliputi daerah Jepara. Untuk itu.Walaupun sebenarnya sudah menjadi kerajaan baru. Setelah wafatnya Sultan Trenggono pada tahun 1546. yaitu Ki Gede Pemanahan dan Ki Penjawi. Pada masa pemerintahan agama Islam mengalami perkembangan pesat. Ia kemudian memindahan pusat kerajaan Demak ke daerah Pajang. Sultan Hadiwijaya memberikan sebuah daerah Perdikan (otonom) yang disebut Mataram. Jambi. Jatuhnya kerajaan Malaka berarti putusnya jalur perdagangan nasional. Pada masa pemerintahan Sultan Trenggono. ia digantikan oleh putranya Pati Unus. yaitu Pangeran Hadiri. Ia wafat tahun 1521 dalam usahanya mengusir Portugis dari kerajaan Malaka. Arya Penagsang terbunuh sehingga tahta Kerajaan Demak jatuh ke tangan Jaka Tingkir. akhirnya menjadi raja Demak ketiga dan merupakan raja Demak terbesar. Sultan Trenggono berkuasa di kerajaan Demak dari tahun 1521-1546. Arya Penangsang adalah Bupati Jipang (sekarang Bojonegoro) yang merasa lebih berhak atas tahta Kerajaan Demak. Tuban. Pada masa Kerajaan Malaka jatuh ke tangan Portugis tahun 1511. Arya Penangsang juga membunuh adik Sunan Prawoto. Sultan Trenggono dilantik menjadi raja Demak oleh Sultan Gunung Jati. Pati Unus hanya memerintah tidak lebih dari tiga tahun. Fatahillah singgah di Cirebon untuk menemui Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati. Ia memerintah dari tahun 15001518. Sultan Trenggono. dan beberapa daerah di Kalimantan. Saudaranya. kerajaan Pajang masih mengklaim diri sebagai penerus Kerajaan Demak. menantu Sultan Trenggono. Ki Gede Pemanahan kemudian menjadi penguasa Mataram dan di sebut Ki Gede Mataram. ia mengirimkan putrannya. Bersama-sama dengan pasukan Kesultanan Cirebon. Kerajaan Demak mencapai puncak kejayaannya dan agama Islam berkembang lebih luas lagi. Fatahillah kemudian dapat menaklukan Banten dan Pajajaran. Usaha Arya Penangsang menjadi Sultan Demak di halangi oleh Jaka Tingkir. Jaka Tingkir mendapat dukungan dari para tetua Demak. usaha itu tidak berhasil. Kerajaan Demak mulai mengalami kemunduran karena terjadinya perebutan kekuasaan. Dalam pertempuran ini. Pada masa pemerintahannya juga dibangun Masjid Agung Demak yang dibantu oleh para wali dan sunan sahabat Demak.

Dengan demikian. Pada tahun 1524/1525. Tamgara (Tangerang). untuk merebut kembali tahta Kerajaan Pajang. melainkan putra Sunan Prawoto. Pajang menjadi bagian kekuasaan Kerajaan Mataram. yakni Pangeran Benawa. Peta Lokasi Kerajaan Banten Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 6 .Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Sultan Hadiwijaya bukanlah digantikan oleh putranya. Peninggalan Sejarah Kerajaan Demak Kerajaan Banten Kesultanan Banten berawal ketika Kesultanan Demak memperluas pengaruhnya ke daerah barat. pemerintahan Aria Pangiri di Pajang juga dikelilingi oleh para bekas pejabat Kerajaan Demak. putra Ki Ageng Mataram. Cigede. dan mendirikan Kesultanan Banten yang berafiliasi ke Demak. Pada tahun 1588. Pangeran Benawa kemudian minta bantuan kepada Sutawijaya. Pangeran Benawan kurang puas dengan keputusan ini. Sunda Kalapa dan Cimanuk. Aria Pangiri. Sutawijaya dan Pangeran Benawan berhasil merebut kembali tahta Kerajaan Pajang. Apalagi. Menurut sumber Portugis. Benawa menyerahkan hak kuasanya pada Sutawijaya secara simbolis melalui penyerahan pusaka Pajang pada Sutawijaya. Sunan Gunung Jati bersama pasukan Demak merebut pelabuhan Banten dari kerajaan Sunda. sebelumnya Banten merupakan salah satu pelabuhan Kerajaan Sunda selain pelabuhan Pontang. Pangeran Benawa sendiri diangkat sebagai penguasa daerah Jipang. Kemudian.

Wilayah kekuasaan kedua kerajaan ini meliputi Kepulauan Maluku dan sebagian Papua. pelurusan sejarah bahwa Anak Kedua Ratu Siti Rodiah kawin dengan Sultan Mahmud Badaruddin II Kesultanan Palembang Darussalam sedang anak ketiga Muhammad Nazaruddin (Sultan Maulana Muhammad Nazaruddin bergelar Alamsyah) Terjadi perebutan kekuasaan setelah Maulana Yusuf wafat (1570). tepatnya pada 12 Maret 1682. Nata Kusuma dan Jalaluddin pada saat itu Sultan Muhammad Nazaruddin yang bergelar Alamsyah berusia 19 tahun. Perang ini dimenangkan oleh Kerajaan Banten karena dibantu oleh para ulama (inilah Sejarah Bikinan Belanda). Daeng. dengan nama lengkap Sultan Muhammad Nazaruddin "Alamsyah" dikawal oleh empat Pengawal Kesultanan masing-masing bernama Ananta Kusuma. Maluku Utara. Surat itu kemudian dikuatkan dengan surat perjanjian tanggal 22 Agustus 1682 yang membuat VOC memperoleh hak monopoli perdagangan lada di Lampung.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Anak dari Sunan Gunung Jati (Hasanudin) menikah dengan seorang putri dari Sultan Trenggono dan melahirkan dua orang anak. Kesultanan Banten dihapuskan tahun 1813 oleh pemerintah kolonial Inggris.. seperti tertera dalam surat Sultan Haji kepada Mayor Issac de Saint Martin.melakukan perjalanan ke Palembang pada masa Inggeris masuk ke Palembang.. Wilayah kekuasaannya meliputi sisa kerajaan Sunda yang tidak direbut kesultanan Mataram dan serta wilayah yang sekarang menjadi provinsi Lampung.bukan untuk memerangi palembang tetapi menyambangi keluarga (Saudaranya yang bernama Ratu Siti Rodiah yang nikah dengan Sultan Mahmud Badaruddin II). Pada zaman pemerintahan Sultan Haji. Pangeran Jepara merasa berkuasa atas Kerajaan Banten daripada anak Maulana Yusuf yang bernama Maulana Muhammad karena Maulana Muhammad masih terlalu muda. Saat itu Pelabuhan Banten telah menjadi pelabuhan internasional sehingga perekonomian Banten maju pesat. Kerajaan Banten mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Abu Fatah Abdulfatah atau lebih dikenal dengan nama Sultan Ageng Tirtayasa. Pelurusan Sejarahbahwa Pangeran Sabakingkin atau Sultan Maulana Hasanuddin nikah dengan Putri Kintamani mempunyai Anak yang pertama bernama Yusuf Akbar (Maulana Yusuf). Pelurusan Sejarah bahwa Sultan Muhammad bukan anak dari Maulana Yusuf tetapi anak ketiga dari Sultan Hasanuddin. Piagam Bojong menunjukkan bahwa tahun 1500 hingga 1800 Masehi Lampung dikuasai oleh kesultanan Banten. Tragedi ini menjadi klimaks dari penghancuran Surasowan oleh GubernurJenderal Belanda. Pada tahun itu. wilayah Lampung diserahkan kepada VOC. Sultan Muhamad Syafiuddin dilucuti dan dipaksa turun takhta oleh Thomas Stamford Raffles. Akhirnya Kerajaan Jepara menyerang Kerajaan Banten. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 7 . Admiral kapal VOC di Batavia yang sedang berlabuh di Banten. Herman William Daendels tahun 1808. Peninggalan Sejarah Kerajaan Banten Kerajaan Ternate dan Tidore Kerajaan Ternate dan Tidore terletak di sebelah barat Pulau Halmahera. Tanah Maluku yang kaya akan rempah-rempah menjadikannya terkenal di dunia Internasional dengan sebutan Spice Island.

Sulawesi. Seram dan Ambon. Beliau berkuasa di kerajaan Ternate sejak tahun 1559. Namun hal tersebut hanyalah taktik Portugis agar mereka dapat tetap berdagang dan menguasai Ternate. Sultan Baabullah yang menjadi Raja Ternate berikutnya dan memimpin perang melawan Portugis. Antara kedua persekutuan tersebut telah terjadi persaingan yang sangat tajam. Bacan. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 8 . Yaitu persekutuan antara lima saudara yang dipimpin oleh Ternate (yang meliputi Obi. Makyan. serta Uli Siwa (persekutuan Sembilan) yaitu persekutuan antara sembilan bersaudara yang wilayahnya meliputi Pulau Tidore. Pada tahun 1512. Hal ini terjadi setelah para pedagang Eropa datang ke Maluku. Hal ini menyebabkan dibukannya perkebunan di daerah Pulau Buru. Keberhasilan pemerintahannya membuat Sultan Baabullah mendapat julukan Tuan dari Tujuh Pulau Dua Pulau. Wafatnya Sultan Hairun menyebabkan kebencian rakyat Maluku semakin besar. Bangsa Portugis bergerak ke Selatan dan Menaklukan Timor pada tahun 1578.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peta Lokasi Kerajaan Ternate dan Tidore Pada abad ke 12 M. Dengan adanya kepentingan atas penguasa perdagangan terjadilah persekutuan daerah antara kerajaan. Seram dan Ambon. Keesokan harinya Sultan Hairun telah terbunuh hal ini terjadi pada tahun 1570. bangsa Portugis datang ke Ternate. sedangkan tahun 1521 bansa Spanyol datang ke Tidore. Jahilolo atau Halmahera dan pulau-pulau di daerah itu sampai Papua. Setelah 10 tahun berada di Kerajaan Ternate. Pembangunan Benteng Soa Paolo mendapat perlawanan dan salah seorang yang menantang kehadiran kekuasaan militer Portugis tersebut yaitu Sultan Hairun. setelah Portugis berhasil dipukul mundur dan pergi meninggalkan bentengnya di Ternate. Papua. Mindano dan Bima. benteng tersebut berguna untuk melindungi Ternate dari Kerajaan Tidore. Usaha ini menampakkan hasil pada tahun 1575. Ketidaksetujuan Sultan Hairun terhadap Portugis tidak berbentuk kekerasan. Menurut Portugis. Persekutuan-persekutuan tersebut adalah Uli Lima (Persekutuan Lima). Sultan Baabullah kemudian memperluas kekuasaannya hingga Maluku. Sultan tidak ingin perekonomian dan pemerintahan kerajaan di kuasai oleh bangsa lain dan pendirian benteng tersebut dianggap menunjukkan niat buruk Portugis atas Ternate. sebaliknya Sultan Haitun bersedia berunding dengan Portugis di Benteng Sao Paolo. bangsa Portugis mendirikan Benteng yang diberi nama Sao Paolo. Ternyata niat baik Sultan Hairun dimanfaatkan Portugis untuk menahannya di benteng tersebut. Permintaan akan cengkeh dan Pala dari negara Eropa meningkat pesat.

Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peninggalan Sejarah Kerajaan Ternate dan Tidore Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Kerajaan Islam di Indonesia 9 .

Banyak orang mengetahuinya sebagai Kerajaan Makassar. Ia memimpin Makassar dari tahun 1591-1638. Sultan Hasanuddin juga berniat menjadikan Kerajaan Makassar sebagai penguasa tunggal di jalur perdagangan Indonesia bagian timur. Dibawah pemerintahan Sultan Hasanuddin. dan Bone. Sebelum Seb abad ke16. yaitu Ruwu. Makassar sebenarnya adalah ibu kota Gowa yang juga disebut sebagai Ujungpandang. raja-raja raja Makassar belum memeluk agama Islam. Wajo. Masa pemerintahannya merupakan masa gemilang kerajaan Makassar.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Kerajaan Gowa dan Tallo Kerajaan Gowa dan Tallo adalah dua kerajaan yang terletak di Sulawesi Selatan dan saling berhubungan baik. Sebelumnya. Setelah Sultan Alauddin wafat. Soppeng. beliau kemudian digantikan oleh Sultan Hasanuddin. Kerajaan Makassar dipimpin oleh Muhammad Said 1639-1653. Peta Lokasi Kerajaan Gowa dan Tallo Sultan Alauddin adalah Raja Makassar pertama yang memeluk agama Islam. Sultan Hasanuddin Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Kerajaan Islam di Indonesia 10 . Baru setelah datangnya Dato Ri Bandang. 1591 1638. Sultan Alauddin bernama asli Karaeng Ma ‘towaya Tumamenanga Ri Agamanna. Setelah Muhammad Said wafat. Kerajaan Makassar berhasil menguasai mengua kerajaan-kerajaan kerajaan kecil di Sulawesi Selatan. Oleh karena itu Sultan Hasanuddin harus menghadapi kekuatan armada VOC Belanda sebelum dapat menguasai Maluku. 1639 3. seorang penyiar islam dari Sumatra. Makassar berkembang menjadi kerajaan Islam. Beliau berkuasa sejak tahun 1653.

Belanda dapat mendirikan benteng Rotterdam di Makassar. Peninggalan Sejarah Kerajaan Gowa dan Tallo Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 11 . Mapasomba putranya berusaha menggantikan kepemimpinan ayahnya dan meneruskan perjuangan perjuangan ayahnya melewan Belanda. Pasukan Kerajaan Makassar akhirnya bisa dipukul mundur oleh Belanda dan jalur perdagangan di kuasai oleh Belanda. Aru Palaka bersedia membantu Belanda dengan syarat akan diberikan kemerdekan. Setelah Sultan Hasanuddin turun tahta pada tahun 1669. Makassar harus melepas daerah yang dikuasainya seta mengakui Aru Palaka sebagai Raja Bone. Untuk itu Belanda bersekutu dengan Raja Bone. Pada tahun 1667. yaitu Arub(Tuan) Palaka. Perjanjian ini berisi tiga buah kesepakatan yaitu VOC mendapat hak monopoli dagang di Makassar. dengan bantuan Kerajaan Bone berhasil menekan Makassar untuk menyetujui perjanjian Bongaya.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Belanda berusaha keras menghentikan serangan-serangan Kerajaan Makasar.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->