PT.

SEMEN TONASA (Persero)

I. PROFIL PERUSAHAAN Nama Perusahaan/Pabrik Alamat Pabrik Selatan Kode Pos Nomor Telepon Web Site E-mail Fax Jumlah Karyawan : PT. Semen Tonasa : Biringkassi, Pangkep, Sulawesi : 90651 : 0410-312345 (hunting) : www.sementonasa.co.id : Riduan_mz@sementonasa.co.id : 0410-310008 : 1810 (termasuk non organik)

Dewan direksi terdiri dari satu orang direktur utama, dibantu oleh 4 orang direksi. Urusan pengembangan dilakukan di direktorat litbang, yang terpisah dari direktorat produksi. Sementara di direktorat produksi dilengkapi dengan biro perencanaan teknik produksi yang merupakan unsur litbang yang melekat pada direktorat produksi.

DIREKTUR UTAMA

Direktur Produksi

Direktur Litbang Dan Operasi

Direktur Keuangan

Direktur Pemasaran

Departemen Operasi A (Bahan baku)

Departemen Operasi B (Klinker)

Departemen Operasi C (CM + Packer)

Departemen Utility

Biro Produksi

Biro Pemel. Mekanik

Biro Pemel. Listrik& Intrumen

Biro Produksi

Biro Pemel. Mekanik

Biro Pemel. Listrik& Intrumen

Biro Produksi

Biro Pemel. Mekanik

Biro Pemel. Listrik& Intrumen

Biro Perenc. Teknik Pabrik

Biro Energi

Biro Bengkel

Gambar 1. Struktur Organisasi PT Semen Tonasa

. Pust Teknologi Konversi dan Konservasi Energi (PTKKE-BPPT),

1

. III.yang disebut clinker burning.II. batu silika. kemudian dicampur dan dipanaskan di dalam sistem pemanas awal (cyclone) untuk pemisahan zat kapur karbonat dengan kapur oksida. yang masing-masing memiliki kapasitas 310 t/h (total 620 t/h). 2 .1. di mana bahan baku umpan kiln dihasilkan dari dua unit raw mill dengan kapasitar masing-masing 160 t/h. Hasil pembakaran berupa butiran hitam yang disebut terak atau klinker. yaitu : • • • • • Penggerusan (crusher) Penggilingan bahan baku (raw mill) Produksi terak (pyro-processing) Penggilingan akhir (finishing mill) Pengepakan (packer) Diagram alur proses produksi semen mulai dari penambangan bahan baku hingga produksi semen di PT Semen Tonasa dilihat pada bagan Gambar di bawah ini. Umpan kiln untuk Tonasa IV disuplai dari dua unit raw mill. produksi semen terdiri dari 5 tahap proses. Bahan mentah tersebut dihancurkan dan digiling. Deskripsi Proses Proses Pembuatan Semen Bahan mentah yang digunakan dalam pembuatan semen adalah batu kapur. Finishing mill untuk Tonasa II & III ada 2 unit. masing-masing berkapasitas 100 t/h. IV Tonasa II & III memiliki kiln yang kembar (identik). Sedangkan tanah liat dan pasir besi (iron sand) yang juga merupakan bahan baku utama dari proses produksi semen disuplai dari luar. Bahan baku yang ditambang dikirim ke storage (penyimpanan) untuk masing-masing pabrik. 2. Masing-masing pabrik memiliki penambangan batu kapur (lime stone) dan pasir silica (silica sand) sendiri. Dua unit finish mill untuk Tonasa IV berkapasitas masing-masing 192 t/h. Secara garis besar. mulai dari Tonasa II. tanah liat dan pasir besi serta bahan-bahan tambahan lainnya tergantung jenis produk yang diinginkan. Bahan baku selanjut dimasukkan ke tanur putar (kiln) untuk dipanaskan sehingga terjadi reaksi antara zat kapur oksida dan unsur-unsur lain membentuk zat kapur silikat dan aluminat pada temperatur sampai 1450 oC . Proses selanjutnya adalah penggilingan terak di tromol semen dengan menambahkan sejumlah bahan tambahan seperti gipsum pada perbandingan tertentu. Kiln II & III masing-masing memiliki kapasitas terpasang 126 t/h. Bahan bakar utama yang digunakan adalah batubara. Hasil dari penggilingan ini adalah semen yang siap untuk dijual ke pasaran dalam kemasan kantong maupun curah. Pust Teknologi Konversi dan Konservasi Energi (PTKKE-BPPT). Tonasa IV memiliki kiln dengan kapasitas 500 t/h.

3 .. Pust Teknologi Konversi dan Konservasi Energi (PTKKE-BPPT).

Pust Teknologi Konversi dan Konservasi Energi (PTKKE-BPPT).TAMBANG Lime Stone Clay RAW MILL 2 160 TPH KILN 2. 1900 TPD FINISH MILL 2 100 TPH PACKING TONASA II & III COAL MILL RAW MILL 2 160 TPH 25 TPH KILN 3. IV 7500 TPD PACKING PLANT BIRINGKASSI . 1900 TPD FINISH MILL 3 100 TPH PACKING PLANT TONASA 4 X 100 TPH Silica Sand Iron Sand RAW MILL 310 TPH COAL MILL 48 TPH FINISHING MILL 190 TPH FINISHING MILL 190 TPH RAW MILL 310 TPH TONASA KILN. 4 .

Panas buang dari Kiln digunakan untuk pengeringan Raw Meal serta batu bara yang akan diumpan ke Kiln. 5 . mulai dari Kiln sendiri.2 masing-masing berkapasitas 310 t/h. 2. . . Sedangkan RW 4. Sebagai sumber panas untuk pengeringan material di Dryer dan Raw Mill menggunakan udara panas keluaran dari preheater.2. dengan teknologi sederhana tanpa calciner.COAL MILL Pulverize Coal Kiln Tonasa II dan III disuplai oleh 2 unit Coal Mill type Tube Mill (digunakan I unit yang lainnya stand by). Pust Teknologi Konversi dan Konservasi Energi (PTKKE-BPPT). Kiln II/III kapasitas 1900 TPD.1 dan 4. Kebutuhan energi termal terbesar ada pada Kiln. Coal Mill dan Raw Mill. .Gambar 2. Kiln Tonasa IV berkapasitas 7500 TPD. Sementara Coal Mill di Tonasa IV adalah tipe Vertikal Mill. Terlihat bahwa energi listrik dibutuhkan pada proses mulai dari crusher hingga packer. yaitu 160 t/h. RM II dan II memiliki kapasitas yang sama.1 dan 4.KILN Semen Tonasa memakai 2 tipe Kiln yang masing-masing berbeda. . Sementara energi termal dibutuhkan pada sistem Kiln.RAW MILL Raw Mill Tonasa II menggunakan system Drying and Grinding dengan Type Tube Mill dan clay/Limestone dryer sedangkan Raw Mill III menggunakan system Drying during Grinding tipe Tube Mill dan Raw Mill Tonasa IV menggunakan tipe Vertikal Roller Mill. sedangkan Tonasa IV memiliki 2 unit Finish Mill 4. Peralatan Utama Peralatan utama untuk proses produksi di PT Semen Tonasa.2 dengan kapasitas yang sama yaktu 192 t/h.FINISH MILL Kapasitas unit Finish Mill pabrik Tonasa II dan III sama yakni masing-masing 100 t/h. Kiln jenis ini sama dengan yang digunakan di Indarung II dan III. . mulai dari Raw Mill hingga Finish Mill. Diskripsi proses Produksi semen Tonasa Diagram alir material dan energi yang dibutuhkan pada masing-masing proses dapat dilihat pada gambar berikut.

Pust Teknologi Konversi dan Konservasi Energi (PTKKE-BPPT). Diagram alir material dan Energi pada proses produksi PT Semen Tonasa .Solar Material ke 3 Gambar 3. 6 .

150 HP.22 rpm 100 t/h 2 x 2250 HP PH Hot Gas Kiln IV Type = Tube Mill Length = 12 m Diameter = 4.P = 2 x 190 kW .87 rpm 100 t/h 2 x 2000 HP Type = Tube Mill UMS 50x17. 989 rpm PH Hot Gas Kiln III T: 280 oC 1 string. 0. 208 A.60 m Length = 24 m.Rotary Drum Dryer 2. 4 stages 1900 TPD .Rotary drum Dryer = 2. Energy Source Type = Horizontal 3 Comp 25 TPH Electric P = 1. LM 26. Energy Source BB Bongkah/Solar Type = Horizontal 3 Comp 25 TPH P = 1.5 m 160 TPH 2 x 1800 kW 6 kV. 7 .60 m Speed = 16. speed = 738 Rpm Heat Type = Tube Mill Length = 11 m Diameter = 4. 210 amp Heat PH Hot Gas Kiln II T: 280 oC .2 Rpm Slope = 3 derajat 30 TPH Electric Heat COAL MILL Main Equip.V = 600 volt.380 volt. Speed = 2. LM 41.Tabel 1.5 rpm .P1= 5. P2 = 8. L = 30 m 110 TPH Electric .D = 36 m. D = 4.5 FINISH MILL Cement Mill 192 t/h x 2 .D = 36 m.1 rpm. P1 = 3.Size = 4. 1475 rpm .6 m. Speed .6 m.2 x 110 kW. SLCS Calciner 7500 TPD 5. Peralatan Utama Proses Produksi PT Semen Tonasa LS Dryer Plant Main Eq TONASA II . Two string.Made in FL Smidth .110 -1100 Rpm Heat Pulverize Coal Type = Horizontal Sectional lifter Diameter dalam = 2. 4 stages 1900 TPD .Size = 4.90 m Speed = 15.Made in FL Smidth .5 rpm .V = 600 volt. 989 rpm .P2=4.5 m.7 MW 160 TPH 2 x 1500 HP. 125 amp TONASA III TONASA IV Energy Source Clay Dryer Main Eq Energy Source PH Hot Gas Air sweept tube mill O & K Speed = 15.3D 52 TPH. Speed .000 kW V = 6000 volt.110 -1100 Rpm Pulverize Coal Loeche.75 x 75 m Planetary cooler Electric .86 m Energy Source Electric Heat KILN PH PC KILN 1 string.75 x 75 m Planetary cooler .380 volt. Pust Teknologi Konversi dan Konservasi Energi (PTKKE-BPPT). L = 30 m 25 t/h Electric .5 mD x 87mL Grate Cooler Size 16132-HY Cooler Energy Source Pulverize Coal COAL DRYER Main Equip.6 m.4 RAW MILL Main Eq 310 TPH x 2 2 x 2650 kw 6 kV PH Hot Gas Kiln IV Cyclone suspention Preheater 4 Stage.000 kW V = 6000 volt. speed = 738 Rpm Vertical Mill.P = 2 x 190 kW . 985 rpm 6 KV. 210 amp Heat PH Hot Gas Kiln II T: 280 oC Centre discharge gravity mill D = 4.

Baru+Ktr.5 MW M. LAYOUT SINGLE LINE DIAGRAM Layout SLD pada pabrik Semen Tonasa adalah pada Tonasa 2. tetapi kemungkinan akan membahayakan/ merugikan baik terhadap pelaksana terlebih lagi terhadap perusahaan tersebut.Drive Kiln3 + = 7. Pust Teknologi Konversi dan Konservasi Energi (PTKKE-BPPT).5 MW M.Drive Finish 4.2 = 5.Pst = 0. 4.Drive R.2 = 7.1 M.5 MW K Baru + P.Drive Finish 4.5 MW Raw Mill III = 3. yang terletak pada gardu listrik sekitar kawasan pabrik semen tersebut.2. 8 .5 MW = 5. Titik pengukuran : Tonasa . Tegangan 6 kV dari PLN BTG DS HVSG 2 DS HVSG 3 TR 1 70/6 23MW F1 F3 SG2 F9 SG3 F5 DS HVSG 1 DS HVSG 4 DETAI L LI NE TONASA I I / II I/ I V DS8 PLN DS7 DS Q0 TR Baru 70/6 14MW TR Lama 70/6 14MW Q2 Q01 DS6 HVSG 6 DS HVSG 5 HVSG 7 DS Q1 TR 2 70/6 70/6 23MW F1 F2 F2 F3 TR 3 70/6 23MW F1 F4 Q11 F5 F1 SG1 F4 F2 SG4 SG5 SG6 F2 SG7 F1 SG8 F2 F3 F4B F4A Q12 Q02 M..5 MW .5 MW M.Baru = 1.. saat dilakukan pengukuran tersebut harus selalu didampingi dan atas izin petugas yang direkomendasikan dari perusahaan untuk menjaga hal-hal yang tidak diharapkan saat pengukuran berlangsung. Lokasi pengukuran yang dillakukan berdasarkan informasi kemungkinan terdapat beban yang dapat mempengaruhi kualitas daya pada industri tersebut...Drive R.Drive Kiln2 + M.Drive Crusher 4 = 2..7 MW Crusher II/III = 1 MW Raw Mill II = 2.. dimana suplai listrik dari BTG (Boiler Turbin Gas) dan PT.5 MW Per.Mill = 10.5 MW Cement Mill II = 3 MW Cement Mill III + R.5 MW M.5 MW M.Drive Kiln4 + M. Selain itu.5 MW Total = 14. 3.. Mill III TRF = 3.Mill 4.1 = 5.PLN. Karena pengukuran yang tidak tepat tidak hanya mendapatkan data pengukuran yang salah.Drive C. Sedang pengukuran saat pengambilan data dilakukan pada sisi tegangan 6 kV dan 380 Volt sebagaimana yang ditunjukkan oleh gambar 4.Mill 4.

Gambar 4 Lokasi pengukuran Power Quality . Pust Teknologi Konversi dan Konservasi Energi (PTKKE-BPPT). 9 .