Anda di halaman 1dari 380

wwww

RUKUN ISLAM:

PUASA

MENYAMBUT RAMADHAN

PUASA RAMADHAN

PENGERTIAN PUASA
Bahasa:
Menahan diri dari sesuatu, baik dlm bentuk perkataan maupun perbuatan

Istilah:
Menahan diri dari segala yg membatalkannya sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, dengan syarat dan rukun tertentu.

PERINTAH PUASA RAMADHAN

Artinya:

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orangorang sebelum kamu agar kamu bertakwa (Qs. Al-Baqarah (2): 183)

1.
2. 3.

PUASA WAJIB Puasa Ramadhan Puasa Nadzar Puasa Kaffarat

PUASA RAMADHAN
PENETAPAN AWAL RAMADHAN:

Dg Rukyah al-Hilal (dg melihat bulan

sabit langsung). Dg menyempurnakan bilangan umur bulan Sya'ban sampai 30 hari. Hisab (melalui ilmu Falak/Astronomi).

DASAR PENETAPAN AWAL DAN AKHIR RAMADHAN

RUKUN PUASA
1. Niat. 2. Menahan diri dari yang membatalkannya dari terbit fajar hingga terbenam matahari

KEUTAMAAN RAMADAN
Dijadikannya sebagai bulan berpuasa, rukun Islam keempat. Bulan diturunkannya al-Quran Di bulan tsb diturunkan Lailaltul Qadar yg lebih baik dari 1000 bulan. Amalan Puasa dan Qiyamul Lail di bulan tsb sebagai penebus dosa. Dibuka pintu-pintu sorga Berpuasa di dalamnya menjadi sebab diampuninya dosa.

Nilai pahala puasa di dalammya dilipatgandakan, lebih baik dari puasa 10 bulan. Umrah di bulan tersebut menyamai pahala haji. Dijadikan tadarus dan membaca al-Quran sunnah muakkadah. Memberi buka puasa bagi shaimin di bulan tsb bernilai sama dengan yang berpuasa.

Pada Bulan Ramadhan, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan syetan dibelenggu

RAMADHAN = BULAN TURUNNYA AL-QURAN

PUASA RAMADHAN MENGAMPUNI DOSA

RUKUN DAN SYARAT

PUASA RAMADHAN

SYARAT PUASA
SYARAT WAJIB 1. Muslim 2. Baligh dan berakal. 3. Kuat berpuasa, tidak sakit atau safar.
SYARAT SAH 1. Niat
2.

Suci, tidak haid atau Nifas

AMALAN SUNNAH RAMADHAN

AMALAN SUNNAH DALAM PUASA


1. Makan sahur secukupnya dan mengakhirkannya .

2. Menyegerakan berbuka setelah diyakini sudah Maghrib, sebelum shalat Maghrib. 3. Berdoa menjelang berbuka. 4. Berbuka dengan sesuatu, walaupun dengan sebutir kurma atau seteguk air. 5. Mandi wajib disebabkan janabah, haid, atau nifas sebelum terbit fajar, agar puasa dimulai dlm keadaan suci. 6. Memelihara perkataan, sikap, dan tingkah laku maksiat. 7. Menghindarkan diri dari perbuatan yg 'tidak berguna'.

8.

Berupaya mengisi harinya dg membaca dan mendalami al-Quran serta ilmu ke-Islaman lainnya. 9. Memperbanyak doa dan dzikir. 10. Memperbanyak shadakah. 11. Menunaikan shalat Taraweh, Witir, Qiyamul lail, dan lain-lain. 12. I'tikaf di masjid, khususnya pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan

ANJURAN MENYEDIAKAN MAKANAN BERBUKA

ITIKAF

ITIKAF
Arti Bahasa:
al-itikaf = al-ihtibas (tertahan) dan al-muqam (menetap)

Menetap di masjid dengan niat mendekatkan diri kepada Allah.


Atau:

Istilah:

Menetap di masjid untuk taat dan melaksanakan ibadah kepada Allah saja, serta meninggalkan berbagai kesibukan dunia

Hukum Itikaf
Sunnah Sunnah muakkadah di sepuluh hari terakhir Ramadhan Wajib jika seseorang telah bernadzar untuk melakukannya.

Syarat Itikaf Ramadhan


a. Islam b. Berakal dan tamyiz, c. Di masjid. d. Niat. e. Berpuasa (Khilafiah) f. Suci dari janabah, haid, dan Nifas. g. Izin dari suami bagi isteri (khilafiah)

MANFAAT ITIKAF
1. Terbiasa melakukan shalat lima waktu berjamaah tepat 2. 3.
waktu. Terlatih meninggalkan kesibukan dunia demi memenuhi panggilan Allah. Terlatih untuk meninggalkan kesenangan jasmani sehingga hati bertambah khusyu dalam beribadah. Terbiasa meluangkan waktu untuk berdoa, membaca AlQuran, berdzikir, qiyamullail, dan ibadah lainnya dengan kualitas yang lebih baik. Terlatih meninggalkan hal-hal yang tidak berguna bagi penghambaannya kepada Allah swt. Memperbesar kemungkinan meraih lailatul qadar. Waktu itikaf adalah waktu yang tepat untuk melakukan muhasabah dan bertaubat kepada Allah swt.

4.
5. 6. 7.

Rukun Itikaf
1.

2.
3.

4.

Mutakif (orang yang beritikaf) (( Niat (( Menetap ( ). Tidak ada batasan minimalnya. ) Tempat itikaf (

Syarat Tempat itikaf


masjid yang dilakukan shalat Jumat dan shalat berjamaah lima waktu

ANJURAN MENGHIDUPKAN SEPULUH HARI TERAKHIR RAMADHAN

MENUNGGU TURUNNYA LAILATUL QADAR DAN DOA YG DIBACA

MEMBURU LAILATUL QADAR

AMALAN MAKRUH
BULAN RAMADHAN

AMALAN-AMALAN MAKRUH DALAM PUASA


1. 2.

3. 4. 5. 6.

Puasa siang dan malam (shiyam al-wishal), misalnya: selama 2 hari tidak pernah berbuka. Melakukan perbuatan yg bersikap menimbulkan rangsangan seksual, seperti mencium isteri dg syahwat, dll. Mencicipi makanan dan mengunyahnya tanpa uzur. Mencium wewangian secara berlebihan dan mandi berulang-ulang. Terlalu banyak tidur. Berbekam (menurut sebagian ulama).

7.

Menggosok/menyikat gigi setelah tergelincir matahari (menurut sebagian ulama). 8. Berkumur-kumur dan memasukkan air ke hidung secara berlebihan (menurut sebagian ulama). 9. Membiarkan sisi makanan yg 'nyelilit' di gigi karena khawatir akan tertelan.

UZUR SYARI DIBOLEHKANNYA BERBUKA


1. Safar, melakukan perjalanan jauh Syarat: a. Jarak tempuh perjalanan + 89 km yg mengakibatkan musafir kepayahan jika terus berpuasa. b. Perjalanan yg diperbolehkan syarak, bukan untuk tujuan maksiat. 2. Sakit yang dikhawatirkan akan bertambah sakitnya atau memperlambat penyembuhan.

3. Hamil atau menyusui anak:

jika khawatir pada diri mereka = wajib qadha). Jika khawatir pada anak yg dikandung atau disusui = Wajib Qadha dan membayar fidyah (sebagian ulama) 4. Orang tua renta yg tidak mampu berpuasa = Wajib fidyah.

5. Wanita yg haid dan nifas = wajib qadha. 6. Dalam keadaan sangat lapar dan haus sehingga dikhawatirkan keselamatan diri terancam = wajib qadha 7. Orang yg berada di medan perang yg memungkinkan pisik lemah = wajib qadha 8. Orang yg dipaksa berbuka disertai dg ancamanancaman keras = wajib qadha. 9. Pekerja berat tidak dapat beraktivitas karena sangat lapar, tetapi ia harus sahur dan berniat puasa = wajib qadha

YANG MEMBATALKAN PUASA


1.

2. 3. 4. 5.

Memasukkan susuatu (benda) ke dalam kerongkongan dg sengaja Muntah dg sengaja Melahirkan, Haid, atau Nifas Mengeluarkan sperma/istimna` Kedatangan penyakit gila.

PUASA SUNNAH

PUASA-PUASA SUNNAH
1. 6 hari di bulan Syawal (sebagian kecil ulama memakruhkannya karena khawatir dianggap sebagai bagian puasa Ramadhan): Pelaksanaannya bagi yg mensunnahkannya: - Dimulai hari kedua dan dikerjakan secara berturut-turut = lebih afdhal. - Boleh kapan saja, dan tidak musti berturutturut, asal di bulan Syawal.

2. Hari Senin dan Kamis 3. Hari Arafah (9 Dzulhijjah) bagi orang yg tidak melaksanakan haji. 4. Puasa 8 hari bulan Dzulhijjah (tgl 1 s.d. 8 Dzulhijjah) 5. Puasa Tasu'a dan 'Asyura (9 dan 10 Muharam) 6. Puasa pada bulan-bulan haram: (Zulqadah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab).

7. Yaum al-Bidh (hari putih), 3 hari (tgl 13, 14, dan 15) pada setiap bulan qamariah. 7. Puasa Bulan Sya'ban 8. Puasa Nabi Daud, puasa dengan berselang hari, 9. Puasa 8 hari bulan Zulhijjah sebelum hari 'Arafah

Di samping jenis puasa di atas, ada lagi puasa al-shiyam al-A'zab (puasa bujangan), puasa bagi lelaki bujangan yg belum mampu menikah.

PUASA HARAM

PUASA HARAM
1. Puasa sunnah yg dilakukan isteri tanpa seizin suami. 2. Puasa Yaum al-Syakk, puasa pada hari 30 Sya'ban jika ada keraguan, masih Sya'ban atau sudah Ramadhan? 3. Puasa pada hari Idul fitri 4. Puasa pada hari Adha 5. Puasa pada hari tasyriq, baik untuk puasa sunnah, qadha, kaffarah, atau nadzar 6. Puasa orang yg haid atau nifas

7. Puasa pada pertengahan sampai akhir Ramadhan (menurut sebagian ulama) 6. Puasa bagi orang dikhawatirkan bisa mengancam jiwanya.

Sebagian Ulama Menambahkan:


Termasuk puasa-puasa bid'ah, seperti: - Sengaja secara khusus pada Rabiul Awwal (Maulid Nabi) - 27 Rajab (isra Mi'raj), - Pertengahan bulan Sya'ban (nisfu Sya'ban).

PUASA MAKRUH
1. Saum al-dahr (Puasa setiap hari sepanjang tahun). 2. Secara sengaja mengkhususkan puasa hari Jum'at. 3. Secara sengaja mengkhususkan puasa hari Sabtu. 4. Puasa hari Arafah bagi jemaah haji. 5. Puasa wishal (menurut sebagian ulama)

HIKMAH PUASA
1. Sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat-nikmat-Nya. 2. Latihan mengendalikan nafsu syahwat, baik syahwat perut dan seksual. 3. Menahan diri dari melakukan berbagai maksiat. 4. Dapat merasakan penderitaan kaum dhuafa` sehingga timbul keinginan membantu. 5. Melatih kejujuran, kesabaran, dan kedisiplinan. 6. Menyehatkan phisik dan rohani. 7. dan lain-lain.

dan selamat belajar

RUKUN ISLAM:

ZAKAT

ZAKAT:
RUKUN ISLAM KETIGA

Bahasa:

ZAKAT

Suci; berkembang; berkah, tumbuh; bersih; dan baik.

Istilah Syara
Sejumlah harta yg diwajibkan Allah menyerahkannya kepada orang-orang yg berhak dg syarat dan rukun tertentu.

WAJIB ZAKAT
SEGI ORANG DAN HARTA
1. Islam 2. Merdeka 3. Baligh dan berakal 4. Jenis Harta yg termasuk wajib zakat 5. Mencapai nisab 6. Mencapai Haul (kepemilikannya telah sampai 1 tahun). 7. Hak kepemilikannya penuh. 8. Ada kelebihan dari kebutuhan pokok

PERINTAH ZAKAT

Zakat = Wajib (Hadits)


Rasulullah saw bersabda:Beritahukan kepada mereka bahwa Allah telah mewajibkan mereka berzakat, dipungut dari yang kaya dan dikembalikan kepada yang faqir (Muttafaq Alaih)

Dasar Hukum Wajibnya Zakat


1. Al-Quran:

...
Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orang-orang yang ruku'. (Q.S. Al-Baqarah (2): 43).

PERINTAH ZAKAT DLM AL-QURAN

dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada rasul, supaya kamu diberi rahmat.

Al-Hadits :

.
Islam itu didirikan atas lima ; bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad itu utusan Allah, mendirikan shalat, membayar zakat, menunaikan haji ke baitullah dan berpuasa di bulan Ramadhan. (Muttafaq alaihi).

PEMBAGIAN ZAKAT

Zakat Nafs (jiwa), atau zakat fitrah

Zakat Mal (harta)

SYARAT ORANG YG WAJIB ZAKAT


1. Muslim 2. Merdeka 3. Baligh dan berakal.

SYARAT HARTA YG WAJIB DIZAKATI


1. 2. 3. 4.

5.
6.

Milik penuh (sempurna) Harta itu berkembang Cukup satu nisab Melebihi kebutuhan pokok Bebas dari utang Berlalu satu tahun (haul)

CARA PEMBAYARAN ZAKAT PROFESI


Dapat dibayar dalam bentuk innatura, yaitu berupa harta bendanya itu sendiri, seperti: emas, beras, sapi, domba dan sebagainya. Dapat dibayar dalam bentuk uang, sebagai pengganti harga harta benda yang bersangkutan.

SYARAT SAH ZAKAT


1. Niat 2. Bersifat kepemilikan

WAKTU WAJIB ZAKAT


Sejak seluruh syarat wajib zakat terpenuhi.

WAKTU DAN JENIS HARTA YG DIZAKATI

WAKTU PEMBAYARAN ZAKAT


Sesuai dg jenis harta yg dizakati: a. Zakat kekayaan: emas, perak, barang dagangan, uang, hewan ternak, dan yg sejenisnya = setelah berlalu 1 th. b. Hasil pertanian = setelah panen. c. Barang temuan/harta karun = saat ditemukan.

HARTA YANG WAJIB DIZAKATI


1. Hasil Bumi (biji-bijian, dan buah-buahan). 2. Binatang ternak berkaki empat seperti onta, sapi 3. 4. 5.
dan kambing. Perhiasan (emas dan perak). Uang yang sudah mencapai nishab dan haul. Rikaz (harta karun yang ditemukan)

1. EMAS DAN PERAK


Nisab Emas:
20 mitsqal, + 92 gram (Jumhur). Pendapat lain: 85 gram

Nisab Perak: 600 gram Besar zakat: 2 %

Batasan
EMAS DAN PERAK YANG DIZAKATI
Merupakan simpanan, bukan perhiasan yang dipakai. Perabotan rumah tangga (sendok, garpu, cangkir dan lain-lain, yang berstatus sebagai barang bergengsi, dll.) Logam murni (batangan)

Intan, Berlian, Batu permata, dan Mutiara?


Ulama Sunni = tidak wajib zakat, karena tidak berkembang Ulama Syii = jika sudah terpenuhi persyaratannya, wajib dizakati.

ZAKAT PROFESI
Profesi dianggap sebagai pendapatan. Batas nisabnya = nisab emas (85 gram). Besaran Zakatnya = 2 % ,

JENIS PROFESI
Pejabat, dokter, arsitek, pengacara, PNS, polisi, tentara, perawat, penerbitan, dan semua usaha dan pekerjaan lain yang halal

Nishab Zakat Profesi


= Hasil bumi , senilai 5 wisq. = Nishab emas, atau perdagangan = senilai 85 gr emas Besarnya zakat = 2,5%.

CARA PENGELUARAN ZAKAT PROFESI


1.

2.

3.

Apabila pendapatan bersih telah mencapai nisab, maka waktu itu juga wajib mengeluarkan zakat. Tanpa ketentuan nisab dan tahun, zakatnya pada waktu diperolehnya (Ibnu Abbas, Ibnu Mas'ud, Mu'awiyah, Zuhri, Hasan Basri, beberapa ulama Syiah,Dawud al-Dzahiri). Apabila pendapatan bersih dalam satu tahun mencapai nisab, zakat dihitung per tahun.

Zakat Penghasilan Tetap


Nisabnya = 94 gram Haulnya = 1 (satu) tahun. Kadar zakatnya = 2,5 %.

ZAKAT ASET PERNIAGAAN


Dasar Hukum :

Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (dijalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan dari bumi untuk kamu. (Q.S. Al-Baqarah (2): 267)

Syarat Zakat Perniagaan:


a. b. c. d. Diniatkan untuk diperjualbelikan Mencapai 1 nisab (senilai +. 90 gram emas) Berlalu masa 1 thn (Haul) Barang-barang itu dimiliki melalui perdagangan, bukan hibah, wakaf, warisan, atau sedekah.

Zakat Perdagangan dg uang atau pada barang dagangannya?


a. Nilai barang/uang (jumhur) b. Memilih nilai barang atau dagangannya itu sendiri (Hanafi).

Besaran Zakat:
Nishabnya berpedoman pada emas (85 gr) yang dihitung dari modal + laba. Kadar zakat yang harus dikeluarkan sebanyak 2,5%-nya.

Saham dan Surat Berharga

Zakatnya = 2,5% dari harga saham yang ada di pasar, ditambah dengan keuntungan, jika mencapai satu nishab setelah dikurangi kebutuhan pokok pemiliknya. Dapat juga dilakukan oleh perusahaan

Zakat Sertifikat Deposito


Dua Pendapat: 1. Sekali saja ketika mengambil dan sudah melewati masa satu tahun lebih, seperti hutang yang dikeluarkan zakatnya sekali saja (Madzhab Maliki dan Hanafi). 2. Setiap tahun (Jumhur)

Zakat Perusahaan, Perdagangan, Industri dan Jasa, Meliputi semua jenis sektor usaha:
Industri, seperti pabrik semen, pupuk dsb,
Usaha perhotelan, hiburan, restoran, dsb Perdagangan ekspor, kontraktor, real estate,

percetakan, pasar swalayan, dsb, Jasa, (dokter, konsultan, notaris, komisaris, travel biro, salon transportasi, pergudangan, dsb.) Usaha perkebunan, perikanan, peternakan, dsb.

Berpedoman pada nishab emas dan perak Kadar zakatnya = 2 %

ZAKAT PERTANIAN

Hasil Pertanian
Dasar hukum

Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin) ; dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orangorang yang berlebih-lebihan. (Q.S. Al-An'am : 141)

Nisab - seharga 750 kg beras, atau 930 liter

Zakatnya = 5 % (jika airnya sulit) dan 10 %

(jika airnya mudah). Hasil tanaman lain (tanaman hias, buahbuahan, sayur-sayuran, dll.) = nilainya sama atau lebih besar dari 750 kg beras atau 1.350 kg gabah, zakatnya 5 %.

NISAB PERTANIAN
Nishab dihitung setelah dikurangi dg biaya dan kebutuhan pokok (Sebagian Ulama)

HASIL TAMBANG
a.
b.

Dasar hukum
= Dasar hukum (ayat) zakat barang perniagaan.

Bentuk = semua hasil tambang yang berharga baik padat maupun cair. c. Nishab dan kadar barang tambang berpedoman kepada nishab emas. Kadar zakat =2 , jika diperoleh dengan mencurahkan tenaga dan beaya. Jika tidak menelan biaya dan banyak tenaga maka kadarnya 20% .

HEWAN TERNAK
Batasan Keharusan Zakat Ternak
yang digembalakan, yang diharapkan dapat berkembang dari pembiakannya. untuk alat kerja (sapi, kerbau,kuda) tidak wajib dizakati.

SAPI DAN KERBAU


a. Sapi

/ Kerbau :

Nisab dan kadar zakat yang harus dikeluarkan adalah sbb. 30 ekor : 1 ekor berumur 1 - 2 tahun. 40 ekor : 1 ekor berumur 2 - 3 tahun. 60 ekor : 2 ekor berumur 1 -2 tahun. 70 ekor : 1 ekor berumur 1 -2 tahun dan 1 ekor berumur 2 - 3 tahun. Disyaratkan hewan tsb digembalakan

Zakat Unta
Jumlah
5-9 ekor 10-14 ekor 15-19 ekor 20-24 ekor 25-35 ekor 36-45 ekor 46-60 ekor 61-75 ekor 76-90 ekor 91-120 ekor 121-160 ekor

Wajib Zakat
1 ekor kambing 2 ekor kambing 3 ekor kambing 4 ekor kambing 1 ekor unta betina 1 ekor unta betina 1ekor unta betina 1 ekor unta betina 2 ekor unta betina 2 ekor unta betina 3 ekor unta

Umur
1 tahun ke atas sda sda sda 1 masuk 2 th 2 masuk 3 th 3 masuk 4 th 4 masuk 5 tahun 2 masuk 3 tahun 3 masuk 4 tahun 2 masuk 3 th

Selanjutnya setiap tambahan 40 ekor, zakatnya satu ekor unta berumur 2 masuk 3 th

Zakat Biri-biri dan Kambing

KAMBING

PENERIMA ZAKAT (MUSTAHIQ )

MUSTAHIQ ZAKAT
Mustahik = orang atau badan yang berhak menerima zakat atau infak/sedekah. Mustahik zakat = 8 ashnaf

MUSTAHIK/PENERIMA ZAKAT

Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu'allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai sesuatu ketetapan yang diwajibkan Allah; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

FAKIR
Orang yang tidak memiliki harta dan tidak mempunyai penghasilan layak yang memenuhi kebutuhan makan, pakaian, perumahan dan kebutuhan primer lainnya;

MISKIN
Orang yang memiliki harta dan mempunyai pekerjaan, tetapi penghasilannya belum cukup untuk keperluan minimum bagi dirinya dan keluarga yang menjadi tanggung jawabnya.

AMILIN
Mereka yang melaksanakan segala kegiatan urusan pengumpulan dan pendayagunaan zakat, termasuk administrasi pengelolaan mulai dari merencanakan pengumpulan, mencatat, meneliti, menghitung, menyetor dan menyalurkan kepada mustahiknya;

Muallaf
Golongan yang perlu dijinakkan hatinya kepada

Islam atau lebih memantapkan keyakinannya;


Orang yang baru masuk Islam,imannya belum teguh. Orang Islam yang berpengaruh, diharapkan orang-orang dari kaumnya masuk Islam. Orang Islam yang berpengaruh di kalangan orang Kafir agar umat Islam terpelihara dari kejahatan mereka.

Orang yang sedang menolak kejahatan dari orang orang yang anti zakat.

Budak /Hamba Sahaya


Pembebasan budak belian dan usaha menghilangkan segala bentuk perbudakan;

Gharimin (Orang Berhutang)


Batasan:

Berhutang untuk kemaslahatan diri sendiri atau masyarakat dalam melaksanakan kebaikan;
Berhutang untuk kepentingan kemaslahatan orang lain atau menutupi kebutuhan primer pribadi dan orang-orang yang menjadi tanggungannya (rumah, makan, pernikahan, perabotan). Atau yang terkena musibah sehingga kehilangan hartanya, dan terpaksa berhutang.

Syarat Gharimin:
Membutuhkan dana untuk membayar hutang-hutangnya untuk perbuatan baik Hutangnya sudah jatuh tempo saat itu Tagihan hutang, hutang kifarat tidak termasuk dalam jenis ini, karena tidak ada yang berhak menagihnya

F SABLILLH
Seluruh orang yang bekerja ikhlas untuk kebaikan, jihad, dakwah, atau untuk proyek kebaikan umum lainnya seperti masjid, madrasah, dan lain-lain Usaha dan kegiatan perorangan atau badan yang bertujuan untuk menegakkan kepentingan agama atau kemaslahatan umat;

Ibnu Sabil

Orang yang melakukan perjalanan, kehabisan bekal, bukan untuk maksiat Musafir kehabisan biaya di negara lain

Syarat:

Berada di suatu tempat ia kehabisan biaya dan sangat membutuhkan biaya. Perjalanannya bukan untuk maksiat Sebagian madzhab Maliki mensyaratkan: Tidak ada yang memberinya pinjaman dan ia mampu membayarnya.

Yang tak Boleh menerima Zakat


1. Non-M u s l i m 2. Bani Hasyim 3. Orang yg dalam tanggungannya

ZAKAT DAN PAJAK

PERBEDAAN ZAKAT DAN PAJAK Nama dan etiket:


Zakat :
suci, tumbuh, berkah berkembang

PAJAK :
berarti hutang, pajak tanah, atau upeti, dan sebagainya

Hakikat dan Tujuan


ZAKAT : Kewajiban sebagai muslim, sebagai bentuk syukur nikmat, dan penunaian rukun Islam, serta dituntut niat . PAJAK : Ketentuan pemerintah suatu negara dan tidak diperlukan niat.

ZAKAT:
Ada batasan nisab dan kadar wajibnya berdasarkan Wahyu Ilahi .

PAJAK :
Besar kecilnya berdasarkan ketentuan pemerintahan negara.

ZAKAT:
Kewajibannya bersifat lestari (abadi)

PAJAK :
Keberadaannya tergantung kepentingan pemerintah

Sasaran:
ZAKAT:
kemanusiaan dan keislaman.

PAJAK :
untuk pengeluaran umum negara

Tujuan dan Penerima:


ZAKAT:
Spiritual dan moral yg tinggi, diberikan kepada pihak yg ditetapkan (ashnaf) berdasarkan nash

PAJAK :
Menambah pemasukan kas negara untuk menutup APBN

Obyek
ZAKAT:
Hanya orang yg mampu

PAJAK : Diwajibkan bagi setiap warga negara yg memiliki kekayaan atau pendapatan termasuk pajak kepala dan pemakaian (rumahtangga)

ZAKAT:
Sanksi pembangkang membayar zakat mendapat hukuman keakhiratan

PAJAK :
Sanksi pembangkang membayar pajak bersifat keduniaan

Hikmah Zakat
1. Memelihara harta orang-orang kaya dari tangan-tangan penjahat akibat kesenjangan sosial. 2. Membantu kaum dhuafa` menghilangkan kecemburuan sosial, sehingga ketenteraman dan kestabilan masyarakat terjamin. 3. Membersihkan diri dari sifat kikir dan pelit sehingga tercipta solidaritas sosial. 4. Membersihkan harta dalam memperolehnya terjadi kekhilafan dan kealpaan yg tidak disengaja.

5. Menunjukkan rasa syukur atas nikmatnikmat-Nya. 6. Dapat menciptakan ketenangan bagi muzakki. 7. Menjauhkan dari sifat boros dan thama. 8. mengecilkan perbedaan dan kesenjangan sosial. dll.

ZAKAT

FITRAH

Zakat fitrah sebagai pencuci dari kesiasiaan dan ketidakpatutan dari orang yang berpuasa

WAKTU PENGELUARAN ZAKAT FITRAH

ZAKAT FITRAH
Zakat yg dikeluarkan setiap muslim setelah Ramadhan berakhir

Tujuan:
Menyucikan jiwa orang yg berpuasa sekaligus memberi makan fakir miskin, dan mencukupi kebutuhan mereka ketika Idul Fitri.

Hukum Zakat Fitrah

Wajib ( Fardlu Ain)

Syarat Wajib Zakat Fitrah


1. Muslim, bagi dirinya dan orang-orang yg menjadi
tanggungannya. 2. Merdeka, budak tidak wajib karena dirinya adalah 'dagangan' 3. Memiliki kelebihan makanan selama 1 hari 1 malam minimal 1 sha' gandum, kurma, beras, atau bahan makanan pokok lainnya.

Besaran Zakat
a. 1 sha' (+ 3,5 liter) dari makanan pokok, tidak boleh diganti dg uang (Jumhur) b. Boleh dengan uang senilai satu sha' (sebagian ulama)

Waktu Pengeluaran.
Sejak terbenamnya matahari akhir Ramadhan hingga sebelum khatib naik mimbar khutbah Id.
1. Sebaiknya sebelum shalat 'Ied. 2. Boleh dikeluarkan pada awal bulan Ramadhan. 3. Apabila dikeluarkan setelah shalat 'Ied maka ia dianggap sebagai shadaqah.

Mustahik/Penerima Zakat Fitrah


a. Kepada 8 ashnaf = penerima zakat Mal (Madzhab Syafii) b. Hanya kepada fakir dan miskin (Jumhur Ulama).

HIKMAH ZAKAT FITRAH


1. Bagi yg berpuasa: dapat menyempurnakan nilai puasa. 2. Bagi masyarakat: menumbuhkan rasa kecintaan orang-orang miskin dan yg membutuhkannya.

RUKUN ISLAM KE-5:

BAITULLAH

HAJI KE

RUKUN IMAN KELIMA

HAJI DAN UMRAH

PENGERTIAN

HAJI
Bahasa
Tujuan, maksud, dan menyengaja

Istilah
Menyengaja mendatangi Baitullah (Ka'bah) untuk melaksanakan ibadah yg telah ditetapkan Allah dengan syarat dan rukun tertentu

Atau Mengunjungi tempat tertentu, pada waktu tertentu, untuk melakukan amalan-amalan tertentu.
1. Tempat tertentu: Kabah, Arafah, Mina, Muzdalifah, dll. 2. Waktu tertentu - Bulan-bulan haji: a. Syawal, b. Dzulqa'dah, c. 10 hari pertama Dzulhijjah. - Juga batas-batas khusus: Wukuf di Arafah: - Sejak tergelincir matahari 9 Dzulhijjah s.d. terbit fajar 10 Dzulhijjah, dsb. 3. Amalan-amalan tertentu: Setiap amalan rukun, wajib, dan syarat haji, dimulai dg niat haji dan dilakukan dalam keadaan ihram

PENGERTIAN

UMRAH

UMRAH
Bahasa
Ziarah

Istilah
Dengan sengaja berziarah ke Baitullah (Ka'bah), dikerjakan dalam ibadah haji atau di luar haji untuk melaksanakan ibadah/amalan tertentu dg syarat dan rukun tertentu.

Amalan tertentu, terdiri atas: - Ihram, - Thawaf, - Sai, - Bercukur.

PERINTAH HAJI
Nabi saw. bersabda: Wahai sekalian manusia Allah telah mewajibkan kepda kalian haji, maka berhajilah (HR. Muslim)

mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; (Q.s. Ali Imran (3): 97)

Dan sempurnakanlah ibadah haji dan `umrah karena Allah. (Q.s. Al-Baqarah (2): 196)

(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaikbaik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.

Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh,

PERBEDAAN ANTARA HAJI DAN UMRAH

PERBEDAAN HAJI DAN UMRAH


Dari Segi
HUKUM MELAKSANAKANNYA HAJI
Wajib Ain, seumur hidup sekali bagi yg mampu

UMRAH
Sunnah Muakkadah (Maliki dan Hanafi) Wajib (Madzhab Syafii dan salah satu pendapat Madzhab Hanbali)

WAKTU PELAKSANAAN
HAJI Hanya pada bulan-bulan tertentu (bulan-bulan haji). UMRAH Pada semua bulan, kapan saja

TEMPAT PELAKSANAANNYA
HAJI
Wukuf di Arafah Mabit (menginap) di Mina, Melempar jumrah UMRAH - tidak ada

SYARAT-SYARAT HAJI DAN UMRAH


SYARAT UMUM 1. . Islam 2. . Berakal 3. . Baligh. 4. . Merdeka 5. . Mukallaf 6. Aman dalam perjalanan. 7. mampu/ istithaa'ah

SYARAT KHUSUS
BAGI WANITA
1. Didampingi oleh suami atau mahramnya. Jika tidak ada yg menemani, keadaan aman = Hajinya sah. 2. Tidak sedang menjalani iddah

HAJI SEUMUR HIDUP SEKALI

Al-Aqra bin Habis bertanya kepada Nabi saw.: Ya Rasulallah, apakah haji itu setiap tahun atau satu kali saja? Nabi menjawab: Hanya satu kali, barang siapa menambahinya,termasuk tatawwu

PAKAIAN IHRAM

KRITERIA MAMPU
1. Berbadan sehat. 2. Aman perjalanan 3. Memiliki bekal yg cukup, pergi-pulang, dan selama berhaji. 4. Memiliki finansial yg cukup bagi keluarga yg menjadi tanggungannya. 5. Tidak ada halangan syar'i untuk menunaikan haji.

ROMBONGAN JEMAAH HAJI MENUJU TANAH SUCI

RUKUN HAJI

RUKUN HAJI
(MENURUT MADZHAB SYAFII)
1. IHRAM Niat memulai aktivitas haji, meninggalkan halhal yg tidak diperkenankan selama ihram.

CARA MEMAKAI BAJU IHRAM BAGI LAKI-LAKI SAAT THAWAF QUDUM

2. WUKUF
Berdiam di Padang Arafah, mulai matahari tergelincir

pada tanggal 9 Dzulhijjah sampai terbit matahari 10 Dzulhijjah. Amalan yang sebaiknya dilakukan = berdzikir dan berdoa,

Suasana Wukuf di Arafah`

SUASANA WUKUF DI ARAFAH

LOKASI IBADAH HAJI

3.THAWAF/ THAWAF IFADHAH


Berkeliling memutari ka'bah 7 kali dg niat ibadah.

Syaratnya:
- Suci dari najis - Menutup aurat - Dilaksanakan di Ka'bah. - dimulai dan berakhir dari dan di Hajar Aswad.

- Suci dari hadats

PERINTAH THAWAF

ARAH PUTARAN THAWAF DAN POSISI SHALAT SUNNAH THAWAF

JENIS THAWAF
1. 2. 3. 4. 5.

Thawaf Ifadhah/rukun yg dilakukan sesudah wukuf. Thawaf qudum/kedatangan, dilakukan ketika mulai masuk kota Mekkah setelah Ihram. Thawaf Sunnah dilakukan kapan saja. Thawaf wada'/perpisahana, dilakukan ketika hendak kembali meninggalkan Mekkah. Thawaf Umrah, thawaf dg niat umrah.

DOA ANTARA RUKUN YAMANI DAN HAJAR ASWAD

4. SAI
Berjalan dan berlari kecil antara bukit Shafa ke Marwah dg niat ibadah sebanyak 7 kali

Syaratnya:
1. 2. 3. 4. 5. Dilakukan setelah thawaf yg dianggap sah. Dimulai dari Shafa ke Marwah Dilakukan 7 kali ( dari Shafa ke Marwah dihitung 1 kali). Jarak antara Shafa dan Marwah harus dilalui semua. Dilakukan secara berkesinambungan.

SAI

SUASANA SAI

MENGUMPULKAN KERIKIL, UKURAN TIDAK TERLALU BESAR ATAU TERLALU KECIL

5. TAHALLUL Mengakhiri ihram setelah Sa'i dg menggunting rambut (seluruhnya atau sebagiannya, minimal 3 helai) 6. TERTIB Berurutan.

TAHALLUL, MENCUKUR RAMBUT

HUKUM MENINGGALKAN RUKUN


RUKUN tidak boleh ditinggalkan, jika ditinggalkan, hajinya tidak sah. Juga tidak boleh diganti dg dam (membayar denda dg memotong kambing).

PETA PELAKSANAAN HAJI

WAJIB HAJI

WAJIB HAJI

WAJIB HAJI
1. IHRAM Dimulai dari miqat (batas waktu dan tempat) 2. MABIT DI MUZDALIFAH dalam perjalanan pulang dari Arafah menuju Mina 3. MABIT DI MINA Selama 2 atau 3 malam pada hari Tasyriq

4. MELEMPAR JAMRAH 'AQABAH Pada tanggal 10 Dzulhijjah = Terbesar/terdekat dg Ka'bah. 3 jumrah pada hari Tasyriq.

URUTAN DAN RUTE MELEMPAR JAMARAT PADA HARI TASYRIQ

Sanksi meninggalkan wajib haji = membayar dam (denda)

BERBAGAI MACAM PELAKSANAAN HAJI


HAJI TAMATTU Mengerjakan umrah pada bulan-bulan haji dan mengerjakan haji pada bulan haji 2. HAJI QIRAN Berihram untuk haji dan Umrah sekaligus. 3. HAJI IFRAD Niat ihram hanya untuk haji dan tidak melepaskan pakaian ihramnya sampai haji selesai melakukan umrah kapan waktu yang ia dikehendaki
1.

PEMBAGIAN MIQAT
1. MIQAT ZAMANI Waktu sahnya melaksanakan haji: Syawal, Dzulqa'dah, 10 hari awal Dzulhijjah)

2. MIQAT MAKANI
Tempat-tempat memulai ihram bagi yg akan berhaji/ Umrah. - Penduduk Madinah = Dzulhulaifah (Bi`r Ali), 450 km sebelah utara Mekah. - Syiria =Juhfah, 187 km sebelah barat laut Mekkah. - Najed = Qarnul Manazil, 94 km sebelah timur Mekkah. - Yaman = Yalamlam, 54 km sebelah selatan Mekkah - Irak = Dzatul 'Irq, 94 km sebelah timur laut Mekkah. - Indonesia = Qarnul manazi

LARANGAN SELAMA IHRAM Larangan Umum


1. Rafats 2. Fusuq 3.
4.

Segala sentuhan yg dapat membangkitkan nafsu seksual

Melanggar larangan-larangan dalam pelaksanaan haji

Jidal
berbantah-bantahan, petengakaran bukan untuk tujuan mencari kebaikan Memotong/mancabut rambut atau kuku dg sengaja.

5. Menggunakan wewangian, sisa wewangianyg dipakai sebelum ihram tidak merusak. 6. Memotong atau merusak tanaman di sekitar tanah haram. 7. Membunuh binatang buruan atau membantu orang yg sedang berburu. 8. Meminang atau melangsungkan akad nikah baik untuk dirinya atau orang lain

Larangan Khusus
Bagi laki-laki 1. Mengenakan penutup kepala secara keseluruhan/sebagian 2. Mengenakan pakaian berjahit
Bagi Wanita 1- Mengenakan cadar 2- Mengenakan sarung tangan

Jika Terlupa

Memakai pakaian berjahit Memakai wewangian Memotong kuku

Harus segera ditinggalkan, dan tidak dikenai dam

TALBIYAH

SUNNAH HAJI
(MADZHAB SYAFII)
1. 2. 3.

4.

5.

Melaksanakan haji ifrad. Mengucapkan talbiyah. Thawaf Qudum sewaktu memasuki Mekkah sebelum wukuf di Arafah Shalat 2 rekaat selesai thawaf di belakang Makam Ibrahim. Ketika ihram, bagi laki-laki tidak memakai pakaian berjahit dan sandal.

6. Imam berkhutbah 4 kali:


7 Dzulhijjah, di Kabah setelah shalat Zhuhur. 8 Dzulhijjah di Arafah. 9. Dzulhijjah (Idul Adha) 10. Dzulhijjah setelah shalat Zhuhur. 11. Mandi:
Ketika akan ihram Memasuki Mekkah Akan wukuf di Arafah Akan wukuf/mabit di Muzdalifah. Setelah fajar tgl 10 Dzulhijjah. Setiap hari selama hari Tasyrik Ketika akan memasuki Madinah. Meminum air zamzam.

SUNNAH-SUNNAH LAIN
Berkaitan dg Ihram, Sai, wukuf di Arafah, Mabit di Muzdalifah, dan melontar Jumrah di Mina. Dll.

BADAL HAJI
Menggantikan haji orang lain
HUKUMNYA
Untuk orang yg telah mati = Boleh (Kesepakatan Ulama)

Masih hidup:
Jika syarat-syaratnya terpenuhi = Boleh (Jumhur)

Syaratnya:
Sakit yg tak dapat diharapkan sembuhnya Sangat tua dan lemah.

Syarat Menggantikan Haji


1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

8.

Niat haji diatasnamakan orang yg digantikannya. Pihak yg digantikan sedang sakit atau sangat tua yg lemah. Biaya ditanggung pihak yg dihajikan/ahli waris. Urutan pelaksanaannya sesuai dg kehendak yg diwakilinya. Orang yg menghajikan telah berhaji untuk dirinya. Cakap bertindak hukum (baligh dan berakal). Tidak boleh menggabungkan dari beberapa perwakilan. Tidak melakukan hal-hal yg merusak ibadah haji.

NILAI HAJI
Mabrur/Maqbul Baik/ diterima

Mardud ditolak

HAJI MABRUR

K E U T A M A A N

H A J I

Rasulullah saw bersabda: Dari umrah ke umrah, menjadi penebus dosa antara keduanya, dan tidak ada balasan bagi haji mabrur selain surga (HR al-Bukhari)

tidak ada balasan bagi haji mabrur selain surga (Muttafaq Alaih)

HIKMAH HAJI
1.
2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Mewujudkan persaudaraan internasional di kalangan umat Islam. Menjalin kerja sama di kalangan umat Islam sedunia. Mendidik jiwa untuk mau berkorban, ikhklas, dan sabar. Menumbuhkan kedisiplinan dan taat peraturan Menumbuhkan semangat mencari nafkah yg halal. Menghilangkan dosa Membersihkan jiwa dari berbagai maksiat Memperteguh serta memperbarui keimanan. dll.

MUAMALAH

FIQH MUAMALAH
Aturan agama yg mengatur hubungan di antara manusia, baik seagama maupun tidak, antara manusia dg kehidupannya, dan antara manusia dg alam sekitarnya

BIDANG CAKUPAN MU'AMALAH


SECARA UMUM
Ekonomi Sosial Politik Pendidikan Kesehatan Perburuhan Hankamnas Dll.

SECARA KHUSUS
Hukum Islam tentang:
Perkawinan; Perwalian; Wasiat, warisan dan hibbah; Perdagangan; Perburuhan; Perkoperasian; Sewa-menyewa; Pinjammeminjam; Hukum Tata Negara; Hukum antar Bangsa dan antar Golongan, dll. Manusia dg Kehidupannya: Makanan, pakaian, Mata pencaharian. dll.

Manusia dg Alam Sekitar a. Biologis: 1. Flora 2. Fauna b. Non-biologis, meliputi: Penelitian dan penyelidikan. Pemanfatan alam Larangan merusak alam, dll.

FIKIH MUNAKAHAT

) (

)(
PERNIKAHAN DALAM ISLAM
ARTI NIKAH Bahasa:
"bersetubuh" atau "bercampur"; Ikatan atau simpulan.

Istilah Syari:
Ikatan perjanjian/akad yg mengandung ketentuan hukum kebolehan hubungan suami isteri (coitus) dg kalimat 'nikah' atau 'kawin' atau yang semakna dgnya.

PERINTAH MENIKAH

maka kawinilah wanita-wanita yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja,

TUJUAN NIKAH

Tujuan Nikah

Kesinambungan keturunan. Ittiba sunnah Nabi saw Mensucikan diri dan ibadah kepada Allah Membangun generasi muslim Mencari kecukupan dan kekayaan

ALASAN MEMILIH DAN MENENTUKAN KRITERIA CALON ISTERI

UU Pemerintah RI No. 1/1974 tentang Perkawinan, Bab I, Pasal 1 :


"Ikatan lahir dan batin antara seorang laki-laki dg
seorang wanita sebagai suami istri dg tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yg bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa".

HUKUM NIKAH MENURUT ISLAM


Para ulama sepakat nikah diperintahkan

Status hukum Asal nikah 1. Mubah (Syafiiyyah) 2. Sunnah (Jumhur Ulama =Hanafiyyah, Malikiyyah, dan Hanabilah) 3. Wajib (Dawud al-Zhahiri Ibn Hazm dan lainnya)

KHITBAH
(PEMINANGAN)

KHITBAH
Melihat wanita yang akan dipinang dan boleh melihat bagian tubuh yang dapat mendorongnya untuk menikahinya atau tidak menikahinya`

KHITBAH

Pergilah, lihatlah dia, sebab, hal tersebut merupakan salah satu yang yang dapat melanggengkan kalian berdua

KHITBAH
Dasarnya:

Apabila seseorang di antara kalian ingin meminang seorang wanita, jika ia bisa melihat apa-apa yang dapat mendorongnya untuk menikahinya maka lakukanlah!


Nabi saw melarang seseorang membeli barang yang sedang ditawar (untuk dibeli) oleh saudaranya, dan

melarang seseorang meminang wanita yang telah dipinang sampai orang yang meminangnya itu meninggalkannya atau mengizinkannya. `

SYARAT SAHNYA KHITBAH


Tidak sedang dalam pinangan laki-laki lain. Pihak yang dipinang tidak terhalang oleh halangan syari, antara lain :
a. b.
c.

Wanita bersuami Wanita yang haram dinikahi untuk waktu tertentu atau selamanya. Wanita dalam iddah

HUKUM MENIKAH )(

HUKUM NIKAH Berdasarkan Kondisi Tertentu


1. Wajib 2. Sunnah.
3.

4. Makruh
5. Mubah

Haram

NIKAH = WAJIB
Sudah siap dan mampu nikah, lahir dan batin, kalau tidak menikah akan terjerumus zina, dan tidak ada cara lain untuk menjaganya kecuali dengan menikah.

Nikah = Sunnah

Bagi yang nafsu seksualnya sudah menggebu akan tetapi masih besar kemungkinan seandainya belum menikah, masih dapat menjaga diri dari zina. Atau, telah mampu menikah, tetapi dapat menahan diri dari zina.

Nikah = Haram

Nikah bermaksud jahat, misalnya ingin menyakiti isteri atau keluarganya atau karena balas dendam dsb. Atau, belum siap menikah, lahir maupun batin, kalau dipaksakan, si wanita akan menderita.
Atau, merasa tidak mampu memberi nafkah kepada istri, yakin seandainya menikah akan berbuat zalim.

Nikah = Makruh

Kondisinya seperti disebutkan di atas, tetapi tidak menimbulkan madharat bagi si isteri. Jika menikah, isteri tidak merasakan dampak negatif yang sangat besar. Atau, laki-laki yg lemah syahwat dan tidak mampu memberi nafkah kepada istri, jika menikah, akan mengzalimi istri.

NIKAH =MUBAH
Keinginan untuk menikah tidak begitu kuat, tidak merasa khawatir akan jatuh berbuat zina jika tidak menikah.

RUKUN NIKAH

RUKUN
Rukun = Bagian dari sesuatu, sesuatu tsb tidak akan ada tanpanya.

RUKUN NIKAH
1. Mempelai laki-laki. 2. Mempelai perempuan 3. Wali 4. Saksi 5. Ijab dan Qabul

SYARAT SAH

NIKAH

CALON SUAMI
Syaratnya:
Muslim Baligh Berakal Kepriaannya jelas Identitasnya jelas. Halal nikah dg calon isteri. Mengetahui calon isterinya

- Tidak dipaksa (jumhur) - Tidak mempunyai halangan syar'i menikahi calon isterinya (sedang ihram atau haji). - Jika berhalangan hadir dalam majlis akad, mewakilkannya kepada lelaki yg dipercayai dg syarat telah cakap (akil baligh) - Tidak mempunyai isteri yg haram dimadu dg calon isteri - Tidak sedang mempunyai 4 orang isteri

CALON ISTERI YG HALAL DINIKAHI

Syaratnya:
1. 2. 3. 4. 5. 6. Muslimah atau Ahli Kitab Kewanitaannya jelas. Identitasnya jelas. Halal nikah dg calon suami. Tidak dipaksa (jumhur) Tidak dalam menjalani ikatan perkawinan 7. Tidak dalam masa 'Iddah 8. Tidak sedang ihram 9. Tidak ada halangan syar'i dinikahi.

LARANGAN MENIKAHI WANITA MUSYRIKAH


Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu.

WALI NIKAH

WALI
Syaratnya:
1. Beragama Islam. 2. Seorang lelaki. 3. Baligh. 4. Dengan kerelaan sendiri bukan paksaan. 5. Tidak berihram haji atau umrah. 6. Orang yang adil ( tidak fasiq ). 7. Seorang yang sempurna akalnya.

Urutan Prioritas Yang Berhak Menikahkan (Wali):

Ayah Kakek (ayah dari ayah) Saudara laki-laki seayah dan seibu Saudara laki-laki seayah Anak laki-laki dari saudara laki-laki seayah dan seibu Anak laki-laki dari saudara laki-laki seayah Paman (saudara laki-laki ayah) Anak laki-laki dari paman

JIKA TIDAK ADA WALI

Wali Hakim

SAKSI NIKAH

SAKSI
Syaratnya:
1. Muslim 2. Laki-laki (Jumhur) 3. Merdeka 4. Minimal 2 orang 5. Adil. 6. Cakap bertindak hukum (baligh dan berakal) 7. Dapat melihat (Madzhab Syafii). 8. Memahami isi kandungan lafaz ijab dan qabul.

HIKMAH Pernikahan mengandung arti penting dalam Islam, ADANYA PERSAKSIAN


karena dapat memberi kemaslahatan dunia dan akhirat. Karenanya harus diumumkan, tidak disembunyikan. Cara untuk mengumumkannya dengan mempersaksikannya.

IJAB DAN KABUL

IJAB

Ijab = Ucapan yang diucapkan oleh wali atau wakilnya dengan lafazh menikahkan (nikah) atau mengawinkan (Tazwij), atau terjemahnya. Lafaz ijab boleh dibuat oleh wali itu sendiri atau wakilnya.

SYARAT IJAB DAN QABUL


Dilakukan dalam satu majlis. Tidak boleh ada jarak yg lama antara Ijab dan Qabul Qabul tidak berbeda dg ijab, kecuali dlm hal yg lebih baik/sempurna. Yang mengucapkan Ijab tidak mencabut ijabnya/ berpaling sebelum Qabul diucapkan. Kedua belah pihak dan 2 orang saksi mendengar Ijab dan Qabul secara jelas dan memahami maksudnya

Ijab dan Qabul bersifat tuntas atau tidak dikaitkan dg syarat lain yg dapat membatalkan akad.

Lafazh/Sighat Nikah
Ijab:
Digunakan kata Nikah dan/atau Zawaj, misalnya:

/ ... . ....
Aku nikahkah, aku kawinkan engkau dengan ..... binti....... dg mahar/maskawin ..... Tunai/Ditunda

Qabul:

/ ... /... ... .


Saya terima nikahnya, kawinnya ...... binti ....... dg mahar tersebut .................. Tunai/ Ditunda

PERWAKILAN DALAM AKAD NIKAH

NIKAH MELALUI WAKIL


Karena alasan tertentu pihak yg berakad dapat mewakilkan kepada yg dipercayai Syarat Sah Wakil: Telah baligh, Berakal, Merdeka

Nabi bersabda: Seorang gadis tidak boleh dinikahi kecuali setelah mendapatkan kerelaannya. Mereka bertanya: Ya Rasulallah, bagaiman izinnya? Nabi menjawab: Jika dia diam (HR al-Bukhari)

Dan orang-orang yang tidak mampu kawin hendaklah menjaga kesucian (diri) nya, sehingga Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya.

WANITA ADALAH AURAT, JIKA KELUAR RUMAH SYAITAN DAN MANUSIA SANGAT BERGAIRAH MENGGODANYA

MAHAR (MAKAWI N)

MAHAR
Harta atau sesuatu pemberian dari mempelai laki-laki kepada mempelai perempuan yg merupakan hak isteri dan sunnah disebutkan ketika akad nikah berlangsung.

HUKUM PEMBERIAN MAHAR


WAJIB
(

(tidak termasuk Rukun Nikah

BENTUK MAHAR
Materi:
Uang, emas, seperangkat alat shalat, dsb.

Jasa

Mengajarkan menjahit, baca al-Quran, dsb.

CARA
MEMBAYARKAN MAHAR

Tunai () Ditunda ()

AKAD NIKAH MELALUI SURAT ATAU ISYARAT


Dalam keadaan apa pun, apalagi jika mampu berbicara dan hadir dalam majlis = tidak sah, kecuali salah satu yang berakad tidak mampu melafalkannya (Maliki, Syafii, dan Hanbali) Sah (Hanafi)

UCAPAN DAN DOA UNTUK PENGANTEN

DOA UNTUK MEMPELAI

AKAD NIKAH MELALUI TELPON

AKAD NIKAH MELALUI TELPON, TV, SMS/MMS, DAN SEJENISNYA

KHILAFIAH ULAMA
Perbedaan interpretasi satu majlis
(syarat sahnya akad)
Arti fisik = tidak sah (Syafii) Arti non-fisik = dalam satu waktu atau satu upacara = sah (Ahmad bin Hanbal),

PERKAWINAN TERLARANG

NIKAH

MUT'AH

Nikah Mutah = juga nikah sementara atau nikah terputus. Perkawinan yg diniatkan dan diakadkan untuk sementara waktu saja, dalam waktu tertentu saja: 1 minggu, 2 minggu, 1 bulan dst. tanpa mahar (Menurut Ulama Sunni).

NIKAH SYIGHR
Seseorang pria menikahkan anak perempuannya atau saudarinya kepada seorang lelaki dg syarat lelaki tersebut menikahkan putrinya atau saudarinya kepadanya tanpa mahar.

PERKAWINAN MUHALLIL
Perkawinan yg dilakukan oleh seorang lelaki terhadap seorang perempuan yg sudah dithalak bain, dg maksud membuat jalan bagi suaminya yg terdahulu agar bisa menikahinya kembali.

MENIKAHI PEZINA
(kecuali setelah bertaubat)

"Artinya : Pezina laki-laki tidak boleh menikah kecuali dengan pezina perempuan, atau dengan perempuan musyrik; dan pezina perempuan tidak boleh menikah kecuali dengan pezina laki-laki atau dengan laki-laki musyrik; dan yang demikian itu diharamkan bagi orang-orang mukmin." [AnNuur : 3]

ZHIHAR
Ucapan suami kepada isteri yg menyamakannya dg punggung ibu suami (kebiasaan Jahiliah dalam mengekpresikan kemarahan)

WANITA-WANITA YANG HARAM DINIKAHI MENURUT ISLAM

Haram Dinikahi Untuk Selamanya (mu'abbad)


a. Karena keturunan (nasab) b. Karena penyusuan (radh'at) c. Karena hubungan pernikahan/ persemendaan (mushharat)

HARAM KARENA ADA HUBUNGAN KETURUNAN (NASAB)


1. 2.

3.

4.

5.

Ibu, nenek dan terus ke atas. Anak perempuan, cucu dan terus di bawahnya. Saudara perempuan sekandung (seayah, seibu, atau seayah dan seibu) Bibi (saudara ayah atau ibu), termasuk saudara perempuan kakek atau nenek (dari pihak ayah atau ibu) dan terus ke atas. Kemanakan dan keturunan di baw

HARAM KARENA ADANYA HUBUNGAN PERSEMENDAAN


1. Mertua, nenek mertua, dan terus ke atas. 2. Anak tiri, jika telah terjadi hubungan seksual dg ibunya. 3. Menantu, nenek isteri, dan terus ke bawah. 4. Ibu tiri, semata-mata didasarkan adanya akad nikah, baik sudah/belum bercampur antara ayah dan ibu tiri.

Terdiri atas:

KARENA PENYUSUAN
Sama dg yg diharamkan karena nasab, meliputi: 1. Ibu susu. 2. Ibu dari yang menyusui, nenek, dst. 3. Ibu dari bapak susunya, nenek, dst 4. Bibi dari ibu susu, bibi susu. 5. Bibi dari bapak susunya 6. Cucu perempuan dari ibu susunya 7. Saudara sesusuan, baik sekandung, atau sebapak atau seibu.

SYARAT SUSUAN YANG MEMPENGARUHI HUBUNGAN PERSUSUAN


a. Anak yg disusui masih dalam usia memperoleh ASI (sampai berusia dua tahun). 2. Batasan susuan: Khilafiah: Tidak dibatasi jumlahnya, asal sampai kenyang (Hanafi dan Maliki). b. 5 kali susuan mengenyangkan (Syafii, Ahmad, dll).

KARENA SUMPAH LIAN


Menuduh isterinya berzina tanpa dapat menghadirkan 4 orang saksi, ia harus bersumpah 4 kali, lalu bersedia menerima laknat Allah bila tindakannya tidak benar.

Suami

Pihak Isteri
Bila ingin terlepas dari tuduhan zina, ia melakukan tindakan serupa dengan suami Konsekwensinya: Hubungan pernikahan putus antara keduany

Wanita yang Haram Dinikahi untuk Sementara Waktu


1. Memadu 2 wanita bersaudara kandung atau yg masih dalam hubungan darah. 2. Wanita yg masih terikat perkawinan dg lelaki lain. 3. Wanita yg sedang dalam masa iddah 4. Wanita yg ditalak tiga, kecuali kalau sudah kawin lagi dg orang lain, telah berhubungan seksual dgnya dan telah diceraikan serta sudah habis iddahnya. 5. Wanita yg sedang ihram. 6. Wanita musyrik. 7. Wanita kelima bagi lelaki yg telah beristeri 4 orang

HAL YG DISUNNAHKAN DALAM PERKAWINAN


1. Khutbah Nikah. 2. Berdoa untuk keselamatan dan kebahagiaan mempelai. 3. Melangsungkan pernikahan pada hari Jumat. 4. Meyebutkan mahar ketika akad nikah berlangsung. 5. Mengadakan jamuan makan (Walimah) untuk merayakan pernikahan. 6. Dianjurkan kepada kedua mempelai shalat sunnah sebelum memulai hubungan suami isteri.

HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI-ISTERI

HAK DAN KEWAJIBAN AKIBAT PERKAWINAN (SECARA UMUM)


1. Kehalalan hubungan seksual dan segala tindakan pendahuluannya. 2. Istri berhak mendpt sisa mahar yg belum dilunasi saat akad. 3. Isteri berhak mendptkan nafkah. 4. Lahirnya hubungan kekeluargaan kesemendaan.

5. Antara suami isteri terjadi saling mewarisi jika di antaranya ada yg meninggal. 6. Anak yg lahir akan bernasab kepada ayahnya dan keduanya berkewajiban mengasuh, memelihara, dan mendidiknya 7. Jika suami mempunyai istri lebih dari satu, wajib berlaku adil. 8. Isteri wajib mentaati suami dan senantiasa bersikap baik dan hormat kepadanya. 9. Suami wajib menggauli isterinya dg cara-cara yg baik.

SETIAP KELURGA MEMPUNYAI HAK DAN KEWAJIBAN

SUAMI SEBAGAI KEPALA RUMAH TANGGA

Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.

ANJURAN MEMBERI NASIHAT BAIK KEPADA ISTERI

ISTERI SEBAGAI FITNAH (UJIAN) BAGI SUAMI

BERGAUL DENGAN ISTERI SECARA PATUT (BAIK)

HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI ISTRI


Hak bagi seseorang berarti kewajiban bagi yg lainnya.

HAK ISTERI

Hal isteri atas suami, memberinya makan jika dia makan, memberinya pakaian jika dia berpakaian, tidak memukul wajah, tidak meperlakukannya dengan buruk, tidak mendiamkannya keuali di dalam rumah

KEWAJIBAN ISTERI
1.

2. 3. 4. 5.

Membina rumah tangga sebaik-baiknya sehingga dapat menimbulkan kesenangan pandangan suami. Taat terhadap perintah suami, selama tidak melanggar hukum. Memelihara dan mendidik anak dengan baik. Memelihara nama baik suami dan keluarga. Pandai menghibur suami di kala mendapat kesusahan.

HIKMAH PERNIKAHAN
DALAM ISLAM
- Menyalurkan naluri seksual secara sah dan benar. - mendapatkan anak dan mengembangkan keturunan serta memelihara nasab - Menyalurkan naluri kebapakan atau keibuan. - Memupuk rasa tanggung jawab - Membagi rasa tanggung jawab antara suami isteri. - Menyatukan keluarga dan menguatkan Silaturrahim. - Memperpanjang usia. - Memperoleh ketenangan hidup - dll.

Menikah bertujuan untuk menjaga kesucian diri

Wanita adalah aurat, jika keluar rumah, syaitan akan menjadikannya sebagai penggoda

Orang jahat berjodoh orang jahat, dan orang baik berjodoh dengan orang baik

)(

THALAK, IDDAH, DAN RUJUK

THALAK
Bahasa
Melepas dan mengurai tali pengikat

Istilah
Melepas tali perkawinan dan mengakhiri hubungan suami isteri dg kata thalak atau yg semakna dengan itu

SEBELUM THALAK = PERLU DILAKUKAN ISHLAH

HUKUM THALAK
Thalak termasuk perbuatan halal tetapi dibenci Allah (Hadits Nabi)

Status Hukumnya berdasarkan Kondisi Tertentu

HARAM
Thalak tanpa ada alasan/keperluan. khilafiah (haram; makruh). Dg thalak: - Suami bermaksud serong dg mantan isteri/orang lain. - Dan/atau si isteri bermaksud serong pula. Thalak pada saat si isteri sedang haid, nifas, dan dalam keadaan suci tetapi telah dicampuri Thalak bidi).

Sunnah
- Karena jeleknya perangai isteri. - Rusak moralnya - Berbuat zina - melanggar larangan agama. - meninggalkan kewajiban agama.

Makruh
Thalak tidak didasari alasan sama sekali.

MUBAH
Karena ada keperluan/alasan: - Buruknya sikap isteri terhadap suami. - Suami menderita mudharat akibat perilaku isterinya.

WAJIB
Senantiasa terjadi percekcokan, setelah melalui juru damai (Hakam) percekcokan tak kunjung berakhir.

Atas permintaan isteri, karena suami tidak mampu menunaikan kewajibannya:


- Nafkah lahir - Nafkah batin

Ada Kasus al-Ila`.


Bersumpah tidak mencampuri istrinya, maka setelah 4 bulan wajib dithalak, kecuali ingin kembali lagi sebelum itu dg membayar kaffarat:

KAFFARAH SUMPAH
1. MENJAMU MAKAN 10 ORANG MISKIN 2. MEMBERI PAKAIAN 10 ORANG MISKIN. 3. MEMERDEKAKAN BUDAK.

PEMBAGIAN THALAK )(

PEMBAGIAN THALAK DARI SEGI ADA DAN TIDAKNYA` SUAMI MERUJUK

RAJI

BAIN

1. THALAK RAJI
Thalak pertama atau kedua kalinya dan sudah bersetubuh, tanpa ganti rugi.

Akibat Thalak Raji


1. 2. 3. 4.

5.
6.

Bilangan talak yg dimiliki suami berkurang. Ikatan berakhir setelah masa iddah habis jika suami tidak rujuk. Suami boleh rujuk dalam masa iddah istrinya. Selama masa iddah, isteri berhak menerima nafkah. Anak yg lahir selama masa iddah bernasab kepada suami yg mentalak. Haram melakukan hubungan seksual dg yg ditalak selama iddah sebelum rujuk (Jumhur).

THALAK BAIN
Thalak yg tidak memberi hak merujuk bagi bekas suami terhadap bekas isterinya, untuk dapat kembali harus melalui akad nikah baru dg orang lain, dg syarat dan rukun tertentu.

RUKUN THALAK

SUAMI
1.

Syarat:
Baligh/tamyiz, Berakal, Atas kemauan sendiri

Thalak dalam keadaan:


Sangat marah
Mabuk Dipaksa (Jumhur)

TIDAK SAH

ISTERI
Syarat:

Masih dalam perlindungan kekuasaan suami. Kedudukannya sebagai isteri berdasarkan atas akad perkawinan yg sah

SHIGHAT THALAK
Kata-kata yg diucapkan oleh suami terhadap isteri yg menunjukkan thalak atau pelepasan ikatan perkawinan dan pemutusan hubungan suami-isteri

CARA PENYAMPAIAN THALAK 1. Langsung, dg bahasa apa saja; 2. Surat; 3. Isyarat; 4. Wakil.

Bentuk Kata Thalak :


a.

B.

Sharih/jelas menggunakan kata-kata yg jelas Kinayah/Sindirian Menggunakan kata-kata sindiran/ samarsamar sebagaimana berlaku dalam kebiasaan masyarakat disertai niat.

UNSUR KESENGAJAAN
Batasan:
- Adanya niat menceraikan oleh pihak suami - Niat mesti diungkapkan, jika hanya dibatin = tidak jatuh - Jika diucapkan dg main-main = jatuh (jumhur)

PERSAKSIAN THALAK
- Tanpa saksi (Jumhur Ulama) - Harus ada saksi (Syiah Imamiyyah)

PEMBAGIAN THALAK DARI SEGI WAKTU DIJATUHKANNYA

THALAQ SUNNI

THALAQ BIDI

THALAQ LA BIDI WALA SUNNI

THALAK SUNNI
Thalak yg dijatuhkan sesuai dg tuntunan yg ada dalam syariat Islam, yaitu: 1. Thalak diberikan secara bertahap (dimulai dari 1, 2, dan 3). 2. Isteri yg dithalak dalam keadaan suci dari haidh dan belum digauli. 3. Istri yg dithalak nyata-nyata dalam keadaan hamil.

THALAK BIDI
Thalak yang dijatuhkan tidak sesuai/bertentangan dengan batasan sunnah/syariat Islam
Menthalak isteri 3 kali thalak atau lebih sekaligus. 2. Menthalak isteri dalam keadaan hamil. 3. Isteri sedang haid atau nifas. 4. Menjatuhkan thalak saat isteri dalam keadaan suci dan telah digauli, dan kehamilannya belum jelas
1.

Hukumnya:
Haram, Thalaknya tetap jatuh, pelakunya berdosa

THALAQ LA SUNNI WALA BIDI


Thalak yang tidak termasuk thalak bidI dan thalak Sunni

1. Isteri belum pernah digauli.


2. Isteri belum pernah haidh,

atau sudah menopause

MENJATUHKAN THALAK TIGA ATAU LEBIH SEKALIGUS


JATUH BERAPA KALI ?
Jatuh 3 kali (Jumhur)

Klilafiah
Tidak Jatuh sama sekali (Syiah)

Jatuh Sekali (Zhahiri):


Sesuai batasan Lafazh dalam al-Quran dan Sunnah.

Hak cerai sepenuhnya pada suami. Hukumnya: Sah tetapi berdosa

Tidak sejalan dengan sunnah = Bidah

IDDAH )(

IDDAH

Iddah (bahasa Arab) = menghitung, menduga, mengira (bahasa).

Sejumlah Definisi (Istilah )

Nama masa menunggu bagi seorang isteri untuk mengetahui kekosongan rahimnya atau karena sedih atas meninggal suaminya. Masa lamanya bagi istri menunggu dan tidak boleh kawin setelah kematian suaminya

Masa tertentu untuk menunggu, hingga seorang isteri diketahui kebersihan rahimnya sesudah bercerai masa penantian seorang isteri sebelum kawin lagi, setelah kematian suaminya atau bercerai darinya

MASA IDDAH
1. Wanita haid = tiga kali suci dari haid. 2. Wanita yang telah lewat masa iddahnya (manoupuse) = tiga bulan. 3. Wanita yang kematian suami = empat bulan sepuluh hari. 4. Wanita hamil = sampai melahirkan. 5. Tidak ada iddah bagi wanita yang belum dicampuri

Tujuan Disyariatkannya Iddah


a. Bagi suami = kesempatan/saat berfikir untuk memilih antara rujuk dengan istri ; atau melanjutkan talak yang telah dilakukan. b. Bagi istri = kesempatan/saat untuk mengetahui keadaan sebenarnya; = sedang hamil atau tidak. c. Sebagai masa transisi

NIKAH TERLARANG
NIKAH FASID

MUTAH

SHIGHAR

TAHLIL

Hikmah Pernikahan
1.

2.

3. 4.

5.

Pernikahan adalah lingkungan yang baik yang mengantarkan kepada eratnya hubungan keluarga, saling menukar kasih sayang, menyucikan jiwa, dan melindunginya dari yang haram. Pernikahan adalah sebaik-baik cara untuk mendapatkan anak, memperbanyak keturunan dengan nasab yang terjaga. Pernikahan adalah cara terbaik untuk melampiaskan naluri seksual dan memuaskan syahwat Dalam pernikahan terdapat pemenuhan terhadap naluri kebapakan dan keibuhan, yang akan berkembang dengan adanya anak Dalam pernikahan ada ketenangan, kedamaian, kebersihan, kesewhatan, kesucian dan kebahagiaan.

( )

RUJU

RUJU
Kembali (Bahasa) Mengembalikan status perkawinan sebagai suami isteri, selain thalak bain, di masa iddah setelah terjadi thalak, tanpa akad (Istilah).

SYARAT SYAH RUJU


SUAMI
Baligh Berakal Atas kesadaran sendiri

ISTERI
Masih dalam Iddah Dithalak RajI Sebelum dithalak sudah berhubungan badan

SAKSI DALAM RUJU


Tidak diperlukan saksi, keberadaannya hanya dianjurkan, sekadar untuk kehati-hatian dan menjauhkan fitnah atau suuzh zhan

SHIGHAT/REDAKSI KATA-KATA RUJU


Per nyataan (verbal, tulisan atau isyarat, yang menunjukkan pengertian rujuk

BATASAN DIPERBOLEHKANNYA RUJUK


Rujuk dilakukan dalam Thalak Raji (thalak 1 atau 2). Dilaksanakan di masa iddah, jika telah habis, mesti dilakukan akad nikah baru, dengan syarat dan rukun nikah baru.