SILABUS

STIKES : SANTA ELISABETH MEDAN Program Studi : Diploma III Keperawatan Blok Mata Kuliah : Dokumentasi Keperawatan Kode Mata Kuliah : Wat. 4.09 Bobot : 2 SKS (1 Teori, 1 Praktek) Semester : III Standar Kompetensi : Mampu mendokumentasikan asuhan keperawatan yang telah dilaksanakan di berbagai area pelayanan keperawatan. Mata Kuliah Prasyarat : Bahasa Indonesia dan KDK

Alokasi Waktu (Tanggal) Pertemuan I 18/8-2012 Jam 07.2012.20

Kompetensi Dasar

Indikator Kompetensi

Menguraikan konsep dasar dokumentasi keperawatan

Menjelaskan

1. Menyebutkan pengertian dokumentasi keperawatan 2. Menjelaskan tujuan dokumentasi keperawatan 3. Menjelaskan prinsipprinsip dokumentasi keperawatan 4. Menjelaskan manfaat dokumentasi keperawatan 5. Menjelaskan trend dokumentasi keperawatan 1. Menyebutkan komponen

Pengala man Belajar (Metode ) Lecture Discovery Learning

Materi Pokok

Alat dan Sumber

Penilaian

Fasilitator

1. Pengertian dokumentasi keperawatan dari beberapa sumber 2. Tujuan dokumentasi keperawatan 3. Prinsip-prinsip dokumentasi keperawatan 4. Manfaat dokumentasi keperawatan 5. Trend dokumentasi keperawatan 1. Komponen model

White board, LCD, Laptop dan Hand Out. Sumber: Nomor 2,4, 5, 7, 8, 9, 11, 12, 13 dan 14

1. Membuat resume 2. Portofolio diikuti dengan presentasi kelompok 3. Hasil diskusi (dinilai dosen ) 4. Keaktifan dalam diskusi

Nagoklan Simbolon, S.ST

Lecture

LCD, Laptop

1. Portofolio

Nagoklan

Kompterisasi Bahas masing-masing pengertian. S. 5. 5. keuntungan. Portofolio diikuti dengan presentasi kelompok 2. 11. Keakuratan Sumber: 4. S.Ns . S. 7. Portofolio Kelengkapan materi Keakuratan Kerapihan Pertemuan II 25/8-2012 Jam 07. S. Kep.4. Menjelaskan ketrampilan komunikasi 3. CBE 5. Ketepatan penyelesaian 5. komponen/ bagian-bagian.ST Jagentar Pane. 5. Mengidentifikasi keuntungan/keunggulan dari setiap model dokumentasi keperawatan. Menjelaskan ketrampilan melakukan proses keperawatan 4. Contoh dari masing- SGD Discovey Learning Model dokumentasi keperawatan: 1.2012. 9. S.ST Jagentar Pane. Kerjasama dalam kelompok Kelompok I Nagoklan Simbolon. S. 8. kelemahan dan contoh dari masingmasing model dokumentasi 1. 7. LCD. Laptop dan Hand Out. White board.4.ST Paska. PIE 7. Hasil diskusi (dinilai dosen) 6. 8. 12.20 Mengidentifi kasi model/teknik dokumentasi keperawatan 1. Kelengkapan materi Hand Out.Ns LCD. 9. S. Sumber: Nomor 2. Standar dokumentasi keperawatan Trend dokumentasi keperawatan dan 2. POR 2. Fokus 4. Kerapihan Nomor 2. Laptop dan Hand Out. Ketrampilan melakukan proses keperawatan 4. 13 dan 14 1. Keakuratan 4.4. Kardex 8. 13 dan 14 Simbolon.komponen model dokumentasi kan keperawatan model dokumentasi keperawatan 2. Menjelaskan bagianbagian/komponen model dokumentasi keperawatan 3. S. 3. SOR 3. Kelengkapan materi 3. 7. 4.ST Paska. Menjelaskan standar dokumentasi keperawatan Menjelaskan trend dokumentasi keperawatan Discovery Learning Lecture Discovery Learning dokumentasi keperawatan 2. APIE 6. Keaktifan dalam Diskusi 7. 8.ST Jagentar Pane.ST Paska. 3. 4. Kep. Ketrampilan komunikasi 3. 12. Sumber: Nomor 2. S. Mengidentifikasi kelemahan/kerugian dari setiap model dokumentasi keperawatan. 2. Kep.Ns Nagoklan Simbolon. 9. Menyebutkan pengertian dari setiap model dokumentasi keperawatan 2. 5. 11.

Ns .17 dan 18 1. Menyebutkan istilahistilah yang berhubungan dangan aspek legal dokumentasi dan manejemen risiko Menjelaskan aspek legal dalam dokumentasi keperawatan Menjelaskan panduan legal dokumentasi keperawatan Mengidentifikasi legal etik dokumentasi keperawatan Mengidentifikasi perundangundangan/peraturan yang berhubungan dengan aspek legal dokumentasi Menjelaskan menejemen risiko SGD Discovery Learning Pertemuan III 1/9-2012 Jam 07. 2. Manejemen risiko 7. 6. 9. 8.4. Sumber-sumber liablitas 4. Kep. Dokumentasi pengkajian a. Keakuratan 4. Menyususun format keperawatan pengkajian keperawatan dari kasus orang dewasa dengan pola fiktif yang fungsi kesehatan menurut disajikan Gordon 3. 7. Kelengkapan materi 3. 9. 5. LCD.20 Membuat 1. 12. Kerjasama dalam kelompok Kelompok II Nagoklan Simbolon.ST Jagentar Pane. Ketepatan penyelesaian 5. Kelengkapan materi 3.16. S. Keaktifan dalam Diskusi Nagoklan Simbolon.Ns White board. Menyususun petunjuk pengisian format SGD Studi kasus Aspek legal dalam dokumentasi keperawatan dan menejemen risiko: 1. Pengertian dokumentasi pengkajian b. Portofolio diikuti dengan presentasi kelompok 2. 13 dan 14 1. Ketepatan penyelesaian 5. Sumber: Nomor 2. 13. Hasil diskusi (dinilai dosen) 6. 7. Dokumentasi legal etik 6. Keakuratan 4. Perundangundangan/peratura n yang berhubungan dengan aspek legal dokumentasi Dokumentasi proses keperawatan : 1. 5. 11. Sumber: Nomor 2. Keaktifan dalam Diskusi 7. S. masing model pencatatan/dokumentasi keperawatan. Hasil diskusi (dinilai dosen) 6. 5.Mengidentifi kasi aspek legal dokumentasi keperawatan 1. Kep.ST Jagentar Pane. 11. 12. Laptop dan Hand Out. Menjelaskan dokumentasi dokumentasi proses keperawatan asuhan 2. 3.2012. 4. Portofolio diikuti dengan presentasi kelompok 2.ST Paska. S. 14. Istilah-istilah yang berhubungan dengan aspek legal dokumentasi 2.4. Laptop dan Hand Out. S.ST Paska. Aspek legal dokumentasi 3. LCD. S. S. Panduan legal dokumentasi keperawatan 5. Tujuan dokumentasi pengkajian White board. 8.

Teknik /metode dokumentasi pengkajian 2. Dokumentasi rencana pendidikan kesehatan f. 5. Mendokumentasikan rencana keperawatan sesuai dengan komponen tujuan dan intervensi keperawatan c. Mendokumentasikan diagnosa keperawatan sesuai dengan teknik dokumentasi diagnose keperawatan. Jenis d. Jenis intervensi dan komponennya e. 6. Mendokumentasikan pengkajian sesuai dengan tehnik pendokumentasian pengkajian kepeperawatan. Petunjuk/metode dokumentasi diagnoasa keperawatan f. 4. Dokumentasi diagnose keperawatan: a. Jenis pengkajian d. S)  karakteristik mayor/minor e. Dokumentasi diagnose keperawatan 3. Dokumentasi rencana keperawatan: a. Komponen tujuan d. Tujuan c. Pengertian b. Pengertian b. Dokumentasi rencana asuhan g.pengkajian. Metode/petunjuk dokumentasi rencana perawatan 7. Tujuan c.E. Kerjasama dalam kelompok Kelompok III . Komponen (P.

Portofolio diikuti dengan LCD. Keakuratan Nomor 2.3012. Hasil diskusi (dinilai 13 dan 14 dosen) 6. Kerjasama dalam kelompok Kelompok IV Nagoklan Simbolon. Laptop dan Hand 1. Dokumentasi implementasi dan evaluasi keperawatan UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS) Dokumentasi keperawatan perinatal (Ibu hamil.Ns METODE OSCE White board. Jenis d. Kep. Kelengkapan materi Sumber: 3. S. 8.ST Jagentar Pane. Komponen dokumentasi implementasi d.ST Membuat dokumentasi keperawatan 1. Tujuan c. 11. Petunjuk/metode dokumentasi implementasi 5. Ketepatan penyelesaian 7.ST Paska. Portofolio diikuti dengan presentasi kelompok Nagoklan Simbolon. 2. Keaktifan dalam Diskusi 7. LCD. Dokumentasi implementasi keperawatan: a. Petunjuk/metode dokumentasi evaluasi keperawatan e. S.2012. Menjelaskan dokumentasi keperawatan perinatal Discovery Learning Study . Mendokumentasikan implementasi asuhan keperawatan sesuai dengan tehnik dokumentasi implementasi keperawatan 8. 5. Pengertian dokumentasi evaluasi keperawatan b. S. 12.4. Ibu White board. Dokumentasi evaluasi : a. 5.ST Paska.Pertemuan IV 8/9-2012 Jam 07. S.30 Pertemuan V 15/9-2012 4. Mendokumentasikan evaluasi keperawatan sesuai dengan tehnik dokumentasi evaluasi keperawatan SGD Studi kasus 8/9-2012 Jam 10. 9. 1. Laptop presentasi kelompok dan Hand Out. 4. S. Tujuan c.20 7. Pengertian b.

12. 8. Hasil diskusi (dinilai dosen) 5.4.20 pada populasi khusus (perinatal) 2. Sumber: Nomor 2. Mendokumentasikan pengkajian keperawatan perinatal (ibu hamil. 11. Keaktifan dalam diskusi 6. Kep.2012. KeakuratanKetepata n penyelesaian 4.Mendokumentasikan asuhan evaluasi keperawatan perinatal sesuai dengan tehnik dokumentasi evaluasi keperawatan 7. Liablitas yang sering pada perinatal Out. Dokumentasi Implementasi keperawatan perinatal 5.Jam 07. Tipshal-hal yang penting di dokumentasikan pada asuhan keperawatan perinatal 8. 13 dan 14 2. Dokumentasi evaluasi keperawatan perinatal 7. Mendokumentasikan implementasi keperawatan perinatal sesuai degan tehnik implementasi keperawatan 6. Kerjasama dalam kelompok 7.Ns . Dokumentasi diagnosa keperawatan perinatal 3. Tugas Kelompok IV Jagentar Pane. Mendokumentasikan diagnosa keperawatan perinatal sesuai dengan teknik diagnosa dokumentasi keperawatan 4. Ibu nifas. ibu bersalin dan post nifas) sesuai dengan tehnik dokumentasi pengkajian 3. Dokumentasi rencana keperawatan perinatal 4. 5. Dokumentasi 6. Kelengkapan materi 3. 9. Mendokumentasikan rencana keperawatan perinatal sesuai dengan tehnik dokumentasi rencana keperawatan 5. Menjelaskan tips/hal-hal kasus bersalin. BBL) 1. S. 7. Dokumentasi pengkajian Perinatal 2.

Mendokumentasikan diagnosa keperawatan pediatrik sesuai dengan teknik diagnose dokumentasi keperawatan 6. keperawatan 2. Menjelaskan dokumentasi dokumentasi keperawatan pediatrik. S. Liablitas yang sering pada White board. 9. 7. 8. Kerjasama dalam kelompok g. Kelengkapan materi c. Dokumentasi pengkajian pediatrik c. Mendokumentasikan pengkajian keperawatan pediatrik sesuai dengan tehnik dokumentasi pengkajian 5. Laptop dan Hand Out. Kep. Dokumentasi evaluasi keperawatan pediatrik g.Ns . Kelompok IV Nagoklan Simbolon. 12. 11.Menjelaskan liablitas yang sering terjadi dalam keperawatan perinatal Membuat 1. Dokumentasi keperawatan pediatrik b. Keaktifan dalam diskusi f.4. Dokumentasi diagnosa keperawatan pediatrik d. 13 dan 14 a. Sumber: Nomor 2. S. Dokumentasi Implementasi keperawatan pediatrik f. KeakuratanKetepatan penyelesaian d. Mendokumentasikan implementasi SGD Studi Kasus a. Tipshal-hal yang penting di dokumentasikan pada asuhan keperawatan pediatrik h.ST Paska. Hasil diskusi (dinilai dosen) e. 5. Portofolio diikuti dengan presentasi kelompok b. S. LCD.yang perlu diperhatikan dalam dokumentasi perinatal 8.ST Jagentar Pane. Menyusun format pada pengkajian populasi pediatrik khusus 3. Mendokumentasikan rencana keperawatan pediatrik sesuai dengan tehnik dokumentasi rencana keperawatan 7. Dokumentasi rencana keperawatan pediatrik e. Menyusun petunjuk (pediatrik) pengisian format pengkajian pediatrik 4.

Portofolio diikuti dengan presentasi kelompok 2. Menjelaskan dokumentasi dokumentasi keperawatan asuhan keperawatan pada psihiatrik populasi 2. 12.Ns . Menyusun petunjuk pengisian format pengkajian psichiatrik 4. Kelengkapan materi 3.Menjelaskan liablitas yang sering terjadi dalam keperawatan pediatric Membuat 1. 9. LCD. 8.ST Jagentar Pane. Dokumentasi diagnosa keperawatan psichiatrik 3. S. S. Menjelaskan hal-hal yang perlu diperhatikan/tips dokumentasi pediatric 10.4. Dokumentasi rencana keperawatan psichiatrik 4. Kep. Menyusun format khusus pengkajian (psikhiatri) psichiatrik 3. 11. Kerjasama dalam kelompok 7.2012. Kelompok IV Nagoklan Simbolon.Mendokumentasikan evaluasi keperawatan pediatrik sesuai dengan tehnik dokumentasi evaluasi keperawatan 9. Laptop dan Hand Out. 13 dan 14 1. Dokumentasi pengkajian psichiatrik 2. 5. Hasil diskusi (dinilai dosen) 5. Sumber: Nomor 2. 7.Pertemuan VI 22/9-2012 Jam 07.ST Paska. KeakuratanKetepata n penyelesaian 4.20 keperawatan pediatrik sesuai degan tehnik implementasi keperawatan 8. Dokumentasi White board. Mendokumentasikan pengkajian keperawatan psichiatrik sesuai dengan tehnik perdiatrik SGD Studi Kasus Dokumentasi keperawatan psichiatrik : 1. S. Keaktifan dalam diskusi 6.

Mendokumentasikan implementasi keperawatan psichiatrik sesuai degan tehnik implementasi keperawatan 7. 8. Menjelaskan hal-hal yang perlu didokumentasikan pada pasien yang berisiko mencederai diri 3. Mendokumentasikan rencana keperawatan psichiatrik sesuai dengan tehnik dokumentasi rencana keperawatan 6.Mendokumentasikan evaluasi keperawatan psichiatrik sesuai dengan tehnik dokumentasi evaluasi keperawatan 2. Implementasi keperawatan psichiatrik Dokumentasi evaluasi keperawatan psichiatrik Tipshal-hal yang penting di dokumentasikan pada asuhan keperawatan psichiatrik Hal-hal yang perlu didokumentasikan pada pasien yang berisiko mencederai diri Hal-hal yang perlu didokumentasikan pada pasien yang melarikan diri . 7. Mendokumentasikan diagnosa keperawatan psichiatrik sesuai dengan teknik dokumentasi diagnose keperawatan 5.dokumentasi pengkajian 4. Menjelaskan hal-hal yang perlu didokumentasikan pada 5. 6.

7. 8. diskusi 7. Mendokumentasikan rencana keperawatan perioperatif sesuai dengan tehnik dokumentasi rencana keperawatan 6. 5. Membuat 1. Laptop dan Hand Out. Sumber: Nomor 2. Mendokumentasikan diagnosa keperawatan perioperatif sesuai dengan teknik dokumentasi diagnosa keperawatan 5. Mendokumentasikan implementasi keperawatan SGD Studi Kasus 1. 8. Kelengkapan materi 3. S. 5. Menyusun petunjuk pengisian format pengkajian perioperatif 4. Mendokumentasikan pengkajian perioperatif sesuai dengan tehnik dokumentasi pengkajian 4.20 pasien yang melarikan diri. 13 dan 14 1.Pertemuan VII 29/9-2012 Jam 07. 3. Keaktifan dalam 6.ST Paska. Portofolio diikuti dengan presentasi kelompok 2. 6. Kerjasama dalam kelompok 8. Menjelaskan dokumentasi dokumentasi keperawatan asuhan keperawatan pada area perioperatif atau tatanan 2.2012. LCD. S. 9.ST Jagentar Pane. Kep. Menyusun format khusus pengkajian (perioperatif) perioperatif 3. 4. 2.4. 12. KeakuratanKetepata n penyelesaian 4. 11. Hasil diskusi (dinilai dosen) 5. Kelompok IV Nagoklan Simbolon. 7. S.Ns . Dokumentasi keperawatan perioperatif : Dokumentasi pengkajian perioperatif Dokumentasi diagnosa keperawatan perioperatif Dokumentasi rencana keperawatan perioperatif Dokumentasi Implementasi keperawatan perioperatif Dokumentasi evaluasi keperawatan perioperatif Tipshal-hal yang penting di dokumentasikan pada asuhan keperawatan perioperatif Lablitas yang sering terjadi pada perioperatif Format pengkajian KMB dengan pola fungsi kesehatan White board.

Dokumentasi pengkajian gawat darurat 2.ST 3. Tips /hal-hal yang White board. Jagentar Pane. Menjelaskan dokumentasi dokumentasi keperawatan asuhan keperawatan pada pada unit gawat darurat perawatan 2. S. Dokumentasi rencana keperawatan gawat darurat 4. Dokumentasi diagnosa keperawatan gawat darurat 3. 8. Menjelaskan liablitas pada perawatan perioperatif Membuat 1. KeakuratanKetepata n penyelesaian 4. 11.Pertemuan VIII 6/10-2012 Jam 07. LCD. Mendokumentasikan pengkajian keperawatan pada unit gawat darurat sesuai dengan tehnik dokumentasi pengkajian 5. diskusi 7. Petunjuk pengisian format pengkajian SGD Studi Kasus Dokumentasi keperawatan gawat darurat : 1. Menyusun petunjuk pengisian format pengkajian pada unit gawat darurat 4.20 perioperatif sesuai degan tehnik implementasi keperawatan 7. Kerjasama dalam kelompok 8.4. Mendokumentasikan diagnosa keperawatan pada unit gawat darurat sesuai dengan teknik menurut Gordon 9. Hasil diskusi (dinilai dosen) 5. Dokumentasi Implementasi keperawatan gawat darurat 5. Laptop dan Hand Out. Menyusun format kritis (unit pengkajian gawat pada unit gawat darurat darurat) 3.Ns . Kelengkapan materi 3. 13 dan 14 1. Portofolio diikuti dengan presentasi kelompok 2. Nagoklan Simbolon. S. 12. 5. Paska. Dokumentasi evaluasi keperawatan gawat darurat 6.ST 2.Mendokumentasikan evaluasi keperawatan perioperatif sesuai dengan tehnik dokumentasi evaluasi keperawatan 8. Kep. 9. 7. Kelompok IV 1. Keaktifan dalam 6.2012. S. Sumber: Nomor 2.

ST Paska. 13 dan 14 1. S.dokumentasi diagnose keperawatan 6. Menyusun format pengkajian keperawatan komunitas 3. Keaktifan dalam diskusi 6. Kerjasama dalam Nagoklan Simbolon. Laptop dan Hand Out. Mendokumentasikan rencana keperawatan pada unit gawat darurat sesuai dengan tehnik dokumentasi rencana keperawatan 7. Sumber: Nomor 2. KeakuratanKetepata n penyelesaian 4. Menyusun petunjuk pengisian format pengkajian keperawatan komunitas SGD Studi Kasus penting di dokumentasikan pada asuhan keperawatan gawat darurat 7. Format pengkajian psichiatrik 9. Mendokumentasikan implementasi keperawatan pada unit gawat darurat sesuai degan tehnik implementasi keperawatan 8. Menjelaskan dokumentasi asuhan keperawatan pada tatanan komunitas 2. S.4. Portofolio diikuti dengan presentasi kelompok 2.Ns . Kelengkapan materi 3.ST Jagentar Pane. 7. 5. 12. 8. Menjelaskan liablitas pada unit gawat darurat Membuat dokumentasi keperawatan pada tatanan/area keperawatan komunitas 1. 11. Dokumentasi White board. Hasil diskusi (dinilai dosen) 5. Dokumentasi pengkajian komunitas 2. 9. S. LCD. Lablitas yang sering terjadi pada gawat darurat 8. Petunjuk pengisian format pengkajian Dokumentasi keperawatan komunitas : 1. Kep.Mendokumentasikan evaluasi keperawatan pada unit gawat darurat sesuai dengan tehnik dokumentasi evaluasi keperawatan 9. Dokumentasi diagnosa keperawatan komunitas 3.

KeakuratanKetepatan Nagoklan Simbolon. Mendokumentasikan diagnosa keperawatan komunitas sesuai dengan teknik dokumentasi diagnosa keperawatan 6. Menyusun format kritis pengkajian 4. rencana keperawatan komunitas Dokumentasi Implementasi keperawatan komunitas Dokumentasi evaluasi keperawatan komunitas Format pengkajian komunitas Petunjuk pengisian format komunitas Dokumentasi asuhan keperawatan komunitas dari kasus fiktif kelompok Penugasan Kelompok SGD Studi Kasus Dokumentasi keperawatan intesif care unit: 1. Menjelaskan dokumentasi dokumentasi keperawatan asuhan keperawatan pada area intensif care unit perawatan 2.Ns . 5.ST Jagentar Pane. Sumber: Nomor 2.ST Paska. Dokumentasi pengkajian intensif care White board. Mendokumentasikan pengkajian Keperawatan komunitas sesuai dengan tehnik dokumentasi pengkajian 5. 7. Mendokumentasikan implementasi keperawatan komunitas sesuai degan tehnik implementasi keperawatan 8. S.4. S. 8. 5. S. Laptop dan Hand Out. Portofolio diikuti dengan presentasi kelompok h.Mendokumentasikan evaluasi keperawatan komunitas sesuai dengan tehnik dokumentasi evaluasi keperawatan Membuat 1. Kep. Kelengkapan materi i. Mendokumentasikan rencana keperawatan komunitas sesuai dengan tehnik dokumentasi rencana keperawatan 7. LCD. 6.4.

Dokumentasi evaluasi keperawatan intensif care unit 6. Saran untuk memperbaiki dokumentasi keperawatan kritis 7. Mendokumentasikan implementasi keperawatan pada pasien yang unit 2.(intensif care unit) intensif care unit 3. 11. Sumber-sumber liablitas 8. 8. 13 dan 14 penyelesaian j. Mendokumentasikan pengkajian Keperawatan pada pasien di intensif care unit sesuai dengan tehnik dokumentasi pengkajian 5. Keaktifan dalam diskusi l. 9. 12. Hasil diskusi (dinilai dosen) k. Dokumentasi diagnosa keperawatan intensif care unit 3. Mendokumentasikan rencana keperawatan pada pasien yang dirawat di intensif care unit sesuai dengan tehnik dokumentasi rencana keperawatan 7. Dokumentasi rencana keperawatan intensif care unit 4. Masalah dokumentasi di area keperawatan kritis 9. Kerjasama dalam kelompok m. Mendokumentasikan diagnosa keperawatan pada pasien yang dirawat di intensif care unit sesuai dengan teknik dokumentasi diagnosa keperawatan 6. Kelompok IV . Menyusun petunjuk pengisian format pengkajian intensif care unit 4. Format pengkajian keperawatan 7. Dokumentasi Implementasi keperawatan intensif care unit 5.

Aditama. Edisi 8.Jakarta:EGC 3. . 1997. . Manajemen Administrasi Rumah Sakit. Departemen kesehatan RI . Jakarta : UIP 2. Francess Talaksa Fibach. Dasar – Dasar Keperawatan Profesional. 1995. Princetown. 1991. . Instrumen evaluasi penerapan standar asuhan keperawatan di rumah sakit.A. The C. Company. Zaidin. cetakan ke-1. DIRJEN DEPKES Jakarta 8. Fundamental of Nursing Concepts and Procedures. Dokumentasi Proses Keperawatan.Potter. Diagnosa Keperawatan. 2001. A. Carpenito. Toronto.Perry. Third Editions Massachusets Addison – Wesley. Linda Juall.V. Clinical Nursing Skills and Techniques. Barbara Kozier.Mendokumentasikan evaluasi keperawatan pada pasien yang dirawat intensif care unit sesuai dengan tehnik dokumentasi tehnik dokumentasi evaluasi keperawatan 9. 2004. Hidayat. 2001.Aziz. 2000. Tjandra Yoga. St. .Philadelphia : F. Jakarta : Widya Medika 4. Glenora Erb. Jakarta : EGC 7.Petunjuk pengisian format pengkajian keperawatan kritis UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) METODE OSCE SUMBER 1. Louis. Anne G. Mosby Co. A. 5. Ali.dirawat intensif care unit sesuai dengan tehnik dokumentasi implementasi keperawatan 8. Davis. Menjelaskan sumbersumber liablitas yang terjadi pada di intensif care unit 13/10-2012 kritis 10. Documenting Care Communication The Nursing Process and Documentation Standard. 1997. Publishing Company 6. .

2005. 2008. 5. (Nasipta Ginting. Jakarta:EGC 11.ST) . 16. Potter and Perry.Dokumentasi Keperawatan: Suatu Pendekatan Proses Keperawatan Edisi 3.Inc. Missouri: Mosby-year Book.4. Annes G. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia.V. Agustus 2012 Diketahui oleh. SKM. NB: 1. Peraturan Pemerintah No. Undang-Undang No. Nomor 269 Menkes /Per /III/2008 17. St. Kep) (Nagoklan Simbolon. Fourth Edition. 3495. Nursalam. Pd. Mosby Company 15. Louis. 2001. 12. Hidayat. 23. Bab2 Isi dan Bab 3 Penutup dilengkapi dengan sumber/rujukan minimal 8) Tugas harus sudah disiapkan untuk disajikan sebelum dosen masuk Tidak diperkenankan foto copy atau memperbanyak bahan kalau dosen/fasilitator sudah masuk Medan. Lyer. Princetown The C. S. LN 1992/100. Pelaksanaan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Berdasarkan Faktor Motivasi dan Supervisi Pimpinan di RSUD. Toronto. Dr. TLN NO. Fundamental of Nursing Concept Process and Practice.St. diketik dengan huruf Times New Roman Tugas kelompok dibuat 3 Bab (Bab 1. Pendahuluan. Jakarta 14. 2.3. 2004.9. M. Nursalam. Resume/portopolio dikumpukan paling lambat 2 jam setelah selesai perkuliahan/tatap muka Tugas diketik dan dimasukkan dalam CD dengan matriks 4. 4. Dokumentasi Keperawatan. Perry. 2001. 1985. Salemba Medika. Louse. Semarang. Jakarta : Salemba Medika 13. 10.process & practice.3. Ketua Program Studi D3 Keperawatan Koordinator Mata Kuliah. Jakarta. Moewardi Surakarta. EGC. Tahun 1992. Mulyati. Aziz Alimul. Fundamental of nursing:Concepts. 32. 3. 2004. Proses dan dokumentasi keperawatan.Patricia W. Tahun 1996 Tentang Tenaga Kesehatan 18. Patricia A. Potter. Pengantar Dokumentasi Proses Keperawatan. ed 2. A. S.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful