Anda di halaman 1dari 14

Oleh: Siti Harlina Rusman (12160067)

Asma - penyakit jalan nafas obstruktif intermiten, reversibel dimana trakea dan bronchi berespon secara hiperaktif terhadap stimuli tertentu (Smeltzer, 2002). Asma Bronkial adalah penyakit pernafasan obstruktif yang ditandai oleh spame akut otot polos bronkiolus. Hal ini menyebabkan obsktrusi aliran udara dan penurunan ventilasi alveolus (Huddak & Gallo, 1997 )

Alergen Infeksi saluran napas Tekanan jiwa (stress) Olahraga atau kegiatan jasmani yang berat. Obat-obatan. Polusi udara. Lingkungan kerja.

Faktor hipersekresi yang lebih menonjol Batuk dengan dahak bisa dengan maupun tanpa pilek. Rochi basah halus pada serangan kedua atau ketiga, sifatnya hilang timbul Whezing belum ada Belum ada kelainan bentuk thorak Ada peningkatan eosinofil darah dan IG E BGA belum patologis Faktor spasme bronchiolus dan edema yang lebih dominan Timbul sesak napas dengan atau tanpa sputum Whezing Ronchi basah bila terdapat hipersekresi Penurunan tekanan parsial O2

Stadium dini

Stadium lanjut/kronis

Batuk, ronchi Sesak nafas berat dan dada seolah olah tertekan Dahak lengket dan sulit untuk dikeluarkan Suara nafas melemah bahkan tak terdengar (silent Chest) Thorak seperti barel chest Tampak tarikan otot sternokleidomastoideus Sianosis BGA Pa O2 kurang dari 80% Ro paru terdapat peningkatan gambaran bronchovaskuler kanan dan kiri Hipokapnea dan alkalosis bahkan asidosis respiratorik

Suatu keadaan terdapatnya udara di dalam rongga pleura. Masuknya udara ke dalam rongga pleura dan mengganggu tekanan negatif, yang menyebabkan kolaps sebagian atau total dari paru. Jenis-jenis: tertutup, spontan, tension, terbuka.

Jenis- Jenis Pneumothorax


Pneumothorax.docx

Non Stemi
Infark Miokard: suatu keadaan infark atau nekrosis otot jantung karena kurangnya suplai darah dan oksigen pada miokard (ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan miokard). Non Stemi (Non ST Elevasi Miokard Infark).

Nyeri dada atau rasa tidak nyaman, 20 menit. Nyeri : tekanan, rasa seperti diikat, rasa berat, seperti terbakar, atau sensasi diremas, biasanya di dada tengah atau epigastrium, dapat menjalar ke lengan, bahu, leher, rahang atau punggung. Kelemahan Dispneu Diaforesis Ansietas Fatigue atipikal Non Stemi: depresi segmen ST & inversi gelombang T. Stemi : Gel.T positif dan elevasi segmen ST (1mm di atas baseline).

Hipertensi adalah tekanan darah persisten dimana tekanan sistoliknya di atas 140 mmHg dan tekanan diastolic di atas 90 mmHg. Pada populasi manula, hipertensi didefinisikan sebagai tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolic 90 mmHg. (Bruner dan Suddarth, 2002: 896).

Tekanan Darah Normal Prehipertensi Hipertensi derajat 1 Hipertensi derajat 2

TDS (mmHg) < 120 dan 120 - 139 atau 140 - 159 atau 160 atau

TDD (mmHg) < 80 80 89 90 99 100

Syok Kardiogenik
SYOK adalah sindroma klinis akibat kegagalan sirkulasi dalam mencukupi kebutuhan oksigen jaringan. Syok Kardiogenik adalah kegagalan jantung dalam memompa darah.

SYOK KARDIOGENIK