Anda di halaman 1dari 1

PNEUMOTHORAKS Pneumothorax Tertutup Tanda dan Gejala Pneumothorax yang kecil atau terjadi lambat tidak menimbulkan gejala.

Pneumothorax yang luas dan cepat menimbulkan: Nyeri tajam saat ekspirasi. Peningkatan frekuensi napas. Kecemasan meningkat. Produksi keringat berlebihan. Takikardia. Inspeksi dan palpasi: penurunan sampai hilangnya pergerakan dada pada sisi yang sakit. Perkusi: hiperresonan pada sisi sakit. Auskultasi: penurunan sampai hilangnya suara napas pada sisi yang sakit. Napas pendek dan timbul secara tiba-tiba tanpa ada trauma dari luar paru. Intervensi Observasi rawat jalan Kolaborasi dengan tim medis: Pemberian oksigen. Tindakan kontraventil dengan aspirasi udara dari rongga pleura. Pemasangan sistem drainase (WSD)

Spontan

Tension

Inspeksi: sesak napas berat, penurunan sampai hilangnya pergerakan dada pada sisi yang sakit. Palpasi: pendorongan trakea dari garis tengah menjauhi sisi yang sakit dan distensi vena jugularis. Perkusi: hiperresonan pada sisi sakit. Auskultasi: penurunan sampai hilangnya suara napas pada sisi yang sakit. Inspeksi, sesak napas berat, terlihat adanya luka terbuka dan suara menghisap di tempat luka pada saat ekspirasi. Palpasi, pendorongan trakhea dari garis tengah menjauhi sisi yang sakit. Perkusi, hiperresonan pada sisi yang sakit.

Apabila penatalaksanaan dengan pemasangan WSD gagal, dipertimbangkan untuk dilakukan reseksi paru. Tindakan kontraventil. Penutupa luka yang terbuka. Pemasangan WSD.

Terbuka


Sumber: Muttaqin, 2008.

Tindakan kontraventil. Penutupa luka yang terbuka. Pemasangan WSD.