Anda di halaman 1dari 1

Lelaki Terindah mengisahkan tentang kehidupan percintaan antara dua pria.

Kisah cinta
yang diawali tanpa sengaja. Seperti kata salah satu tokoh dalam novel tersebut ''Bukankan
selalu ada awal yang baru?''Rafky adalah sosok Lelaki yang nyaris tanpa cacat. Tubuh
yang atletis, wajah yang rupawan, dan kecerdasan yang di atas rata-rata. Ia adalah lelaki
yang menarik perhatian hampir setiap orang. Sosok yang begitu memikat sampai satu
hari seorang lelaki jatuh cinta padanya.Pertemuannya dengan Valent di pesawat menuju
Thailand tanpa sengaja merupakan awal dari kisah mereka. Valent yang tampan dan
lembut menarik perhatian Rafky. Undangannya untuk tinggal bersamanya selama di
Thailand diterima Rafky walau ia agak keberatan dengan gaya hidup Valent yang kelewat
mewah. Valent yang kehilangan ayah sejak kecil selalu merindukan sosok lelaki dewasa.
Ia tahu sejak kecil ia selalu tertarik pada lelaki lain tetapi ia selalu menolak kehadiran
perasaan itu. Tawaran ibunya untuk menikahinya dengan wanita pilihan ibunya ia terima
dengan harapan ia bisa hidup normal seperti lelaki lain.Tapi keberadaan Rafky di sisinya
selama libutran di Thailand itu telah menjebol pertahanannya. Hingga satu hari mereka
saling jatuh cinta.Melihat sekilas pada novel terbaru Andrei Aksana ini, yang terlintas
dalam pikiran adalah bahwa novel ini pasti akan banyak mengeksploitasi adegan-adegan
seks seperti novel-novel lain karya penulis-penulis muda yang marak belakangan ini.
Tapi dari halaman pertama hingga habis, adegan-adegan kemesraan dan percumbuan
ternyata dilukiskan Andrei dengan bahasa yang halus dan indah.Bukan bahasa vulgar
yang murahan, sehingga tidak ada kesan jijik pada setiap adegan yang disuguhkan. Tidak
hanya sekedar prosa, dalam novel ini, Andrei juga menyelipkan puisi-puisi yang
merupakan lompatan-lompatan dari alam pikiran atau perasaan tokoh-tokohnya. Lelaki
terindah tidak hanya menceritakan perasaan-perasaan Rafky dan Valent yang notabene di
sebut gay oleh masyarakat, tetapi juga perasaan-perasaan kecewa orang-orang yang
berada di sekeliling mereka.Membaca novel ini kita akan ditujukan pada sebuah
kesadaran bahwa percintaan itu bersifat universal. Walau ada semacam kutipan ''Ketika
cinta tak memilih jenis kelamin, Cinta pun menjadi terlarang''. Aku mencintaimu, karena
aku mencintaimu. Tak perlu alasan lain...