Anda di halaman 1dari 61

MEMBANGUN KERJA SAMA TIM GOL.

III
3 SESI 9 JAM

TUJUAN PEMBELAJARAN UMUM

PESERTA DIHARAPKAN MEMILIKI PENGETAHUAN, KETERAMPILAN DAN SIKAP AGAR DAPAT BERPERAN AKTIF DAN POSITIF DALAM KELOMPOK KERJA DIORGANISASI MASING-MASING UNTUK MENCAPAI TUJUAN ORGANISASI SECARA PRODUKTIF

TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS

1.

MENJELASKAN HAKIKAT KELOMPOK, TUJUAN MEMBENTUK KELOMPOK, JENIS-JENIS KELOMPOK, SERTA HAMBATAN UMUM KERJA KELOMPOK MENJELASKAN TAHAPAN PERKEMBANGAN KELOMPOK DAN DIMENSI TUGAS DALAM KELOMPOK MENJELASKAN POLA KOMUNIKASI DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM KELOMPOK MENJELASKAN MANAJEMEN KONFLIK DALAM KELOMPOK MENJELASKAN ASPEK-ASPEK YANG TERCAKUP DALAM UPAYA MEMBANGUN KELOMPOK YANG BERFUNGSI SEBAGAI TIM YANG EFEKTIF

2. 3. 4. 5.

STRATEGI PEMBELAJARAN
Pengantar: Hakikat kelompok Tujuan membentuk kelompok Tahap perkembangan dan aktivitas kelompok Praktik dan Permainan Peran melalui Permainan-Permainan -Ice Breaking -Drum track -A Frame -Trolly -Ball Pipe -Transfer water -Transfer Balls -Eggs Drops -Dll.

FEED BACK Indikator dalam Membangun Kerja Sama Tim CERAMAH DISKUSI TANYA JAWAB PRAKTIK

KERJA TIM

Komunikasi dan Pengb. Keputusan


Manajemen Konflik Membangun Tim Yang Efektif

TEAM : TOGETHER EVERONE ACHIEVE MORE


Bersama setiap orang mencapai lebih banyak dan lebih baik

PRIDE : PERSONAL RESPONSIBILITY IN DELIVERING Tanggung jawab pribadi untuk memberikan yang terbaik

Hakikat Kelompok
PENGERTIAN KELOMPOK: MERUPAKAN SEKUMPULAN DUA ORANG ATAU LEBIH YANG SALING BERINTERAKSI DALAM SATU KESATUAN MENCAPAI SUATU TUJUAN YANG TELAH DITETAPKAN BERSAMA DLM. WADAH TERTENTU

TUJUAN MEMBENTUK KELOMPOK

MENSINERGIKAN KEKUATAN GUNA


MENCAPAI TUJUAN DENGAN PELAKSANAN PEMBAGIAN TUGAS DAN FUNGSI DALAM SUATU ORGANISASI

ALASAN BERGABUNG DALAM KEL.

RASA AMAN
MEMILIKI STATUS

PENGHARGAAN DIRI
PERSAHABATAN

PENGARUH
KINERJA UNGGUL

JENIS-JENIS KELOMPOK

FORMAL, KEL. YANG SENGAJA DIBENTUK UNTUK MELAKSANKAAN TUGAS DAN FUNGSI ORGANISASI DAN KEWENANGAN MASING-MASING INFORMAL, KEL. YANG TERBENTUK BEGITU SAJA BERDASARKAN PERTEMENAN, KEPENTINGAN, MINAT
DISFUNGSIONAL, KELOMPOK YANG BERDIRI ATAS SEJUMLAH INDIVIDU YANG MELAKSANAKAN TUGAS DAN DAN FUNGSI MASING-MASING FUNGSIONAL, YANG TERDIRI DARI ATAS ORANG-2 YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN TERTENTU DAN SATU SAMA LAIN SALING BERGANTUNG

PRODUKTIF, KEL. YANG BERFUNGSI SECARA EFEKTIF DAN EFISIEN

HAMBATAN KINERJA KELOMPOK


1. PIKIRAN KELOMPOK 2. KEENGGANAN SOSIAL RENDAHNYA : KOMPETENSI ANGGOTA MOTIVASI ANGGOTA HUBUNGAN (KOMUNIKASI) KEPEMIMPINAN (KETERBATASAN) TEKNOLOGI FAKTOR KEPRIBADIAN ANGGOTA KOMITMEN

KEKUATAN DAN KUALITAS KELOMPOK DALAM KERJA TIM

MENURUT PATT WILLIAM SALING KETERGANTUNGAN DALAM MENGAHADAPI TANTANGAN KEBERSAMAAN SALING PERCAYA RINCIAN/PEMBAGIAN TUGAS JELAS TRAMPIL MEMECAHKAN MASALAH KETERBUKAAN MEMEMAHAMI PERBEDAAN ADANYA PENGAKUAN

SIMULASI
SIMULASI DAPAT DILAKUKAN DENGAN MENGGUNAKAN PERMAINAN: 1. ANGIN PUYUH 2. TUPAI
TUJUAN : MEMBENTUK KELOMPOK DAN ARTI PENTINGNYA KELOMPOK.

BAB 2 TAHAPAN PERKEMBANGAN DAN AKTIVITAS KELOMPOK

TAHAP PERKEMBANGAN KELOMPOK

FORMING, (PERTAMA)
TAHAP INI MASING KEL PADA TAHAP MENCARI BENTUK. SALING TARIK MENARIK KEPENTINGAN, KELOMPOK TIMBUL RAS OPTIMIS DAN PESIMIS, MASIH BERSIFAT SKEPTIS, KETAKUTAN AKAN KETIDAKMAMPUAN DAN KETIDAKSESUAIAN, MASIH MENETUKAN APA YANG AKAN DIKERJAKAN

STORMING, (KEDUA)
KELEMPOK SUDAH TERBENTUK TETAPI MASIH BESAR KECURIGAAN DI MASING-MASING ANGGOTANYA (DITANDAI DENGAN SALING MENYALAHKAN, MENGHINDAR, BERARGUMENTASI DEFENSIF, ADANYA KETEGANGAN, MASIH MENGELUH ATAS BEBAN KERJA).

NORMING (KETIGA)
KELOMPOK MEMBENTUK NILAI-NILAI DAN ATURAN UNTUK KEBERSAMAAN DITANDAI DENGAN MULAI MAU MENERIMA PERBEDAAN, MENGADAKAN REKONSILIASI, KONFLIK DPT DIKENDALIKAN, LEBIH HARMONIS SENSE TOGETHERNESS, MEMBERIKAN KRITIK YANG KONSTRUKTIF, MERASAKAN DIALAM ANGGOTA TIM, SALING AKRAB, MEMAHAMI KEWAJIBAN, ATURAN DAN NORMA, ANGGOTA MENGUTAMAKAN UNTUK BEKERJA SAMA

PERFORMING

KELOMPOK MERASAKAN DALAMSATU TUJUAN DAN DALAM KESAMAAN ARAH DALAM HARMONISASI GERAK LANGKAH DITANDAI DENGAN KEMATANGAN KEPUTUSAN DAN TIDAK, TAHU KEMANFAATAN YANG DIHARAPKAN DARINYA, MEMBICARAKAN PENYEMPURNAAN, MENGEMBANGKAN SOLUSI., MENCOBA MELAKUKAN PERUBAHAN, DENGAN CIRI ANGGOTA LEBIH MENGERTI SATU SAMA LAIN, MAMPU MENGENDALIKAN DIRI TRAMPIL DALAM BEKERJA MELAKSANAKAN FUNGSI MANAJEMEN DENGAN BAIK MENIKMATI RASA SUASANA PERSAHABATAN

TAHAP BUBAR

SETIAP KELOMPOK DAPAT BUBAR DIKARENAKAN:


PERUBAHAN NILAI PERBEDAAN TUJUAN PERUBAHAN PERSEPSI PERKEMBANGAN DAN KEMAJUAN MISAL
SATUAN TUGAS KOMITE KEPANITIAAN DSB

TAHAP PERKEMBANGAN TIM R.Y. CHANG

PERKEMBANGAN/PERGERAKAN TIM YANG DINAMIS ADALAH:


MENETAPKAN ARAH (DRIVE) BERGERAK (STRIVE) MEMPERCEPAT GERAK (THRIVE) SAMPAI (ARRIVE)

MENETAPKAN ARAH (DRIVE)


MEMFOKUSKAN PADA MISI MENENTUKAN STRATEGI MENETAPKAN TUJUAN SKALA PRIORITAS PROSEDUR KERJA PERATURAN

BERGERAK (STRIVE)

TUJUAN TIM HARUS MENJADI KESEPAKATAN TANGGUNG JAWAB ANGGOTA TIM DITENTUKAN DAN JELAS TIM HARUS ARIF DAN BIJAKSANA

MASING-MASING ANGGOTA SALING MENGISI KEKURANGAN DAN KELEBIHAN

MEMPERCEPAT GERAK

MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA UMPAN BALIK DALAM MEMECAHKAN MASALAH (KONFLIK, KERJA SAMA, PEMB. KEP. YANG EFEKTIF) PENGUASAAN WILAYAH CEPAT DAN EFEKTIF

SAMPAI (ARRIVE)
TUJUAN TERCAPAI PRESTASI DIPEROLEH MENINJAU KEMBALI KONSOLIDASI

DIMENSI AKTIVITAS KEL.

AKTIVITAS TUGAS, SEMUA KEL. MAU MELAKSANAKAN:


BERINISIATIF

MENCARI INFORMASI
MEMBERIKAN INFORMASI MENGIHTISARKAN MENETAPKAN STANDAR

AKTIVITAS PEMELIHARAAN
MEMOTIVASI KELOMPOK MENGHARMONISASIKAN

MENGIKUTI
MENJAGA

SIMULASI
1.

2.

PUZZEL PERSON : - USIA - TINGGI BADAN - BERAT BADAN - WARNA PAKAIAN (CELANA/BAJU/T.SHIRT) - BERDASARKAN HOBY KELOMPOK ANGKA (1,2,3,4.DST) DIIKUTI ATRIBUT DAN YELYELNYA

TUJUAN : PEMBENTUKAN KELOMPOK SESUAI DENGAN YANG TELAH DIPUTUSKAN BERSAMA MELALUI DISKUSI KELOMPOK.

BAB 3 KOMUNIKASI DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM KELOMPOK

1. KOMUNIKASI DALAM KELOMPOK: BENTUK INTERAKSI ANTAR ORANG UNTUK UNTUK MENENTUKAN BAGAIMANA SESEORANG BERPERILAKU DAN MENGIDENTIFIKASI DIRI DALAM SUATU KELOMPOK

PROSES DAN KOMPONEN KOMUNIKASI

PENYAMPAIAN PESAN PENGIRIM MEDIA PENERIMA PESAN FEED BACK

INFORMASI

POLA KOMUNIKASI DALAM KELOMPOK

KOMUNIKASI POLA KOMANDO (instruktif)

POLA KOMUNIKASI DUA ARAH

POLA KOMUNIKASI TERBUKA

HAMBATAN KOMUNIKASI
DISTORSI PENGHILANGAN SEBAGIAN INFORMASI TERLALU BANYAK INFORMASI PENENTUAN WAKTU PENERIMAAN PESAN HAMBATAN FISIK

PENINGKATAN EFEKTIVITAS KOMUNIKASI 1.MENYIMAK 2.MENULIS 3.MELAKSANAKAN RAPAT

2. PROSES PENGAMBILAN
KEPUTUSAN DALAM KELOMPOK
CARA PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM KELOMPOK ADALAH UNTUK MENGIDENTIFIKASI ALTERNATIF PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KELOMPOK.
MODEL PENGAMBILAN KEPUTUSAN ADALAH DENGAN: 1. KEPUTUSAN KURANG TANGGAPAN

2.
3. 4. 5.

KEPUTUSAN BERDASARKAN KEWENANGAN


KEPUTUSAN MINORITAS KEPUTUSAN MAYORITAS KEPUTUSAN BULAT

PEDOMAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN DENGAN KONSENSUS

1. HINDARKAN ARGUMEN SECARA MEMBABI BUTA 2. JANGAN MENGUBAH SUDUT PANDANG. UNTUK MRNGHINDARI KONFLIK 3. HINDARI PENGGUNAAN PROSEDUR MENGHINDARI KONFLIK 4. UPAYAKAN MELIBATKAN ORANG BANYAK 5. HINDARKAN MENGUTAMAKAN HASIL KEPUTUSAN MENANG KALAH 6. ADAKAN DISKUSI DENGAN MELIBATKAN BANYAK ORANG

KEKUATAN DAN KELEMAHAN PENG.KEPTSAN KELOMPOK

KEKUATAN/MASLAHAT
INFORMASI ALTERNATIF PEMAHAMAN PENERIMAAN KOMITMEN

KELEMAHAN
TEKANAN SOSIAL UNTUK KOMPROMI DOMINASI PERSEORANGAN PERTIMBANGAN WAKTU

TEKNIK PENINGKATAN PENG. KEPUTUSAN KELOMPOK

1. CURAH GAGASAN, ANGGGOTA MENGEMUKAKAN GAGASAN DAN ALTERNATIF SEBANYAK MUNGKIN:


TIDAK BOLEH ADA KRITIK SELURUH GAGASAN BOLEH DIKEMUKAKAN KUANTITAS DICARI MENUMPANG GAGASAN

2. KELOMPOK NOMINAL, PERBEDAAN ANGGOTA YANG SANGAT TAJAM YANG MEMUNCULKAN EMOSI MENGHIMPUN GAGASAN MENCATAT GAGASAN PEMUNGUTAN SUARA KLARIFIKASI PEMUNGUTAN SUARA PENYEMPURNAAN GAGASAN

3. TEKNIK DELPHI
PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM SITUASI DI MANA PARA ANGGOTANYA TIDAK DAPAT BERTEMU LANGSUNG, LANGKAH YANG DIAMBIL:
PENYEBARAN ANGKET/KOESIONER KEP. PADA ANGGOTA PENGEMBALIAN ANGKET/KOESIONER TANGGAPAN PANEL GAGASAN PANEL DILONTARKAN KEMBALI TANGGAPAN ANGGOTA PENGULANGAN KEMBALI SAMPAI DENGAN KONSENSUS KEPUTUSAN DIAMBIL

SIMULASI
PERMAINAN YANG DIGUNAKAN A.L.: PESAN BERANTAI GAMBAR BERANTAI TRANSFER WATER (MEMINDAHKAN BOLA) PIPA BOLA TUJUAN : MENINGKATKAN HUBUNGAN MELALUI DISKUSI DALAM RANGKA PENGAMBILAN KEPUTUSAN YANG TEPAT UNTUK MENCAPAI TUJUAN KELOMPOK.

BAB 4 MANAJEMEN KONFLIK


MANAJEMEN KONFLIK = MENGELOLA KONFLIK PENGERTIAN KONFLIK:


TERJADINYA KETIDAKSEPAKATAN DALAM SATU KELOMPOK ATAU SITUASI SOSIAL TERHADAP TOPIK TERTENTU MENGAKIBATKAN PERTIKAIAN EMOSIONAL DAN MENIMBULKAN FRIKSI ANTAR ANGGOTA KELOMPOK

1.

JENIS-JENIS KONFLIK
2.

KONFLIK SUBSTANTIF (MENDASAR) KONFLIK TERJADI DISEBABKAN TIDAK ADANYA KESEPAKATAN YANG MENDASAR ATAS TUJUAN YANG INGIN DICAPAI KONFLIK EMOSI (HUBUNGAN. PROSONAL) KONFLIK TERJADI KARENA ANGGOTA MENGALAMAI MASALAH HUBUNGAN ANTARPRIBADI (MARAH, EMOSI DLL)

TINGKAT KONFLIK

KONFLIK DENGAN: 1. 2. 3. 4. DIRI SENDIRI ORANG LAIN ANTAR KELOMPOK ANTARORGANISASI

SIFAT KONFLIK

1.

KONFLIK DESTRUKTIF JENIS KONFLIK YANG DAPAT MERUSAK KINERJA ORGANISASI, DAN MENGAKIBATKAN KERUGIAN ORGANISASI

2.

KONFLIK KONSTRUKTIF JENIS KONFLIK YANG DAPAT MENIMBULKAN MASLAHAT/ MANFAAT BAGI KINERJA ORGANISASI, DAN MENGAKIBATKAN KEUNTUNGAN ORGANISASI

PENANGGULANGAN KONFLIK

PENDEKATAN TIDAK LANGSUNG,


Fokuskan pada tujuan Laporkan pada pimpinan Mendesain ulang organisasi Pembentukan sikap anggota kelompok

PENDEKATAN LANGSUNG, DAPAT DIGUNAKAN DENGAN METODE:


KONFLIK KALAH - KALAH KONFLIK MENANG - KALAH KONFLIK MENANG - MENANG

SIMULASI
PERMAINAN YANG DIGUNAKAN: SPIDER WEB (JARING LABA-LABA) EGS DROPS, DAN SEJENISNYA

TUJUAN : KELOMPOK UNTUK MENGATASI KONFLIK ATAU PERBEDAAN POLA PIKIR MENJADI MOTIVASI DALAM MENCAPAI TUJUAN KELOMPOK

BAB 5 MEMBANGUN TIM YANG EFEKTIF

PENGERTIAN TIM: SEKELOMPOK ORANG DENGAN KEAHLIAN YANG SALING MELENGKAPI YANG BEKERJA SAMA UNTUK MENCAPAI TUJUAN BERSAMA YANG BERTANGGUNG JAWAB DENGAN MEMBERIKAN YANG TERBAIK.
SKENARIO TIM EFEKTIF
SEKELOMPOK ORANG
KESELURUHAN . JUMLAH BEKERJA BERSAMA

SINERGI
KERJA SAMA MELAPOR PADA SATU ATASAN

MEMILIKI SATU TUJUAN


FLEKSIBILITAS MELAYANI PELANGGAN TERBAIK

JENIS-JENIS TIM

TIM REKOMENDASI, DIBENTUK UNTUK MASALAH KHUSUS TIM PELAKSANA, MELAKSANAKAN TUGAS DAN FUNGSINYA TIM FASILITASI, MEMFASILITASI PELAKSANAN PEKERJAAN (KORDINATOR)

MEMBINA KERJA TIM

PROSES PEMBINAAN TIM: 1. 2. PENGENALAN MASALAH/ PELUANG PENGUMPULAN DAN ANALISIS DATA PENYUSUNAN RENCANA TINDAKAN PELAKSANAAN TINDAKAN PENILAIAN HASIL

TUJUAN 1. 2. 3. 4. 5. TRANSFORMASI RASA MEMILIKI MENUMBUHKAN RASA SALING PERCAYA MENGEMBANGKAN BAURAN KETERAMPILAN MENINGKATKAN KREATIVITAS MEMPERJELAS NILAI-NILAI PERILAKU ANGGOTA 3. 4. 5.

MEMBINA PRESTASI TIM


1. 2. Membuat Peraturan sebagai Landasan Kerja Tim Hindari Masalah yang Dapat Diprediksikan
a. Memilih orang yang tidak kompeten dalam tim b. Pertemuan tim yang tidak efektif

3. 4.

Bekerjasama secara Kolaboratif Membangun Kepercayaan


a. b. c. d. Tepati janji Berikan informasi yang akurat dan terkini Laksanakan tugas dengan sungguh sungguh Libatkan orang lain dalam pengambilan keputusan

lanjutan.
5. Pacu Kreativitas 6. Pengambilan Keputusan
7. Manajemen Konflik
a. Keputusan Kompromis b. Keputusan Konsensus

a. Sadari bahwa adanya pertentangan adalah merupakan hal yang biasa b. Jangan emosi dan dengarkan dengan baik pendapat anggota c. Bersikaplah dewasa dan profesional

lanjutan.
8. Lakukan Evaluasi Teratur
a. Evaluasi kerjasama tim b. Evaluasi peraturan tim c. Rayakan adanya kemajuan

9. Jadilah Pemimpin yang Efektif


a. Delegasikan wewenang b. Dorong partisipasi anggota c. Jangan bergaya memerintah

10. Jangan Mudah Menyerah

HAMBATAN KINERJA TIM

KARENA ADANYA KOMPLEKS TIM PADA : SITUASI TERTENTU PERAN ANGGOTA KOMPLEKS INISIATOR PENCARI INFORMASI PEMBERI INFORMASI PENGIKHTISAR MOTIVATOR PENGHARMONISAN PENENTU STANDAR PENGIKUT PENJAGA SINDROM APOLO (ORANG YANG KOMPETEN/AHLI YANG BERKINERJA SANGAT BURUK)

SINDROM APOLO (AHLI TAPI KINERJA BURUK)


BANYAK WAKTU UNTUK BERDEBAT KESULITAN MENGAMBIL KEPUTUSAN CENDERUNG BERTINDAK SENDIRISENDIRI TAKUT MENEGHADAPI TANTANGAN

KRAKTERISTIK TIM YANG BERKINERJA UNGGUL KEBERSAMAAN TUJUAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA KEPEMIMPINAN YANG MEMBERDAYA RESPONSIF INOVATIF DAN KREATIF KOMUNIKAIF BERFOKUS PADA TUGAS PEMECAHAN MASALAH

MENJADI ANGGOTA TIM YANG BERNILAI


ADANYA KONTRIBUSI ANGGOTA MENGENALI ANGGOTA TERBAIK MENJADI MITRA KERJA YANG TERBAIK

SIMULASI
SIMULAI PADA BAB INI MENGGUNAKAN PERMAINAN : - DRUM TRACK (LOMBA DRUM) - A. FRAME (EGRANG) - GENTONG BOCOR/PIPA BOCOR TUJUAN : MENINGKATKAN KINERJA KELOMPOK UNTUK LEBIH EFEKTIF DAN EFISIEN DALAM MENCAPAI TUJUANNYA

BAB 6 PENUTUP
UNTUK DAPAT MEREALISASIKAN MEMBANGUN KERJA SAMA TIM YANG MEMILIKI BAIK MAKA PERLU DILAKUKAN ADANYA PENEKANAN TERHADAP KEBERSAMAAN DALAM MENCAPAI TUJUAN, TANGGUNG JAWAB BERSA-MA TERHADAP TUGAS YANG DIHADAPI, MEMILIKI KEPEMIMPINAN YANG MEMBERDAYAKAN POTENSI SUMBER DAYA YANG TERSEDIA, RESPONSIF TERHADAP KEPEKAAN YANG TERJADI DALAM ORGANISASI, SELALU MELAKUKAN KARYA-KARYA YANG INOVATIF DAN KREATIF SESUAI PERKEMBANGAN IPTEK, MEMILIKI SIFAT YANG KOMUNIKATIF, BERORIENTASI PADA TUGAS, DAN MAMPU MENGHASILKAN PEMECAHAN MASALAH YANG BAIK SESUAI DENGAN TIDAK MENIMBULKAN PERMASALAHAN BARU.

SEKIAN,

TERIMA KASIH