SALINAN

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 76 TAHUN 2012 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENGGUNAAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH TAHUN ANGGARAN 2013 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 (sembilan) tahun yang bermutu, pemerintah mengalokasi Bantuan Dana Operasional Sekolah (BOS) Tahun anggaran 2013; bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana Bantuan Operasional Sekolah Tahun Anggaran 2013; Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286); Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2012 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun

b.

Mengingat

: 1.

2.

3.

.

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 112. 7. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 Mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Presiden Nomor 59/P Tahun 2011. 8. Tugas dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2011. 9. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5157. dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5361). . Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan.2013 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 228. Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2011. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 91. 5. Tugas. MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENGGUNAAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN DANA BOS TAHUN ANGGARAN 2013. 6. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 23. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4864). 4. Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2008 tentang Wajib Belajar (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 90. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4863).

.

Pasal 4 Alokasi dana BOS untuk setiap sekolah ditetapkan dengan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar. dan terhindar dari penyimpangan.Pasal 1 Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2013. dan b. penggunaan dana BOS tepat sasaran dalam mendukung penyelenggaraan wajib belajar 9 (sembilan) tahun secara efektif dan efisien. pertanggungjawaban keuangan dana BOS dilaksanakan dengan tertib administrasi. (2) Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana BOS untuk Sekolah Indonesia di Luar Negeri Tahun Anggaran 2013 sebagaimana tercantum dalam Lampiran II Peraturan Menteri ini. . dan Satuan Pendidikian Dasar dalam penggunaan dana BOS tahun anggaran 2013. Pasal 2 Juknis BOS Tahun 2013 disusun dengan tujuan agar: a. tepat waktu. transparan. Pasal 5 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Pasal 3 (1) Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana BOS Tahun Anggaran 2013 sebagaimana tercantum dalam Lampiran I Peraturan Menteri ini. yang selanjutnya disebut Juknis BOS Tahun 2013 merupakan acuan/pedoman bagi pemerintah provinsi/kabupaten/kota. akuntabel. Perwakilan Indonesia di Luar Negeri.

.

Agar setiap orang mengetahuinya. memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 14 Desember 2012 MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA. TTD. MOHAMMAD NUH .

.

1 1 . Pada tahun 2005 APK SD telah mencapai 115%. seluruh peserta didik pada tingkat pendidikan dasar (SD dan SMP) serta satuan Salah satu indikator penuntasan program Wajib Belajar 9 Tahun dapat diukur dengan Angka Partisipasi Kasar (APK) SD dan SMP. Konsekuensi dari amanat undang-undang tersebut mengamanatkan bahwa setiap warga negara yang berusia 7-15 tahun wajib menyebutkan bahwa wajib belajar merupakan tanggung jawab negara yang Pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan pendidikan bagi pendidikan lain yang sederajat. sedangkan SMP pada tahun 2009 telah mencapai 98. sehingga program wajar 9 tahun telah tuntas 7 tahun lebih awal dari target adalah deklarasi Education For All (EFA) di Dakar.11%. pendekatan dan orientasi program BOS.SALINAN LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 76 TAHUN 2012 PETUNJUK TEKNIS PENGGUNAAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN DANA BOS TAHUN ANGGARAN 2013 BAB I PENDAHULUAN A. sedangkan dalam ayat 3 diselenggarakan oleh lembaga pendidikan Pemerintah. dan masyarakat. Sekolah (BOS) yang dimulai sejak bulan Juli 2005. pemerintah daerah. Latar Belakang Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengikuti pendidikan dasar. dari perluasan akses menuju peningkatan kualitas. telah berperan secara signifikan dalam percepatan pencapaian program wajar 9 tahun. Oleh karena itu. Pasal 34 ayat 2 menyebutkan bahwa Pemerintah dan pemerintah daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya. Program Bantuan Operasional mulai tahun 2009 pemerintah telah melakukan perubahan tujuan.

biaya non personalia adalah biaya untuk bahan atau peralatan pendidikan habis pakai. pemeliharaan sarana dan prasarana. Peraturan Menteri Dalam Negeri yang mengatur mekanisme pengelolaan dana 3. 1. Sejak tahun 2012 penyaluran dana BOS dilakukan dengan mekanisme transfer ke provinsi. Pelaksanaan program BOS diatur dengan 3 peraturan menteri. konsumsi. 22 . air. Secara detail jenis kegiatan yang boleh dibiayai dari C. yaitu: dari Kas Umum Negara ke Kas Umum Daerah serta pelaporannya. BOS adalah program pemerintah yang pada dasarnya adalah untuk penyediaan pelaksana program wajib belajar. uang lembur. Namun demikian.Dalam perkembangannya. jasa telekomunikasi. transportasi. pengalokasian dana BOS dan penggunaan dana BOS di sekolah. Peraturan Menteri Keuangan yang mengatur mekanisme penyaluran dana BOS BOS di daerah dan mekanisme penyaluran dari kas daerah ke sekolah. 2. Tujuan Bantuan Operasional Sekolah Secara umum program BOS bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun yang bermutu. biaya tak langsung berupa daya. dan ada beberapa jenis pembiayaan investasi dan personalia yang diperbolehkan dana BOS dibahas pada Bab V. program BOS mengalami perubahan mekanisme penyaluran sesuai Undang-Undang APBN yang berlaku. dibiayai dengan dana BOS. Pengertian BOS Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang mengatur mekanisme Hal-hal yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan dan Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Program BOS tidak dibahas kembali dalam Peraturan B. Menurut PP 48 Tahun 2008 pendanaan biaya operasi nonpersonalia bagi satuan pendidikan dasar sebagai Tentang Pendanaan Pendidikan. pajak dll.

sehingga sumbangan/pungutan tidak boleh berlebih. yaitu Triwulan I dan II tahun anggaran 2013 tahun ajaran 2012/2013 dan Triwulan III dan IV tahun anggaran Bagi wilayah yang sangat sulit secara geografis (wilayah terpencil) sehingga proses pengambilan dana BOS oleh sekolah mengalami hambatan atau memerlukan biaya pengambilan yang mahal. SMP/SMPLB/SMPT/SATAP : : Rp 580. penyaluran dana BOS oleh sekolah 3 3 . Juli-September dan Oktober-Desember. Sumbangan/pungutan bagi sekolah RSBI dan SBI harus pada rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) dan sekolah bertaraf seluruh siswa SD/SDLB negeri dan 2. periode Januari sampai dengan Desember 2013. Waktu Penyaluran Dana Penyaluran dana dilakukan setiap periode 3 bulanan. dana BOS akan diberikan selama 12 bulan untuk 2013 tahun ajaran 2013/2014.-/siswa/tahun E. SD/SDLB bentuk apapun. Mandiri) yang diselenggarakan oleh masyarakat. April-Juni. yaitu periode JanuariMaret. Membebaskan pungutan seluruh siswa miskin dari seluruh pungutan dalam 3. Membebaskan pungutan bagi SMP/SMPLB/SMPT (Terbuka) negeri terhadap biaya operasi sekolah. siswa dengan ketentuan: 1. kecuali internasional (SBI).-/siswa/tahun Rp 710. Sasaran Program dan Besar Bantuan termasuk SD-SMP Satu Atap (SATAP) dan Tempat Kegiatan Belajar Mandiri (TKB Besar biaya satuan BOS yang diterima oleh sekolah. baik negeri maupun swasta di seluruh provinsi di Indonesia. D.000. Meringankan beban biaya operasi sekolah bagi siswa di sekolah swasta. dihitung berdasarkan jumlah 2. tetap mempertimbangkan fungsi pendidikan sebagai kegiatan nirlaba.000. baik di sekolah negeri maupun swasta. Pada tahun anggaran 2013.Secara khusus program BOS bertujuan untuk: 1. Sasaran program BOS adalah semua sekolah SD/SDLB dan SMP/SMPLB/SMPT.

yaitu pada awal semester. Kementerian Keuangan menetapkan daftar alokasi dana BOS wilayah 44 . 3. selanjutnya Tim Manajemen BOS Provinsi mengusulkan daftar nama tersebut ke Tim Manajemen BOS Pusat. 2. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota mengusulkan nama-nama kecamatan terpencil kepada Tim Manajemen BOS Provinsi.dilakukan setiap semester. Penentuan wilayah terpencil ditetapkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. terpencil berdasarkan usulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Unit wilayah terpencil adalah kecamatan.

dan tidak ditentukan jumlah 8. Untuk SD/SDLB swasta dan SMP/SMPLB/SMPT swasta. Sekolah swasta yang menolak BOS harus melalui persetujuan orang tua siswa melalui komite sekolah dan tetap menjamin kelangsungan pendidikan siswa melakukan pungutan kepada orang tua/wali siswa. Sekolah Penerima BOS 1. Sumbangan dapat berupa uang dan/atau barang/jasa yang bersifat oleh sekolah dan sumbangan yang diterima dari masyarakat/orang tua/wali 5 5 . Semua sekolah SD/SDLB negeri dan SMP/SMPLB/SMPT negeri wajib 2. tidak memaksa. miskin di sekolah tersebut. 5. yang mendapatkan dapat memungut biaya pendidikan yang digunakanhanya untuk memenuhi kekurangan biaya investasi dan biaya operasi. 3. menerima dana BOS. ditetapkan oleh pemerintah dan pemerintah daerah. siswa yang mampu untuk memenuhi kekurangan biaya yang diperlukan oleh sekolah. Semua sekolah SD/SDLB negeri dan SMP/SMPLB/SMPT negeri dilarang 4. Pemda harus ikut mengendalikan dan mengawasi pungutan yang dilakukan maupun jangka waktu pemberiannya. tidak mengikat. Sekolah dapat menerima sumbangan dari masyarakat dan orang tua/wali sukarela.BAB II IMPLEMENTASI BOS A. daerah dengan persetujuan pemerintah daerah sesuai kewenangannya dan 7. Semua sekolah swasta yang telah memiliki izin operasi dan tidak dikembangkan menjadi bertaraf internasional wajib menerima dana BOS. Semua sekolah yang menerima BOS harus mengikuti pedoman BOS yang telah 6. Sekolah negeri kategori RSBI dan SBI diperbolehkan memungut dana dari orang tua siswa yang mampu untuk memenuhi kekurangan biaya investasi dan biaya operasi yang diperoleh dari pemerintah dan/atau pemerintah Komite Sekolah. bantuan pemerintah dan/atau pemerintah daerah pada tahun ajaran berjalan.

1. sekolah dan biaya lainnya. Sumbangan sukarela dari orang tua siswa harus bersifat ikhlas. Kepala sekolah SD/SDLB menjamin semua siswa yang akan lulus dapat 5. serta tidak mendiskriminasikan C. Kepala sekolah harus mengelola dana BOS secara transparan dan akuntabel. transparansi dan akuntabilitas. melanjutkan ke SMP/SMPLB. 7. BOS tidak menghalangi siswa. BOS harus memberi kepastian bahwa tidak ada siswa miskin putus sekolah 3. BOS harus menjamin kepastian lulusan setingkat SD dapat melanjutkan ke 4. dan dikelola secara mandiri oleh MBS. tingkat SMP.siswa 9. tersebut mengikuti prinsip nirlaba dan dikelola dengan prinsip sekolah apabila sekolah melanggar peraturan perundang-undangan dan dinilai B. lingkungannya untuk diajak kembali ke bangku sekolah. karena alasan finansial seperti tidak mampu membeli baju seragam/alat tulis waktu dan tidak ditetapkan jumlahnya. Sekolah mengelola dana secara profesional. tidak terikat sekolah dengan melibatkan dewan guru dan Komite Sekolah dengan menerapkan 66 . Menteri dan Kepala Daerah dapat membatalkan pungutan yang dilakukan oleh meresahkan masyarakat. mereka yang tidak memberikan sumbangan. Kepala sekolah berkewajiban mengidentifikasi anak putus sekolah di 6. yaitu: 1. Program BOS dan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) Dana BOS diterima oleh sekolah secara utuh. transparan dan akuntabel. orang tua yang mampu. atau walinya memberikan sumbangan sukarela yang tidak mengikat kepada sekolah. BOS harus menjadi sarana penting untuk meningkatkan akses pendidikan 2. setiap pengelola program pendidikan harus memperhatikan hal-hal berikut: dasar 9 tahun yang bermutu. Program BOS dan Wajib Belajar 9 Tahun yang Bermutu Melalui program BOS yang terkait pendidikan dasar 9 tahun.

Rencana Jangka Menengah dan RKAS harus disetujui dalam rapat dewan oleh SKPD Pendidikan Kabupaten/kota (untuk sekolah negeri) atau yayasan (untuk sekolah swasta). 7 7 . Sekolah harus memiliki Rencana Jangka Menengah yang disusun 4 tahunan. 3. merupakan bagian integral dari RKAS tersebut. Sekolah harus menyusun Rencana Kerja Tahunan (RKT) dalam bentuk Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS). dimana dana BOS pendidik setelah memperhatikan pertimbangan Komite Sekolah dan disahkan 4.2.

c. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar. Wakil Gubernur. Tingkat Provinsi 3. Kemdagri (Anggota). Bappenas (Anggota). Penanggung Jawab Umum a. Menteri Dalam Negeri. a. (Anggota). d. e. Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan. b. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. A. b. Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama. c. Tim Manajemen BOS Pusat 1. Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat. Kemenkeu (Anggota). Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas. Deputi Sumberdaya Manusia dan Kebudayaan.BAB III ORGANISASI PELAKSANA Organisasi pelaksana BOS meliputi Tim Pengarah dan Tim Manajemen Pusat. Kemdikbud (Ketua). d. Menteri Keuangan. 88 . Provinsi dan Kabupaten/Kota serta Tim Manajemen Sekolah. 2. B. Kemenko Kesra e. b. Wakil Bupati/Walikota. Direktur Jenderal Keuangan Daerah. Tingkat Kabupaten/Kota a. Bupati/Walikota. Gubernur. Tim Pengarah 1. b. Tingkat Pusat a.

Unit data SD Masyarakat. Unit Monitoring dan Evaluasi. BOS Kabupaten/Kota dan Tim Manajemen BOS Provinsi. c. serta Pelayanan dan Penanganan Pengaduan Masyarakat SMP 4. e. Bappenas (Anggota). Direktur Pembinaan SD. g. f. Unit Publikasi/Humas. Unit Monitoring dan Evaluasi. serta Pelayanan dan Penanganan Pengaduan Pengaduan Masyarakat SD i. Mengumpulkan dan meng-update data siswa yang dikirim dari setiap sekolah. Unit Data. Unit Monitoring dan Evaluasi. Direktur Fasilitas Dana Perimbangan. b. ii. Penanggung jawab sekretariat SD i. Penanggung jawab sekretariat. Penanggung Jawab Program BOS a. serta Pelayanan dan Penanganan c. g. Direktur Pembinaan SMP. Bendahara SD i. Bendahara SMP ii. a. 3. Direktur Dana Perimbangan. Unit data SMP f. e.2. Bendahara. Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Direktur Agama dan Pendidikan. Kemenkeu (Anggota). Kemdagri (Anggota). Menyusun rancangan program. ii. i. Kemdikbud (Anggota). Kemdikbud (Sekretaris). Tugas dan Tanggung Jawab Tim Manajemen BOS Pusat b. b. c. Kemdikbud (Ketua). Sekretaris. d. Kepala Pusat Data dan Statistik Pendidikan. Melakukan verifikasi data jumlah siswa per sekolah dengan Tim Manajemen 9 9 . Ketua Tim/Pelaksana. Penanggung jawab sekretariat SMP ii. Kemdikbud (Anggota). d. Tim Pelaksana Program BOS a.

Provinsi (Formulir BOS-K11 dan BOS K12). BOS-06A dan Formulir BOS-06B). Tim Manajemen k. Memberikan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat (Formulir dilakukan oleh Tim Manajemen BOS Provinsi/Kabupaten/Kota. a. Januari-Desember berdasarkan data jumlah siswa tahun pelajaran yang i. besar alokasi BOS dan penggunaan dana BOS tiap sekolah melalui situs resmi Kemdikbud. j. Tidak diperkenankan melakukan pungutan dalam bentuk apapun kepada b. termasuk laporan keuangan hasil penyaluran dana BOS ke sekolah yang diperoleh dari Tim Manajemen BOS 5. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. akuntabel. Sekretariat Tim BOS Pusat berada di Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Menyalurkan dana BOS dari Kas Umum Negara ke Kas Umum Daerah h. berjalan. Merencanakan dan melakukan sosialisasi program. Melatih/memberikan sosialisasi kepada Provinsi. program BOS. TataTertib Yang Harus Diikuti Oleh Tim Manajemen BOS Pusat Tim Manajemen BOS Provinsi/Kabupaten/Kota/Sekolah. Mengelola dana operasional dan manajemen secara transparan dan Tim Manajemen BOS Pusat ditetapkan dengan surat keputusan Menko Kesra. Menyusun laporan pelaksanaan BOS. m. Dilarang bertindak menjadi distributor atau pengecer buku. 10 10 c. Merencanakan dan melaksanakan monitoring dan evaluasi. Menyusun dan menyiapkan peraturan yang terkait dengan pelaksanaan lampiran Peraturan Menteri Keuangan tentang Pedoman Umum Alokasi g. Menetapkan Surat Keputusan (SK) alokasi dana BOS tiap sekolah periode e. . Mengumumkan daftar sekolah penerima BOS.d. Menyiapkan data jumlah siswa tiap kabupaten/kota/provinsi untuk bahan BOS bagi Pemerintah Daerah Provinsi. Memonitor perkembangan penyelesaian penanganan pengaduan yang n. Provinsi/Kabupaten/Kota. BOS l. f.

Mempersiapkan DPA-PPKD berdasarkan alokasi dana BOS yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Tim Manajemen BOS Provinsi 1. e. Unit Monitoring dan Evaluasi serta Pelayanan dan Penanganan Pengaduan g. 2. Melakukan pencairan dan penyaluran dana BOS ke sekolah tepat waktu e. Sekretaris Daerah Provinsi (Ketua). Kepala SKPD Pendidikan Provinsi (anggota). Penanggung Jawab b. a. d. c. Masyarakat (Unit yang menangani SD dan Unit yang menangani SMP dari 3. Tim Pelaksana Program BOS a. f. Melakukan koordinasi/sosialisasi/pelatihan kepada Tim Manajemen BOS sesuai dengan jumlah siswa per sekolah. d. Tugas dan Tanggung Jawab Tim Manajemen BOS Provinsi Gubernur. unsur SKPD Pendidikan dan unit dari unsur DPKD/BPKD). f. teknis untuk Bank Penyalur dari www. Manajemen BOS Provinsi menandatangani naskah hibah atas nama c. Kepala SKPD Pendidikan Provinsi sebagai penanggung jawab Tim b. Memverifikasi data jumlah siswa yang diperoleh dari kabupaten/kota. Kabupaten/Kota. g. a. c. Kepala Dinas/Badan/Biro Pengelola Keuangan Daerah (anggota). Sekretaris I (dari unsur SKPD Pendidikan). Sekretaris II (dari unsur DPKD/BPKD).bos. h.kemdikbud. Melakukan monitoring laporan penyaluran dana BOS dari Bank Penyalur ke ke sekolah yang dikirim ke Sistem Monev Online Kemdikbud (petunjuk 11 11 . b. Unit Publikasi/Humas (dari unsur SKPD Pendidikan). Bendahara (dari unsur SKPD Pendidikan). Melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program BOS di sekolah.go. Unit Data (Unit Data SD dan Unit Data SMP dari unsur SKPD Pendidikan).id). Ketua Tim/Pelaksana (unsur SKPD Pendidikan).C. Membuat dan menandatangani perjanjian kerjasama dengan Bank Penyalur dana BOS yang telah ditunjuk dengan mencantumkan hak dan kewajiban masing-masing pihak.

Tim Manajemen BOS Pusat (Formulir BOS-K9). 12 12 b. l. Melakukan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat (Formulir j. Mengumpulkan dan merekapitulasi laporan penggunaan dana BOS dari Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. program BOS dari sumber APBD. Sekretariat Tim Manajemen BOS Provinsi berada di Kantor SKPD D.i. Kepala SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota . Dilarang bertindak menjadi distributor atau pengecer buku. Tim Pelaksana BOS (dari SKPD Pendidikan) a. selanjutnya dikirim ke pusat (Formulir BOS-K8) paling lambat pada tanggal 20 Januari tahun berikutnya. jasa dalam pemanfaatan dana BOS dan tidak mendorong sekolah untuk Struktur Tim Manajemen BOS Provinsi diatas dapat disesuaikan di daerah masing-masing. program BOS. Membuat dan menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan ke Tim berikutnya. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota/sekolah. Penanggung Jawab 2. TataTertib Yang Harus Diikuti Tim Manajemen BOS Provinsi KUN ke KUD untuk kepentingan lain selain program BOS. Tim Manajemen BOS Provinsi ditetapkan dengan surat keputusan Gubernur. Unit Pendataan SD/SDLB. dengan mempertimbangkan beban kerja dalam pengelolaan Pendidikan Provinsi. melakukan pelanggaran terhadap ketentuan penggunaan dana BOS. Manajer. BOS-06A dan Formulir BOS-06B). Mengupayakan penambahan dana untuk sekolah dan untuk manajemen k. Tidak diperkenankan melakukan pemaksaan dalam pembelian barang dan d. Tidak diperkenankan melakukan pungutan dalam bentuk apapun terhadap c. Tidak diperkenankan menggunakan dana BOS yang telah ditransfer dari b. Manajemen BOS Pusat paling lambat pada tanggal 20 Januari tahun m. a. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota 1. Membuat dan menyampaikan Laporan Realisasi Penyaluran dana BOS ke 4.

Mengkompilasi nomer rekening seluruh sekolah (Formulir BOS-02). f. d. Mengupayakan penambahan dana untuk sekolah dan untuk manajemen dana BOS. Merencanakan dan melaksanakan monitoring dan evaluasi. Memberikan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat (Formulir BOS-06A dan Formulir BOS-06B). komite sekolah dan h. Manajemen BOS Kabupaten/Kota menandatangani naskah hibah mewakili i. sekolah. membimbing dan mendorong sekolah untuk memasukkan data b. program BOS dari sumber APBD. Bersama Tim BOS Tingkat Provinsi melakukan rekonsiliasi data jumlah g. Melakukan sosialisasi/pelatihan kepada sekolah. Mengusulkan revisi SK alokasi dana BOS tiap sekolah melalui Tim l. a. Melakukan monitoring pelaksanaan program BOS di sekolah dengan n. siswa tiap sekolah untuk disampaikan ke pusat. Melatih. d. Melakukan monitoring perkembangan pemasukan data yang dilakukan e. memberdayakan pengawas sekolah sebagai Tim Monitoring Kabupaten/ 13 13 . Unit Pendataan SMP/SMPLB/SMPT/SATAP. Manajemen BOS Tingkat Provinsi kepada Tim Manajemen BOS Pusat dari sekolah. pokok pendidikan (Formulir BOS-01A. selanjutnya melaporkan kepada Kepala SKPD Pendidikan m. masyarakat tentang program BOS.c. Kepala SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota sebagai penanggung jawab Tim satuan pendidikan dasar dengan melampirkan daftar rekening sekolah. BOS-01B dan BOS-01C) dalam c. apabila terjadi kesalahan/ketidaktepatan/perubahan data. Unit Monitoring dan Evaluasi dan Pelayanan dan Penanganan Pengaduan 3. Mengumpulkan dan merekapitulasi laporan realisasi penggunaan dana BOS Provinsi paling lambat 10 Januari tahun berikutnya (Formulir BOS-K8). Kota. Masyarakat. k. Tugas dan Tanggung Jawab Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota sistem pendataan yang telah disediakan oleh Kemdikbud. Melakukan pembinaan terhadap sekolah dalam pengelolaan dan pelaporan j. Melakukan rekonsiliasi dan verifikasi data dari sekolah.

e. f. Tidak diperkenankan melakukan pungutan dalam bentuk apapun terhadap b. Membuat RKAS yang mencakup seluruh sumber penerimaan sekolah (Formulir BOS-K1 dan BOS-K2). 3. a. serta menghindari terjadinya konflik kepentingan. Sekretariat Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota berada di E. a. BOS-01B dan BOS-01C) secara lengkap kedalam sistem yang telah c. Tata Tertib Yang Harus Diikuti Oleh Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota sekolah. Tugas dan Tanggung Jawab Tim Manajemen BOS Sekolah disediakan oleh Kemdikbud. Mengelola dana BOS secara bertanggung jawab dan transparan. Kabupaten/Kota (jika ada). Memverifikasi jumlah dana yang diterima dengan data siswa yang ada. Anggota Kepala Sekolah Kantor SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota. Dilarang bertindak menjadi distributor atau pengecer buku. melakukan pelanggaran terhadap ketentuan penggunaan dana BOS. Penanggung Jawab 2. jasa dalam pemanfaatan dana BOS dan tidak mendorong sekolah untuk Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota ditetapkan dengan surat keputusan Bupati/Walikota. mengirim dan meng-update data pokok pendidikan (Formulir BOSb. Mengumumkan besar dana yang diterima dan dikelola oleh sekolah dan rencana penggunaan dana BOS (RKAS) di papan pengumuman sekolah yang 14 14 . Bendahara BOS sekolah.4. a. b. Satu orang dari unsur orang tua siswa di luar Komite Sekolah yang dipilih oleh Kepala Sekolah dan Komite Sekolah dengan mempertimbangkan kredibilitasnya. Melaporkan perubahan data siswa setiap triwulan kepada Tim BOS d. Tim Manajemen BOS Sekolah 1. 01A. Mengisi. Tidak diperkenankan melakukan pemaksaan dalam pembelian barang dan c.

wajib melaporkan hasil pembelian barang investasi dari dana BOS ke SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota. d. Bagi sekolah negeri. ditandatangani oleh Kepala Sekolah.id. baik yang berasal dari dana BOS maupun dari sumber lain. Melakukan pembukuan secara tertib (Formulir BOS-K3. Bersedia diaudit oleh lembaga yang berwenang terhadap seluruh dana yang dikelola sekolah. l.g.bos. Format BOS-K7). Mengumumkan penggunaan dana BOS di papan pengumuman (Formulir BOS-04). Menandatangani surat pernyataan tanggung jawab yang menyatakan bahwa BOS yang diterima telah digunakan sesuai NPH BOS (Lampiran 4. Membuat Kabupaten/Kota paling lambat tanggal 5 Januari tahun berikutnya. Tata Tertib Yang Harus Diikuti Oleh Tim Manajemen BOS Sekolah a. 15 15 sekolah yang bersangkutan.go. c. o.kemdikbud. online melalui www. Pendidikan m. Memastikan keakuratan data yang diisikan dan dilaporkan. Memberikan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat. h. Bertanggung jawab secara formal dan material atas penggunaan dana BOS i. pungutan (Formulir BOS-05). yang diterimanya. BOS-K5 dan BOS-K6). b. Bendahara dan Ketua Komite Sekolah (Formulir BOS-03). laporan tahunan diserahkan ke SKPD BOS-K7 dan BOS-K7A) sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan j. Memasang spanduk di sekolah terkait kebijakan pendidikan bebas p. n. Memasukkan data penggunaan dana BOS setiap triwulan kedalam sistem k. . Menginformasikan secara tertulis rekapitulasi penerimaan dan penggunaan dana BOS kepada orang tua siswa setiap semester bersamaan dengan pertemuan orang tua siswa dan sekolah pada saat penerimaan raport. Membuat laporan realisasi penggunaan dana BOS triwulanan (Formulir dana dan disimpan di sekolah untuk keperluan monitoring dan audit. Dilarang bertindak menjadi distributor atau pengecer buku kepada siswa di Tim Manajemen BOS Sekolah ditetapkan dengan SK dari Kepala Sekolah. BOS-K4.

BOS-01B dan BOS-01C) sesuai dengan kebutuhan. 5. satu kali dalam 1 semester. 6. Biaya fotocopy formulir dapat dibebankan dari dana BOS. pendidik dan tenaga kependidikan. Sekolah memverifikasi kelengkapan dan kebenaran/kewajaran data individu Kepala sekolah menunjuk tenaga operator pendataan dengan menerbitkan surat tugas sebagai penanggungjawab di tingkat sekolah. 3. 4. yang telah disiapkan oleh Kemdikbud secara online. peserta didik. 7. Sekolah menggandakan (fotocopy) formulir data pokok pendidikan (BOS01A. 10. sekolah yang telah dibiayai pemerintah. Melakukan update data secara regular ketika ada perubahan data. Tenaga operator sekolah memasukkan data kedalam aplikasi pendataaan Sekolah yang telah memiliki sarana yang memadai dan petugas/pegawai tambahan pemasukan data dari dana BOS. Sekolah melakukan sosialisasi ke seluruh peserta didik. Proses Pendataan Pendidikan Dasar 1. pemasukan data harus dilakukan di Kemdikbud kemudian mengirim ke server sekolah sebagai bagian pekerjaan rutin dan tanpa membebankan biaya 9. minimal 16 16 . pendidik dan tenaga Sekolah membagi formulir kepada individu yang bersangkutan untuk diisi secara manual dan mengumpulkan formulir yang telah diisi. kependidikan tentang cara pengisian formulir pendataan. Formulir yang telah diisi secara manual oleh siswa/pendidik/tenaga keperluan monitoring dan audit. 8. 2.BAB IV PROSEDUR PELAKSANAAN BOS A. kependidikan/sekolah harus disimpan di sekolah masing-masing untuk Sekolah harus selalu mem-backup lokal data yang telah dientri.

Data yang dikirim oleh sekolah akan dijadikan sebagai dasar kebijakan pemerintah/pemerintah daerah untuk berbagai jenis program. Rehab. data jumlah siswa tiap sekolah berdasarkan data individu siswa. B. Peraturan Menteri Keuangan setelah Kementerian Keuangan menerima data 5. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membuat alokasi dana BOS tiap kabupaten/kota/provinsi. misalnya: alokasi BOS. berdasarkan data jumlah siswa tahun pelajaran yang sedang berjalan Kebudayaan (dalam hal ini ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan 17 17 . Atas dasar data jumlah siswa tiap sekolah. Sekolah dapat berkonsultasi dengan dinas pendidikan setempat mengenai 13. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota bertanggungjawab terhadap proses manusia yang tidak memungkinkan melakukan pendataan sendiri. ditambah dengan proyeksi pertambahan jumlah siswa tahun pelajaran baru. operasional penggunaan aplikasi pendataan dan memastikan data yang pendataan bagi sekolah yang memiliki keterbatasan sarana dan sumber daya 12. Proses Penetapan Alokasi Dana BOS Penetapan alokasi dana BOS dilaksanakan sebagai berikut: 1. Bantuan Siswa Miskin. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota bersama-sama dengan Tim Manajemen BOS Provinsi dan Tim Manajemen BOS Pusat melakukan rekonsiliasi data jumlah siswa tiap sekolah. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota melakukan pengumpulan dan verifikasi 2. Alokasi dana BOS tiap provinsi dalam satu tahun anggaran ditetapkan 6. tunjangan PTK.11. Kementerian Keuangan menetapkan alokasi anggaran tiap provinsi melalui mengenai jumlah sekolah dan jumlah siswa dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 4. dll. Alokasi dana BOS tiap sekolah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Dasar atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan). 3. diinput sudah masuk kedalam server dikdas. untuk selanjutnya dikirim ke Kementerian Keuangan.

Persiapan Penyaluran Dana BOS di Daerah Gambar 1. Mekanisme Pengalokasian Dana BOS dilakukan 2 tahap. yaitu: 18 18 Proses penyaluran dana BOS dari tingkat pusat sampai dengan tingkat sekolah . BOS-01B.7. Alokasi dana BOS tiap sekolah untuk periode Januari-Juni 2013 didasarkan 2013 didasarkan pada data tahun pelajaran 2013-2014. Sekolah jumlah siswa tahun pelajaran 2012-2013. sedangkan periode Juli-Desember Formulir BOS-01A. BOS-01C Tim BOS Pusat Tim BOS Kab/Kota Workshop Pendataan Tim BOS Provinsi Jumlah Siswa Tiap Sekolah Rekap Jumlah Siswa Tiap Kab/Kota & Provinsi Tim BOS Pusat Jumlah Siswa Tiap Sekolah Usulan Alokasi Dana BOS Tiap Provinsi Kementerian Keuangan SK Dirjen Dikdas Alokasi BOS Tiap Sekolah Peraturan Menteri Keuangan Alokasi BOS Tiap Provinsi Dikirim ke tiap provinsi sebagai dasar pencairan dan penyaluran C.

Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota mengkompilasi nomor rekening seluruh 3. kepada Tim Manajemen BOS Provinsi (Formulir BOS-02). SKPD Pendidikan Provinsi menyerahkan data daftar sekolah penerima dana dari BUD ke sekolah. misalnya sekolah baru. yang prosedurnya diatur dalam Peraturan Pendidikan Kabupaten/Kota 2. Triwulan Ketiga (bulan Juli sampai dengan bulan September) dilakukan paling lambat 7 (tujuh) hari kerja pada awal bulan Juli 2013. BOS dan alokasi dananya kepada BPKD untuk keperluan pencairan dana BOS D. Triwulan Kedua (bulan April sampai dengan bulan Juni) dilakukan paling 3. Mekanisme Penyaluran dana dan pelaporannya akan diatur dalam Peraturan Untuk kelancaran penyaluran dana BOS. maka nama pribadi) dan segera mengirim ke Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. Mekanisme penyaluran dana dan pelaporannya Tahap 2: Penyaluran dana dari KUD provinsi ke rekening sekolah. Menteri Dalam Negeri. diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK). triwulanan (tiga bulanan). Menteri Dalam Negeri. Bagi sekolah yang belum memiliki rekening. Pendidikan Provinsi dan SKPD persiapan yang harus dilakukan: sekolah harus segera membuka rekening bank atas nama sekolah (bukan atas sekolah dan nomor rekening baru (jika ada).Tahap 1: Penyaluran dana dari Kas Umum Negara (KUN) ke Kas Umum Daerah (KUD) Provinsi. yaitu: 19 19 . kemudian mengirimkannya menandatangani naskah hibah. lambat 7 (tujuh) hari kerja pada awal bulan April 2013. Triwulan Pertama (bulan Januari sampai dengan bulan Maret) dilakukan 2. ada beberapa tahapan/langkah 1. Penyaluran Dana BOS Dana BOS bagi daerah tidak terpencil disalurkan dari KUN ke KUD secara paling lambat 14 (empat belas) hari kerja pada awal bulan Januari 2013. 1. SKPD 4.

maka dana BOS siswa tersebut pada triwulan berjalan menjadi hak sekolah lama. Triwulan Keempat (bulan Oktober sampai dengan bulan Desember) dilakukan Dana BOS daerah terpencil disalurkan dari KUN ke KUD semesteran (6 bulanan). belas) hari kerja pada awal bulan Januari 2013. Provinsi. dan selanjutnya Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota melaporkan kepada Tim Manajemen BOS sekolah tersebut pada periode penyaluran berikutnya. Jika terjadi kekurangan salur yang dilakukan oleh BUD ke sekolah. Revisi jumlah siswa pada sekolah diberlakukan untuk pencairan triwulan berikutnya. 1. kekurangan salur di sekolah dapat diselesaikan pada . Tim Manajemen BOS Provinsi melakukan pengurangan dana BOS di 3. Jika terdapat siswa pindah/mutasi dari sekolah tertentu ke sekolah lain baru 2. Jika terjadi kelebihan salur yang dilakukan oleh BUD ke sekolah akibat 4. sekolah sesuai dengan program sekolah. maka sekolah harus melaporkan kelebihan dana tersebut kepada Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. yang sering terjadi di daerah dan sekolah: Beberapa ketentuan tambahan terkait dengan masalah penyaluran dana BOS setelah pencairan dana di triwulan berjalan. dan selanjutnya Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota masih mencukupi. Apabila dana BOS di BUD 20 20 sekolah harus melaporkan kekurangan dana tersebut kepada Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. Bilamana terdapat sisa dana di sekolah pada akhir tahun anggaran. Semester Kedua (Juli-Desember) dilakukan paling lambat 7 (tujuh) hari kerja Selanjutnya BUD harus menyalurkan dana BOS ke sekolah paling lambat 7 hari kerja setelah dana diterima di KUD Provinsi.4. yang ditinggalkan/menerima siswa pindahan tersebut pada awal bulan Juli 2013. 1. maka dana tersebut tetap milik kas sekolah dan harus digunakan untuk kepentingan kesalahan data. Semester Pertama (bulan Januari-Juni) dilakukan paling lambat 14 (empat 2. maka melaporkan kepada Tim Manajemen BOS Provinsi. yaitu: paling lambat 14 (empat belas) hari kerja pada awal bulan Oktober 2013.

Besar penggunaan dana tiap bulan disesuaikan dengan kebutuhan sejenis rekomendasi/persetujuan dari pihak manapun. Saldo minimum ini bukan termasuk pemotongan.triwulan berjalan. Dana BOS dalam suatu periode tidak harus habis dipergunakan pada periode sekolah sebagaimana tertuang dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS). maka Tim 1. Dana BOS harus diterima secara utuh oleh sekolah dan tidak diperkenankan 3. Pengambilan Dana lambat akhir minggu ke-2 bulan ke-2 dari setiap triwulan. Pengambilan dana tidak diharuskan melalui adanya pemotongan atau pungutan biaya apapun dengan alasan apapun dan oleh pihak manapun. 21 21 . 2. E. tersebut. Pengambilan dana BOS dilakukan oleh bendahara sekolah atas persetujuan Kepala Sekolah dan dapat dilakukan sewaktu-waktu sesuai kebutuhan dengan menyisakan saldo minimum sesuai peraturan yang berlaku. Manajemen BOS Provinsi mengajukan penambahan dana pada triwulan berikutnya kepada Tim Manajemen BOS Pusat melalui laporan BOS-K9 paling Apabila dana di BUD tidak mencukupi.

Dewan Guru dan Komite Sekolah. keputusan bersama antara Tim Manajemen BOS Sekolah. Komponen Pembiayaan Penggunaan dana BOS di sekolah harus didasarkan pada kesepakatan dan bentuk berita acara rapat dan ditandatangani oleh peserta rapat. dapat digunakan untuk membiayai komponen kegiatan-kegiatan berikut: No 1 Komponen Pembiayaan Item Pembiayaan Penjelasan Perhatikan UU No 43/2007 Tentang Perpustakaan Minimal 5% dari dana BOS Pengembangan Perpustakaan Mengganti buku teks yang rusak/menambah kekurangan untuk memenuhi rasio satu siswa satu buku Langganan publikasi berkala Akses informasi online Pemeliharaan buku/koleksi perpustakaan Peningkatan kompetensi tenaga pustakawan Pemeliharaan perabot perpustakaan Biaya pendaftaran Pengembangan database perpustakaan 2 Kegiatan dalam rangka penerimaan siswa baru Termasuk untuk konsumsi panitia dan uang lembur dalam rangka penerimaan siswa Penggandaan formulir Pendaftaran ulang Administrasi pendaftaran 22 22 .BAB V PENGGUNAAN DANA BOS A. Hasil kesepakatan diatas harus dituangkan secara tertulis dalam Dana BOS yang diterima oleh sekolah.

alat kesenian dan biaya pendaftaran mengikuti lomba penggandaan soal.No Komponen Pembiayaan Item Pembiayaan Biaya Pendataan data pokok pendidikan Penjelasan baru. Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) biaya transportasi dan akomodasi siswa/guru dalam rangka mengikuti lomba. pramuka dan palang merah remaja. 4 Kegiatan Ulangan dan Ujian Ulangan harian. dan membeli alat olah raga. karya ilmiah remaja. fotocopy. honor koreksi ujian. Ujian sekolah Termasuk untuk: fotocopy. Standar pembiayaan mengacu kepada batas kewajaran setempat atau batas yang telah ditetapkan Pemda Termasuk untuk: honor jam mengajar tambahan di luar jam pelajaran dan biaya transportasinya (termasuk di SMP Terbuka). Ulangan umum. Pembuatan spanduk sekolah bebas pungutan 3 Kegiatan pembelajaran dan ekstra kurikuler siswa PAKEM (SD) Pembelajaran Kontekstual (SMP) Pembelajaran remedial Pemantapan persiapan ujian Pengembangan pendidikan karakter Pembelajaran pengayaan Olahraga. kesenian. honor guru dalam rangka penyusunan rapor siswa 23 23 .

spidol. perbaikan pintu dan WC siswa harus dijamin berfungsi jendela dengan baik. air. pensil. perbaikan lantai ubin/keramik dan perawatan fasilitas sekolah lainnya 8 24 24 Pembayaran honorarium bulanan Guru honorer (hanya untuk Dalam pengangkatan guru/tenaga memenuhi SPM) . perbaikan sanitasi sekolah (kamar mandi dan WC).No 5 Komponen Pembiayaan Pembelian bahanbahan habis pakai Item Pembiayaan Buku tulis. kapur tulis. dan telepon. internet (fixed/mobile modem) baik dengan cara berlangganan maupun prabayar Pembiayaan penggunaan internet termasuk untuk pemasangan baru 7 Perawatan sekolah Membeli genset atau jenis lainnya yang lebih cocok di daerah tertentu misalnya panel surya. buku induk siswa. buku inventaris Minuman dan makanan ringan untuk kebutuhan sehari-hari di sekolah Penjelasan 6 Langganan daya dan jasa Pengadaan suku cadang alat kantor Listrik.000 per bulan Pengecatan. 250. Perbaikan mebeler. kertas. jika di sekolah tidak ada jaringan listrik Penggunaan Internet dengan mobile modem dapat dilakukan untuk maksimal pembelian voucher sebesar Rp. perbaikan atap Kamar mandi dan bocor. bahan praktikum.

Item Pembiayaan Pegawai administrasi (termasuk administrasi BOS untuk SD) Pegawai perpustakaan Penjaga Sekolah Satpam Pegawai kebersihan Penjelasan kependidikan honorer sekolah harus mempertimbangkan batas maksimum penggunaan dana BOS untuk belanja pegawai. KKG/MGMP Pemberian tambahan bantuan biaya transportasi bagi siswa miskin yang menghadapi masalah biaya transport dari dan ke sekolah 25 25 . serta kualifikasi guru honorer harus sesuai bidang yang diperlukan.No Komponen Pembiayaan guru honorer dan tenaga kependidikan honorer. 9 Pengembangan profesi guru 10 Membantu siswa miskin Khusus untuk sekolah yang KKKS/MKKS memperoleh Menghadiri seminar yang hibah/block grant terkait langsung dengan peningkatan mutu pendidik pengembangan KKG/MGMP atau dan ditugaskan oleh sejenisnya pada sekolah tahun anggaran yang sama hanya diperbolehkan menggunakan dana BOS untuk biaya transport kegiatan apabila tidak disediakan oleh hibah/blockgrant tersebut.

Penggunaan dana untuk komponen ini harus dilakukan melalui rapat dengan dewan guru dan . CD dan flash disk) Penggandaan. provinsi maupun kabupaten/kota di sekolah tersebut Alat tulis kantor (ATK termasuk tinta printer. Peralatan komputer tersebut harus ada di sekolah. suratmenyurat. insentif bagi bendahara dalam rangka penyusunan laporan BOS dan biaya transportasi dalam rangka mengambil dana BOS di Bank/PT Pos Desktop/work station Printer atau printer plus scanner 12 Pembelian perangkat komputer 26 26 13 Biaya lainnya jika seluruh komponen 1 s. dll) Penjelasan 11 Pembiayaan pengelolaan BOS Membeli seragam. sepatu dan alat tulis bagi siswa penerima bantuan siswa miskin (BSM) sebanyak penerima BSM.d 12 telah terpenuhi pendanaannya dari BOS Alat peraga/media pembelajaran Mesin ketik Peralatan UKS Masing-masing maksimum 1 unit dalam satu tahun anggaran. perahu penyeberangan.No Komponen Pembiayaan Item Pembiayaan Membeli alat transportasi sederhana bagi siswa miskin yang akan menjadi barang inventaris sekolah (misalnya sepeda. baik dari pusat.

Pengelolaan kegiatan pembelajaran oleh Pengelola TKB Mandiri diberikan Sebagai penanggung jawab pengelolaan dan penggunaan dana BOS untuk SMPT/TKB Mandiri tetap Kepala Sekolah SMP induk. maksimal sebesar Rp 150. 1. Kegiatan tatap muka di Sekolah Induk oleh Guru Bina. tidak diperkenankan menggunakan dana BOS untuk peruntukan yang sama.000.-/bulan.-/bulan tetapi secara proporsional disesuaikan 150.-/bulan.-/bulan. maksimal sebesar Rp 150. diberikan maksimal sebesar Rp 3.- 2. Supervisi oleh Wakil Kepala SMP Terbuka. Supervisi oleh Kepala Sekolah. Kegiatan administrasi ketatausahaan oleh petugas Tata Usaha (1 orang). maksimal sebesar Rp 150.No Komponen Pembiayaan Item Pembiayaan Penjelasan sebesar 20% dari total dana BOS yang diterima oleh sekolah dalam satu tahun. diberikan maksimal sebesar Rp 100. 6.000.-/bulan. diberikan rata-rata 4. Kegiatan pembimbingan di TKB oleh Guru Pamong.000. dengan beban mengajarnya. masing-masing diberikan 5. mencukupi untuk pembelanjaan yang diperbolehkan (13 item pembelanjaan) 27 27 . Batas maksimum penggunaan dana BOS untuk belanja pegawai (honor Pembelian meja dan kursi komite sekolah siswa jika meja dan kursi yang ada sudah rusak berat guru/tenaga kependidikan honorer dan honor-honor kegiatan) di sekolah negeri 1. Prioritas utama penggunaan dana BOS adalah untuk kegiatan operasional Bagi sekolah yang telah menerima DAK. Penggunaan dana BOS di sekolah harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut: sekolah. diberikan maksimal sebesar Rp 150. Khusus untuk SMP Terbuka.000. dana BOS dapat digunakan juga untuk kegiatan: /bulan.000. Sebaliknya jika dana BOS tidak 2.000.

7. 11. Bunga Bank/Jasa Giro akibat adanya dana di rekening sekolah menjadi milik peraturan terkait. 28 28 . 2. Dipinjamkan kepada pihak lain. Disimpan dengan maksud dibungakan. 8. misalnya studi banding. yaitu pendapatan hibah (misalnya DAK) dan 3. Membeli bahan/peralatan yang tidak mendukung proses pembelajaran. Membangun gedung/ruangan baru.maka sekolah dapat mempertimbangkan sumber pendapatan lain yang diterima oleh sekolah. Biaya transportasi dan uang lelah guru PNS yang bertugas di luar jam Daerah. Menanamkan saham. Membeli Lembar Kerja Siswa (LKS). Membayar bonus dan transportasi rutin untuk guru. 6. Membiayai kegiatan yang tidak menjadi prioritas sekolah dan memerlukan biaya besar. 5. 10. 4. kecuali Membayar iuran kegiatan yang diselenggarakan oleh UPTD Kecamatan/ untuk Membeli pakaian/seragam/sepatu bagi guru/siswa untuk kepentingan pribadi (bukan inventaris sekolah). 3. Digunakan untuk rehabilitasi sedang dan berat. Sekolah). tur studi (karya wisata) dan sejenisnya. menanggung biaya siswa/guru yang ikut serta dalam kegiatan tersebut. pendapatan sekolah lainnya yang sah dengan tetap memperhatikan mengajar harus mengikuti batas kewajaran yang ditetapkan oleh Pemerintah sekolah dan digunakan untuk keperluan sekolah (beradasarkan Surat Edaran Ditjen Perbendaharaan Nomor: S-5965/PB/2010 Tanggal 10 Agustus 2010 Perihal Pemanfaatan Bunga Bank yang berasal dari Dana BOS di rekening B. Larangan Penggunaan Dana BOS 1. 4. 9. kecuali untuk siswa penerima BSM. atau pihak lainnya. Kabupaten/Kota/Provinsi/Pusat.

dengan cara membandingkan harga penawaran dari penyedia barang/jasa dengan harga pasar dan melakukan negosiasi. Membiayai kegiatan yang telah dibiayai dari sumber dana pemerintah pusat 13. Membiayai kegiatan penunjang yang tidak ada kaitannya dengan operasi 14. 6. 29 29 . Membuat laporan singkat tertulis tentang penetapan penyedia barang/jasa. Memperhatikan kualitas barang/jasa. ketersediaan. 3. misalnya membiayai iuran dalam rangka perayaan hari besar pelatihan/sosialisasi/ pendampingan terkait program BOS/perpajakan program BOS yang dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Terkait dengan biaya untuk rehabilitasi ringan/pemeliharaan bangunan sekolah. Mekanisme Pembelian Barang/Jasa di Sekolah 1. Pembelian barang/jasa dilakukan oleh Tim Manajemen BOS Sekolah dengan: barang/jasa dan tempat pembeliannya sesuai dengan perundangan yang berlaku. kegiatan dalam rangka mengikuti atau pemerintah daerah secara penuh/wajar. Membiayai nasional dan upacara keagamaan/acara keagamaan. dan kewajaran harga. Diketahui oleh Komite Sekolah. 5. diselenggarakan lembaga di luar SKPD Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota C. Memilih satu atau lebih pekerja untuk melaksanakan pekerjaan tersebut dengan standar upah yang berlaku di masyarakat. Menggunakan prinsip keterbukaan dan ekonomis dalam menentukan peraturan 2. sekolah.12. 7. Tim Manajemen BOS Sekolah harus: Membuat rencana kerja. 4.

A. penyerapan dana. Daerah. Monitoring oleh Tim Manajemen BOS Pusat 1. cara. mencari Pelaporan. Monitoring dilaksanakan pada saat persiapan penyaluran dana. serta pemajangan rencana penggunaan dan pemakaian dana BOS. dan mendokumentasikan. 2. Bank penyalur dan Sekolah. Selain itu juga dilakukan monitoring terhadap pelayanan dan penanganan pengaduan. Pengelola Keuangan penyaluran dana dan pasca penyaluran dana. Dalam Kegiatan monitoring dan supervisi dilakukan oleh Tim Manajemen BOS Pusat. dan Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. 4. Komponen utama yang dimonitor antara lain: 1. menyelesaikan masalah. pada saat 2. Tim Manajemen BOS Provinsi. 30 30 . 3. monitoring pengaduan dapat dilakukan bekerjasama dengan menginvestigasi. 3. dan penggunaan yang tepat. Secara yang berhak dalam jumlah. lembaga-lembaga sehingga terkait. Alokasi dana sekolah penerima bantuan Penyaluran dan penggunaan dana Administrasi keuangan Pelayanan dan penanganan pengaduan umum tujuan kegiatan ini adalah untuk meyakinkan bahwa dana BOS diterima oleh 5. pelaksanaannya. pembinaan dan penyelesaian masalah terhadap pelaksanaan program BOS. waktu. Monitoring pelaksanaan program ditujukan untuk memantau penyaluran dan dana manajemen dan operasional yang disediakan oleh Tim Manajemen BOS Pusat dan pelaksanaan program di sekolah. kinerja Tim Manajemen BOS Provinsi dan penggunaan Responden terdiri dari Tim Manajemen BOS Provinsi. fakta.BAB VI MONITORING DAN SUPERVISI Bentuk kegiatan monitoring dan supervisi adalah melakukan pemantauan. pelayanan Kegiatan pengaduan ini dilakukan dapat dengan ditingkatkan.

dan penggunaan dana di tingkat sekolah. Monitoring oleh Tim Manajemen BOS Provinsi 1. secara online. penyerapan dana. dana. 3. pada saat penyaluran dana. Monitoring penyaluran dana BOS dari Bank Penyalur ke sekolah dilakukan C. Monitoring oleh Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota 1. Monitoring dilakukan melalui kunjungan lapangan. Responden terdiri dari sekolah dan murid dan/atau orangtua murid. 7. 5. dan penggunaan dana di tingkat sekolah. 5. Monitoring pelaksanaan program dilakukan melalui kunjungan lapangan. secara online. Monitoring ditujukan untuk memantau penyaluran dana. 6. penyerapan dana. sekolah. Monitoring dapat melibatkan Pengawas Sekolah secara terintegrasi dengan yang kredibel dan bertanggung jawab untuk membantu melakukan Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota agar memanfaatkan pengawas sekolah 31 31 . Monitoring dilaksanakan pada saat persiapan penyaluran dana. 4. 5. disarankan agar monitoring dilakukan secara terpadu dengan program lain selain program BOS. murid dan/atau orangtua murid penerima bantuan dan lembaga penyalur dana BOS. monitoring. 2.4. Responden terdiri dari Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. Monitoring dilakukan melalui kunjungan lapangan. 4. Monitoring penyaluran dana BOS dari Bank Penyalur ke sekolah dilakukan B. dan pasca penyaluran dana. kegiatan pengawasan lainnya oleh Pengawas Sekolah. Monitoring ditujukan untuk memantau penyaluran dana. 3. Monitoring dilaksanakan pada saat penyaluran dana dan pasca penyaluran Bila terjadi permasalahan biaya monitoring. 2.

penyerapan. penyaluran. Kota. dibuat tahunan dan tiga bulanan untuk setiap sumber dana yang diterima sekolah (Formulir BOS-K2). Tingkat Sekolah a. Tim Manajemen BOS RKAS dibuat setahun sekali pada awal tahun pelajaran. RKAS perlu dilengkapi dengan rencana penggunaan dana secara rinci. Komite Sekolah dan khusus Kabupaten/Kota. dan para pemeriksa lainnya apabila diperlukan. hal-hal yang dilaporkan oleh pelaksana program adalah yang berkaitan masalah. pertanggungjawaban keuangan serta hasil monitoring evaluasi dan pengaduan dengan statistik penerima bantuan. Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (Formulir BOS-K1 dan BOSK2) RKAS ditandatangani oleh Kepala Sekolah. Kabupaten/ Secara umum. Oleh karena itu sekolah dapat membuat RKAS tahunan yang dirinci tiap semester. PELAPORAN 1. Dokumen ini disimpan di sekolah dan diperlihatkan kepada Pengawas Sekolah. untuk sekolah swasta ditambah Ketua Yayasan. namun demikian perlu dilakukan revisi pada semester kedua. Sekolah) diwajibkan untuk melaporkan hasil kegiatannya kepada pihak terkait. masing-masing pengelola program di tiap tingkatan (Pusat.BAB VII PELAPORAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN Sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban dalam pelaksanaan Program BOS. yang 32 32 . Format RKAS dapat dilihat seperti pada Formulir BOS-K1. pemanfaatan dana. Provinsi. A.

Manajemen BOS Kabupaten/Kota. dan Buku Pembantu Pajak. penerimaan dari pemungutan pajak. Kolom Pengeluaran: adalah pembelian barang dan jasa. Buku Pembantu Bank (Formulir BOS-K5) dan para pemeriksa lainnya apabila diperlukan. Pembukuan yang digunakan dapat dengan tulis tangan i. yaitu Buku Pembantu Kas. pajak atas hasil dari jasa giro dan setoran pajak.b. Dokumen ini diperlihatkan kepada pengawas. Buku Pembantu ditandatangani oleh Bendahara dan Kepala Sekolah. giro maupun tunai) dan ditandatangani oleh Bendahara dan Kepala Sekolah. 33 33 . Buku Kas Umum ini disusun untuk masing-masing rekening bank yang dimiliki oleh sekolah. Pembukuan dalam Buku Kas Umum meliputi ketiga: i). Pembukuan Sekolah diwajibkan membuat pembukuan dari dana yang diperoleh sekolah atau menggunakan komputer. Buku yang digunakan adalah sebagai berikut. Buku Pembantu Kas (Formulir BOS-K4) dan transaksi yang dicatat didalam Buku Kas Umum juga harus dicatat dalam buku pembantu. semua transaksi eksternal. Kolom Penerimaan:dari penyalur dana (BOS atau sumber dana dari bank. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. Dokumen ini disimpan di sekolah dan Buku ini harus mencatat tiap transaksi melalui bank (baik cek. Tim diperlukan. Buku Kas Umum (Formulir BOS-K3) untuk program BOS. ii). iii. Buku ini harus mencatat tiap transaksi tunai dan ditandatangani oleh Bendahara dan Kepala Sekolah. biaya Buku Kas Umum harus diisi tiap transaksi (segera setelah transaksi tersebut terjadi dan tidak menunggu terkumpul satu minggu/bulan) Bank. dan para pemeriksa lainnya apabila ii. yaitu yang berhubungan dengan pihak lain). Formulir yang telah diisi disimpan di sekolah dan diperlihatkan kepada pengawas sekolah. dan penerimaan jasa giro administrasi bank.

sekolah. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. Dalam hal pembukuan dilakukan dengan komputer. Buku Kas Umum dan buku-buku pembantu sekurang-kurangnya sekali dalam satu bulan dan menatausahakan hasil cetakan Buku Kas Umum ii. Buku Kas Umum dan buku pembantunya serta bukti- c. dan para pemeriksa iv. Terkait dengan pembukuan dari dana yang diperoleh sekolah untuk i. Semua transaksi penerimaan dan pengeluaran dicatat dalam Buku Kas kejadiannya.Dokumen ini disimpan di sekolah dan diperlihatkan kepada pengawas lainnya apabila diperlukan. Uang tunai yang ada di Kas Tunai tidak lebih dari Rp 10 juta. bukti pengeluaran harus diserahterimakan kepada pejabat yang baru dari jabatannya. Pembukuan terhadap seluruh penerimaan dan pengeluaran dapat dilakukan dengan tulis tangan atau menggunakan komputer. Umum dan Buku Pembantu yang relevan sesuai dengan urutan tanggal iii. Apabila bendahara meninggalkan tempat kedudukannya atau berhenti dengan Berita Acara Serah Terima. Realisasi penggunaan dana tiap sumber dana (Formulir BOS-K7) Laporan ini disusun berdasarkan Buku Kas Umum (Formulir BOS-K3) dari semua sumber dana yang dikelola oleh sekolah pada periode yang sama. program BOS. sekolah perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut. Buku Pembantu Pajak (Formulir BOS-K6) Buku pembantu pajak mempunyai fungsi untuk mencatat semua transaksi yang harus dipungut pajak serta memonitor atas pungutan dan penyetoran pajak yang dipungut selaku wajib pungut pajak. iv. bendahara wajib mencetak dan buku-buku pembantu bulanan yang telah ditandatangani Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah. 34 34 .

000..000. Kepala Sekolah dan Komite Sekolah.sampai dengan Rp iii.tidak dikenai bea meterai.- transaksi dengan nilai nominal lebih besar Rp 1. Bukti pengeluaran i.000. Setiap bukti pembayaran harus disetujui Kepala Sekolah dan lunas 35 35 dengan peruntukannya. Untuk transaksi transaksi dengan nilai nominal antara Rp 250. Uraian tentang jenis barang/jasa yang dibayar dapat dipisah dalam v. sedang . Laporan ini harus dilengkapi dengan surat pernyataan tanggung jawab yang menyatakan bahwa dana BOS yang diterima telah digunakan sesuai NPH Bukti pengeluaran yang sah disimpan dan dipergunakan oleh penerima d.. meterai dengan tarif sebesar Rp 6..000.dan dengan nilai sampai Rp 250.dikenai bea meterai dengan tarif sebesar Rp 3. Kepala Sekolah dan Komite e.000.000. hibah selaku obyek pemeriksaan. Rekapitulasi Realisasi Penggunaan Dana BOS (Formulir BOS-K7a) Laporan ini merupakan rekapitulasi dari 13 komponen penggunaan dana Sekolah. Bukti pengeluaran uang dalam jumlah tertentu harus dibubuhi materai yang cukup sesuai dengan ketentuan bea materai.000..dikenai bea 1. Uraian pembayaran dalam kuitansi harus jelas dan terinci sesuai iv. Setiap transaksi pengeluaran harus didukung dengan bukti kuitansi yang sah..000. BOS dan disusun berdasarkan Formulir BOS-K7. dibayar oleh Bendahara. Laporan ini dibuat triwulanan dan ditandatangani oleh Bendahara. BOS yang tercantum dalam Permendagri tentang Pengelolaan BOS.Laporan ini dibuat triwulanan dan ditandatangani oleh Bendahara. bentuk faktur sebagai lampiran kuitansi. ii.

Buku Pembantu Kas. dan Buku pengeluaran audit. triwulanan disimpan di sekolah untuk bahan pemeriksaan. Segala jenis bukti pengeluaran harus disimpan oleh bendahara BOS f. Lembar pencatatan pengaduan. Rekapitulasi penggunaan dana BOS (Formulir BOS-K7A) harus melalui laman ii. dari iv. Buku Pembantu Bank. i. Setiap kegiatan wajib dibuatkan laporan hasil pelaksanaan kegiatannya. Seluruh arsip data keuangan.vi. iii. Laporan penggunaan dana BOS di tingkat sekolah meliputi laporan bahwa dana BOS yang diterima telah digunakan sesuai NPH BOS.kemdikbud. dana BOS (kuitansi/faktur/nota/bon realisasi penggunaan dana per sumber dana (Formulir BOS-K7 dan BOS-K7a) dan surat pernyataan tanggung jawab yang menyatakan iii.go. Buku Kas Umum. Laporan harus memenuhi unsur-unsur sebagai berikut: ii.id. baik yang berupa laporan-laporan dengan rapi dalam urutan nomor dan tanggal kejadiannya. Laporan kegiatan dan pertanggungjawaban selama satu tahun anggaran disampaikan kepada SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota paling lambat tanggal 5 Januari tahun berikutnya. Hal yang perlu dilaporkan oleh Tim Manajemen BOS Sekolah: dilaporkan oleh setiap sekolah tiap triwulan www. serta i. Laporan lengkap penggunaan dana BOS Lembar pencatatan pertanyaan/kritik/saran.bos. Pelaporan sebagai bahan bukti dan bahan laporan. 36 36 . Pembantu Pajak beserta bukti serta dokumen pendukung bukti vendor/toko/supplier) wajib diarsipkan oleh sekolah sebagai bahan keuangan maupun dokumen pendukungnya. disimpan dan ditata disimpan di suatu tempat yang aman dan mudah untuk ditemukan setiap saat.

2. Tingkat Kabupaten/Kota(Formulir BOS-K8) Hal-hal yang perlu dilaporkan oleh Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota: BOS Sekolah dengan menggunakan Formulir BOS-K8.

a. Rekapitulasi penggunaan Dana BOS yang diperoleh dari Tim Manajemen tentang jenis kasus, skala kasus, kemajuan penanganan, dan status penyelesaian.

b. Penanganan Pengaduan Masyarakat, yang antara lain berisi informasi

Laporan ini harus diserahkan ke Tim Manajemen BOS Provinsi paling lambat 3. Tingkat Provinsi tanggal 10 Januari tahun berikutnya.

a. Laporan Triwulanan (Formulir BOS-K9 dan BOS-K9a) Laporan ini untuk melihat kesesuaian jumlah dana yang diterima oleh Kas

Laporan ini dibuat triwulanan dipisahkan untuk daerah non terpencil (BOSK9) dan daerah terpencil (BOS-K9a), dibuat oleh Tim Manajemen BOS kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan cq. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar paling lambat minggu ke-2 bulan ke-2 setiap triwulan. Provinsi ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan dikirimkan

Umum Daerah (KUD) dari Kas Umum Negara (KUN) dengan kebutuhan riil.

b. Laporan Akhir Tahun (Formulir BOS-K10)

i.

Hal-hal yang perlu dilampirkan dalam laporan tersebut adalah: Formulir BOS-K10.

Hasil Penyerapan dan Penggunaan Dana BOS dengan menggunakan

ii.

Penanganan Pengaduan Masyarakat, yang antara lain berisi informasi penyelesaian.

tentang jenis kasus, skala kasus, kemajuan penanganan, dan status dan kegiatan lainnya.

iii. Kegiatan lainnya, seperti kegiatan sosialisasi dan pelatihan, pengadaan, 37 37

Laporan ini harus diserahkan ke Tim Manajemen BOS Pusat paling lambat c. Hasil Monitoring dan Evaluasi tanggal 20 Januari tahun berikutnya.

kesimpulan, saran, dan rekomendasi. Laporan monitoring rutin dikirimkan monitoring.

ke Tim Manajemen BOS Pusat paling lambat 45 hari setelah pelaksanaan 4. Tingkat Pusat Tim Manajemen BOS Pusat harus membuat laporan-laporan sebagai berikut. a. Laporan Triwulanan (Formulir BOS-K11 dan BOS-K11a)

Laporan ini berisi tentang hasil monitoring, analisis, jumlah responden,

Hal-hal yang perlu disampaikan dalam laporan triwulanan adalah laporan

dari setiap provinsi. Laporan ini harus dikirim oleh Kementerian penyaluran dana triwulan berikutnya dari Kas Umum Negara ke Kas Umum diperlukan. Pendidikan dan Kebudayaan kepada Kementerian Keuangan paling lambat pada minggu ke 2 bulan ke-3 dari setiap triwulan sebagai bahan untuk

Sumber data penyusunan laporan ini adalah Formulir BOS-K-9 dan BOS-K9

realisasi penyerapan dana BOS triwulanan yang diterima dari Tim

Manajemen BOS Provinsi menggunakan Formulir BOS-K11 dan BOS-K11a.

Daerah Provinsi, dan sebagai dasar pencairan dana cadangan, apabila b. Laporan Akhir Tahun (Formulir BOS-K12) Hal-hal yang perlu dilampirkan dalam laporan tersebut adalah:

i.

Laporan penggunaan dana BOS hasil rekapitulasi dari laporan Tim Manajemen BOS Provinsi dengan menggunakan Formulir BOS-K12. diterima dari Tim Manajemen BOS Provinsi. Statistik Penerima Bantuan yang disusun berdasarkan data yang

ii.

38 38

iii. Hasil Monitoring dan Evaluasi yang berisi tentang jumlah responden, waktu pelaksanaan, hasil monitoring, analisis, kesimpulan, saran, dan rekomendasi. iv. Penanganan Pengaduan Masyarakatyang antara lain berisi informasi yang dilakukan oleh Tim Manajemen BOS Provinsi/Kab/Kota. lainnya.

tentang jenis kasus, skala kasus, kemajuan penanganan, dan status Kegiatan lainnya, seperti sosialisasi, pelatihan, pengadaan, dan kegiatan

penyelesaian yang merupakan rekapitulasi dari penanganan pengaduan

v.

Laporan akhir tahun harus diserahkan ke Menteri terkait pada akhir bulan B. PERPAJAKAN Januari tahun berikutnya.

Ketentuan peraturan perpajakan dalam penggunaan dana BOS diatur sebagai berikut. 1. Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS untuk

siswa baru; kesiswaan; ulangan harian, ulangan umum, ujian sekolah dan pembelian bahan-bahan untuk perawatan/perbaikan ringan gedung sekolah penggunaan dana BOS sebagaimana tersebut di atas adalah: i. Tidak perlu memungut PPh Pasal 22 sebesar 1,5%1

laporan hasil belajar siswa; pembelian bahan-bahan habis pakai, seperti buku tulis, kapur tulis, pensil dan bahan praktikum; pengembangan profesi guru; a. Bagi bendaharawan/pengelola dana BOS pada Sekolah Negeri atas ii. Memungut dan menyetor PPN sebesar 10% untuk nilai pembelian lebih dari Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) atas penyerahan Barang Kena Pajak dan atau Jasa Kena Pajak oleh Pengusaha Kena Pajak Rekanan Pemerintah. Namun untuk nilai pembelian ditambah PPN-

pembelian ATK/bahan/penggandaan dan lain-lain pada kegiatan penerimaan

nya jumlahnya tidak melebihi Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) dan
1Peraturan

Menteri Keuangan nomor 154/PMK.03/2010 tanggal 31 agustus 2010 tentang Pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22 sehubungan dengan pembayaran atas penyerahan barang dan kegiatan di bidang impor atau kegiatan usaha di bidang lain pasal 3 butir (1)h.

39 39

PPN yang terutang dipungut dan disetor oleh Pengusaha Kena Pajak Rekanan PPN dalam hal ini bendaharawan pemerintah tidak perlu memungut Pengusaha Kena Pajak (PKP)3. Bagi bendaharawan/pengelola dana BOS pada Sekolah bukan negeri atau PPN. karena tidak termasuk sebagai pihak yang ditunjuk sebagai pemungut PPh Pasal Membayar PPN yang dipungut oleh pihak penjual (Pengusaha Kena Pajak). kitab suci dan buku-buku pelajaran agama. ii. Dengan demikian kewajiban perpajakan bagi bendaharawan/ adalah: i.bukan merupakan pembayaran yang dipecah-pecah. 22. PPN atas pembelian barang dan atau jasa yang dilakukan oleh bukan Pemerintah sesuai dengan ketentuan yang berlaku umum 2. Pemungut b. a. dan melaporkan PPN dan PPnBM beserta tata cara pemungutan. tidak perlu memungut PPh Pasal 22 sebesar 2 3 40 40 Keputusan Direktur Jenderal Pajak nomor KEP-382/PJ/2002 tentang pedoman pelaksanaan pemungutan. 2. menyetor. penyetoran dan pelaporannya. .5%1. Bagi bendaharawan/pengelola dana BOS pada sekolah negeri atas penggunaan dana BOS untuk pembelian/penggandaan buku teks pelajaran dan/atau mengganti buku teks yang sudah rusak adalah: 1. adalah tidak termasuk bendaharawan pemerintah sehingga tidak termasuk sebagai pihak yang ditunjuk sebagai pemungut PPh Pasal 22 dan pengelola dana BOS pada Sekolah Bukan Negeri yang terkait atas penggunaan dana BOS untuk belanja barang sebagaimana tersebut diatas Tidak mempunyai kewajiban memungut PPh Pasal 22. penyetoran dan pelaporan PPN dan PPNBm bagi pemungut PPN dan Pengusaha Kena Pajak Rekanan Undang-undang Republik Indonesia nomor 8 tahun 1983 terakhir dengan Undang-undang nomor 42 tahun 2009 tentang Perubahan ketiga atas Undang Undang nomor 8 tahun 1983 tentang PPN barang dan jasa dan PPnBM serta KMK/563/2003 tentang penunjukkan bendaharawan pemerintah untuk memnungut. i. Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS untuk pembelian/penggandaan buku teks pelajarandan/atau mengganti buku teks yang sudah rusak. Atas pembelian buku-buku pelajaran umum.

Semua a. dana BOS pada Sekolah Bukan Negeri yang terkait dengan pembelian/ Tidak mempunyai kewajiban memungut PPh Pasal 22. kitab suci dan buku-buku pelajaran agama. Atas pembelian buku-buku pelajaran umum. kesiswaan.000. PPN yang terutang dibebaskan. kitab suci dan buku-buku pelajaran agama. penyusunan maupun sekolah bukan negeri: jumlah bruto honor. laporan BOS dan kegiatan pembelajaran pada SMP Terbuka. lebih dari Rp 1..000. Pajak) atas pembelian buku yang bukan buku-buku pelajaran umum. Namun untuk nilai pembelian yang dipecah-pecah. Bagi guru/pegawai non PNS sebagai peserta kegiatan. Memungut dan menyetor PPN sebesar 10% untuk nilai pembelian 1. Bendaharawan/pengelola dana BOS pada Sekolah Bukan Negeri adalah tidak termasuk bendaharawan pemerintah sehingga tidak termasuk Dengan demikian kewajiban perpajakan bagi bendaharawan/ pengelola penggandaan buku teks pelajaran dan/atau mengganti buku teks yang sudah rusak adalah: i. karena tidak termasuk sebagai pihak yang ditunjuk sebagai pemungut PPh Pasal Atas pembelian buku-buku pelajaran umum. ii. PPN yang terutang dipungut dan disetor oleh Pengusaha Kena Pajak Rekanan Pemerintah.000. Kewajiban perpajakan yang terkait dengan pemberian honor pada kegiatan penerimaan siswa baru. PPN yang terutang dibebaskan. harus dipotong PPh bendaharawan/penanggung jawab dana BOS baik pada sekolah negeri Pasal 21 dengan menerapkan tarif Pasal 17 UU PPh sebesar 5 % dari 41 41 .000. Membayar PPN yang dipungut oleh pihak penjual (Pengusaha Kena 3. iii. ditambah PPN-nya jumlahnya tidak melebihi Rp iii.(satu juta rupiah) dan bukan merupakan pembayaran b. 22. pengembangan profesi guru. sebagai pihak yang ditunjuk sebagai Pemungut PPh Pasal 22 dan atau PPN. kitab suci dan buku-buku pelajaran agama.. kitab suci dan buku-buku pelajaran agama.(satu juta rupiah) atas penyerahan Barang Kena Pajak berupa buku-buku yang bukan buku pelajaran umum.ii.

(dua juta dua puluh lima ribu rupiah) tidak b. Tenaga terhutang PPh Pasal 21. a.30 juta Rp 2.025. baik pada Sekolah Negeri. ii. Sekolah Swasta. untuk membayar honor kepada tenaga kerja lepas orang pribadi yang melaksanakan sebagai berikut:*) pemeliharaan sekolah harus memotong PPh Pasal 21 dengan ketentuan kegiatan perawatan atau iii). Penghasilan rutin setiap bulan untuk guru tidak tetap (GTT). Golongan I dan II dengan tarif 0% (nol persen). PPh Pasal 21 sebulan (:12) i). Rp 24. Kependidikan Honorer. Bagi guru/pegawai PNS diatur sebagai berikut : i. Pegawai Tidak Tetap (PTT). Tambahan status kawin 5. Golongan III dengan tarif 5% (lima persen) dari penghasilan bruto.000. Dikurangi PTKP*) v. Penghasilan Kena Pajak vi.b.d. Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS dalam rangka membayar honorarium guru dan tenaga kependidikan honorer sekolah yang tidak dibiayai dari Pemerintah Pusat dan atau Daerah yang dibayarkan bulanan diatur sebagai berikut: bruto. Golongan IV dengan tarif 15% (lima belas persen) dari penghasilan 4. ii.025 juta Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS. iv. maks 3 orang @ Rp 2. Penghasilan sebulan Penghasilan netto setahun (x 12) XX XX XX XX XX XX iii. Status sendiri PPh Pasal 21 terutang setahun 5% (jumlah s. untuk jumlah sebulan sampai dengan Rp 2. iii.. Untuk jumlah lebih dari itu.025 juta 42 42 . Tambahan tanggungan keluarga. Rp 50 juta) dst *) Besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). PPh Pasal 21 dihitung dengan menyetahunkan penghasilan sebulan. adalah: ii). Dengan perhitungan sebagai berikut: i.

320. mengalami perubahan maka mengikuti perubahan yang terbaru.000. maka harus 150.(seratus lima puluh ribu rupiah) dan jumlah seluruh upah yang pada saat jumlah seluruh upah telah melebihi Rp 1...000. harus dihitung kembali jumlah PPh Pasal 21 yang Catatan: setelah dikurangi Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang sebenarnya.(satu juta dipotong PPh Pasal 21 sebesar 5% dari jumlah upah harian atau rata-rata d...(seratus lima puluh ribu rupiah).. maka pada saat harus dipotong dengan menerapkan tarif 5% atas jumlah bruto upah *) Besaran upah harian yang terutang pajak penghasilan (PPh) pasal 21 jika upah harian di atas Rp 150... maka tiga ratus dua puluh ribu rupiah) harus dipotong PPh Pasal 21 sebesar 5% (PTKP) yang sebenarnya.000.000.(satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah).000. diterima dalam bulan takwim yang bersangkutan belum melebihi Rp jumlah seluruh upah telah melebihi Rp 1.320.000..(seratus lima puluh ribu rupiah) dan jumlah seluruh upah yang diterima dalam bulan takwim yang bersangkutan telah melebihi Rp dua puluh ribu rupiah).(satu juta tiga ratus 43 43 ..000. Jika upah harian atau rata-rata upah harian yang diterima tidak melebihi Rp 150.000.(satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah). namun jumlah seluruh upah yang diterima dalam bulan takwim yang bersangkutan telah melebihi Rp 1.320. 1.(satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah). Jika upah harian atau rata-rata upah harian yang diterima lebih dari Rp 1.(seratus lima puluh ribu rupiah).a. Jika upah harian atau rata-rata upah harian yang diterima tidak melebihi Rp 150. atas jumlah bruto upah setelah dikurangi Penghasilan Tidak Kena Pajak c.(seratus lima puluh ribu rupiah) dan jumlah seluruh upah 1.. yang diterima dalam bulan takwim yang bersangkutan belum melebihi Rp b.320.320.000.000. maka tidak ada PPh Pasal 21 yang dipotong..320. Jika upah harian atau rata-rata upah harian yang diterima lebih dari Rp 150.000.(satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah).

Sanksi kepada oknum yang melakukan pelanggaran dapat diberikan 44 44 . kewenangan.BAB VIII PENGAWASAN. Provinsi dan Pusat. Pengawasan Fungsional Internal oleh Inspektorat Jenderal Kemdikbud serta akan diaudit. provinsi. Kabupaten/Kota. PEMERIKSAAN DAN SANKSI A. Pengawasan masyarakat dalam rangka transparansi pelaksanaan program terdapat di sekolah. Sanksi BOSoleh unsur masyarakat dan unit-unit pengaduan masyarakat yang Sanksi terhadap penyalahgunaan wewenang yang dapat merugikan negara dalam berbagai bentuk. agar segera dilaporkan B. misalnya: dan/atau sekolah dan/atau siswa akan dijatuhkan oleh aparat/pejabat yang berwenang. kabupaten/kota maupun dilakukan oleh SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota kepada sekolah. Prioritas utama dalam program BOS adalah pengawasan yang 2. sekolah. indikasi penyimpangan dalam pengelolaan BOS. Pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sesuai dengan 5. Pengawasan Melekatyang dilakukan oleh pimpinan masing-masing instansi kepada bawahannya baik di tingkat pusat. pengawasan 1. dan pengawasan masyarakat. Pengawasan Pengawasan program BOS meliputi pengawasan melekat. Apabila terdapat kepada instansi pengawas fungsional atau lembaga berwenang lainnya. dengan melakukan audit atas permintaan instansi yang akan diaudit. sesuai dengan kebutuhan lembaga tersebut atau permintaan instansi yang Inpektorat Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota dengan melakukan audit 3. Pengawasan oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) 4. fungsional.

bersumber dari APBN pada tahun berikutnya kepada 3. yaitu dana BOS yang terbukti disalahgunakan agar dikembalikan kepada satuan pendidikan atau ke kas daerah provinsi. 4. atau golongan. penyidikan dan yang berlaku (pemberhentian. mutasi kerja). bilamana terbukti pelanggaran tersebut dilakukan kelompok. proses peradilan bagi pihak yang diduga atau terbukti melakukan penyimpangan dana BOS. Pemblokiran dana dan penghentian sementara seluruh bantuan pendidikan yang provinsi/kabupaten/kota. secara sengaja dan tersistem untuk memperoleh keuntungan pribadi. Penerapan proses hukum.1. Penerapan tuntutan perbendaharaan dan ganti rugi. Penerapan sanksi kepegawaian sesuai dengan peraturan dan undang-undang 2. 45 45 . yaitu mulai proses penyelidikan. penurunan pangkat.

atau melalui SMS.BAB IX PELAYANAN DAN PENANGANAN PENGADUAN MASYARAKAT Program yang baik akan memastikan bahwa setiap pertanyaan. Media diakses publik. adalah: 2. surat atau email. maupun keluhan.go. Pengelolaan Pelayanan dan Penanganan 2. 4. 021-5725645. usulan dan keluhan 1. Berikut adalah media yang dapat 1.id : 0-800-140-1299 (bebas pulsa) . Menyediakan bentuk informasi dan data base yang harus disajikan dan dapat Informasi. Tugas dan Fungsi Layanan 5. yang masuk. atau pengaduan dapat disampaikan secara langsung. Memastikan bahwa pengelola program akan menindaklanjuti setiap pengaduan Memastikan setiap progres penanganan akan didokumentasikan secara jelas. mendapatkan Masyarakat (P3M) dalam program BOS ditujukan untuk: pihak yang tepat. respon. 021-5725632 : 021-5731070. Pembagian tugas dan fungsi layanan pada program BOS adalah sebagai berikut. telepon. Alamat web Telepon PIH SD : www.kemdikbud. masukan/saran. B. 4. Tim manajemen BOS melaksanakan fungsi-fungsi untuk melakukan tindak- 46 46 . 021-5725635 : 1771 : bos@kemdikbud. pertanyaan. 021-5725980 lanjut terhadap informasi/pengaduan yang diterima. Mengatur alur informasi pengaduan/temuan masalah agar dapat diterima oleh Pengaduan A. 3.id : 177 digunakan untuk menyampaikan informasi terhadap program baik yangbersifat 3.bos. Faksimil Email SMS SMP : 0-800-140-1276 (bebas pulsa) . pertanyaan.go.

Memonitor progres penanganan pengaduan yang ada di provinsi manajemen BOS. Menganalisa maupun kabupaten/kota. Menyampaikan informasi kepada Inspektorat Jenderal dalam hal Membuat laporan perkembangan penanganan pengaduan secara regular di laman BOS yang merupakan diperlukan tindak lanjut. informasi sebagai bahan masukan bagi kebijakan Menjawab pertanyaan dan menindak-lanjuti usul/saran/masukan. dan pengaduan) dari masyarakat baik yang disampaikan melalui telepon. e. termasuk hasil temuan audit BPK/BPKP/Itjen sistem pengaduan BOS di laman d. h. Kabupaten/Kota untuk ditindak-lanjuti. g.1. menyampaikan status pengaduan untuk mendorong penyelesaiannya Menginformasikan status penanganan pengaduan BOS secara berkala kepada Provinsi. bersumber dari sistem pengaduan rekapitulasi status Provinsi. Tim Manajemen BOS Pusat: a. sesuai dengan periode laporan program BOS. Menerima dan mencatat semua informasi. Menetapkan petugas Unit P3M. Menetapkan petugas Unit P3M. ke dalam b. Melakukan koordinasi dengan Bagian Hukum dan Kepegawaian - 2. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar terkait dengan publikasi informasi.go. Menerima dan mencatat semua informasi (saran. bos. 47 47 . j.id/pengaduan. Tim Manajemen BOS Provinsi a. Laporan tersebut Menyelenggarakan rapat koordinasi secara berkala dengan agenda melibatkan pihak-pihak terkait. c. f. b. pertanyaan.kemdikbud. i.

go.id/pengaduan. fax. Laporan tersebut bersumber dari Kabupaten/Kota. 3. surat. online dan sms di laman BOS. b. Dokumentasi (PPID) Provinsi terkait dengan publikasi informasi.email. pengaduan BOS di laman bos. yang dilakukan Kabupaten/Kota guna penanganan secara langsung dalam kasus-kasus yang dianggap g.kemdikbud.kemdikbud. pengaduan BOS di laman bos. dan pengaduan) dari masyarakat baik yang disampaikan melalui telepon. pengaduan sistem pengaduan di laman BOS yang merupakan rekapitulasi status Menyelenggarakan rapat koordinasi secara berkala dengan agenda penyelesaian yang diperlukan. d. masyarakat. surat. email.go. yang ada. Menerima dan mencatat semua informasi (saran. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota a. Membuat laporan perkembangan status pengaduan secara regular sesuai dengan periode laporan program BOS. e. termasuk Menjawab pertanyaan dan menindak-lanjuti usul/saran/masukan dari yang disampaikan melalui sistem pengaduan Monitoring Kabupaten/Kota untuk memastikan tugas dan fungsi layanan masyarakat dan pengaduan BOS dilaksanakan sesuai petunjuk teknis Berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota jika diperlukan untuk melakukan mendesak dan penting. pertanyaan. termasuk hasil temuan audit ke dalam sistem 48 48 . termasuk hasil temuan audit ke dalam sistem c. fax. Menetapkan petugas Unit P3M. menyampaikan rekapitulasi status kemajuan dan hasil tindak lanjut Melakukan koordinasi dengan Pejabat Pengelola Informasi dan mendorong h. f.id/pengaduan.

yang disampaikan melalui sistem pengaduan secara online di laman BOS. Menyelenggarakan rapat koordinasi secara berkala dengan agenda menyampaikan status kemajuan dan hasil tindaklanjut pengaduan untuk Dokumentasi (PPID) Kabupaten/Kota terkait dengan publikasi informasi. Melakukan koordinasi dengan Pejabat Pengelola Informasi dan 49 49 . Laporan tersebut bersumber dari sistem pengaduan di laman BOS. f. g. Menjawab pertanyaan dan menindak-lanjuti usul/saran/masukan dari masyarakat. termasuk online dan sms di laman BOS. Memperbarui status kemajuan dan hasil tindaklanjut pengaduan BOS Membuat laporan perkembangan status pengaduan secara regular sesuai dengan periode laporan program BOS. mendorong penyelesaiannya. Melakukan penanganan yang diperlukan dan memonitor kemajuan dan hasil penanganan pengaduan.c. d. e. h.

50 .

FORMULIR ISIAN 51 .

52 .

Tanggal Lahir f Agama : : g Rombel h Riwayat Pendidikan Tahun i Riwayat Beasiswa Jenis 1 2 3 Jenis Beasiswa: 01) Prestasi 02) Bantuan Siswa miskin 03) Pendidikan 04) Unggulan 99) Lainnya Juara ke Tingkat 1) Sekolah 2) Kecamatan 3) Kab/kota 4) Provinsi 5) Nasional 6) Internasional F-PD / : : : : : : : : / 1 IDENTITAS SEKOLAH NPSN : 1) Laki-laki 2) Perempuan NIS : *) Nomor Induk Siswa pemberian Sekolah .2) Rp1.D4/S1.Putus SD. 10).. 05). 06). 07).SMP Sederajat.S3. ……………………….S2.Tidak Sekolah. 03). 03) Rungu(B).SMA Sederajat. 06).000. 14) Kesulitan Belajar(K).000. 10).Nama Ayah Berkebutuhan Khusus Pekerjaan Pendidikan Penghasilan bulanan .000. 11). 9c jika kelas paralel Status : Tingkat : 1=siswa baru 2=pindahan/ 3=naik kelas/ 4=akselerasi/ 5=mengulang/ Nama Sekolah : Penyelenggara / Sumber Kelas status 6=putus sekolah Tahun Mulai Tahun Selesai j Catatan Prestasi Tahun 1 2 3 : Lomba Jenis 1) Sains 2) Seni 3) Olahraga 9) Lain-lain k Identitas Orang Tua/Wali .D3. sebutkan : No HP : km *) pembulatan tanpa koma q Jarak tempat tinggal ke sekolah 01) Jalan Kaki 02) Kendaraan Pribadi 03) Kendaraan Umum/Angkot/Pete-pete 04) Jemputan Sekolah 05) Kereta Api 06)Ojek 07) Andong/Bendi/Sado/Dokar/Delman/Becak 08) Perahu Penyebrangan/Rakit/Getek 99) Lainnya u No SKHUN SD *) diisikan hanya untuk siswa kelas 9 SMP Apakah sebagai penerima PKH : Responden.3) Lebih dari Rp2. 11).000.Nama Ibu Berkebutuhan Khusus Pekerjaan Pendidikan Penghasilan bulanan .3) Lebih dari Rp2. 10). 08).D1. 03).000. 20) Bencana Alam/Sosial.000. 15) Narkoba(N) 16) Indigo(0).000. 09).S2. 19) Terpencil/Terbelakang.……………………….000. 06) Daksa Ringan(D).000.D2.Tidak Sekolah.201… Yang bertanda tangan Orang Tua/Wali atau Siswa bertanggung jawab secara hukum terhadap kebenaran data yang tercantum.Tidak Sekolah.000. 04) Grahita Ringan(C). 02).Putus SD. 11)Hyperaktif(H). 07).SMA Sederajat. 05).000.000-Rp2. 09). 1) Kurang dari Rp1. 08) Laras(E) 09) Wicara(F).000. 10) Tuna Ganda(G). 2. 06). 04).D1. 02).1) Bersama Orang Tua 2) Wali 3) Kost 4) Asrama 5) Panti Asuhan 9)Lainnya l Jenis Tinggal m Alamat Tempat Tinggal Kelurahan / Desa Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi n Tinggi Badan o Berkebutuhan Khusus p No Telepon Rumah r s t v Alat transportasi ke sekolah Email pribadi Jumlah saudara kandung 01) Tidak.S2. 04).3) Lebih dari Rp2. 09).Formulir BOS-01A FORMULIR PESERTA DIDIK Tanggal: a Nama Sekolah b NSS c Alamat Sekolah 2 IDENTITAS PESERTA DIDIK a Nama Lengkap b Jenis kelamin c NISN d NIK e Tempat.Putus SD. 02) Netra(A).000. 04). 7b. PKH cm Berat Badan : kg )* daftar pilihan sama dengan pekerjaan ayah )* daftar pilihan sama dengan point o )* daftar pilihan sama dengan pekerjaan ayah )* daftar pilihan sama dengan point o Tahun Lahir 01) Tidak bekerja 02) Nelayan 03) Petani 04) Peternak 05) PNS/TNI/Polri 06) Karyawan Swasta 07) Pedagang Kecil 08) Pedagang Besar 09) Wiraswasta 10) Wirausaha 11) Buruh 12) Pensiunan 99) Lainnya 01).000.SMA Sederajat.SMP Sederajat. 07).2) Rp1.- Tahun Lahir 01).000-Rp2. 03).SMP Sederajat.000. 11).D3. (.SD Sederajat. 05) Grahita Sedang(C1). 12) Cerdas Istimewa(I). 02).S3. 21) Tidak Mampu Ekonomi 1) kurang dari 1 km 2) lebih dari 1 km.SD Sederajat. / / 01) Islam 02) Kristen/ Protestan 03) Katholik 04) Hindu 05) Budha 06) Khong Hu Chu 99) Lainnya *) contoh 1.000.000.000.SD Sederajat.000.D4/S1. 05). 1) Kurang dari Rp1. 08). 08).D4/S1.……………………………………………………) 53 53 .D2.000. 17) Down Syndrome(P).000.D1.D3. 1) Kurang dari Rp1. 07) Daksa Sedang(D1). 18) Autis(Q).- Tahun Lahir 01).000-Rp2. atau 3a.Nama Wali Pekerjaan Pendidikan Penghasilan bulanan : : : : : : : : : : : : : : : : : RT RW Kode Pos : : : : : : : : : : : 1) Ya 2) Tidak No. 13) Bakat Istimewa(J).S3.D2.2) Rp1.

PEDOMAN PENGISIAN FORMULIR PESERTA DIDIK (F-PD) DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR  Pedoman Umum 1. NIS (Nomor 54 54 . Induk Siswa) diisi sesuai nomor induk pemberian sekolah. NPSN diisi sesuai dengan nomor yang ditetapkan oleh 2. Nomor Statistik Sekolah (NSS) diisi dengan nomor yang diberikan dari dinas c. Kolom isian berwarna gelap (abu- 2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan b. 3. lengkapi data abu) merupakan variabel tambahan di tahun 2013 yang perlu dilengkapi. Identitas Sekolah digit)/bulan (2 digit)/tahun (4 digit). Nama lengkap diisi sesuai dengan nama yang terdaftar di sekolah tanpa b. Formulir yang terisi dikumpulkan di sekolah untuk selanjutnya diverifikasi kebenaran datanya oleh pihak sekolah dan dientri kedalam aplikasi pendataan pendidikan dasar. Nama sekolah diisi sesuai dengan SK Pendirian Sekolah.  Pedoman Khusus 1. Tanggal diisi pada saat pengisian formulir F-PD dengan format tanggal (2 a. Isi dengan menggunakan ballpoint dan huruf capital dan mudah dibaca yang masih kosong di pendataan sebelumnya. Alamat sekolah cukup jelas kab/kota. Formulir ini merupakan updating formulir pendataan tahun 2012. a. Jenis kelamin diisi dengan pilihan 1 untuk laki-laki atau 2 untuk perempuan. Kebenaran isi data merupakan tanggungjawab orang tua Peserta Didik. c. Formulir Peserta Didik (F-PD) diisi oleh masing-masing orang tua siswa dan dibubuhkan tandatangan orang tua siswa sebagai bukti keabsahan data. NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) diisi bagi yang memiliki. Identitas Peserta Didik disingkat.

n. ii. 04. NIK (Nomor Induk Kependudukan) diisi sesuai nomor yang diberikan di f. 6 untuk jenjang SD. i. ibu. h. v. 2. 07. 2. Tahun cukup jelas. Agama diisi sesuai pilihan 01. Jenis diisi sesuai pilihan 1. pilihan di butir o. 8. Tahun selesai diisi sesuai dengan berakhirnya pemberian beasiswa. 10. Jika memilih 9 m. Jenis tempat tinggal diisi sesuai pilihan 1. 03. e. g. 5 atau 9. wali diisi sesuai pilihan 01. 55 55 (lainnya) maka sebutkan. 04. 3. 02. 1b. 8. Riwayat pendidikan diisikan asal sekolah SD. Juara ke diisi dengan nomor hanya untuk juara 1. Rombel (rombongan belajar) diisi sesuai dengan penaman yang diberikan Kelas 1. 5. 02. ii. Tempat. Alamat tempat tinggal cukup jelas. 12 atau 99. 2 atau 3. iii. Pekerjaan ayah. dalam kartu keluarga (KK). ii. serta kelas 7. 04 atau 99. 09. i. 08. 10 atau 11. iv. Catatan : i. 06 atau 99. 04. iii. Nama ayah. 02. ibu. wali diisi sesuai pilihan 1. 4. wali diisi sesuai pilihan 01. 08. iv. 03. 7. Penghasilan bulanan ayah. Jenis diisi sesuai pilihan 01. Penyelenggara/Sumber cukup jelas. 05. iv. Tingkat diisikan sesuai tingkat tertinggi yang pernah dicapai. Berkebutuhan khusus diisikan jika memiliki kebutuhan khusus sesuai l. 4. 3. wali dan tahun lahir cukup jelas. 9 untuk jenjang Tingkat diisikan dengan nomor bukan angka romawi. ibu. SMP. 2. 2 atau 3. Tanggal lahir cukup jelas. 3 atau 9. 03. k. Tinggi dan berat badan cukup jelas. 06. ii. 05. i. 09. Isian ini hanya untuk kelas 7 i. 02. Riwayat beasiswa diisi maksimal 3 beasiswa terakhir yang diperoleh siswa. ibu. Contoh: 6. SMP.d. j. 11. Catatan prestasi diisi maksimal 3 prestasi terakhir. oleh sekolah contoh: 7a. 05. 07. Pendidikan ayah. 03. iii. Tahun mulai diisi sesuai dengan tahun diberikannya beasiswa. . 06. Lomba cukup jelas.

10. 11. No HP (handphone) cukup jelas. 05. v. Jumlah saudara kandung cukup jelas. 07. 08. No telepon rumah diisi dengan kode wilayah terlebih dulu dan diikuti nomor q. Email pribadi cukup jelas. 17. 06. 19. 14. Nomor SKHUN adalah SKH Ujian Nasional pada saat ujian UN di SD. telepon. t. Jika memilih 2. 09. diisikan mengikuti program tersebut yang diselenggarakan oleh kementerian sosial. p. diisikan bagi keluarga yang 56 56 . 03. Alat transportasi ke sekolah diisi sesuai pilihan 01. 16. koma. atau 99. Berkebutuhan khusus diisi sesuai pilihan 01.o. 05. 04. hanya bagi siswa kelas 9 SMP. 03. 02. 13. r. 08 s. 12. 15. PKH adalah Program Keluarga Harapan. 04. 20 atau 21. 07. 18. 02. Jarak tempat tinggal ke sekolah diisi sesuai pilihan 1 atau 2. 06. maka sebutkan jarak dalam satuan KM dengan 2 angka desimal di belakang u.

04)SMPLB.Formulir BOS-01B FORMULIR SEKOLAH F-SEK KABUPATEN/KOTA PROVINSI Tanggal a Nama Sekolah b NSS c Jenis Sekolah d Alamat Sekolah : : : / / 1 IDENTITAS SEKOLAH NPSN 01) SD. Tanggal 1) A No. 05)MI. 08)Paket B. Tanggal No. 12)SILN A B  Jika SLB / SDLB/SMPLB jenis kebutuhan khusus yang di layani Desa/Kelurahan Kecamatan Kategori Wilayah (*sesuai SK Bupati/walikota) C  C1  D  D1  E F G H Kode Pos  Daerah Terpencil/Terbelakang  Daerah Perbatasan Negara  Daerah adat terpencil  Daerah Bencana Alam . 10)SLB. -  Bukan Semua  Daerah Darurat Lainnya Longitude Posisi Geografis e No Telpon f Akses Internet Alamat email Website http:// g Status Sekolah 1) Negeri 01) Tidak Ada 02) schoolnet/Jardiknas 99) Lainnya. sebutkan 03) LP Ma'arif 07) Perwari 04) ML Taman Siswa 08) Dharma Pertiwi 1) Tidak Ada 2) PLN 3) Diesel 4) Tenaga Surya 5) PLN & Diesel 9) Lainnya 1) < 900Watt 2) 900-2200 Watt 1) Ya 2) Tidak 3) 2200-4400 Watt 4) >4400Watt 1) Air kemasan 2) Ledeng/PAM 3) Pompa 4) Sumur 5)Mata air 6)Air sungai 7) Air Hujan 9) Lainnya u Daya v Sumber air w Apakah sekolah menyelenggarakan e-Learning : 57 57 . Tanggal 1) Pra SPM 1) 9001:2000 1) Pagi 1) Inti 1) SD Biasa No. sebutkan : 2) Swasta 1) Ya 2) Tidak 1) Ya 2) Tidak h Apakah menyelenggarakan pendidikan inklusi ? Apakah menyelenggarakan pendidikan CIBI? 1) Pemerintah Pusat 2). / 2) SPM 2) Siang 2) Imbas 2) 9001:2008 3) Kombinasi 3) Belum Ikut 3) TK-SD satu atap 4) SD-SMP satu atap 5) SMP Terbuka / 3) Pra SSN 4) SSN 5) RSBI 6) SBI 8) Proses Sertifikasi 9) Belum Bersertifikat 2) B / 3) C / 9) Belum Terakreditasi / / 2) SMP Biasa Jika SMP terbuka berapa jumlah TKB yang di miliki q Apakah Sekolah ini telah melaksanakan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) ? r Kurikulum yang di gunakan s Nama Yayasan Nama Pimpinan Yayasan Alamat Yayasan Desa/Kelurahan Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi Akte Pendirian Kelompok yayasan No. 11)SMALB. 03)SDLB. 09)TKLB. 07)Paket A. Pemerintah Daerah 3) Yayasan 9) Lainnnya i Status Kepemilikan SK / Izin Pendirian Sekolah SK Izin Operasional j Akreditasi SK Akreditasi Terakhir k Status Mutu l Sertifikasi ISO m Waktu Penyelenggaraan n Gugus Sekolah o Kategori Sekolah p Nomor Rekening Bank Nama Bank Cabang / KCP / Unit Rekening Atas Nama No. Tanggal / / 1) Kurikulum 1994 2) Kurikulum 2004 3) KTSP 9) Lainnya. sebutkan * Khusus Sekolah Swasta oleh Yayasan/Penyelengggara 1) Ya 2) Tidak Kode Pos t Sumber Listrik 01) Aisyiah 05) MPPK 09) YPLP PGRI 02) MPK Muhammadiyah 06) MNPK 99) Lainnya. 06)MTs. Latitude No Fax  Daerah Transmigrasi  Daerah Bencana Sosial . 02)SMP.

(11) Kondisi mohon lihat panduan 3 ROMBONGAN BELAJAR No (1) Tgkt (2) Nama Rombel (3) Ruang Kelas (4) NUPTK Wali Kelas (5) Nama Wali Kelas (6) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 Kolom (4) Ruang Kelas diisi sesuai Kode Ruang pada table diatas. lihat panduan untuk lebih jelasnya 58 58 .2 RUANGAN / PRASARANA No (1) Kode Ruang (Pemberian Sekolah) (2) Nama Ruangan (3) Kode Prasarana (4) Panjang (meter) (5) Lebar (meter) (6) Kondisi (diisi sesuai kode pedoman pengisian F-SEK Atap (7) Halaman 2 ) Dinding Kusen Pondasi (8) (9) (10) Lantai (11) Status Kepemilikan (12) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 Kolom (3) Nama Ruangan. (8).(7). (4) Kode Prasarana . (10). (9).

……………………….) 59 59 .201… Kepala Sekolah / Atas nama Kepala Sekolah )* Dibubuhi cap/stempel sekolah (………………………………………………. Yang bertanda tangan dibawah ini bertanggung jawab secara hukum terhadap kebenaran data yang tercantum.4 SARANA No Kode Sarana (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 (2) Jumlah (3) Letak (4) Baik Rusak Ringan Rusak Sedang Keterangan Rusak Berat Rusak total Kolom (2) diisi sesuai kode petunjuk pada panduan. Kolom (4) Ruang Kelas diisi sesuai Kode Ruang pada table diatas.…….. ………………………. lihat panduan untuk lebih jelasnya 5 BANTUAN / BLOCK GRANT / SUBSIDI DAN BEASISWA No (1) Tahun (2) Jenis Bantuan (3) Sumber Bantuan (4) Besar Bantuan (5) Dana Pendamping (6) Peruntukan Dana (7) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Isilah dengan huruf kapital dan mudah dibaca Perhatian : Lembar ini harus diisi oleh Kepala Sekolah atau yang mewakili..

Formulir Sekolah (F-SEK) diisi oleh pihak sekolah dalam hal ini diwakili oleh 3. 3 atau 9. Identitas Sekolah digit)/bulan (2 digit)/tahun (4 digit). SMLB. Formulir ini merupakan updating formulir pendataan tahun 2012. diisi dengan menggunakan ballpoint dan 2. lengkapi data huruf kapital dan mudah dibaca.Provinsi ditulis secara lengkap (bukan singkatan) dengan menggunakan huruf . kapital (besar). MI. A. Jenis sekolah diisi dengan pilihan 01. MTs).PEDOMAN PENGISIAN FORMULIR SEKOLAH (F-SEK) DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR  Pedoman Umum 1. periksa dengan SK bupati/walikota (tanyakan ke dinas setempat). 2. TKLB. Diisikan sesuai 60 60 . Kolom isian berwarna gelap (abuabu) merupakan variabel tambahan. Nama sekolah diisi sesuai dengan SK Pendirian Sekolah dan perubahan nama b. paket d. kepala sekolah. B. Kepala Sekolah bertanggung jawab terhadap kebenaran isian formulir sekolah  Pedoman Khusus dan selanjutnya membubuhkan tanda tangan serta cap/stempel sekolah.Kabupaten/Kota ditulis lengkap dengan menggunakan huruf kapital (besar). Kategori wilayah diisi dengan pilihan 1. kab/kota. Alamat sekolah cukup jelas. i. NPSN diisi sesuai dengan nomor yang ditetapkan oleh c. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pastikan NPSN ini valid. . Nomor Statistik Sekolah (NSS) diisi dengan nomor yang diberikan dari dinas validasi NPSN di PDSP. 03 atau 04 (tambahan : SLB. . 02. yang masih kosong di pendataan sebelumnya. SILN.Tanggal diisi pada saat pengisian formulir F-SEK dengan format tanggal (2 1. a. sesuai dengan nomenklatur terbaru yang sudah resmi.

berapa jumlah TKB yang diselenggarakan . Status sekolah diisi sesuai pilihan 1 atau 2. 2. r. Gugus sekolah diisi sesuai pilihan 1. contoh indosat m2. No telpon dan faximili diisi dengan kode wilayah terlebih dulu dan diikuti no f. atau koma. 2 untuk Tidak. 5 atau 6. BNI. Alamat email cukup jelas. 3. 3. BRI. j.ii. Istimewa) diisikan 1 untuk Ya. 106. ii. (2 digit) dan tahun (4 digit). Cukup jelas.801863 longitude. Posisi geografis disi dengan latitude dan longitude yang didapat dari GPS atau pendekatan melalui peta. telp dan faximilinya. e. Status mutu diisi sesuai pilihan 1. SK akreditasi sekolah diisi secara lengkap: nomor. dll). SK/izin pendirian sekolah diisi secara lengkap: nomor. Sebagai contoh: -6. 3 atau 9. KCP/Unit diisi sesuai dengan lokasi bank yang berada di buku tabungan. bulan (2 digit) dan tahun (4 digit). Kategori sekolah diisi sesuai pilihan 1. tanda hubung Nama bank boleh disingkat sesuai dengan standar singkatan Bank (BCA. g. m. k. p. i. 4 atau 5. Sertifikasi ISO diiskan sesuai pilihan 1. Nomor rekening bank diisi tanpa menggunakan spasi. 2 atau 3. i. tanggal (2 digit) SK/izin operasional sekolah diisi secara lengkap: nomor. 4 atau 5. jika tidak menerima isikan dengan rekening sekolah yang 61 61 . 2. ii. Waktu penyelenggaraan diisi sesuai pilihan 1. MBS diisi sesuai pilihan 1 atau 2. Akreditasi diisi sesuai dengan pilihan 1. angka di belakang koma minimal 3 digit. jika SMP terbuka isikan Rekening atas nama sekolah atau rekening yang biasa digunakan sebagai biasa digunakan sebagai transaksi kegiatan operasional di sekolah. Website cukup jelas. i.225092 latitude h. i. iii. tanggal (2 digit) bulan (2 digit) dan tahun (4 digit). Jika memilih 99 (lainnya) sebutkan akses internet yang dipakai. Status kepemilikan diisi sesuai pilihan 1. 2. tanggal (2 digit) bulan l. 4. rekening BOS. 8 atau 9. 3. Akses internet diisi sesuai dengan pilihan 01. 2. titik. 02 atau 99. n. 2 atau 3. o. ii. q. Inklusi diisikan dengan angka 1 atau 2 dan CIBI (Cerdas Istimewa Bakat i. 2.

5. Sumber listrik diisi sesuai pilihan 1. 2. 4. t. jika memilih 99 (lainnya) sebutkan kelompok yayasan penyelenggara. 7. Alamat yayasan cukup jelas. 3. Kolom (3) Nama Ruangan dan Kolom (4) kode prasarana diisi sesuai dengan Kode PraSarana 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Gudang Ruang Ibadah Rumah Dinas Kepala Sekolah Rumah Dinas Guru Rumah Penjaga Sekolah Sanggar MGMP Sanggar PKG Asrama Siswa Unit Produksi Ruang Multimedia Ruang Pusat Belajar Guru Ruang Olahraga Lainnya Nama Ruangan Kamar Mandi/WC Siswa Perempuan Kode PraSarana 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 99 Ruang Teori/Kelas Laboratorium IPA Laboratorium Kimia Laboratorium Fisika Laboratorium Biologi Laboratorium Bahasa Laboratorium IPS Laboratorium Komputer Laboratorium Multimedia Ruang Perpustakaan Ruang Perpustakaan Multimedia Ruang Keterampilan Ruang Serba Guna/Aula Ruang UKS Ruang Praktik Kerja Bengkel Ruang Diesel Ruang Pameran Ruang Gambar Koperasi/Toko Ruang BP/BK Ruang Kepala Sekolah Ruang Guru Ruang TU Ruang OSIS Kamar Mandi/WC Guru Laki-laki Kamar Mandi/WC Guru Perempuan Kamar Mandi/WC Siswa Laki-laki 62 62 . 6. Nama pimpinan yayasan cukup jelas. Sumber air adalah air yang biasa digunakan untuk keperluan operasional w. iv. Ruangan Kode Ruang (Pemberian Sekolah) (2) Nama Ruangan (3) Kode Prasarana (4) Panjang (5) Lebar (6) Kondisi Kusen (9) Status n Kepemilika (12) Atap (7) Dinding (8) Pondasi (10) Lantai (11) 1 RK-1 2 RK-2 4 Lab IPA Ruang Teori/ Kelas Ruang Teori/ Kelas Laboratorium IPA 1 1 8 2 7 6 10 11 8 8 9 12 0 1 0 0 0 0 1 3 1 0 2 0 0 0 0 1 0 Milik 2 Bukan 0 Milik 0 Milik 3 Lab Komputer Laboratorium 1 Komputer a.s. 2. 2. Nama yayasan diisi dengan lengkap sesuai dengan akta pendirian atau akta perubahan yang terakhir. 3 atau 4. Kelompok yayasan diisi sesuai dengan pilihan. Contoh pengisian: No (1) sekolah sehari-hari diisi dengan menggunakan angka 1. tabel referensi di bawah ini: Nama Ruangan Kode PraSarana 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Nama Ruangan b. iii. 5 atau 9. E-learning atau kegiatan belajar mengajar di sekolah berbasiskan internet. 3. i. 2. digit) dan tahun (4 digit). Kolom (2) kode ruang (pemberian sekolah) diisi sesuai dengan pemberian kode ruangan di sekolah masing-masing. Seluruh ruangan yang dimilki oleh sekolah harus dimasukkan ke dalam tabel ruangan. ii. atau 9. u. Akte pendirian diisi secara lengkap: nomor. Daya diisi sesuai pilihan 1. tanggal (2 digit) bulan (2 v. 4.

4. d. (9) kusen dan (11) lantai (m). a. Kolom (4) Penempatan ruang diisi sesuai dengan isian kolom kode pada tabel 63 63 . Kolom (2) tingkat diisi sesuai dengan tingkatan kelas. IX/d. Kolom (2) tingkat diisi sesuai kode sarana di bawah. Kolom kondisi untuk butir (7) atap.45% Kerusakan 46% . f.10% Kerusakan 11% . Rombongan Belajar (Rombel) Contoh pengisian: No (1) Tingkat (2) Nama Rombel (3) Ruang Kelas (4) NUPTK Wali Kelas (5) Nama Wali Kelas (6) 1 2 VIII VII VIII-a VII-b RK-1 RK-2 2365932654125840 5698754602130985 Dwi Riyanto Muhammad Adjie Susilo Nugroho a. Kolom (10) kondisi untuk poin pondasi diisi dengan kode sesuai tabel referensi di bawah ini: Kode 0 1 2 3 4 Kondisi Tidak Ada yang Rusak Kerusakan < 5% Kerusakan 5% . Kolom (4) ruang kelas diisi sesuai dengan kolom kode pada tabel ruangan. Kolom (5) Panjang ruangan diisi sesuai panjang ruangan dalam satuan meter d. Kolom (6) Lebar ruangan diisi sesuai panjang ruangan dalam satuan meter diisi dengan kode sesuai tabel referensi di bawah ini: Kode 0 1 2 3 4 9 Kondisi Tidak Ada yang Rusak Kerusakan < 30% Kerusakan 30% .15% Kerusakan > 15% Deskripsi baik rusak ringan rusak sedang rusak berat rusak total 3. e. Contoh : 2-1. Sarana c. Kolom (5) NUPTK wali kelas dan Kolom (6) nama wali kelas cukup jelas. dan lain-lain. Contoh: 1. ruangan. b. 3. 2. masing.c. 3a. Kolom (3) Jumlah cukup jelas. (8) dinding. Kolom (3) nama rombel diisi sesuai dengan penamaan dari sekolah masingc.65% Kerusakan > 65% Komponen Bangunan Tidak Ada Deskripsi baik rusak ringan rusak sedang rusak berat rusak total tidak ada (m). b.

Bantuan/Blockgrant/Subsidi dan Beasiswa Cukup jelas 64 64 . Kolom (5) Keterangan cukup jelas.d. Kode Nama (Item) Kode 1 Meja Siswa 2 Kursi Siswa 3 Meja Guru 4 Kursi Guru 5 Meja TU 6 Kursi TU 7 Papan Tulis 8 Lemari / Filling Cabinet 9 Komputer TU 10 Printer TU 11 Mesin Ketik 12 Foto Copy 13 Komputer 14 Printer 15 Buku Pegangan Guru PPKn 16 Buku Pegangan Guru Pendidikan Agama 17 Buku Pegangan Guru Bahasa dan Sastra Indonesia 18 Buku Pegangan Guru Bahasa Inggris 19 Buku Pegangan Guru Sejarah Nasional dan Umum 20 Buku Pegangan Guru Pendidikan Jasmani 21 Buku Pegangan Guru Matematika 22 Buku Pegangan Guru IPA 23 Buku Pegangan Guru Fisika 24 Buku Pegangan Guru Biologi 25 Buku Pegangan Guru Kimia 26 Buku Pegangan Guru IPS 27 Buku Pegangan Guru Ekonomi 28 Buku Pegangan Guru Sosiologi 29 Buku Pegangan Guru Geografi 30 Buku Pegangan Guru Sejarah Budaya 31 Buku Pegangan Guru Tata Negara 32 Buku Pegangan Guru Antropologi 33 Buku Pegangan Guru Teknologi Informasi Komunikasi 34 Buku Pegangan Guru Pendidikan Seni 35 Buku Pegangan Guru Bahasa Asing Lain 36 Buku Pegangan Guru Bimbingan dan Penyuluhan 37 Buku Pegangan Guru Muatan Lokal 38 Buku Pegangan Guru Kerajinan Tengan dan Kesenian 39 Buku Pegangan Guru Kompetensi Keahlian Kejuruan 40 Buku Pegangan Siswa PPKn 41 Buku Pegangan Siswa Pendidikan Agama 42 Buku Pegangan Siswa Bahasa dan Sastra Indonesia 43 Buku Pegangan Siswa Bahasa Inggris 44 Buku Pegangan Siswa Sejarah Nasional dan Umum 45 Buku Pegangan Siswa Pendidikan Jasmani 46 Buku Pegangan Siswa Matematika 47 Buku Pegangan Siswa IPA 48 Buku Pegangan Siswa Fisika 49 Buku Pegangan Siswa Biologi 50 Buku Pegangan Siswa Kimia 51 Buku Pegangan Siswa IPS 52 Buku Pegangan Siswa Ekonomi 53 Buku Pegangan Siswa Sosiologi 54 Buku Pegangan Siswa Geografi 55 Buku Pegangan Siswa Sejarah Budaya Nama (Item) Kode Nama (Item) 56 Buku Pegangan Siswa Tata Negara 111 Alat Peraga Bimbingan dan Penyuluhan 112 Alat Peraga Muatan Lokal 113 Alat Peraga Kerajinan Tengan dan Kesenian 114 Alat Peraga Kompetensi Keahlian Kejuruan 115 Alat Praktik PPKn 116 Alat Praktik Pendidikan Agama 117 Alat Praktik Bahasa dan Sastra Indonesia 118 Alat Praktik Bahasa Inggris 119 Alat Praktik Sejarah Nasional dan Umum 120 Alat Praktik Pendidikan Jasmani 121 Alat Praktik Matematika 122 Alat Praktik IPA 123 Alat Praktik Fisika 124 Alat Praktik Biologi 125 Alat Praktik Kimia 126 Alat Praktik IPS 127 Alat Praktik Ekonomi 128 Alat Praktik Sosiologi 129 Alat Praktik Geografi 130 Alat Praktik Sejarah Budaya 131 Alat Praktik Tata Negara 132 Alat Praktik Antropologi 133 Alat Praktik Teknologi Informasi Komunikasi 134 Alat Praktik Pendidikan Seni 135 Alat Praktik Bahasa Asing Lain 136 Alat Praktik Bimbingan dan Penyuluhan 137 Alat Praktik Muatan Lokal 138 Alat Praktik Kerajinan Tengan dan Kesenian 139 Alat Praktik Kompetensi Keahlian Kejuruan 140 Alat Pendidikan Multimedia PPKn 141 Alat Pendidikan Multimedia Pendidikan Agama 142 Alat Pendidikan Multimedia Bahasa dan Sastra Indonesia 143 Alat Pendidikan Multimedia Bahasa Inggris 144 Alat Pendidikan Multimedia Sejarah Nasional dan Umum 145 Alat Pendidikan Multimedia Pendidikan Jasmani 146 Alat Pendidikan Multimedia Matematika 147 Alat Pendidikan Multimedia IPA 148 Alat Pendidikan Multimedia Fisika 149 Alat Pendidikan Multimedia Biologi 150 Alat Pendidikan Multimedia Kimia 151 Alat Pendidikan Multimedia IPS 152 Alat Pendidikan Multimedia Ekonomi 153 Alat Pendidikan Multimedia Sosiologi 154 Alat Pendidikan Multimedia Geografi 155 Alat Pendidikan Multimedia Sejarah Budaya 156 Alat Pendidikan Multimedia Tata Negara 157 Alat Pendidikan Multimedia Antropologi 158 Alat Pendidikan Multimedia Teknologi Informasi Komunikasi 159 Alat Pendidikan Multimedia Pendidikan Seni 160 Alat Pendidikan Multimedia Bahasa Asing Lain 161 Alat Pendidikan Multimedia Bimbingan dan Penyuluhan 162 Alat Pendidikan Multimedia Muatan Lokal 163 Alat Pendidikan Multimedia Kerajinan Tengan dan Kesenian 164 Alat Pendidikan Multimedia Kompetensi Keahlian Kejuruan 999 Lainnya 57 Buku Pegangan Siswa Antropologi 58 Buku Pegangan Siswa Teknologi Informasi Komunikasi 59 Buku Pegangan Siswa Pendidikan Seni 60 Buku Pegangan Siswa Bahasa Asing Lain 61 Buku Pegangan Siswa Bimbingan dan Penyuluhan 62 Buku Pegangan Siswa Muatan Lokal 63 Buku Pegangan Siswa Kerajinan Tengan dan Kesenian 64 Buku Pegangan Siswa Kompetensi Keahlian Kejuruan 65 Buku Penunjang PPKn 66 Buku Penunjang Pendidikan Agama 67 Buku Penunjang Bahasa dan Sastra Indonesia 68 Buku Penunjang Bahasa Inggris 69 Buku Penunjang Sejarah Nasional dan Umum 70 Buku Penunjang Pendidikan Jasmani 71 Buku Penunjang Matematika 72 Buku Penunjang IPA 73 Buku Penunjang Fisika 74 Buku Penunjang Biologi 75 Buku Penunjang Kimia 76 Buku Penunjang IPS 77 Buku Penunjang Ekonomi 78 Buku Penunjang Sosiologi 79 Buku Penunjang Geografi 80 Buku Penunjang Sejarah Budaya 81 Buku Penunjang Tata Negara 82 Buku Penunjang Antropologi 83 Buku Penunjang Teknologi Informasi Komunikasi 84 Buku Penunjang Pendidikan Seni 85 Buku Penunjang Bahasa Asing Lain 86 Buku Penunjang Bimbingan dan Penyuluhan 87 Buku Penunjang Muatan Lokal 88 Buku Penunjang Kerajinan Tengan dan Kesenian 89 Buku Penunjang Kompetensi Keahlian Kejuruan 90 Alat Peraga PPKn 91 Alat Peraga Pendidikan Agama 92 Alat Peraga Bahasa dan Sastra Indonesia 93 Alat Peraga Bahasa Inggris 94 Alat Peraga Sejarah Nasional dan Umum 95 Alat Peraga Pendidikan Jasmani 96 Alat Peraga Matematika 97 Alat Peraga IPA 98 Alat Peraga Fisika 99 Alat Peraga Biologi 100 Alat Peraga Kimia 101 Alat Peraga IPS 102 Alat Peraga Ekonomi 103 Alat Peraga Sosiologi 104 Alat Peraga Geografi 105 Alat Peraga Sejarah Budaya 106 Alat Peraga Tata Negara 107 Alat Peraga Antropologi 108 Alat Peraga Teknologi Informasi Komunikasi 109 Alat Peraga Pendidikan Seni 110 Alat Peraga Bahasa Asing Lain 5.

Gaji Pokok q Jika Anda Non PNS isilah butir berikut Status Inpassing  sudah  Belum jika sudah inpassing. 4A / . Isilah butir berikut *) Diisi kode angka lihat pedoman F-PTK halaman 7 **) Isilah kode angka sesuai dalam daftar di Petunjuk pengisian format (01 .b) Tugas Tambahan 3. 2) Guru Muda . isikan tahun sertifikasi NRG 5.Formulir BOS-01C FORMULIR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Tanggal: / / : : : NPSN ) 1 : F-PTK 1 IDENTITAS SEKOLAH a Nama Sekolah / Nama Instansi ) 1 b NSS ) 1 c Alamat Sekolah ) 1 2 IDENTITAS PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN a Nama Lengkap b Jenis kelamin c Ijazah Terakhir depan 1) Laki-laki 2) Perempuan 05) SMA Sederajat 06) D1 07) D2 08) D3 09) D4/S1 10) S2 11) S3 belakang Tahun d Gelar Akademik e NIY / NIGK f NUPTK g Tempat. 2A. / (tanggal/bulan/tahun) Jika Jabatan Anda Guru dan Sudah Bersertifikasi.a) Jabatan/ Tugas Pokok 2. SK KGB TMT KGB n Status Aktif Jika 2) 3) 4) Jika 5) 6) 7) 8) Jika 99) o Jabatan 1. kesetaraan golongan TMT Inpassing Angka Kredit Inpassing r s t Isikan Kode Sertifikasi Bidang Studi Kode program keahlian Jika Jabatan Anda Kepala Sekolah Lisensi Kepala Sekolah Keterangan )2 / / / Contoh : 1A. 2A. TMT di Sekolah ini 2. SK Pengangkatan TMT Pengangkatan Sumber Gaji No. Sertifikasi Jabatan . 01) Islam 02) Kristen/ Protestan 03) Katholik 04) Hindu 05) Budha 06) Khong Hu Chu 99) Lainnya 1) Belum Menikah 2) Menikah 3) Janda/Duda / / Jumlah Anak RT RW Kode Pos - No HP 1) PNS 2) PNS Diperbantukan 3) PNS Depag 4) GTY/PTY 5) GTT/PTT Provinsi 6) GTT/PTT Kab/Kota 7) Guru Bantu Pusat 8) Guru Honor Sekolah 9) CPNS 1) pusat 2) provinsi 3) Kab/kota 4) ketua yayasan 5) kepala sekolah 6) komite sekolah 9) lainnya / 1) APBN / 2) APBD Provinsi Tanggal / Bulan/ tahun 3) APBD Kab/kota 4) BOS 5) Komite Sekolah 6) Yayasan 9) Lainnya / Tanggal Mulai Tertanggal Tanggal wafat / / / / / / / / / *) Terhitung Mulai Tanggal KGB (kenaikan gaji berkala) terkahir 1) Aktif 2) Cuti 3) Cuti Diluar Tanggungan Negara 4) Tugas Belajar 5) Pindah 6) Mutasi ke Struktural 7) Berhenti 8)Pensiun 99) Wafat Tanggal Selesai / / *) Terhitung Mulai Tanggal Mengajar di sekolah ini 06)Tenaga Administrasi 07)Kepala Laboratorium 01)Guru 03)Kepala Perpustakaan 04)Tenaga Perpustakaan 05)Kepala Tenaga Administrasi 08)Teknisi Laboratorium 09)Laboran 02)Kepala Sekolah 03)Kepala Perpustakaan 05)Kepala Tenaga Administrasi 06)Tenaga Administrasi 07)Kepala Laboratorium 08)Teknisi Laboratorium 09)Laboran 10)Pengawas 11) wakil kepala sekolah 12)Pembina ekstrakurikuler 13) wali kelas 14) kepala bengkel / / (tanggal/bulan/tahun) *) Tanggal Pengangkatan dengan jabatan sekarang (pada point 2a) Nomor Sertifikat *) Nomor Registrasi Guru 1)Guru Pertama . 4) Guru Utama 1) Belum 2) sudah 3) Sedang Proses Jika sudah. Tgl Lahir h NIK i j k l Agama Status Kawin Nama Ibu Kandung Alamat tempat tinggal Alamat Rumah (Sesuai KTP) Kelurahan / Desa Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi No Telpon Rumah Email *) wajib diisi dan valid m Status Kepegawaian Diangkat oleh No. 3C. TMT Golongan 5. TMT PNS 3. Jabatan Fungsional p Jika Anda PNS isilah butir berikut 1. Pangkat/Golongan 4. 4A / dalam rupiah (tanggal/bulan/tahun) contoh 2 5 0 0 0 0 0 Contoh : 1A. TMT Jabatan 4. 3C. NIP 2.46) 1) Belum 2) Sudah Diisi dengan tanda silang (X) dan dapat dipilih lebih dari satu Jika Jabatan Anda Teknisi Laboratorium atau Laboran dan memiliki program keahlian 65 65 . 3) Guru Madya .

1 2 3 4 5 6 6 No. 1 2 7 No. kolom Status dan TMT. 4 5 6 MENGAJAR DI SEKOLAH/LEMBAGA PENDIDIKAN SAAT INI (KHUSUS PENDIDIK/GURU) NPSN dan Nama Sekolah Sekolah Rombel Induk Status dan TMT Kode Mata Pelajaran 1 Jam Jam Jam Jam Kode Mata Pelajaran 2 Jam Jam Jam Jam Rombel Kode Mata Jumlah Jam Mengajar Pelajaran     keterangan:Kolom Sekolah Induk hanya boleh dipilih salah satu dengan tanda silang (X). Kpd isi dengan tanda silang (X) jika jurusan kependidikan IPK   keterangan: Pendidikan yang sedang ditempuh diisi jika masih status kuliah aktif 8 No 1 2 3 4 keterangan: Kode Mata pelajaran lihat pedoman pengisian RIWAYAT MENGAJAR SEBELUMNYA NPSN Sekolah Nama Sekolah Masa Tugas Dari Tahun Sampai Kode Mata Jumlah Pelajaran Jam 9 No 1 2 3 4 Nama Instansi Dari thn RIWAYAT PEKERJAAN (NON GURU) Masa Tugas s. status pada baris pertama disikan pilihan angka: 1) PNS 2) PNS Diperbantukan 3) PNS Depag 4) GTY/PTY 5) GTT/PTT Provinsi 6) GTT/PTT Kab/Kota 7) Guru Bantu Pusat 8) Guru Honor Sekolah.3 No. Kolom Kode Mata Pelajaran 1 atau 2 pada baris pertama diisikan kode pada pedoman pengisian dan Jam pada baris kedua yaitu Jumlah jam mengajar 5 No.d. 1 2 3 4 No. 9. Pekerjaan/Jabatan Beri Tanda jk msh aktif     66 66 . 1 2 3 keterangan: Contoh pendidikan non formal : kursus RIWAYAT PENDIDIKAN FORMAL Satuan Pendidikan Formal Fakultas Jurusan/Prodi Kpd       PENDIDIKAN YANG SEDANG DI TEMPUH (JIKA SEKARANG MASIH KULIAH) Satuan Pendidikan Formal Fakultas Jurusan/Prodi Kpd   RIWAYAT PENDIDIKAN NON FORMAL Lembaga Pendidikan/Instansi Bidang Studi Tingkat Tahun Masuk Lulus Jenjang Tahun Masuk Stats Smstr kuliah Jenjang Tahun Masuk Lulus Smstr IPK ` ket: pndidikan formal dari yang terendah ke tertinggi. 1-1. Kolom Rombel diisikan sesuai dengan rombel yang dimiliki sekolah tsb Contoh: VIII-A. 1 2 3 4 MENGAJAR PADA SEKOLAH INI Rombel Kode Mata Jumlah Jam Mengajar Pelajaran No.I. Satuan Pendidikan Formal dimulai jenjang SD. dan TMT disikan pada baris kedua yaitu TMT disekolah tersebut.

Nama Suami/Istri Pekerjaan Anak Nama NISN : : 1. kolom status anak isikan dengan 1) untuk anak kandung dan 2) untuk anak tidak kandung 13 No. Organisasi Profesi lainnya) Organisasi Jabatan Bidang Studi/Bidang Tugas Tahun PENGHARGAAN (CONTOH SATYA LENCANA) Tahun Instansi yang Memberikan Tingkat KESEJAHTERAAN DAN PERLINDUNGAN (ASURANSI. MGMP. KESEHATAN. AKTAS. 1 2 3 15 No. KKKS.10 No 1 2 3 4 5 7 11 No 1 2 3 4 12 a. b. ATPUSI. 1 2 3 16 No. NON PNS No SK Tanggal SK Tgl RIWAYAT KEPANGKATAN No SK Tanggal SK Tgl bulan tahun Gol/ru ang masa kerja golongan (berapa tahun) RIWAYAT GAJI BERKALA TMT KGB Tgl bulan tahun bulan tahun Masa Kerja (tahun) KELUARGA 2. 1 2 3 4 14 No. KKPS. APSI. DLL) Penyelenggara Dari Tahun Sampai Tahun Masih Aktif   BEASISWA Penyelenggara Dari Tahun Sampai Tahun menerima Masih    67 67 . 1 2 17 No. 1 2 3 Jenis Jenis Jenis Judul KARYA TULIS Tahun Pembuatan Publikasi Keterangan PENGEMBANGAN PROFESI (KKG. PNS Status Anak NIP Jenjang Sklh Tahun Masuk Sekolah Tempat lahir / / / Tanggal Lahir / / / keterangan: Daftar anak diisi hanya untuk yang masih dalam usia sekolah.

18 No.. Sertifikat Las dll) Nama Test/Uji Bahasa/Keahlian Penyelenggara Tahun Skor INFORMASI TUNJANGAN Sumber Dana Dari Tahun Sampai Tahun Nominal LAIN-LAIN (CATATAN) Yang bertanda tangan dibawah ini bertanggung jawab secara hukum terhadap kebenaran data yang tercantum. TOEIC.………………………. 1 2 3 b. 1 2 3 23 No 1 2 24 Jenis Tunjangan Instansi Jenis Diklat Peran Jenis Diklat Peran Jenis Studi Banding Jenis Judul PENULISAN BUKU Tahun Penerbit WORKSHOP/SEMINAR/LOKAKARYA Tahun Peran Penyelenggara STUDI BANDING Penyelenggara Tahun Sumber Dana Tujuan (Tempat) DIKLAT Tahun Pola Penyelenggara Tingkatan Bid Studi Tahun Pola Penyelenggara Tingkatan Bid Studi TES KEBAHASAAN/UJI SERTIFIKASI KEAHLIAN (Contoh : TOEFL. UKBI. Dalam Negeri No. 1 2 22 No. 1 2 3 20 No.201… (……………………………………………………) (……………………………………………………) 68 68 . Luar Negeri No. )* Dibubuhi cap/stempel sekolah atau Instansi Pendidik / Tenaga Kependidikan ………………………. 1 2 3 19 No. 1 2 3 21 a. Mengetahui: Kepala Sekolah / Instansi atau atas nama Kab/Kota………………………………….

lengkapi data yang masih kosong di pendataan sebelumnya. yang bersangkutan dan diketahui oleh kepala sekolah dengan cara membubuhkan tandatangan kepala sekolah dan di cap/stempel sekolah sebagai 3. 1. Nama sekolah diisi sesuai dengan SK Pendirian Sekolah dan perubahan b. Jika sudah pernah mengisi formulir 2012.PEDOMAN PENGISIAN FORMULIR PENDIDIK & TENAGA KEPENDIDIKAN (F-PTK) DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR  Pedoman Umum 1. lengkapi data yang berwarna gelap (abu-abu) saja dan updating data jika ada perubahan untuk di inputkan ke  Pedoman Khusus Tanggal diisi pada saat pengisian formulir F-PTK dengan format tanggal (2 digit)/ bulan (2 digit)/tahun (4 digit). Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan. dalam aplikasi pendataan dikdas. jika ada pemalsuan data maka menjadi tanggungjawab PTK yang bersangkutan atas konsekwensinya. Formulir ini merupakan updating formulir pendataan tahun 2012. kab/kota. Formulir Pendidik dan Tenaga Kependidikan (F-PTK) diisi oleh masing-masing individu PTK dan bertanggungjawab sepenuhnya terhadap kebenaran isi formulir. NPSN diisi sesuai dengan nomor yang ditetapkan oleh 69 69 . Kolom Isian berwarna gelap (abu-abu) merupakan variabel tambahan di tahun 2013 yang perlu dilengkapi. 2. nomenklatur yang sudah resmi. Nomor Statistik Sekolah (NSS) diisi dengan nomor yang diberikan dari dinas c. Identitas Sekolah a. Selanjutnya dibubuhkan tandatangan PTK bukti otentik keabsahan dan kebenaran data. Alamat sekolah cukup jelas.

tanggal lahir cukup jelas. m. Nomor KGB (Kenaikan Gaji Berkala) terakhir. ii. Identitas Pendidik Dan Tenaga Kependidikan a. 05. 03. iv. dan ditulis semua jika tidak linier . 2. Jika cuti. e. 05.3. j. di sekolah tersebut. i. 08. Gelar akademis maupun b. Status kepegawaian diisi sesuai pilihan 1. Jika wafat (diisikan tanggal wafatnya). 10. g. Tugas Tambahan selain tugas pokok diatas diisikan sesuai pilihan. 11 tahun diisi d. h.id. 5. 04. status sosial seperti H. v. TMT KGB terhitung mulai tanggal KGB terakhir. 7. 03. Gelar akademik belakang cukup ditulis gelar pendidikan yang terakhir jika linier. 7. c. yang sudah memiliki. iii.2. 07. iii. Diangkat oleh pada status kepegawaian di atas. Hj. n. Tempat. 06. tidak perlu dituliskan. 04. 6. Jabatan diisi sesuai dengan SK yang diperoleh. 06. k. ii. 07. Ijazah terakhir sesuai dengan pilihan 05.go. 8 atau 99. Nama lengkap diisi sesuai dengan nama di ijasah. 08. Status aktif diisi sesuai pilihan 1. Status kawin diisi sesuai pilihan 1. Jenis kelamin diisi sesuai pilihan 1 untuk laki-laki atau 2 untuk perempuan. Jika pindah (diisikan tanggal pindahnya). 2. Nama ibu kandung diisi sesuai nama gadis ibu kandung. 2 atau 3. 08. Alamat tempat tinggal cukup jelas. NUPTK diisi bagi yang sudah memiliki dan harus valid. tahun kelulusan sesuai di ijasah. l. 4. 4. . periksa kebenaran data NUPTK di p2tkdikdas. 3. i. mulai dan tanggal selesainya. 02. i. NIK (Nomor Induk Kependudukan) diisi sesuai dengan NIK yang tertera pada KTP. 8. Nomor SK. 02. TMT Pengangkatan cukup jelas. 06 atau 99. NIY (Nomor Induk Yayasan)/NIGK (Nomor Induk Guru Kab/Kota) diisi bagi f. Agama diisi sesuai pilihan 01. Sumber gaji cukup jelas. TMT di sekolah ini diisi sesuai dengan SK pengangkatan pertama bekerja Jabatan/tugas pokok diisi sesuai pilihan 01. 09 70 70 iii. cuti diluar tanggungan negara dan tugas belajar diisikan tanggal o. 5. i. 6. atau 10.kemdikbud. ii.

NRG (Nomor Registrasi Guru) di tuliskan sesuai yang tertera di sertifikat. 3. Sekolah induk diisi dengan menggunakan tanda silang (X) dan hanya dapat pada baris atas sesuai dengan NPSN sekolah tersebut jika sudah memiliki. TMT inpassing cukup jelas. Status inpassing bagi guru swasta diisikan dengan tanda cheklist. Tahun dan nomor sertifikat cukup jelas. terakhir. Lisensi kepala sekolah diisi sesuai pilihan 1 atau 2. Butir ini hanya diisi oleh PTK yang berstatus kepala sekolah. laboran yang memiliki program keahlian. b. vii. NIP diisi sesuai dengan Nomor Induk Pegawai terbaru (18 digit). ii. Butir ini diisi hanya PTK yang berstatus sebagai PNS iii. Kolom kode mata pelajaran kode sesuai dengan tabel referensi bidang (Khusus 4. Butir ini hanya diisi oleh PTK yang berstatus teknisi laboratorium atau t. 2 atau 3 . Angka kredit inpassing akumulasi. Mengajar Pada Sekolah Ini a. i. p. i.iv. untuk NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional) diisi untuk Nama sekolah diisi pada baris bawah. q. i. s. Masing-masing nomor diisi dua baris. Pangkat/golongan cukup jelas. v. iv. NPSN dan Nama Sekolah. Kode sertifikasi sesuai dengan tabel referensi program keahlian. TMT jabatan diisikan sesuai dengan tanggal mulai menjabat di butir o. Kode sertifikasi mengacu pada kode sertifikasi yang dikeluarkan Direktorat P2TK Dikdas tentang sertifikasi. Kolom Jumlah jam mengajar dalam 1 minggu mengajar di rombel tersebut Di Sekolah/Lembaga Pendidikan Saat Ini Pendidik/Guru) studi/mata pelajaran b. dipilih satu. ii. Kolom Rombel diisi dengan kode yang diberikan dari standarisasi tata usaha c. i. Mengajar a. TMT PNS diisi sesuai dengan SK Pengangkatan pertama menjadi PNS. TMT Golongan diisi sesuai dengan SK kenaikan pangkat/golongan r. vi. 71 71 . Sertifikasi jabatan diisi sesuai pilihan 1.

bagi 72 72 . d. Kolom Fakultas hanya diisi untuk pendidikan tinggi. c. Rombel diisi sesuai dengan rombel yang dimiliki oleh sekolah tersebut d. d. 5. PTK yang masih bersekolah maka abaikan tahun lulus. 9. Kolom Satuan Pendidikan Formal diisi dengan bentuk pendidikan contoh: SD. Kolom Tahun Masuk diisi sesuai dengan tahun masuk pendidikan tersebut. 4. untuk TMT diisi sejak pertama kali mengajar pada sekolah pelajaran pada baris atas. b.I. jika jenjang pendidikan SD. contoh: VIII-8. S1. D3. f. b.c. Kolom Tahun Masuk diisi sesuai dengan tahun masuk pendidikan tersebut. Kolom Tahun Lulus diisi sesuai dengan tahun lulus pendidikan tersebut. PT. c. a. 3. Jurusan/Prodi. SMP. a. tersebut. dan jumlah jam ajar pada baris bawah. e. 2. Pendidikan Yang Sedang Ditempuh (diisi jika sekarang masih kuliah aktif) Cukup jelas. Kolom Tahun Lulus diisi sesuai dengan tahun lulus pendidikan tersebut. S3. Kolom Jenjang diisi dengan jenjang Jurusan/Prodi contoh: D1. Kolom Lembaga Pendidikan/Instansi cukup jelas. e. untuk Status diisi pada baris atas sesuai pilihan 1. Tingkat cukup jelas. D2. Bidang Studi cukup jelas. 7. Kolom Kpd diisi dengan tanda silang (X) jika jurusan kependidikan. SMP abaikan e. 6. Status dan TMT. 6. S2. Kolom Jurusan Prodi cukup jelas. Kode mata pelajaran 1 dan 2 lihat pada kode referensi bidang studi/mata 5. Riwayat Pendidikan Formal Pendidikan formal diisi dari yang terendah sampai ke yang tertinggi dan dimulai sejak jenjang Sekolah Dasar (SD). 7 atau 8. 1-1. Riwayat Pendidikan Non Formal Pendidikan non Formal pendidikan yang tidak terkait dengan formal contoh: Kursus. bagi PTK yang masih bersekolah maka abaikan tahun lulus. g. SMA.

b. d. Kolom Masa Tugas Sampai cukup jelas. iii. atau TNI/Polri dan lainnya. Riwayat Gaji Berkala Cukup jelas. Riwayat Mengajar Sebelumnya a.8. f. c. 10. Kolom NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional) diisi pada baris atas sesuai c. Nama Suami/Istri cukup jelas. pegawai swasta. a. Anak diisikan dengan tiga anak pertama pada usia sekolah (4-23 tahun). Kolom Kode mata pelajaran lihat pada kode referensi bidang studi/mata 9. 11. dengan NPSN sekolah tersebut jika sudah memiliki. Kolom Masa Tugas Dari Tahun cukup jelas. i. terbaru (18 digit) suami/istri. Riwayat Kepangkatan Cukup jelas. e. Pekerjaan diisi sesuai dengan pilihan 1 atau 2. Kolom Tempat Lahir cukup jelas. kepala sekolah. Keluarga b. Kolom Nama Sekolah cukup jelas. a. ii. Kolom Status Anak diisi sesuai pilihan 1 untuk anak kandung atau 2 iv. abaikan jika belum memiliki. jika memilih 2 sebutkan NIP c. oleh Kemdikbud. Kolom Masa Tugas cukup jelas. Kolom Nama Instansi cukup jelas. Kolom Nama diisi sesuai dengan nama yang terdaftar pada sekolah. b. pelajaran. Riwayat Pekerjaan (Non Guru) Riwayat pekerjaan diisi dengan pekerjaan sebelum menjadi guru misal: sebelum menjadi guru menjadi tenaga administasi. untuk anak tidak kandung. Kolom Jumlah jam cukup jelas. Kolom Beri Tanda jk msh aktif diisi dengan tanda silang (X). Kolom Pekerjaan/Jabatan cukup jelas. Kolom NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) diisi sesuai yang diberikan 73 73 . 12. d.

dari pemerintah maupun swasta. Karya tulis diisi jika PTK pernah membuat karya tulis yang disahkan oleh a.vi. Publikasi cukup jelas. a. Kolom Tanggal Lahir cukup jelas. organisasi tersebut. b. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai b. Kolom tahun diisi pada tahun sekarang jika anda masih aktif dalam organisasi tersebut. SMK. Kolom Jabatan diisi sesuai dengan posisi pada struktur organisasi profesi d. c. SMP. SD. pejabat yang berwenang. Tahun Pembuatan cukup jelas. Kolom Jenjang Sekolah diisi dengan Bentuk Pendidikan contoh: TK. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan terakhir. c. profesi PTK. Pengembangan Profesi d. Kolom bidang studi/bidang cukup jelas. Kolom Tahun Masuk Sekolah cukup jelas. Kolom jenis cukup jelas. PT. Kolom keterangan cukup jelas. a. SMA. Pengembangan profesi diisi oleh PTK yang terdaftar pada Organisasi Profesi. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama b. v. Kolom tahun cukup jelas. Kolom instansi yang memberikan cukup jelas. Kolom tingkat cukup jelas. Penghargaan Penghargaan diisi oleh PTK bagi yang pernah mendapatkan penghargaan baik sampai dengan terakhir. Karya Tulis vii. c. Kolom Organisasi yang dimaksud adalah organisasi yang berkaitan denga tersebut. 13. dengan terakhir. jika anda sudah tidak aktif isikan tahun keluar di 15. 74 74 . d. Kolom Judul cukup jelas. 14.

Beasiswa a. a. nasional. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan terakhir. jika masih Penulisan buku diisi oleh PTK yang pernah menulis buku sampai buku pertama sampai dengan terakhir. d. Diisi berdasarkan urutan dari tahun b. Kolom penyelenggara cukup jelas. 75 75 . Kolom dari tahun diisi ketika mulai awal terdaftar. padasaat kesejahteraan tersebut. d. tersebut diterbitkan/dipublikasikan. tahun diisi c. 19. Kolom jenis diisi dengan sesuai tingkatan wilayah misal seminar lokal. Kolom masih aktif diisi dengan tanda silang (X). internasional. Kesejahteraan Dan Perlindungan Kesejahteraan dan perlindungan diisi oleh PTK yang pernah atau masih pertama sampai dengan terakhir. Beasiswa diisi oleh PTK yang pernah atau masih mendapatkan beasiswa. e. berakhirnya perlindungan/ 17. c. Kolom Judul cukup jelas.16. Kolom tahun adalah tahun penerbtan buku. menerima abaikan. Kolom Dari tahun adalah tahun pertama mendapatkan beasiswa. Kolom sampai memiliki perlindungan/kesejahteraan. Kolom jenis cukup jelas. 18. c. Penulisan Buku e. Kolom Penyelenggara adalah instansi yang memberikan beasiswa tersebut. jika masih terdaftar abaikan. Kolom masih menerima diberi tanda silang (X). a. Kolom jenis cukup jelas. b. Workshop/Seminar/Lokakarya Workshop/seminar diisi oleh PTK yang pernah menulis mengikuti workshop/ seminar/lokakarya. a. Diisi berdasarkan urutan dari tahun b. Kolom Penerbit cukup jelas. Kolom Sampai tahun adalah berakhirnya pemberian beasiswa. daerah. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan terakhir.

21. Kolom penyelenggara cukup jelas. play b. Kolom jenis tunjangan misal tunjangan anak/istri/suami. d. Kolom pola diisi jumlah jam diklat. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan terakhir. Kolom penyelenggara diisi berdasarkan instansi yang menyelenggarakan e. a. menengah atau lanjut. Kolom bidang studi diisi sesuai tabel referensi bidang studi/mata pelajaran. Diklat Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan terakhir Diklat diisi oleh PTK yang pernah mengikuti kegiatan diklat baik swasta dengan terakhir maupun pemerintah. diklat tersebut. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan a. Kolom instansi yaitu instansi yang memberikan tunjangan. Kolom bahasa/keahlian cukup jelas.b. yaitu tingkat dasar. 20. e. 23. nara sumber dan lain-lain. Studi Banding misal: peserta. Kolom Tahun cukup jelas. kepegawaian. d. Studi banding diisi oleh PTK yang pernah mengikuti kegiatan studi banding. c. a. terakhir. dan lain-lain. b. Informasi tunjangan diisi oleh PTK yang mendapatkan tunjangan. Kolom jenis diklat diisi berdasarkan judul diklat. Tes Bahasa/Uji Sertifikasi Keahlian f. Kolom Tahun diisi tahun penyelenggaraan diklat. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai therapy. Kolom Tingkatan diisi dengan jenjang pendidikan. 22. misal: diklat PAKEM. Informasi Tunjangan 76 76 . ketua panitia. c. Peran diisi posisi PTK ketika mengikuti workhop/seminar/lokakarya. Tes bahasa/ uji sertifikasi diisi oleh PTK yang pernah mengikutites bahasa/uji sertifikasi. b. Kolom Skor atau nilai hasil ujian/tes cukup jelas. Kolom nama tes/uji cukup jelas.

Tabel referensi bidang studi/mata pelajaran (jika belum tercantum. Kolom nominal adalah besaran tunjangan yang diterima.c. Lain-Lain (Catatan) Kependidikan. e. f. terkait dengan data Pendidik dan Tenaga Kode Referensi PTK 1. Kolom dari tahun cukup jelas. No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Mata Pelajaran / Guru Kelas Kode No Mata Pelajaran / Guru Kelas Kode 100 190 184 187 210 214 215 207 204 167 160 77 77 Guru Kelas PAUD Guru Kelas SDLB Guru Kelas SD/MI 020 19 Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) 027 20 Biologi 800 21 Fisika 127 130 134 137 140 143 217 22 Kimia Pendidikan Agama Islam Pendidikan Agama Katholik Pendidikan Agama Kristen Pendidikan Agama Hindu Pendidikan Agama Budha Pendidikan Agama Konghucu 23 Ekonomi 24 Sosiologi 26 Geografi 27 Sejarah 25 Antropologi 10 Seni Budaya 11 Pendidikan Jasmani 29 BahasaJerman dan Kesehatan 220 28 Bahasa Arab . dan d. Kolom Sumber dana misal: pemerintah. atau di abaikan jika masih menerima tunjangan. lain-lain. bantuan. Diisi jika ada hal-hal penting. lihat kode bidang studi dalam buku pedoman sertifikasi guru dalam jabatan Tahun 2011). Kolom sampai tahun diisi jika masa penerimaan tunjangan sudah selesai 24. pinjaman luar negeri.

Tabel referensi Keahlian Laboratorium Kode 01 02 03 05 06 Keahlian Laboratorium Laboratorium IPA Laboratorium Fisika Kode 30 34 35 36 99 Keahlian Laboratorium Seni Rupa Tata Boga Lainnya 18 Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 35 BimbingandanKonseling(Konselor) 810 Laboratorium Biologi Laboratorium Bahasa Laboratorium Komputer Tata Kecantikan Tata Busana 78 78 .No Mata Pelajaran / Guru Kelas Kode No Mata Pelajaran / Guru Kelas Kode 164 170 174 330 331 12 Bahasa Inggris 14 Matematika 13 Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) 15 BahasaIndonesia Teknologi 16 Informasi dan Komunikasi (TIK) 17 Keterampilan 157 30 BahasaPerancis 154 31 BahasaJepang 156 180 32 BahasaMandarin 224 34 Kewirausahaan 227 097 KeterampilanKomputerdan 33 PengelolaanInformasi(KKPI) 2.

............. 1..... 1.REKAPITULASI NAMA DAN NOMOR REKENING SEKOLAH PENERIMA DANA BOS Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Kab/Kota Dikirim ke Tim Manajemen BOS Provinsi FORMAT BOS-02 Kabupaten/Kota Provinsi Bank Cabang Nomor Rekening Nama Rekening (Nama Lembaga tdk boleh Rekening Pribadi) : ........... 1.... No NSS Nama Sekolah Penandatangan (2 orang) 1 2 3 4 5 6 dst................................ : ..... 1.......................... 2......... 1..... 2.................... 2.... ………………………………… NIP 79 79 ... 2........... 2..... 1.......... Manajer BOS Kab/Kota ........... 2......

....Formulir BOS-03 CONTOH RENCANA PENGGUNAAN DANA BOS PERIODE .......) Kepala Sekolah (......... Jumlah Siswa :.... siswa Jumlah Dana BOS : Rp . Rencana Penggunaan Dana BOS di Sekolah No Komponen Jumlah Dana (Rp) Total Ketua Komite Sekolah (..........) Bendahara (.) 80 80 .................................................... s/d ...................................

.) Bendahara (...... A.....................................) 81 81 .......... Pembelian Barang/Jasa Barang/Jasa yang dibeli Tanggal/ Bulan Nama Toko/ Penyedia Jasa Jumlah (Rp) No Ketua Komite Sekolah (...Formulir BOS-04 CONTOH LAPORAN PENGGUNAAN DANA BOS PERIODE ................. s/d ...) Kepala Sekolah (. Pengeluaran No Jenis Pengeluaran Tanggal/Bulan Jumlah (Rp) B......................

Formulir BOS-05 Spanduk MENYELENGGARAKAN PENDIDIKAN BEBAS PUNGUTAN BAGI SELURUH SISWA DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL LOGO PROV DINAS PENDIDIKAN PROVINSI LOGO KAB DINAS PENDIDIKAN KAB/KOTA NAMA SD/SMP NEGERI MEMBEBASKAN PUNGUTAN BAGI SISWA MISKIN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL LOGO PROV DINAS PENDIDIKAN PROVINSI LOGO KAB DINAS PENDIDIKAN KAB/KOTA NAMA SD/SMP NEGERI (RSBI/SBI) MEMBEBASKAN PUNGUTAN BAGI SISWA MISKIN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL LOGO PROV DINAS PENDIDIKAN PROVINSI LOGO KAB DINAS PENDIDIKAN KAB/KOTA NAMA SD/SMP SWASTA 82 82 .

Desa/Keluarahan : c. Provinsi : 4. Keputusan/Rekomendasi: 9. Pelaksanaan Keputusan 83 83 . Tanggal Penyelidikan Dilakukan 6.Formulir BOS-6A LEMBAR PENCATATAN PENGADUAN MASYARAKAT 1. Kabupaten/Kota d. Identitas Pengadu b. Tanggal Terima Pengaduan 3. Uraian Pengaduan: 5. Penyelidik : 7. Temuan: : 8. RT/RW/Dusun : : : b. Lokasi Kejadian a. Alamat a. Nama : : 2.

20__ 84 84 .10. Dokumen yang diterima: keputusan : Melaporkan: UPM Prov/Kab/Kota/Sekolah. Tanggal pemberitahuan kepada Pengadu tentang keputusan/dan pelaksanaan 11.

20__ 85 85 . Penerima Pertanyaan/Saran 5. Tanggal Penerimaan Pertanyaan/Saran 3.Formulir BOS-06B LEMBAR PENCATATAN PERTANYAAN/KRITIK/SARAN 1. Nama b. Identitas Penanya/Pemberi Saran a. Uraian Pertanyaan/Saran: : 4. Alamat : : 2. Tindak Lanjut Saran: : Melaporkan: UPM Prov/Kab/Kota/Sekolah.

4 2.2 1.2 2......4 5 5.3 2..7 1. NIP.1 2...1 1...5 1. Kode 6 1 1. Urut 1 I II No.1 4.2 2..... …………………….. Belanja ..1 3.3 4.8 2 2.2 3... Urut 5 I No...... 86 86 . Jumlah 8 No..3 Uraian 7 PROGRAM SEKOLAH Pengembangan Kompetensi Lulusan Pengembangan standar isi Pengembangan standar proses Pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan Pengembangan sarana dan prasarana sekolah Pengembangan standar pengelolaan Pengembangan standar pembiayaan Pengembangan dan implementasi sistem penilaian BELANJA LAINNYA Belanja . Kepala sekolah Jumlah Pengeluaran Bendahara/Penanggungjawab kegiatan ……………………..6 1.Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi : : : : PENERIMAAN RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS) TAHUN AJARAN …...1 2... .......... Formulir BOS-K1 Diisi oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS KabKota PENGELUARAN/BELANJA Jumlah 4 No. Belanja ...3 4 4. Kode 2 1 2 2....2 Uraian 3 SISA TAHUN LALU PENDAPATAN RUTIN Gaji PNS Gaji Pegawai Tidak Tetap Belanja Barang dan Jasa Belanja Pemeliharaan Belanja lain-lain* BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) BOS Pusat BOS Provinsi BOS Kabupaten/Kota BANTUAN Dana dekonsentrasi Dana Tugas Pembantuan Dana Alokasi Khusus Lain-lain (bantuan luar negeri/hibah)* SUMBER PENDAPATAN LAINNYA III II IV V Jumlah Penerimaan * Sebutkan jika ada Mengetahui...3 1......... Ketua Komite Sekolah Menyetujui.4 1..... .1 5...5 3 3..2 4.. NIP. …………………….

... ……………………..... NIP... Urut 1 No.RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS) TAHUN AJARAN …. Menyetujui............. 87 87 .. NIP. Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi Triwulan : : : : : Formulir BOS-K2 Diisi oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS KabKota Sumber dana : BOS Uraian 3 I 5 Triwulan II 6 III 7 IV 8 No... Kode 2 Jumlah (dalam Rp) 4 Mengetahui. ……………………... ... ... Kepala sekolah Bendahara/Penanggungjawab kegiatan Ketua Komite Sekolah ……………………..

88 88 BUKU KAS UMUM Formulir BOS-K3 Diisi oleh Bendahara Disimpan di sekolah Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten Provinsi Saldo 7 : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… Tanggal 3 4 5 6 No. Bukti Uraian 1 2 Penerimaan (Debit) Pengeluaran (Kredit) Mengetahui Kepala Sekolah Bendahara ( …………………………… ) NIP ( …………………………… ) NIP . Kode No.

Kode No. Bendahara ( …………………………… ) NIP ( …………………………… ) NIP 89 89 . ……… 20….BUKU PEMBANTU KAS Bulan : Formulir BOS-K4 Diisi oleh Bendahara/Guru Disimpan di sekolah : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… Uraian 4 5 Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten Provinsi Penerimaan (Debit) 6 Tanggal No. Bukti Pengeluaran (Kredit) Saldo 7 1 2 3 Mengetahui Kepala Sekolah …….

Kode No. ……… 20….90 90 BUKU PEMBANTU BANK Formulir BOS-K5 Diisi oleh Bendahara/Guru Disimpan di sekolah Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten Provinsi Uraian 4 5 6 Bulan: : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… Penerimaan (Debit) Pengeluaran (Kredit) Saldo 7 Tanggal No. Bendahara/Guru ( …………………………… ) NIP ( …………………………… ) NIP . Bukti 1 2 3 Mengetahui Kepala Sekolah …….

Bukti Saldo 11 1 2 3 Penerimaan (Debit) PPh 21 PPh 22 6 7 Pengeluaran (Kredit) 10 Mengetahui Kepala Sekolah Bendahara Sekolah …………………………….. NIP ……………………………..BUKU PEMBANTU PAJAK Bulan : Formulir BOS-K6 Diisi oleh Bendahara Disimpan di sekolah Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten Provinsi Uraian 4 PPN 5 PPh 23 8 : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… Tanggal No. Kode No. NIP 91 91 .

. dst Pengembangan sarana dan prasarana sekolah Pengadaan.......1 5...1.3.1...1...1 3. dst Program Ekstrakurikuler Penyusunan Program Ekstrakurikuler Pelaksanaan Ekstrakuriler Kepramukaan .2..... Daya dan Jasa Konsumsi Guru / Pegawai Konsumsi Tamu .....1.1....... Program Kesiswaan : Penyusunan Program Kesiswaan Pelaksanaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) ...1 6. 5... Kode 1 Penerimaan Penggunaan Dana : I 1 1..2..3 1..1 2.. Kecamatan Pelaksanaan Uji Coba UASBN/UN Tk........... dst Pemeliharaan dan Perbaikan Gedung : Ruang kelas Ruang laboratorium ....) Nama Sekolah Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi No.1 3.2...( Triwulan ke ….1..2 6... 6 6.1 6.2 6. 6...2 6. Mata Pelajaran Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah ...4 2..... 4......2 5..4..1.2 4.. Monitoring dan Evaluasi Supervisi Akademik .2...1 4..1 6.... 3.2 6.2.1 3.. 2 2..1 3.......3 2....2.1 5...3 5..3 3..2 3........2........1 1.2 5..2 4....2 3... dst : : : : Formulir BOS-K7 Diisi oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS KabKota Penggunaan dana per sumber dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Bantuan Sumber Pendapatan Pusat Provinsi Kab/Kota Lainnya Lain 4 Uraian Kegiatan 2 Jumlah 3 Rutin 92 92 ... dst Kegiatan Hubungan Masyarakat Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Penyusunan Leaflet .1 4.....3.2 3.3..1.2 5....1 4... dst Pengembangan standar isi Penyusunan Pembagian Tugas Guru dan Jadwal Pelajaran Penyusunan Program Tahunan Penyusunan Program Semester Penyusunan Silabus .. Program Sekolah Pengembangan Kompetensi Lulusan Penyusunan Kompetensi Ketuntasan Minimal Penyusunan Kriteria Kenaikan Kelas Pelaksanaan Uji Coba UASBN/UN Tk. 7 7..3....1....... dst Pengembangan standar proses Kegiatan Pengelolaan Kegiatan Belajar Mengajar : Pengadaan Sarana Penunjang KBM (ATK KBM) Pengadaan Alat Pembelajaran (seluruh mapel termasuk OR) ....4 6....1...4.REALISASI PENGGUNAAN DANA TIAP JENIS ANGGARAN TAHUN AJARAN …………... dst Pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan Pembinaan Guru di Gugus : Peningkatan Kualitas Guru Kelas. Kota ....3.2 7.1...1 7. dst Pembinaan Tenaga Kependidikan : Pembinaan Tenaga Ketatausahaan Pembinaan Tenaga Perpustakaan . 3....3. PERIODE TANGGAL : …………………... dst Pengembangan standar pembiayaan Kegiatan Rumah Tangga Sekolah..1 7...2 2. 4 4.3..2. 3 3... Monitoring dan Evaluasi Penyusunan Program Supervisi..2 4...2.....1 6.. dst Kegiatan Supervisi.. dst Pengembangan standar pengelolaan Kegiatan Pengembangan Manajemen Sekolah Penyusunan Visi dan Misi Penyusunan Profil Sekolah .2 5... dst.2 3..1 5....... s/d …………………….. Pemeliharaan dan Perawatan Alat Kantor/Inventaris Sekolah : Mesin Tik Stensil/ Mesin Pengganda ... 5 5. 6...2 1.1 6....1 5........4 1.1...3.2...1..3 6. 6.3. 5...... dst Pengadaan dan Perawatan Meubelair : Meja Kursi Murid Meja Kursi guru .2 6. dst Kegiatan Pengelolaan Perkantoran Penyusunan Program Ketatausahaan Pengadaan sarana Pendukung Perkantoran .1.4.2.1.2....

.. 8.......3 Ulangan Akhir Semester 8.No.. . Bendahara 2 2.....5 8.6...3.6.1..... 93 93 .1.........2 2.II Mengetahui Kepala Sekolah ...... dst Sub total Penggunaan Dana Penggunaan Dana Lainnya Belanja ...... dst Inovasi Model Penilaian Workshop IHT Pelatihan Study banding . Sub total Penggunaan Dana Lainnya Total Penggunaan Dana ( II = 1 + 2 ) SISA DANA = I ... Belanja ....5....4..2... dst Tindak lanjut hasil Penilaian Analisis Remedial Pengayaan Penilaian lainnya Portofolio Proyek Penugasan . dst 8.3....1 8..........1 8...20.1 8.....4..3....2 8.....3 8.1 8.. dst Pelaksanaan penilaian Ulangan Harian Ulangan Tengah Semester Ulangan Akhir Semester Ulangan Kenaikan Kelas .6..5.2 8. 8. ..3 8....3........2.1 Ulangan Harian 8..2.2.........1 Penyusunan kisi-kisi : 8..3 8..2 8..4 8...2 8.2 8..3. …………………………… NIP..3 8..5..1..4 8..6.1 8..5 Penyusunan Soal Ulangan Harian Ulangan Tengah Semester Ulangan Akhir Semester ....5..2 8.. Kode 1 Penerimaan Penggunaan Dana : Uraian Kegiatan 2 Jumlah 3 Penggunaan dana per sumber dana Rutin Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pusat Provinsi Kab/Kota 4 Bantuan Lain Sumber Pendapatan Lainnya 8 Pengembangan dan implementasi sistem penilaian 8..3 8.1 2.4 8.3 8.6..2 Ulangan Tengah Semester 8..4 8.6 8...1.. Belanja ...4..3 Komite Sekolah …………………………… …………………………… NIP.

Lampiran Formulir BOS K-7 Dibuat oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS Kab/Kota

PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB
Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Jabatan Alamat : …………………………………………………………………………… : Kepala Sekolah ……………………………………………………….. : ……………………………………………………………………………

dengan ini menyatakan bahwa: 1. Belanja Bantuan Operasional Sekolah (BOS) telah digunakan dalam rangka mendukung operasional sekolah dan tidak untuk keperluan pribadi. 2. Penggunaan Belanja Bantuan Operasional Sekolah (BOS) adalah sebagai berikut:

No.
1 2 3 4

Waktu
Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Jumlah

Penerimaan (Rp)

Penggunaan (Rp)

3. Apabila dikemudian hari pernyataan ini tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, saya bersedia dikenakan sanksi administrasi dan/atau dituntut ganti rugi dan/atau tuntutan lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku. Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya dan bermaterai cukup untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. (Nama Kabupaten/Kota), .........................20….. Kepala Sekolah………………….,
Materai Rp.6.000

...................................................... (Nama Lengkap & Stempel)

94 94

Formulir BOS-K7a Diisi oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS KabKota

REKAPITULASI REALISASI PENGGUNAAN DANA BOS
PERIODE TANGGAL : …………………. s/d ……………………..( Triwulan ke …..)

Tahun ........

Nama Sekolah

:

Desa/Kecamatan :

Kab/Kota Provinsi

: :

No. Urut

Program/Kegiatan

Pengembangan Perpustakaan

Kegiatan penerimaan siswa baru

Kegiatan Kegiatan pembelajaran dan ulangan eskul siswa dan ujian

Penggunaan Dana BOS Pembelian Langganan Perawatan Pembayaran honorarium bulanan Pengembangan bahan habis daya dan jasa sekolah guru honorer dan tenaga profesi guru pakai kependidikan honorer Membantu siswa miskin

Pembiayaan pengelolaan BOS

Pembelian perangkat komputer

Biaya lainnya jika komponen 1 s.d. 12 telah terpenuhi

Jumlah

1.1 1.2 1.3 1.4 1.5 1.6 1.7 1.8

Pengembangan Kompetensi Lulusan Pengembangan standar isi Pengembangan standar proses Pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan Pengembangan sarana dan prasarana sekolah Pengembangan standar pengelolaan Pengembangan standar pembiayaan Pengembangan dan implementasi sistem penilaian

Menyetujui, Kepala sekolah

Bendahara/Penanggungjawab kegiatan

……………………. NIP. ................

……………………. NIP. ................

95 95

96 96
BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS)
Formulir BOS-K8 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Kab/Kota Disampaikan kepada Tim Manajemen BOS Provinsi

REKAPITULASI LAPORAN PENGGUNAAN DANA KABUPATEN/KOTA ................................................... PROVINSI ...............................................

TAHUN ..........

No. Urut

Nama Sekolah

Pengembangan Perpustakaan

Kegiatan penerimaan siswa baru

Kegiatan Kegiatan pembelajaran dan ulangan eskul siswa dan ujian

Penggunaan Dana Pembelian Langganan Perawatan Pembayaran honorarium bulanan Pengembangan bahan habis daya dan jasa sekolah guru honorer dan tenaga profesi guru pakai kependidikan honorer Membantu siswa miskin Pembiayaan pengelolaan BOS Pembelian perangkat komputer Biaya lainnya jika komponen 1 s.d. 12 telah terpenuhi

Jumlah

Ketua Tim BOS Kab/Kota ....................................

……………………. NIP. ................

... TRIWULAN : ...(f) (b) (c) (d) Jumlah dana yang ada di KUD Sisa dana periode sebelumnya Transfer KUN ke KUD periode ini Total dana yang ada di KUD Selisih Lebih : jika dana di KUD lebih besar dari kebutuhan riil SD ( g = e .. ........ Rp .a) Rp ........e) Rp .............. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi ...................... 97 97 ................Formulir BOS-K9 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Provinsi Disampaikan kepada Tim Manajemen BOS Pusat LAPORAN REALISASI PENYERAPAN DANA BOS UNTUK DAERAH NON TERPENCIL PROVINSI ....................... TAHUN ................... Rp ................ Selisih kurang : jika dana di KUD lebih kecil dari kebutuhan riil SD ( i = a ........... Rp ..... SMP ( h = f ..............................b) Rp ...................... SMP ( j = b ........ (e) SMP Rp ....................... NIP............... Kebutuhan Riil Jumlah dana yang ditransfer oleh BUD ke sekolah (Rp) SD 7 SMP 8 No SD 3 SMP 4 SD 5 = (3 x Unit Cost) SMP 6 = (4 x Unit Cost) Kabupaten/Kota Jumlah siswa Jumlah dana 1 2 Total (a) SD Rp .......f) Rp .............. Rp .....

. Rp ................. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi ............... NIP................................. Rp .................98 98 Formulir BOS-K9a Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Provinsi Disampaikan kepada Tim Manajemen BOS Pusat LAPORAN REALISASI PENYERAPAN DANA BOS UNTUK DAERAH TERPENCIL PROVINSI ....................b) Rp ..............e) Rp ........ SMP ( j = b ............................ Rp ...................................... SEMESTER : ...... TAHUN ..............f) Rp ........ Kebutuhan Riil Jumlah dana yang ditransfer oleh BUD ke sekolah (Rp) SD 7 SMP 8 No Kabupaten/Kota Jumlah siswa SD 3 SMP 4 SD 5 = (3 x Unit Cost) SMP 6 = (4 x Unit Cost) Jumlah dana 1 2 Total (a) SD Rp ............a) Rp . Selisih kurang : jika dana di KUD lebih kecil dari kebutuhan riil SD ( i = a ... SMP ( h = f ....... Rp ....(f) (b) (c) (d) Jumlah dana yang ada di KUD Sisa dana periode sebelumnya Transfer KUN ke KUD periode ini Total dana yang ada di KUD Selisih Lebih : jika dana di KUD lebih besar dari kebutuhan riil SD ( g = e ..... (e) SMP Rp .... .......... .....

.......................... 99 99 . ……………………... Urut Kabupaten/Kota Pengembangan Perpustakaan Kegiatan penerimaan siswa baru Kegiatan Kegiatan pembelajaran dan ulangan eskul siswa dan ujian Penggunaan Dana Pembelian Langganan Perawatan Pembayaran honorarium bulanan Pengembangan bahan habis daya dan jasa sekolah guru honorer dan tenaga profesi guru pakai kependidikan honorer Membantu siswa miskin Pembiayaa n pengelolaa Pembelian perangkat komputer Biaya lainnya jika komponen 1 s................ NIP................ 12 telah terpenuhi Jumlah Ketua Tim BOS Provinsi ........................... ..........d.... TAHUN ....BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) Formulir BOS-K10 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Provinsi Disampaikan kepada Tim Manajemen BOS Pusat REKAPITULASI LAPORAN PENGGUNAAN DANA PROVINSI .... No.......

............. TAHUN .... Dana yang tersedia di KUD SD SMP SD SMP SD Kebutuhan Riil Lebih/Kurang Salur SMP No Provinsi Total a............. .......................n Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar ........100 100 Formulir BOS-K11 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Pusat Disampaikan kepada Menteri REKAPITULASI LEBIH/KURANG ALOKASI DANA BOS UNTUK DAERAH NON TERPENCIL TRIWULAN : ......................... .......... NIP.................

...........Formulir BOS-K11a Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Pusat Disampaikan kepada Menteri REKAPITULASI LEBIH/KURANG ALOKASI DANA BOS UNTUK DAERAH TERPENCIL TRIWULAN : ...............n Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar ......................................................... 101 101 ..... NIP.... ........... TAHUN ...... Dana yang tersedia di KUD SD SMP SD SMP Kebutuhan Riil Lebih/Kurang Salur SD SMP No Provinsi Total a....

..102 102 BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) Formulir BOS-K12 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Pusat Disampaikan kepada Menteri REKAPITULASI LAPORAN PENGGUNAAN DANA TAHUN ......... TTD MOHAMMAD NUH ................. MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA........ Urut Provinsi Pengembangan Perpustakaan Kegiatan penerimaan siswa baru Kegiatan Kegiatan pembelajaran dan ulangan eskul siswa dan ujian Penggunaan Dana Pembelian Langganan Perawatan Pembayaran honorarium bulanan Pengembangan bahan habis daya dan jasa sekolah guru honorer dan tenaga profesi guru pakai kependidikan honorer Membantu siswa miskin Pembiayaa n pengelolaa Pembelian perangkat komputer Biaya lainnya jika komponen 1 s....................d.................. NIP.... 12 telah terpenuhi Jumlah Direktur Jenderal Pendidikan Dasar ....... .. No......

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.