P. 1
Sasaran Kinerja Pegawai

Sasaran Kinerja Pegawai

|Views: 1,201|Likes:
Dipublikasikan oleh Eet Khedir
Kinerja Pegawai
Kinerja Pegawai

More info:

Published by: Eet Khedir on Sep 13, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/12/2014

pdf

text

original

Bio Data
Harun Arsyad Makassar , 07-06-1961 Pembina TK I IV/b Widyaiswara Madya Pusdiklat BKN, jl.letjen Soetoyo No. 12 Cililitan Jakarta Timur HP, 081213424720 S-2 Hukum Berkeluarga, 1 isteri, 5 anak Perumahan Telaga Kahuripan (BIP) A4 No.6, jl. Parung Raya Bogor
Email : harunarsyad@yahoo.co.id

Issue-issue alasan peningkatan kinerja PNS :
Mutu PNS masih rendah, dilihat dari kemampuan yang dimiliki sebagai akibat dari rendahnya tingkat pendidikan, rendahnya kesempatan mengikuti pelatihan dan rendahnya etos kerja Mutu produk/pelayanan/ hasil kerja masih rendah

3

mengamanatkan pembinaan PNS dilakukan dengan pembinaan karier dan prestasi kerja yg lebih dititik beratkan pada prestasi kerja 4 .Latar belakang Pasal 12 dan 20 UU No 43 TH 1999.

DISIPLIN DAN PRESTASI KERJA 5 .

PENGERTIAN Penilaian prestasi kerja PNS adalah suatu proses penilaian secara sistematis yang dilakukan oleh pejabat penilai terhadap sasaran kerja pegawai dan perilaku kerja PNS. Sasaran Kerja Pegawai yang selanjutnya disingkat SKP adalah rencana kerja dan target yang akan dicapai oleh seorang PNS. 6 . Prestasi kerja adalah hasil kerja yang dicapai oleh setiap PNS pada satuan organisasi sesuai dengan sasaran kerja pegawai dan perilaku kerja.

Rencana kerja tahunan adalah rencana yang memuat kegiatan tahunan dan target yang akan dicapai sebagai penjabaran dari sasaran dan program yang telah ditetapkan oleh instansi pemerintah . Perilaku kerja adalah setiap tingkah laku. sikap atau tindakan yang dilakukan oleh PNS atau tidak melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.PENGERTIAN (2) Target adalah jumlah beban kerja yang akan dicapai dari setiap pelaksanaan tugas jabatan.

8 .Penilaian prestasi kerja PNS penekanannya pada pengukuran tingkat capaian sasaran kerja pegawai atau tingkat capaian hasil kerja (output) yang direncanakan dan disepakati antara pejabat penilaian dan PNS yang dinilai sebagai kontrak prestasi kerja Obyektivitas penilaian prestasi kerja PNS diperlukan parameter penilaian sebagai ukuran dan standar penilaian hasil kerja dari tingkat capaian Sasaran Kerja Pegawai (SKP).

Pengangkatan dan penempatan 3. Bidang penghargaan 5.PENILIAN PRESTASI KERJA  Pengangkatan dlm jabatan dan pangkat  Hasil penilian prestasi kerja dipertimbangkan kebijakan : 1. Bidang pengembangan 4. Bidang pekerjaan 2. Bidang disiplin  Pengendali perilaku  Menjamin objektifitas dlm pembinaan .

Penilaian prestasi kerja PNS dilakukan berdasarkan prinsip objektif. terukur. . akuntabel. yg dititikberatkan pada sistem prestasi kerja. dan transparan.1. partisipatif. Penilaian prestasi kerja PNS bertujuan untuk menjamin objektifitas pembinaan PNS yg dilakukan berdasarkan sistem prestasi kerja & sistem karier. 2. 3. Penilaian prestasi kerja PNS diarahkan sebagai pengendalian perilaku kerja produktif yg disyaratkan untuk mencapai hasil kerja yg disepakati.

yang terdiri atas unsur: a. SKP bobotnya 60 % b. . Penilaian prestasi kerja PNS terdiri atas : unsur sasaran kerja pegawai dan perilaku kerja.4. Perilaku kerja bobotnya 40 % 6. Penilaian prestasi kerja PNS dilaksanakan oleh Pejabat Penilai sekali dalam 1 tahun (akhir Desember tahun bersangkutan/akhir Januari tahun berikutnya). 5. Unsur perilaku kerja yg mempengaruhi prestasi kerja yg dievaluasi harus relevan & berhubungan dgn pelaksanaan tugas jabatan PNS yg dinilai.

12 Sasaran kerja Pegawai SKP wajib disusun setiap PNS SKP ditetapkan oleh pejabat penilai SKP ditetapkan awal januari dan evaluasi Desember Memuat tugas dan target Perpindahan PNS maka SKP disusun awal perpindahannya .

2. 4.kerjasama. 3. Orientasi pada pelayanan.PENILIAN PRESTASI KERJA SASARAN KERJA PEGAWAI PERILAKU KERJA 1. 6. disiplin. komitmen.kepemimpinan 13 . 5.integritas.

Dalam menyusun SKP harus memperhatikan hal-hal sbb:      Jelas Dapat diukur Relevan Dapat dicapai memiliki target waktu .1. Setiap PNS wajib menyusun SKP berdasarkan RKT instansi.

Dapat dicapai.PENYUSUNAN SKP  Jelas. Relevan. Kegiatan yang dilakukan harus dapat ditentukan waktunya' 15 . kualitas seperti hasil kerja sempurna. tidak ada revisi dan pelayanan kepada masyarakat memuaskan. Kegiatan yang dilakukan harus berdasarkan lingkup tugas jabatan masing-masing. Kegiatan yang dilakukan harus dapat diukur secara kuantitas. Memiliki target waktu. dan lain-lain. tidak ada kesalahan. Kegiatan yang dilakukan harus dapat diuraikan     secara jelas’ Dapat diukur. PNS. Kegiatan yang dilakukan harus disesuaikan dengan kemampuan.

3. Setiap kegiatan tugas jabatan yg akan dilakukan harus berdasarkan pada tugas dan fungsi. PNS yg tidak menyusun SKP dijatuhi hukuman sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai disiplin PNS.2. tanggung jawab. dan uraian tugas yg telah ditetapkan dalam Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK). . wewenang. SKP memuat kegiatan tugas jabatan dan target yg harus dicapai.

Weweng tanggung jawab. DAN URAIAN TUGASNYA SEBAGAI KEGIATAN DALAM SKP PEJABAT STRUKTURAL ESELON I. Eselon IV Kegiatan tugas jabatan yang akan dilakukan harus mengacu pada SKp pejabat struktural eselon III dijabarkan sesuai dengan tugas. WEWEN. Eselon II Kegiatan tugas jabatan yang akan dilakukan harus mengacu pada SKP pejabat struktural eselon I dijabarkan sesuai dengan tugas dan fungsi. tanggung jawab.ESELON I KEGIATAN TUGAS JABATAN YANG AKAN DILAKUKAN HARUS MENGACU PADA RENCANA STRATEGIS DAN RKT YANG DIJABARKAN SESUAI DENGAN TUGAS DAN FUNGSI. TANGGUNG JAWAB. wewenang. dan uraian tugasnya sebagai kegiatan dalam sKP pejabat struktural eselon III. dan uraian tugasnya sebagai kegiatan dalam SKP pejabat struktural eselon IV. tanggung jawab. 17 . Eselon III Kegiatan tugas jabatan yang akan dilakukan harus mengacu pada SKp pejabat struktural eselon II dijabarkan sesuai dengan tugas dan fungsi. wewenang . dan uraian tugasnya sebagai kegiatan dalam SKP pejabat struktural eselon II.

Jabatan Fungsional Tertentu Penyusunan SKP pejabat fungsional tertentu. kegiatan tugas jabatan yang akan dilakukan harus mengacu pada SKP pejabat struktural eselon IV atau eselon V dijabarkan sesuai dengan tugas. kegiatan tugas jabatannya disesuaikan dengan butir-butir kegiatan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang jabatan fungsional tertentu. tanggung jawab. 18 . dan uraian tugasnya sebagai kegiatan dalam SKP pejabat fungsional umum.Jabatan Fungsional Umum Penyusunan SKP pejabat fungsional umum. wewenang.

2. Angka Kredit 3. Dalam melaksanakan kegiatan tugas jabatan pada prinsipnya pekerjaan dibagi habis dari tingkat jabatan tertinggi s/d jabatan terendah secara hierarki.Unsur-Unsur Sasaran Kerja Pegawai Kegiatan Tugas Jabatan Mengacu pada Penetapan Kinerja/RKT. . Target Dalam menetapkan target meliputi aspek sbb:  Kuantitas (Target Output)  Kualitas (Target Kualitas)  Waktu (Target Waktu)  Biaya (Target Biaya) 1.

seseorang. norma dan etika dalam organisasi. “komitmen” adalah kemauan dan kemampuan untuk menyelaraskan sikap dan tindakan PNS untuk mewujudkan tujuan organisasi dengan mengutamakan kepentingan dinas daripada kepentingan diri sendiri.20 “integritas” adalah kemampuan untuk bertindak sesuai dengan nilai. . dan/atau golongan.

21 .“disiplin” adalah kesanggupan Pegawai Negeri Sipil untuk menaati kewajiban dan menghindari larangan yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan dan/atau peraturan kedinasan yang apabila tidak ditaati atau dilanggar dijatuhi hukuman disiplin “kepemimpinan” adalah kemampuan dan kemauan PNS untuk memotivasi dan mempengaruhi bawahan atau orang lain yang berkaitan dengan bidang tugasnya demi tercapainya tujuan organisasi.

Nilai perilaku kerja PNS dinyatakan dengan angka dan keterangan sbb: a) 91 – 100 : Sangat baik b) 76 – 90 : Baik c) 61 – 75 : Cukup d) 51 – 60 : Kurang e) 50 – ke bawah : Buruk 2.1. Penilaian perilaku kerja meliputi aspek: a) Orientasi pelayanan b) Integritas c) Komitmen d) Disiplin e) Kerja sama f) Kepemimpinan .

waktu. kualitas. dan biaya sbb: a. Aspek Kualitas = Realisasi Kualitas (RK) Target Kualitas (TK) x 100 . yaitu: aspek kuantitas. Aspek Kuantitas = Realisasi Output (RO) x 100 Target Output (TO) 1. Penilaian SKP untuk setiap pelaksanaan kegiatan tugas jabatan diukur dengan 4 aspek. b.Tata Cara Penilaian SKP Nilai capaian SKP dinyatakan dengan angka dan keterangan sbb: a) 91 – ke atas : Sangat baik b) 76 – 90 : Baik c) 61 – 75 : Cukup d) 51 – 60 : Kurang e) 50 – ke bawah : Buruk 2.

Hasil kerja mempunyai 3 atau 4 kesalahan kecil. revisi. kurang memuaskan.75 51 -60 50 ke bawah . revisi.90 Hasil kerja mempunya 1 atau 2 kesalahan kecil. 61 . Hasil kerja mempunyai lebih dari 5 kesalahan kecil dan ada kesalahan besar. tidak ada revisi. revisi. dan pelayanan sesuai standar yg telah ditentukan dll. dan tidak ada kesalahan besar. tidak ada kesalahan besar. pelayanan di bawah standar yg ditentukan dll. 76 . tidak ada kesalahan. dan pelayanan cukup memenuhi standar yg ditentukan Hasil kerja mempunyai 5 kesalahan kecil dan ada kesalahan besar.Untuk menilai kualitas output. revisi. dan pelayanan tidak cukup memenuhi standar yg ditentukan dll. dan pelayanan di atas standar yg ditentukan dll. digunakan kriteria sbb : Kriteria Nilai Keterangan 91 .100 Hasil kerja sempurna.

SKEMATIS PENILAIAN PRESTASI KERJA ASPEK: SASARAN KERJA PEGAWAI KONTRAK KINERJA •KUANTITAS •KUALITAS •WAKTU •BIAYA BOBOT 60 % • OBYEKTIF • TERUKUR • AKUNTABEL • PARTISIPASI • TRANSPARAN PRESTAS I KERJA PNS ASPEK: PERILAKU KERJA PNS MINAT BAKAT PNS PENGAMATAN • ORIENTASI PELAYANAN • INTEGRITAS • KOMITMEN • DISIPLIN • KERJASAMA • KEPEMIMPINAN BOBOT 40 % POTENSI PNS PSIKOTES ASSESSMENT CENTER REKOMENDASI 25 .

wkt.PROSEDUR PENYUSUNAN SKP PNS YANG DINILAI ATASAN LANGSUNG (Pejabat Penilai) Penetapan Bidang Prestasi Negosiasi • Kegiatan tugas jabatan • Target (Aspek kuan. kual. dan atau biaya) ATASAN PEJABAT PENILAI Renstra/Renja Tugas Jabatan Sasaran Kerja Pegawai Tidak Setuju Setuju Tanda Tangan SKP Tanda Tangan SKP .

Mekanisme Penilaian Prestasi Kerja PNS Ukuran Kinerja Uraian Tugas  Kualitas  Kuantitas  Waktu  Biaya Prestasi Pelaksanaan Pegawai Membuat SKP Persetujuan Atasan Rencana kerja Organisasi Pemantauan Bimbingan Nasehat Kinerja Perilaku Integritas  Komitmen  Disiplin  Kerjasama Orientasi Pelayanan  Kepemimpinan .

KEPEMIMPINAN BURUK REKOMENDASI • PEMBINAAN • PUNISHMENT ASS-CEN PSI-TEST 28 .SISTEM PENILAIAN PRESTASI KERJA •OBYEKTIF • TERUKUR TUPOKSI ORGANISASI RENJA REWARD ASS-CEN PSI-TEST • AKUNTABEL • PARTISIPASI • TRANSPARAN BAIK REKOMENDASI TUPOKSI INDIVIDU PNS SKP PERILAKU KERJA PENILAIAN KINERJA HASIL PENILAIAN FEEDBACK HASIL PENILAIAN TINDAK LANJUT HASIL PENILAIAN • PRESTASI KERJA (Kontrak Kinerja=SKP) TUPOKSI UNIT RENJA KUANTITAS.INTEGRITAS .DISIPLIN .ORIENTASI PELAYANAN . KUALITAS. WAKTU.KOMITMEN .KERJASAMA . BIAYA • PERILAKU KERJA (Pengamatan) .

dari struktural ke fungsional atau sebaliknya) Penyusunan SKP bagi PNS yg menjalani cuti bersalin/ cuti besar harus mempertimbangkan jumlah kegiatan dan target serta waktu.). Penyusunan SKP bagi PNS yg ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt. Penyusunan SKP bagi PNS yang menjalani cuti sakit harus disesuaikan dengan sisa waktu dalam tahun berjalan. . dihitung sebagai tugas tambahan.    Penyusunan dan penilaian SKP bagi PNS yang mutasi/ pindah Perpindahan pegawai dapat terjadi baik secara horizontal. maka tugas-tugas sebagai Plt. vertikal (promosi/demosi). maupun diagonal (antar jabatan struktural. fungsional.

04 + 77 = 166.02 2 Sehingga nilai SKP Sdr.Maka pada akhir tahun 2014.04 = 83. Sos tahun 2014 adalah 83. Ali Muktar Raja. S. 04  Nilai SKP pada unit kerja baru = 77 89. .02. yang berangkutan memperoleh penilaian SKP sebagai berikut: Penilaian SKP unit kerja lama + penilaian SKP unit kerja baru : 2  Nilai SKP pada unit kerja lama = 89.

Jika kegiatannya bukan merupakan tugas jabatannya. maka penyusunan SKP yg dilakukan sesuai dengan tugas dan fungsi jabatan struktural. maka penilaiannya disesuaikan dengan kegiatan-kegiatan di luar SKP yg telah ditetapkan. .    SKP bagi PNS yg kegiatannya dilakukan dengan tim kerja. Penyusunan SKP bagi PNS yg menduduki jabatan rangkap sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Jika kegiatan yg dilakukan merupakan tugas jabatannya. Penyusunan SKP bagi PNS yg dipekerjakan/ diperbantukan. maka kinerja yg berangkutan dinilai sebagai tugas tambahan. maka dimasukkan ke dalam SKP yg bersangkutan 2. maka penyusunan/ penilaiannya dilakukan di tempat yg bersangkutan dipekerjakan/ diperbantukan. Penilaian SKP apabila terjadi faktor-faktor di luar kemampuan PNS. maka berlaku ketentuan sbb: 1.

PNS yg diberikan tugas lain atau tugas tambahan oleh atasan langsungnya dan dapat dibuktikan dengan surat keterangan (anak lampiran I-c) maka akan diberikan nilai tugas tambahan. Tugas tambahan yg dilakukan dalam 1 tahun sebanyak 7 kegiatan atau lebih . Tugas tambahan yg dilakukan dalam 1 tahun sebanyak 4-6 kegiatan 3. N o Tugas Tambahan Nilai 1 2 3 1. Tugas tambahan yg dilakukan dalam 1 tahun sebanyak 1-3 kegiatan 2.

Apabila hasil yg ditemukan merupakan sesuatu yg baru dan bermanfaat bagi organisasinya serta dibuktikan dengan surat keterangan yg ditandatangani oleh PPK. Unit kerja setingkat Eselon II 2. 12 . Nilai 3 2. Presiden maka akan diberikan nilai kreativitas sbb: No. 6 3. Pejabat Pembina Kepegawaian 3. Apabila hasil yg ditemukan merupakan sesuatu yg baru dan bermanfaat bagi negara dengan penghargaan yg diberikan oleh Presiden.Apabila seorang PNS pada tahun berjalan menemukan sesuatu yg baru dan berkaitan dengan tugas pokoknya serta dapat dibuktikan dengan surat keterangan dari: 1. 1. Kreativitas Apabila hasil yg ditemukan merupakan sesuatu yg baru dan bermanfaat bagi unit kerjanya dan dibuktikan dengan surat keterangan yg ditandatangani oleh kepala unit kerja setingkat eselon II.

Pasal 9 Dalam hal SKP tidak tercapai yang diakibatkan oleh faktor diluar kemampuan individu PNS maka penilaian didasarkan pada pertimbangan kondisi penyebabnya. 34 .

35 .

tidak ada kesalahan besar. revisi dan pelayanan tidak cukup memenuhi standar yang ditentukan dan lain-lain. dan tidak ada kesalahan besar. 36 61 – 75 Cukup 51-60 Kurang 50 ke bawah Buruk . Baik 76 – 90 Hasil kerja mempunyai 1 (satu) atau 2 (dua) kesalahan kecil. kurang memuaskan. revisi dan pelayanan cukup memenuhi standar yang ditentukan dan lain-lain. revisi dan pelayanan sesuai standar yang telah ditentukan dan lain-lain. Hasil kerja mempunyai 5 () kesalahan kecil dan ada kesalahan besar. tidak ada Sangat revisi dan pelayanan di atas standar yang ditentukan Baik dan lain-lain. revisi. Hasil kerja mempunyai 3 (tiga) atau 4 (empat) kesalahan kecil. Hasil kerja mempunyai lebih dari 5 () kesalahan kecil dan ada kesalahan besar. pelayanan di bawah standar yang ditentukan dan lainlain.Kriteria Nilai 91-100 Sebutan Kualitas Keterangan Hasil kerja sempurna tidak ada kesalahan.

OBJEKTIF TERUKUR AKUNTABEL PARTISIPATIF TRANSPARAN 37 .

51 – 60: kurang e. 50 ke bawah: buruk . 91 – ke atas: sangat baik b.PENILIAN PRESTASI KERJA 38 a. 61 – 75: cukup d. 76 – 90: baik c.

aspek : Kuantitas :  Penilaian SKP (kuan) = RO TO X 100 Ket : RO = Realisasi Output TO = Target Output contoh :  1   1 x  100   39 .► Formula Rumus Penilaian Capaian SKP.

Kualitas :  Penilaian SKP (kual) = RK TK X 100 Ket : RK = Realisasi Kualitas TK = Target Kuallitas Contoh :    86 100 x 100    40 .

TW – RW TW X 100 Ket : NT = Nilai Tertimbang = 1.76 TW = Target Waktu RW = Realisasi Waktu Contoh :  (1.76 x 3  3  .Waktu :  Penilaian SKP (Waktu) = NT.3)   x 100  41 .

76 x Target Waktu (TW) – Realisasi Waktu (RW) Target Waktu (TW) x 100 .c. Aspek Waktu 1.100 4. Jika kegiatan tidak dilakukan maka realisasi waktu 0 (nol) : 1. Untuk menghitung presentase tingkat efisiensi waktu dari target waktu : 100 % Realisasi Waktu (RW) x 100 Target Waktu (TW) . Jika aspek waktu yg tingkat efisiensinya > 24 % diberikan nilai cukup sampai dengan buruk : 76 1.76 x Target Waktu (TW) – Realisasi Waktu (RW) x 0 x 100 Target Waktu (TW) 2.76 x Target Waktu (TW) – Realisasi Waktu (RW) x 100 Target Waktu (TW) 3. Jika aspek waktu yg tingkat efisiensinya ≤ 24 % diberikan nilai baik sampai dengan sangat baik : 1.

33 % = 16.Presentasi efesiensi waktu Realisasi Waktu (RW = 100 % - Target Waktu (TW) X 100 % =100 % - 5 _ X 100 % 6 = 100 % - 83.67 % 43 .

5 = 6 5.1.56 6 X 100 % X 100 % = = 92.76 X 6 .67 44 .76 X Target Waktu (TW) – Realisasi Waktu (RW) X 100 % Target Waktu (TW) 1.

45 EFESIENSI WAKTU > 24 % (lebih dr 24 %) = 100 % - Realisasi Waktu (RW) X 100 % Target Waktu (TW) = 100 % - 2 X 100 % 4 = 100 % = 50 % 50 % .

76 X 4 – 2 4 .100 X 100 .100 = 76 - X 100 5.100 =76 =76 - 126 26 -.04 =76 4 X 100 .76 X Target Waktu (TW) – Realisasi Waktu (RW) Target Waktu (TW) 1.100 = 50 46 .= 76 - 1.

000.000.76 TB = Target Biaya RB = Realisasi Biaya (1.000.35.Biaya :  Penilaian SKP (Biaya) = NT.76 x 35.000) 35.000 .TB – RB X 100 TB Ket : NT = Nilai Tertimbang = 1.000 x 100 47 .

diberikan nilai cukup sampai dengan buruk.76 x Target Biaya (TB) – Realisasi Biaya (RB) x 100 Target Biaya (TB) 3.d.76 x Target Biaya (TB) – Realisasi Biaya (RB) x 0 x 100 Target Biaya (TB) 2.100 4. Aspek Biaya 1. Jika tingkat efisiensi ≤ 24 % (bernilai baik-sangat baik) 1.76 x Target Biaya (TB) – Realisasi Biaya (RB) x 100 Target Biaya (TB) . Jika kegiatan tidak dilakukan maka realisasi biaya 0 (nol) 1. Untuk menghitung presentase tingkat efisiensi biaya dari target biaya: 100 % Realisasi Biaya (RB) x 100 % Target Biaya (TB) . 76 1. Jika tingkat efisiensi > 24 %.

67 % = 1.000 X 100 % =100 % - X 100 % = 100 % - 98.33 % 49 .000.Presentasi efesiensi Biaya Realisasi Biaya (RB = 100 % - Target Biaya (TB) 74.000.000 75.

EFESIENSI BIAYA KURANG 24 % 1.000 – 74.76 X Target Biaya(TB) – Realisasi B (RB) X 100 % Target Biaya (TB) 1.000.000 75. 33 50 .000.000 58.000.76 X 75.000.000 X 100 % X 100 % = = = 77.000.000 75.

000.Presentasi efesiensi Biaya Realisasi Biaya (RB = 100 % - Target Biaya (TB) 70.000.000 X 100 % =100 % - X 100 % = 100 % - 70 % = 30 % 51 .000 100.

000 – 70.000.000.000 =76 100.100 = 76 - X 100 106.100 106 - .000.000 =76 =76 .76 X 100.100 = 70 52 .000 .000.76 X Target Biaya (TB) – Realisasi Biaya (RB) Target Biaya (TB) 1.EFESIENSI BIAYA LEBIH BESAR DR 24 % = 76 1.000.100 X 100 .000 100.6 X 100 .

..... PEJABAT PENILAI Nama NIP Pangkat/Gol.......... Nama NIP.....Ruang Jabatan Unit Kerja NO 1 2 3 4 5 II........... ..Ruang Jabatan Unit Kerja NO 1 2 3 4 5 III..... PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI Nama NIP Pangkat/Gol....... …......... Januari 20… Pejabat Penilai Pegawai Negeri Sipil Yang Dinilai Nama NIP... .. 53 ... KEGIATAN TUGAS POKOK JABATAN ANGKA KREDIT TARGET KUANT/ OUTPUT KUAL/ MUTU WAKTU BIAYA Jakarta......FORMULIR SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL NO 1 2 3 4 5 I...

PENILAIAN SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL Jangka waktu penilaian …. Januari s/d 31 Desember 20…..
I. Kegiatan Tugas Pokok Jabatan
2

TARGET AK
3

REALISASI AK
Biaya
7 8

NO
1

Kuant/ output
4

Kual/ Mutu
5

Waktu
6

Kuant/ output
9

Kual/ Mutu
10

PENGHITUNGAN
Waktu
11

Biaya
12 13

NILAI CAPAIAN SKP
14

1 2 3 4 5
II. Tugas Tambahan dan Kreativitas/Unsur Penunjang :

a. Tugas Tambahan b. Kreativitas

-

-

-

-

-

-

NILAI CAPAIAN SKP

Jakarta, 31 Desember 2012 Pejabat Penilai Nama NIP. ………………………….. 54

FORMULIR SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL
NO
1 2 3 4 5

I. PEJABAT PENILAI
Nama NIP Pangkat/Gol.Ruang Jabatan Unit Kerja Drs. Bayu Mahendra, M.Si 19560801198111 1099 Pembina IV/e Deputi Bina Kindang Deputi Bina Kindang

NO
1 2 3 4 5

II. PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI
Nama NIP Pangkat/Gol.Ruang Jabatan Unit Kerja Drs. Dika Pradana, MM 19600604 198210 1 099 Pembina Utama Muda, IV/c Direktur rekrutmen dan Kinerja Pegawai Direktorat Rekrutmen dan Kinerja Pegawai

NO
1 2 3 4 5

III. KEGIATAN TUGAS POKOK JABATAN
Melaksanakan Rakor dlm rangka pengayaan soal Menetapkan pelaksanaan validasi soal TKD Menyelenggarakan workshop dalam rangka pengembangan soaal Memfasilitasi rekrutmendgn CAT system instansi pusat dan daerah Menyelenggarakan sosialisasi pedoman penelusuran bakat sbg dasar penetapan

ANGKA KREDIT

TARGET
KUANT/ OUTPUT 1 laporan 1 laporan 1 laporan 1 laporan 1 laporan KUAL/ MUTU 100 100 100 100 100 WAKTU 12 bln 12 bln 12 bln 12 bln 12 bln BIAYA 170.395.000 202.165.000 79.000.000 184.730.000 128.250.000

Jakarta, ….. Januari 20… Pejabat Penilai Pegawai Negeri Sipil Yang Dinilai

Drs. Bayu Mahendra, M.Si NIP. ...19560801198111 1 099

Drs. Dika Pradana, MM NIP. ..19600604198210 1099

55

FORMULIR SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL
NO
1 2 3 4 5

I. PEJABAT PENILAI
Nama NIP Pangkat/Gol.Ruang Jabatan Unit Kerja Dra, Andra Kesumawati, M.Si 196011121984012099 Pembina IV/b Kepala Subdirektorat Mutasi 1 Direktur Kepangkatan dan Mutasi

NO
1 2 3 4 5

II. PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI
Nama NIP Pangkat/Gol.Ruang Jabatan Unit Kerja Nurhayati 196612081985092000 Penata TK I, III/b Analis Kepegawaian Direktoraat Mutasi dan Kepangkatan

NO
1 2 3 4 5

III. KEGIATAN TUGAS POKOK JABATAN
Memeriksa usul Kenaikan Pangkat PNS (0,006/berkas) Menegndalikan listing Persetujuan Teknis Kenaikan Pangkat PNS (0,002?berkas) Memeriksa permohonan perpindahan pegawai (0.006/berkas) Menyiaapkan bahan penilian dan penetapan Angka Kredit (0.020/berkas) Mengelola data mutasi keluarga (0.006)/berkas)

ANGKA KREDIT
6 2 1,8 2 1,8

TARGET
KUANT/ OUTPUT 1000 berkas KUAL/ MUTU 100 100 100 100 100 WAKTU 12 bln 12 bln 12 bln 12 bln 12 bln BIAYA

1000 berkas 300 berkas 100 berkas 300 berkas

Jakarta, ….. Januari 20… Pejabat Penilai Pegawai Negeri Sipil Yang Dinilai

56

Dra. Andra Kesumawati, M.Si

Nurhayati

... (Elisya. PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI Nama NIP Pangkat/Gol... SH - NO 1 2 3 4 5 III. .. Menyiapkan bahan penyusunan konsep LAKIP ANGKA KREDIT - TARGET KUANT/ OUTPUT 1 dok 1 dok 12 dok 12 dok 1 dok KUAL/ MUTU 100 100 100 100 100 WAKTU 3 12 12 12 12 BIAYA 35.......FORMULIR SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL NO 1 2 3 4 5 I... Menyiapkan bahan penyusunan konsep kebutuhan anggaran bulanan.. 57 .000. KEGIATAN TUGAS POKOK JABATAN Menyiapkan bahan penyusunan konsep renja Menyiapkan bahan penyusunan konsep kebutuhan anggaran kanreg. ...000....... PEJABAT PENILAI Nama NIP Pangkat/Gol.. SH) NIP.........Ruang Jabatan Unit Kerja Elisya........000 10. 4 Januari 2012 Pejabat Penilai Pegawai Negeri Sipil Yang Dinilai (Dra.000 Jakarta.. Sri) NIP. Sri - NO 1 2 3 4 5 II................. Menyiapkan bahan penyusunan konsep laporan realisasi anggaran..Ruang Jabatan Unit Kerja Dra..

00 84. Sri) NIP.000 - 12 dok 80 12 10. 84. II.33 3 - 12 dok 100 12 - - 12 dok 80 12 - 256. Kegiatan Tugas Pokok Jabatan 2 TARGET AK 3 REALISASI AK Biaya 7 8 NO 1 Kuant/ output 4 Kual/ Mutu 5 Waktu 6 Kuant/ output 9 Kual/ Mutu 10 PENGHITUNGAN Waktu 11 Biaya 12 13 NILAI CAPAIAN SKP 14 1 2 Menyiapkan bahan penyusunan konsep renja Menyiapkan bahan penyusunan konsep kebutuhan anggaran kanreg.00 a.000 256.00 30.000 .000 - 337. Menyiapkan bahan penyusunan konsep laporan realisasi anggaran. Tugas Tambahan dan Kreativitas/Unsur Penunjang : - 1 dok 100 3 35. Menyiapkan bahan penyusunan konsep LAKIP.000 - - 1 dok 86 3 35.90 (Baik) 58 . 31 Desember 2012 Pejabat Penilai (Dra. Kreativitas - - - - - - NILAI CAPAIAN SKP Jakarta. Tugas Tambahan b.000 .33 4 - 12 dok 1 dok 100 12 10.25 - 1 dok 100 12 - 1 dok 80 12 256.33 5 - 100 12 - 1 dok 85 12 337.00 85. Menyiapkan bahan penyusunan konsep kebutuhan anggaran bulanan.25 10.00 85.00 84.000 .000 .00 85.PENILAIAN SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL Jangka waktu penilaian 5 Januari s/d 31 Desember 2012 I.

00 84.PENILAIAN SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL Jangka waktu penilaian 5 Januari s/d 31 Desember 2012 NO 1 I.00 a.000 - - 1 dok 86 3 35.90 (Baik) 59 . Menyiapkan bahan penyusunan konsep kebutuhan anggaran bulanan.00 85.00 30.000 .25 10.000 .33 4 - 12 dok 1 dok 100 12 10.000 .000 - 337.000 .000 256.25 - 1 dok 100 12 - 1 dok 80 12 256. Kreativitas - - - - - - NILAI CAPAIAN SKP Jakarta.00 84. Menyiapkan bahan penyusunan konsep LAKIP. Menyiapkan bahan penyusunan konsep laporan realisasi anggaran.33 5 - 100 12 - 1 dok 85 12 337.000 - 12 dok 80 12 10. II.33 3 - 12 dok 100 12 - - 12 dok 80 12 - 256.00 85. 31 Desember 2012 Pejabat Penilai (Dra. Tugas Tambahan b.00 85. Kegiatan Tugas Pokok Jabatan 2 TARGET AK 3 REALISASI AK Biaya 7 8 Kuant/ output 4 Kual/ Mutu 5 Waktu 6 Kuant/ output 9 Kual/ Mutu 10 PENGHITUNGAN Waktu 11 Biaya 12 13 NILAI CAPAIAN SKP 14 1 2 Menyiapkan bahan penyusunan konsep renja Menyiapkan bahan penyusunan konsep kebutuhan anggaran kanreg. Sri) NIP. Tugas Tambahan dan Kreativitas/Unsur Penunjang : - 1 dok 100 3 35. 84.

000.000.Penilaian Capaian SKP untuk sub kegiatan : Formula : Penilaian SKP (Kuan) + Penilaian SKP (Kual)+ Penilaian SKP (Waktu)+ Penilaian SKP (Biaya) 4 Contoh : 1 x 100 + 1 86 x 100 100 + (1.3) 3 x 100 + (1.000) 35.000 .76 x 35.76 x 3 .000.25 60 .35.000 x 100 4 = 84.

Pejabat Penilai wajib melakukan Penilaian terhadap PNS Pejabat Penilai tidak melakukan penilaian akan dijatuhi hukuman disiplin PPK sebagai Pejabat Penilai tertinggi di lingkungan kerja masing-masing 61 .

Hasil penilian diberikan langsung kepada PNS yg dinilai PNS yg dinilai wajib menandatangani serta mengembalikan kepada pejabat penilai paling lama 14 hari Jika PNS yg dinilai tdk menandatangi hasil penilai prestasi kerja maka hasil penilaian prestasi kerja ditetapkan oleh atasan pejabat penilai Pejabat penilai wajib menyampaikan paling lambat 14 hari kepada atasan pejabat penilai Hasil penilaian mulai berlaku sesdah ada pengesahan dari atasan pejabat penilai 62 .

Jika PNS keberatan dapat mengajukan ke atasan pejabat penilai secara kierarki disertai alasan-alasan Atasan pejabat penilai wajib memeriksa dgn seksama hasil penilian Atasan pejabat penilai meminta penjelasan kepada pejabat penilai Dgn alasan-alasan yg kuat atasan pejabat penilai dapat melakukan perubahan-perubahan 63 .

Penilaian prestasi kerja bg PNS sbg pejabat negara tdk diberhentikan dari jabatn organiknya maka penilian dilakukan pimpinan instansi berdasarkan bahan dr instansi PNS bekerja PNS tugas belajar dlm negeri dilakukan oleh atasan berdasarkan bahan-bahan yg diberikan oleh pimpinan akademik PNS yg tugas belajar di luar negeri dilakukan oleh pejabat penilai dgn menggunaakan bahan-bahan yg diberikan dr PT melalui Kepala Perwakilan RI PNS yg diperbantukan/dipekerjakan pada PEMDA Propinsi. lembaga internasionalpenilian dilakukan di instansi induknya 64 . Kab/Kota dilakukan dimana PNS bekerja PNS diperbantukan/dipekerjakan di negara sahabat .

76 X Target Waktu (TW) – Realisasi Waktu (RW) x 0 x 100 Target Waktu (TW) 1.76 X Target Waktu (TW) – Realisasi Waktu (RW) x 100 Target Waktu (TW) - Nilai capaian Aspek Waktu (tingkat efesiensi > 24 % 1.Presentasi efesiensi waktu Realisasi Waktu (RW 100 % Target Waktu (TW) X 100 % Nilai capaian SKP Aspek Waktu untuk kegiatan yg tdk dilakukan Nilai Capaian SKP Aspek Waktu (tingkat efesien < 24 % 1.100 65 .76 X Target Waktu (TW) – Realisasi Waktu (RW) = 76 Target Waktu (TW) X 100 % .

Presentasi efesiensi waktu Realisasi Waktu (RW 100 % Target Waktu (TW) X 100 % Nilai capaian SKP Aspek Waktu untuk kegiatan yg tdk dilakukan Nilai Capaian SKP Aspek Waktu (tingkat efesien < 24 % 1.100 66 .76 X Target Waktu (TW) – Realisasi Waktu (RW) x 0 x 100 Target Waktu (TW) 1.76 X Target Waktu (TW) – Realisasi Waktu (RW) x 100 Target Waktu (TW) - Nilai capaian Aspek Waktu (tingkat efesiensi > 24 % 1.76 X Target Waktu (TW) – Realisasi Waktu (RW) = 76 Target Waktu (TW) X 100 % .

Presentasi efesiensi waktu Realisasi Waktu (RW 100 % Target Waktu (TW) X 100 % Nilai capaian SKP Aspek Waktu untuk kegiatan yg tdk dilakukan Nilai Capaian SKP Aspek Waktu (tingkat efesien < 24 % 1.76 X Target Waktu (TW) – Realisasi Waktu (RW) x 0 x 100 Target Waktu (TW) 1.100 67 .76 X Target Waktu (TW) – Realisasi Waktu (RW) x 100 Target Waktu (TW) - Nilai capaian Aspek Waktu (tingkat efesiensi > 24 % 1.76 X Target Waktu (TW) – Realisasi Waktu (RW) = 76 Target Waktu (TW) X 100 % .

68 K3 Slide Workshop SKI 2008 .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->