Anda di halaman 1dari 19

TESIS

PEMBERIAN LENDIR BEKICOT (Achatina fulica) SECARA TOPIKAL LEBIH CEPAT MENYEMBUHKAN GINGIVITIS GRADE 3 KARENA CALCULUS DARIPADA POVIDONE IODINE 10%

I GUSTI AGUNG AYU PUTU SWASTINI

PROGRAM MAGISTER PROGRAM STUDI ILMU BIOMEDIK PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS UDAYANA DENPASAR 2011

PEMBERIAN LENDIR BEKICOT (Achatina fulica) SECARA TOPIKAL LEBIH CEPAT MENYEMBUHKAN GINGIVITIS GRADE 3 KARENA CALCULUS DARIPADA POVIDONE IODINE 10%

Tesis untuk Memperoleh Gelar Magister Pada Program Magister Biomedik


2

Program Studi Kekhususan Ilmu kedokteran dasar Program pasca Sarjana Universitas Udayana

I GUSTI AGUNG AYU PUTU SWASTINI 0990761049

PROGRAM MAGISTER PROGRAM STUDI ILMU BIOMEDIK PROGRAM PASCA SARJANA

UNIVERSITAS UDAYANA DENPASAR 2011

Lembar Pengesahan

TESIS INI TELAH DISETUJUI PADA TANGGAL 28 Juni 2011

Pembimbing I,

Pembimbing II,

Dr. dr. I Dw. Md. Sukrama, M.Si.,Sp.Mk(K) Yasa, MSi NIP. 195810101987021001

Dr.dr.I Wayan Putu Sutirta NIP. 195705131986011001

Mengetahui

Ketua Program Ilmu Biomedik Program Pasca Sarjana

Direktur Program Pascasarjana

Universitas Udayana

Universitas Udayana

Prof. Dr.dr.Wimpie Pangkahila, Sp.And, FAAC NIP. 194612131971071001

Prof.Dr.dr.A.A.Raka Sudewi Sp.S (K) NIP. 19590215198502001

UCAPAN TERIMA KASIH


Om Swastyastu, Puji dan syukur penulis panjatkan kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, karena berkatNya kami dapat menyelesaikan tesis yang merupakan salah satu syarat dalam rangka mengikuti Program Pasca Sarjana Ilmu Biomedik kekhususan Ilmu Kedokteran Dasar Universitas Udayana. Penulis menyadari sepenuhnya akan segala keterbatasan yang dimiliki, sehingga tidak akan bisa berbuat banyak tanpa bantuan, dukungan, maupun bimbingan dari pembimbing dalam penyusunan pembuatan tesis ini, oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih kepada yang terhormat :
1. Rektor Universitas Udayana yang telah menerima kami sebagai

mahasiswa pada Program Pasca Sarjana Ilmu Biomedik Universitas Udayana Denpasar.
5

2. Direktur Program Pasca Sarjana Universitas Udayana Denpasar atas

kesempatan yang diberikan kepada kami untuk mengikuti Program Pasca Sarjana Ilmu Biomedik Universitas Udayana Denpasar.
3. DR. dr. I Dewa Made Sukrama, Sp.Mk (K), sebagai pembimbing pertama

yang telah banyak memberikan perhatian,bimbingan, saran dan kritik yang sangat berharga bagi kami.
4. DR.dr. I Wayan Putu Sutirtayasa, M.Si, sebagai pembimbing pendamping

yang telah banyak memberikan bimbingan, arahan, pada penyusunan tesis ini.
5. Prof. DR. dr. J. Alex Pangkahila, M.Sc. Sp.And, sebagai pembimbing

mata kuliah usulan proposal penelitian yang telah banyak membimbing dan mengarahkan pada pembentukan tesis.
6. Prof. DR. dr. Wimpie I. Pangkahila, Sp. And. FAACS, yang telah banyak

membimbing dalam penugasan tesis ini.


7. Prof. DR. dr. I N Adiputra MOH, yang juga berperan dalam bimbingan

tesis ini.
8. Drg. Asep Arifin Senjaya, M.Kes yang telah banyak memberikan saran

dan masukan demi lancarnya penelitian dan penyusunan tesis ini.

9. Bapak I Ketut Tunas M.Si, yang telah banyak membantu dalam penelitian

dan penyusunan tesis ini.


10. Dr. Tangking Widarsa MPH, yang telah banyak memberikan masukan

pada penyususnan tesis ini.


11. Teman-teman yang telah banyak memberikan masukan kritik dan saran

demi kesempurnaan tugas tesis ini. Penulis juga ingin mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada suami tercinta dr. A.A. Ngr. Kt. Putra Widnyana, Sp.A, serta anakku A.A. Manik Arini Pradnyasari , yang dengan penuh pengorbanan telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk menyelesaikan tesis ini dengan doa serta dukungan moril maupun materiil. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dengan segala keterbatasan yang ada tesis ini masih perlu disempurnakan dan lebih dilengkapi lagi, sehingga kritik dan saran diharapkan, akhir kata semoga tesis ini bermanfaat bagi kepentingan masyarakat serta pengembangan ilmu pengetahuan khususnya ilmu kedokteran dasar, semoga Tuhan Yang maha Esa melimpahkan rahmat dan berkayNya kepada kita semua. Om shanty,shanty,shanty.

Penulis

PEMBERIAN LENDIR BEKICOT (Achatina fulica) SECARA TOPIKAL LEBIH CEPAT MENYEMBUHKAN GINGIVITIS GRADE 3 KARENA CALCULUS DARIPADA POVIDONE IODINE 10%

Abstrak
Gingivitis adalah peradangan gingiva, menyebabkan perdarahan disertai pembengkakan, kemerahan, eksudat, perubahan kontur normal , gingivitis sering terjadi dan bisa timbul kapan saja setelah timbulnya gigi, gingiva tampak merah. Penyebab gingivitis adalah bakteri plak yang terdapat pada permukaan gigi. Insiden

gingivitis hampir mencapai 50% pada masyarakat pedesaan. Sekarang ini orang mencari alternatif lain yang lebih murah dengan beralih ke obat tradisional yang berasal dari alam sekitar, salah satunya adalah pemanfaatan lendir bekicot. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lendir bekicot lebih cepat menyembuhkan gingivitis grade 3 daripada Povidone iodine 10%. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan eksperimental dengan : (pre-posttest Control Group Design)

Topical snail slime (Achatina fulica) give faster curing gingivitis grade 3 cause of calculus rather than Povidone iodine 10% in outpatient clinic JKG Denpasar

Abstract

Snail as one of the traditional medicine of animal material, it should be researched and developed. Traditionally, the snail used by the community as a new wound healing drug. The scientific study ever conducted on the ability of snail slime fraction separation, as antimicrobial. Snail slime has a high biological value in the healing and the inhibition of processes. The purpose of this study was to determine the provision of lender snail topically faster cure gingivitis grade 3 cause of calculus rather than Povidone iodine 10%. This was an experimental study with pre-post test control group design using 16 subjects, nine with a diagnosis of gingivitis grade 3 in the sample. In each jaw subjects applied with Povidone iodine 10% on one side and the opposite side of snail lenders applied, in accordance with the raffle drawn. Based on the analysis of snail found in the group of lenders that the gingival index decreased significantly in the group who applied with snail slime (p<0.05). Povidone iodine 10% group showed that the gingival index decreased significantly in the group who applied with Povidone iodine 10% (p<0,05). Analysis of comparability between treatment groups were tested according to the mean gingival index of both groups. Analysis of significance with the Wilcoxon test showed that the average decline in the lender snail gingival index more quickly than povidone iodine 10% and cure rates after the third day between the two groups there were significant differences (p<0,05). Conclusion : snail slime faster cure gingivitis grade 3 because of calculus rather than Povidone iodine 10%. Keywords : Gingivitis, snail slime, Povidone iodine 10%, Gingival index

10

DAFTAR ISI Hal


11

Prasyarat Gelar Lembar Persetujuan.

ii iii

Penetapan Panitia Penguji Tesis.. iv Ucapan Terima Kasih. v Abstract.. ix DAFTAR ISI x DAFTAR TABEL.. xiv DAFTAR GAMBAR... xv DAFTAR LAMPIRAN.. xvi BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang.. 1 1.2. Rumusan Masalah..5 1.3. Tujuan Penelitian............. 6 1.3.1. Tujuan umum 6 1.3.2 Tujuan khusus 6 1.4. Manfaat Penelitian 6 BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1. Gingiva 7 2.1.1. Bagian-bagian gingiva.. . 7 2.1.2. Serabut gingiva.. 8 2.1.3. Sulcus gingiva.9 2.1.4. Epithelial attachment 9

12

2.2. Gingivitis.. 10 2.2.1. Pengertian gingivitis 10 2.2.2. Macam-macam gingivitis. 11 2.2.3. Tanda-tanda gingivitis 12 2.2.4. Penyebab gingivitis 12 2.2.5. Proses terjadinya gingivitis 14 2.2.6. Akibat gingivitis 15 2.2.7. Pencegahan gingivitis 15 2.2.8. Perawatan gingivitis 16 2.2.9. Indeks untuk mengukur gingivitis 17 2.3. Calculus 17 2.3.1. Pengertian calculus 17 2.3.2. Teori terbentuknya calculus 18 2.3.3. Komposisi calculus 19 2.4. Bekicot 20 2.4.1. Sejarah dan macam-macam bekicot 20 2.4.2. Kandungan kimiawi bekicot 22 2.4.3. Lendir bekicot sebagai obat tradisional penyembuh luka.22

13

2.5. Povidone iodine 10%..................................................................... 23 2.5.1. Pengertian Povidone iodine 10%.............................................. 23 2.5.2. Mekanisme kerja Povidone iodine 10%................................... 24 2.6. Proses Penyembuhan 24

BAB III KERANGKA PIKIR KONSEP DAN HIPOTESIS 3.1. Kerangka Pikir 25 3.2. Kerangka Konsep26 3.3. Hipotesis 27 BAB IV RANCANGAN PENELITIAN 4.1. Rancangan Penelitian 28 4.2. Tempat dan Waktu Penelitian 28 4.3. Sumber Data Populasi dan Sampel 29 4.3.1. Populasi 29 4.3.2. Kriteria sampel 29 4.3.3. Teknik sampling30 4.4. Variabel Penelitian 31 4.5. Definisi Operasional Variabel 31 4.6. Alat dan Bahan penelitian 32 4.7. Alur Penelitian.. 33 4.8. Prosedur Penelitian 34
14

4.9. Analisis Data 34 BAB V HASIL PENELITIAN 5.1. Karakteristik Subyek Penelitian 37 5.2. Uji Normalitas Data.. 38 5.3. Analis Efek Aplikasi dengan Lendir Bekicot 39 5.4. Analisis Efek Aplikasi dengan Povidone iodine 10%.................................. 41 5.5. Analisis Gingival Indeks antar Kelompok 43 5.5.1. Uji komparabilitas (hari pertama) 43 5.5.2. Analisis efek perlakuan 44 5.5.2.1. Hari kedua 44 5.5.2.2. Hari ketiga.. 45 5.5.2.3. Pemeriksaan tingkat kesembuhan 47 BAB VI PEMBAHASAN HASIL PENELIAN 6.1. Subyek Penelitian 50 6.2. Penurunan Gingival Indeks setelah Aplikasi dengan lendir bekicot dan Povidone iodine 10%................................................................................... 50 BAB VII Simpulan dan Saran 7.1. Simpulan 55 7.2. Saran 55 DAFTAR PUSTAKA. 57
15

LAMPIRAN 60 FOTO-FOTO PENELITIAN 67

DAFTAR GAMBAR Halaman GAMBAR 1 GAMBAR 2 GAMBAR 5.1 GAMBAR 5.2. GAMBAR 5.3 GAMBAR 5.4 Kerangka Konsep Penelitian. Alur Penelitian Penurunan Gingival Indeks Kelompok Lendir bekicot.. Penurunan Gingival Indeks Povidone Iodine 10%............ Perban dingan Gingival Indeks Antar Kelompok.. Perbandingan Tingkat Kesembuhan Komulatif. 26 32 40 42 47 49

16

DAFTAR TABEL Halaman Tabel 5.1 Tabel 5.2 Tabel 5.3 Tabel 5.4 Tabel 5.5 Tabel 5.6 Tabel 5.7 Tabel 5.8 Karakteristik Subyek Penelitian. Hasil Uji Normalitas Data Gingival Indeks masing-masing kelompok. Rerata gingival Indeks antara Sebelum dengan Sesudah Aplikasi dengan Lendir bekicot Uji Wilcoxon Penurunan Gingival Indeks pada Kelompok yang Diaplikasikan dengan Lendir Bekicot. Rerata gingival indeks antra Sebelum dengan Sesudah Aplikasi dengan Povidone iodine 10%.................................................... Uji Wilcoxon Penurunan Gingival indeks pada Kelompok yang Diaplikasikan dengan Povidone iodine 10%........................... Rerata Gingival Indeks antar Kelompok perlakuan pada hari Pertama. Rerata Gingival Indeks Antar kelompok Perlakuan pada Hari Kedua.. 37 38 39 40 41 43 44 45

17

Tabel 5.9 Tabel 5.10

Rerata Gingival Indeks antar Kelompok Perlakuan pada Hari Ketiga.. Rerata Waktu Kesembuhan antar kelompok Perlakuan.

46 48

DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1 Lampiran 2 Lampiran 3 Lampiran 4 Tabel Induk Penelitian Uji Normalitas Data. Uji Friedman Test Uji Wilcoxon.. 61 63 64 66

18

19