Anda di halaman 1dari 19

Inkompatibilitas sediaan padat adalah inkomp yang biasa terjadi pada sediaan serbuk, kapsul ataupun tablet dan

pil..

Inkompatibilitas atau biasa dikenal dengan OTT (obat tak tercampurakan) pada sediaan padat biasanya terjadi inkomp secra fisika ataupun kimia tergantung sediaan obat tersebut perubahan yang terlihat seperti sediaan obat menjadi lembab, terjadi perubahan warna yang tidak diinginkan, bahan-bahan tidak dapat bercampur

INCOMPATIBILITAS PULVERES DAN PULVIS


Pulveres (serbuk terbagi) merupakan sediaan padat yang berbentuk serbuk yang dikemas dalam beberapa bungkus kertas perkamen , sesuai dengan jumlah yang tertulis pada resep (biasa digunakan untuk pemakaian oral)

Pulvis merupakansediaan serbuk tidak terbsgi yang biasanya dimaksydkan untuk pemakaian luar tubuh/ditaburkan

INCOMPATIBILITAS PULVERES DAN PULVIS


Meleleh dan lembabnya campuran serbuk (syarat:kering, halus, homogen)

Adsorbsi

Reaksi kimia

Serbuk basah/meleleh
Penurunan titik lebur campuran serbuk Penurunan tekanan uap relatif Bebasnya air hablur Terbentuknya senyawa yang lebih higroskopis

Zat-zat yang jika dicampur akan meleleh /melebur


Acetanilid
Dengan Chloralhydrat Resorcinol thymol Acid salicylicum Acetosal Chloralhidrat Phenol Natrii salicylas guaicolat Asetosal Luminal menthol Asetosal resorsinol

Antipyrin

Dengan

Ephedrine Euchinin

Dengan

Dengan

CONT
Antalgin/ metamphyron Dengan Acid ascorbicum Coffein sitrat Dan zat-zat lain yang bereaksi asam

Asetosal/ asam salisilat

Dengan

Hexamineantipyrin

Camphor

Dengan

ChloretanChloralhidrat Menyholresorsinol Resorsinol

R/Hexamin Asetosal aa 0.5 Phenobarb. 0.03 Sacch. Lact. Q.s m.f.pulv.dtd. No XV S.t.d.d.pulv.I.p.c Pro: Hartanto

R/Menthol Champor aa 1.5 Zinc. Oxyde 5 Talk venetum ad 50 m.f.pulv.adsp. s.u.e Pro: Umi

R/Ephedrin 0.025 Asetosal 0.400 Luminal 0.015 m.f.cap.dtd.no XV S.t.d.d.caps.I.P.C Pro: Ny. Martini

R/Codein HCL mg 10 Extr. Belladonemg 15 Bolus alba mg 300 m.f.pulv.dtd.No.XV S.b.d.d.pulv.I Pro; Sudarto

R/KBr 0.200 NaI 0.400 Sacch. Lactis q.s s.t.d.d.p.I pro: Ny Susan

R/MgSO4 10 Na2SO4 15 Nacl 5 m.f.pulv. Pro: Totok

Adsorbsi
R/Morphin HCL Extr. Belladone aa 0.010 Bolus alba 0.300 m.f.pulv.d.t.d. no XII s.t.d.d.pulv.I R/Codein HCL 0.010 Extr. Hyosciami 0.015 Kaolin 0.200 m.f.d.t.d.no XX s.b.d.d.I

INCOMPATIBILITAS SEDIAAN KAPSUL


Yang menjadi ciri khas dari sediaan kapsul adalah adanya cangkang yang terbuat dari gelatin atau selulosa , yag digunakan untuk mewadahi sejumlah serbuk zat aktif atau cairan obat untuk menutupi rasa dan bau yang ditimbulkan oleh zat aktif.

Prinsip sediaan kapsul harus:


Permasalahan yang timbul (merusak dinding kapsul): a. adanya obat dengan fenol tinggi b. adanya campuran obat benyek/leleh c. adanya peristiwa adsorbsi d. adanya reaksi akibat pengaruh sifat asam basa

tetap utuh tidak lembek tidak pecah tidak benyek

R/Aminophyllin 0.200 Ephedrin HCL 0.015 Prednison 0.005 Luminal 0.050 Vit. C 0.050 m.f.pulv.dtd.No.XXX (da in Cap) S.t.d.d.cap.I

R/kreosot 100 mg Sacch. Lactis q.s m.f.pulv.dtd.no VII (da in cap) s.t.d.d.cap.I

Pengatasan inkompatibilitas pada kapsul: Dibuat masa pil campur secara tak langsung (hexamine, aspirin). diencerkan dengan minyak lemak atau minyak atsiri dipisah secara langsung dicoret atau tdk digunakan diganti bentuk lain Perkecualian: etilen triklorida, CCl4, benzol, eter, tdk merusak dinding kapsul b) oleum caryophyllarum (tidak merusak dinding kapsul, mengandung 87
a. b. c. d. e. f. a)

INCOMPATIBILITAS PADA SEDIAAN PIL


Pil terdiri dari : Bahan obat Bahan pengisi (radix liquiritae) Bahan perekat (succus liquiritae, pulvis gummosus, adeps lanae, vas. Album, oleum cacao). d. Bahan penabur (lycopodium, talk) e. Bahan pembasah (aqua glycerinata) Berat 100 mg-150 mg (rata-rata 120 mg)
a. b. c.

Permasalahan Pil
higroskopis reaksi oksidasi (pil pecah)

timbul gas (pil pecah)

R/Ext Belladone 1,1 Aspirin m.f.pil

R/KMnO4 0.1 Natrii Bicarbonat 0.05 m.f.pil.dtd.no XXX Stdd. Pil. II

THANK YOU