P. 1
PPDGJ

PPDGJ

|Views: 27|Likes:
Dipublikasikan oleh Pelangi Lestari

More info:

Published by: Pelangi Lestari on Sep 14, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/23/2014

pdf

text

original

PPDGJ

SEJARAH : Program Keswa WHO ; Thn 1960  mulai mulai berperan aktif Diagnosa dan Klasifikasi Ggn Jiwa. Revisi ICD VIII ( International Classification of Disease ). Glossary  Definisi tiap kategori Ggn Jiwa = Thn 1970 APA ( American Psychiatric Association )  Revisi DSM III ( Diagnostic Statistical Manual )  Kriteria operasional dlm sistem klasifikasi. = 1973 PPDGJ – I. = 1983 PPDGJ – II.  ICD IX + DSM III. = 1993 Februari  PPDGJ III.

1. = keseragaman diagnosis klinis untuk tatalaksana terapi. Bid. 3. Bid. yg memungkinkan perbandingan data dan analisis ilmiah. = kodifikasi penyakit/ statistik kes. = kesamaan konsep diagnosis ggn jiwa utk komunikasi akademik.Tujuan adanya PPDGJ . = memberi batasan & kriteria operasional diagnosis ggn jiwa. . Dik .Kes. Bidang yankes.Kedokteran. Lit. 2.

Ggn Perkembangan Psikologis F70-F79. Ggn Psikotik non Organik YTT Ggn Mental & Perilaku Akibat Penggunaan Alkohol F 1. Ggn Neurotik F 4. Ggn Somatoform dan Ggn Terkait Stres Ggn Kepribadian dan Perilaku Masa Dewasa F 5. Ggn masa kanak. . Ggn Disosiatif. Skizofrenia. F 7. Ggn Kepribadian Ggn Identitas dan Preferensi Lainnya. Ggn Mental Organik Ggn Organik dan simtomatik Ggn akibat alcohol dan obat/zat F 0. Ggn Hiperkinetik F98. Retardasi Mental Ggn masa kanak remaja dan perkembangan. Retardasi Mental F80-F89. F10.Ggn Perilaku dan Emosional dgn Onset Biasanya Pada Masa Kanak dan Remaja. Dementia. Ggn Skizotipal dan Ggn Waham Ggn afektif F 3. Ggn Makan. Disfungsi Seksual atau Ggn Perilaku lainnya. Ggn Mental dan Perilaku akibat penggunaan alcohol dan zat Psioaktif lainnya Ggn Mental Psikotik Skizofrenia dgn ggn terkait. F 2. Sindrom Perilaku yg berhubungan dgn Ggn Fisiologis dan Faktor Fisik. Episode Manik. F 19. Ggn Perilaku dan Emosional lainya F 9. F44. F20 F29 Skizofrenia. Retardasi Mental F 8.09 Sindrom Amnestik & GMO. F50. Ggn Perkembangan Psikologis F90.STRUKTUR DAN KLASIFIKASI PPDGJ. F04-F07. F40. F39. Ggn Suasana Perasaan YTT. Ggn Kepribadian dan Perilaku Masa Dewasa. F59. F69. remaja dan perkembangan. Ggn Suasana Perasaan ( Mood /Afektif) F30. Ggn Anxietas Fobik atau Lainnya. F 6. GMO termasuk Ggn Mental Simtomatik Foo-F03 . Ggn Neurotik dan Ggn Kepribadian. F60. Ggn Neurotik.

.

Ggn Jiwa  sindrom dan pola perilaku @ psikologik seseorang yg secara klinik cukup bermakna. Disfungsi  Disfungsi perilaku. Normal continuum sakit Seorang yg neurotik tdk = seorang dgn Ggn Neurotik. . psikologik @ biologik dan bukan semata –mata dlm hubungan orang tsb dgn masyarakat. Kode V  c/ Pemasungan.KONSEP DASAR. secara khas berkaitan dgn suatu gejala penderitaan @ hendaya dlm satu @ lebih fungsi penting manusia.

.Ggn Kepribadian Ambang.Ok lebih sesuai dgn konsep & penelitian mutakhir. Penggunaan istilah baru : . .c/ Dementia multi infark sbg ganti Dementia arterosklerotik.PENDEKATAN DESKRIPTIF : .Kl etiologi dan patofisiologi tak jelas. .

Gangguan Perkembangan Spesifik. ttp merupakan pusat perhatian @ terapi. AKSIS III : . .Taraf tertinggi fungsi penyesuaian dlm satu thn terakhir. AKSIS II : .Taraf beratnya stressor psikososial.Gangguan dan Kondisi Fisik.Sindrom Klinik.EVALUASI MULTI AKSIAL : AKSIS I : . AKSIS V : . .Kondisi yg tak tercantum sbg Ggn Jiwa. . AKSIS IV : .Gangguan Kepribadian.

= Penggunaan waktu senggang. = Psikologik. = Sosial.Diagnose Multi Aksial  sbg upaya utk mengerti dan menolong pasien ggn jiwa  bukan hanya utk diagnosis & pengobatan  tapi juga memperhatikan faktor-faktor = Organobiologik. = Pekerjaan. . serta kemampuan adaptasi menyeluruh dlm hal . = Sosial budaya.

Urutan pertama  prioritas pertama.Boleh kl ditemukan 2 @ lebih kondisi. . .c/ Penyalah gunaan zat ( D. Atau . Depresi Neurotik.U ). . Depresi Berat Ggn Distimik.Diagnose Ganda pd aksis I dan II : .

= Merupakan pusat perhatian atau terapi. Aksis II : Gangguan Kepribadian Antisosial ( Diagnose Utama ). Kalau pada aksis II.DIAGNOSE UTAMA . dalam keadaan remisi. DIAGNOSE SEMENTARA . = Mungkin terdapat pada aksis I/II. . = Kalau banyak diagnose. dituliskan Diagnose Utama. = Contoh . Axis I : Penyalah gunaan Cannabis tanpa ketergantungan. Dibuat bila keterangan tidak cukup. maka diagnose utama adalah  kondisi yg merupakan alasan utama utk pemeriksaan atau perawatan.

Aksis II dan deskripsi Ciri Kepribadian serta Kepribadian pra morbid.Gangguan Kepribadian Kompulsif . c/ . Aksis II  Ciri Kepribadian spesifik tertentu  Kl tak ada Ggn Kepribadian atau ada Ggn Kepribadian + Ciri Kepribadian tertentu.Ciri Kepribadian Paranoid. .

.Hubungan dgn aksis I dan III : Aksis I : Delirium. Ruda paksa @ Keracunan. .Gangguan atau kondisi fisik yang potensial bermakna terhadap pengertian atau terapi individu. . Aksis III : Tumor Otak.AKSIS III : GANGGUAN DAN KONDISI FISIK. .c/ .

= Biasanya waktu dlm 1 thn sebelumnya. = Dasar penilaian  besarnya perubahan dalam kehidupan individu akibat stressor tersebut.  Seberapa berat hal yang sama akan diderita oleh “ individu pada umumnya” yang mempunyai latar belakang budaya yang sama.AKSIS IV : TARAF BERATNYA STRESSOR PSIKO SOSIAL. .

Hubungan interpersonal. Perkembangan. 8. 7. Keuangan. 3. . Problem orang tua. Perkawinan. 11. 9. 4. Faktor Keluarga. Penyakit Fisik / cedera. 10. Pekerjaan. 6.JENIS STRESSOR : 1. Hukum. 2. Lain-lain. Lingkungan hidup. 5.

Malapetaka. Tak ditentukan. Sedikit. Ringan. Berat. Sedang. 2 . 3 . 4 . Tak ada. 7 . 6 . 1 . Sangat Berat.PENILAIAN AKSIS IV : 0 . 5 . .

.AKSIS V : TARAF FUNGSI PENYESUAIAN DALAM SATU TAHUN TERAKHIR.PENGGUNAAN WAKTU SENGGANG. YANG DINILAI : . HUBUNGAN SOSIAL Hubungan antar manusia.FUNGSI PEKERJAAN. terutama teman dan keluarga.HUBUNGAN SOSIAL ( BOBOT TERBESAR ) . FUNGSI KERJA  Jumlah kompleksitas & kwalitas dari hasil yg dicapai. FUNGSI PENGGUNAAN WAKTU SENGGANG  Termasuk hobi dan rekreasi. .

.PENILAIAN KEMAMPUAN PENYESUAIAN: Dengan menggunakan penilaian GAF ( General Assessment of Function ) .

Diagnose / Kondisi ditangguhkan pd Aksis I atau II.Data tak cukup utk menetukan diagnose pada aksis I / II. Ggn Mental Non Psikotik yg tak Diklasifikasikan Psikosis tak khas . . = Klasifikasi  tak cukup.Kurang informasi  suatu ggn jiwa ? c/ Problem Akademik. Tingkah laku antisosial. = Spesifikasi tak cukup. .TARAF KEPASTIAN DIAGNOSTIK : Kode V .Data = Gangguan Psikotik (+).Data = Non Psikotik (+). .

c/ Ggn Skizofrenik type ? Diagnose Sementara.Data = cukup utk menentukan Ggn Jiwa (+) Jiwa yg tak di= Untuk spesifik (-). tentukan (tak khas).Ggn Waham Amphetamin  GMO akibat zat Tak ada Ggn Jiwa ( Fisik ). – Data diagnose kerja cukup. . .Keraguan diagnose pasti (+). .Klasifikasi Ggn .Tidak dijumpai GGn Jiwa atau Fisik. .

PEMERIKSAAN PSIKIATRI ( STATUS PSIKIATRI KHUSUS ) .

Identitas : Nama : Umur : Alamat : Pekerjaan : Jenis kelamin : Status perkawinan : Suku bangsa : .

Status Present .Status Internus .Keluhan Utama : Sebab Utama : Riwayat Perjalanan Penyakit: Riwayat Penyakit Terdahulu : Riwayat Perkembangan Pasien : Pemeriksaan Internus : .

. . 6. Tempat. 2.Ilusi: : . 11. Pembicaraan . . Emosi : . Halusinasi : Baru.Skala Differensiasi.Arus Emosi.Einfuchlung. 9. 13. .Pengendalian. Sikap.STATUS MENTALIS : 1. . Penampakan Umum. : : . Isi. 8. Asosiasi/Kontinuinitas. . Tingkah laku. Afek/Mood. Waktu. 10.Empati.Echt / Unecht. 14.Arus. 3. 12. : -Diri.Arus. 7. : . Produktifitas. Isi. Proses Fikir Persepsi Memori Intelektual Orientasi Insight Judgment . 5.Stabilitas. 4.Lama. Situasional. Kesadaran.

DIAGNOSE. + Pemeriksaan Tambahan + Status Internus + Physik Diagnostik Sesuaikan dgn PPDGJ. TERAPI / PENATALAKSANAAN.RESUME + Riwayat Penyakit + Riw. Perkembangan OS + Riw. . Perjalanan Peny. DIAGNOSE SEMENTARA.

.TERIMA KASIH.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->