Anda di halaman 1dari 16

Sehat dengan Lamtoro Oleh Prof Hembing Wijayakusuma Lamtoro merupakan tumbuhan yang memiliki batang pohon keras

dan berukuran tidak besar. Tingginya mencapai 2-10 m, ranting berbentuk bulat silindris, dan ujungnya berambut rapat. Daunnya majemuk, menyirip genap ganda. Anak daun ukurannya kecil-kecil, terdiri dari 5-20 pasang, berbentuk bulat lanset, ujung runcing, tepi rata. Permukaan bawah daun berwarna hijau kebiruan, panjangnya 6-21 mm, lebarnya 2-5 mm. Bunganya berbentuk bonggol yang bertangkai panjang berwarna putih kekuningan. Dan, terangkai dalam karangan bunga majemuk. Buahnya mirip dengan buah petai, namun ukurannya jauh lebih kecil dan berpenampang lebih tipis. Buah lamtoro termasuk buah polong, pipih, dan tipis, bertangkai pendek, panjangnya 10-18 cm, lebar sekitar 2 cm, berisi biji-biji kecil yang cukup banyak dan diantara biji ada sekat. Lamtoro berasal dari "Amerika Tropis", biasa ditemukan di pekarangan sebagai tanaman pagar atau tanaman peneduh, kadang tambah liar dan dapat ditemukan dari 1-1500 m di atas permukaan laut. Lamtoro ini biasa disebut pete selong, pete china (di daerah Sumatera). Orang Jawa menyebutnya lamtoro, metir, kemlandingan, selamtara; sedangkan peuteuy china, peuteuy selong, kamalandingan, pelending (Sunda), kalandingan (Madura). Khasiat lamtoro, antara lain dapat menyembuhkan diabetes, susah tidur, radang ginjal, disentri, meningkatkan gairah seksualitas, cacingan, peluruh haid, herpes zoster, luka terpukul, bisul, eksim, patah tulang, tertusuk kayu, bambu dan pembengkakan. Ramuan Cara pemakaian untuk menyembuhkan penyakit diabetes: 5 gr bubuk biji tumbuhan lamtoro diseduh dengan 100 cc air panas, kemudian diminum hangathangat 1/2 jam sebelum makan. Lakukan 2 kali sehari. Untuk meningkatkan gairah seksualitas: 5 gr bubuk biji lamtoro + 5 gr merica hitam direbus dengan 200 cc air hingga tersisa 100 cc. Kemudian masukkan 2 butir kuning telur ayam kampung dan 1 sendok makan madu, aduk lalu diminum. Untuk menyembuhkan disentri: 15 gr biji lamtoro + 30 gr krokot direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, saring dan airnya diminum. Untuk obat cacingan: biji lamtoro tua dan kering ditumbuk halus menjadi bubuk. Ambil 5 gr bubuk tersebut lalu seduh dengan 100 cc air panas kemudian

diminum. Untuk menyembuhkan luka akibat tertusuk kayu, bambu, dan lain-lain: daun lamtoro yang muda secukupnya dihaluskan kemudian ditempelkan pada bagian yang sakit. Untuk menyembuhkan luka baru dan bengkak: daun lamtoro secukupnya dihaluskan kemudian ditempelkan pada bagian tubuh yang luka. Untuk penyakit herpes zoster: 30 gr daun lamtoro + 1 siung bawang putih ditumbuk halus kemudian ditempelkan pada bagian yang sakit. Untuk menyembuhkan eksim: daun lamtoro yang muda secukupnya + kapur sirih + garam masing-masing secukupnya dihaluskan kemudian dioleskan pada bagian yang sakit. Sebagai catatan, lakukan secara teratur. Khusus untuk penyakit berat/serius disarankan untuk tetap berkonsultasi ke dokter. Untuk mengonsumsi tanaman obat, khususnya lamtoro yang sudah dikeringkan dapat dibeli di Blok VI Pasar Inpres Senen, Jakarta Pusat. (Penulis Ketua Umum Himpunan Pengobat Tradisional dan Akupuntur SeIndonesia)

Strawbery Peredam Kanker http://www.gurmeguide.com/upPhotos/gurme/strawbery.jpg Stroberi adalah buah merah yang cantik dan menggoda. Rasanya yang manis dan sedikit masam membuatkan banyak digemari. Buah berbintik hitam ini baik bagi kesehatan, dari menyembuhkan jerawat, mencegah penyakit jantung, otak, dan mencegah kanker. Stroberi, buah mungil berwarna merah ini tak cuma cocok dimakan bersama roti, yogurth atau dijadikan hiasan cake. Di luar negeru, tepatnya di AS, sekitar 94 persen rumah tangga mengonsumsi strawberu segar sebagai camilan atau salad. Anak-anak pun menobatkannya sebagai buah terfavorit. Bahkan menurut penelitian, kalori dalam buah ini sangat kecil. Delapan buah stroberi atau 1 gelas potongan stroberi hanya mengandung 50 kalori dan tidak mengandung kolesterol atau asam lemak jenuh. Tak heran jika stroberi menjadi camilan ataupun pelengkap makanan yang sehat. Jumlah yang sama juga memberikan 30 mikrogram (ug), asam folat. Ini setara dengan 7,5 persen kebutuhan asam folat harian untuk ibu hamil, yakni 400 ug. Asam folat ini penting untuk mencegah cacat tabung syaraf pada janin.

Karena strawberi memberikan 94 miligram vitamin C atau 1,5 kebutuhan vitamin C harian, dapat dikatakan bahwa vitamin C di stroberi lebih banyak dibanding 1 buah jeruk orange. Banyak manfaat dari mengonsumsi vitamin C, antara lain Vitamin C-nya dapat menjaga gigi dan gusi anak-anak tetap sehat, membantu penyembuhan luka dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi. Vitamin C juga antioksidan yang membantu mengurangi risiko beberapa jenis kanker. Sahabat jantung dan otak Disamping itu, potassium di dalamnya merupakan salah satu mineral yang disarankan untuk ada dalam pola menu orang yang ingin menurunkan tekanan darah. Makan strawberi bisa membantu, karena satu gelas straberi mengandung sekitar 270 miligram potassium. Jumlah yang sama uga menyumbang sekitar 4 gram serat, yang membantu menurunkan kadar kolesterol darah dan menyehatkan saluran pencernaan. Selain, vitamin C, potassium, dan serat yang sudah diketahui bermanfaat bagi kesehatan jantung dan otak, stroberi juga mengandung senyawa fitokimia yang bermanfaat, yakni asam ellagik, kuersetin, kaempferol, asam fenolat, dan antosianin. Senaywa-senyawa ini diketahui mencegah penggumpalan darah, salah satu penyebab orang kena serangan jantung atau stroke Strowberi yang menyehatkan Manfaat stroberi menurut SDA (United State Department of Agriculture). Stroberi tidak hanya sedap dimakan, tetapi juga memiliki banyak manfaat. Inilah beberapa manfaat yang bisa Anda simak: * Stroberi kaya vitamin C, dan tingkat keasaman vitamin C-nya aman untuk lambung * Stroberi bisa dijadikan sebagai obat jerawat alami. Hampir semua obat jerawat yang dijual di pasaran mengandung asam salisilat yang banyak dikandung stroberi.

Karena itu, penggunaan masker stroberi sangat bermanfaat. Caranya: haluskan stroberi, campur dengan sedikit yogurth, oleskan di wajah, diamkan selama kurang lebih 15 menit. * Mengonsumsi satu cangkir stroberi setiap hari bisa menurunkan resiko berbagai jenis kanker. Diantaranya kanker leher rahim, payudara, olon, dan tenggorokan. * Khasiat stroberi tidak akan berubah, meski sudah diolah menjadi jus, kue, ataupun selai. Riset membuktikan, roti bakar yang diolesi selai stroberi mengandung antioksidan 50 persen lebih banyak dibanding stroberi segar * Stroberi juga berguna untuk memutihkan gigi. Daripada menggunakan bahan kimia sebagai pemutih, lebih baik Anda mengynyah stroberi setiap hari. Selain gigi menjadi putih, bau mulut pun akan hilang.

* Kandungan stroberi juga bermanfaat untuk menghaluskan kulit tubuh, karena mampu mengangkat sel-sel kulit mati. Cobalah berendam dalam potongan buah stroberi, campur susu dan minyak zaitun. Gosok ke seluruh badan Anda, lihat hasilnya. Jika rutin dilakukan, kulit akan menjadi lebih halus, tidakkusam, dan tumit kaki tidak akan pecah-pecah. * Stroberi berkhasiat meningkatkan kekuatan otak dan menjaga penglihatan tetap jernih. Manfaat itu bisa didapat jika Anda secara rutin mengonsumsi stroberi, paling tidak satu sampai tiga cangkir.

Stroberi vs Kanker 12 jenis buah yang pernah diteliti jumlah antioksidannya, stroberi mencatat skor tertinggi. Antioksidan merupakan senyawa yang bisa melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oleh bahan-bahan penimbul kanker. Caranya, dengan mencegah atau mengganggu proses yang dapat mengarah ke pembentukan sel-sel kanker. Baik zat-zat tertentu dalam stroberi maupun stroberinya sendiri ternyata punya sifat anti kanker. Dalam percobaan terhadap ekstrak stroberi oleh Departemen of Agirculture AS, ekstrak tersebut menunjukkan daya hambat yang besar terhadap pertumbuhan sel kanker serviks maupun sel kanker payudara. Beberapa studi juga menunjukkan, asam ellaik yang ada dalam stroberi bisa menghambat kanker paru-paru., kerongkongan, payudara, kulit, dan kanker hati yang diakibatkan oleh pencernaan bahan-bahan kimia. Dalam percobaan dengan sek kanker payudara, asam ellagik bisa menghambat pertumbuhannya sampai 45 persen. Kuercetin juga telah diketahui bisa menghambat pertumbuhan kanker prostat dan kanker payudara. Sumber: Tabloid Ibu & Anak

Besi Berperan Mencegah Osteoporosis Albiner Siagian MASALAH kesehatan pada usia lanjut meningkat seiring dengan meningkatnya umur harapan hidup. Saat ini umur harapan hidup adalah 68 tahun. Pada tahun 2005, jumlah penduduk berusia lanjut ($>65 tahun) akan mencapai 18,5 juta orang. Indonesia menduduki posisi keempat, setelah China, India, dan Amerika Serikat, sebagai negara dengan jumlah penduduk usia lanjut tertinggi. Salah satu masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian serius pada masa usia lanjut adalah osteoporosis. Osteoporosis atau tulang keropos adalah suatu penyakit yang ditandai dengan berkurangnya kepadatan massa tulang dan kerusakan mikro-arsitektur jaringan tulang yang menyebabkan tulang rapuh dan mudah patah. Walaupun osteoporosis, terutama pada wanita, dapat terjadi pada usia muda (25 tahun), osteoporosis dikenal sebagai penyakit usia lanjut karena dia umumnya menyerang mereka yang berusia lanjut.

Analisis data yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Gizi dan Makanan Departemen Kesehatan di 14 provinsi menunjukkan bahwa prevalensi osteoporosis sudah mencapai 19,7 persen. Angka ini sudah mengkhawatirkan. Pada tahun 2005 diperkirakan lebih dari 4 juta usia lanjut menderita osteoporosis. Secara kodrati, wanita lebih rentan terkena osteoporosis daripada pria. Angka kejadian (insiden rate) osteoporosis pada wanita 2,5 kali lebih tinggi dibandingkan dengan angka kejadian pada pria. Hal ini berkaitan dengan menurunnya produksi hormon estrogen pada wanita usia lanjut (masa menopause). Menurunnya hormon estrogen berakibat pada penurunan aktivitas osteoblas (pembentukan jaringan tulang baru) dan peningkatan osteoklas (perusakan tulang). Pengeroposan tulang juga dapat terjadi karena asupan kalsium yang rendah, pajanan sinar ultraviolet yang tidak memadai, gaya hidup (merokok dan mengonsumsi alkohol), dan konsumsi obat-obatan yang menurunkan massa tulang. Inilah yang dikenal sebagai osteoporosis primer (Rachman, I.A, 2004). Berbagai studi mengungkapkan upaya pencegahan efektif menekan angka kejadian osteoporosis. Beberapa upaya tersebut adalah menurunkan pajanan faktor risiko osteoporosis, seperti menghindari rokok dan alkohol, meningkatkan aktivitas fisik (olahraga), dan meningkatkan paparan terhadap sinar ultraviolet (sinar ultraviolet berperan pada sintesis vitamin D di kulit). Peran zat besi Khusus untuk pencegahan melalui makanan, anjuran yang lazim adalah meningkatkan konsumsi pangan sumber kalsium dan vitamin D. Akan tetapi, penelitian terbaru menunjukkan bahwa besi berperan mencegah osteoporosis. Para peneliti dari Universitas Arizona dan Universitas Arkansas, Amerika Serikat, telah membuktikan bahwa wanita pada masa post-menopause yang mengonsumsi paling sedikit 18 miligram zat besi setiap hari memiliki kepadatan mineral tulang (bone mineral density) yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi zat besi di bawah 18 miligram per hari. Harris dan kawan-kawan dari Departemen Ilmu Gizi Universitas Arizona juga menemukan bahwa peran besi pada pencegahan osteoporosis efektif pada tingkat asupan kalsium sebesar 800-1.200 miligram per hari (angka ini tidak jauh berbeda dari buku internasional asupan kalsium sebesar 1.000-2.000 miligram per hari). Hal ini mengindikasikan bahwa keseimbangan asupan besi dan kalsium diperlukan untuk memelihara kesehatan tulang. Peranan besi dalam mempertahankan kepadatan mineral tulang berkaitan dengan fungsinya pada sintesis kolagen-suatu komponen kunci pada tulang. (Kolagen adalah protein berserat yang terdapat pada jaringan ikat, tulang, dan kartilago). Besi berperan sebagai kofaktor (komponen nonprotein enzim) bagi enzim-enzim yang terlibat pada sintesis kolagen. Penelitian pada hewan coba menunjukkan bahwa tikus yang defisien zat besi memiliki kekuatan tulang yang lebih rendah daripada tikus yang cukup zat besi. Studi epidemiologis pada manusia juga memperlihatkan hasil yang senada. IlichErnst dan kawan-kawan, melalui uji klinis empat-tahun suplementasi kalsium, telah meneliti kaitan antara massa tulang dan besi (dalam bentuk feritin) pada wanita remaja. Melalui publikasinya pada American Journal of Clinical Nutrition di tahun 1998,

mereka menunjukkan adanya hubungan yang positif antara kepadatan mineral tulang dan kadar feritin serum. Hal yang sama juga terjadi pada hubungan antara kepadatan mineral tulang keseluruhan dan kadar feritin serum pada akhir masa penelitian. Ini berarti bahwa besi berperan memelihara kadar mineral tulang. Sumber zat besi Zat besi tersebar luas pada berbagai jenis pangan, baik pangan hewani maupun nabati. Umumnya, ketersediaan biologis-bagian yang dapat dimanfaatkan tubuhbesi lebih tinggi pada pangan hewani. Pangan yang kaya besi antara lain adalah daging merah, hati sapi dan ayam, tiram, kerang, cokelat, kubis, biji bunga matahari, ubi jalar, kentang, serta bayam. (tambahan: biji mete, kacang merah dan daun singkong) Karena pada masa usia lanjut, terutama pada wanita menopause dan postmenopause prevalensi kekurangan zat besi (anemia) masih tinggi, ada baiknya seruan untuk meningkatkan asupan kalsium demi mencegah osteoporosis juga disertai dengan anjuran meningkatkan asupan zat besi (baik dari pangan maupun suplemen zat besi). Oleh karena itu, tidak berlebihan jika Perhimpunan Dietetik Amerika (American Dietetic Association), melalui pesan gizi hariannya pada bulan Oktober 2004, menyatakan "Iron builds strong bones", dan menganjurkan untuk meningkatkan konsumsi pangan sumber zat besi dan pangan yang beraneka ragam setiap hari.

South Beach Diet Salah satu cara menurunkan BB yang relatif baru dan mudah diterapkan adalah South Beach Diet. Metode ini pertama sekali dikembangkan oleh dr Arthur Agatston, seorang kardiolog dari South Beach, Miami, Florida, Amerika Serikat (AS). Metode ini secara "tidak sengaja" ditemukan oleh Agatston ketika memberikan diet bagi pasiennya yang mengalami masalah kesehatan jantung dan kardiovaskular berkaitan dengan obesitas yang dideritanya. Ternyata, diet tersebut berhasil menurunkan BB pasien. Sejak itu, diet tersebut-yang kemudian dikenal sebagai South Beach Diet (SBD)-menjadi amat populer di AS, bahkan di negara-negara lain. Berbeda dengan metode diet yang lazim yang umumnya membatasi karbohidrat, lemak, atau protein secara ketat, SBD memberi pendiet keleluasaan untuk memilih makanan yang mereka sukai. Diet ini bukan diet rendah-karbohidrat juga bukan rendah-lemak. SBD menganjurkan pendiet memilih jenis karbohidrat dan lemak secara tepat. Tiga tahapan SBD terbagi menjadi tiga tahapan, yaitu:

* Penurunan BB secara cepat * Penurunan BB lanjutan, dan * Pemeliharaan BB. Tahapan pertama adalah masa pembatasan karbohidrat. Namun, tidak semua karbohidrat dihindari, hanya karbohidrat yang "buruk", seperti kentang dan roti. Pada tahapan ini pendiet tetap makan tiga kali sehari ditambah makan makanan selingan di antaranya. Ukuran makanan juga tidak perlu dikurangi. Tahapan ini dijalani selama minimal dua minggu dan dapat dilanjutkan hingga satu bulan. Setelah dua minggu menjalani tahapan pertama, diperkirakan BB turun antara 5 hingga 6 kilogram. Tahapan kedua merupakan tahapan penurunan BB secara perlahan-lahan (0,51,0 kg/minggu). Tahapan ini dijalani hingga tercapai BB yang diinginkan (rentang waktu tidak dibatasi). Tahapan ini disebut juga sebagai tahapan pemberian karbohidrat (karbohidrat "baik") kembali. Secara perlahan-lahan, asupan pangan sumber karbohidrat "baik"- biji-bijian, beras tumbuk, atau kacang-kacanganditingkatkan. Beberapa jenis pangan yang masih dihindari, antara lain roti, kentang, dan wortel. Buah yang harus dihindari, antara lain semangka dan nanas. Setelah menyelesaikan tahapan pertama dan kedua, tahapan selanjutnya adalah pemeliharaan BB. Tahap ini bertujuan untuk menjaga BB yang telah dicapai tidak naik atau turun. Pada masa ini, tingkat dan jenis asupan pangan lebih bebas. Sedapat mungkin dihindari makanan selingan (snacks). Sebaiknya pendiet memilih kacang-kacangan (buncit, kacang merah, kacang kedelai, dan kacang hijau) sebagai sumber lemak dan protein. Beberapa jenis beras merah dan brown rice adalah pilihan makanan pokok yang tepat. Secara umum konsumsi buah, seperti, apel, pir, anggur, dan jeruk, tidak dibatasi. Diet pada tahapan ketiga ini dianjurkan untuk terus diterapkan. "Slow-release carbohydrates" Pada dasarnya, landasan ilmiah bagi SBD telah lama-tahun 1981-dibangun oleh dr David Jenkins, seorang Profesor Ilmu Gizi pada Universitas, Toronto, Kanada, ketika dia mengembangkan konsep indeks glikemik (IG). Konsep ini lahir dari keinginan Jenkins untuk menemukan cara baru penatalaksanaan diet bagi penderita diabetes melitus, penderita obesitas, dan olahragawan. Dengan konsep ini, Jenkins mengelompokkan pangan menurut IGnya, yaitu pangan ber-IG rendah (IG $< 55), sedang (IG: 55-70), dan tinggi (IG $> 70) (saat ini sudah tersedia daftar IG dari lebih 600 jenis pangan, baik

mentah maupun olahan). IG adalah angka yang menyatakan kecepatan pangan menaikkan kadar gula (glukosa) darah setelah mengonsumsinya. Pangan yang memiliki IG tinggi menaikkan kadar gula darah dengan cepat dan sebaliknya. Selanjutnya dikenal istilah slow release-carbohydrates, yaitu karbohidrat dari pangan yang dicerna dengan lambat dan karenanya diserap dengan lambat. Akibatnya adalah kadar gula darah naik secara perlahan-lahan. Inilah yang dalam SBD dikenal sebagai karbohidrat "baik". Sebaliknya, high-release carbohydrates (karbohidrat "jahat") adalah karbohidrat yang dicerna dan diserap dengan cepat sehingga kadar gula darah naik dengan cepat pula. Apa kaitannya dengan penurunan BB? Kehadiran gula dalam darah merupakan salah satu pemicu pengeluaran insulin dari pankreas. Tujuannya adalah menjaga kadar gula darah agar tetap normal (100-180 mg/dL setelah makan). Makin banyak gula di dalam darah, makin banyak insulin dikeluarkan. Sekresi insulin yang berlebihan akan mengakibatkan tiga hal, yaitu (1) mendorong tubuh untuk menyimpan gula darah sebagai lemak, (2) menghambat pembakaran lemak (insulin lebih memilih menggunakan karbohidrat sebagai sumber energi daripada lemak karena hal itu adalah cara yang paling efisien), dan (3) memberi kode kepada hati untuk mensintesa kolesterol. Kalau yang dikonsumsi adalah pangan yang memiliki IG rendah-yang tidak menaikkan kadar gula secara mendadak-pankreas melepaskan insulin secara perlahan-lahan. Karenanya, tidak ada gula yang disimpan sebagai lemak, pembakaran lemak ditingkatkan sebagai sumber energi, dan tidak terjadi peningkatan sintesa kolesterol di hati. Berbagai penelitian telah membuktikan peranan IG pangan pada mekanisme penyimpanan lemak tubuh. Miller dan koleganya dari Bagian Biokimia, Fakultas Kedokteran, Universitas Sydney, Australia, melalui penelitian pada pria dewasa, menunjukkan bahwa diet rendah-IG mampu menurunkan laju penyimpanan massa lemak total. Studi pemberian diet rendah-IG di Afrika Selatan juga menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi makanan yang yang memiliki IG yang rendah berkurang BB-nya rata-rata sebesar 7 kg setelah dua minggu masa pemberianangka ini hampir sama dengan BB yang turun pada tahap pertama SBD. Kelebihan lain dari pangan yang memiliki IG rendah adalah lebih mengenyangkan. Para peneliti di Universitas Sydney juga telah membuktikan hal ini. Pangan rendah-IG cenderung menunda rasa lapar. Mereka menemukan bahwa pada diet rendah-IG, orang belum merasa kenyang meskipun kuantitas

pangan yang dikonsumsi sudah melampaui kebutuhannya. Akibatnya adalah konsumsi pangan yang berlebihan. Tampaknya SBD adalah alternatif baru untuk melangsingkan tubuh yang menjanjikan, selain karena relatif mudah diterapkan juga didukung oleh fakta ilmiah yang memadai.*

Ramuan Lidah Buaya Radang tenggorokan Cara Meramu: 1 daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya dipotong-potong atau diblender. Tambahkan 1 sendok makan madu murni. Minum 3 kali sehari. Ambeien Cara Meramu: Setengah (1/2) batang daun lidah buaya dibuang durinya, dicuci, lalu diparut. Beri setengah (1/2) gelas air panas, kemudian peras. Tambahkan 2 sendok makan madu. Dalam keadaan hangat, minum 3 kali sehari. Sembelit Cara Meramu: Setengah (1/2) batang daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya dipotong kecil-kecil. Seduh dengan setengah (1/2) gelas air. Beri 1 sendok makan madu. Hangat-hangat dimakan 2 kali sehari. Diabetes melitus Cara Meramu: 2 batang daun lidah buaya, dicuci, dibuang durinya, dipotongpotong. Rebus dengan 3 gelas air, lalu saring. Minum 3 kali sehari sesudah makan, masing-masing setengah gelas. Penurun kadar gula darah Cara Meramu: 1 pelepah lidah buaya ukuran besar (kira-kira seukuran telapak tangan) dibersihkan dengan mengupas kulit dan durinya. Rendam sekitar 30 menit dalam air garam. Remas sebentar lalu bilas di bawah air yang mengalir (air kran). Rebus dengan 3 gelas air hingga mendidih. Dinginkan. Minum sebanyak 1/2 gelas, 2 sampai 3 kali sehari. Penyubur rambut Cara Meramu: 2 pelepah lidah buaya dicuci lalu kupas. Isinya digosokkan pada kulit kepala yang telah dikeramas pada sore hari. Bungkus dengan kain. Keesokan harinya rambut dibilas. Lakukan setiap hari selama 3 bulan. Batuk (yang membandel) Cara Meramu: 20 g daun lidah buaya dicuci, dikupas, dipotong-potong. Beri 2 sendok makan madu murni. Minum 2 kali sehari. Ulangi selama 10 hari. Khasiat Lidah Buaya (Aloe Vera 1.): Khasiat

kencing manis buang iar kecil mengandung darah hipertensi antikanker batu empedu muntah darah sakit kepala pusing influensa tukak lambung, sakit lambung radang lambung dan usus radang tenggorokan radang amandel radang hidung radang telinga radang gusi, radang rongga mulut batuk rejan wasir sembelit peluruh haid nyeri saraf mabuk kendaraan luka terpukul luka dalam cacingan kejang pada anak

Beberapa Zat Kandungan Lidah Buaya *Antakuinon Dan Kuinon Memiliki efek menghilangkan rasa sakit (analgetik) dan menghilangkan pusing. * Lignin/Selulosa Dalam gel lidah buaya mampu menembus dan meresap ke dalam kulit, menahan hilangnya cairan tubuh dari permukaan kulit, sehingga kulit tidak cepat kering serta terjaga kelembabannya. * Acetylated Mannose Merupakan imunositimulan yang kuat, yang berfungsi meningkatkan fungsi fagositik dari sel makrofag, respon sel T terhadap patogen serta produksi interferon dan zat kimia yang meningkatkan sistem imun untuk menstimulasi atau merangsang antibody. * Gel/Lendir Lidah Buaya Mempunyai kemampuan untuk menyembuhkan luka, luka bakar, borok/eksim, memberikan lapisan pelindung pada bagian yang rusak dan mempercepat tingkat penyembuhan. Reaksi tersebut karena adanya Aloectin B yang menstimulasi sistem immun. * Aloin, Aloe-Emodin Menyebabkan usus besar berkonstraksi/mengkerut sehingga bersifat sebagai pencahar yang kuat (laxative). Umumnya terjadi pengeluaran feses/buang air besar setelah 8-12 jam pengkonsumsian.

Dan lain-lain. Pemakaian luar: - luka terbakar - luka tersiram air panas - eksim/borok - bisul - digigit serangga - mengembalikan jaringan kulit yang tidak rata - biang keringat - kutil - mata ikan - tumit pecah-pecah - gigi berlubang - untuk kecantikan: jerawat, komedo, tahi lalat, flek hitam, rambut rontok, rambut beruban, melebatkan rambut, menghitamkan rambut. - dan lain-lain. Kandungan Kimia Lignin, sapanin, senyawa antrakuinon, vitamin, senyawa gula, enzim, asam amino, aloin, barbalon, isobarbaloin, aloe-emodin, aloenin, aloesin, dan lain-lain. Mekanisme Kerja * Szponin: Memiliki kemampuan sebagai pembersih dan antiseptik sehingga sangat efektif mengobati luka terbuka. * Alomicin: Memepunyai efek sebagai antikanker. [Prof HM Hembing Wijayakusuma adalah ahli pengobatan tradisional dan akupunktur, Ketua Umum Himpunan Pengobat Tradisional & Akupunktur se-Indonesia (Hiptri)]

lidah buaya untuk minuman Minuman segar lidah buaya, yang terbuat dari daging lidah buaya, sudah dikenal masyarakat. Selain nikmat sebagai campuran es, daging lidah buaya konon berkhasiat menghilangkan panas dalam. Berikut ini cara pembuatan minuman segar dari daging lidah buaya.

Bahan: -Daun lidah buaya (Aloe vera) -Jeruk nipis atau asam sitrat -Garam dapur -Gula pasir

Alat-alat: -Pisau terbuat dari stainless steel -Tangki pencuci terbuat dari stainless steel -Saringan halus -Sendok makan -Panci/baskom

Cara membuat : 1. Ambil daun lidah buaya segar. 2. Pilih daun yang cukup umur dan tebal. Daun cukup umur berwarna hijau tua, bagian tepi daun berduri lunak dan pucat. 3. Cuci bersih daun lidah buaya, kupas kulit daun hijaunya sehingga nampak daging daun lidah buaya yang bening. 4. Potong daging daun lidah buaya menjadi ukuran kubus. 5. Cuci dengan air hingga lendirnya hilang, kemudian dibilas dengan air bersih. 6. Didihkan air, masukkan potongan daging lidah buaya, diamkan selama 10 menit (matikan api kompor agar daging lidah buaya tidak lembek). 7. Rendam daging lidah buaya dalam larutan asam yang terbuat dari satu liter air matang, kemudian tambahkan satu sendok nakan perasan jeruk nipis. 8. Bilas potongan daging daun lidah buaya dengan air matang, tambahkan larutan gula dan simpan 2-3 jam dalam lemari pendingin. 9. Masukkan dalam plastik kemasan dan siap untuk dipasarkan. Bila ingin disimpan, simpanlah dalam lemari es.

Indeks Masa Tubuh

Dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) akan diketahui apakah berat badan seseorang dinyatakan normal, kurus atau gemuk. Dengan catatan penggunaan IMT hanya untuk orang dewasa berumur > 18 tahun dan tidak dapat diterapkan pada bayi, anak, remaja, ibu hamil, dan olahragawan. Untuk mengetahui nilai IMT ini, dapat dihitung dengan rumus berikut: Berat Badan (Kg) IMT = ______________________________ Tinggi Badan (m) X Tinggi Badan (m)

Batas ambang IMT untuk masyarakat Indonesia adalah sebagai berikut Kategori IMT Kurus Kekurangan berat badan tingkat berat < 17, 0 Kekurangan berat badan tingkat ringan 17, 0 18, 4 Normal 18, 5 25, 0 Gemuk Kelebihan berat badan tingkat ringan 25, 1 27, 0 Kelebihan berat badan tingkat berat > 27, 0 Jika seseorang termasuk kategori: IMT < 17, 0: keadaan orang tersebut disebut kurus dengan kekurangan berat badan tingkat berat atau Kurang Energi Kronis (KEK) berat. IMT 17, 0 18, 4: keadaan orang tersebut disebut kurus dengan kekurangan berat badan tingkat ringan atau KEK ringan. Buncis PENYAKIT kencing manis atau bahasa keren-nya diabetes melitusbanyak diindap orang Indonesia. Seorang penderita diabetes melitus memiliki kadar gula dalam darah yang tinggi sehingga si penderita harus hati-hati dalam menerapkan pola makan. Dokter pun sering menganjurkan agar penderita disiplin dalam mengonsumsi obat, berdiet, dan melakukan olah raga, serta menjauhi stres. Banyak memang obat yang beredar di pasaran untuk mengobati diabetes tersebut, namun sering harganya mahal karena bahan-bahannya haruslah diimpor. Bagaimana mau menjauhi stres jika untuk membeli obat yang harganya selangit saja susah. Beruntung, kini telah ditemukan obat yang murah meriah dan dapat diperoleh dengan mudah. Di pasar-pasar tradisional yang becek ketika hujan dan penuh debu saat musim kemarau, "obat" ini bisa dengan mudah didapatkan. Di supermarket-supermarket pun ada, tapi kalau mau lebih murah memang lebih baik memilih di pasar tradisional. Kalau malas bepergian, kita cukup menunggu tukang sayur yang lewat depan rumah.

Lalu "obat" apa yang murah meriah itu? BUNCIS. Ya, tepat. Tanaman yang buahnya mirip kacang panjang, tapi lebih pendek dan gemuk itu ternyata mampu mengobati penyakit diabetes melitus. Hal tersebut terungkap dalam disertasi Yayuk Andayani, yang telah mempresentasikan penelitiannya berjudul "Mekanisme Aktivitas Antihiperglikemik Ekstrak Buncis pada Tikus Diabetes dan Identifikasi Komponen Aktif" untuk memperoleh gelar doktor di kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) Darmaga, beberapa waktu lalu. Dalam penelitiannya, Yayuk menggunakan tikus putih sebagai binatang percobaan.Tikus putih berusia tiga bulan itu oleh Yayuk diberi perlakuan induksi diabetes. Artinya, "dengan sengaja" si tikus putih dibuat mengidap diabetes melitus. Sebelum diinjeksi dengan diabetes, tikus tersebut telah diberi ekstrak buncis. Ternyata dalam waktu 30 menit setelah "dengan sengaja" dibuat menderita diabetes, tekanan gula darah tikus-tikus percobaan kembali normal, tanpa mengalami penurunan pada tingkat hipoglikemik (dibawah kadar gula normal-red.). Timbul pertanyaan, apa sih "kesaktian" buncis sehingga hanya dalam waktu setengah jam bisa menurunkan kadar gula dalam darah hingga batas normal. Berdasar analisis Yayuk, di dalam buncis terkandung zat yang dinamakan "Bsitosterol dan stigmasterol". Kedua zat inilah yang mampu meningkatkan produksi insulin. Insulin adalah suatu hormon yang dihasilkan secara alamiah oleh tubuh kita dari organ tubuh Info Kesehatan 28 Maret 2007 16 yang dinamakan pankreas. Insulin berfungsi untuk menurunkan kadar gula dalam darah. Seseorang mengalami diabetes melitus bila pankreas hanya sedikit menghasilkan insulin atau tidak mampu memproduksi sama sekali. Ternyata dua zat tadi mampu merangsang pankreas untuk meningkatkan produksi insulinnya. Selain dua zat tadi, Yayuk memperoleh data bahwa dari 100 gram ekstrak buncis terkandung karbohidrat 7,81 persen, lemak 0,28 persen, protein 1,77 persen, serat kasar 2,07 persen, dan kadar abu 0,32 persen. Bagi dunia kedokteran dan farmasi, penemuan Yayuk ini tentu bisa dijadikan referensi untuk membuat obat diabetes dengan mengekstrak buncis. Tentunya banyak keuntungan yang diperoleh, terutama bagi masyarakat, karena obat diabetes akan lebih murah dan mudah didapat dengan banyaknya bahan yang tersedia. Bagi masyarakat, terobosan Yayuk itu bisa melegakan hati banyak orang pengidap diabetes melitus, khususnya mereka dari kalangan tidak mampu. Cukup membeli sayur buncis dan memakannya secara teratur, kadar gula dalam darah bisa turun. Pengolahannya pun tidak sembarangan. Manfaat buncis lebih terasa bila dimakan sebagai lalapan. Kalau dimasak dalam bentuk oseng-oseng, dengan tambahan daging, tentunya sama saja. Berbahagialah mereka yang kerap makan lalapan buncis. Ternyata selain manis, buncis juga bisa mencegah dan menghilangkan penyakit kencing manis. Mau coba?

DELIMA:

Di Irak dan Iran, jus delima yang dibuat kumur terlebih dahulu sebelum diminum membantu membersihkan mulut dan gigi, serta mencegah infeksi sehingga membantu menghilangkan bau mulut yang tidak sedap. Memakan dengan perlahan-lahan buah delima dan mengeluarkan bijinya dapat menjernihkan suara yang serak dan menghindari kekeringan tenggorokan. Manfaatlainnya, kandungan zat tanin dalam buah delima dapat membius cacing gelang, cacing kremi dan cacing pita dalam usus sehingga mereka dapat dikeluarkan melalui air besar. Cara ini sudah biasa digunakan oleh penduduk Mesir dan Vietnam. TOMAT: Jus tomat segar sangat membantu pembentukan glycogen dalam liver. Menurut penelitian ditemukan bahwa jus tomat menyeimbangkan fungsi liver dengan cepat dan dengan demikian berarti menjaga stamina tubuh dan menyehatkan badan. Garam mineral yang kaya dalam tomat meningkatkan nafsu makan dan merangsang aliran air liur sehingga memungkinkan makanan dicerna dengan baik. Konsumsi tomat yang teratur membantu mengobati penyakit anoreksia (kehilangan nafsu makan). SEMANGKA: Terlalu banyak mengkonsumsi daging-dagingan, manis-manisan, gorenggorengan, kopi dan minuman ringan sering membuat darah terlalu banyak kandungan asamnya dan mengakibatkan bintik-bintik merah di kulit. Jus semangka akan merontokkan asam tersebut dan memperbaiki kandungan darah. Bagi penderita diabetes, mengkonsumsi secara teratur jus semangka dapat menjaga meningkatnya gula darah. Kelebihan kandungan asam urik dalam tubuh yang menyebabkan arthritis, encok dan keracunan urea dapat dihilangkan dengan meminum jus semangka secara teratur dua kali sehari. KELENGKENG: Buah ini banyak mengandung sukrosa, glukosa, protein, lemak, asam tartaric, vitamin A dan B. sebagai salah satu sumber energi, buah yang sangat manis ini berguna untuk meningkatkan stamina sehabis sakit. Kelengkeng sangat baik untuk memenuhi kebutuhan energi bagi wanita hamil yang lemah atau setelah melahirkan. Memakan buah ini secukupnya secara teratur dapat menambah nafsu makan, mencegah anemia dan pemutihan rambut dini. Selain Itu akan mempercepat kesembuhan luka luar. Awas, konsumsi secukupnya saja, kalau kelebihan, akan membuat tubuh menjadi panas akibat kelebihan energi. Info Kesehatan 28 Maret 2007 34 BELIMBING: Meminum atau memakan buah belimbing dan menelannya secara perlahan dapat mencegah dan mengatasi infeksi mulut dan tenggorokan. Campuran belimbing dan madu juga dapat membantu mencegah dan mengatasi kencing batu. LECI: Selain kandungan protein, lemak, vitamin C, fosfor, dan zat besi, buah leci mengandung sukrosa dan glukosa yang melimpah. Mengkonsumsi buah leci pada malam hari dapat menambah cadangan energi untuk keesokan harinya. KELAPA: Air kelapa mengandung sukrosa, fruktosa, dan glukosa, sedangkan dagingnya

selain tiga hal di atas juga mengandung protein, lemak, vitamin dan tentunya minyak kelapa. Meminum air kelapa muda dan memakan dagingnya dapat mengurangi kegerahan, mulut kering, demam dengan kehausan serta diabetes. Selain itu, minum air kelapa muda dipercaya membuang racun dalam darah. Perhatian, terlalu banyak minum air kelapa muda menyebabkan sedikit rasa lemas sementara. Bagi yang memiliki gangguan tulang jangan mengkonsumsi banyak air kelapa. Buah-buahan merupakan sumber makanan alami yang paling siap untuk langsung dikonsumsi manusia, sayang kadang kala dilupakan. Dengan penjelasan di atas, semoga buah-buahan tidak lagi dilupakan sebagai makanan yang wajib dikonsumsi.