Soal Final Hematologi 2010

1. Seorang bayi umur 6 bulan dengan kadar Hb 9 g/dL, MCV 55 n dan MCH 20. Kemungkinan menderita: a. Anemia karena thalassemia b. Ane,ia defisiensi asam folat c. Anemia pasca pendarahan d. Anemia aplastik e. Anemia defisiensi besi Seorang anak perempuan 5 tahun 8 bulan, berat badan 17 kg, dirawat karena demam, pucat, pendarahan gusi, purpura pada kedua tangan, tungkai, dan badan. Anaka disertai anoreksia, mual, cengeng, bising jantung, banyak keringat, nadi 136 kali permenit dan tekanan darah 100/60 mm Hg. Penderita ini mempunyai kadar Hb 4,5 g/dL, hematokrit 15%, eristosit 1.875.00.000/mm3, leukosit 3200/mm3, Trombosit 23.000/mm3 dan retikulosit 0,8%. 2. Pada kasus tersebut menunjukkan gejala: telah 3. Nilai indeks tersebut: eritrosit kasus

a. MCV 80 fl dan MCHC 38% b. MCV 70 fl dan MCHC 25% c. MCV 70 fl dan MCHC 35% d. MCV 85 fl dan MCHC 30% e. MCV 80 fl dan MCHC 30% 4. Berdasarkan data tersebut di atas, kemungkinan penderita mengalami 1. Anemia pasca pendarahan 2. Leukimia 3. Anemia hemolitik 4. Anemia aplastik 5. Pemeriksaan klinis yang perlu dilakukan sehubungan dengan penentuan diagnosis adalah: 1. Lien 2. Kelenjar limfe 3. Hepar 4. Pemeriksaan tulang-tulang perubahan

a. Pada gangguan fungsi jaringan & mekanisme kompensasi b. Gangguan fungsi jaringan & belum ada mekanisme kompensasi c. Tanpa gangguan fungsi jaringan & sudah ada mekanisme kompensasi d. Gangguan sirkulasi renjatan e. Tanpa gangguan fungsi jaringan & tanpa mekanisme kompensasi

6. Jika penderita ini ingin dinaikkan kadar Hbnya ke batas minimal normal, jumlah darah yang diperlukan adalah: a. Darah lengkap 900 ml b. Darah lengkap 450 ml c. PRC 450 ml d. Darah lengkap 600 ml e. PRC 300 ml

anemia dengan kadar Hb 4 gr/dl. Trombosit+Leukosit+Lien c. Leukimia 3.. Splenomegali 2. Normositik normokrom b. berat 20 kg. Leukosit 2. Hepatomegali 4. Normositik hipokrom d.000 / mm3 7. Anemia defisiensi besi 9.. Pembesaran kelenjar limfe 3. Skistozit 4..1 g/dL. ITP b.Seorang anak perempuan. Lien+Trombosit+Kelenjar limfe 12. Resistensi osmotik sel darah merah meningkat 2. lekosti 8200/mm3. Gejala klinis yang perlu dilengkapkan pada kasus tersebut agar dapat menentukan etiologi anemia adalah: ada tidaknya: 1. Lien dan hepar tidak teraba. Retikulosit 3. Penderita ini mengalami: a. ekimosis pada kedua tungkai dan kedua lengan. 6 tahun mengalami peteki. Trombosit 4. hematokrit 18 %. Makrositik normokrom 8.Pemeriksaan yang baik dilakukan untuk membedakan leukimia dari suatu reaksi (dak terbaca) adalah: a. jumlah eritrosit 2.500. Hemofilia c. Anemia hemolitik 2. Kemungkinan mengalami: kasus tersebut 11. Pendarahan 10. Fragmentasi sel darah merah 3.Soal Final Hematologi 2010 Anak usia 5 tahun.Pemeriksaan laboraturium yang penting dilengkapkan pada kasus tersebut: 1. Mikrositik normokrom e. Anemia aplastik 4. PT dan APTT dalam batas normal serta waktu pemdarahan 4 menit. Mikrositik hipokrom c.Tanda regenerasi sumsum tulang pada anemia hemolitik: 1. Hb+Trombosit+Sumsum tulang e. Saturasi transferin . Eristroblastemia 13. Jenis anemia penderita ini adalah: a. ATP Seorang bayi perempuan umur 3 hari menunjukkan gejala-gejala: Pendarahan 1. Hb+Leukosit+Trombosit b. Trombopati d. Kadar Hb 11. serta tidak ada pembesaran kelenjar limfa. Pendarahan karena defisiensi vitamin K e. Darah tepi+Leukosit+Lien d.

Soal Final Hematologi 2010 tali pusat. jumlah leukosit (. Anemia defisiensi dapat b.. Kadar haptoglobin 21.. Anemia karena leukimia 16.Lebih lanjut bayi ini digolongkan sebagai: a. Hemorragic newborn disease of the ini 18.) d. Defisiensi zat besi b.Pada kasus tersebut menunjukkan gejala: telah a. Pernapasan 64/menit.Data yang lebih lanjut diperlukan data: 1. Tanpa gangguan fungsi jaringan & sudah ada mekanisme kompensasi d.. PT 2. Thalassemia d. Keadaan ini dapat disebabkan: a. Gangguan sirkulasi renjatan dan gangguan fungsi jaringan e. Anemia tulang aplastik sumsum e. Anemia pasca pendarahan c...600/mm3 14. Analisis Hb c.Pemeriksaan dilakukan: yang perlu 15. Tanpa gangguan fungsi jaringan & tanpa mekanisme kompensasi 19.Seorang penderita mempunyai kadar Hb 5. a. Jumlah trombosit 3. Hemolisis intraveskuler e. denyut nadi 170/menit.. 17. Berat Badan lahir 2.. leukosit 13. Gangguan fungsi jaringan & tanpa renjatan b. Defesiensi vitamin K 3. tekanan darah 60/50 mm Hg...) dan jumlah trombosit 64. dan hepar tidak . melena. PTT 4.5 g/dL. Gemeli 3. Masa gestasi 4. Defisiensi enzim G6PD c..Secara klinis bayi kemungkinan mengalami: 1. Kelenjar . Gangguan fungsi jaringan & belum ada mekanisme kompensasi c. Serum besi dan (. Sindroma Hemoch Schoenlein 4. kadar Hb 8.Seorang anak umur 2 tahun dengan kadar Hb 2.3 g/dL.4 g/dL... Sumsum tulang (bone marrow) b.000/mm3. ITP 2..Pemeriksaan laboraturium yang perlu dilakukan: 1. Anemia karena inflamasi d. Enzim G6PD e. Radiasi 20.

000/mm3. N 80 x/menit.. datang ke dokter dengan keluhan sakit kepala. Status gizi 24. Anemia defisiensi e. Anemia hemolitik Seorang peremuan umur 30 tahun. Memerah. Penderita ini mempunyai nilai hematokrit 10%. Anemia hemolitik Seorang wanita. Kemungkinan anak ini mengalami: a. umur 45 tahun. nadi 100 kali permenit dan tekanan darah 100/60 mmHg..Diagnosis kerja pasien di atas adalah: a. Anemia aplastik b. Gangguan sirkulasi renjatan Seorang laki-laki umur 25 tahun dengan kadar Hb 5 mg/dL. PLT 40. . Anemia karena leukemia c. dan badan. Bising jantung. MCHC 25%. Tungkai.. MCV 70 fl dan MCHC 36% e. Lien d. Pada pemeriksaan fisik didapat: TD: 150/90 mm Hg. Disertai .Soal Final Hematologi 2010 teraba. Pasien jugamengeluh sering gatal di seluruh badan. Kelenjar limfe b. purpura pada kedua lengan. Anemia aplastik c. MCV 85 fl dan MCHC 30% 25. Tanpa gangguan fungsi jaringan & sudah ada mekanisme kompensasi c.Diagnosis kerja pada penderita tersebut di atas: a. dirawat dengan gejala: pucat. Anemia pasca pendarahan b. MCV 80 fl dan MCHC 35% b. lien. dan hepar tidak teraba. Anemia defesiensi e.. Gangguan fungsi jaringan & mekanisme kompensasi e. Eritrosit 1... Anemia pasca pendaraham d. Anemia defisiensi 23. Pada penderita tidak ditemukan manifestasi pendarahan 26. kelenjar .. Anemia karena leukemia c. lien S 4.. Anemia aplastik b. Pada penderita tidak ditemukan manifestasi pendarahan.5 fl. Tanpa gangguan fungsi jaringan & tanpa mekanisme kompensasi d. Anemia hemolitik d. pendarahan gusi. banyak keringat.000/mm3 dan Retikulosit 0. MCV 6.Pada kasus tersebut menunjukkan gejala: telah a. Tonsil c. MCV 70 fl dan MCHC 25% c. Gangguan fungsi jaringan dan belum ada mekanisme kompensasi b. Hasil lab.Nilai eritrosit kasus tersebut: a. Leukosit 3 2100/mm .Pemeriksaan klinis yang perlu dilakukan sehubungan dengan penentuan diagnosis adalah: a. MCV 80 fl dan MCHC 38% d.250.6% 22.. Anemia pasca pendarahan d.

Keluhan ini dirasakan sudah 2 tahuan terakhir dan semakin lama semakin membesar. lien S4. Leukemia miolitik kronik b. LED 135/140.Diagnosis kerja pasien di atas adaalah: a. PLT 470. perlu a. netrofil 5.Pemeriksaan tambahan awal yang diperluka untuk pasien ini adalah: a. Pada apusan darah didapatkan dominan sel plasmoid.. Foto os pedis AP/Lateral sacral AP dan .Sebelum mendiagnosis maka pasien tersebut dilakukan tindakan: a.000/mm3 11. Lymfositosis b.500. WBC 10... nadi 80 x/menit. Polisitemia vera d.000/mm3 30. Leukemia akut 33. Mielofibrosis pasti. Polisitemia vera d. Darah tepi d.000/mm3. Foto os fibia-fibula AP/Lateral d. Leukemia kronik d. limfosit 1. Indeks eritrosit b. Foto lumbo lateral b. PLT 90. Trombositosis esensial c.000/mm3. Hasil lab HT 36%. demam maupun tanda-tanda pendarahan tidak ada. bintik merah pd kulit. Tromboparesis c.. eusinofil .Diagnosis adalah: kerja pasien diatas 27. WBC 300. Plasmaparesis 29. Pda pemfis didapatkan pucat.500/mm3.Nilai lymfosit pada pasien di atas adalah: a.500. Lymfositopenia 34.Diagnosis kerja penderita di atas adalah: a. Plebotomi b. Pada pemeriksaan fisis didapat TD 150/90 mmHg. Leukoparesis d. muka memerah. Leukemia miolitik kronik b. PLT 31. Hematokrit seorg wanita umur 50 tahun MRS dgn kluhan lumpuh kedua kaki. Trombositosis esensial\ c.Soal Final Hematologi 2010 HT 65%. WBC 470. LAB HT 21%. Limfoma maligna b. Retikulosit c. Pnderita jg mengeluh nyeri tulang belakang dan daerah dada. Lemas.Keluhan utama pasien do atas disebabkan oleh karena: Seorang wanita umur 40 tahuan datang ke poliklinik dengan keluhan perut besar dan terasa penuh. Multiple myeloma c. 32. Foto os femur c.000/mm3.Berhubungan dengan keluhan penderita di atas maka diperlukan pemeriksaan: a. Melofibrosis 28.

Na2EDTA d.. LiEDTA 42. Jari tabuh+ikterus c. Transfusi PRC 2. ITP b.2. Multiple Myeloma d. TD 90/60.5 10%. .Pemeriksaan tambahan yang diperlukan untuk membantu diagnosis adalah: 1.Untuk menghilangkan keluhan pasien di atas. K2EDTA b. . Asites+spider nervi b. WBC .. S 37C. Na3EDTA e. Splenomegali+ikterus 36...Pasien tersebut dicurigai mempunyai kelebihan berupa: a. Transfusi PRC b. Transfusi Granulosit c... Splenomegali+asites d. N 110x/menit.000/mm . perlu diberikan: a. PLT 38. Hapusan darah tepi 2. HT 3 20.Terapi yang segera diperlukan utnuk pasien tersebut adalah: 1. Elektrolit darah 4.. Tanpa gangguan fungsi jaringan & tanpa mekanisme kompensasi 37. Gangguan fungsi jaringan & mekanisme kompensasi b.Soal Final Hematologi 2010 35. DIC c. Transfusi granulosit 40. Transfusi trombosit d. Tidak ada nyeri perut sebelumnya dan belum pernah ada berak darah sebelumnya. masuk UGD denfan keluhan berak darah banyak. Transfusi trombosit 4. Transfusi FFP Seorang wanita umur 48 tahuan menderita kanker payudara stadium IV.Kelainan fisis yang bisa didapatkan pada pasien tersebut di atas adalah: a.Diantara antikoagulan berikut yang menjadi pilihan untuk tes darah lengkap menggunakan hematology autoanaluzer adalah: a. Transfusi FFP 3. K3EDTA c. Gangguan fungsi jaringan & belum ada mekanisme kompensasi c. Pada pemeriksaan fisis didapatkan pucat..Pasien yang terbanyak di dalam plasma darah adalah: a. Limfoma 39.Keluhan suatu: di atas merupakan 7500/mm3. Fibrinogen 3... Gangguan sirkulasi renjatan e.. Transfusi granulosit 41.. Tanpa gangguan fungsi jaringan & sudah ada mekanisme kompensasi d.

4200 46. Rhesus positif tersebut. eritroblas basofilik.Seorang laki-laki dewasa normal. Limfosit dan eosinofil e. 700 c. 2100 e. Rhesus positif. retikulosit pro. retikulosit. Granulosit b. kecuali: a. Globulin d. Hormon 43.Apabila janin yang dikandung oleh ibu tersebut mempunyai golongan darah A. Terbentuk anti-Rhesus pada darah anak tersebut 48. Acetygalactosamin c. Netrofil dan monosit 47. Eosinofil dan basofil d. Normoblas. Galactosa b.Soal Final Hematologi 2010 a. Retikulosit d. Terjadi eritroblastosis foetalis d. N.Hitung jenis lekosit yang mencakup sel-sel di bawah ini. aritroblas basofilik 44. Apalabila hitung lekosit total orang 3 tersebut 7. Anak tersebut normal dapat lahir d. 400 b. Fibrinogen b.. Normoblas. Agranulosit c.Pada janin yang mempunyai golongan darah A. Limfosit 45. datang ke laboratorium untuk tes darah lengkap karena akan ikut program asuransi. Albumin c. Eritroblas polikromatik. retikulosit. Netrofil dan basofil b. retikulosit b. eritroblas basofilik c. Monosis e.000/mm . Fucosa .Urutan perkembangan/maturasi eritrosit yang benar adalah: a. 1300 d. Eritroblas polikromatik. Normoblas. Terjadi foetat death e. Immunoglobulin e. b.blas. normoblas..Sel-sel di bawah ini yang mempunyai fungsi fagosit yang paling efektif? a. retikulosit e. pada eristositnya mengandung antigen yang mempunyai gugus terminal oligosakarida: a. Maka kemungkinan yang akan terjadi pada anak pertama adalah: a. Anak tersebut lahir mati c. Basofil dan monosit c. Maka jumlah netrofil orang tersebut dalam setiap mm3 adalah: a.

Makrofag 55. GM-CSF sumbat 54. Aktivitas jalur . Sferosit c..Mediator biokimia yang dilepaskan pada saat adhering (perlekatan) trombosit menyebabkan : a. Mengguanakan heparin d. Dohle bodies b. ITP e. Sel B b. Mengguanakan disertai .. Fibroblast d. e.. Pembentukan trombosit c. Vasokontriksi b.. Endotel e.Tahapan pra-analitik yang harus dilakukan sewaktu pengambilan spesimen darah arteri untuk analisa gas darah adalah: a. Leukemia b..Yang dapat menyebabkan hemolisis berat pada anak yang baru lahir adalah : a. Semua di atas benar 52. M-CSF c. Sel T c..IL-1 yang salah satu fungsinya sebagai pirogen endogen diproduksi oleh.Hemopoetic growth factor yang bersifat non-lineage-specific adalah : a. Eritropoiesis 51. .... d. Fructosa 49. Fagositosis lekosit. Tidak antikoagulan antokoagulan antikoagulan antikoagulan antikoagulan memerlukan e. kecuali: a. Trombopoetin d. Proses Inflamasi dimulai d. Pembentukan clotting e. Penyakit Sel sabit c.Pada seseorang dengan asplenia maka di dalam sediaan apusan darah tepi akan ditemukan : a. Hemophilia d. G-CSF e.Soal Final Hematologi 2010 d. KECUALI : a. Eritropoetin b. Vasokonstriksi darah yang cidera pembuluh c.Hemostasis mencakup semua hal di bawah ini. Inkompatibilitas Rh 53. Menggunakan EDTA b. Sukrosa e. Menggunakan Sitrat c. Giant thrombocyte 50. Vasodilatasi pembuluh darah yang cidera b..

Darah donor termasuk Rh + c. Rh – d. Pronormoblast b. A. Rh – c. Darah tidak dapat diberikan 61. A.Progenitor sel-sel dari granulosit adalah : a. Rh + b. Rh + e.Soal Final Hematologi 2010 d.Golongan darah Tn. maka : a. X. 1 dan 4 b.Gen yang mengatur sistem golongan darah pada kasus di atas terletak di kromosom : a. Testin g An D ti D 60. Contoh darah sebanyak 3 ml dikirim ke BDRS sebagai bagian dari rencana operasi dan hasilnya adalah sebagai berikut : d. Promegakaryocyte c. Darah donor diberikan tidak dapat Forward Grouping Anti A Anti B Reverse Grouping A1 cells B Cell s Rh. Howel-Jolly bodies 56. Ditemukan Cold-Antibodi b. 1 dan X e. Anemia Defisisiensi besi e.Pada pemeriksaan silang-serasi apabila setelah diinkubasi pada suhu kamar tidak didapatkan aglutinasi.Apabila hasil silang-serasi didapatkan golongan darah serum penderita dan eritrosit donor. Myeloblast d. O. AB. Cukup dengan Coomb’s Test melakukan Control 4+ 1+ 0 4+ 3+ 0 57. Sa Tn X. Thalassemia Mayor c. 55 tahun dirujuk ke RS karena obstruksi usus. 1 dan 5 c. Netrofil hipersegmentasi e.Gambaran gastritis atrophicans pada lambung sering terlihat pada foto lambung penderita : a. Prorubriblast d. Dilanjutkan dengan pemberian Albumin diinkubasi pada suhu37oC d. Darah donor dapat diberikan bila golongan darahnya O e. 1 dan 3 e. 1 dan 9 59. Adalah : a. AB. Leukemia Akut . Anemia Megaloblastik b. Darah donor masih aman dan dapat diberikan b. Ditemukan Warm-Antibodi c. maka : a. Thalassemia Minor d. Rh – 58.

Korteks tulang tampak sangat menipis b. Tanda-tanda lobaris pneumonia e.Hal-hal yang tersebut di bawah ini akan terlihat pada gambaran radiologi kelainan tulang penderita leukemia akut. Hepatomegali 66. Splenomegali b. kecuali : a. Tulang2 iga osteosklerotik tampak c. kecuali : a. Pelebaran dari bayanganbayangan sinus paranasalis yang berisi udara d. Bayangan massa jaringan lunak di daerah paravertebra thoracalis e. Thymus 64. Osteosklerosis tulang selalu terlihat d. Perubahan gambaran radiologi terlihat pada penderita dewasa 63. Pembesaran kelenjar getah bening di daerah hilus. 65. Gambaran Hair on End dapat terlihat pada tulang2 tengkorak c. kecuali : a.Organ-organ yang terlibat sebagai organ Hematopoeisis ekstrameduler adalah yang tersebut di bawah ini. kecuali : a.Hal-hal yang tersebut di bawah ini adalah benar untuk gambaran radiologi penderita anemia defisiensi besi. Splenomegali e. Kelenjar Getah Bening e.Pada foto toraks penderita leukemia kronis akan tampak halhal yang tersebut di bawah ini. kecuali: a. Pembesaran Kelenjar getah bening di daerah mediastinum b. Pembesaran jantung terutama ventrikel kiri e.Pada limfoma malignum akan terlihat hal-hal tersebut di bawah ini. Osteoporosis panjang dari tulang2 d. Ginjal b. Hati d.Tanda-tanda kelainan radiologic yang bias ditemukan pada penderita Thalassemia Major adalah yang tersebut di bawah ini. Pembesaran kelenjar limfa di daerah mediastinum c. Limpa c. Pembesaran prostat d. kecuali : a. Pembesaran kelenjar limfa di region parahiler b. Hepatomegali c.Soal Final Hematologi 2010 62. Gambaran Hair on End pada tulang-tulang tengkorak 67. Infiltrat leukemia pada paruparu .

Motil c. Eosinofil d. Sumsum tulang d. Netrofil b. Memiliki peran utama pada proses inflamasi akut d. Hati b. Sendi pergelangan kaki 2. Limfosit B e. Ekspensi yang bersifat bulbous dari ujung2 posterior tulang-tulang iga 69. Sendi siku 3. Radiolucent metaphisial band d.Pada foto tangan dan kepala dari penderita Thalassemia Major akan terlihat : 1. Ukuran limpa yang normal 4. Daerah2 tulang osteolitik pada dalam mekanisme tubuh : a.Pada radiografi penderita Thalassemia Major dapat terlihat : 1. Reaksi terlihat periosteal jarang 68. Timus e. Neutrofil b.Yang bukan merupakan kelompok sel yang berperan a. Sendi lutut 4. Transport CO2 e. Hiperplasia jaringan sumsum yang hebat 2.Yang tidak neutrofil : benar tentang leukosit di pertahanan c. Sendi-sendi jari tangan 71. Demineralisasi tulang difus e. Limfosit T 74. Ruangan melebar 3. Sel Plasma 73. Eosinofil c. Tulang-tulang iga menebal 2. Pneumatisasi sinus-sinus paranasalis menghilang 3.Pada haemophilia akan terlihat lesi di daerah : 1. Tergabung granulosit dalam golongan .Sebagian besar produksi di dalam : a. Merupakan fagosit b. Trabekula kasar medulla tulang yang menjadi 4. Basofil e.Soal Final Hematologi 2010 b. Ginjal c. Eritrosit c. Basofil d. Korteks tulang menjadi tipis 70.Yang merupakan leukosit dengan persentase paling besar dari seluruh leukosit adalah : a. Limfosit 72.

NADPH oksidase c. Mieloperoksidase (MPO) b. Clopidogrel 2. Thalassemia e. Miosin e. 1 x 25 mg/hari e.Yang bukan merupakan protein mayor di dalam membrane eritrosit adalah : a. Neutrofil c.1 80. paska stroke diberikan terapi anti trombosit berupa plavix (clopidogrel) dan antihipertensi (captopril). Miosin tidak 79.Seorang pasien 50 tahun. Aktin b. Eosinofil b. GSA c. 2 x 75 mg/hari 82. Anion exchange protein d. Spektrin b. Sferositosis Herediter d. Aspirin . Amilase 77. 1 x 50 mg/hari b.Soal Final Hematologi 2010 75.Seorang pasien pasca stroke dengan riwayat gastritis erosiva Antitrombosit yang dapat diberikan pada pasien ini adalah : 1. NADPH b. Ankirin c. Spektrin c. Monosit d. 1 x 100 mg/hari c. Dosis plavix yang diberikan adalah : a. Vitamin A e. Laktoferin e. Ankirin d.Enzin dan protein yang penting pada neutrofil : a. 1 x 75 mg/hari d. Aktin e. Band 4.Intake oksigen yang berlebihan (obat2 dan bahan kimia yang lain) merupakan penyebab terjadinya : a.Yang tidak termasuk antioksidan : a. Vitamin E 78.Protein membrane eritrosit yang menyebabkan sferositosis adalah abnormalitas : a. Methemoglobinemia c. Anemia Megaliblastik 81. Asam askorbat d. Sickle cell anemia b. Eritrosit e. Trombosit 76. Defensin d.Yang mengandung integrin CD11/CD18 pada membrane selnya : a.

1 g/hari 87. Asetaminofen 3. Bila ingin diberikan antikoagulan untuk mencegah thrombosis sebaiknya diberikan : 1. Kortikosteroid 3. Asam mefenamat 2. Mual-muntah 2. Asam salisilat 83. Phenobarbital 4.Efek samping Fe (Besi) per oral adalah : 1. Antikoagulan berat molekul tinggi 3. Muntah-muntah hebat e.Faktor-faktor yang menurunkan respon tubuh terhadap antikoagulan oral : 1.Seorang pasien paska stroke yang diterapi dengan antikoagulan warfarin untuk mencegah tromboemboli ulangan.84 yang dapat terjadi tersebut sering obat seperti pada ialah : 86. Perdarahan d. perdarahan gusi. Obat anti sakit yang tidak boleh diberikan adalah : 1. Pasien ini sering mengalami sakit kepala hebat. 50-100 mg/hari b. Anti-Inflamasi 89. Vitamin K 2. Tiklopidin 4. Trombosis c.Dosis aspirin trombosit : sebagai anti- a. Heparin 84. Kerusakan sendi .Faktor-faktor yang meningkatkan respon tubuh terhadap antikoagulan oral : 1. Vitamin K 2.Seorang pasien MRS dengan IMA.Resiko/bahaya bila pasien mengonsumsi jawaban no. Aspirin 4. 500 mg/hari d. Barbiturat 4. Nonsteroid Anti-Inflamasi 90. Perdarahan lambung 88. Obat yang dapat diberikan untuk mempercepat penyembuhan luka bakar tersebut ialah : a.Seorang anak 10 tahun mengalami luka bakar di daerah tungkai.Soal Final Hematologi 2010 3. Barbiturat 3. Diare 4. Antikoagulan berat molekul rendah 2. Nadroparin / Enoksaparin 4. Pasien ini mempunyai riwayat perdarahan spontan seperti epistaksis. Infark Miokard b. 510 mg/hari e. Parasetamol 85. 250-500 mg/hari c. Konstipasi 3.

Asam Salisilat c. 93.Malnutrisi yang memberikan gambaran darah anemia normositik adalah : a. Anemia defisiensi asam folat dapat memiliki MCV normal d.Penyebab primer defisiensi adalah : anemia b. Diabsorbsi di duodenum 96.Soal Final Hematologi 2010 a. Defisiensi Asam Askorbat d. PEM 94. Anemia defisiensi besi member gambaran mikrositik hipokrom e. Kofaktor enzim Catalase c. Nutritional inaedequacy → Biochemical lesion → tissue depletion → Nutrient reserve → Anatomic Lesions → Functional changes a. Anemia defisiensi biasanya disertai defisiensi vitamin dan mineral b. Anemia defisiensi asam B12 biasanya ditemukan jika tidak makan sayuran 95.Yang manakah berikut ini urutan yang benar untuk terjadinya defisiensi nutrisi : a. Anemia defisiensi B12 dan asam folat member gambaran hapusan darah yang sama. Penggunaan yang meningkat e. Kofaktor enzim Peroxidase d.Pernyataan yang salah mengenai gambaran laboratorium anemia defisiensi : a. Asupan yang tidak adekuat b. Anabolik steroid e. Anemia defisiensi B12 dan asam folat paling banyak ditemukan d. Anemia defisiensi besi bersama asam folat memberikan gambaran normositik e. Vitamin C dan asam folat banyak terdapat pada makanan yang sama c. Defisiensi piridoksin . Diabsorbsi di ileum e. Malabsorbsi c. Defisiensi Tembaga c.Pernyataan yang salah mengenai anemia defisiensi adalah : a. Heparin b. Destruksi eritrosit meningkat 92. Defisiensi Zat Besi e. Asam Treneksamat d. Kebutuhan meningkat d. Anemia defisiensi besi dapat memiliki MCV normal c.Pernyataan yang salah tentang zat besi : a. Kofaktor enzim COX b. Anemia mikrositik dan makrositik dapat terjadi bersama-sama b. Streptokinase 91.

Pernyataan yang salah mengenai metebolisme dan defisiensi zat besi : a. Serum Ferritin pada defisiensi besi adalah normal . Oleh karena itu dibutuhkan konsumsi 10 mg zat besi setiap hari jarena Cuma 10 % yang diabsorbsi d. Dari 30 mg tersebut sekitar 29 mg didaur ulang dan hanya 1 mg yang harus diganti c. Nutritional inaedequacy → Nutrient reserve → tissue depletion → Biochemical lesion → Functional changes → Anatomic Lesions d. Serum Ferritin pada umumnya normal PEM e.Angka kecukupan gizi menurut AKG Indonesia tahun 2004 untuk asam folat pada orang dewasa adalah : a.Soal Final Hematologi 2010 b. 100 ug b. bayi terhindar anemia sampai 6 bulan. 50 % 99. penyakit inflamasi kronik untuk PEM yang benar adalah : a. Serum TIBC pada Defisiensi besi adalah rendah c. 30 % d. 400 ug e. Serum TIBC pada PEM rendah b. Setiap 1 % eritrosit didestruksi dan melepaskan sekitar 30 mg zat besi b. 500 ug 98. 20 % c. Jika cadangan zat besi dari ibu cukup. 300 ug d. 100. Nutritional inaedequacy → Anatomic Lesions → Functional changes → Biochemical lesion → Nutrient reserve → tissue depletion c. 40 % e. Nutritional inaedequacy → Nutrient reserve → Biochemical lesion → Functional changes → Anatomic Lesions → tissue depletion e.Rata-rata absorbs zat besi dari makanan pada orang sehat adalah : a. Kebutuhan zat besi pria lebih tinggi dari wanita karena memiliki massa otot yang lebih berat e. 10 % b. Nutritional inaedequacy → tissue depletion → Nutrient reserve → Biochemical lesion → Functional changes → Anatomic Lesions 97.Gambaran laboratorium anemia defisiensi zat besi. Serum TIBC pada penyakit inflamasi adalah tinggi d. 200 ug c.