Anda di halaman 1dari 4

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 4.1.

1 Hasil Penelitian Gambaran Umum Lokasi Penelitian Panti Werdha Mojopahit Mojokerto berdiri pada bulan Mei tahun 1968, merupakan perubahan dari Panti Karya yang menampung para pengemis dan gelandangan. Dalam perkembangan selanjutnya Panti Werdha Mojopahit adalah UPT dari Dinas Sosial Daerah Tingkat 1 Jawa Timur sampai tahun 2002. Selanjutnya sejak tanggal 1 Januari 2003 pengelolaan di serahkan kepada pemerintah Kabupaten Mojokerto di bawah Kantor Kesejahteraan Sosial di dalam naungan Seksi Bantuan Sosial. Mulai tanggal 17 Januari 2009 Panti Werdha Mojopahit Mojokerto berubah menjadi UPT dari Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto dengan luas 48,92 m2 dengan batas sebelah barat Ds. Brangkal, sebelah utara Ds. Jampirago, batas sebelah selatan Ds. Kedung maling dan batas sebelah timur Jalan Raya Berangkal Mojokerto. Panti Werdha Mojopahit Mojokerto terdiri dari 6 asrama dan setiap asrama terdiri dari 3-16 lansia. Jumlah seluruh lansia di panti Werdha Mojopahit Mojokerto adalah sebanyak 42 lansia, sedangkan jumlah perawat di Panti Werdha Mojopahit Mojokerto sebanyak 1 orang. Fasilitas kesehatan yang ada di Panti Werdha Mojopahit Mojokerto yaitu terdapat 1 ruang tindakan, Apotik dan Perawat yang melakukan pengobatan dasar pada lansia yang sakit, apabila ada Lansia yang memerlukan penanganan secara intensif maka segera dilakukan rujukan ke Rumah Sakit Sakinah.

31

32

Kegiatan rutinitas yang dilakukan oleh Lansia di Panti Werdha Mojopahit Mojokerto diantaranya adalah senam pagi yang dilaksanakan setiap hari Jumat yang bertujuan untuk menjaga kebugaran, bimbingan agama yang di laksanakan dua kali dalam satu minggu setiap hari Senin dan Kamis, Kunjungan Medis Berkala di lakukan setiap hari pagi dan sore di asrama yang dilakukan oleh tenaga perawat.

Asrama IV

Asrama III

Dapur Asrama II

R.Petugas

Rumah Dinas

G a s e b o

Aula U Asrama V Asrama IV B S Mushola T Asrama I

Kantor

J L . B r a n g k a l

Gambar 4. 1 Lokasi Penelitian Di UPT Panti Werdha Mojopahit Mojokerto, Februari 2013 4.1.2 Karakteristik Responden

1. Jenis Kelamin Tabel 4.1: Distribusi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Di Panti Werdha Mojopahit Brangkal Mojokerto, Februari 2013 Jenis kelamin Laki-laki 8 21,7 % perempuan 29 78,3 % Total 37 100,0 %

33

2. Usia Tabel 4.2: Distribusi Responden Berdasarkan Usia Di Panti Werdha Mojopahit Brangkal Mojokerto, Februari 2013 45-59 Tahun 1 2,7 % 3. Pendidikan Tabel 4.3: Distribusi Responden Berdasarkan Pendidikan Di Panti Werdha Mojopahit Brangkal Mojokerto, Februari 2013 Tidak Sekolah 15 40,6 % 4. Pekerjaan Tabel 4.4: Distribusi Responden Berdasarkan Pekerjaan Di Panti Werdha Mojopahit Brangkal Mojokerto, Februari 2013 Buruh 9 24,3 % 5. Status perkawinan Tabel 4.5: Distribusi Responden Berdasarkan Status Perkawinan Di Panti Werdha Mojopahit Brangkal Mojokerto, Februari 2013 Janda 26 70,3 % Status perkawinan Duda 5 13,5 % Total Kawin 6 16,2 % 37 100.0 % Pekerjaan Tani Swasta 16 8 43,2 % 21,7 % Total Wiraswasta 4 10,8 % 37 100,0 % SR 9 24,3 % Pendidikan SD SMP 12 32,4 % 1 2,7 % Total SMA 0 0,0 % Perguruan Tinggi 0 0,0 % 37 100,0 % Usia 60-74 Tahun 75-90 Tahun 22 14 59,4 % 37,9 % Total 90 Tahun 0 0,0 % 37 100,0 %

34

6. Agama Tabel 4.6: Distribusi Responden Berdasarkan Agama Di Panti Werdha Mojopahit Brangkal Mojokerto, Februari 2013 Agama Islam 37 100 % Kristen 0 0,0 % Hindu 0 0,0 % Budha 0 0,0 % Total 37 100,0 %

7. Lama penghuni panti Tabel 4.7: Distribusi Responden Berdasarkan Lama Penghuni Panti Di Panti Werdha Mojopahit Brangkal Mojokerto, Februari 2013 0-1 Tahun 7 % Lama Penghuni Panti 1-3 Tahun 17 % Total 3 Tahun 13 % 37 100.0 %

4.1.3 4.1.4 4.1.5

Hasil Pengukuran Pemenuhan Kebutuhan Tidur Pre-Test Pada Lansia Kelompok Perlakuan Dan Kelompok Kontrol Hasil Pengukuran Pemenuhan Kebutuhan Tidur Post-Test Pada Lansia Kelompok Perlakuan Dan Kelompok Kontrol Pengaruh Teknik Relaksasi Benson Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Tidur Antara Kelompok Perlakuan Dengan Kelompok Kontrol Pada Lansia Di UPT Panti Werdha Mojopahit Mojokerto Pembahasan

4.2