Anda di halaman 1dari 19

Tugas Analisis Sistem Pengambilan Keputusan

Dosen : Prof. Dr.Ir. Marimin, M.Sc

Penggunaan Proses Hirarki Analitik Analisis Strategi Kebijakan Pemerintah Terkait Perkembangan Industri Kelapa Sawit (studi kasus di PTPN Wilayah Sumatra Utara)

Oleh:

M. Zaki Hadi

  • 1. F34100032

  • 2. F34100072

Prayuga D.R

  • 3. Mawardi Kartasasmita

F34100075

Feri Julianto

  • 4. F34100114

Kardinah

  • 5. F34100124

Brilliant M.

  • 6. F34100128

  • 7. Mukhlis Abdulatip

F34100133

Tugas Analisis Sistem Pengambilan Keputusan Dosen : Prof. Dr.Ir. Marimin, M.Sc Penggunaan Proses Hirarki Analitik Analisis

DEPARTEMEN TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR

2013

Berdasarkan faktor yang mempengaruhi, aktor yang berkepentingan serta tujuan yang ingin dicapai maka disusun struktur hirarki yang terdiri dari lima tingkat seperti yang dapat dilihat di Gambar dibawah ini, dimana pada tingkat satu yaitu fokus atau goal, tingkat dua adalah faktor yang mempengaruhi

penyusunan strategi kebijakan, tingkat tiga adalah aktor yang berkepentingan dan memiliki peranan dalam menyusun strategi kebijakan, tingkat empat adalah tujuan yang ingin dicapai, dan tingkat lima adalah alternatif-alternatif yang dapat dipilih oleh perusahaan dan pemerintah untuk mencapai tujuan pengmbangan industri kelapa sawit.

Analisis strategi kebijakan pemerintah terkait perkembangan industri kelapa sawit (studi kasus di PTPN Wilayah Sumatra Utara)

penyusunan strategi kebijakan, tingkat tiga adalah aktor yang berkepentingan dan memiliki peranan dalam menyusun strategi kebijakan,
 

Sarana

Sumber

Investasi

Teknologi

Sumber daya

 
 

prasarana

daya alam

dan

manusia

(infrastruktur)

(SDA)

produktivitas

(SDM)

 

Direktur

Departemen

Departemen

Dirjen

kelembagaan

petani

pengusaha

PTPN

perdagangan

perindustri-

perkebun

 

an

-an

 
 

Pendapatan

 

Pendapatan

Peningka

Penigkatan

Kualitas

 

pemerintah

PK/

tan PAB

pendapatan

lingkungan

 

USABUN

PKS

tenaga kerja

 
 

Penetapan

 

Penetapan

Pemupukan cadangan

Distribusi

Pola usaha &

 

pajak ekspor

harga TBS

pe-nyangga minyak

lahan

pemasaran produk

berkala

 

sawit

sawit

yang merata

Hasil perhitungan jumlah matriks, dimensi, jumlah sel, dan jumlah pertanyaan kuisioner dapat dilihat pada tabel dibwah ini.

Level

∑ matriks

Dimensi

∑sel

∑pertanyaan

goal

0

0

0

0

Faktor

1

5x5

25

10

Aktor

5

7x7

5x (7x7)

5(21)

Tujuan

6

5x5

6x (5x5)

6(10)

Alternative

5

5x5

5x (5x5)

5(10)

Kuisioner

Penggunaan Proses Hirarki Analitik Analisis Strategi Kebijakan Pemerintah Terkait Perkembangan Industri Kelapa Sawit (studi kasus di PTPN Wilayah Sumatra Utara)

Tanggal pengisisan:

................

Nama responden:

...............

Pekerjaan responden:

...............

Tanda tangan:

...............

Petunjuk pengisian

  • 1. isi kolom identitas

  • 2. berikan penilaian pada lembar pengisian

  • 3. penilaian dilakukan dengan membandingkan tingkat kepentingan/ peran komponen dalam satu level hirarki yang berkaitan dengan komponen level sebelumnya menggunakan skala penilaian yang tertera.

  • 4. penilaian dilakukan dengan mengisi titik-titik yang telah tersedia

Skala penilaian

 

A sama

1

A sangat jelas

7

penting

lebih penting

dengan B

dari B

A sedikit

3

Kebalikannya

1/7

lebih penting

(A sangat jelas

P

dari B

lebih penting

E

dari B)

T

       

U

N

J

U

Kebalikannya

(B sedikit

lebih penting

dari A)

1/3

A mutlak lebih penting dari B

9

K

A Jelas lebih penting dari B

5

Kebalikannya (B mutlak lebih penting dari A)

1/9

Kebalikannya

1/5

Diberikan

2,4,6,8 atau

(A sangat

apabila

½, ¼, 1/6,

jelas lebih

terdapat

1/8

penting dari

sedikit

B)

perbedaan dengan patokan diatas

PERHATIAN : konsistensi sangat penting dalam penelitian ini

 
T abel 1. Membandingkan tingkat kepentingan elemen-elemen faktor dibawah ini berdasarkan goal Analisis strategi kebijakan pemerintah

Tabel 1. Membandingkan tingkat kepentingan elemen-elemen faktor dibawah ini berdasarkan goal Analisis strategi kebijakan pemerintah terkait perkembangan industri kelapa sawit (studi kasus di PTPN Wilayah Sumatra Utara).

.Elemen faktor A Sarana Sumber daya Elemen Aktor B Investasi Teknologi dan Sumber daya prasarana alam
.Elemen
faktor A
Sarana
Sumber daya
Elemen Aktor B
Investasi
Teknologi dan
Sumber daya
prasarana
alam (SDA)
produktivitas
manusia
(infrastruktur)
(SDM)
Sarana
1
prasarana
(infrastruktur)
Sumber daya
1
alam (SDA)
Investasi
1
Teknologi dan
1
produktivitas
Sumber daya
1
manusia
(SDM)
Keterangan: dalam membandingkan tabel diatas, Anda diminta untuk
membandingkan mana yang lebih penting dari aktor A dengan elemen aktor
B, lalu memberikan bobot berdasarkan petunjuk. Keluaran dari kuisioner ini
adalah memprioritaskan salah satu elemen berdasarkan pendapat
responden.
Tabel 2. Membandingkan tingkat kepentingan elemen aktor di bawah ini
berdasarkan faktor sarana prasarana (infrastruktur)
Elemen aktor B
Elemen
Direktu
Departe-
Departem
dirjen
Kelembag
Pe-
Peng-
aktor A
r PTPN
men
en
perkebun
a-an
tani
usaha
perdaga
perindustr
-an
ng-an
i-an
Direktur
1
PTPN
Departem
1
en

perdagan

             

g-an

Departem

   

1

     

en

perindust

ri-an

dirjen

     

1

   

perkebun

an

Kelembag

       

1

 

a-an

Petani

       

1

pengusah

           

1

a

Keterangan: dalam membandingkan tabel diatas, Anda diminta untuk membandingkan mana yang lebih penting dari aktor A dengan elemen aktor B, lalu memberikan bobot berdasarkan petunjuk. Keluaran dari kuisioner ini adalah memprioritaskan salah satu elemen berdasarkan pendapat responden.

Tabel 3. Membandingkan tingkat kepentingan elemen aktor di bawah ini berdasarkan faktor sarana Sumber Daya Alam

 
 

Elemen aktor B

 

Elemen

Direktu

Departe-

Departem

dirjen

Kelembag

Pe-

Peng-

aktor A

r PTPN

men

en

perkebun

a-an

tani

usaha

perdaga

perindustr

-an

ng-an

i-an

Direktur

1

         

PTPN

Departem

 

1

       

en

perdagan

g-an

Departem

   

1

     

en

perindust

ri-an

dirjen

     

1

     

perkebun

an

Kelembag

       

1

 

a-an

Petani

     

1

pengusah

           

1

a

Keterangan: dalam membandingkan tabel diatas, Anda diminta untuk membandingkan mana yang lebih penting dari aktor A dengan elemen aktor B, lalu memberikan bobot berdasarkan petunjuk. Keluaran dari kuisioner ini adalah memprioritaskan salah satu elemen berdasarkan pendapat responden.

Tabel 4. Membandingkan tingkat kepentingan elemen aktor di bawah ini berdasarkan faktor sarana investasi.

 
 

Elemen aktor B

 

Elemen

Direktu

Departe-

Departem

dirjen

Kelembag

Pe-

Peng-

aktor A

r PTPN

men

en

perkebun

a-an

tani

usaha

perdaga

perindustr

-an

ng-an

i-an

Direktur

1

         

PTPN

Departem

 

1

       

en

perdagan

g-an

Departem

   

1

     

en

perindust

ri-an

dirjen

     

1

   

perkebun

an

Kelembag

       

1

 

a-an

Petani

         

1

pengusah

           

1

a

Keterangan: dalam membandingkan tabel diatas, Anda diminta untuk membandingkan mana yang lebih penting dari aktor A dengan elemen aktor B, lalu memberikan bobot berdasarkan petunjuk. Keluaran dari kuisioner ini adalah memprioritaskan salah satu elemen berdasarkan pendapat responden.

Tabel 5. Membandingkan tingkat kepentingan elemen aktor di bawah ini berdasarkan faktor sarana teknologi dan produktivitas.

 
 

Elemen aktor B

 

Elemen

Direktu

Departe-

Departem

dirjen

Kelembag

Pe-

Peng-

aktor A

r PTPN

men

en

perkebun

a-an

tani

usaha

perdaga

perindustr

-an

ng-an

i-an

Direktur

1

         

PTPN

Departem

 

1

       

en

perdagan

g-an

Departem

   

1

     

en

perindust

ri-an

dirjen

     

1

   

perkebun

an

Kelembag

       

1

 

a-an

Petani

         

1

pengusah

           

1

a

Keterangan: dalam membandingkan tabel diatas, Anda diminta untuk membandingkan mana yang lebih penting dari aktor A dengan elemen aktor B, lalu memberikan bobot berdasarkan petunjuk. Keluaran dari kuisioner ini adalah memprioritaskan salah satu elemen berdasarkan pendapat responden.

Tabel 6. Membandingkan tingkat kepentingan elemen aktor di bawah ini berdasarkan faktor sarana SDM

 

Elemen aktor B

 

Elemen

Direktu

Departe-

Departem

dirjen

Kelembag

Pe-

Peng-

aktor A

r PTPN

men

en

perkebun

a-an

tani

usaha

perdaga

perindustr

-an

ng-an

i-an

Direktur

1

         

PTPN

Departem

 

1

       

en

perdagan

g-an

Departem

   

1

     

en

perindust

ri-an

dirjen

     

1

   

perkebun

an

Kelembag

       

1

 

a-an

Petani

       

1

pengusah

           

1

a

Keterangan: dalam membandingkan tabel diatas, Anda diminta untuk membandingkan mana yang lebih penting dari aktor A dengan elemen aktor B, lalu memberikan bobot berdasarkan petunjuk. Keluaran dari kuisioner ini adalah memprioritaskan salah satu elemen berdasarkan pendapat responden.

Tabel 7. Membandingkan tingkat kepentingan elemen tujuan di bawah ini berdasarkan aktor Direktur PTPN

 

Elemen tujuan B

Elemen

Pendapatan

Pendapat

Peningkata

Peningkata

Kualitas

tujuan A

pemerintah

an PK/

n PAB PKS

n

lingkunga

   

USABUN

 

pendapata

n

n tenga

kerja

Pendapata

1

       

n

pemerinta

h

Pendapata

 

1

     

n PK/

USABUN

Peningkata n PAB PKS

   

1

   

Peningkata

     

1

 

n

pendapata

n tenga

kerja

Kualitas

       

1

lingkungan

Keterangan: dalam membandingkan tabel diatas, Anda diminta untuk membandingkan mana yang lebih penting dari tujuan A dengan elemen tujuan B, lalu memberikan bobot berdasarkan petunjuk. Keluaran dari kuisioner ini adalah memprioritaskan salah satu elemen berdasarkan pendapat responden.

Tabel 8. Membandingkan tingkat kepentingan elemen tujuan di bawah ini berdasarkan aktor departemen perdagangan

 

Elemen tujuan B

Elemen

Pendapatan

Pendapat

Peningkata

Peningkata

Kualitas

tujuan A

pemerintah

an PK/

n PAB PKS

n

lingkunga

USABUN

pendapata

n

n tenga

kerja

Pendapata

1

       

n

pemerinta

h

Pendapata

 

1

n PK/

USABUN

   

Peningkata n PAB PKS

   

1

   

Peningkata

     

1

 

n

pendapata

n tenga

kerja

Kualitas

       

1

lingkungan

Keterangan: dalam membandingkan tabel diatas, Anda diminta untuk membandingkan mana yang lebih penting dari tujuan A dengan elemen tujuan B, lalu memberikan bobot berdasarkan petunjuk. Keluaran dari kuisioner ini adalah memprioritaskan salah satu elemen berdasarkan pendapat responden.

Tabel 9. Membandingkan tingkat kepentingan elemen tujuan di bawah ini berdasarkan aktor departemen perindustrian

 

Elemen tujuan B

Elemen

Pendapatan

Pendapat

Peningkata

Peningkata

Kualitas

tujuan A

pemerintah

an PK/

n PAB PKS

n

lingkunga

USABUN

pendapata

n

n tenga

kerja

Pendapata

1

       

n

pemerinta

h

Pendapata

 

1

     

n PK/

USABUN

Peningkata n PAB PKS

   

1

   

Peningkata

     

1

 

n

pendapata

n tenga

kerja

Kualitas

       

1

lingkungan

Keterangan: dalam membandingkan tabel diatas, Anda diminta untuk membandingkan mana yang lebih penting dari tujuan A dengan elemen tujuan B, lalu memberikan bobot berdasarkan petunjuk. Keluaran dari kuisioner ini adalah memprioritaskan salah satu elemen berdasarkan pendapat responden.

Tabel 10. Membandingkan tingkat kepentingan elemen tujuan di bawah ini berdasarkan aktor dirjen perkebunan

 

Elemen tujuan B

Elemen

Pendapatan

Pendapat

Peningkata

Peningkata

Kualitas

tujuan A

pemerintah

an PK/

n PAB PKS

n

lingkunga

USABUN

pendapata

n

n tenga

kerja

Pendapata

1

       

n

pemerinta

h

Pendapata

 

1

     

n PK/

USABUN

Peningkata n PAB PKS

   

1

   

Peningkata

     

1

 

n

pendapata

n tenga

kerja

Kualitas

       

1

lingkungan

Keterangan: dalam membandingkan tabel diatas, Anda diminta untuk membandingkan mana yang lebih penting dari tujuan A dengan elemen tujuan B, lalu memberikan bobot berdasarkan petunjuk. Keluaran dari kuisioner ini adalah memprioritaskan salah satu elemen berdasarkan pendapat responden.

Tabel 11. Membandingkan tingkat kepentingan elemen tujuan di bawah ini berdasarkan aktor kelembagaan.

 

Elemen tujuan B

Elemen

Pendapatan

Pendapat

Peningkata

Peningkata

Kualitas

tujuan A

pemerintah

an PK/

n PAB PKS

n

lingkunga

USABUN

pendapata

n

n tenga

kerja

Pendapata

1

       

n

pemerinta

h

Pendapata

 

1

     

n PK/

USABUN

Peningkata n PAB PKS

   

1

   

Peningkata

     

1

 

n

pendapata

n tenga

kerja

Kualitas

       

1

lingkungan

Keterangan: dalam membandingkan tabel diatas, Anda diminta untuk membandingkan mana yang lebih penting dari tujuan A dengan elemen tujuan B, lalu memberikan bobot berdasarkan petunjuk. Keluaran dari kuisioner ini adalah memprioritaskan salah satu elemen berdasarkan pendapat responden.

Tabel 12. Membandingkan tingkat kepentingan elemen tujuan di bawah ini berdasarkan aktor petani.

 

Elemen tujuan B

Elemen

Pendapatan

Pendapat

Peningkata

Peningkata

Kualitas

tujuan A

pemerintah

an PK/

n PAB PKS

n

lingkunga

USABUN

pendapata

n

n tenga

kerja

Pendapata

1

n

pemerinta

         

h

Pendapata

 

1

     

n PK/

USABUN

Peningkata n PAB PKS

   

1

   

Peningkata

     

1

 

n

pendapata

n tenga

kerja

Kualitas

       

1

lingkungan

Keterangan: dalam membandingkan tabel diatas, Anda diminta untuk membandingkan mana yang lebih penting dari tujuan A dengan elemen tujuan B, lalu memberikan bobot berdasarkan petunjuk. Keluaran dari kuisioner ini adalah memprioritaskan salah satu elemen berdasarkan pendapat responden.

Tabel 13. Membandingkan tingkat kepentingan elemen tujuan di bawah ini berdasarkan aktor pengusaha.

 

Elemen tujuan B

Elemen

Pendapatan

Pendapat

Peningkata

Peningkata

Kualitas

tujuan A

pemerintah

an PK/

n PAB PKS

n

lingkunga

USABUN

pendapata

n

n tenga

kerja

Pendapata

1

       

n

pemerinta

h

Pendapata

 

1

     

n PK/

USABUN

Peningkata n PAB PKS

   

1

   

Peningkata

     

1

n

pendapata

         

n tenga

kerja

Kualitas

       

1

lingkungan

Keterangan: dalam membandingkan tabel diatas, Anda diminta untuk membandingkan mana yang lebih penting dari tujuan A dengan elemen tujuan B, lalu memberikan bobot berdasarkan petunjuk. Keluaran dari kuisioner ini adalah memprioritaskan salah satu elemen berdasarkan pendapat responden.

Tabel 14. Membandingkan tingkat kepentingan elemen tujuan di bawah ini berdasarkan tujuan pendapatan pemerintah.

 

Alternatif B

 

Penetapan

 

Penetapan

Pemupuka

Distribusi

Pola usaha

Alternatif

A

pajak

harga TBS

n

lahan

dan

ekspor

secara

 

cadangan

penyangga

pemasaran

produk

 

berkala

minyak

yang

sawit

merata

Penetapan

1

       

pajak

ekspor

secara

berkala

Penetapan

   

1

     

harga TBS

 

Pemupuka

   

1

   

n

cadangan

penyangga

minyak

sawit

Distribusi

     

1

 

lahan

Pola usaha

       

1

dan

pemasaran

produk

yang merata
yang
merata

Keterangan: dalam membandingkan tabel diatas, Anda diminta untuk membandingkan mana yang lebih penting dari elemen alternatif A dengan elemen alternatif B, lalu memberikan bobot berdasarkan petunjuk. Keluaran dari kuisioner ini adalah memprioritaskan salah satu elemen berdasarkan pendapat responden.

Tabel 15. Membandingkan tingkat kepentingan elemen tujuan di bawah ini berdasarkan tujuan penetapan harga TBS.

 

Alternatif B

 

Penetapan

Penetapan

Pemupuka

Distribusi

Pola usaha

Alternatif

A

pajak

harga TBS

n

lahan

dan

ekspor

secara

cadangan

penyangga

pemasaran

produk

 

berkala

minyak

yang

sawit

merata

Penetapan

1

       

pajak

ekspor

secara

berkala

Penetapan

 

1

     

harga TBS

Pemupuka

   

1

   

n

cadangan

penyangga

minyak

sawit

Distribusi

     

1

 

lahan

Pola usaha

       

1

dan

pemasaran

produk

yang

merata

Keterangan: dalam membandingkan tabel diatas, Anda diminta untuk membandingkan mana yang lebih penting dari elemen alternatif A dengan elemen alternatif B, lalu memberikan bobot berdasarkan petunjuk. Keluaran dari kuisioner ini adalah memprioritaskan salah satu elemen berdasarkan pendapat responden.

Tabel 16. Membandingkan tingkat kepentingan elemen tujuan di bawah ini berdasarkan tujuan pemupukan cadangan penyangga minyak sawit.

 

Alternatif B

 

Penetapan

Penetapan

Pemupuka

Distribusi

Pola usaha

Alternatif

pajak

harga TBS

n

lahan

dan

A

ekspor

cadangan

pemasaran

secara

penyangga

produk

berkala

minyak

yang

sawit

merata

Penetapan

1

       

pajak

ekspor

secara

berkala

Penetapan

 

1

     

harga TBS

Pemupuka

   

1

   

n

cadangan

penyangga

minyak

sawit

Distribusi

     

1

 

lahan

Pola usaha

       

1

dan

pemasaran

produk

yang

merata

Keterangan: dalam membandingkan tabel diatas, Anda diminta untuk membandingkan mana yang lebih penting dari elemen alternatif A dengan elemen alternatif B, lalu memberikan bobot berdasarkan petunjuk. Keluaran dari kuisioner ini adalah memprioritaskan salah satu elemen berdasarkan pendapat responden.

Tabel 17. Membandingkan tingkat kepentingan elemen tujuan di bawah ini berdasarkan tujuan distribusi lahan

 

Alternatif B

 

Penetapan

Penetapan

Pemupuka

Distribusi

Pola usaha

Alternatif

A

pajak

harga TBS

n

lahan

dan

ekspor

secara

cadangan

penyangga

pemasaran

produk

 

berkala

minyak

yang

sawit

merata

Penetapan

1

       

pajak

ekspor

secara

berkala

Penetapan

 

1

     

harga TBS

Pemupuka

   

1

   

n

cadangan

penyangga

minyak

sawit

Distribusi

     

1

 

lahan

Pola usaha

       

1

dan

pemasaran

produk

yang

merata

Keterangan: dalam membandingkan tabel diatas, Anda diminta untuk membandingkan mana yang lebih penting dari elemen alternatif A dengan elemen alternatif B, lalu memberikan bobot berdasarkan petunjuk. Keluaran dari kuisioner ini adalah memprioritaskan salah satu elemen berdasarkan pendapat responden.

Tabel 17. Membandingkan tingkat kepentingan elemen tujuan di bawah ini berdasarkan tujuan pola usaha dan pemasaran produk yang merata.

 

Alternatif B

 

Penetapan

Penetapan

Pemupuka

Distribusi

Pola usaha

Alternatif

pajak

harga TBS

n

lahan

dan

A

ekspor

cadangan

pemasaran

secara

penyangga

produk

berkala

minyak

yang

sawit

merata

Penetapan

1

       

pajak

ekspor

secara

berkala

Penetapan

 

1

     

harga TBS

Pemupuka

   

1

   

n

cadangan

penyangga

minyak

sawit

Distribusi

     

1

 

lahan

Pola usaha

       

1

dan

pemasaran

produk

yang

merata

Keterangan: dalam membandingkan tabel diatas, Anda diminta untuk membandingkan mana yang lebih penting dari elemen alternatif A dengan elemen alternatif B, lalu memberikan bobot berdasarkan petunjuk. Keluaran dari kuisioner ini adalah memprioritaskan salah satu elemen berdasarkan pendapat responden.