Anda di halaman 1dari 17

Khasiat Bambu Untuk Kesehatan

Posted by Usaha Ini September 5 - 6 views - Filed in Kesehatan Bambu selama ini dimanfaatkan masyarakat Indonesia untuk berbagi hal. bahkan rebung sering dibuat sayur untuk konsumsi sehari-hari masyarakat Indonesia. Para pakar kedokteran cina kuno mendeskripsikan fungsi obat dan pangan daun bambu dalam kitab Yao Pin Hua Yi atau kitab penggalian arti herbal-herbal, yakni bersifat sejuk, harum, dapat masuk ke meridian jantung, rasanya pahit dan sejuk, chi-nya juga sejuk. Penelitian menunjukkan, daun bambu mengandung banyak zat aktif, yakni flavonoid, polisakarida, klorofil, asam amino, vitamin, mikroelemen, dan sebagainya, sehingga baik untuk menurunkan lemak darah dan kolesterol. Juga bisa menurunkan oksidasi antioksidan atau radikal bebas, sebagai bahan antipenuaan, serta mampu menjaga stamina dan mencegah penyakit kardiovaskular.Muliadi Lim OMD-oriental medical doctor dari Shanghai TC University mengungkapkan, kandungan flavonoid daun bambu memiliki efek positif pada kemoterapi terhadap sumsum tulang dan imunitas tubuh, bisa memperbaiki aliran mikrovaskular bagi penderita jantung, fungsi trombosit, dan peredaran darah di otot jantung.

Mirip Hemoglobin Pakar kesehatan dari Jepang meyakini susunan flavonoid daun bambu mirip susunan hemoglobin. Karena itu, daun bambu bisa langsung disuntikkan ke dalam vena dan dapat meningkatkan efisiensinya. Flavonoid daun bambu juga aman, tak beracun. Uniknya, flavonoid daun bambu merupakan sumber daya domestik flavonoid pertama yang ditemukan di negeri Cina dan telah dipatenkan secara resmi. Badan Kesehatan di Provinsi Zhe Jiang-Cina, melalui tes toksiologi, melakukan uji oral ekstrak daun bambu pada tikus dengan dosis LD50, yang lebih besar dari 10g/kg berat badan tikus. Hasilnya daun bambu bebas racun.Benarkah kandungan flavonoid daun bambu mampu menyehatkan jantung? Sebuah penelitian secara khusus dilakukan guna mengungkapkan manfaat flavonoid daun bambu terhadap pembuluh darah dan aliran darah pembuluh koroner. Variasi penelitian dengan dosis tinggi, menengah, dan rendah, flavonoid daun bambu terbukti dapat memperlancar aliran darah koroner dari jantung Cavia cobaya (sejenis tikus) yang terpisah dengan badannya. Perhitungan terhadap grup dan masing-masing anggota grup mempunyai perbedaan yang signifikan, bertambah seiring dengan besarnya dosis.Dosis tinggi, menengah, dan rendah flavonoid daun bambu dapat menambah daya kontraksi otot jantung dan perhitungan terhadap grup juga mempunyai perbedaan yang jelas. Efek dari grup dosis kecil (2,5 mg/ml) menerangkan hasil positif bagi fungsi fisiologi normal arteri koroner dan berpotensi mencegah terjadinya gangguan jantung.

Sejak tahun 1998, ahli di Cina telah banyak melakukan penelitian terhadap fungsi flavonoid daun bambu untuk menghambat oksidasi lemak. Contohnya, campuran segelas minuman cokelat dengan 1 persen ekstrak daun bambu secara signifikan meningkatkan antiradikal bebas sekaligus melindungi aktivitas vitamin A dan E.Di pasar dalam negeri produk ekstrak daun bambu relatif belum banyak. Biasanya dalam bentuk tablet maupun sejenis makanan ringan yang dapat dikonsumsi, layaknya jajanan. Karena dalam bentuk ekstrak, tentu diperlukan sikap hati-hati dalam mengonsumsinya. Cara terbaik untuk mengurangi risiko, perhatikan legalitas produk seperti ada tidaknya sertifikasi dari Badan POM.

Manfaat Bambu dari Zaman ke Zaman Berbagai kitab herbal, kitab obat klasik, dan farmakop Cina mencatat khasiat bambu dalam menyembuhkan penyakit. Di antaranya:

Bie Lu. Daun bambu bersifat dingin, tidak beracun, untuk mengobati rasa panas di dada dan batuk. Sheng Hui Fang. Bubur daun bambu bisa menyembuhkan jantung panas pada anak kecil atau tidak sadarkan diri. Ramuannya: daun bambu 60 g, beras secukupnya, dan 15 g yin chen (wormwood/Artemisiae scopariae) dibuat bubur. Kitab Terapi Herbal. Daun bambu mampu menyembuhkan batuk, haus, dahak, radang tenggorokan, dan menghilangkan rasa panas. Ben Cao Qiu Zhen. Daun bambu bisa menyegarkan hati, menghangatkan limpa, menghilangkan riak dan dahaga, angin jahat, batuk, sesak, muntah darah, stroke ringan, dan lain lain. Yao Pin Hua Yi. Kitab yang dikenal sebagai Kitab Definisi Obat ini mencatat, daun bambu menyegarkan, agak pahit, mampu menetralkan semua chi dingin dan panas. Jing Yue (Kitab Herbal Klasik). Daun bambu, dengan aromanya yang ringan, bisa menetralkan rasa panas, terutama chi di jantung. Merupakan obat yang baik, terutama untuk mengobati dahaga karena hari panas, membersihkan sputum/riak di dada, meredakan rasa dingin dan lemah, batuk, dan asma. Hanya daun bambu yang bisa memasuki kandung empedu dan membawa chi netral ke dalam paru-paru untuk mengeluarkan panas. Ben Jing Feng Yuan. Dalam Kitab Herbal Klasik Shennong ini tertulis daun bambu menyembuhkan salah urat, luka, dan membunuh parasit. Kamus Besar Obat Cina. Daun bambu meredakan rasa cemas dan panas, serta melancarkan buang air kecil.

sumber : http://pakdhebizniz.wordpress.com Article Tags: #kesehatan #manfaat bambu #pohon bambu

Keunggulan Bambu
1. Bambu mudah ditanam dan tidak memerlukan pemeliharaan secara khusus. Untuk melakukan budidaya bambu, tidak diperlukan investasi yang besar, setelah tanaman sudah mantap, hasilnya dapat diperoleh secara menerus tanpa menanam lagi. Budidaya bambu dapat dilakukan sembarang orang, dengan peralatan sederhana dan tidak memerlukan bekal pengetahuan yang tinggi.

2. Pada masa pertumbuhan, bambu tertentu dapat tumbuh vertikal 5 cm per jam, atau 120 cm per hari. Bambu dapat dimanfaatkan dalam banyak hal. Berbeda dengan pohon kayu hutan yang baru siap ditebang dengan kualitas baik setelah berumur 40-50 tahun, maka bambu dengan kualitas baik dapat diperoleh pada umur 3-5 tahun. 3. Tanaman bambu mempunyai ketahanan yang luar biasa. Rumpun bambu yang telah dibakar, masih dapat tumbuh lagi, bahkan pada saat Hiroshima dijatuhi bom atom sampai rata dengan tanah, bambu adalah satu-satunya jenis tanaman yang masih dapat bertahan hidup. 4. Bambu mempunyai kekuatan cukup tinggi, kuat tariknya dapat dipersaingkan dengan baja. sekalipun demikian kekuatan bambu yang tinggi ini belum dimanfaatkan dengan baik karena biasanya batang-batang struktur bambu dirangkaikan dengan pasak atau tali yang kekuatannya rendah 5. Bambu berbentuk pipa sehingga momen kelembabannya tinggi, oleh karena itu bambu cukup baik untuk memikul momen lentur. Ditambah dengan sifat bambu yang elastis, struktur bambu mempunyai ketahan yang tinggi baik terhadap angin maupun gempa.

Sifat Anatomi Bambu


Kolom bambu terdiri atas sekitar 50% parenkim, 40% serat dan 10% sel penghubung (pembuluh dan sieve tubes) Dransfield dan Widjaja (1995). Parenkim dan sel penghubung lebih banyak ditemukan pada bagian dalam dari kolom, sedangkan serat lebih banyak ditemukan pada bagian luar. Sedangkan susunan serat pada ruas penghubung antar buku memiliki kecenderungan bertambah besar dari bawah ke atas sementara parenkimnya berkurang. Read more: http://baltyra.com/2012/08/03/tabungan-hijau-hutan-bambu-2/#ixzz2eSA4WGYA

Sifat Kimia Bambu


Penelitian sifat kimia bambu telah dilakukan oleh Gusmailina dan Sumadiwangsa (1988) meliputi penetapan kadar selulosa, lignin, pentosan, abu, silika, serta kelarutan dalam air dingin, air panas dan alkohol benzen. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kadar selulosa berkisar antara 42,4% 53,6%, kadar lignin bambu berkisar antara 19,8% 26,6%, sedangkan kadar pentosan 1,24% 3,77%, kadar abu 1,24% 3,77%, kadar silika 0,10% 1,78%, kadar ektraktif (kelarutan dalam air dingin) 4,5% 9,9%, kadar ekstraktif (kelarutan dalam air panas) 5,3% 11,8%, kadar ekstraktif (kelarutan dalam alkohol benzene) 0,9% 6,9%. Hasil analisis kimia 10 jenis bambu pada Tabel 3.

Sifat Fisis dan Mekanis Bambu


Sifat fisis dan mekanis merupakan informasi penting guna memberi petunjuk tentang cara pengerjaan maupun sifat barang yang dihasilkan. Hasil pengujian sifat fisis dan mekanis bambu telah diberikan oleh Ginoga (1977) dalam taraf pendahuluan. Pengujian dilakukan pada bambu apus (Gigantochloa apus Kurz.) dan bambu hitam (Gigantochloa nigrocillata Kurz.). Beberapa hal

yang mempengaruhi sifat fisis dan mekanis bambu adalah umur, posisi ketinggian, diameter, tebal daging bambu, posisi beban (pada buku atau ruas), posisi radial dari luas sampai ke bagian dalam dan kadar air bambu. Read more: http://baltyra.com/2012/08/03/tabungan-hijau-hutan-bambu-2/#ixzz2eS9sHPBO Read more: http://baltyra.com/2012/08/03/tabungan-hijau-hutan-bambu-2/#ixzz2eS9cxt7c Tabel 3. Analisis kimia 10 jenis bambu Kelarutan dalam , (%) Air Abu Air AlkoholSelulosa(%) Lignin(%) Pentosan(%) Silika(%) diNaOH1% (%) panas benzene ngin 48,3 22,2 21,2 1,24 0,54 5,3 9,4 4,3 24,5

No

Jenis Bambu

1.

Phyllostachys reticulata (bambu madake)

2. Dendrocalamus asper (bambu petung) 3. Gigantochloa apus (bambu batu) 4. Gigantochloa nigrociliata (bambu batu) Gigantochloa verticillata (bambu peting)

52,9

24,8

18,8

2,63

0,20

4,5 6,1

0,9

22,2

52,1

24,9

19,3

2,75

0,37

5,2 6,4

1,4

25,1

52,2

26,6

19,2

3,77

1,09

4,6 5,3

2,5

23,1

5.

49,5

23,9

17,8

1,87

0,52

9,9 10,7

6,9

28,0

6. Bambusa vulgaris (bambu ampel) 7. Bambusa bambos (bambu bambos) 8. Bambusa polymorpha (bambu

45,3

25,6

20,4

3,09

1,78

8,3 9,4

5,2

29,8

50,8

23,5

20,5

1,99

0,10

4,6 6,3

2,0

24,8

53,8

20,8

17,7

1,83

0,32

4,9 6,9

1,9

22,4

kyathaung) 9. Chephalostachyum pergraciles (bambu tinwa) 10. Melocanna bambusoides 48,7 19,8 17,5 2,51 0,51 9,8 11,8 6,7 29,3

42,4

24,7

21,5

2,19

0,33

7,3 9,7

4,0

28,4

Sumber : Gusmailina dan Sumadiwangsa (1988) Read more: http://baltyra.com/2012/08/03/tabungan-hijau-hutan-bambu-2/#ixzz2eS9PZpDf

KAJIAN PUSTAKA 2.1 Arang Bambu Dalam kehidupan masyarakat pedesaan di Indonesia, bambu memegang peranan sangat penting. Bahan bambu dikenal oleh masyarakat memiliki sifat-sifat yang baik untuk dimanfaatkan, antara lain batangnya kuat, ulet, lurus, rata, keras, mudah dibelah, mudah dibentuk dan mudah dikerjakan serta ringan sehingga mudah diangkut. Selain itu bambu juga relatif murah dibandingkan dengan bahan bangunan lain karena banyak ditemukan di sekitar pemukiman pedesaan. Bambu menjadi tanaman serbaguna bagi masyarakat pedesaan. Bambu dalam bentuk bulat dipakai untuk berbagai macam konstruksi seperti rumah, gudang, jembatan, tangga, pipa saluran air, tempat air, serta alat-alat rumah tangga. Dalam bentuk belahan dapat dibuat bilik, dinding atau lantai, reng, pagar, kerajinan dan sebagainya. Beberapa jenis bambu akhir-akhir ini mulai banyak digunakan sebagai bahan penghara industri supit, alat ibadah, serta barang kerajinan, peralatan dapur, topi, tas, kap lampu, alat musik, tirai dan lain-lain. Dari kurang lebih 1.000 species bambu dalam 80 genera, sekitar 200 species dari 20 genera ditemukan di Asia Tenggara (Dransfield dan Widjaja, 1995), sedangkan di Indonesia ditemukan sekitar 60 jenis. Tanaman bambu Indonesia ditemukan di dataran rendah sampai pegunungan dengan ketinggian sekitar 300 m dpl. Pada

umumnya ditemukan ditempat-tempat terbuka dan daerahnya bebas dari genangan air. (http://www.kapanlagi.com) Tanaman bambu hidup merumpun, kadang-kadang ditemui berbaris membentuk suatu garis pembatas dari suatu wilayah desa yang identik dengan batas desa di Jawa. Penduduk desa sering menanam bambu disekitar rumahnya untuk berbagai keperluan. Bermacam-macam jenis bambu bercampur ditanam di pekarangan rumah. Pada umumnya yang sering digunakan oleh masyarakat di Indonesia adalah bambu tali, bambu petung, bambu andong dan bambu hitam. Seperti halnya tebu, bambu mempunyai ruas dan buku. Pada setiap ruas tumbuh cabang-cabang yang berukuran jauh lebih kecil dibandingkan dengan buluhnya sendiri. Pada ruas-ruas ini pula tumbuh akar-akar sehingga pada bambu dimungkinkan untuk memperbanyak tanaman dari potongan-potongan setiap ruasnya, disamping tunas-tunas rimpangnya. Dalam penggunaannya di masyarakat, bahan bambu kadang-kadang menemui beberapa keterbatasan. Sebagai bahan bangunan, faktor yang sangat mempengaruhi bahan bahan adalah sifat fisik bambu yang membuatnya sukar dikerjakan secara mekanis, variasi dimensi dan ketidakseragaman panjang ruasnya serta ketidakawetan bahan bambu tersebut menjadikan bambu tidak dipilih sebagai bahan komponen rumah. Sering ditemui barang-barang yang berasal dari bambu yang dikuliti khususnya dalam keadaan basah mudah diserang oleh jamur biru dan bulukan sedangkan bambu bulat utuh dalam keadaan kering dapat diserang oleh serangga bubuk kering dan rayap kayu kering. (http://www.wikipedia.com) Arang merupakan suatu padatan Kristal hitam yang dihasilkan dari pembakaran bahabn-bahan organic seperti sekam padi,kayu,bambu dan lain sebagainya. Untuk menghasilkan arang, bahan-bahan tersebut dibakar dengan cara pembatasan jumlah oksigan pembakaran. Pada proses pembakaran terjadi reaksi antara karbon (C) yang berada didalam bahan tersebut dengan udara yaitu unsure oksigen (O 2). Pembakaran tersebut menghasilkan asap hitam yang sering disebut karbondioksida (CO 2). Proses pembakaran yang sempurna terjadi ketika suplai oksigen untuk pembakaran cukup atau berlebih. Pembakaran sempurna akan mengubah bentuk bahan menjadi abu. Jika suplai oksigen dibatasi, pembakaran akan menghasilkan karbondioksida dalam jumlah yang lebih sedikit. Selain itu, bahan yang dibakar tidak menjadi abu, melainkan sebuah kristal hitam berpori atau yang disebut dengan arang. Pada zaman penjajahan Belanda bubuk arang dalam bidang kefarmasian dibedakan menjadi tiga jenis yaitu dipakai sebagai bahan baku obat, yaitu arang yang terbuat

dari tulang-tulang hewan (Carbo-Animalis), arang kayu dan bambu (Carbo-ligni), dan arang aktif (Carbo-adsorbens). Di Indonesia yang dipergunakan sebagai obat adalah arang aktif yang dikemas dalam bentuk tablet dengan komposisi tunggal karbon aktif 250 mg/tablet dan dalam bentuk kombinasi lain. Bubuk karbon aktif ini merupakan bahan baku resmi sediaan obat, seperti yang pernah tercantum dalam buku Farmakope Indonesia dengan nama resmi Carbo-adsorbers atau nama populernya adalah Norit. Arang bambu adalah sisa pembakaran bambu yang belum menjadi abu, berwarna hitam, biasanya tidak berbau dan tidak terasa. Arang bamboo telah lama dikenal serta banyak manfaatnya bagi manusia. Dalam kehidupan sehari-hari dapat digunakan sebagai bahan bakar, penyala tungku dan obat kesehatan. (http://www.farmakope.com) 2.2 Sifat-sifat dan Kandungan Arang Bambu Untuk lebih mengenal arang bambu harus diketahui dahulu sifat-sifat dari arang tersebut. Sifat arang yang paling penting adalah daya serap (adsorpsi). Dalam hal ini ada beberapa faktor yang mempengaruhi daya serap arang, yaitu : 1. Temperatur Dalam pemakaian arang bambu, dianjurkan untuk menyelidiki temperatur proses adsorpsi adalah viskositas dan stabililtas termal senyawa serapan. Jika pemanasan tidak mempengaruhi sifat senyawa serapan, seperti terjadi perubahan warna ataupun dekomposisi, perlakuan dialkukan pada titik didihnya. Untuk senyawa yang mudah menguap (volatil), adbsorpsi dilakukan pada temperatur kamar atau jika memungkinkan pada temperatur yang lebih rendah. 2. Derajat Keasaman (pH) Untuk asam-asam organik adsorbsi akan meningkat bila pH diturunkan, yaitu dengan penambahan asam-asam mineral. Hal ini disebabkan karena kemampuan asam mineral untuk mengurangi ionisasi asam organic tersebut. Sebaliknya, jika pH asam organic dinaikkan dengan cara penambahan alkali, adsorpsi akan berkurang sebagai akibat terbentuknya garam. 3. Waktu Singgung

Jika arang ditambahkan dalam suatu cairan, dibutuhkan waktu untuk mencapai keseimbangan. Waktu yang dibutuhkan berbanding terbalik dengan jumlah arang yang digunakan. Selain ditentukan oleh dosis arang, pengadukan juga mempengauhi waktu singgung. Pengadukan dimaksudkan untuk membri kesempatan pada partikel arang untuk bersinggungan dengan senyawa serapan. Untuk larutan yang memilki viskositas tinggi, dibutuhkan waktu singgung yang lebih lama. Penelitian sifat kimia bambu telah dilakukan oleh Gusmailina dan Sumadiwangsa (1988) meliputi penetapan kadar selulosa, lignin, pentosan, abu, silika, serta kelarutan dalam air dingin, air panas dan alkohol benzen. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kadar selulosa berkisar antara 42,4% - 53,6%, kadar lignin bambu berkisar antara 19,8% - 26,6%, sedangkan kadar pentosan 1,24% - 3,77%, kadar abu 1,24% - 3,77%, kadar silika 0,10% - 1,78%,. Hasil analisis kimia 10 bambu terdapat pada Tabel dibawah ini. No. Jenis Bambu 1 Phyllostachys reticulata (bambu madake) Dendrocalamus asper (bambu petung) Gigantochloa apus (bambu apus) Gigantochloa nigrociliata (bambu batu) Gigantochloa verticillata (bambu peting) Bambusa vulgaris (bambu ampel) Bambusa bambos (bambu bambos) Bambusa polymorpha (bambu kyathaung) Selulosa Lignin Pentosa Abu Silika % % % % % 48,3 22,2 21,2 1,24 0,54

52,9

24,8

18,8

2,63

0,20

3 4

52,1 52,2

24,9 26,6

19,3 19,2

2,75 3,77

0,37 1,09

49,5

23,9

17,8

1,87

0,52

6 7 8

45,3 50,8 53,8

25,6 23,5 20,8

20,4 20,5 17,7

3,09 1,99 1,83

1,78 0,10 0,32

10

Chephalostachyum pergraciles (bambu tinwa) Melocanna bambusoides

48,7

19,8

17,5

2,51

0,51

42,4

24,7

21,5

2,19

0,33

Sumber : Gusmailina dan Sumadiwangsa (1988) Tabel. 2.2. Kandungan Arang (www. Wikipedia.com) 1.7 Cara Membuat dan Menggunakan Arang Bambu Untuk Formula Pembersih Gigi Arang bambu dikenal memilki daya serap yang tinggi, jika diaplikasikan dalam rongga mulut, bahan ini akan membersihkan bakteri, toksin dan infeksi yang menyebabkan gusi berdarah, serta akumulasi plak. Adapun cara membuat Formula atau pasta gigi menggunakan arang adalah sebagai berikut. A. Bahan yang diperlukan adalah : 1. Arang Bambu secukupnya, 2. Air secukupnya, 3. Baking Soda secukupnya. B. Alat-alat yang diperlukan adalah : 1. Penggerus 2. Tempat Arang 3. Sikat gigi 4. Kain kasar Adapun cara membuat dan mengaplikasikannya dalam gigi adalah sebagai berikut :

1. Gerus Arang bambu hingga halus, bersihkan jika ada kotoran, 2. Tambahkan baking soda hingga arang menjadi kental, 3. Oleskan pada gigi, 4. Diamkan selama 2-3 menit, 5. Sikati gigi dengan menggunakan sikat gigi atau menggunakan kain kasar, 6. Berkumur-kumur, 7. Jika diperlukan sikatlah gigi dengan menggunakan pasta gigi. Arang akan menyerap Nikotin, yaitu salah satu bahan aditif yang membuat rasa ketergantungan pada senyawa tersebut. Arang tidak akan membuat permukaan gigi menjadi hitam, justru arang bersifat adsorpsi yang artinya campuran arang dan baking soda justru akan menyerap plak hitam pada gigi, Nikotin, toksin, bakteri, dan juga arang tidak akan melekat pada rongga mulut dan air liur. BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan Dari uraian diatas dapat diambil kesimpulan : 1. Arang adalah sisa pembakaran yang belum menjadi abu 2. Arang bersifat adsorpsi yaitu penyerap 3. Kandungan terbesar dalam bambu adalah selulosa 4. Arang bambu bila dicampurkan dengan baking soda dan diaplikasikan dalam gigi maka gigi tidak akan menjadi hitam, justru arang bersifat adsorpsi yang artinya campuran arang dan baking soda justru akan menyerap plak hitam pada gigi, Nikotin, toksin, bakteri, dan juga arang tidak akan melekat pada rongga mulut dan air liur. 3.2 Saran

Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi


Posted on May 17, 2013 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi Secara Alami Cara terbaik harus di lakukan untuk menurunkan kolesterol anda secara alami kami menawarkan solusi alternatif dengan menggunakan obat herbal dari perpaduan daun sirsak dan kulit manggis di tambah madu sehingga sangat efektif menurunkan kolesterol tinggi. Mari kita bahas sedikit tentang kolesterol

Ekstrak Daun Bambu Sehatkan Jantung

Masih banyak orang yang belum tahu, daun bambu termasuk herba potensial. Kandungan flavonoidnya cukup tinggi. Di Cina, ekstrak daun ini dimanfaatkan untuk melindungi jantung. Selama ini, bagian tanaman bambu yang disering dimanfaatkan adalah batangnya. Daun dan bagian lainnya cuma jadi limbah. Berbeda dengan yang berlaku di Cina. Di Negeri Tirai Bambu, daun bambu justru memiliki sejarah pengobatan dan pangan yang panjang. Manfaat daun bambu pertama kali diungkap dalam kitab Ming Yi Bie Lu (Catatan Dokter Ternama), yakni untuk meluruhkan dahak serta meredakan batuk dan susah napas. Khasiat lain di antaranya adalah menetralkan racun dalam tubuh. Kamus Besar Herbal Cina juga menuliskan bahwa daun bambu berfungsi mengeluarkan panas, ampuh mengembalikan cairan, dan bersifat diuretik (melancarkan air seni). Tahun 1998, daun bambu dikategorikan oleh Badan Kesehatan Cina dalam daftar herbal alami untuk obat dan pangan. Sejuk dan Harum Jenis tanaman bernama Latin Phyllostachys nigra ini tumbuh di daerah Sungai Yangtze, tepatnya

di Cina bagian selatan. Pakar kedokteran Cina kuno mendeskripsikan fungsi obat dan pangan daun bambu dalam kitab Yao Pin Hua Yi atau kitab penggalian arti herbal-herbal, yakni bersifat sejuk, harum, dapat masuk ke meridian jantung, rasanya pahit dan sejuk, chi-nya juga sejuk. Penelitian menunjukkan, daun bambu mengandung banyak zat aktif, yakni flavonoid, polisakarida, klorofil, asam amino, vitamin, mikroelemen, dan sebagainya, sehingga baik untuk menurunkan lemak darah dan kolesterol. Juga bisa menurunkan oksidasi antioksidan atau radikal bebas, sebagai bahan antipenuaan, serta mampu menjaga stamina dan mencegah penyakit kardiovaskular. Muliadi Lim OMD-oriental medical doctor dari Shanghai TC University mengungkapkan, kandungan flavonoid daun bambu memiliki efek positif pada kemoterapi terhadap sumsum tulang dan imunitas tubuh, bisa memperbaiki aliran mikrovaskular bagi penderita jantung, fungsi trombosit, dan peredaran darah di otot jantung. Mirip Hemoglobin Pakar kesehatan dari Jepang meyakini susunan flavonoid daun bambu mirip susunan hemoglobin. Karena itu, daun bambu bisa langsung disuntikkan ke dalam vena dan dapat meningkatkan efisiensinya. Flavonoid daun bambu juga aman, tak beracun. Uniknya, flavonoid daun bambu merupakan sumber daya domestik flavonoid pertama yang ditemukan di negeri Cina dan telah dipatenkan secara resmi. Badan Kesehatan di Provinsi Zhe Jiang-Cina, melalui tes toksiologi, melakukan uji oral ekstrak daun bambu pada tikus dengan dosis LD50, yang lebih besar dari 10g/kg berat badan tikus. Hasilnya daun bambu bebas racun. Benarkah kandungan flavonoid daun bambu mampu menyehatkan jantung? Sebuah penelitian secara khusus dilakukan guna mengungkapkan manfaat flavonoid daun bambu terhadap pembuluh darah dan aliran darah pembuluh koroner. Variasi penelitian dengan dosis tinggi, menengah, dan rendah, flavonoid daun bambu terbukti dapat memperlancar aliran darah koroner dari jantung Cavia cobaya (sejenis tikus) yang terpisah dengan badannya. Perhitungan terhadap grup dan masing-masing anggota grup mempunyai perbedaan yang signifikan, bertambah seiring dengan besarnya dosis. Dosis tinggi, menengah, dan rendah flavonoid daun bambu dapat menambah daya kontraksi otot jantung dan perhitungan terhadap grup juga mempunyai perbedaan yang jelas. Efek dari grup dosis kecil (2,5 mg/ml) menerangkan hasil positif bagi fungsi fisiologi normal arteri koroner dan berpotensi mencegah terjadinya gangguan jantung. Sejak tahun 1998, ahli di Cina telah banyak melakukan penelitian terhadap fungsi flavonoid daun bambu untuk menghambat oksidasi lemak. Contohnya, campuran segelas minuman cokelat dengan 1 persen ekstrak daun bambu secara signifikan meningkatkan antiradikal bebas sekaligus melindungi aktivitas vitamin A dan E. Di pasar dalam negeri produk ekstrak daun bambu relatif belum banyak. Biasanya dalam bentuk

tablet maupun sejenis makanan ringan yang dapat dikonsumsi, layaknya jajanan. Karena dalam bentuk ekstrak, tentu diperlukan sikap hati-hati dalam mengonsumsinya. Cara terbaik untuk mengurangi risiko, perhatikan legalitas produk seperti ada tidaknya sertifikasi dari Badan POM. Manfaat Bambu dari Zaman ke Zaman Berbagai kitab herbal, kitab obat klasik, dan farmakop Cina mencatat khasiat bambu dalam menyembuhkan penyakit. Di antaranya: - Bie Lu. Daun bambu bersifat dingin, tidak beracun, untuk mengobati rasa panas di dada dan batuk. - Sheng Hui Fang. Bubur daun bambu bisa menyembuhkan jantung panas pada anak kecil atau tidak sadarkan diri. Ramuannya: daun bambu 60 g, beras secukupnya, dan 15 g yin chen (wormwood/Artemisiae scopariae) dibuat bubur. - Kitab Terapi Herbal. Daun bambu mampu menyembuhkan batuk, haus, dahak, radang tenggorokan, dan menghilangkan rasa panas. Ben Cao Qiu Zhen. Daun bambu bisa menyegarkan hati, menghangatkan limpa, menghilangkan riak dan dahaga, angin jahat, batuk, sesak, muntah darah, stroke ringan, dan lain lain. - Yao Pin Hua Yi. Kitab yang dikenal sebagai Kitab Definisi Obat ini mencatat, daun bambu menyegarkan, agak pahit, mampu menetralkan semua chi dingin dan panas. - Jing Yue (Kitab Herbal Klasik). Daun bambu, dengan aromanya yang ringan, bisa menetralkan rasa panas, terutama chi di jantung. Merupakan obat yang baik, terutama untuk mengobati dahaga karena hari panas, membersihkan sputum/riak di dada, meredakan rasa dingin dan lemah, batuk, dan asma. Hanya daun bambu yang bisa memasuki kandung empedu dan membawa chi netral ke dalam paru-paru untuk mengeluarkan panas. - Ben Jing Feng Yuan. Dalam Kitab Herbal Klasik Shennong ini tertulis daun bambu menyembuhkan salah urat, luka, dan membunuh parasit. - Kamus Besar Obat Cina. Daun bambu meredakan rasa cemas dan panas, serta melancarkan buang air kecil.

CAMILAN UNIK, KERUPUK DARI DAUN BAMBU


Indonesia adalah negara tropis yang memiliki keanekaragaman jenis tumbuh-tumbuhan, terutama bambu, salah satu tumbuhan yang banyak ditemukan di Indonesia. Namun, pemanfaatan pohon bambu hanya terbatas pada batangnya saja, sedangkan daun bambu hanya dibiarkan menjadi limbah. Padahal di Cina daun bambu dimanfaatkan sebagai ramuan obat menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti meredakan batuk, sesak nafas, bahkan mampu mengobati maupun mencegah penyakit jantung, kanker, dan asam urat. Sekelompok mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta mencium peluang bisnis dalam memanfaatkan daun bambu yang mempunyai banyak khasiat untuk kesehatan dan termasuk herbal potensial, yakni dengan dibuat kerupuk. Ayu Siti Rochmah dan Ade Rakhma Novita Sari dari jurusan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni UNY serta Dwi Endah Suryaningtyas dari jurusan teknik boga Fakultas Teknik UNY menggagas kerupuk daun bambu. Pengolahan menjadi camilan berupa kerupuk merupakan inovasi dalam pengolahan bahan pangan dan salah satu alternatif bentuk pengoptimalan pemanfaatan daun bambu. Produk ini memiliki prospek bisnis yang tinggi karena selama ini belum ada olahan kerupuk daun bambu. Kreativitas

ini berhasil memperoleh dana dari Dikti dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKMK) tahun 2012. Menurut Ayu Siti Rochmah, daun bambu mengandung banyak zat aktif, yakni flavonoid, polisakarida, klorofil, asam amino, vitamin, mikroelemen, sehingga baik untuk menurunkan lemak darah dan kolesterol. Daun bambu juga bisa menurunkan oksidasi antioksidan atau radikal bebas, sebagai bahan antipenuaan, serta mampu menjaga stamina dan mencegah penyakit kardiovaskular. ungkap Ayu Siti. Selanjutnya, Ade Rakhma Novita Sari menjelaskan, Kami melihat jumlah tumbuhan bambu yang melimpah dan daun bambu yang jarang sekali dimanfaatkan. Kami mencoba untuk mengolah daun bambu sebagai camilan sehat agar mudah dikonsumsi, kemudian timbul ide untuk mengolah daun bambu menjadi kerupuk yang kami beri nama Kedapring. Bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan kerupuk daun bambu, yaitu: tepung tapioka 500 gr, tepung terigu 100 gr, garam 25 gr, gula pasir 35 gr, bawang putih 35 gr, kapur sirih 1 sendok makan dan 350 ml air. Daun yang dibuat untuk kerupuk sebaiknya yang masih muda berwarna hijau. kata Dwi. Sebelum diolah, bulu daun bambu harus dibersihkan dengan cara direbus. Kemudian, daun bambu dihaluskan menggunakan blender dengan sedikit campuran air. Cara membuat kerupuk daun bambu, yaitu campurkan tepung tapioka, tepung terigu, bawang putih yang sudah dihaluskan, garam dan gula kemudian diaduk dengan cairan daun bambu yang sudah diblender dan tambahkan air secukupnya. Adonan diaduk hingga menjadi kalis dan tidak lengket di tangan. Selanjutnya, adonan dicetak secara merata pada besek lalu dikukus sampai benar-benar matang hingga warna adonan menjadi hijau bening. Adonan yang sudah matang, kemudian dianginkan kurang lebih 12 jam. Setelah mengeras dipotong tipis-tipis dengan ketebalan kurang lebih 2 cm dan dikeringan di bawah sinar matahari. Jika kerupuk mudah patah berarti sudah kering dan siap digoreng. Jadilah, camilan yang enak dan menyehatkan.(dedy/aw)

Apa Itu Kolesterol ?

Kolesterol adalah zat lemak yang sering di sel dan aliran darah dalam tubuh. kolesterol ini di produksi di dalam hati dan sangat di butuhkan oleh tubuh untuk melakukan oleh. Namun kendati di butuhkan oleh tubuh kolesterol tidak boleh berlebihan jumlahnya. Ya, kolesterol yang berlebihan akan bisa menyebabkan menumpuknya lemak yang ada dalam darah dan akhirnya bisnya menyebabkan penyumbatan pembuluh darah. Kejadian ini yang mengakibatkan organ jantung dan otak kekurangan pasokan darah sehingga inilah yang mengakibatkan terjadinya stroke

dan serangan jatung. Tingkat kolesterol yang sangat tinggi di dalam darah ini di kenal dengan sebutan hiperkolesterolmenia

Penyebab Kolestero Kolesterol


Pola Makan mengkonsumsi terlalu banyak lemak jenuh bisa meningkatkan kadar kolesterol Berat Badan tumpukan lemak di sekitar perut dan pinggang Tingkat Aktivitas kurang beraktivitas juga dapat meningkatkan kadar LDL atau kolesterol jahat dan membuat HDL terlalu sedikit. Usia Dan Jenis Kelamin di atas 20 tahun, kadar kolesterol secara alami cenderung menigkat kecuali anda mealkukan sesuatu untuk menghentikan kecenderungan itu Kesehatan Keseluruhan jangan lewatkan pemeriksaan rutin. Memiliki beberapa jenis penyakit, seperti diabetes atau hipotiroid bisa meningkatkan kasdar kolesterol. Riwayat Keluarga ada orang-orang tertentu yang sudah melakukan gaya hidup sehat tapi masih terkena penyakit kolesterol. faktor keturunan ternyata juga berperan dalam terjadinya kolesterol jahat. Merokok anda pasti tahu bahaya rokok, selain merusak paru-paru, kebiasaan merokok juga akan menurunkan level kolesterol baik.

Cara Menurukan Kolesterol Tinggi Secara Alami


Sampai saat ini belum ada pengobatan yang menggabungkan keajaiban kandungan hasil alam indonesia yaitu kulit manggis dan daun sirsak. Padahal dalam penelitian para ahli sudah dibuktikan pada kedua bahan alami ini ternyata mempunyai kandungan antioksidan yang luar biasa yang mampu mengatasi berbagai penyakit termasuk menurunkan kolesterol secara alami. Dan kini Ace Maxs di hadir sebagai kombinasi sempurna kulit manggis dan daun sirsak yang merupakan obat herbal multikhasiat yang ampuh mengatasi berbagai penyakit termasuk kolesterol tinggi tanpa efek samping. Dalam beberapa penelitian telah terbukti kulit manggis yang menjadi salah satu bahan utama cara menurunkan kolesterol tinggi secara alami Ace Maxs mengandung antioksidan tinggi yaitu Xanthone yang melebihi vitamin E dan vitamin C. Selain itu juga xanthone memiliki banyak manfaat kesehatan terutama kesehatan kardiovaskuler seperti mengatasi sakit jantung, aterosklerosis, hipertensi dan trombosit. Xanthone dapat memperlebar pembuluh darah dan memperlancar peredaran darah. Juga manggis kaya akan mineral kalium yang membantu metabolisme energi. Hal inilah yang menyebabkan Ace Maxs mampu mencegah dan mengobati penyakit stroke, jantung dan penyakit degeneratif lainnya yang diakibatkan tingkat kolesterol tinggi bahkan dalam penelitian lain dikatakan xanthone juga bersifat anti kanker. Ace Maxs juga mempunyai kandungan daun sirsak yang ikut berperan aktif dalam mengatasi kolesterol berlebih sebagai penyempurnaan kandungan xanthone diatas. The Journal of Natural Product membeberkan riset Rieser MJ, Fang XP, dan McLaughlin, peneliti di AgrEvo Research Center, Carolina Utara, Amerika Serikat, bahwa daun sirsak membunuh sel-sel kanker usus besar hingga 10.000 kali lebih kuat dibanding adriamycin dan kemoterapi. Hal tersebut juga sangat membantu penyembuhan kolesterol tinggi. Dan kandungan daun sirsak lebih selektif yang hanya membuang kolesterol jahat saja tanpa mengganggu kolesterol baik.

Terbukti Ace Maxs Mampu Menurunkan Kolesterol Dengan Alami. Untuk Informasi Pemesanan Obat Herbal Ace Maxs Silahakan Klik Disini>>>

Kirim Sms Ke 081214813445 Dan 085798010011 Dengan Format : KK : Jumlah Pesanan : Nama Lengkap : Alamat lengkap Pengiriman : No. Hp / Telepon Contoh : KK : 3 botol : Rizal : Jl. siliwangi. Tasikmalaya Jawa Barat : 08132xx Harga 220.000/botol isi 350ml. pesan sekarang barang sampai baru di bayar( berlaku Untuk 1 botol). Untuk Info Diskon silahkan Hubungi Kami Langsung.