Anda di halaman 1dari 2

Gambar 4.4 Gambar 4.5 Gambar 4.6 Gambar 4.7 Gambar 5.1 Gambar 5.2 Gambar 5.

3 Gambar 5.4 Gambar 5.5 Gambar 5.6 Gambar 5.7 Gambar 6.1 Gambar 6.2 Gambar 6.3 Gambar 6.4 Gambar 6.5 Gambar 6.6 Gambar 6.7

Detail Pintu, Tampak Depan dan Belakang Bus Sedang............ lv-g

Sedang..... DetailTempat Duduk Bus Sedang .............


Kelengkapan Angkutan Bus

. lV-10
....,....... lV-11

............. Tampak Samping Bus Besar Ekonomi


Detail Pintu, Tampak Depan dan Belakang Bus Besar

Detail Papan Trayek, Identitas Awak Kendaraan, Telepon Pengaduan Bus Sedang .......... lV-12 ..... V-6
Konfigurasi Tempat Duduk Sisi Kanan Bus Besar Ekonomi........ V-7 Konfigurasi Tempat Duduk Sisi Kiri Bus Besar Ekonomi............. V-8

Ekonomi

................. V-9 .............. V-11

Kelengkapan Angkutan Bus Besar Ekonomi ............................. V-1 0 Detail Tempat Duduk Bus Besar

Ekonomi

Detail Papan Trayek, ldentitas Awak Kendaraan, Telepon Pengaduan Bus Besar ............ V-12

Ekonomi

Tampak Samping Bus Besar Non Ekonomi


Konfigurasi Tempat Duduk Sisi Kanan Bus Besar Non

...........

.. Vl-6

Ekonomi............. Ekonomi............. Ekonomi.............

............. Vl-7 ............. Vl-8 ............. Vl-g

KonfigurasiTempat Duduk Sisi Kiri Bus Besar Non

Detail Pintu, Tampak Depan dan Belakang Bus Besar Non

Kelengkapan Angkutan Bus Besar Non Ekonomi..................... Vl-1 0 Detail Tempat Duduk Bus Besar Non Ekonomi ....................... Vl-11

Detail Papan Trayek, ldentitas Awak Kendaraan, Telepon Pengaduan Bus Sedang

.............

V1-12

IV

BAB I PENDAHULUAN

1.1

MAKSUD DAN TUJUAN Maksud

yang berkepentingan dalam perencanaan penyelenggaraan dan pelayanan


angkutan umum didaerah perkotaan.
b. Tujuan

Pedoman ini dimaksudkan untuk memberi petunjuk kepada pihaUinstansi terkait

Tujuan yang ingin dicapai melalui pedoman perencanaan teknis dan standarisasi sarana transportasi perkotaan ini adalah agar pihaUinstansi terkait yang berkepentingan dapat menyelenggarakan pelayanan angkutan umum perkotaan yang selamat, aman, tertib, teratur, nyaman, patut/layak dan efisien.

1,2

RUANG LINGKUP

Ruang lingkup pedoman ini meliputi Standar Standar c. Standar d. Standar e. Standar
a. b.

Teknis Teknis Teknis Teknis Teknis

Mobil Penumpang Umum (MPU); Bus Kecil; Bus Sedang; Bus Besar Ekonomi; Bus Besar Non Ekonomi.

1.3

PENGERTIAN
1.

Standar adalah spesifikasi teknis atau sesuatu yang dibakukan termasuk tata cara dan metode yang disusun berdasarkan konsesus semua pihak yang terkait dengan memperhatikan syarat-syarat keselamatan, keamanan, kesehatan, lingkungan hidup, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pengalaman, perkembangan masa kini dan masa yang akan datang untuk memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya; Standarisasi adalah proses merumuskan, menetapkan, dan merevisi standar yang dilaksanakan secara tertib dan bekerja sama dengan semua pihak;

2.

Angkutan adalah pemindahan orang dan/atau barang dari satu tempat ke tempat lain dengan menggunakan kendaraan;
Kendaraan umum adalah setiap kendaraan bermotor yang disediakan untuk dipergunakan oleh umum dengan dipungut bayaran; Angkutan Kota adalah angkutan dari suatu tempat ke tempat yang lain dalam wilayah kota dengan menggunakan mobil bus umum (bus kecil, bus sedang,

4.
5.

t-1