Anda di halaman 1dari 4

5. Menyusui ASI harus diberikan setiap kali bayi merasa lapar atau setidaknya 10 sampai 12 kali dalam 24 jam.

Jika bayi tidur lebih dari 3 4 jam bayi harus dibangunkan dan diberikan ASI. Jika payudara tidak dikosongkan dengan baik tiap kali menyusui maka ASI yang dikeluarkan lebih sedikit. Jaga payudara agar tetap bersih dan kering terutama putting susu dan gunakan BH yang menyokong payudara. Ibu harus menjaga istirahat dan minum agar produksi ASI tetap banyak. Bayi baru lahir harus diberikan ASI 2 jam pertama setelah kelahiran. 6. Seksual Secara fisik aman untuk memulai hubungan suami istri begitu darah merah berhenti dan ibu dapat memasukkan 1 atau 2 jarinya ke dalam kemaluan tanpa merasa nyeri. Banyak budaya yang mempunyai tradisi menunda hubungan suami istri sampai 40 hari setelah persalinan. Keputusan tergantung kepada kesepakatan pasangan. 7. Keluarga Berencana Idealnya pasangan harus menunggu sekurang-kurangnya

sebelum ibu hamil kembali. Setiap pasangan harus menentukan sendiri kapan dan bagaimana mereka ingin merencanakan keluarganya. Namun petugas kesehatan dapat membantu merencanakan keluarganya dengan mengajarkan kepada mereka tentang mencegah kehamilan yang belum diinginkan.

untuk ikatan batin bayi dan ibu dan memulai menyusui. 4. Memijat daerah perut tidak disarankan karena dapat menyebabkan posisi rahim.

KEBIASAAN-KEBIASAAN YANG DAPAT MEMBAHAYAKAN PADA MASA NIFAS


1. Menghindari makanan yang berprotein seperti ikan, ayam dan telur akan merugikan karena ibu menyusui perlu tambahan makanan sebesar 500 kalori perhari. 2. Mengurangi tindakan atau kebiasaan yang tidak bermanfaat seperti penggunaan bebat perut (setagen) pada 2-4 jam pertama masa nifas. 3. Memisahkan bayi dari ibunya untuk masa yang lama pada 1 jam pertama setelah kelahiran karena masa transisi adalah masa krisis

Masa Nifas Yang Sehat

Oleh : Ners Muda FK UGM Stase Maternitas Desember 2009

MASA NIFAS YANG SEHAT


APAKAH MASA NIFAS ITU ?

Masa nifas adalah masa pulihnya kembali ibu yang melahirkan bayi sejak sesaat setelah bayi lahir sampai alat-alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil. Masa nifas normalnya berlangsung selama kira-kira 6 minggu (42 hari). APA SAJA YANG TERJADI DALAM TUBUH IBU SELAMA MASA NIFAS ? Selama masa nifas ibu akan mengalami beberapa perubahan dalam tubuhnya sebagai berikut: 1. Rahim: secara berangsurangsur menjadi kecil sehingga akhirnya kembali seperti sebelum hamil 2. Luka-luka pada jalan lahir akan sembuh dalam 6-7 hari bila tidak disertai infeksi 3. Rasa mules yang disebabkan oleh kontraksi rahim, biasanya berlangsung 2 3 hari setelah persalinan 4. Keluarnya cairan yang berasal dari jalan lahir Pada 2 hari setelah persalinan keluar cairan yang berupa darah segar berwarna merah dan sisasisa air ketuban. Pada hari ke-3 sampai ke-7 cairan berwarna merah kekuningan berisi darah

lendir. Pada hari ke-7 sampai ke-14 cairan berwarna kuning dan tidak ada darah lagi. Setelah 2 minggu cairan berwarna bening. Apabila selama masa tersebut dijumpai cairan seperti nanah dan berbau busuk berarti terjadi infeksi. 5. Ibu memulai tugas baru yaitu menyusui bayi 6. Ibu mulai menstruasi kembali. HAL-HAL APA YANG HARUS DIPERHATIKAN OLEH IBU NIFAS ? 1. Kebersihan diri Ibu dianjurkan untuk menjaga kebersihan seluruh tubuh, membersihkan daerah kemaluan dengan sabun dan air. Pada saat cebok membersihkannya dengan cara dari arah depan kebelakang untuk mencegah terjadinya infeksi pada kemaluan. Mengganti pembalut sesering mungkin (setiap kali basah, kotor harus segera diganti). Cuci tangan dengan menggunakan sabun sebelum dan sesudah membersihkan daerah kemaluan. Bila ada jahitan pada kemaluan tidak boleh disentuhsentuh dan dijaga tetap dan bersih dan kering.

2. Istirahat Ibu harus istirahat yang cukup untuk mencegah kelelahan yang berlebihan. Untuk kembali kepada kegiatan-kegiatan rumah tangga harus dilakukan secara bertahap dan perlahanlahan. Manfaatkan waktu untuk istirahat pada saat bayi tidur karena kurang istirahat akan mempengaruhi produksi ASI, proses pengecilan rahim dan memperbanyak perdarahan. 3. Latihan Ibu perlu malakukan latihan otot perut dan panggul dengan cara sebagai berikut: a. Tidur terlentang dengan lengan disamping, menarik otot perut selagi menarik nafas, tahan nafas ke dalam dan angkat dagu ke dada, tahan hitungan 1 sampai 5 kemudian rilek. Ulangi sebanyak 10 kali. b. Untuk melatih kekuatan otot jalan lahir dan dasar panggul dengan cara berdiri dengan tungkai tidak tegang. Kerutkan dubur tahan dalam hitungan 1 sampai 5 kemudian kendorkan dan ulangi latihan tersebut sebanyak 5 kali. Kedua latihan tersebut dimulai dengan mengerjakan 5 kali latihan untuk setiap kali gerakan.

Setiap minggu naikkan jumlah latihan 5 kali lebih banyak. Pada minggu ke-6 setelah persalinan ibu harus mengerjakan setiap gerakan sebanyak 30 kali. 4. Gizi Karena ibu saat ini sedang menyusui bayinya maka ibu harus: a. mengkonsumsi tambahan 500 kalori setiap hari (1 piring nasi) b. makanan yang dimakan harus seimbang yang terdiri dari nasi, sayur, lauk pauk, buah serta susu. c. Minum sedikitnya 3 liter (12 gelas) perhari dan ibu sebaiknya minum setiap kali akan menyusui. d. Minum pil zat besi setidaknya selama 40 hari setelah persalinan. e. Minum kapsul vitamin A agar bisa memberikan vitamin A kepada bayi melalui ASI. Mari Kita Ciptakan Masa Nifas Yang Sehat