Anda di halaman 1dari 3

DIABETES MELITUS DEFINISI Diabetes mellitus (DM) adalah keadaan hiperglikemia kronik disertai berbagai kelainan metabolic akibat

gangguang hormonal, yang menimbulkan berbagai kmplikasi kronik pada mata, saraf, dan pemuluh darah, disertai lesi pada membrane basalis dalam pemeriksaan dengan mikroskop electron.1 Semua jenis diabetes mellitus memiliki gejala yang mirip dan komplikasi pada tingkat lanjut. Hiperglikemia sendiri dapat menyebabkan dehidrasi dan ketoasidosis. Komplikasi jangka lama termasuk penyakit kardiovaskular (risiko ganda), kegagalan kronis ginjal (penyebab utama dialisis), kerusakan retina yang dapat menyebabkan kebutaan, serta kerusakan saraf yang dapat menyebabkan impotensi dan gangren dengan risiko amputasi. Komplikasi yang lebih serius lebih umum bila kontrol kadar gula darah buruk.1,2 ETIOLOGI Insulin Dependent, Diabetes Mellitus (IDDM) atau Diabetes Mellitus Tergantung Insulin (DMTI) disebabkan oleh destruksi sel pulau Langerhans akibat proses autoimun. Sedangkan Non Insulin Diabetes Mellitus atau Diabetes Mellitus Tidak Tergantung Insulin disebabkan kegagalan relative sel dan resistensi insulin. Resistensi insulin adalah turunannya kemampuan insulin untuk merangsang pengabilan glukosa oleh jaringan perifer dan untuk menghambat produksi glukosa oleh hati. Sel tidak mampu mengimbangi resistensi insulin sepenuhna, artinya terjadi defisiensi relative insulin.ketidakmampuan ini terlihat dari berkurangnnya sekresi insulin pada rangsangan glukosa, maupun pada rangsangan glukosa bersama bahan perangsang sekresi insulin lain. Berarti sel pancreas mengalami desensitasi terhadap glukosa.1 KLASIFIKASI Klasifikasi etiologis DM American Diabetes Association (1997) sesuai anjuran Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) adalah :

1. Diabetes tipe 1 ( destruksi sel , umunya menjurus ke difisiensi insulin absolut) : Autoimun Idiopatik

2. Diabetes tipe 2 ( bervariasi mulai terutama dominan resistensi insulin disertai defisiensi insulin relative sampai defek sekresi insulin disertai resistensi insulin) 3. Diabetes tipe lain A. Defek genetic fungsi sel Meturity Onset Diabetes of the Young (MODY) 1,2,3 DNA mitokondria

B. Defek genetic kerja insulin C. Penyakit eksokrin pancreas Pnkreatitis Tumor/pankreatektomi Pankreatopati fobrokalkulus

D. Endokrinologi : akromegali, sindrom Cushing, feoromositoma, dan hipertiroidisme E. Karena obat/zat kimia Vacor, pentamidin, asam nikotinat Glukortikoid, hormon tiroid Tiazid, dilantin, inferferon ,dan lain-lain

F. Infeksi : reubela congenital, sitomegalovirus G. Penyabab imunologi yang jarang : antibody antiinsulin H. Sindrom genetic lain yang berkaitan dengan DM : sindrom Down, sindrom Klinefelter, sindrom Turner, dan lain-lain. 4. Diabetes Mellitus Gestasional (DMG).1,3

1. Mansjoer, Arif dkk. Kapita Selekta Kedokteran.2007.Jakarta : Media Aesculapius. Hal.580..edisi 3 jilid 1 2. Wikipedia [online]February 25th 2009 [cited]February 23th 2009. 3. Price,Sylvia A dan Wilson,Lorraine M. Patofisiologi:Konsep Klinis ProsesProses Penyakit.2006.Jakarta:EGC. Edisi 6.\volume 2