Anda di halaman 1dari 3

Lampiran 1 Pedoman Wawancara Standar 1 : Falsafah dan Tujuan Adanya falsafah dan tujuan tertulis yang mencerminkan peran

n fungsi pelayanan di rumah sakit Skor Pernyataan 0 Tidak ada falsafah dan tujuan tertulis 1 Ada falsafah dan tujuan tidak tertulis, ditetapkan oleh pimpina farmasi 2 Ada falsafah dan tujuan tertulis, belum mengacu pada falsafah dan tujuan rumah sakit, ditetapkan oleh pimpinan farmasi 3 Ada falsafah dan tujuan tertulis, mengacu pada falsafah dan tujuan rumah sakit, ditetapkan oleh pimpinan farmasi 4 Ada falsafah dan tujuan tertulis, mengacu pada falsafah dan tujuan rumah sakit, ditetapkan oleh pimpinan rumah sakit 5 Ada falsafah dan tujuan tertulis, mengacu pada falsafah dan tujuan rumah sakit, ditetapkan oleh pimpinan rumah sakit, sudsh disosialisasikan pada seluruh pegawai farmasi Pembuktian : SK mengenai falsafah dan tujuan pelayanan farmasi dari pimpinan rumah sakit, bukti sosialisai Standar 2 : Administrasi dan Pengelolaan 1. Bagan organisasi adalah bagan yang menggambarkan pembagian tugas, koordinasi dan kewenangan serta fungsi di dalam maupun di luar pelayanan farmasi Skor Pernyataan 0 Tidak ada bagan organisasi dan uraian tugas (job description) 1 Ada bagan organisasi, ditetapkan oleh pimpinan farmasi, tidak ada uraian tugas 2 Ada bagan organisasi, ada uraian tugas, tetapi tidak lengkap, ditetapkan oleh pimpinan farmasi 3 Ada bagan organisasi, ada uraian tugas, lengkap, ditetapkan oleh pimpinan farmasi, belum diketahui oleh seluruh petugas farmasi 4 Ada bagan organisasi, ada uraian tugas, lengkap, ditetapkan oleh pimpinan farmasi, sudah diketahui oleh seluruh petugas farmasi 5 Ada bagan organisasi, ada uraian tugas, lengkap, ditetapkan oleh pimpinan farmasi, sudah diketahui oleh seluruh petugas farmasi, ada evaluasi Pembuktian : Adanya SK organisasi, bagan organisasi dengan penjabarannya, uraian tugas, fungsi, wewenang, dan tanggung jawab secra tertulis, bukti penyebaran informasi, catatan evaluasi. 2. Panitia Farmasi dan Terapi (PFT) adalah organisasi yang mewakili hubungan komunikasi antara para staf medis dengan staf farmasi di IFRS

Pernyataan Tidak ada komite farmasi dan terapi (PFT) Ada PFT, ditetapkan oleh ketua Komite Medis, belum berjalan sepenuhnya 2 Ada PFT, ditetapkan oleh ketua Komite Medis, sudah berjalan sepenuhnya 3 Ada PFT, ditetapkan oleh pimpinan rumah sakit, belum berjalan sepenuhnya 4 Ada PFT, ditetapkan oleh pimpinan rumah sakit, sudah berjalan sepenuhnya 5 Ada PFT, ditetapkan oleh pimpinan rumah sakit, belum berjalan sepenuhnya, sudah dievaluasi dan tindak lanjut Pembuktian : Ketentuan tertulis tentang PFT, formularium yang direvisi minimal setiap 3 tahun, SK PFT yang mencantumkan apoteker sebagai sekretaris, jadwal kegiatan, catatan evaluasi dan tindak lanjut. 3. Ada leanggotaan apoteker dalam Panitia Pengendalian Infeksi Rumah Sakit (PPIRS) Skor Pernyataan 0 Tidak ada Panitia Pengendalian Infeksi Rumah Sakit 1 Ada PPIRS, apoteker tidak terlibat sebagai anggota, ditetapkan oleh ketua komite medis, belum berjalan sempurna 2 Ada PPIRS, apoteker terlibat sebagai anggota, ditetapkan oleh ketua komite medis, sudah berjalan sempurna 3 Ada PPIRS, apoteker tidak terlibat sebagai anggota, ditetapkan oleh ketua pimpinan, belum berjalan sempurna 4 Ada PPIRS, apoteker terlibat sebagai anggota, ditetapkan oleh ketua pimpinan, sudah berjalan sempurna 5 Ada PPIRS, apoteker terlibat sebagai anggota, ditetapkan oleh ketua pimpinan, sudah berjalan sempurna dan sudah ada evaluasi kinerja program PPIRS Pembuktian : Ketentuan tertulis tentang PPIRS, SK PPIRS yang mencantumkan apoteker sebagai anggota, jadwal kegiatan, daftar kegiatan / program, petunjuk pelasana dan pengawasan infeksi rumah sakit, catatan evaluasi dan tindak lanjut.

Skor 0 1

Standar 3 : Staf dan Pimpinan 1. Pelayanan farmasi dipimpin oleh apoteker Skor Pernyataan 0 Pimpinan buka apoteker 1 Pimpinan adalah apoteker yang tidak mempunyai surat izin kerja 2 Pimpinan adalah apoteker yang mempunyai surat izin kerja tetapi tidak ada SK penempatan 3 Pimpinan adalah apoteker yang mempunyai surat izin kerja, ada SK penempatan, pengalaman kerja di rumah sakit < 1 tahun 4 Pimpinan adalah apoteker yang mempunyai surat izin kerja, ada SK penempatan, pengalaman kerja di rumah sakit 1 - 3 tahun 5 Pimpinan adalah apoteker yang mempunyai surat izin kerja, ada SK penempatan, pengalaman kerja di rumah sakit > 3 tahun dan/ atau berpendidikan setara S2 Pembuktian : Surat izin kerja, surat persetujuan penempatan sebagai penanggung jawab/pimpinan Instalasi Farmasi dan Kanwil Depkes setempat, Surat keputusan direktur, ijazah. 2. Adanya tenaga kefarmasian yang cukup jumlah dan sesuai kualifikasinya Skor Pernyataan 0 Tidak ada tenaga farmasi selain pimpinan instalasi farmasi 1 Jumlah tenaga kefarmasian tidak cukup, kualifikasi tidak memenuhi 2 Pimpinan adalah apoteker yang mempunyai surat izin kerja tetapi tidak ada SK penempatan 3 Pimpinan adalah apoteker yang mempunyai surat izin kerja, ada SK penempatan, pengalaman kerja di rumah sakit < 1 tahun 4 Pimpinan adalah apoteker yang mempunyai surat izin kerja, ada SK penempatan, pengalaman kerja di rumah sakit 1 - 3 tahun 5 Pimpinan adalah apoteker yang mempunyai surat izin kerja, ada SK penempatan, pengalaman kerja di rumah sakit > 3 tahun dan/ atau berpendidikan setara S2