Anda di halaman 1dari 16

SISTEM DESIGN

Sistem desain merupakan proses pengembangan spesifikasi usulan sistem baru yang direkomendasikan oleh analis sistem. Selama fase desain tim proyek menghasilkan kertas kerja yang berisi spesifikasi tersebut. Kertas kerja yang ditetapkan manajemen mendeskripsikan tentang input, output dan proses yang diusulkan

Fase desain sistem merupakan tahap kedua dari System Development Life Cicle (SDLC) yang dapat digambarkan sebagai berikut : System Design
System Analysis Preliminary System Design Detailed Spesification Installation

Operation

Banyak organisasi memisahkan proses sistem desain ke dalam kegiatan yang terpisah, yaitu preliminary system design dan detailed spesification

1.

Preliminary system desain Pada tahap ini tim perancang sistem akan mengidentifikasi tujuan, mengembangkan deskripsi logis dari sistem yang diusulkan. Tim membuat paket dokumentasi yang memuat : a. Statement of scope Tim mendefinisikan lingkup sistem baru yang diusulkan untuk mengetahui hubungannya dengan sistem-sistem lain. Fase ini memberikan gambaran batasan dan kegiatan yang harus dilaksanakan dalam sistem yang baru b. System requirements Fase ini mengidentifikasi kebutuhan sistem yang meliputi : Output : tim perancang menentukan output yang akan dihasilkan . Dua permasalahan yang dijumpai adalah :

- Informasi yang memuat : 1) kebutuhan informasi baru yang memuaskan 2) pemecahan masalah dengan sistem yang baru, 3) implementasi teknologi baru - Format output, tim perancang memutuskan bagaimana cara informasin harus dipresentasikan Data ; atribut data merupakan karakteristik yang menggambarkan identitas data, meliputi beberapa hal penting untuk pemakai sistem . Misal karakteristik customer meliputi : nama, alamat batasan kredit dan account balance Proses : Proses dapat dilakukan secara manual maupun melalui program komputer. Tim perancang mengembangkan sistem flowchart yang menggambarkan rangkaian proses laporan, display source document, dan catatan data Input : merupakan bentuk dokumen sumber karena input menentukan sumber item data yang digunakan dalam sistem. Tim proyek mengidentifikasi masing-masing dokumen sumber yang meliputi : nama, dan nomor dokumen, estimasi volume, metode konversi serta metode data entry yang tidak dapat digunakan dalam dokumen sumber

Kebijakan (policies) : Manajemen dapat mengadopsi kebijakan yang dikehendaki pemakai sistem berbasis komputer
c. Resource Requirements Tim perancang mengidentifikasi kebutuhan sumber daya finansiil untuk menyukseskan implementasi dan operasi sistem. Selain itu tim melakukan evaluasi terhadap biaya dan manfaat sistem yang diusulkan dan kesimpulannya dilaporkan kepada manajemen Beberapa sumber daya yang diperlukan : 1. Software resource Perangkat lunak merupakan seperangkat program untuk mengendalikan operasi peralatan komputer. Pengembangan perangkat lunak dapat dilakukan sebagai berikut : - In house development, keuntungannya tim dapat mengendalikan pengembangan sistem. Spesifikasi program memenuhi kebutuhan organisasi dan sistem lebih cocok bagi pemakai. - Software development companies, paket ini dibuat perusahaan software untuk memuaskan kebutuhan banyak pemakai, tetapi mungkin pula kurang cocok bagi pemakai lain. - Computer manufactures, software ini diharapkan untuk digunakan pada product line perusahaan manufaktur yang meliputi program aplikasi maupun software sistem - Users groups, kelompok pemakai dibentuk oleh seseorang atau organisasi yang memiliki jenis peralatan dan software sendiri

2) Internal and external source Sumberdaya dapat diperoleh dari pengembangan sendiri dari luar, sehingga perlu mempertimbangkan untuk mengembangkan sendiri atau membeli dari luar. Beberapa pertimbangan untuk memutuskan mengembangkan sendiri atau membeli software. - User acceptance, in house : pemakai sudah terbiasa dengan program external package, pemakai akan menyesuaikan dengan ketentuan tertulis dalam paket. - Required modification, in house tidak perlu modifikasi, external package diperlukan modifikasi agar dapat diaplikasikan - Installation time, in house waktu diukur dengan bulan atau tahun, external package waktu diukur dengan minggu atau bulan - Quality of information manuals, in house tekanan waktu dapat menghambat penyusunan dokumen yang baik, external package dokumen tersedia untuk review sebelum membeli. - Installation cost, in house biaya besar seluruhnya diserap oleh satu sistem, external package lebih murah karena biaya diserap oleh banyakn sistem

3) Equipment resources Sumber daya peralatan dapat dipenuhi dengan beberap alternatif : - Pembelian - Lease atau sewa - Biro pelayanan - Remote batch - Timesharing
4) Economic resources Sumberdaya ekonomi adalah estimasi sumberdaya yang dibutuhkan dengan mempertimbangkan benefit and cost 5) Laporan kepada manajemen Kesimpulan dari preliminary system design adalah rekomendasi dari tim perancang yang memuat deskripsi sistem kepada manajemen. Laporan ini juga memuat usulan apakah pengembangan sistem dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya yaitu detailed spesification

2. Detailed Spesification Detailed spesification merupakan dokumentasi sistem secara rinci. Aktivitas dalam detailed spesification meliputi : a.Requirements defination
Tim perancang mengidentifikasi kebutuhankebutuhan logis untuk sistem yang diajukan. Fungsi utama detailed spesification meliputi : - Output spesification - Data spesification - Input spesification - Computer program spesification - Manual procedur - User interface

b. Equipement selection Tim akan menentukan perangkat yang diperlukan dalam implementasi sistem yang diusulkan. Evaluasi tim kepada pemasok meliputi : subscription services, dan evaluation of equipment vendors. Kriteria evaluation of equipment vendor meliputi : equipment performance, adaptability, vendor support, availability, dan cost c. Software spesification Jika memilih pengembangan in house maka harus menciptakan software rencana pengembangan. Jika memilih paket software yang external maka harus menyeleksi paket tersebut dan membuat rencana modifikasi sesuai kebutuhan; estimasi waktu, beban personil, dan gambaran standar software. Ada 7 langkah dalam menyeleksi paket akuisisi yaitu ; review kebutuhan, identifikasi kelayakan paket, pilihan yang mendekati, perbandingan detail, meminta tanggapan pemakai, memimpin pengujian, dan menyeleksi paket.

d. Laporan kepada Manajemen Tim perancang membuat laporan kepada manajemen yang berisi gambaran tujuan sistem, lingkup dan penjelasan rinci tentang output, proses file dan input sistem. SC sistem informasi mereview laporan tersebut dan mendapat persetujuan untuk diimplementasikan
e. Auditor Involvement In System Design Keterlibatan auditor dalam pengembangan sistem pada sistem desain adalah : Mengevaluasi spesifikasi detail dan memberikan saransaran perbaikan, menguji usulan laporan, menguji langkah-langkah pemrosesan, review seleksi peralatan. Memberikan pertimbangan untuk mengaudit modul kedalam program sistem. Audit modul merupakan bagian dari program aplikasi akuntansi yang digunakan auditor untuk menguji transaksi yang diproses dalam program

1.

2.

IMPLEMENTASI DAN OPERASI SISTEM


Ada 5 aktivitas dalam tahap implementasi sistem yaitu : 1. Equipment installation meliputi : * Penyiapan tempat dan penempatan/pemasangan peralatan dan software * Uji perangkat sistem 2. Coding, proses pemrograman yang berisi instruksi bagi operasi komputer : * Mendefinisikan logika program * Memberikan kode program * Menghilangkan kesalahan dalam program modul * Mendokumentasikan program 3. Training yang memberikan manfat kepada : * User training; manajer; supervisor; pramuniaga * Operation training ; petugas input data, operator komputer; personil pendukung teknis, dan pengontrol data

4. Testing, pengujian program melalui uji validitas output program akhir untuk menjamin bahwa program konsisten dengan peralatan input program * String testing * System testing 5. Conversion, proses perubahan dari sistem lama kepada sistem yang baru meliputi : * Data Conversion * Volume testing * Changeover, direct changeover, pilot system, parallel operation

1.

2.

Keterlibatan Auditor Dalam Implementasi System Selama pengujian sistem auditor mereview kecukupan pengujian dan hasil dari pengujian sistem oleh sistem designer, terutama menyangkut pengendalian intern dalam sistem Selama konversi sistem auditor meyakinkan bahwa sistem memberikan cukup prosedur dalam konvesi file

OPERASI SISTEM Fase operasi sistem atau pelaksanaan sistem merupakan periode waktu dimana sistem berfungsi sebagai penyedia informasi akuntansi Peran akuntan dalam pengoperasian sistem 1. Post-implementation review * Responsibility for the review, auditor mereview kecukupan pengujian data dan hasil pengujian tim terutama pengendalian intern sistem * Procedures in the review, cost and benefit, dokumentasi, kepuasan user, kontrol internal. - Mereview cost and benefit - Dokumentasi - Kepuasan user - Kontrol intern * Alasan melakukan review - Review memberikan informasi kepada tim desian tentang kualitas proyek berikutnya. - Bila terjadi hambatan akan segera terdeteksi dan dapat diperbaiki sesegera mungkin - Review dapat memberikan motivasi kepada tim - Review dapat memberikan peluang dalam mengevaluasi kinerja personil MIS

2. Sistem Maintenance meliputi : * Planned system improvement * Unplanned change * Controlling system maintenance 3. Akuntansi untuk sistem biaya * Development cost dapat memilih alternatif : - Mengalokasikan biaya pada departemen pemakai - Biaya dimasukkan kedalam general overhead * Operational cost terdiri atas pengeluaran rutin untuk utility, supplies, perbaikan dan pemeliharaan serta gaji karyawan operasi, yang dapat diperhitungkan menurut cost-based rates, market rates, standard rates