Anda di halaman 1dari 3

1. Jelaskan tentang PBG ? 2. Jelaskan tahapan PBG ? (lengkap bagannya) 3. Jelaskan isu-isu PBG? 4.

Jelaskan criteria keberhasilan PBG ? 5. Jelaskan factor-faktor penting dalam teknik pengolahan bahan galian? 6. Jelaskan keuntungan PBG ? 7. Jelaskan istilah-istilah PBG ? pelajari semuanya 8. Jelaskan mekanisme, factor-faktor dan gaya yang mempengaruhi proses pemisahan menggunakan : (sertakan gambar dan bagian2nya) a. Jaw crusher (blake dan dodge) b. Gyratory crusher c. Roll crusher d. Ball mill e. Rod mill f. Sluice box g. Shaking table h. Jig i. j. Magnetic separator HTS

k. Flotasi 9. Jelaskan proses pengolahan : (buat bagan lengkap) a. Emas b. Tembaga c. Timah d. Nikel e. Alumunium f. Bauksit

10.Batu Kapur untuk dibuat sebagi bahan dasar semen di crushing menggunakan mobile crusher dengan ukuran dari ROM 400 cm dan produk yang dihasilkan 150 cm, dan dilakukan crushing 2 menggunkan roll crusher dengan ukuran produk 35 cm, lalu dilakukan pengayakan triple deck dengan ukuran produk 1 :+35 cm 25 cm ; produk 2 : +25 cm 10 cm ; produk 3 : +10 cm 5 cm dan produk yang dihasilkan 500 ton, Hitung : a. RR mobile Crusher b. RR Roll Crusher c. RR ayakan pertama, kedua dan ketiga d. Berapa efektifitas yang dihasilkan jika terdapat looses 40 kg Jika pada ayakan ketiga terdapat berat tertahan sebesar 16 ton, dan berat lolos 500 ton, berapa persen tertahan dan persen lolos. 11.Suatu pengolahan batu andesit terdapat spesifikasi alat berupa jaw crusher dengan RR=4 ukuran produk sebesar 2 cm, dan di masukan ke dalam cone crusher dengan RR=6 dengan ukuran produk 1.5 cm dan dilanjutkan dengan melakukan grinding dengan ball mill yang tinggi sebesar 15 meter, dengan diameter mill 7 meter, Hitung : a. Ukuran feed yang masuk ke jaw crusher b. Ukuran feed yang masuk ke cone crusher c. Ratio of reduction jaw crusher d. Ratio of reduction cone crusher e. Muatan mill pengolahan andesit

12. Pada perusahaan BUMN mineral di Indonesia, yaitu PT. Timah, ingin memisahkan bijih timah (SnO2/cassiterite dan SiO2/kuarsa) dengan metode gravity concentration. Dimana berat feed yang akan dimasukan adalah 500 ton (45% SnO2). Didapatlah berat konsentrat 150 ton (90% SnO2). Hitung: a. Berat Tailing pengolahan bijih timah. b. Kadar feed, konsentrat, dan tailing SiO2 (Kuarsa) 13. Umpan suatu proses konsentrasi adalah 1000 t/jam, dengan 10% PbS. Konsentrat yang dihasilkan mengandung 80% PbS sedang tailingnya mengandung 0,19% PbS. Berapa berat konsentrat dan tailing akhir yang diperoleh dan REC serta ROC ?

Dasar perhitungan : Per jam


Berat Bijih : F = K +T K ( f t ) 80(10 0,19) R= 100% = 100% = 98,33% 1000 = K +T ......................1) f (K t ) 10(80 0,19) Berat PbS : F f = ( K k ) +(T t ) K .k 122,9 80 = 100% = 100% = 98,32% (1000)(10) = K (80) +T (0,19) .................2) F. f 1000 10

RoC = = = 8,13 Dua persamaan dengan dua variabel yang tidak diketahui. K 122,9 (1000 = K +T ) 8 k t 80 0,19 = = = 8,13 1000 =8 K +0,019T f t 10 0,19
7000 =8T 0,019T 7000 T = =877,1 ton/jam 7,981 F = K +T K = F T =1000 877,1 =122,9 ton/jam Berat konsentrat yang diperoleh adalah 122,9 ton untuk setiap jam.

1000

yang soal perhitungannya, kakak banyak lupo. Jadi soal perhitungan yang ado untuk referensi be. Yg penting pelajarin b yo.. mudah2an biso membantu

untuk yang perhitungan laporan : Yg kolom komulatif kosongkan b dulu hitung loosees = jmlah feed (1000) (jmlh hsl produk jaw crusher + jmlh hsl produk hammer mill + jmlah hsl produk ball mill)