Anda di halaman 1dari 22

Penyajian Data

KELOMPOK 4 SRI NURASMI HASNITA MISWANI SRI REZEKI HERLINA DIANA YULIDAR ERLISNAYANTI ZAITI CUT ISDAWANI ANISAH FARIDAH

Tujuan Penyajian Data


Membandingkan 2 angka atau lebih Menunjukkan distribusi subjek menurut nilai atau kategori variabel tertentu Menampilkan perubahan nilai suatu variabel tertentu menurut waktu Menunjukkan hubungan antara 2 variabel

Penyajian data harus dapat meringkas data, sehingga dapat menggambarkan informasi, sederhana, lugas dan komunikatif.

PENYAJIAN DATA
Data dapat disajikan dengan berbagai macam cara:
A. Tekstular/Tulisan: Penyajian data dengan narasi (kalimat) B. Tabel: Distribusi frek, distribusi relatif, tabel silang, dll C. Grafik/Diagram: Bar, Histogram, poligon, box plot, scatter plot, line, pie, dll

Pemilihan bentuk didasarkan pada tujuan penyajian

PENYAJIAN TEKSTULAR Menggunakan bahasa yg benar Ringkas tetapi efektif Menghindari bahasa berbunga Paragraf mengandung: .Tema .Data/fakta pendukung tema .Pendapat/opini

PENYAJIAN GRAFIKAL Histogram Diagram Bar/batang Diagram Pie/lingkar Diagram Line/Garis Diagram Scatter/Tebar Diagram Box-plot
Jurusan Biostatistik FKM-UI, 2005

PENYAJIAN TABULAR: Judul tabel lengkap Badan tabel terdiri dari .Variabel/konsep .Distribusi frek .Distribusi proporsi .Uji statistik (bila perlu) Hindari tabel yg kompleks Desimal seperlunya Hindari duplikasi (tabel
kemudian diikuti oleh teks dan/atau grafik)

Hal 4

PENYAJIAN DATA
Penyajian TULISAN TABEL GRAFIK Tujuan
Memberikan keterangan secara tulisan Memberikan keterangan berbentuk ANGKA Memberikan keterangan untuk melihat PERBANDINGAN atau TREND Narasi
-Master -Tabel

Jenis

tabel (Dummy table) silang (Cross(Cross-tab) -Tabel distribusi frek.


-Bar/batang -Pie/lingkar -Pictogram/gambar -Histogram, Poligon, Ogive -Line/garis -Box

plot,

-Scatter plot -Steam Steam-and and-leaf

Penyajian dalam bentuk TULISAN

Tujuan: Tujuan :

Memberikan keterangan dari keseluruhan prosedur prosedur, , hasilhasil -hasil hasil, , dan kesimpulan kesimpulan-kesimpulan yang dibuat dengan menggunakan tulisan (text). Tidak dapat mencakup banyak gambaran statistik karena tidak efektif Daerah Jawa Jawa-Madura dibagi menjadi 5 daerah daerah, , 2 2 yaitu DKI Jakarta 560 km , Jawa Barat 46.317 km , Jawa Tengah 34.206 km2, dan Jawa Timur (termasuk Madura) seluas 47.922km2

Contoh krg tepat (menyajikan angka dg text):

CONTOH PENYAJIAN TEKS


Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi bila dibandingkan dengan negara tetangga. Data Bank Dunia tahun 1995 menunjukkan bahwa AKI di Indonesia adalah 600 per 100.000 kelahiran, sedang Thailand hanya sebesar 100 per 100.000 kelahiran; Singapura 50/100.000 kelahiran.. dst. Data SKRT 1995 juga menunjukkan tingkat AKI yang relatif sama, yaitu 550/100.000 kelahiran . Hal ini menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan di Indonesia masih memprihatinkan.

TEMA

DATA

OPINI

Hal 7

Penyajian dalam bentuk TABEL

Tujuan: Tujuan: Menyajikan suatu agregate dari data numerik di dalam suatu bentuk tabel tabel, , dimana data disusun dalam baris dan kolom sedemikian rupa sehingga dapat memberikan gambaran atau perbandingan perbandingan. . Tabel yang baik harus sederhana dan self self-explanatory
Bagian-bagian dalam tabel Bagiantabel: : Nomor Title (Judul) Stub (Judul (Judul baris baris) ) Box head (Judul (Judul kolom kolom) ) Body Total (kolom (kolom/ /baris baris) ) Foot Note Source (sumber (sumber data) utk data sekunder sekunder/ /tersier
8

BagianBagian -bagian Tabel


TABLE No... JUDUL.
STUB BOX HEAD Total

BODY

Total Foot Notes: Sumber Data:

Grand Total

BagianBagian -bagian Tabel


Tabel haruslah Sederhana & Self Explanatory Bagian Tabel:


Judul dan nomor tabel

Judul menjelaskan 4W=apa, siapa, dimana, dan kapan

Nilai keterangan untuk hal baris (Box(Box-Stub) Nilai keterangan untuk kolom (Box(Box-Head) Tempat untuk nilai dalam sel (Body) Sumber data, ringkasan dari singkatan, dan simbol (footnote)

10

BagianBagian -bagian Tabel

Judul

Biasanya ditempatkan di atas tabel, harus jelas, singkat, dan lengkap Judul yang baik akan menjawab: what, when, dan where

Stub:

Kolom paling kiri, termasuk kepala kolom tersebut Stub memberi suatu keterangan/penjelasan secara terperinci tentang gambaran pada tiap baris dan badan tabel

Box head:

Ini termasuk kepala kolom. Box head memberi keterangan/penjelasan secara terperinci tentang gambaran tiap kolom dari badan tabel

Body:

Terdiri atas kolomkolom- kolom dan hanya berisi angkaangka- angka

11

JenisJenis -Jenis Tabel


Tabel Induk (Master Table) Tabel Silang (Cross Cross-table) Tabel Distribusi frekuensi:

Tabel distribusi frekuensi Tabel distribusi frekuensi relatif (%) Tabel distribusi frekuensi kumulatif Tabel distribusi frekuensi relatif kumulatif (%)
12

Tabel Induk

Menyajikan semua data yang tersedia secara terperinci, sehingga pembaca dapat memperoleh setiap informasi yang diinginkan Tabel Induk (Summary Table), Merupakan ringkasan hasil dari berbagai variabel (> 2 variabel). Dimuat dalam 1 (satu) tabel. Tabel ini sangat efisien Tabel 1. Penggolongan dari lahir hidup menurut ras ibu, tempat melahirkan, dan penolong kelahiran di Kota X, 1999
Ras Ditolong dokter Di RS Pribumi WNI Jumlah 200 150 350 Bukan Di RS 100 100 200 100 250 350 100 350 450 500 850 1350 Jumlah Kelahiran Ditolong Bidan LainLain -lain Jumlah

13

Tabel Silang

Untuk menyajikan penemuan seringkas dan seefektif mungkin Berfungsi sebagai data/informasi untuk topik yang akan didiskusikan dlm text Merupakan tabel silang dari 2 (dua) variabel atau lebih. Bertujuan membandingkan 2 atau lebih variabel yang terkait Tabel 2. Kelahiran hidup dan kelahiran mati menurut penolong persalinan di Kab. A, tahun 1999

Lengkapi dengan persentase supaya interpretasi mudah

Penolong persalinan

Kelahiran Mati Hidup 400 1000 1400

Total

Bidan Dukun Total

20 40 60

420 1040 1460

14

Tabel Distribusi Frekuensi


distribusi frekuensi distribusi frekuensi relatif (%)

Tabel 3. Berat Badan Bayi Pengunjung Puskesmas X, Juni 1999 Berat Bdan (kg) Jumlah Bayi (frekuensi) 2 7 10 5 1 25 Persentase (frekuensi relatif) 8% 28 % 40 % 20 % 4% 100 %

3,0 4,0 5,0 6,0 7,0 8,0 Jumlah

15

Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif


Distribusi frekuensi kumulatif Distribusi frekuensi kumulatif relatif (%)

Tabel 3. Berat Badan Bayi Pengunjung Puskesmas X, Juni 1999


Berat Bdan (kg) 3,0 4,0 5,0 6,0 7,0 8,0 Jumlah Jumlah Bayi (frekuensi) 2 7 10 5 1 25 Frekuensi Kumulatif 2 9 19 24 25 Frekuensi Kumulatif relatif 8% 36 % 76 % 96 % 100 %

16

Teknik Pembuatan Tabel

Judul

Apakah tabel telah memiliki judul ? Apakah judul sudah menggambarkan isi tabel tabel, , termasuk subyek subyek, , orang orang, , tempat dan waktu ? Apakah judul tabel telah didahului oleh Tabel # ?

Baris dan kolom


Apakah tiap baris dan kolom telah memiliki judul yang jelas ? Apakah satuan ukuran telah dicantumkan ? Apakah katagori yang digunakan sesuai dengan data ? Apakah jumlah total baris dan kolom telah ada

Catatan kaki

Apakah tiap kode kode, , singkatan dan simbol telah dijelaskan ? Apakah semua eksklusi (bahan bahan/ /materi data) telah dijelaskan ? Jika data bukan data primer, apakah sumber data telah dicantumkan ?

Penyajian dalam bentuk GRAFIK


Grafik haruslah Sederhana & Self Explanatory BagianBagian -bagian Grafik


Nomor Judul Aksis (sumbu X) Ordinat (sumbu Y) Plotting data Legend/Keterangan Sumber

Teknik Pembuatan Grafik

Judul Apakah grafik telah memiliki judul ? Apakah judul sudah menggambarkan isi tabel tabel, , termasuk subyek subyek, , orang orang, , tempat dan waktu ? Apakah judul tabel telah didahului oleh Grafik # ? Aksis Apakah tiap aksis sudah diberi label dengan singkat dan jelas ? Apakah satuan ukuran telah dijelaskan pada label aksis? aksis ? Apakah skala aksis sudah jelas ? Apakah skala aksis sesuai dengan data yang ada ? Apakah sumbu x dan y mulai dari nol ?

Grafik: Histogram
Distribusi Umur Ibu, Survei Cepat KIA PKM X
40 35 30 25 20 15 10 5 0 15-19 20-24 25-29 30-34 35-39 40-44 45-49 Umur (tahun)

Persen

10

Histogram

Dipergunakan untuk menyajikan suatu distribusi frekuensi dari data yang

kontinue LangkahLangkah -langkah langkah: :

Membuat batas kelas yang sebenarnya (real limit) untuk tiap tiap-tiap kelas interval. Contoh Contoh: : Kelas interval 13 15 10 12 79 f 4 8 9 real limit 12,5 15,5 9,5 12,5 6,5 9,5

Kelas interval digambarkan dengan sumbu horizontal dan frekuensi dengan sumbu vertical. Setiap kelas digambarkan dalam bentuk bar vertical Kelas terendah digambarkan paling kiri pada sumbu horizontal Skala frekuensi harus dimulai dengan angka 0 Untuk data tidak berkelompok berkelompok, , setiap nilai harus dianggap sebagai interval

21

Poligon

Dipergunakan untuk menyajikan suatu distribusi frekuensi dari data yang kontinue Permukaan area frekuensi poligon sama luasnya dengan histogram Dipergunakan untuk membandingkan sejumlah distribusi frekuensi pada sebuah gambar
LangkahLangkah -lamgkah:

Membuat titiktitik-titik tengah kelas interval yang berada pada bagian atas bar histogram. Kemudian titik ini dihubungkan membentuk garis yang disebut frekuensi poligon Frekuensi poligon harus tertutup di kedua ujungnya, sebab merupakan area diagram dan harus sama luasnya dengan bar histogram

22

11

Ogive

Sebuah penyajian grafik frekuensi kumulatif dari sebuah aggregate data yang telah dikelompokkan dalam sebuah tabel distribusi frekuensi Tinggi Badan dari 100 orang lakilaki-laki
Tinggi Badan (Cm) 130 140 150 160 170 180 190 - 200 Total 100 Jumlah Orang 0 6 22 39 25 7 1 Frekuensi Kumulatif 0 6 28 67 92 99 100 Frekuensi kumulatif 100 100 94 72 33 8 1

23

Bar (Grafik Batang)

Dipergunakan untuk menyajikan suatu frekuensi dari diskrit data Horizontal bar dan vertical bar yang akan dibuat tergantung pada ruang yang tersedia untuk tiaptiap-tiap bar tersebut Jenis:

Single bar Multiple bar Component bar

24

12

Grafik Batang (Bar)


Cakupan Pemeriksaan Kehamilan di Kabupaten X
90 80 70 60 50 40 30 20 10 0
Pernah periksa Periksa > 4 kali Periksa > 4 kali + sesuai 5 T Periksa > 4 kali + sesuai 5 T + pil Fe > 90

Grafik Batang dengan Kelompok


Cakupan Pemeriksaan Kehamilan di PKM X
100 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0 A
Pernah periksa Periksa >= 4 kali

Persen

B
Periksa >= 4 kali dan dapat 5T

Periksa >= 4 kali, dapat 5T dan pil Fe >= 90

13

Grafik Component Bar


Berapa Kali Ibu Periksa Hamil di PKM X
100% 80%
Persen

60% 40% 20% 0% A B 1 kali 2 kali C 3 kali > 3 kali D

Boxplot Perbandingan Lama Hari Rawat Antar Dokter


16 14

Lama perawatan (hari)

12

10

4 2 1 2 3 4 5 6 7 8

Nomor dokter

14

Grafik Lingkaran (Pie)


Berapa Kali Ibu Periksa Hamil, DIPUSKESMAS X
6.8% 11.7%

17.1% 64.4%

1 kali 2 kali 3 kali > 3 kali

Diagram/grafik Tebar (Scatter plot)

Dipergunakan untuk menyajikan sepasang pengamatan (paired observation) dari dua variabel untuk memperlihatkan ada atau tidak adanya hubungan antara dua variabel Tiap pasang pengamatan pada suatu individu disajikan sebagai sebuah data diagram Skala X dan Y pada scater tidak perlu dimulai dari 0, sebab bukan skala frekuensi.

30

15

Diagram Tebar (scatter plot)


140000 120000

100000

80000

60000

Current Salary

40000

20000

0 0 20000 40000 60000 80000 100000

Beginning Salary
31

Diagram Garis (Line) : Jumlah Kasus DBD Menurut Bulan di RS


50

40

Jumlah kasus

30

20

Kasus DBD Batas atas = 33.9

10 Rata-rata = 20.4 0
ei M ril Ap et ar M ri ua br Fe i ar nu Ja ni Ju Ju li

Batas bawah = 6.9


r be em es er D b em ov N er ob r kt O be em pt Se s tu us Ag

Sigma level: 3

16

Pareto Chart Penyebab Kematian di Rumah Sakit


140 120 100 80 60 100 90 80 70 60 50

Persen

Jumlah kasus

40 30 40 36 25 18 10
em st Si i ks fe In s Si em st Si m as pl eo N m te

40 20 0

20 10
l ce Ke n aa ak

10 0

& pa si ra t

nc pe

Penyebab kematian

X-Chart Lama Hari Perawatan Menurut Dokter


12.06 9.86

i as ul rk si

an as af rn pe

an na er

Rata-rata (hari)

7.65 Lama perawatan 5.44 Batas atas = 8.74 Rata-rata = 7.65 3.24 1 2 3 4 5 6 7 8 Batas bawah = 6.56

Nomor dokter
Sigma level: 3

17

Rate Kematian di Rumah Sakit X


80
Rate kematian (per 1000 pasien)

60

40 Kematian (/1000) Batas atas = 64 Rata-rata = 44 0


1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28

20

Batas bawah = 24

Nomor RS
Sigma level: 3

PIE
Distribusi Pendidikan Penduduk

14% 50,4%

26% 9,6%

Tidak sekolah Sekolah Dasar Tamat SLTP Tamat SLTA+

36

18

Contoh Tabel
Indikator Kesehatan Ibu di Kabupaten X
Indikator Pemeriksaan kehamilan Pemeriksaan kehamilan > 4 kali b Pemeriksaan kehamilan dengan standar 5T c Penerimaan pil Fe > 90 Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan Cakupan (%)a 88,0 (81,3 94,7) 64,4 (54,7 74,0) 78,4 (68,5 88,3) 33,3 (21,7 44,9) 25,3 (17,6 33,0)

a. b.

Angka dalam kurung menggambarkan 95% confidence interval 5T merupakan standar kualitas minimal pemeriksaan kehamilan yang ditetapkan oleh Departemen Kesehatan-RI. Kualitas pemeriksaan yang baik harus memenuhi komponen periksa tinggi fundus, periksa berat badan ibu, periksa tekanan darah, pemberian imunisasi TT, dan pemberian pil Fe c. Penerimaan pil Fe dianggap memadai jika berjumlah 90 atau lebih

37

Contoh tabel
Distribusi pasien Usila di rawat Menurut kelompok Umur

Umur (th) 60-64 65-69 70-74 75-79 80-84 85-89 90 keatas Jumlah

Jumlah 20 21 15 13 10 11 10 100
38

19

Contoh Tabel
Distribusi Pasien Usila di rawat menurut Tingkat Pendidikan

Pendidikan Perguruan tinggi SMA SMP SD Tak Sekolah Jumlah

Jumlah 3 10 7 44 37 1 01

% absolute 3.0 9.9 6.9 43.6 36.6 100

Frek. kumulatif 3 13 20 64 101

% Kumulatif 3.0 12.9 19.8 63.4 100 100

39

Tabel No X: Distribusi Responden mnrt Karakteristik


Variables Frequency 77 173 17 74 61 89 9 1 30 9 11 79 120 % 30.8 69.2 6.8 29.6 24.4 35.6 3.6 0.4 12.0 3.6 4.4 31.6 48.0
40

TAMPILAN TABULAR Data Kategorik

1. Sex Male Female 2. Education Illiterate Elementary Junior High Senior High Graduate 3. Type of Employment Unemployed Civil Servant Public company Military Private company Lainnya ? Other Jurusan Biostatistik FKM-UI, 2005

20

TAMPILAN TABULAR (Data Numerik)

Variabel

Min-Max

Mean

Median

SD

95% CI Mean

Umur ibu Berat ibu Berat bayi

189 189 189

1445 36112 1.04.9

23.24 58.39 4.90

23.0 24.0 2.9

5.30 13.76 0.7

22.4824.0 56.4260.37 2.843.04

41

Mean of Satisfaction Score For Physician & Nurse According to Sex of Respondents
3.1 3.1 3.0 3.0

M e a n o f S c o re

2.9

2.9

2.8 2.8 2.7 W M Physician Nurse

SEX

Dilayani Physician vs Nurse, manakah yang lebih baik skor kepuasannya?

42

21

Mean of Satisfaction Score For Physician & Nurse According to Sex of Respondents
5.0 4.5 4.0 3.5 3.0

Mean of Score

2.5 2.0 1.5 1.0 .5 0.0

3.0

2.8

3.1

2.9

Physician Nurse W M

SEX

Dilayani Physician vs Nurse, manakah yang lebih baik skor kepuasannya?

43

Mean of Satisfaction Score For Physician & Nurse According to Sex of Respondents
3.1 3.1 3.0 3.0
5.0 4.5 4.0 3.5 3.0

Mean of Satisfaction Score For Physician & Nurse According to Sex of Respondents

M e a n o f S c o re

M ea n o f S c ore

2.9

2.9

2.5 2.0 1.5 1.0 .5 0.0

3.0

2.8

3.1

2.9

2.8 2.8 2.7 W M Physician Nurse

Physician Nurse W M

SEX

SEX

Dilayani Physician vs Nurse, manakah yang lebih baik skor kepuasannya?

44

22