Anda di halaman 1dari 1

ANALISA STRATEGI SITUASI & KONDISI TRIGATRA (WILAYAH, SUMBER DAYA (ALAM, BUATAN, BUDAYA, DAN MANUSIA) &

PENDUDUK) DENGAN STUDI KASUS KOTA BONTANG


Strategi SWOT a. b. Wilayah Geografi 1 Wilayah yang cukup luas (luas wilayah sekitar 297,52 km) Wlayah nya terbagi atas 4 kecamatan dan 28 desa atau kelurahan Terletak antara 2 53 15 s/d 3 04 08 13 LS dan 120 03 10 s/d 120 14 34 BT Kota ini merupakan daerah otonom Masih minimnya sarana dan prasarana yang disediakan oleh pemerintah Pembangunan yang masih kurang merata di setiap kecamatan Konsep tata kota masih belum dilakukan dengan maksimal Termasuk wilayah yang fasilitas kesehatannya masih sedikit Sebagian besar merupakan dataran rendah dengan keberadaannya diwilayah pesisir pantai Memiliki wilayah ekonomi yang mempunyai banyak industri Memiliki jalur lintas laut yang strategis Tata air permukaan sangat tergantung pada sumber daya air Koordinasi instansi masih belum baik dalam sistem pengelolaan Data dan informasi geologi belum memadai Belum memadainya Perda Pertambangan dan Energi untuk mendukung kelancaran tugas Pengelolaan daerah resapan air masih kurang baik. a. Alam 2 Meningkatkan pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan. Meningkatkan pelayanan informasi lingkungan hidup. Kuantitas air sungai relatif cukup tinggi Komponen lingkungan atau sumberdaya alam mudah dieksploitasi Hanya sedikit yang mau mengembangkan potensi alam yang ada Sedikitnya tenaga-tenaga pengelola sumber daya alam Ekonomi yang kurang mendukung perkembangan alam Masih banyak orang yang masih belum menyadari akan potensi alam yang ada Masyarakat harus mengelola sumber daya alam dengan baik Memberdayakan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam dengan semaksimal mungkin Memelihara kawasan konservasi yang ada dengan sebaikbaiknya Mengikutsertakan masyarakat dalam menanggulangi permasalahan lingkungan Belum optimalnya upaya konservasi, rehabilitasi dan penghematan penggunaan sumber daya alam. Kurangnya sumur pemantau untuk memonitor kondisi permukaan air. Tidak adanya penegakan hukum yang tegas Kurangnya konsisten dalam penggunaan air tanah Sumber Daya Buatan Budaya 3 4 Meningkatkan kinerja pentaatan a. Mempromosikan dan hukum dan peraturan bidang memasarkan kebudayaan dan lingkungan pariwisata Meningkatkan penataan dan b. Mengembangkan dan pengendalian limbah lingkungan mendayagunakan sumber daya Sektor pertanian dan peternakan kebudayaan & pariwisata makin meningkat setiap tahunnya c. Menjaga dan melestarikan nilai Sektor industri yang ada dapat seni dan budaya daerah meningkatkan perekonomian d. Meningkatkan kapasitas dan daerah kualitas kelembagaan budaya daerah Pencemaran limbah padat, cair a. Banyak ditemui proses perizinan dan gas pada air sungai makin yang belum memasukkan unsur meningkat. pengelolaan budaya Belum memadainya penanganan b. Kebijakan lingkungan dan sumber-sumber pencemaran pertumbuhan ekonomi belum Lemahnya sistem pengawasan bisa berjalan dengan seimbang terhadap peristiwa pencemaran c. Terkontaminasi dengan budaya lingkungan. asing Belum memadainya sistem d. Mudah terpengaruh oleh budaya sanitasi lingkungan yang ada. asing a. Penyelenggaraan Pertemuan dan Dialog Budaya b. Pengembangan Media Kebudayaan c. Penyelenggaraan Festival Kesenian dalam skala lokal, nasional maupun internasional d. Pertukaran para pegiat kebudayaan di tingkat nasional maupun internasional Manusia 5 Menciptakan situasi dan kondisi ketenagakerjaan yang kondusif Peningkatan potensi SDM dari sisi IPTEK Pembangunan SDM organisasi dan sistem manajemen kepemerintahan Akuntabilitas manajemen keuangan dan sumberdaya daerah Penduduk 6 a. Komposisi penduduk berdasarkan tingkat pendidikan cukup beragam b. Terdapatnya beraneka ragam suku di dalam masyarakat c. Komposisi penduduk usia muda (usia produktif) cukup tinggi d. Arus urbanisasi juga cukup tinggi a. Perkembangan teknologi transportasi, komunikasi dan informasi yang makin menurun b. Akses informasi bagi masyarakat kurang terbuka c. Masyarakat masih mudah terprovokasi d. Pemakain sumber daya alam yang secara berlebihan a. Diberikan pendidikan yang cukup dan layak bagi generasi muda b. Tersedianya fasilitas umum dan pendidikan yang layak c. Pengembangan sumber daya manusia yang otimal d. Tersedianya lapangan kerja yang cukup banyak bagi masyarakat usia produktif

a.

a. b. c.

b. c. d.

b. c. d.

Kekuatan

c.

d.

d. a.

a.

a.

a. b. c.

b. Kelemahan II c. d.

b. c. d.

b. c.

d.

d.

Kualitas sumber daya manusia yang masih sangat terbatas Tingkat pendidikan di dalam masyarakat masih rendah Masih banyak keluarga prasejahtera yang terdapat di dalam masyarakat Kurangnya kreativitas masyarakat dalam menciptakan ide-ide baru

a.

a. b.

Peluang III

b.

c.

c. d.

d.

a. Meningkatkan pentaatan terhadap hukum dan peraturan bidang lingkungan b. Meningkatkan pengendalian terhadap pencemaran dan kerusakan lingkunga c. Meningkatkan sumber daya a;am yang telah dilestarikan d. Pemasukkan devisa daerah dapat terus bertambah

a. Meningkatkan kapasitas lembaga, SDM, dan tersedianya tenaga kerja b. Menigkatkan pelayanan informasi lingkungan hidup . c. Meningkatkan pelayanan informasi bagi kepentingan dunia usaha. d. Memperkecil segala resiko yang akan dihadapi dalam setiap aspek kehidupan.

a.

a.

a.

b. Ancaman IV c.

b.

b.

c. d.

c. d.

d.

Terjadinya gagal panen karena masalah hama atau irigasi yang ttiak tertangani dengan baik Terjangkitnya penyakit pada hewan ternak yangd apat menimbulkan kerugian bagi peternak Tercemarnya lingkungan oleh sampah dan limbah pabrik Pelayanan air minum yang belum maksimal

a. Kurangnya rasa persatuan di dalam masyarakat b. Banyaknya budaya asing yang masuk dan dapat berdampak negatif bagi budaya nusantara c. Kurangnya perhatian dari pemerintah dalam pengembangan daerah. d. Timbulnya konflik di dalam masyarakat

a. Sumber daya luar lebih berkualitas dibandingkan sumber daya daerah itu sendiri b. Menurunnya kreatifitas sumber daya manusia c. Adanya provokasi dari pihak lain yang dapat merusak kestabilan daerah d. Saling mencurigai antar sesama penduduk di suatu wilayah

a. Tingginya angka pertumbuhan penduduk tidak sebanding dengan lapangan kerja yang tersedia b. Rendahnya mutu pendidikan yang diterima oleh generasi muda c. Masyarakat mudah terpengaruh d. Tingkat kesehatan masyarakat masih rendah