Anda di halaman 1dari 16

Fungsi Pengemasan dan Pelabelan

Fungsi Pengemasan Secara Umum


1. Mewadahi produk selama distribusi dari produsen hingga kekonsumen 2. Melindungi dan mengawetkan produk, seperti melindungi dari sinar ultraviolet, panas, kelembaban udara, oksigen, benturan, kontaminasi dari kotoran dan mikroba yang dapat merusak dan menurunkan mutu produk. 3. Sebagai identitas produk 4. Meningkatkan efisiensi, misalnya : memudahkan penghitungan (satu kemasan berisi 10, 1 lusin, 1 gross dan sebagainya) 5. Melindungi pengaruh buruk dari luar, Melindungi pengaruh buruk dari produk di dalamnya 6. Memperluas pemakaian dan pemasaran produk 7. Menambah daya tarik calon pembeli 8. Sarana informasi dan iklan 9. Memberi kenyamanan bagi pemakai.

FUNGSI PENGEMASAN SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI, EDUKASI, DAN MARKETING

Fungsi Pengemasan Sebagai Media Komunikasi dan Edukasi


Memberikan informasi, penyuluhan atau petunjuk produk kepada konsumen dengan tujuan mendapatkan kepercayaan dari konsumen itu sendiri.

LABEL

Fungsi Pelabelan Kemasan


Tujuan : Memberi informasi tentang isi produk yang diberi kemasan tanpa harus membuka kemasan. Memberi petunjuk yang tepat bagi konsumen sehingga diperoleh fungsi produk yang optimum. Berfungsi sebagai sarana komunikasi produsen kepada konsumen tentang hal-hal yang perlu diketahui oleh konsumen tentang produk tersebut, terutama hal-hal yang tak dapat diketahui secara fisik. Sarana periklanan bagi produsen. Memberi rasa aman pada konsumen.

Informasi allergen Nomor pendaftaran & label halal

Informasi Label
Promosi Nama produk atau makanan

Komposisi / Flavor Label Halal Expired date dan kode produksi

atau volume Nama dan Berat alamat pabrik atau Nomor pendaftaran importir

Nama Makanan atau Produk

Nama makanan memberikan informasi mengenai sifat atau keadaan makanan yang sebenarnya.
Jika makanan tersebut melalui suatu proses, maka proses tersebut juga harus dicantumkan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Contoh kesalahpahaman

Donat ??

Bis?Kuat?

Biskuit Energi

Bukan produk donat, tapi biskuit bentuk donat

Komposisi/Ingredients
Komposisi makanan memberikan informasi daftar lengkap ingredient penyusun makanan : Bahan utama BTM dengan urutan menurun mulai dari bagian yang terbanyak, kecuali vitamin dan mineral. Bahan tambahan makanan harus mencantumkan nama golongan, misalnya pemanis buatan, antioksidan, anti kempal, pengukur keasaman, dan lain-lain. Khusus untuk pewarna disebutkan nomor indeksnya. Penyedap rasa alamiah identik dan sintetik harus ditulis berbeda.

Informasi Alergen

Contoh
The 14 foods are: celery; cereals containing gluten (such as wheat, barley, rye and oats); crustaceans (such as lobster and crab); eggs; fish; lupins; cows milk; molluscs (such as mussels and oysters);
mustard; nuts (such as almonds, hazelnuts, walnuts, Brazil nuts, cashews, pecans, pistachios and macadamia nuts); peanuts; sesame seeds; soybeans; sulphur dioxide and sulphites (preservatives used in some foods and drinks) at levels above 10mg per kg or per litre.

Informasi dan Edukasi Konsumen


Keamanan pangan BPOM, Halal MUI
Kesehatan dan Gizi pernyataan (claim) pada label yaitu pernyataan nutrition fact dan pernyataan tentang kondisi (obesitas) dan penyakit tertentu (theurapetic claim)., c/o : low sugar, low/ non fat, high fibre, high calcium, high vitamin C Lingkungan : - Kemasan-kemasan yang ramah lingkungan (environmentally friendly ), dapat didaur ulang (recyclable ) atau dapat dipakai ulang (reusable). - Anjuran untuk menjaga lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya.

Guideline Daily Amounts (GDA)