Anda di halaman 1dari 36

Nama Kelompok 6: Alice Kantara Karina Leliga Nor Hasanah Sherly Setiadi Suci Wulandari XI-IPA 2

Karbohidrat merupakan senyawa yang terbentuk dari molekul karbon (C), oksigen (O), dan nitrogen (N) dengan rumus Cn(H2O)n. Fungsi utamanya adalah sebagai sumber energi bagi sel ( bagi mahkluk hidup ).

Jenis- Jenis Karbohidrat


a. Monosakarida (dari bahasa Yunani monos, berarti tunggal dan sacchar, berarti gula) umumnya memiliki rumus molekul yang merupakan beberapa kelipatan CH2O. merupakan karbohidrat yang tidak dapat dihidrolisis menjadi molekul yang lebih kecil lagi.

Berdasarkan jumlah atom C pada rantai, monosakarida digolongkan menjadi:

a. Triosa (3 atom C) (C3H6O3) b. Tetrosa (4 atom C) (C4H6O4), c. Pentosa (5 atom C) (C5H10O5) d. Heksosa (6 atom C)

Termasuk monosakarida adalah glukosa (C6H12O6), fruktosa (C12H22O11) dan galaktosa.

struktur galaktosa

b. DISAKARIDA

Disakarida adalah karbohidat yang jika dihidrolisis akan menghasilkan dua molekul monosakarida yang sama atau berbeda. Contoh disakarida: 1. Maltosa merupakan bahan untuk pembuatan bir. 2. Laktosa, gula yang ditemukan dalam susu 3. Disakarida yang paling banyak di alam adalah sukrosa, yaitu gula yang sehari hari kita konsumsi.

c. POLISAKARIDA

Beberapa golongan polisakarida, antara lain : amilum / zat tepung / pati , glikogen / gula hati, dan selulosa sebagai pembentuk dinding sel tumbuhan.

Dalam setiap gram karbohidrat yang terpakai oleh jaringan akan menghasilkan 4,1 kalori. Karbohidrat dapat disimpan dalam tubuh, yaitu dalam hati, otot, dan sebagian kecil dalam darah. Apabila dalam makanan kita kekurangan karbohidrat maka darah akan bersifat asam atau acidosis. Contoh makanan yang mengandung karbohidrat paling tinggi adalah nasi, roti, dan kentang

Jenis- Jenis Lemak/Lipida


1. Lemak sederhana (homolipida) merupakan suatu bentuk ester yang mengandung C, H dan O. jika dihidrolisis maka akan menghasilkan asam lemak dan alcohol. Lemak sederhana terdiri atas: lemak dan lilin

2. Lemak majemuk merupakan kelompok yang berupsa ester asam lemak dengan alcohol yang mengandung gugus lain. Lemak majemuk terdiri atas : fosfolipida, glikolipida, spingolipida, lipoprotein dan lipida campuran lain.

3. Lemak turunan merupakan hasil hidrolisis kelompok lipida tertentu. Lemak turunan terdiri atas : asam lemak, gliserol, steroida, aldehida lemak dan benda keton.

Beberapa lemak dapat bergabung dengan bahan lain. 1. Fosfolipid 2. Glikolipid 3. Lipoprotein 4. Steroid

Protein adalah senyawa organik kompleks yang tersusun atas unsur Karbon (C), Hidrogen (H), Oksigen (O), Nitrogen (N) dan kadang-kadang mengandung zat Belerang (S), dan Fosfor (P). Protein adalah polimer dari asam amino, dengan rumus:

COOH: gugus karboksil NH2 : gugus amino R : bermacam variasi pada berbagai asam amino

Penggolongan Protein Jenis protein yang sangat beragam dapat digolongkan berdasarkan komposisi kimia, bentuk, dan fungsi biologis.

Berdasarkan komposisi kimianya, protein digolongkan menjadi 2, yaitu: a. Protein sederhana jika dihidrolisis hanya akan menghasilkan asam amino. Contohnya; protein albumin dan globulin. b. Protein gabungan/konjugasi jika dihidrolisi akan menghasilkan asam amino dan senyawa lainnya. Contohnya; glikoprotein, nukleoprotein, lipoprotein, kromoprotein

Asam nukleat adalah materi inti sel. Asam nukleat merupakan polinukleotida yang terdiri atas nukleotidanukleotida. Ada 2 macam asam nukleat, yaitu: DNA ( Deoksiribonucleic acid ) dan RNA ( Ribonucleic acid ). Hidrolisis nukleotida akan menghasilkan: fosfat, gula pentose, dan basa nitrogen (basa organic).

Basa nitrogen terdiri dari golongan pulin dan pirimdin. Basa purin terdiri dari adenine (A) dan guanin (G), sedangkan basa pirimidin dari timin (T).

Basa Purin:

Basa Pirimidin:

Pada protoplasma, selain terdapat DNA dan RNA, terdapat juga nukleotida lain yang berperan pada proses biologis, seperti; AMP, ADP, ATP, GTP, TTP, UTP, STP

Pada sel makhluk hidup terdapat turunan nukleotida yang berfungsi sebagai koenzim, yaitu: i. Nikotinamid adnenin dikuleotida (NAD+) ii. Nikotinamid adenine dikuleotida fosfat (NADP+) iii. Flavin mono nukleotida (FMN) iv. Flavin mono dikuleotida (FAD) v. Koenzim A

Penjelasan

Penjelasan

1. Endositosis merupakan peristiwa pembentukan kantong membran sel saat larutan/partikel ditransfer ke dalam sel. Endositosis antara lain 1. Pinositosis 2. Fagositosis. a. PINOSITOSIS

Penjelasan Penjelasan Penjelasan

PERLU DI INGAT!! Apabila pada sel terjadi hipertonik maka mengakibatkan sel hewan menjadi pecah atau hemolysis. Sedangkan pada sel tumbuhan, sel akan menggembung. Bila sel mengalami hipotonik, maka air didalam sel keluar dan menyebabkan sel mengerut. Sel hewan yang mengerut disebut krenasi dan pada sel tumbuhan disebut plasmolysis.