Anda di halaman 1dari 22

Prof.

Mulyanto

Pendahuluan
Minat untuk mendalami etika semakin

meningkat
Timbulnya masalah moral yang baru,tak terduga

dan sulit dipecahkan Perkembangan pesat ilmu pengetahuan dan teknologi Perubahan sosio-budaya masyarakat modern Adanya pluralisme moral dan adanya kepedulian etis yang universal

Istilah Etika dan Moral


Etika berasal dari bahasa Yunani (ethos dan ta

etha)
adat istiadat, kebiasaan, tempat tinggal yang biasa,

padang rumput, kandang akhlak, watak, perasaan, sikap, cara berfikir

Moral berasal dari bahasa Latin (mos dan mores) kebiasaan, adat

Etika (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 1988) 1. Nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat 2. Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak 3. Ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk, dan tentang hak dan kewajiban moral/akhlak

Moral Nilai-nilai dan norma-norma yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya Moralitas sifat moral atau keseluruhan asas dan nilai yang berkenaan dengan baik dan buruk

Kesadaran Moral adalah Ciri Khas Manusia


Manusia adalah binatang-plus
Moralitas merupakan suatu ciri khas manusia

yang tidak dapat ditemukan pada mahluk lain

Bagaimana manusia mengungkapkan kesadaran moralnya??


Pendekatan ilmiah untuk tingkah laku moral Deskriptif (melukiskan tingkah laku moral masyarakat) Normatif (menilai tingkah laku moral masyarakat) Etika terapan (membuat keputusan etis dalam suatu bidang tertentu) Meta etika (menelaah cara mempraktekkan etika sebagai ilmu) Psikologi moral (mempelajari latar belakang pendapat dari seorang pelaku moral)

Dasar pembuatan keputusan etis


1. Memahami Teori Etika
2. Memahami persoalan etik yang memerlukan

penyelesaian

Teori etika
Teori etika membantu kita untuk menilai

keputusan etis Teori etika menyediakan justifikasi untuk keputusan etis Teori etika menyediakan kerangka yang memungkinkan kita memastikan benar tidaknya keputusan moral yang dibuat

Teori Etika Utilitarisme


Utilitarisme (kata Latin utilis: bermanfaat) Prinsip Teori Utilitarisme adalah
Suatu perbuatan adalah baik jika membawa

manfaat Baik buruknya suatu tindakan dilihat dari akibat perbuatan itu sendiri Tingkah laku yang baik adalah yang menghasilkan akibat-akibat baik sebanyak mungkin dibandingkan dengan akibat-akibat buruknya Kriteria untuk menentukan baik buruknya suatu perbuatan adalah the greatest happiness of the greatest number, kebahagiaan terbesar dari jumlah orang terbesar.

Pembagian Teori Utilitarisme


Utilitarisme perbuatan (act utililitarianism)

Kita harus memperhitungkan, kemudian memutuskan, akibat-akibat yang dimungkinkan dari setiap tindakan aktual atau pun yang direncanakan Utilitarisme aturan (rule utilitarianism). Kita harus memperhitungkan, kemudian memutuskan, hasil-hasil dari peraturan dan hukum-hukum

Kelemahan Teori Utilitarisme Mengabaikan keadilan dan hak Kepentingan kelompok minoritas tertindas oleh kepentingan mayoritas

Bagaimana pendapat Anda mengenai fakta berikut ini?


Apakah Teori Utilitarisme dapat dipergunakan

sebagai justifikasi tindakan dokter mengumumkan nama penderita HIV??? Apakah Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2052/Menkes/Per/X/2011 tentang Izin Praktik dan Pelaksanaan Praktik Kedokteran menerapkan Prinsip Utilitarisme yang mana membolehkan dokter umum menggantikan praktek dokter spesialis, namun sebaliknya dokter spesialis hanya boleh praktek sesuai dengan kompetensinya/tidak boleh praktek umum???

Teori Etika Deontologi


Deontologi (Bahasa Yunani: deon yang artinya adalah

kewajiban). Prinsip Teori Deontologi


Perbuatan menjadi baik bukan dilihat dari hasilnya

melainkan karena perbuatan tersebut wajib dilakukan. Deontologi menekankan perbuatan tidak dihalalkan karena tujuannya. Tujuan yang baik tidak menjadi perbuatan itu juga baik. kita tidak boleh melakukan suatu perbuatan jahat meskipun akibat yang dihasilkan baik. Umat beragama berpegang teguh pada prinsip Deontologi

Bagaimana pendapat Anda mengenai fakta berikut ini?


Apakah aborsi medisinalis dapat dibenarkan oleh

Teori Etika Deontologi? Apakah kloning manusia dapat dibenarkan oleh Teori Etika Deontologi? Apakah penggunaan stem sel untuk pengobatan dapat dibenarkan oleh Teori Etika Deontologi?

Teori Hak
Perbuatan adalah baik, jika sesuai dengan hak

manusia Hak didasarkan atas martabat yang sama. Manusia individual siapapun tidak pernah boleh dikorbankan demi tercapainya suatu tujuan yang lain Manusia merupakan suatu tujuan pada dirinya (an end in itself). Karena itu manusia selalu harus dihormati sebagai suatu tujuan sendiri dan tidak pernah boleh diperlakukan semata mata sebagai sarana demi tercapainya suatu tujuan lain

Teori Keutamaan
Teori keutamaan (virtue) yang memandang sikap

atau akhlak seseorang Seseorang adalah orang yang baik jika memiliki keutamaan. Hidup yang baik adalah hidup menurut keutamaan (virtuous life) Keutamaan : watak yang telah diperoleh seseorang dan memungkinkan dia untuk bertingkah laku baik secara moral, contoh: kebijaksanaan, kerja keras, dll

Apa sajakah perilaku moral yang menjadi

keutamaannya (Virtue-based ethics) seorang dokter???

Hubungan antara Etika dan Agama


Etika dan agama memiliki sudut pandang yang berbeda

terhadap perilaku moral Etika sebagai ilmu filsafat bertitik tolak dari rasio, sedangkan agama dari keimanan akan perintah Tuhan Agama merupakan salah satu sumber nilai dan norma yang paling penting, motivasi terpenting dan terkuat bagi perilaku moral adalah agama Etika sebagai ilmu, menyelidiki secara mendalam mengapa suatu perilaku moral dianggap baik atau buruk Masyarakat modern telah memiliki kepedulian etis yang universal yang diakui semua golongan (Deklarasi HAM) Moralitas BUKAN merupakan monopoli orang yang beragama saja

Hubungan antara Etika dan Hukum


Hukum membutuhkan moral. Kualitas hukum

sebagian besar ditentukan oleh mutu moralnya Moral juga membutuhkan hukum. Moral akan mengawang-awang jika tidak dilembagakan dalam masyarakat. HUKUM dapat meningkatkan DAMPAK SOSIAL moralitas.

Kesimpulan
1. Pemahaman etika sangat penting saat ini
2. Pembuatan keputusan etis harus berdasarkan

pemahaman atas teori etika dan memahami persoalan yang menimbulkan dilema etik 3. Etika berkaitan erat dengan agama dan hukum

Terima kasih