Anda di halaman 1dari 2

Program Linier

Program linier merupakan program matematika untuk menentukan keputusan dalam memaksimalkan ataupun meminimalkan suatu keputusan yang akan dibuat. Dalam Program linier fungsi objektif dan pembatas merupakan fungsi linier dari variabel keputusan. Secara sekilas pembatas ini membatasi jangkauan model program linier. Karena kesederhanaannya, software yang telah dikembangkan dapat digunakan untuk memecahkan masalah yang terdiri dari jutaan variable dan puluhan ribu pembatas. Teknik program linier telah diterapkan untuk memecahkan masalah di dunia. Program Linier merupaka model yang banyak digunakan untuk meyelesaikan masalah keputusan dengan ribuan variabel. Dari sudut pandang penerapannya, program matematika merupakan sebuat alat pengoptimalan, yang memberikan keputusan managerial ataupun

technological yang dibutuhkan dalam penerapan teknologi-sosial-ekonomi. Algoritma simpleks merupakan salah satu program matematika algoritma yang pertama kali dikembangkan (George Dantzig. 1947) dan merupakan penerapan yang paling sukses digunakan dalam penggunakan penelitian opersional.

Komponen Model 1. Variabel keputusan : Simbol metematika yang menunjukkan tingkat aktifitas dari sebuah operasi 2. Fungsi objektif : hubungan matematika linier yang menjelaskan

kektuatan objek dalam variable kondisi, untuk memaksinalkan atau meminimalkan 3. Pembatas : pembatas untuk pengopersian lingkungan yang

berhubungan linier dari variable keputusan 4. Parameter/koefisien harga: nilai koefisien dan pembatas yang digunakan damlam fungsi objektif.

Perlengkapan Model Program Linier 1. Proportionality : nilai rata-rata pembatas dari fungsi objektif 2. Additivity 3. Divisability 4. Certainty : syarat dalam fungsi objektif : variable keputusan yang dapat diambil : nilai dari semua model parameter dianggap diketahui

dengan kepasian

Langkah-langkah dalam Merumuskan Masalah Program Linier Berikut merupakan langkah-langkah yang dugunakan dalam merumuskan masalah program linier Langkah 1 : Mengidentifikasi variabel keputusan dalam maslah Langkah 2 : Buat fungsi objektif sebagai kombinasi linier dari variable keputusan Langkah 3 : Tentukan pebatas dari masalah seperti sumber, batasan, hubungan antar variable, dan lainnya. Rumuskan sebagai persamaan linier atau pertidaksamaan dengan syarat keputusan variable yang bukan negatif