Anda di halaman 1dari 8

OLEH: BENEDIKTUS EGE, M.

PD LECTURE OF BIOLOGY DEPARTMENT STKIP PERSADA KHATULISTIWA SINTANG

Rancangan Percobaan disusun berdasarkan:

Intensitas/tingkat heterogenitas dan jumlah faktor yg menyebabkan keragaman kondisi/lingkungan t4 percobaan dilaksanakan. Rancangan hasilnya disebut Ecological design. 2. Jumlah faktor dan metode pelaksanaan/penerapan perlakuan2 pd unit2 percobaan. Rancangan hasilnya disebut Treatmental design.
1.

Penamaan suatu RanCob didasarkan pada:

Metode penempatan perlakuan2 secara acak pd unit2 percobaan. a. Jika perambangan perlakuan dn ulangannya dilakukan secara lengkap sekaligus, maka rancangannya disebut Completelly randomized design/CRD). b. Jika perambangan perlakuan secara lengkap dilakukan per satu lokal kontrol, maka disebut Completelly Randomized Block Design/CRBD. c. Jika perlakuan lengkap diacak per dua lokal kontrol (baris dan lajur) disebut Latin square Design/LSD.
1.

2. Rancangan2 yg diberi nama berdasarkan metode pelaksanaan a/ penerapan perlakuan2 pd satuan2 percobaan sehingga disebut Rancangan perlakuan a. If, penempatan atau penerapan kombinasi perlakuan pd satuan2 percob dilakukan secara serentak disebut rancangan faktorial b. If, salah satu faktor perlakuan diterapkan scr acak pd petak besar, sdgkan faktor lain secara acak pd petak kecil disebut Rancangan petak terbagi (Split plot design). c. If, penerapan msg2 faktor perlakuan dilakukan scr acak pd petak2 besar per kelompok areal secara bersilangan arah, namun alur2 petak perlakuan pd semua kelompok tdk sama disebut RPA. d. If, penerapan dilakukan pd masing2 alur petak pada semua kelompok sehingga alur2 petak semua kelompok sama disebut RKB

Atas dasar jumlah faktor yang diteliti, RanCob dpt

dipilahkan menjadi: 1. Rancangan non faktorial, jika yang diteliti hanya 1 faktor penelitian. Rancangan ini meliputi: RAL, RAK, dan RAKL. 2. Rancangan faktorial, jika yg diteliti terdiri dr bbrp faktor penelitian. Meliputi rancangan petak terbagi (RPB) yg dimodifikasi dari RAK, rancangan petak teralur (RPA) yang dimodifikasi dari RAKL, dan rancangan kelompok terbagi (RKB) yg dimodifikasi dari kombinasi RAK dan RAKL.

Atas dasar jumlah galat yg digunakan yg juga

menentukan derajat kepentingan faktor2 utama dan interaksi yg diteliti, RanCob dibedakan menjadi: 1. Rancangan bergalat tunggal, meliputi: RAL, RAK, dan RAKL non faktorial dan faktorial. Rancangan ini menunjukkan bhw penelitian ber7an utk meneliti pengaruh faktor utama dn interaksinya dg derajat kepentingan yg sama 2. Rancangan bergalat ganda, mrpkan rancangan yg digunakan utk percobaan yg mempunyai salah satu faktor (B) dan interaksinya lbh ptg dr faktor utama lainnya (A). Rancangan ini disebut rancangan petak terbagi (RPB).

Rancangan bergalat tripel, meliputi rancangan yg

mirip dg RPB, hanya saja jumlah faktor yg diteliti ada tiga. Rancangan ini disebut Rancangan petak bagian ganda (split-split plot design). Rancangan lain ialah rancangan petak teralur (RPA)dan rancangan kelompok terbagi (RKB) yg digunakan utk menonjolkan pengaruh interaksinya drpada pengaruh faktor utamanya.

Mulailah segala sesuatunya dengan doa dan cinta dan akhirilah lewat pujian dan ucapan syukur
Salam: Benediktus Ege