Anda di halaman 1dari 14

Nama Mahasiswa Dani Irawan Dewi Candra Nur Imamah Ena Enang

NPM 1306432541 1306432560 1306432604

Inggar Saputra
Jaenal Arif Mata Kuliah Dosen Pengajar

1306432711
1306432756 Ideologi, Politik dan Perubahan Sosial Drs. Johannes Sutoyo, M.A

Lahir 5 Mei 1818 di kota Trier, Prusia yang merupakan perbatasan Jerman Barat Ayah dan ibunya seorang Yahudi, pindah ke Protestan agar dapat menjadi notaris Mendalami sastra dan filsafat, mendalami filsafat Hegel Mengikuti klub filsafat kritis dan radikal bernama Klub Para Doktor, sehingga dijuluki Hegelian Muda

Karya monumental Karl Marx:


1.

2.

3.

4.

One the Jewish Question (1843), ontribution to a Critique of Hegels Philosophy of Right (1943), Economic and Philosophical Manuscripts (1944), These on Feuerbach (1845), dan German Ideology (1846)

Marx menggarap banyak isu-isu filosofis yang membentuk landasan bagi konsepsi materialis historis tentang manusia, filsafat dan realistis. Ia menerapkan kritik terhadap konsepsi-konsepsi liberal tentang emansipasi, kritik terhadap agama sebagai turunan dari ekploitasi material, konsep aliensi, dan sikap materialis dialektik melawan Hegel.

Karya-karya berikutnya terfokus lebih eksplisit kepada isu-isu ekonomi politik dan mengkritisi tulisan-tulisan yang disebut ekonom politik klasik terutama karya Adam Smith dan David Ricardo. Dalam tulisan-tulisan era ini, terutama Grundisse(1857), The Preface to theContribution to a Critique of Political Economy (1859), Theorities of Surflus Value (1862), dan Capital (jilid 1 diterbitkan pada 1865, jilid berikutnya di terbitkan secara anumerta pada 1885 dan 1894), Marx menetapkan interpretasinya yang terkenal tentang teori tenaga kerja tentang nilai dan mode produksi kapitalis.

Teori ini dimulai dari satu kaidah bahwa produktifitas materi adalah asas kehidupan manusia dan sejarahnya.
Marx menganalisis hubungan-hubungan sosial yang berhubungan dengan ekonomi, tenaga kerja, politik, dll dalam analisa sosial sebagai kekuatan-kekuatan yang menentukan dalam sejarah manusia.

Inilah yang dikatakan oleh Marx sebagai historis materialis.

terbentuknya sistem komunal primitif

terbentuknya pembagian kerja dan kepemilikan dalam sistem perbudakan

terbentuknya masyarakat feodalisme

terbentuknya masyarakat sosialis komunis

terbentuknya masyarakat kapitalis

Dominasi kelas Menurut karl marx kelas- kelas akan timbul apabila hubunganhubungan produksi melibatkan suatu pembagian tenaga kerja yang beraneka ragam yang memungkinkan terjadinya penumpukan suplus produksi, sehingga merupakan pola hubungan memeras terhadap masa para pemproduksinya. Kelas kelas bukanlah kelompok penghasilan merupakan aspek khusus dari dasar pikiran umumnya,dalam capital,,menurut marx bahwa distribusi-distribusi barang ekonomis bukanlah merupakan lingkungan yang terpisah bebas dari dan tidak tergantung kepada produksi, akan tetapi, ditentukan oleh caranya produksi. Marx menolak pendirian yang di kemukakan para ahli ekonomi politik yang lainyaitu bahwa distribusi dikuasai dan di atur oleh hokumhukum tertentu, sedangkan distribusi di kuasai oleh lembaga manusia.

Menurut marx semua kelas historis dalam masyarakat burjois, dan kelompok yang rumit ini ada tiga jenis:
1.

2.

3.

Kelas-kelas marjinal, walaupun peran ekonomi dan politiknya penting di dalam bentuk masyarakat yang ada, adalah marjinal dalam pengertian bahwa keadaannya berasal dari seperangkat pola hubungan produksi yg sedang diganti atau yg sedang dlm dalam proses mengganti Strata yg berdiri dalm suatu hubungan ketergantungan fungsional kepada salah satu kelas, dan oleh karenanya cenderung untuk mengidentifikasi diri secara politis dengan kelas itu. Kelompok-kelompok individu yg heterogen, yang berdiri di tepi-tepi system kelas, karena mereka tidak terintegrasi penuh kedalam pembagian tenaga kerja

TEORI NILAI SURPLUS setiap komiditi mempunyai aspek nilai ganda setiap objek, terlepas terlepas komoditi atau bukan, hanya bias mempunyai nilai selama tenaga kerja manusia telah dikembangkan utk memproduksinya aspek komodoiti dibagi menjadi pekerja abstrak dan pekerjaan berguna produk2 itu berubah-ubah nilainya yaitu: menurut jumlah waktu kerja yg dibutuhkan secara social dan yang terdapat didalam produk itu. Pada umumnya komoditi2 tidak selalu dapat dijual atas dasar nilainya masing-masing, akan tetapi berdasarkan yang ia sebut sebagai harga produksinya Tujuan pokok dari teorinya : membeberkan prinsip-prinsip yang mendasari operasi ekonomi kapitalis

Tujuan dari modal bukan untuk melayani kebutuhan-kebutuhan tertentu, akan tetapi untuk menghasilkan keuntungan Upah-upah pada dasarnya ditentukan oleh kekuatan-kekuatan yg mempunya ciri-ciri sendiri dan bukannya oleh pembatasan2 yang dipaksakan dari pihak kapitalis

Konsentrasi dan Sentralisasi

Konsentrasi : mengacu kepada suatu proses sedangkan terjadi akumulasi modal si pribadi kapitalis berhasil memperbesar pengendalian nya atas jumlah modal. Sentralisasi : penyatuan modal-modal yang telah ada, suatu perubahan dalam distibusi modal yang telah tersedia.

Terima kasih

Anda mungkin juga menyukai