Pengertian La Nina

Gambar 1. Peta Suhu Muka Laut pada Kondisi La Nina

Dalam bahasa latin La Nina berarti "gadis cilik". La Ninamerupakan suatu kondisi dimana terjadi penurunan suhu muka laut di kawasan Timur equator di Lautan Pasifik, La Nina tidak dapat dilihat secara fisik, periodenya pun tidak tetap.

Proses Terjadinya La Nina

Gambar 2. Proses Terjadinya La Nina

Pada saat terjadi La Nina angin passat timur yang bertiup di sepanjang Samudra Pasifik menguat ( Sirkulasi Walkerbergeser ke arah Barat ). Sehingga massa air hangat yang terbawa semakin banyak ke arah Pasifik Barat. Akibatnya massa air dingin di Pasifik Timur bergerak ke atas dan menggantikan massa air hangat yang berpindah tersebut, hal ini biasa disebut upwelling. Dengan pergantian massa

2. Wilayah Pasifik Timur dan Tengah menjadi lebih dingin dari Pasifik Barat.   Angin di wilayah Samudra Pasifik Ekuatorial (Angin passat Timuran) dan air laut di bawahnya mengalir dari Timur ke Barat. La Nina sedang.5 dan berlangsung minimal selama 3 bulan berturut-turut. Daerah potensi hujan meliputi wilayah Perairan Barat. La Nina umumnya terjadi pada musim dingin di Belahan Bumi Utara Khatulistiwa. Kondisi La Nina Pada tahun La Nina jumlah air laut bertemperatur rendah yang mengalir di sepanjang Pantai Selatan Amerika dan Pasifik Timur meningkat. c. Ini menyebabkan perubahan pola cuaca.air itulah suhu permukaan laut mengalami penurunan dari nilai normalnya. yang ditetapkan jika SST bernilai > -1 dan berlangsung minimal selama 3 bulan berturut-turut. yang ditetapkan jika SST bernilai antara . Suhu Muka Laut (SST) di sebelah Utara dan Timur Laut Australia ≥28°C sedangkan SST di Samudra Pasifik sekitar Amerika Selatan ±20°C (SST di Pasifik Barat 8° . Ketika terjadi La Nina :   Angin passat Timuran menguat.0. Gambar 3. Intensitas La Nina Intensitas La Nina : dilihat dari anomali suhu muka laut (SST) a. La Nina Lemah . Arah aliran timuran air ini sedikit berbelok ke Utara pada Bumi Belahan Utara dan ke Selatan pada Bumi Belahan Selatan. sehingga massa udara dingin meluas hingga Samudera Pasifik bagian tengah dan Timur.5 s/d -1 dan berlangsung minimal selama 3 bulan berturut-turut. . wilayah Indonesia dan Australia Utara. b. Kondisi Normal Pada tahun-tahun normal.0. La Nina kuat.10°C lebih hangat dibandingkan dengan Pasifik Timur). Daerah yang berpotensi tumbuh awan-awan hujan adalah di Samudra Pasifik Barat. 1. yang ditetapkan jika SST bernilai <.

Pdiff = selisih antara rata-rata satu bulan SLP Tahiti dan rata-rata SLP Darwin 2. Sirkulasi angin secara global di bumi . SOI (Indeks Osilasi Selatan) SOI adalah nilai indeks yang menyatakan perbedaan Tekanan Permukaan Laut (SLP) antara Tahiti dan Darwin. 2. Australia. Suhu Muka Laut La Nina terutama ditandai dengan mendinginnya suhu muka laut di Pasifik Equator   SST lebih rendah dibandingkan dengan rata-ratanya. Angin passat Gambar 4. penyimpangan suhu muka laut di daerah tersebut bernilai negatif. 3. ia tidak mempunyai periode tetap sehingga sulit diprakirakan kejadiannya pada enam hingga sembilan bulan sebelumnya.Mendeteksi La Nina Meskipun rata-rata La Nina terjadi setiap tiga hingga tujuh tahun sekali dan dapat berlangsung 12 hingga 36 bulan. Pdiffav = rata-rata jangka panjang Pdiff di bulan yang dimaksud 3. La Nina adalah sesuatu yang alami dan telah mempengaruhi wilayah Samudra Pasifik selama ratusan tahun. Dengan : 1. Namun demikian secara umum terdapat tiga parameter yang biasa digunakan untuk mendeteksi terjadinya La Nina : 1. SD(Pdiff) = Standar Deviasi jangka panjang dari Pdiff di bulan yang dimaksud La Nina dideteksi ketika nilai SOI positip selama periode yang cukup lama (setidak-tidaknya tiga bulan).

Potensi hujan terdapat di sepanjang Pasifik Ekuatorial Barat seperti Indonesia. d. Dampak La Nina terhadap kondisi cuaca Indonesia . Dampak La Nina terhadap kondisi cuaca global Gambar 5. c. Kondisi cuaca global pada periode La Nina a. Dampak La Nina La Nina merupakan fenomena cuaca skala global dan mempengaruhi kondisi iklim di berbagai tempat. 2. Malaysia dan Australia bagian Utara. b. Cuaca di daerah ini cenderung lebih dingin dan kering. angin passat timur menguat. Perairan di sekitar Indonesia dan Australia menjadi lembab dan basah. Cuaca cenderung hangat dan lembab.Selama kejadian La Nina. Angin passat timuran menguat Sirkulasi Monsoon menguat Akumulasi curah hujan berkurang di wilayah Pasifik bagian timur. 1.

Peningkatan curah hujan ini sangat tergantung dari intensitas La Nina tersebut.Gambar 6. Namun karena posisi geografis Indonesia yang dikenal sebagai benua maritim. bahkan sangat berpotensi menyebabkan terjadinya banjir. maka tidak seluruh wilayah Indonesia dipengaruhi oleh fenomena La Nina. Pengaruh La Nina terhadap cuaca di Indonesia Fenomena La Nina menyebabkan curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia bertambah. .