PANCASILA

ANALISA STRATEGI DAN KONDISI PANCASILA DALAM PARADIGMA KEHIDUPAN BERMASYARAKAT BERBANGSA, BERNEGARA DALAM PENGAMATAN BIDANG KESEHATAN SEBAGAI DASAR MEMAHAMI CINTA TANAH AIR UNTUK PENINGKATAN BIDANG KEDOKTERAN DAN KESEHATAN DENGAN STUDI KASUS KOTA BAU BAU PROVINSI SULAWESI TENGGARA

NAMA : FATHUR RAHMAN MH NPM : 1102010097

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI
2012

1

......................................................... C................. B..................................... Bab V Penutup.......................................................................................................... Bab IV Hasil Analisa... Tujuan Analisa............................................ 2 .................Daftar Isi Bab I Pendahuluan........................................................................................... A............................................................................................... 3 3 3 3 3 4 4 5 6 8 8 Bab II Landasan Pustaka...................... Kerangka Konsep................................................................................................................................................................................................................................... D.................................. Kesimpulan dan Saran.............................................. Metode Analisa. E.................................... Pokok Permasalahan............................................................................................................................................. Bab III Pola Pikir...................................... Latar Belakang.....................................................

b. BERNEGARA DALAM PENGAMATAN BIDANG KESEHATAN SEBAGAI DASAR MEMAHAMI CINTA TANAH AIR UNTUK PENINGKATAN BIDANG KEDOKTERAN DAN KESEHATAN DENGAN STUDI KASUS KOTA BAU BAU PROVINSI SULAWESI TENGGARA BAB I PENDAHULUAN 1. tenaga kesehatan berperan penting dalam meningkatkan tingkat kesehatan rakyat 1. 2. c.2 Aspek Kota BAU-BAU a. setiap warga negara Indonesia diatur dengan hukum. Pemerataan sarana pendidikan dan kesehatan sangat penting c.ANALISA STRATEGI DAN KONDISI PANCASILA DALAM PARADIGMA KEHIDUPAN BERMASYARAKAT BERBANGSA. Kepentingan mahasiswa Mahasiswa menyadari bahwa Pancasila dan UUD dasar 1945 tidak bisa terlepas dari profesi yang akan mereka jalani nanti yaitu sebagai seorang dokter. setiap profesi bekerja untuk memajukan kesejahteraan Bangsa dan Negara d. Peran pemerintah dan tenaga medis untuk memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal d. Pemerintah yang bersih dan memikirkan kesejahteraan rakyat yang dapat meningkatkan mutu masyarakat bau bau e.2 Pembangunan tempat pelayanan kesehatan dan tenaga kesehatan yang belum memamadai. Kepentingan Universitas Mengembangkan pendidikan kedokteran berdasarkan landasan Al-Quran dan Hadist serta berdasarkan Pancasila dan UUD dasar 1945 agar tercipta dokter-dokter muslim yang taat Agama dan taat pada Negara. aset wisata yang dimiliki bau bau adalah wisata lau yang harus terus di kelola dengan baik d. sudah meratanya pembangunan sarana pendidikan tetapi tidak diimbangi dengan sarana pelayanan kesehatan 2. Pokok Permasalahan 2. SDM dan SDA harus ditingkatkan b. sumber pengasilan utama dari bau bau adalah dari sektor perikanan dan dari segi perkebunan b. Kontribusi a. hak dan kewajiban yang sama c. Kepentingan Bangsa Menjadikan Indonesia negara yang selalu menjunjung tinggi hukum dan kepentingan bangsa. d. Bernegara a. Kepentingan Pemerintah Balangan Menjadikan Kabupaten Balangan sebagai Kota Pembangunan 4.1 Sebagai seorang dokter muslim harus berpedoman kepada Al-qur’an dan Hadist serta menjunjung tinggi nilai-nilai etika kedokteran. Mengamalkan pancasila dalam setiap menjalankan profesi f. Latar Belakang 1. 3. pengelolaan SDA yang belum maksimal c. Tujuan Analisa a.1 Pancasila Pancasila Dalam Paradigma Kehidupan Bermasyarakat Berbangsa. Motto Kabupaten Balangan adalah Baubau Kota Semerbak yang berarti : Sejahtera Menawan Ramah Bersih Aman dan Kenangan) 3 . setiap warga negara Indonesia wajib bepegang teguh kepada Pancasila dan UUD 1945 b.

Ilmu kedokteran harus disesuaikan dengan nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku di masyarakat. dan dokter dengan pasiennya. http://id. yang bernama Thibbun Nabawi yang mengatur hubungan dokter dengan Pencipta. c. Buku UUD 1945 d. Seorang dokter mempunyai prinsip bahwa kepentingan pasien lebih dari kepentingan pribadi. http://www. efek samping obat dan dapat menjelaskannya kepada pasien. Buku Filsafat Pancasila b. Pancasila e. Hanindita. yang diterbitkan oleh PT. b. 4 .5. Metode Analisa a.go.baubau. Seorang dokter harus terus menambah ilmu pengetahuannya agar tepat dalam mendiagnosis penyakit pasien. Yogyakarta. dokter dengan sejawatnya. obat yang diberikan. d.org/wiki/Kota_Bau-Bau BAB II LANDASAN PUSTAKA Dalam karangan Sunoto yang berjudul Filsafat Pancasila 3 Pendekatan Melalui : Etika Pancasila. e.wikipedia. Etika Kedokteran Islam. Aspek 5 sila : a. Buku Informasi Undang-Undang Republik Indonesi tentang PROPENAS c.id/ f. Seorang dokter harus mengerti tujuan pengobatan.

Setiap orang berkewajiban untuk menjaga kesehatan pribadi. Setiap orang mempunyai hak yang sama dalam memperoleh pelayanan kesehatan 2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab 3. sarana pendidikan yang telah memadai 3. kurangnya tenaga dan tempat pelayan kesehatan 4. bertempat tinggal. dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. Pasal 34 (3) Negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak ↓ 1. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia 1. Persatuan Indonesia 4. tenaga dan tempat pelayanan kesehatan harus ditingkatkan 1. Ketuhanan Yang Maha Esa 2. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan / Perwakilan 5. baubau adalah kota berkembang PANCASILA Pasal 28H (1) Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin. tempat tinggal dan lingkungannya 5 .pemerintah pusat dan daerah terus memajukan sumber utama baubau yaitu perikanan 2.sumber utama bau bau adalah kelautan/perikanan 2.BAB III LANDASAN POLA PIKIR Kabupaten bau bau Pelayanan Kesehatan 1. keluarga.

Negara wajib menyediakan petugas dan tenaga kesehatan yang memadai di seluruh Indonesia 2. seluruh petugas kesehatan terus menambah ilmu pengetahuannya dalam melayani masyarakat agar tercipta masyrakat yang sehat 6 .1.

rumah sakit terdapat jaga malam yang baik dan efektif D. Beberapa dokter sering melafalkan basmallah dan hamdallah ketika sedang praktik kedokterannya B. Sering membedakan suku bangsa atau ras Bersama(Gotong Royong)Antar Warga C. Pasien terkadang memberikan harga tinggi pada pasien tertentu A. B. Tidak memilah milih pasien dalam mengobati pasiennya B. Sering menerima produk obat untuk mendapatkan untung Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia V A 7 . Pelayanan dari bidang keamanan kurang A. Terdapat Banyak Lembaga Masyarakat D. Dokter kurang untuk solat pada tepat waktu C. Mampu menjaga kepercayaan pasien B. meyembuhkan pasien dengan sungguh-sungguh B. Memiliki peradaban masyarakat yang komprehensif B. Melakukan tindakan preventif pada pasien dan masyarakt luas D. C. Beberapa dokter kurang bersikap empati pada pasien (saat anamnesis) C. BERNEGARA TERHADAP PENTINGNYA KEWAJIBAN DOKTER DAN PASIEN DI BIDANG KESEHATAN DENGAN STUDI KASUS KOTA BAU-BAU. Kurang menjaga privasi pasien A. Dokter jarang memberikan nomor yang dapat dihubungi ketika darurat C. Memberi spirit mental kepada pasien untuk lebih berkembang D. Kurang memberi pasien kesempatan bertanya lebih dalam C. Memberi kesempatan bagi seluruh pasien untuk mendapatkan pengobatan D. dokter kurang agresif terhadap persatuan keshatan masyarakat Sangat Rendah C. Memberi jaminan berobat bagi fakir miskin B. Ketentuan pemerintah masih belum banyak yang terealisasi Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan IV A. Memberi pelayanan darurat saat pasien benar-benar membutuhkan B. Dokter msih sering melakukan tindakan mal praktek A. pasien berada pada derajat tertinggi dalam pengobatan D. Kurang meminta pasien untuk selalu berdoa meminta kesembuhan pada tuhan YME C. Memiliki ikatan dokter yang konkrit untuk membantu B. Terdapat paranormal(dukun)yang tidak berlandaskan medis dan agama A. Perencanaan kota yang terorganisir D. Beberapa dokter kurang atau lupa menjalankan kode etik dokter sebagai yang adil C. Tempat Pariwisata Kurang Mendapat Perhatian Lebih Pemda A. Kurangnya komunikasi sebagai dokter C. D. Birokrasi yang lemah di layanan publik C. Warga percaya akan kepemimpinan otonomi di daerah B. Warga Lebih Sering Melakukan Sistem Kerja B. Sering terjadi masalah kelurga yang mengabaikan pasien A. Memberi pelayanan secara tulus ramah sesuai ajaran agama B. KOTA BAU-BAU 3 Menghargai sikap toleransi beragama yang di anut Terdapat beberapa dokter pendatang yang kurang memperhatikan sunnah-sunnah di agamma Saling interaksi sesama beda agama Mudah terkena aliran sesat dari luar baik Mulai berkurang tindakan anarkis dan premanisme Kurang tempat pelayanan kesehatan dan fasilitasnya Melindungi hak-hak dan kewajiban serta buaya lokal Warga mudah terprovokasi Ketuhanan Yang Maha Esa I Kemanusiaan Yang Adil II Dan Beradab Persatuan Indonesia III A. A. dokter kurang interaktif ketika terjadi masalah berat A. B. Berpedoman pada al-quran D. Memberikan pelayanan setinggi derajat pasien B. D. SULAWESI TENGGARA MENURUT CARA PANDANG PANCSILA STRATEGI PANCASILA KEWAJIBAN UMUM SEORANG DOKTER 1 A. terdapat perbedaan yang mencolok dari beberapa dokter bidan dan perawat C. Di rumah sakit.BAB IV HASIL ANALISA ANALISA STRATEGI SITUASI & KONDISI PANCASILA DALAM PARADIGMA KEHIDUPAN BERMASYARAKAT BERBANGSA. Dokter mampu melindungi hidup makhluk insani B. Masih Banyak Warga Memiliki Pendapatan Kapita D. Terdapat berbeda pandangan dari perbedaan agama A. Mampu memberi pelayan untuk seluruh pasien darurat D. Memperkuat silahturahmi dengan pasien dalam mengobati A. Masih terdapat dokter yang kurang menghormati pandangan pasien C. Mempunyai ketentuan hukum yang jelas D. Menjalin hubungan rohani yang baik D. Masih banyak warga yang tidak masuk dalam daftar pemilihan tetap di saat pilkada C. C. Sering terjadi provokasi dari pasien akan keahlian dokter KEWAJIBAN DOKTER TERHADAP PASIEN 2 A. Mendahulukan kepentingan pasien D.

POLA PIKIR & HASIL ANALISA PANCASILA KEWAJIBAN DOKTER SECARA UMUM KEWAJIBAN DOKTER PADA PASIEN KOTA BAU-BAU Pemerintah pusat Pemerintah daerah Untuk melindungi kepentingan umum warga Pertumbuhan daerah di segala aspek seperti ekonomi kesehatan. keamanan dll Peran warga dan sekitarnya Mencapai kemakmuran warga dari aspek pancasila 8 . budaya.

Setiap kabupaten melindungi warga di segala bidang masih kurang berjalan dengan baik 2. Para dokter wajib mentaati peraturan dan kode etik B. Sebagai dokter harus memiliki sikap yang sesuai dengan etika kedokteran B. Saran A. Aspek kedokteran pasien serta interaksi sesuai pancasila dan peraturan pemerintah D. Warga terdapat pluarisme di bau –bau jadi jangan sering terjadi penghinaan ras suku 9 . Percaya akan birokrasi pemerintah C.BAB V PENUTUP 1. Jadikan pancasila sebagai landasan teori dan ideologi D. Melindungi hak pasien masih kurang C. Kesimpulan A.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful