Anda di halaman 1dari 6

Macam-macam formula 1.

=SUM() Fungsinya : Untuk melakukan penjumlahan Bentuk umum : =SUM(range sel) Contoh : Misalkan kita akan menjumlahkan dari sel H5 sampai sel H15 Penulisan : =SUM(H5:H15) 2. =COUNT() Fungsinya : Untuk melakukan counter Bentuk umum : =COUNT(range sel) Contoh : Misalkan kita akan menghitung jumlah pegawai yang berada di sel B5 sampai sel B15 Penulisan : =COUNT(B5:B15) 3. =MAX() Fungsinya : Untuk mencari nilai maksimum (terbesar) Bentuk umum : =MAX(range sel) Contoh : Misalkan kita ingin menetukan nilai terbesar dari sederetan sel yang berada di sel F1 sampai sel F17 Penulisan : =MAX(F1:F17) 4. =MIN() Fungsinya : Untuk mencari nilai minimum (terkecil) Bentuk umum : =MIN(range sel) Contoh : Misalkan kita ingin menentukan nilai terkecil dari sederetan sel yang berada di sel F1 sampai sel F17 Penulisan : =MIN(F1:F17) 5. =AVERAGE() Fungsinya : Untuk mencari nilai rata-rata Bentuk umum : =AVERAGE (range sel) Contoh : Misalkan kita ingin mengetahui nilai rata-rata dari sel A11 sampai A17 Penulisan :=AVERAGE(A11:A17) 6. =ABS() Fungsinya : Untuk mengubah angka angka yang ada dalam daftar argumennya menjadi bilangan mutlak (absolut) Bentuk umum : =ABS(range sel) Contoh : Misalkan kita bermaksud mengetahui secara mutlak dari sel yang kita aktifkan, misal di sel F17 Penulisan : =ABS(F17) 7. =SQRT()

Fungsinya : Untuk menghitung akar dari bilangan X. Bilangan X tidak boleh negatif Bentuk umum : =SQRT(range sel) Penulisan : = SQRT(25) 8. =IF(;;) Fungsinya : Untuk mengecek apakah nilai yang kita gunakan sebagai kunci benar atau salah (memenuhi syarat atau tidak) Bentuk umum : =IF(logical_test;Value_if_true;Value_if_false) Contoh : Misalkan kita akan mengetahui harga barang di suatu sel yang berada di sel F17 dengan ketentuan sebagai berikut. Jika merk Toshiba dengan kode Ts maka harganya 3.000.000, jika merk Acer dengan kode A1 maka harganya 2.500.000. Penulisan : =IF(F17=Toshiba;3000000;IF(F17=Acer;2500000;0)) artinya jika kolom F17 adalah barang dengan merk Toshiba, maka harga barang adalah Rp. 3.000.000,jika merk Acer maka harga barang adalah Rp. 2.500.000,-. Keterangan : Jika kondisi di sel F17 terpenuhi, maka kerjakan Value_if_true, jika kondisi di sel F17 tidak terpenuhi, maka kerjakan Value_if_false 9. =DATE(Year,Month,Date) Fungsinya : Untuk menghitung jumlah hari Contoh : =DATE(73,8,11) 26887 hari 10. =VLOOKUP Fungsinya : Untuk pembacaan suatu tabel secara vertikal Bentuk umum : =VLOOKUP(lookup_value ; table_array ; Col_ index_num ; Range_lookup) 11. =HLOOKUP Fungsinya : Untuk pembacaan suatu tabel secara horizontal. Bentuk umum : =HLOOKUP(lookup_value ; table_array ; Col_ index _num; Range_lookup) 12. =LEFT(;) Fungsinya : Untuk mengambil sejumlah karakter pada sebuah teks dari sebelah kiri Bentuk umum :=LEFT(teks;jumlah karakter yang diambil) Contoh : Misal kita akan mengambil karakter yang ada di sel F17 (Februari) sebanyak 3 huruf Penulisan : =LEFT(F17;3) hasilnya Feb 13. =RIGHT(;) Fungsinya :Untuk mengambil teks sejumlah karakter tertentu dari sebuah kanan Bentuk umum :=RIGHT(teks;jumlah karakter yang diambil) Contoh :Misal kita akan mengambil karakter yang ada di sel F17 (Februari) sebanyak 3 huruf Penulisan :=RIGHT(F17;3) hasilnya ari 14. =MID(;;)

Fungsinya : Untuk mengambil sejumlah karakter tertentu pada sebuah teks dari kedudukan tertentu Bentuk umum :=MID(teks;start_number; number_char) Contoh : Misal kita akan mengambil karakter baru yang ada di sel F17 (Februari) Penulisan : =MID(F17:3:3) D. Langkah-Langkah Membuat Aplikasi Faktur Penjualan Barang Gloria Computer. Faktur penjualan sudah tidak asing lagi bagi yang bergelut dalam hal hitung menghitung jumlah barang dan harga barang. Faktur jual beli merupakan informasi penting yang mutlak harus terselenggara untuk setiap kegiatan jual beli dalam jumlah besar. Dari yang sekedar hanya ingin mengetahui banyaknya barang dan jumlah harga yang harus dibayar sampai kepada pengolahan data lebih lanjut untuk kepentingan pengolahan laporan keuangan atau akuntansi. Faktur penjualan ini merupakan data yang perlu diolah lagi menjadi informasi yang lengkap dan bisa dipadukan jika sewaktu-waktu dibutuhkan kebenaran datanya. Di sini kita hanya membicarakan bagaimana membuat Faktur penjualan sederhana & aplikatif melalui Microsoft Excel, yang mana dengan aplikasi tersebut sudah dapat memberikan informasi yang memadai untuk membuat sebuah keputusan.

Langkah-langkah yang dapat kita lakukan yaitu : 1. Membuka program aplikasi Microsoft Excel dengan cara : a) Klik start pada tampilan awal desktop yang letaknya di pojok kiri bawah. b) Pilih Microsoft Office. c) Kemudian Klik Microsoft Office Excel 2007, hingga muncul jendela program aplikasi Microsoft Excel 2007. 2. Buatlah tabel dengan beberapa judul tabel yang dibutuhkan pada kolom-kolom yang tersedia. Misal (nomor, kode barang, jumlah barang yang dibeli, harga barang per unit, jumlah harga, diskon, total harga, dst) 3. Buatlah ketentuan-ketentuan (Misal : * Jika Merk Toshiba maka kode barang di gudang menggunakan Ts sedangkan di kasir menggunakan angka 4 maka, harga per unit adalah Rp. 3.000.000,-. * Jika jumlah harga melebihi Rp. 10.000.000,- maka mendapat potongan/diskon sebesar 4. Setelah tabel faktur penjualan terbuat maka isilah tabel tersebut dengan Kode-kode yang sesuai dengan barang yang terjual. Kemudian isilah juga kolom-kolom dengan rumus-rumus sesuai dengan ketentuan yang ada yaitu : Kolom kode barang di gudang diisi secara manual sesuai merk barang yang terjual. Kode barang di kasir diisi dengan menggunakan rumus : =IF(B11="A1";1;IF(B11="A2";2;IF(B11="A3";3;IF(B11="Ts";4)))) 10 % dari jumlah harga.

Merk barang diisi dengan menggunakan rumus : =IF(B11="A1";"Acer";IF(B11="A2";"Axio";IF(B11="A3";"Asus";IF(B11="Ts";"Toshiba")))) Jumlah pembelian diisi secara manual sesuai banyaknya jumlah barang yang terjual pada merk tertentu. Harga per unit diisi dengan menggunakan rumus : =IF(C11=1;2000000;IF(C11=2;4000000;IF(C11=3;2500000;IF(C11=4;3000000)))) Jumlah harga diisi berdasarkan jumlah pembelian barang yaitu dengan menggunakan fungsi formula : =F11*E11 Diskon diisi dengan menggunakan rumus : =IF(G11>=10000000;G11*10%;0) Total harga diisi berdasarkan jumlah harga dikurangi diskon yaitu dengan menggunakan rumus : =G11-H11

Jika nilai-nilai dan kode barang mengikuti seperti gambar di bawah dan menggunakan maka bisa faktur kosong yang isinya sama dengan dinilai gambar, benar apabila nilainya

sama seperti yang terdapat pada gambar dibawah ini. BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Kesimpulan dari penyusunan makalah ini adalah sebagai berikut : Membahas tentang pengertian dan penjabaran tentang Microsoft excel 2007 beserta fungsi-fungsi yang dapat digunakan dalam Microsoft excel 2007. Menjelaskan bagaimana cara mengaplikasikan Microsoft Excel dengan baik dan benar dalam proses penghitungan dan statistik. Menjelaskan bagaimana cara membuat aplikasi faktur penjualan barang yang dapat mempermudah dan mempercepat proses penghitungan dan mengambil data-data yang kita butuhkan. B. Saran Lebih memahami definisi dan penjabaran Microsoft excel versi 2007 dan versi-versi selanjutnya. Mempelajari lebih mendalam pada penggunaan rumus-rumus dan fungsi-fungsi formula agar dapat mempermudah dan mempercepat proses penghitungan dan mengetahui data yang berupa statistik. Memperjelas pengguna faktur pajak dalam hal mengentri data agar tidak terjadi kekeliruan dalam menghitung total harga yang harus dibayar.

DAFTAR PUSTAKA

Diknas.Kurikulum 2004 Teknologi Informasi dan Komunikasi. Budi Permana.2000.Microsoft Excel 2007.Jakarta : Exel Media Komputindo. Puji Nugroho.1995.Kumpulan Soal soal Ujian Negara Lotus.Jakarta : Elex Media Komputindo. Fauzi,A., Johar Arifin, dan M. Farikhudin.1999.Aplikasi Excel dalam Financial Terapan.Jakarta : Elex Media Komputindo. http://aguskurnia.blogdetik.com/2009/06/10/materi-microsoft-excel-2003/ http://kkpismkgondang.wordpress.com/2011/02/09/10-kelebihan-microsoft-excel-2010 http://liando-pengenalanmicrosoftexcel.blogspot.com/2011/10/mengenal -spreadsheet-microsoft-excel.html http://ketikwww.blogspot.com/2012/03/mengenal-microsoft-excel-dan-fungsinya.html#ixzz0Qf4PGVi2