APPENDISITIS

Disusun oleh :

Rizki Amalia Khairunnisa Anwar Pembimbing : Dr. Munthadar, Sp. BA Dr. Dian Adi Saputra, Sp.BA

KEPANITERAAN KLINIK DEPARTEMEN ILMU BEDAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ZAINAL ABIDIN BANDA ACEH 2013

Anatomi

Wim De Jong – R. Sjamsuhidajat) .Fisiologi  Apendiks menghasilkan lendir 1-2 ml perhari Dinding appendiks terdiri dari jaringan lymphe yang merupakan bagian dari sistem imun dalam pembuatan antibodi  (Buku Ajar Ilmu Bedah.

(Kapita Selekta Kedokteran – Bedah Digestif.Definisi Apendisitis adalah peradangan yang terjadi pada apendiks vermiformis. FK UI) . dan merupakan penyebab abdomen akut yang paling sering.

Etiologi Obstruksi lumen  Inflamasi pada apendiks  Erosi mukosa apendiks  (Intisari Prinsip-prinsip Ilmu Bedah. Schwartz – Shires – Spencer) .

PATOFISIOLOGI Obstruksi Bendungan mukus Aliran limfe terhambat Tekanan intra lumen meningkat Apendisitis akut lokal  nyeri epigastrium .

dan bakteri akan menembus dinding Peradangan mengenai peritoneum setempat  nyeri kanan bawah . edema bertambah.Sekresi mukus berlanjut Tekanan terus meningkat Apendisitis supuratif akut obstruksi vena.

aliran arteri terganggu infark dinding apendiks + gangren apendisitis gangrenosa Dinding pecah Apendisitis perforasi .

bila belum ada komplikasi biasanya tubuh belum panas.5º C (Buku Ajar Ilmu Bedah. terjadi bila sudah ada komplikasi. Sjamsuhidajat) .5º-38. Wim De Jong – R.DIAGNOSIS Gejala Klinis      Nyeri abdominal Mual-muntah biasanya pada fase awal Nafsu makan menurun Obstipasi dan diare pada anak-anak Demam. Suhu biasanya berkisar 37.

• 7-10 : operasi dini • 5-6 : antibiotik. • <5 : observasi (Schwartz’s Manual Of Surgery 8th Edition) .

Sjamsuhidajat) . Wim De Jong – R.Pemeriksaan Fisik Inspeksi  Palpasi  Tanda pemeriksaan apendisitis  (Buku Ajar Ilmu Bedah.

Rovsing sign .

Psoas sign Obturator sign .

Pemeriksaan Penunjang     Laboratorium : darah & urin USG Abdominal X-Ray Appendicogram (Intisari Prinsip-prinsip Ilmu Bedah. Schwartz – Shires – Spencer) .

MANAJEMEN .

Wim De Jong – R.Diagnosis Banding       Gastroenteritis Limfadenitis mesenterica Ileitis akut Kehamilan ektopik Batu ureter atau batu ginjal ISK (Buku Ajar Ilmu Bedah. Sjamsuhidajat) .

muntah. mengigil. piuria . • Riw. diare mendahului rasa sakit. nyeri cva.Diagnosis Banding GE • mual.kolik menjalar dari pinggang ke perut ke inguinal kanan • Eritrosituria • Foto polos abdomen/ urografi iv Urolitiasis pielum/ ureter • Pielonefritis : demam tinggi. Hiperperistaltik. Sakit perut tidak berbatas tegas.

• Vt: nyeri. mual. nyeri perut. difus di pelvis. dan jarang terjadi true muscle guarding • didahului ge.telat haid. NT samar terutama kanan Kehamilan ektopik • Riw. syok.Limfadenitis mesenterika • lebih sering menyerang anak-anak dengan biasanya diawali infeksi saluran napas. . Lokasi nyeri perut di bawah kanan tidak konstan dan menetap. ruptur tuba/abortus : nyeri mendadak. peninjolan rongga Douglas.

Penatalaksanaan Apendiktomi dapat dilakukan secara terbuka ataupun dengan cara laparoskopi. Schwartz – Shires – Spencer) . incise McBurney paling banyak dipilih oleh ahli bedah (Intisari Prinsip-prinsip Ilmu Bedah. Bila apendiktomi terbuka.

.

KOMPLIKASI Perforasi Peritonitis Masa periependikuler .

FK UI) . Serangan berulang dapat terjadi bila appendiks tidak diangkat.Prognosis Dengan diagnosis yang akurat serta pembedahan tingkat mortalitas dan morbiditas penyakit ini sangat kecil. (Kapita Selekta Kedokteran – Bedah Digestif. Keterlambatan diagnosis akan meningkatkan morbiditas dan mortalitas bila terjadi komplikasi.

TERIMAKASIH .