Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN RESMI PRAKTIKUM ANALISIS KLINIK PERCOBAAN V PENETAPAN KADAR PROTEIN TOTAL

Hari , Tanggal Kelas/Golongan Dosen Jaga Asisten Jaga Probandus

: Jumat , 27 Mei 2011 : FKK/IV : Dr. Tatang Irianti, M.Sc., Apt : Putri Damai Lestari, Febriana Trisnaputri R : Christanti Litani P.P.

Nama Anggota -

: FA/08392 FA/08397 FA/08403 FA/08406 FA/08414 FA/08421 FA/08422 FA/08423 FA/08428 FA/08430 FA/08432 FA/08440 FA/08441 FA/08444 FA/08447 FA/08449 FA/08452

Nurindah Tri Margita Dzikrina Ilmanita Sekar Tyas Hutami Umi Rohmadiyani Afina Muharridhotussilmi Amanda Lia Heriza Siti Nur Rodiah Sofiana Bernadine Amanda N. Alfiani Husna Amalia Christanti Litani P.P. Ayu Widhaningtyas Lina Susanti Noviana Suci Latifah Estriyani Annisa Ayu Puspita Siti Wahidah Binti Yussof

PENETAPAN KADAR PROTEIN TOTAL I. TUJUAN Menetapkan kadar protein total dengan metode biuret, spektrofotometri, dan fotometri dengan Bromkesol-Green.

II.

PRINSIP DASAR PERCOBAAN 2.1. Metode Spektrofotometri Dengan menggunakan persamaan sederhana atau nomogram, dapat dievaluasi konsentrasi protein dan asam nukleat dari absorban larutan sampel pada =280 dan 260 nm. Penentuan tersebut menggunakan prinsip pengukuran absolut. 2.2. Metode Biuret Senyawa dengan dua atau lebih ikatan peptida apabila direaksikan dengan garam kupri dalam suasana basa akan membentuk warna violet. Serapan dibaca pada =546 nm. 2.3 Metode Fotometri dengan Bromkesol-Green Dengan adanya bromkesol hijau dalam suasana asam, albumin yang berwarna kuning hijau akan diubah menjadi hijau biru dan akan dibaca serapannya pada = 546 nm.

III.

ALAT DAN BAHAN 3.1 Alat 1. Mikropipet 100 - 1000 L 2. Mikropipet 2 20 L 3. Blue tip dan Yellow tip 4. Tabung reaksi 5. Spektrofometer UV-VIS 6. Kuvet 7. Waterbath 8. Beaker Glass 3.2 Bahan 3.2.1 Metode Spektrofotometri 1. Albumin 1% 2. NaCl 0,9%

3. Sampel urin 3.2.2 Metode Biuret 1. Albumin 1% 2. Aquades 3. Sampel urin 4. Pereaksi Buret 5. Pereaksi Basa 3.2.3 Metode Fotometri dengan Bromkesol-Green 1. Reagen Albumin FS (mengandung Bromkesol Green) 2. Sampel urin 3. Albumin 1% 4. Aquades IV. CARA KERJA Sampel patologis = 1ml urin + 1ml albumin 1% 4.1 Metode Spektrofotometri Sampel patologis( 20 L) Blanko (20 L)

+ NaCl (1ml)

Baca absorbansi pada 280 nm dan 260 nm

4.2

Metode Biuret Sampel patologis(10 L) Baku (10L) Blanko (10L)

+ Reagen 1ml

Campur, inkubasi 10 , 37C

Baca absorbansi pada 546 nm dalam rentang 60 menit

Replikasi 2x

4.3

Metode Fotometri dengan Bromkesol-Green

Sampel patologis(20 L)

Baku Albumin (20L)

Blanko Aquades(20L)

+ 1 ml Pereaksi Biuret + 1 ml Pereaksi Basa Diamkan 30 - 40 (suhu kamar) Baca serapan pada 546 nm Replikasi 2x V. DATA PERCOBAAN Perhitungan Kadar : 1. Metode Spektrofotometri {{ %J{ . { J{ 2. Metode Buret JIJ II II 3. Metode Fotometri dengan Bromkresol Green JIJ II II

Tabel I. Data Percobaan dan Perhitungan Kadar Kadar (g/dl) Fotome tri 0,003 I -0,032 -0,027 0,066 II 0,042 0,040 0,031 III 0,030 0,035 0,001 IV -0,006 0,004 0,011 V -0,003 0,011 0,14 -0,86 0,57 1,571 -0,429 1,571 Kadar (g/dl) 0,208 -2,222 -1,825 4,583 2,916 2,778 2,153 2,083 2,431 Spektrofotometri 260 nm 0,548 0,758 0,623 0,724 0,725 0,674 0,670 0,647 0,678 0,787 0,770 0,809 0,698 0,633 0,689 280 nm 0,636 0,879 0,722 0,838 0,837 0,775 0,769 0,745 0,776 0,685 0,667 0,703 0,840 0,729 0,799 Kadar (mg/ml) 0,569 0,786 0,646 0,749 0,746 0,689 0,683 0,663 0,688 0,699 0,719 0,687 0,772 0.649 0,715 0,035 0,035 0,072 0,072 0,072

Kel.

Biuret

Baku